BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Strategi Kepala Sekolah Dalam Membentuk Kecerdasan
3. Faktor Pendukung dan Penghambat Pembentukan Kecerdasan
menerima sesuatu dengan tenang yang tidak sesuai dengan keinginannya. Dan dari hasil wawancara dengan Bapak Damiri dapat disimpulkan bahwa anaknya telah memiliki sikap sabar dalam dirinya karena mampu menerima hal yang tidak sesuai dengan keinginannya dengan tidak bersikap marah ataupun sedih yang berlarut-larut.
3. Faktor Pendukung dan Penghambat Pembentukan Kecerdasan
Pembangunan UIN Jakarta. Diantaranya faktor pendukungnya adalah:
adanya kerjasama dan komunikasi yang baik antara kepala sekolah dengan guru, wali murid, dan peserta didik, serta sarana dan prasarana yang mendukung.
Dengan adanya sinergi yang baik antara beberapa pihak sehingga program-program tersebut dapat berjalan dengan lancar. Juga diperkuat dengan tenaga pengajar yang profesional, yaitu untuk guru ektrakurikuler tahfidz dan guru TPA diambil dari luar sekolah, tenaga pengajar yang lebih ahli dalam bidangnya dan sesuai dengan kualifikasi masing-masing.
Disamping adanya faktor pendukung, juga terdapat faktor penghambat dalam pembentukan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Pembangunan UIN Jakarta. Diataranya adalah: tidak cukupnya waktu pembelajaran keagamaan di dalam kelas. Tetapi meskipun ada kendala demikian kepala sekolah memiliki strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan menambah kegiatan tahfidz pada ektrakurikuler dan mengadakan kelas TPA di luar jam pembelajaran untuk pemantapan bacaan Al-Qur’an peserta didik MI Pembangunan UIN Jakarta, juga adanya faktor pengaruh teman di lingkungan rumah.
Karena teman dan lingkungan mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam pembentukan kecerdasan spiritual peserta didik. Namun, untuk solusi dari permasalahan ini tidak dapat ditelaah lebih luas karena diluar pengawasan pihak sekolah. Tetapi dapat dihimbau kepada wali murid untuk tetap memperhatikan anaknya ketika di rumah.
Hasil analisis ini juga selaras dengan hasil penelitian terdahulu pada bab sebelumnya, yaitu pada pada hasil penelitian Al-Muamanah dalam judul “Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Membentuk
Kecerdasan Spiritual Pada Siswa di Madrasah Tsanawiyah Al Fikr Cianjur Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi”.
Dimana strategi guru Aqidah Akhlak dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik adalah dengan membiasakan peserta didik melakukan sesuatu yang baik dan benar, memperkuat pendidikan dan agama, menambah materi agama disetiap kelas, meningkatkan kerjasama antara pihak sekolah dan orang tua, menjalin kerjasama dengan peserta didik dan menciptakan kondisi yang kondusif disaat proses belajar berlangsung.
Juga sejalan dengan pendapat dari Fitri Andriani dalam menanamkan nilai-nilai kecerdasan spiritual, diantaranya adalah:
menjadi panutan atau teladan bagi peserta didik, membantu peserta didik untuk menemukan tujuan hidup untuk meraih kesuksesan di dunia dan akhirat, membaca Al-Qur’an bersama peserta didik dan mengimplementasikan kandungan dari Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, melakukan diskusi dengan peserta didik terkait berbagai hal dengan perspektif ruhaniah, mengajak peserta didik untuk berempati dan simpati kepada orang lain, melibatkan peserta didik dalam setiap kegiatan keagamaan di sekolah, melibatkan peserta didik dalam kegiatan sosial.41
Pada akhir dalam bab ini, penulis menyimpulkan strategi kepala sekolah dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik di MI Pembangunan UIN Jakarta, diantaranya yaitu: mengintegrasikan nilai keislaman dalam setiap mata pelajaran; mengadakan Habitual Curriculum; tadarus Al-Qur’an, tahfidz Al-Qur’an, kegiatan sholat berjmaah, khotmul Qur’an, dan Tabungan Amal Sholeh (TAS); serta
41Atika Fitriani, “Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Siswa”, Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 3, no. 2, 2018, h. 177.
membuat slogan “Prestasi Penting, Tetapi Kejujuran Adalah yang Utama” untuk memotivasi peserta didik agar mengedepankan nilai kejujuran; pembentukan karakter siswa dengan cara pembiasaan cinta lingkungan, hidup bersih dan sehat salam keseharian, peduli sosial; dan meningkatkan kualitas kinerja guru.
125 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
1. Strategi kepala sekolah dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik di MI Pembangunan UIN Jakarta, diantaranya adalah: a) Mengintegrasikan nilai-nilai keislaman di dalam setiap mata pelajaran; b) Mengadakan program Habitual Curriculum yang terdiri dari kegiatan; pembiasaan tadarus Al-Qur’an, program tahfidz Al-Qur’an baik dalam mata pelajaran tersendiri ataupun berbentuk ektrakurikuler, TPA (Taman Pendidikan Al- Qur’an), kegiatan sholat dhuha dan sholat dzuhur berjamaah, serta adanya gerakan Tabungan Amal Sholeh (TAS); c) Membuat slogan “Prestasi Penting, Tetapi Kejujuran Adalah yang Utama”
untuk memotivasi peserta didik agar mengedepankan nilai kejujuran; d) Pembentukan karakter peserta didik dengan cara peduli lingkungan, hidup bersih dan sehat dalam keseharian, dan peduli sosial; e) Meningkatkan kualitas kinerja guru.
2. Sekolah MI Pembangunan UIN Jakarta adalah sekolah yang berbasis Multiple Intellegences, yaitu sekolah yang menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan juga kecerdasan spiritual.
3. Dengan beberapa faktor pendukung dalam pembentukan kecerdasan spiritual peserta didik diantaranya: a) Adanya kerjasama yang baik antar pihak lembaga sekolah dengan wali murid; b) Kualitas kinerja guru yang baik; c) Sarana dan prasarana yang mendukung. Disamping faktor pendukung juga terdapat beberapa faktor penghambat, diantaranya adalah: a) Tidak
cukupnya waktu pembelajaran keagamaan di dalam kelas; b) Adanya pengaruh negatif dari lingkungan dan teman.
Dari ada faktor penghambat ini, MI Pembangunan UIN Jakarta memiliki solusi dalam mengatasi kurangnya waktu pada kegiatan pembelajaran keagamaan di dalam kelas, yaitu dengan mengadakan kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), dan mengadakan ektrakurikuler tahfidz.
B. Saran
Melalui penelitian ini peneliti ingin menyampaikan beberapa saran yang berkaitan dengan kecerdasan spiritual, semoga bermanfaat untuk semua pihak. Adapun saran-saran yang ingin disampaikan sebagai berikut:
1. Bagi Kepala Sekolah MI Pembangunan UIN Jakarta
Kepala sekolah MI Pembangunan UIN Jakarta diharapkan dapat meningkatkan peran dan fungsinya sebagai kepala sekolah sebaik mungkin, agar mampu mengembangkan kecerdasan spiritual peserta didik.
2. Bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MI Pembangunan UIN Jakarta
Diharapkan agar lebih meningkatkan kerjasama dengan kepala sekolah, guru, dan wali murid, agar tercapainya tujuan yang diharapkan.
3. Bagi Wali Murid MI Pembangunan UIN Jakarta
Orang tua adalah pilar utama dalam hal pendidikan anak. Oleh karena itu orang tua tidak dapat menggantungkan sepenuhnya kewajiban dalam mendidik anak hanya kepada lembaga sekolah, tetapi juga wajib adanya pengawasan dan pengarahan di rumah
bersama keluarga, agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal.
4. Bagi Peserta Didik MI Pembangunan UIN Jakarta
Agar lebih semangat menjalankan program yang berkaitan tentang pembentukan kecerdasan spiritual yang diselenggarakan oleh sekolah. Karena dengan membiasakan diri untuk melakukan hal- hal baik, kebaikan tersebut akan mandarah daging dalam diri kita, kapanpun dan dimanapun kita berada.
5. Bagi peneliti selanjutnya
Selanjutnya agar lebih meninjau kembali solusi dari faktor penghambat dalam pembentukan kecerdasan spiritual peserta didik.
128
DAFTAR PUSTAKA
A Purnanto, Pius. Kamus Ilmiah Popular. Surabaya: Arloka. 1994
Abdillah, Fida. Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: PT. Bumi Aksara. 2019.
Afrizal. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo. 2016.
Agustian, Ginanjar Ary. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosional dan Spiritual ESQ. Jakarta: Arga. 2005.
Agustian, Ginanjar Ary. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ The ESQ Way 165. Jakarta: Arga. 2007.
Ajat Rukajat. Pendekatan Penelitian Kuantitatif. Sleman: CV. Budi Utama.
2018.
Amruddin. Metodologi Penelitian Manajemen. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi. 2022.
Aminuddin. Al-Qur’an dan Hadis. Jakarta: PT. Bumi Aksara. 2019.
Anasih. “Kontribusi Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer dan Disiplin Kinerja Pendidik Terhadap Efektivitas Kerja Guru”. Edum Journal.
Vol. 5. No.2. 2020.
Albar, Kholid. Metodologi Penelitian Bisnis. Guapedia. 2021.
Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad. Ihya Ulumuddin, Juz III. Beirut: Darul Fikr. 2008.
Al-Munajjid, Muhammad Bin Shalih. Pelajaran Tentang Bersyukur. Hikam Pustaka. 2021.
Arifin, Zainal. Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2014 Albi Anggito. Meode Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV. Jejak. 2018.
Ashshidieqy, Hasbi. “Hubungan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Siswa”. Vol. 7. No. 2. 2018.
Budiana, Irma. “Peran Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Emosional Bagi Generasi Digital Native”. Jurnal Istighna. Vol. 4. No. 1. 2021.
Chaplin, JP. Kamus Lengkap Psikologi. Terj. Kartini Kartono. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2006.
Chintya, Yoan. Analisis Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan PGRI Pekanbaru. Skripsi: Pekanbaru. 2019.
Darmadi. Kecerdasan Spiritual Anak Usia Dini Dalam Cakrawala Pendidikan Islam. Guepedia.
Departemen Agama. Al-Qur’an Terjemah. Jakarta: Al-Mahira. 2020.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Cet. II: Jakarta: Balai Pustaka. 1993.
Devi, Sari Gustina. “Pelaksanaan Peran Kepala Sekolah Sebagai Pendidik (Educator) di SMK Negeri 1 Padang Panjang”. Skripsi: Padang. 2019.
Dimyati, Johni. Metodologi Penelitian Pendidikan dan Aplikasinya pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana. 2013.
Efrilla, Leilla. “Peran Kepala Sekolah Sebagai Inovator Pendidikan Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru”. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan. Vol. 10. No. 1. 2022.
Erpidawati. Kepemimpinan Organisasi dan Bisnis. Purwokerto: CV. Pena Persada. 2019.
Fahrisi, Ahmad. Kecerdasan Spiritual dan Pendidikan Islam. Guepedia:
2020.
Fatimah. “Strategi Belajar dan Pembelajaran dalam Meningkatkan Keterampilan Bahasa”. Pena Literasi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol. 1 No. 2. 2018.
Fitri, Zalna. “Peran Kepala Sekolah Sebagai Educator dan Manager di TKIT Qurrata A’yun Bengkulu Selatan”. Jurnal Manager Pendidikan. Vol.
14. No. 3. 2020.
Fitriyah, Romadatul. Pengembangan Kecerdasan Spiritual Anak Melalui Lagu-Lagu Islami. Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. 1. No. 1.
2021.
Gafur, Abdul. Kepemimpinan Kepala Sekolah. Sidoarjo: Nizamia Learning Center. 2020.
Hamidi. “Peran Kepala Sekolah Sebagai Administrator dan Supervisor”.
Journal of Administration and Educational Management. Vol. 2. No.
2. 2019.
Handriani, Neneng. Muhammad Shubhan. “Hubungan Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika”. Gravity Edu. Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika. Vol. 3 No. 1. 2020.
Harfiani, Rizka. Multiple Intelligences Approach. Medan: UMSU Press.
2021.
Hani Subakti, Riset Kualitatif dan Kuantitatif Dalam Bidang Kesehatan, (Bandung: Media Sains Indoensia, 2021), h. 150.
Hartinah, Sri.“Kepala Sekolah Sebagai Motivator”. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Vol 3. No. 2. 2020.
Hasmi, Lili. “Hubungan Kecerdasan Spiritual dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia”, dalam jurnal Kajian Bahasa Sastra dan Pengajaran (KIBASP). Vol. 3. No. 1. 2019.
Haudi. Strategi Pembelajaran. Solok: Insan Cendikia Mandiri. 2021.
Hidayat, Fattah. Kajian Psikologi Pembelajaran Hafal Qur’an Bagi Anak Usia Dini. 2017.
Huseno, Tun .Kinerja Pegawai Tinjauan dari Dimensi Kepemimpinan, Misi Organisasi, Budaya Organisasi, dan Kepuasan Kerja. Media Nusa Creative: Malang. 2016.
Howay, Adryan. Kepala Sekolah Kunci Sukses Pendidikan. Sukoharjo:
Epigraf Komunikata Prima. 2022.
https://regional.kompas.com/read/2022/07/24/060600878/kasus-bullying- yang-tewaskan-siswa-sd-di-tasikmalaya-kpai-menduga-
pelaku?page=all&jxconn=1*19iwfkt*other_jxampid*bFlITDU1c3Vf SHc4VG5QMnNnYloxa2tfVFk1bGJLdzR1bTZybVpCOWk2emZsU 3lxOTQ5S19oUmFadlJFeS1naw..#page2
https://m.liputan6.com/amp/5134285/kasus-perundungan-anak-sd-di- kepanjen-malang-bermula-dari-pemalakan
Imam Gunawan. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Bumi Aksara.
2013.
Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta. Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi. Jakarta: IIQ Press. Edisi 2021.
Julaiha, Siti. “Konsep Kepemimpinan Kepala Sekolah”. Tarbiyah Wa Ta’lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran”. Vol. 6. No.
3. 2019.
Kartono, Kartini.“Pemimpin dan Kepemimpinan”. Jakarta: Raja Grafindo Persana. 2011.
Khotimah, Nur. Perspektif Pendidikan Islam. Pemalang: Nem. 2017.
Kurnia, M. Bagus. Psikologi Pendidikan Islam. Sukabumi: Haura. 2020.
Kurniawan, Heru. Pengantar Praktis Penyusunan Instrumen Penelitian,.
Sleman: CV Budi Utama. 2021.
Kurnianti, Devi. Narulita, Sari. dan Hadiyanto, Adi. “Efektivitas Pembelajaran Tasawuf Dalam Mencapai Kecerdasan Emosional Dan
Spiritual di Pondok Pesantren Fajar Dunia Bogor”. Mozaik Islam Nusantara. Vol. 7 No. 1. April. 2020.
Lubis, Rahmat Rifai. “Optimalisasi Kecerdasan Spiritual Anak”. Al-Fatih.
Jurnal Pendidikan dan Keislaman. Vol. 1 No. 1. 2018.
Mahanggoro,Tri Pitara. Melejitkan Produktifitas Kerja Dengan Sinergitas Kecerdasan (ESPQ) Tinjauan Studi Ilmu Kesehatan.Yogyakarta: CV.
Budi Utama. 2018.
Malihah, Cucu. “Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Dalam Beribadah Melalui Pembiasaan Sholat Dhuha Di Madrasah Tsanawiyah Al- Khairiyah Pipitan”. Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. 6. No. 2.
2019. Hal. 128.
Mamik. Metodologi Kualitatif. Sidoarjo: Zifatama Publisher. 2015.
Markhamah. Strategi Pengembangan Talenta Inovasi dan Kecerdasan Anak.
Surakarta: Muhammadiyah University Press. 2022.
Matondang, Linda. “Kinerja Kepala Sekolah Sebagai Supeevisor Meningkatkan Profesionalisme Guru di Sekolah Menengah Pertama”.
Jurnal Ilmu Pendidikan. Vol. 3, No. 6. 2021.
Minsih. “Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Membangun Sekolah Berkualitas di Sekolah Dasar”. Jurnal Profesi Kependidikan Dasar, Vol. 6 No. 1. Juli 2019.
Mudzakkir. “Kepala Sekolah Sebagai Leader Pendidikan”. Al-Fatih Jurnal Studi Islam. Vol 8. No. 1. 2020.
Muhammad Husnurridlo Az-Zaini. “Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru”. Edukatif Jurnal Ilmu Pendidikan.Vol. 4. No. 1. 2022.
Mujib, Abdul. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Gramedia. 2006.
Mulyati Budi. dan Fakhah, Elfaumi. “Hubungan Emosional Terhadap Hasil Belajar Siswa”. Dalam Jurnal Pendidikan Akutansi dan Keuangan Universitas Banten Jaya. Vol. 1 No. 3. 2020.
Mohammad Ziad Anwar, Human Islamic Spiritual Intelligence Strategi Dalam Peningkatan Kinerja Sumber Daya Mnusia. Yogyakarta: CV Budi Utama. 2022.
Nai, Hendrikus. dan Wijayanti,Wiwik. “Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah Pendidikan Menengah Negeri”. Jurnal Pendidikan.
Vol. 6. No. 2. 2018.
Najati, Utsman. Belajar EQ dan SQ Dari Sunnah Nabi. Jakarta: Hikmah.
2003.
Nikmat, Katarina. Manajemen Sumber Daya Mnusia dan Perilaku Organisasi. Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia: Lombok. 2021.
Noperman, Feri. Inovasi Pembelajaran: Dari Ide Kreatif di Kepala Sampai Praktik Inovatif di Kelas. Yogyakarta: Laksbang Pustaka. 2022.
Nugrahani, Farida. Metode Penelitian Kualitatif dalam Penulisan Pendidikan Bahasa. Surakarta: T. Pn. 2014.
Nur Hidayatullah, Moh. Menjadi Kepala Sekolah Ideal, Efektif, dan Efesien.
Literasi Nusantara: Malang. 2019.
Pakpahan, Dedek Pranto. Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Intelektual Dalam Moralitas Remaja Berpacaran. Malang: CV. Multimedia Edukasi. 2021.
Panduan Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan UIN Jakarta.
Jakarta: 2019.
Pangabean, Suvriadi. Konsep dan Strategi Pembelajaran.Yayasan kita menulis. 2021.
Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia,
“pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah”.
nomor 15 tahun 2018.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi, Republik Indonesia. Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, Bab II Pasal 2 Ayat 1. Nomor 40 Tahun 2021.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi, Republik Indonesia. “Standar Kepala Sekolah/Madrasah”. Pasal 1 Ayat 1 dan 2.
Nomor 13 Tahun 2007.
Permadani, Danang Rizky.“Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembuatan Keputusan”. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan. Vol.1. No.3. September. 2018.
Permadi, Pengembangan Kecerdasan Spiritual Anak Sekolah Dasar, Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar. Vol. 1. No. 2. 2020.
Rahayu, Dewi Puspita. “Peran Kepala Sekolah Sebagai Inovator Dalam Meningkatkan Kreativitas Guru Pada Proses Pembelajaran”. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. Vol. 2. No. 2. 2021.
Ramadhan, Muhammad. Metode Penelitian. Surabaya: Cipta Media Nusantara. 2021.
Rizal, Syaiful.“Peran Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Spiritual Siswa di SDI Nurul Huda Jember”. Al-Riwayah. Jurnal Kependidikan. Vol. 13 No. 1. 2021.
Rosaliawati , Bella Nadya. “Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru”. Manajemen Pendidikan Islam. Vol. 3. No. 1. 2020.
Rosani, Meilia. “Kinerja Guru Ditinjau dari Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah”. Jurnal Manajemen Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan. Vol. 6. No. 1. 2021.
Rosi, Fandi. Teori Wawancara Psikodiagnostik. Yogyakarta: Leutikaprio.
2016.
Rukin. Metodologi Penenlitian Kualitatif. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing. 2019.
Said, Ashlan. Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Motivasi Berprestasi Guru. Sumatera Barat: CV. Azka Pustaka. 2022.
Sanusi, Munawar. “Pengaruh Kecerdasan Emosional SiswaTerhadap Akhlak Siswa Kepada Teman di MTs. MAI Purwakarta” Jurnal Pedagogie.
Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol.1 No. 1. 2020.
Sakina. Pengembangan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Di SDIT Wihdatul Ummah Makassar, Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Vol. 4. No. 1. 2022.
Satria Jaya, Wayan. “Kinerja Guru Ditinjau dari Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja”. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. 6. No. 3. 2021.
Septiani, Gunik. “Pengaruh Lingkungan Bagi Kecerdasan Siswa Secara Intelektual, Emosional, Sosial, dan Spiritual”. Al-Hikam. Journal of Education. Vol.1 No.1. 2020.
Sirojuddin, Akhmad. “Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor Pendidikan Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru”. Chalim Journal of Teaching and Learning”.Vol. 1. Issues 2. 2021.
Solihudien, Yusep. Prinsip Parenting Islami di Era Millenial. Pasuruan:
Qiara Media. 2020.
Sudaryono. Metode Penulisan Pendidikan. Jakarta: Kencana. 2016.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:
Alfabeta. 2019.
Sujarweni, Wiratna. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. 2014.
Suwendra, Wayan. Pengembangan Model Pembelajaran Purana Berbasis Pemahaman Diri Untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual.
Bandung: Nilacakra. 2019.
Sukring. Konsep Kecerdasan Emosional dan Spiritual Dalam Tinjauan Al- Qur’an dan Hadis, Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 7. No. 1.
2022.
Sutikno, Bambang. Sukses Bahagia dan Mulia Dengan 5 Mutiara Kecerdasan Spiritual. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. 2015.
Syarif, Zainuddin. Paradigma Moderasi Keilmuan Perspektif Epistimologi Ma’had Internasional. Pamekasan: Duta Media Publishing. 2020.
Syarbini, H. Amirullah. Dahsyatnya Sabar, Syukur, dan Ikhlas Muhammad SAW. Jakarta Selatan: Kawah Media. 2010.
Tasmara, Toto. Kecerdasan Ruhaniah: Membentuk Kepribadian yang Bertanggung Jawab, Profesional, dan Berakhlak, Jakarta: Gema Insani Press. 2001.
Ulwan, Abdullah Nasih, Tarbiyatul Aulad Fil Islami (Pendidikan Anaka Menurut Islam Kaidah-Kaidah Dasar). Surakarta: Insan Kamil. 2012.
Usman, Husaini. Kepemimpinan Efektif. PT Bumi Aksara: Jakarta Timur.
2019.
Wawancara dengan Kepala Sekolah MI Pembangunan UIN Jakarta. Bapak Wahyudi, SPd. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MI Pembangunan UIN Jakarta. Bapak H. Drs. Yon Sugiono. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Peserta Didik MI Pembangunan UIN Jakarta. Yusuf Saleh. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Peserta Didik MI Pembangunan UIN Jakarta. Syabil Izzat. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Peserta Didik MI Pembangunan UIN Jakarta. Naila Najma. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Wali Murid MI Pembangunan UIN Jakarta. Ibu Tari.
Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Wali Murid MI Pembangunan UIN Jakarta, Bapak Damiri. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Peserta Didik MI Pembangunan UIN Jakarta. Yusuf Saleh. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Peserta Didik MI Pembangunan UIN Jakarta. Kaysa Taqi Naila. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wawancara dengan Peserta Didik MI Pembangunan UIN Jakarta. Naila Najma Syamila. Tangerang Selatan. 5 Desember 2022.
Wijaya, Helaluddin Hengki. Analisis Data Kualitatif. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray. 2019.
Wilda Arif. “Strategi Kepala Sekolah Dalam Pembinaan Budaya Religius”.
Journal of Islamic Education Management. Vol. 5. No. 1. 2020, hal.
71.
Winda Wyaningsih. “Sikap Syukur Sebagai Proses Pembentukan Budi Pekerti Pada Remaja”. Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin. Vol. 2. No.
3.
Winarsih, Sri. “Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru”. Jurnal Manajemen Pendidikan. Vol. 2. No. 1. 2018.
Yani, Priyotomo. Philosophy of Bambo. Guapedia. 2016.
Yanti, Faridah.“Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah Terhadap Kompetensi Guru”. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media. Vol. 6. No. 1. 2021.
Yulia, Hana. “Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Guru di SD Negeri 02 Samarinda Kota”. Innovative Education Journal. Vol. 4. No. 3. 2022.
Zuldesiah. “Kontribusi Gaya Kepemimpinan dan Pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru-Guru Sekolah Dasar”. Jurnal Basicedu. Vol. 5. No. 2. 2021.
139
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1 Pedoman Wawancara
A. Pertanyaan Kepada Bapak Kepala Sekolah MI Pembangunan UIN Jakarta
1. Bagaimana sejarah berdirinya Madrasah Pembangunan UIN Jakarta?
2. Apa visi dan misi Madrasah Pembangunan UIN Jakarta?
3. Madrasah Pembangunan UIN Jakarta selain mengedepankan akademik juga mengedepankan akhlak peserta didik. Bagaimana keterkaitan antara pendidikan akhlak dengan kecerdasan spiritual ? 4. Menurut Bapak apa urgensi kecerdasan spiritual bagi peserta didik ? 5. Bagaimanakah perkembangan kecerdasan spiritual peserta didik di
Madrasah Pembangunan UIN Jakarta?
6. Bagaimana upaya atau strategi bapak/ibu sebagai kepala sekolah untuk membentuk kecerdasan spiritual peserta didik di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta?
7. Kegiatan apa saja yang mendukung perkembangan kecerdasan spiritual peserta didik di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta ? 8. Menurut Bapak selama ini faktor apa yang mendukung kegiatan dalam
pembentukan kecerdasan spiritual ?
9. Yang Bapak alami faktor apa saja yang dapat menghambat pembentukan kecerdasan spiritual?
10. Apa solusi Bapak dalam menghadapi hambatan tersebut?
B. Pertanyaan Kepada Guru MI Pembangunan UIN Jakarta 1. Apa yang Bapak/Ibu pahami tentang kecerdasan spiritual?
2. Menurut Bapak/Ibu, apa urgensi kecerdasan spiritual pada peserta didik?
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana perkembangan kecerdasan spiritual peserta didik di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta ?
4. Jika dilihat dari aspek kecerdasan spiritual, yakni adanya sikap fleksibel, jujur, syukur, amanah, sabar, apa saja kegiatan pembelajaran di kelas yang dapat menumbuhkan kecerdasan spiritual pada peserta didik ?
5. Menurut Bapak/Ibu kegiatan-kegiatan keagamaan yang diadakan di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta efektif untuk menumbuhkan kecerdasan spiritual peserta didik ?
6. Untuk menumbuhkan kecerdasan spiritual, menurut Bapak/Ibu bagaimana strategi yang dilakukan kepala sekolah?
7. Menurut Bapak/Ibu apakah kepala sekolah berperan aktif memberikan pengarahan dan bimbingan dalam melaksanakan strategi peningkatan kecerdasan spiritual pada peserta didik ?
8. Hal apa saja yang menjadi faktor pendukung pembentukan kecerdasan spiritual peserta didik ?
9. Menurut Bapak/Ibu apa faktor penghambat pembentukan kecerdasan spiritual?
10. Apa solusi Bapak/Ibu dalam menghadapi hambatan tersebut?
C. Pertanyaan Kepada Wali Murid MI Pembangunan UIN Jakarta 1. Apa yang menjadi alasan utama Bapak/Ibu memilih Madrasah
Pembangunan UIN Jakarta untuk pendidikan putera/putreri Bapak/Ibu
?
2. Apa yang Bapak/Ibu pahami tentang kecerdasan spiritual?
3. Menurut Bapak/Ibu, apa urgensi kecerdasan spiritual bagi anak ? 4. bagaimana pendapat Bapak/ibu mengenai kegiatan siswa di sekolah,
apakah sudah mendukung terbentuknya kecerdasan spiritual pada anak
?
5. Apakah bapak/ibu mendukung setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan sekolah ?
6. Jika di rumah apakah Ananda masih diingatkan untuk sholat lima waktu ?
7. Bagaimana sikap Ananda di rumah ketika sedang sedih atau kecewa karena keinginannya belum tercapai ?
8. Apakah di rumah Ananda juga melaksanakan rutinitas beribadah seperti di sekolah, misalnya mengaji, sholat berjamaah, bersedekah, dll
?
9. Menurut Bapak/Ibu apakah putera/puteri ibu sudah memiliki sikap yang mencerminkan kecerdasan spiritual yang baik, misalnya jujur, fleksibel, syukur, amanah, sabar? Kalau iya boleh disebutkan contohnya seperti apa ?
10. Jika ada usulan dari Bapak/Ibu, kegiatan apa saja yang perlu diadakan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual pada anak ?