KONSEP KELUARGA
A. Gambaran Keluarga Sehat
Pelayanan kebidanan komunitas diarahkan untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.Pelayanan kebidanan komunitas adalah bagian upaya kesehatan keluarga. Keluarga sehat adalahkondisi yang mendorong terwujudnya keluarga sejahtera (Syahlan, 1996).Gambaran keluarga sehat dapat dikemukaan sebagai berikut :
1. Anggota keluarga dalam kondisi sehat fisik, mental, maupun sosial.
2. Cepat meminta bantuan kepada tenaga kesehatan atau unit pelayanan kesehatan bila timbulmasalah kesehatan pada salah satu anggota keluarga.
3. Di rumah tersedia kotak berisi obat-obatan sederhana untuk P3K.
4. Tinggal di rumah dan lingkungan yang sehat.
5. Selalu memperhatikan kesehatan keluarga dan masyarakat.Seorang bidan yang bekerja di komunitas harus mengetahui data wilayah kerjanya, data tersebutmencakup komposisis keluarga, keadaan sosial, ekonomi, adat kebiasaan, kehidupan beragama,status kesehatan, serta masalah ibu dan anak balita. Keberhasilan bidan yang bekerja di bidangkomunitas tergantung pada peningkatan kesehatan ibu dan anak balita di wilayah kerjanya.Sasaran umum pelayanan kebidanan komunitas adalah ibu dan anak dalam keluarga. MenurutUndang-Undang No. 12 tentang Kesehatan, yang dimaksud dengan keluarga adalah suami, istri,anak dan anggota keluarga lainnya.Didalam kesehatan keluarga, kesehatan istri mencakup
kesehatan masa pra
MODUL PEMBELAJARAN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS
PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) STIKES MI
159 kehamilan, persalinan, pasca persalinan dan masa diluar masa kehmilan (m asa interval) serta persalinan.Upaya kesehatan ibu dan anak dilakukan melalui peningkatan kesehatan anak di kandungan,masa bayi, masa balita, dan masa pra sekolah (Syahlan, J.H., 1996).
B. Teori yang bersangkutan dengan masalah 1. Pengertian Menopause
Merupakan pengertian dari berhentinya masa kesuburan dan masa reproduksi wanita yangditandai dengan berhentinya masa menstruasi atau siklus bulanan seiring
bertambahnya usia
dan penurunan hormone. Menopause dalam bahasa biologis merupakan akhir dari sikl us kehidupanmenstruasi seorang wanita yang terjadi di pertengahan usia empat puluh tahun keatas. Selama masa transisi ini, ovarium mulai melemah sehingga tingkat gairah seksual pun semakin menurun secara alami dari hormon esterogen dan progesteron.
Hormon estrogen berfungsi sebagai pengawas siklus ovulasi yakni saat indung telur mulai melepas sel telur ke dalam tuba falopi danmengembangkan payudara wanita serta rahim. Hormon estrogen memiliki pengaruh yang cukup besar dalam tingkat kesehatan wanita baik fisik maupun psikologis (emosional) . Hormon progesteron bertugas mengawasi menstruasi dan mempersiapkan rahim untuk menerima sel teluryang telah dibuahi.
1. Tahap-tahap Menopause
a. Pra Menopause Fase antara usia 40 tahun dan dimulainya fase klimakterium.
Gejala-gejala yang timbul pada
fase pra menopause antara lain siklus haid yang tidak teratur, perdarahan haid yang memanjang, jumlah darah yang banyak, serta nyeri haid.
b. Peri MenopauseFase peralihan antara masa pra menopause dan masa menopause. Gejala-gejala yang timbul padafase peri menopause antara lain siklus haid yang tidak teratur, dan siklus haid yang panjang. Haid di alami terakhir akibat menurunnya fungsi estrogen dalam tubuh. MenurutLuciana (2005), keluhan-keluhan yang timbul pada menopause antara lain keringat malam hi,mudah marah, sulit tidur, siklus haid tidak teratur, gangguan fungsi seksual, kekeringan vagina, perubahan pada indera perasa, gelisah, rasa
MODUL PEMBELAJARAN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS
PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) STIKES MI
160 khawatir, sulit konsentrasi, mudah lupa, sering tidakdapat menahan kencing, nyeri otot sendi, serta depresi.
2. Gejala Menopause
Ketidak teraturan siklus haid
Gejala Menopause
Ketidak teraturan siklus haid
Gejolak rasa panas
Keluar keringat dimalam hari
Kekeringan vagina
Sulit tidur
Kerapuhan tulang
Badan menjadi gemuk
Linu dan nyeri otot sendi
Ingatan menurun
Kecemasan dan mudah tersinggung
Steress
Depresi
3. Perubahan Yang Terjadi Saat Menopause
Perubahan organ reproduksi
Perubahan hormone
Perubahan fisik
Perubahan emosi
Perubahan kulit
Perubahan pada mulut
Perubahan pada indera perasa 5.Cara Mengatasi Menopause
Konsumsi susu, namun jika anda tidak menyukai susu dapat diganti dengan mengkonsumsi tahu,tempe atau sayur, tentunya dengan dosis yang lebih rendah. Misalnya, 50 gram tempe atau 120gram tahu yang mengandung fitoestrogen, cukup untuk sehari.
MODUL PEMBELAJARAN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS
PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) STIKES MI
161
Dalam memasak jenis sayuran apapun jangan terlalu lama karena vitamin yang terdapat dalamsayuran akan larut dalam air bila dimasak terlalu lama.
Cobalah mengganti minyak goreng dengan minyak zaitun atau mentega rendah kalori untukmemasak makanan anda baik dalam menumis atau hanya menggoreng biasa, agar tidak terlalu banyak minyak yang masuk ke dalam tubuh.
Mengkonsumsi vitamin dengan dosis yang tepat, terutama vitamin A dan D. Karena vitamin Adan D tidak dengan mudah dikeluarkan oleh tubuh, jika berlebihan dapat menimbulkan racun dalam tubuh. Jangan sembarangan mengkonsumsi vitamin A dan D. Dosisnya harus tepat,karena kedua vitamin itu tak bisa dikeluarkan begitu saja dari dalam tubuh. Selain itu, jika terusdikonsumsi, bisa-bisa malah menimbulkan racun di dalam tubuh.
Minuman dan makanan yang harus dihindari untuk memperlambat datangnya menopause antaralain kafein, kopi, alkohol, minuman bersoda, rempah-rempah dan makanan berlemak.
Bersikap sabar dan berusaha menerima kenyataan, karena bagaimana pun, menopause pasti akandatang. Tentu saja, anggota keluarga yang lain harus lebih bijaksana menghadapi sikap wanitayang menopause
LATIHAN
Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan jelas 1. jelaskan Konsep keluarga
2.Sebutkan Tugas keluarga dalam bidang kesehatan 3. sebutkan Konsep dasar asuhan keluarga
4. jelaskan Proses kebidanan keluarga
RANGKUMAN
Keluarga adalah unit terkecil dari masayarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap
MODUL PEMBELAJARAN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS
PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) STIKES MI
162
A.
B.
C.
dalam keadaan saling ketergantungan (Setiadi,2008). Peran keluarga dalam bidang kesehatan sangat mempengaruhi dan setiap anggota keluarga seperti Ayah, Ibu, Anak memiliki tugasnya masing-masing yang dimana saling menciptakan dan mempertahankan kebudayaan didalam keluarga tersebut.
TES FORMATIF
5. jelaskan Konsep keluarga
6. Sebutkan Tugas keluarga dalam bidang kesehatan 7. sebutkan Konsep dasar asuhan keluarga
8. jelaskan Proses kebidanan keluarga
GLOSARIUM
1. keluarga binaan
2. proses kebidanan keluarga 3. bidang kesehatan
DAFTAR PUSTAKA
Rahma. 2010. Pelayanan Kesehatan Pada Bayi Baru Lahir Dan Balita. [Online].
Tersedia:http://rahmayushem.blogspot.com/2010/06/pelayanan-kesehatan-pada-bayi- baru.html. [20 April 2011].
Wahyuningsih, Tuti. 2008. Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Obstetrik &
Neonatus. [Online]. Tersedia:http://studykesehatan.blogspot.com/2008/07/tugas-uas- komputer-iv-c.html. [20April 2011].
Bencoolen, Rafless. 2011. Makalah Pertolongan Pertama Kegawat Daruratan Obstetric Dan Neonatal (PPGDON). [Online].
Tersedia:http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/2011/04/makalah-program-kb-di- indonesia.html. [20 April 2011].