BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN
A. Gambaran Umum TK Dahlia Rembiga Ma taram
1. Letak Geografis dan Sejarah Singkat TK Dahlia Rembiga Mataram.
Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram merupakan salah satu lembaga PAUD/TK yang berada di Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang Kota Mataram, secara geografis berada ditengah pemukiman warga yang berlokasi di Jl. Morotai No 12 Lingkungan Rembiga Utara, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram,dengan batas-batas sebagai berikut : sebelah timur merupakan Jl.Halmahera II, sebelah barat merupakan Jl.
Halmahera I, sebelah utara merupakan pemukiman warga dan sebelah selatan juga merupakan pemukiman warga.83
TK Dahlia Rembiga Mataram beralamat di Jl. Morotai No 12, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, dengan nomor telepon (0370) 6162689, dengan luas tanah500 m2.TK Dahlia Rembiga Mataram berstatus Lembaga Pendidikan Swasta yang dimiliki oleh Yayasan dengan Akte Notaris No.60-XI-1994 tanggal 20 Desember 1994.Jenjang Akreditasi B Tahun 2011.84 TK Dahlia didirikan pada Tahun 1999, pada awal tahun penerimaan peserta didik di TK Dahlia Rembiga menerima peserta didik sekitar 40 anak, dengan 3 (tiga) orang guru. Sejak tahun didirikan sampai dengan sekarang biaya operasional TK
83 Baiq Yamisniwati, Dokumentasi, Alamat dan Peta Lokasi Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram, Rembiga, 12 September 2020.
84 Baiq Yamisniwati, Dokumentasi, Status Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram,Rembiga, 12 September 2020.
Dahlia Rembiga Mataram ini bersumber dari swadaya, iuran SPP wali murid dan kadang-kadang mendapatkan dana bantuan dari PEMDA Kota Mataram.85
2. Struktur Organisasi TK Dahlia Rembiga Mataram
Untuk memperjelas tugas pokok dan fungsi guru serta pegawai yang ada dilingkup TK Dahlia Rembiga Mataram, berikut ini uraian Gambar Struktur TK Dahlia Rembiga Mataram
KETUA YAYASAN H.M.TAKLIM MAKRUF
KEPALA TK B. YAMISNIWATI S.Pd
KOMITE/DEWAN HADI SANTOSO
GURU KELOMPOK A GURU KELOMPOK B2 GURU
KELOMPOK B1 DEVIARNI
KUSUMAWARDANI SPd BAIQ BUDIARNI S.Pd TUMIRAH S.Pd
FENDI KUSNANTO
Gambar 2.1
Struktur Organisasi TK Dahlia Rembiga Mataram
85 Baiq Yamisniwati, Dokumentasi, Sejarah Singkat Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram,,Rembiga, 12 September 2020.
3. Visi dan Misi TK Dahlia Rembiga Mataram a. Visi
Menjadikan peserta didik yang bertaqwa disiplin dan berprestasi b. Misi
1. Menyiapkan peserta didik yang bertaqwa dan berakhlak qarimah 2. Menciptakan budaya disiplin pada Siswa,Guru dan Masyarakat 3. Memotivasi potensi yang ada pada Siswa dan Guru untuk
berprestasi.86
4. Sarana dan Prasarana TK Dahlia Rembiga Mataram
Untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran dan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran di TK Dahlia Rembiga Mataram menggunakan sarana dan prasarana sebagai berikut :
Tabel 2.1
Sarana dan Prasarana di TK Dahlia Rembiga Mataram.87 SARANA DAN PRASARANA KETERANGAN
Ruang Belajar /Kelas 3
Ruang Kepala Sekolah 1
Kamar Mandi /Wc 1
Mushola 1
Meja Siswa 19
Bangku Siswa 7
Papan Tulis 3
Rak mainan /loker 3
Rak Alat Tulis /loker 3
Meja Guru 3
86 Baiq Yamisniwati, Dokumentasi, Visi dan Misi Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram , Rembiga 12 September 2020.
87 Baiq Yamisniwati Dokumentasi, Sarana dan Prasarana Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram, Rembiga, 12 September 2020.
Bangku Guru 3
Kipas Angin 3
Bak Cuci Tangan 1
Laptop 1
Printer 1
Jam Dinding 1
Rak Sepatu 1
Taplak Meja 1
Kalender 1
Kotak P3k 1
Penghapus Papan 1
Pengukur Tinggi 1
Rehan /Alas mengaji 2
Spidol 1
Cok Rol 1
Al –Quran 12
Iqra 13
Poster 5
Keranjang Mainan 3
Sajadah 2
Mukena 4
Kemoceng 1
Sound Sistem 1
APE DALAM RUANGAN KETERANGAN
Kartu Huruf Banyak
Kartu Kata Bergambar Banyak
Kartu Angka Banyak
Papan Planel 1
Buku Belajar Membaca 10
Buku Cerita 10
Puzzle Banyak
Balok Banyak
Lego Banyak
Wayang Banyak
Angklung Banyak
Bola Mainan Banyak
Pasir-pasiran Banyak
Alat Ronce 1
Mainan Congklak 1
Alat Penganyam 20
APE LUAR RUANGAN KETERANGAN
Ayunan 7
Tangga Majemuk 1
Prosotan 2
Bola Dunia 1
Jembatan Rantai 1
5. Keadaan Pendidik TK Dahlia Rembiga Mataram
Pendidik atau guru merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam suatu proses pembelajaran disekolah, oleh karena itu seorang guru dituntut untuk memiliki kemampuan merancang dan mengelola kelas.
Dalam hal ini dibutuhkan kemampuan dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya disekolah. Oleh karena itu ,kapasitas dan kualitas guru merupakan faktor yang tidak dapat diabaikan. Pada Tahun/Ajaran 2020/2021 ini jumlah tenaga kependidikan yang tercatat di TK Dahlia Rembiga Mataram adalah sebanyak 6 orang, 1 orang merupakan Kepala TK dan 5 orang merupakan Guru Kelas/Kelompok, untuk lebih jelasnya keadaan pendidik di TK Dahlia Rembiga Mataram dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.2
Keadaan pendidik/guru TK Dahlia Rembiga Mataram Tahun Ajaran 2020/2021.88
No Nama L /P Jabatan Pendidikan
Terakhir
Status 1 Baiq Yamisniwati S.Pd P Kepala TK S1 PNS
2 Tumirah .S.Pd P Guru Kelas S1 PNS
3 Bq .Budiarni.S.Pd P Guru Kelas S1 GTY
4 Fendi Kusnanto S.Pd L Guru Kelas S1 GTY 5 Deviarni
Kusumawardani S.Pd
P Guru Kelas S1 GTY
6 Adzina Fitriana S.Pd P Guru Kelas S1 GTY 6. Keadaan Peserta Didik TK Dahlia Rembiga Mataram
Pada Tahun Ajaran 2020/2021 jumlah anak didik Kelompok B1 berjumlah 13 anak terdiri dari 9 anak laki-laki dan 4 anak perempuan,kemudian anak didik Kelompok B2 berjumlah 14 anak terdiri dari 7 anak laki-laki dan 7 anak perempuan, dan anak didik Kelompok A berjumlah 3 anak terdiri dari 1 anak laki-laki dan 2 anak perempuan, jadi secara keseluruhan anak didik di TK Dahlia pada Tahun Ajaran 2020/2021 ini berjumlah 30 anak terdiri dari 17 anak laki-laki dan 13 anak perempuan, dengan data sebagaimana berikut :
Tabel 2.3
Data peserta didik di TK Dahlia Rembiga Mataram Tahun Ajaran 2020/2021.89
No Nama Kelas/Kelompok
1 Muhammad Alif Firmasyah B1
2 Agha Ramdhani B1
88 Baiq Yamisniwati, Dokumentasi, Keadaan Pendidik/Guru Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram, Rembiga, 12 September 2020.
89 Baiq Yamisniwati, Dokumentasi, Data Peserta Didik Taman Kanak-kanak Dahlia Rembiga Mataram, Rembiga, 12 September 2020.
3 Fitri Jullya Ferdinan B1 4 Muhammad Naufal Adrian
Wibisana
B1
5 Muhammad Nizar Abdillah B1
6 Muhammad Ardio Yusron Hadi B1
7 Naomi Queen Nadya Utamy B1
8 Delia Juniva Azahra Erwina Pratiwi
B1
9 Danu Andrea B1
10 Muhammad Farid AL Farizy B1
11 Muhammad Azka Daffa Pratama
B1
12 Adzkia Ghania Saufa Aurora B1
13 Azfar Hamizan Wicaksono B1
14 Az Zahra Jihan Khumairah B2
15 Aleena Assyabiya Sakhi B2
16 Fairuzt Kurniawan Amsiah B2
17 Muhammad Al Gazali B2
18 Yusri Falihah B2
19 Yusuf Hibaturrahman B2
20 Khadijah Al Husna B2
21 Syamsa Al Basma Maroli B2
22 Demian Muhammad Firdaus Erwandi
B2
23 Beby Rania Audrey B2
24 Muhammad Atha Riansyah B2
25 Aina Talita Zahra B2
26 Asila Jiana Putri B2
27 Yola Amelia Putri B2
28 Shakila Luvena Kelompok A
29 Amira Fitri Sofiya Kelompok A
30 Muhammad Fahri Al Mustofa Kelompok A
B. Strategi Guru Dalam Pembelajaran Membaca Permulan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dahlia Rembiga Mataram
1. Perencanaan Pembelajaran Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dahlia Rembiga Mataram.
Berdasarkan data melalui dokumentasi perencanaan pembelajaran membaca permulaan di TK Dahlia Rembiga Mataram dibuat oleh guru dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH),90 berdasarkan Program Semester (Prosem) yang mengacu pada Kurikulum Tahun 2013.Perencanaan pembelajaran membaca permulaannya berdasarkan aspek pengembangan bahasa yang terdapat pada Kurikulum Tahun 2013.
Berdasarkan penggalian data melalui dokumentasi diketahui bahwa RPPH yang dibuat oleh guru berisi materi yang berkaitan dengan pembelajaran membaca permulaan diantaranyadengan materi seperti, memperkenalkan lambang dan bunyi huruf a-z, memperkenalkan lambang dan bunyi huruf vokal dan konsonan, membaca nama sendiri/ membaca nama-nama benda di sekitar sekolah, menjodohkan/memasangkan nama benda dengan tulisan/kata, menyebutkan lambang huruf sesuai bunyi/ menyebutkan huruf awal dari suatu kata/benda.RPPH dibuat oleh guru satu hari sebelum pelaksanaan pembelajaran dan diketahui oleh Kepala TK. Penilaian merupakan salah satu kegiatan yang terdapat di RPPH, yang dilakukan setelah pelaksanaan pembelajaran dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana perkembangan membaca permulaan anak,
90 Tumirah, Wawancara, Rembiga Mataram, 12 September 2020.
selain membuat RPPH guru juga mempersiapkan media/alat pembelajaran yang akan digunakan esuk hari,.yang disesuaikan dengan tema pembelajaran.
Hal tersebut sesuai dengan penuturan ibu Tumirah selaku guru Kelompok B1 tentang perencanaan pembelajaran membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Dahlia Rembiga Mataram, berikut penuturannya :
Perencanaan pembelajaran membacanya dibuat oleh guru dalam bentuk RPPH mbak, dibuat berdasarkan RPPM dan PROSEM. RPPH dibuat oleh guru satu hari sebelum pelaksanaan pembelajaran yang diketahui oleh Kepala TK, materi kegiatannya seperti mengenalkan lambang huruf dan bunyi huruf a-z, mengenalkan lambang dan bunyi huruf vokal dan konsonan, mengenalkan bacaan kata dari gabungan huruf konsonan dan vokal dan yang lain, sekaligus kita juga merancang media yang akan dipakai dan menyiapkan medianya mbak.91
Sejalan dengan pernyataan di atas, berikut penuturan ibu Baiq Budiarni selaku guru Kelompok B2 tentang perencanaan pembelajaran membaca permulaan di TK Dahlia Rembiga Mataram :
Perencanaan berdasarkan Kurukulum Tahun 2013 pada pengembangan aspek bahasa atau kompetensi dasar bahasa mbak, dengan materi seperti, memperkenalkan lambang huruf dan bunyi huruf, memperkenalkan huruf vokal dan konsonan dan yang lain lain serta merencanakan dan menyiapkan media yang akan digunakan. Dalam perencanaannya tidak hanya pada kompetensi dasar aspek perkembangan bahasa saja mbak,tapi sekaligus juga dari aspek perkembangan yang lain seperti,agama , kognotif, motorik dan yang lain. Perencanaan di buat dalam bentuk RPPM dan RPPH yang disesuaikan dengan PROSEM. RPPH di buat oleh guru satu hari sebelum pelaksanaan pembelajaran di ketahui dan setujui oleh Kepala TK.92
Hal tersebut juga sesuai dengan penuturan ibu Baiq Yamisniwati selaku Kepala TK Tentang Perencanaan Pembelajaran Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dahlia Rembiga Mataram :
91Tumirah, Wawancara, Rembiga Mataram, 12 September 2020.
92 Baiq Budiarni, Wawancara, Rembiga Mataram, 12 September 2020.
Untuk pembelajaran membaca secara khusus di TK Dahlia ini memang belum ada mbak, sehingga perencanaan pembelajaran membaca permulaannya berdasarkan program pengembangan bahasa yang terdapat pada Kurukulum Tahun 2013, perencanaan dibuat dalam bentuk RPPM dan RPPH berdasarkan PROSEM, dengan materi seperti : memperkenalkan lambang huruf a-z berikut bunyinya, memperkenalkan lambang huruf vokal dan konsonan berikut bunyinya, membaca kata dari gabungan huruf konsonan dan vokal serta gabungan huruf konsonan dan vokal, menjodohkan nama benda dengan tulisan atau kata,dan memperkenalkan huruf awal yang sama dari suatu kata/benda, jadi selain perencanakan pembelajaran dari aspek perkembangan bahasa, guru juga sekaligus merencanakan pembelajaran dari aspek perkembangan yang lain seperti agama,moral, fisik- motorik, kognotif, sosial-emosional dan seni mbak. RPPH tersebut dibuat oleh guru satu hari sebelum pelaksanaan pembelajaran dan di ketahui oleh saya sendiri sebagai Kepala TK, selain itu guru juga menyiapkan media yang sesuai dengan tema pembelajaran yang akan dilakukan besuk pagi mbak.93 Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi sebagaimana tersebut diatas, dapat dikatakan perencanaan pembelajaran membaca permulaan di TK Dahlia Rembiga Mataram dibuat oleh guru dalam bentuk RPPM dan RPPH berdasarkan PROSEM yang mengacu pada Kurikulum Tahun 2013, komponen dalam perencanaannya terdiri unsur kompetensi dasar (pengembangan bahasa), dengan materi seperti memperkenalkan lambang dan bunyi huruf a-z , memperkenalkan lambang dan bunyi huruf vokal dan konsonan, membaca kata dari gabungan huruf konsonan dan vokal serta gabungan huruf konsonan dan vokal, menjodohkan/memasangkan nama benda dengan tulisan/kata, dan menyebutkan huruf awal yang sama dari suatu kata/benda.Selain membuat RPPH guru juga mempersiapkan media pembelajaran yang disesuaikan dengan tema pembelajaran yang akan dilaksanakan besuk pagi.
93Baiq Yamisniwati, Wawancara, Rembiga Mataram, 12 September 2020.
2. Pelaksanaan Pembelajaran Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dahlia Rembiga Mataram
Pelaksanaan pembelajaran di saat pandemi Covid 19 seperti saat ini memang sangat berbeda dengan pembelajaran di saat waktu normal, karena pembelajarannya tidak dilaksanakan di sekolah, akan tetapi pembelajarannya dilaksanakan dirumah. Berdasarkan hasil wawancara kepada Kepala TK dan guru anak didik Kelompok B, di masa awal pandemi Covid 19 pembelajaran dilakukakan secara daring (online) akan tetapi karena pembelajaran sistem daring/online terdapat beberapa kendala diantaranya : keterbatasan perangkat HP Android, kuota dan faktor kesibukan wali murid/orang tua anak didik, sehingga pembelajaran berjalan kurang efektif.
Oleh karena itu maka, atas kesepakatan wali murid dan guru pada Tahun Ajaran 2020/2021 pembelajaran dilakukan dengan sistem luring (kunjungan dengan tatap muka) dengan sistem kelompok, setiap kelompok maksimal terdiri dari 5 anak, dengan catatan wajib mentaati protokol kesehatan seperti : menggunakan masker, menjaga jarak selama proses pembelajaran, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah pembelajaran.
Terdapat beberapa alternatif tempat pembelajaran , pertama dirumah salah seorang murid, kedua di rumah guru disesuaikan dengan situsai dan kondisi.
Prosesnya guru dan anak didik yang sudah ditentukan nama dan kelompoknya berkumpul di rumah anak didik atau di rumah guru yang sudah ditentukan/disepakati sebelumnya. Selanjutnya melakukan proses pembelajaran dengan catatan tetap mentaati protokol kesehatan seperti, tetap pakai masker, jaga
jarak selama pembelajaran berlangsung dan cuci tangan sebelum dan sesudah pembelajaran. Proses pembelajaran dimulai pukul 08.00 WITA dan di sekitar jam 10.00 WITA, hal tersebut juga dikarenakan ada pembatasan waktu pembelajaran di saat masa pandemi Covid 19 dari pemerintah, sehingga dibutuhkan strategi yang tepat agar pembelajaran bisa berjalan secara efektif dan efisien.
Berikut penuturan ibu Tumirah selaku guru anak didik Kelompok B1 tentang sistem pembelajaran di TK Dahlia Rembiga Mataram Tahun Ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid 19 saat ini :
Pada Tahun Ajaran 2020/2021 sekarang ini kan pemerintah belum mengijinkan mengadakan pembelajaran secara tatap muka di sekolah mbak karena Virus Corona,maka atas kesepakatan orang tua murid dan guru pembelajaran dilakukan di rumah dengan sistem luring/kunjungan ke rumah murid. Akan tetapi karena keterbatasan sarana dan prasarana tempat pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi, kadang- kadang dirumah salah seorang murid dan kadang-kadang juga dirumah guru.Pelaksanaan pembelajaran dengan sistem kelompok, satu kelompok paling banyak terdiri 5 anak mbak, selain itu karena sekarang ini masih masa pandemiVirus Corona, maka pelaksanaan pembelajarannya harus mentaati protokol kesehatan seperti : pakai masker dan menjaga jarak selama pembelajaran berlangsung serta cuci tangan sebelum dan sesudah pembelajaran mbak.94
Sejalan dengan hal tersebut di atas, berikut hasil wawancara yang dilakukan peneliti pada ibu Baiq Budiarni selaku guru anak didik Kelompok B2, penuturannya sebagaimana berikut :
Karena Covid 19 untuk Tahun Ajaran 2019/2020, serta sesuai anjuran pemerintahdi TK Dahlia ini pernah menggunakan sistem pembelajaran online mbak, tetapi berjalan kurang efektif, akhirnya untuk Tahun Ajaran 2020/2021 menggunakan sistem luring atau pembelajaran tatap muka dengan cara kunjungan ke rumah murid, atau anak belajar di rumah guru tergantung situasi dan kondisi mbak, itu juga atas kesepakatan orang tua murid dan
94Tumirah, wawancara , TK Dahlia Rembiga Mataram, 12 September 2020.
guru. Pelaksanaan pembelajarannya dengan sistem pembelajaran kelompok, satu kelompok paling banyak 5 anak, dan wajib pakai masker,menjaga jarak selama proses pembelajaran, serta cuci tangan.95
Kemudian juga diperkuat oleh data hasil wawancara yang dilakukan peneliti pada informan, ialah ibu Baiq Yamisniwati selaku Kepala TK, berikut penuturannya :
Pada awal pandemi Covid 19 pada Tahun Ajaran 2019/2020 sistem pembelajaran dilakukan secara daring atau online mbak, karena ada kendala masalah ketersediaan HP Android, kuota dan faktor kesibukan orang tua, maka proses pembelajaran berjalan kurang efektif mbak, oleh karena itu untuk Tahun Ajaran 2020/2021 atas kesepakatan orang tua anak didik dan guru, disepakati pembelajaran dilakukan dengan sistem luring/kunjungan ke rumah murid, dengan sistem pembelajaran kelompok, satu kelompok maksimal 5 anak, dengan catatan tetap mentaati protokol kesehatan diantaranya : tetap pakai masker, menjaga jarak selama pembelajaran berlangsung dan cuci tangan sebelum dan sesudah pembelajaran.96
Dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi pada proses pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Dahlia Mataram Tahun Ajaran 2020/2021 guru menggunakan beberapa strategi sebagai berikut : strategi dengan media kartu huruf, strategi dengan media kartu kata bergambar, strategi dengan media kartu kata dan benda, strategi dengan metode bermain dan bernyanyi, strategi dengan metode tanya jawab, strategi dengan metode pemberian tugas
a. Strategi Pembelajaran Membaca Permulaan Dengan Media Kartu Huruf
Kartu huruf merupakan salah satu media visual yang memuat bentuk simbol huruf yang dapat digunakan dalam pembelajaran terutama dalam
95 Baiq Budiarni, wawancara , TK Dahlia Rembiga Mataram, 12 September 2020.
96Baiq Yamisniwati, Wawancara, Rembiga Mataram, 12 September 2020.
mengembangkan kemampuan membaca pada anak. Strategi kartu huruf ini bertujuan untuk mengenal huruf alphabet a-z, membedakan antara huruf vokal dan huruf konsonan,serta membantu anak untuk memahami antara bunyi huruf dan bentuk huruf ,sehingga anak dapat menyusunnya menjadi sebuah kata yang memiliki makna.97
Berikut ini hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan Tema :Binatang/Sub.Tema : Binatang/Macam-macam binatang buas atau berbahaya/ULAR adalah sebagai berikut :
Petama-tama guru mengkondisikan/mengarahkan anak untuk duduk dengan menjaga jarak, tetap memakai masker , kemudian guru meminta anak-anak untuk berdoa, dan membaca surat Alfatihah.Kemudian anak- anak diajak menonton Vidio tentang binatang berbahaya/buas menggunakan TV,kemudian guru mengajak anak untuk menyanyikan lagu- lagu tentang binatang, selanjutnya guru membagikan gambar Ular kepada anak-anak, kemudian guru menunjuk gambar Ular dan menunjukkan kartu- kartu huruf terdiri dari kata ULAR, selanjutnya guru mengajak anak untuk mengacak-acak kartu huruf dari kata ULAR dan memberikan kepada salah satu anak, dan guru meminta anak untuk mengurutkan kartu-kartu hurufnya menjadi kata ULAR, kemudian anak mengurutkan kartu-kartu huruf tersebut menjadi kata ULAR kemudian mengabungkan huruf menjadi suku kata, suku kata menjadi kata, anak-anak melakukannya dan membacanya secara bergantian, selanjutnya guru memberikan penilaian terhadap perkembangan anak, kemudian guru berdiskusi dengan anak dengan cara melakukan tanya jawab tentang pembelajaran yang baru dilaksanakan.Selanjutnya sebelum pulang guru memberi tugas/PR kepada anak-anak untuk menulis nama-nama binatang berbahaya/buas seperti Harimau, Buaya, Singa, Ular.98
97Slamet Suyanto, Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, ( Jakarta;
Depdiknas,2005), hlm. 176-177.
98Baiq Budiarni,Observasi, pada pelaksanaan pembelajaran anak Kelompok B2, di Jl.Halmahera No.25 Rembiga Mataram, 20 Oktober 2020
Hal tersebut di atas, diperkuat oleh data hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada ibu Tumirah selaku guru anak didik Kelompok B1, berikut penuturannya :
“Pada semester awal dengan sistem pembelajaran kunjungan di saat pandemi virus Corona ini mbak, media yang kita gunakan dalam memperkenalkan huruf, pertama kita gunakan media Kartu Huruf, Kartu Kata Bergambar, kadang-kadang pakai Kartu Kata dan Benda mbak, yang disesuaikan dengan tema atau sub.tema pembelajaran di RPPH”99
Kemudian juga diperkuat oleh data hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada ibu Baiq Budiarni selaku guru anak didik Kelompok B2, penuturannya sebagaimana berikut :
“Pada saat pandemi virus Corona dengan sistem pembelajaran kunjungan ini mbak, pertama-tama kita menggunakan media Kartu Huruf, Kartu Kata Bergambar dan Kartu Kata dan Benda juga media Audio Visual atau video mbak, yang kita sesuaikan dengan tema/sub.tema pembelajaran yang ada di RPPH”100
Kemudian juga diperkuat oleh data hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada informan, ialah ibu Baiq Yamisniwati selaku Kepala TK, berikut penuturannya :
“Pada pembelajaran semester awal media yang digunakan adalah seperti Kartu Huruf, Kartu Kata Bergambar atau Benda di semester selanjutnya baru pakai buku atau buku cerita”101
b. Strategi Pembelajaran Membaca Permulaan Dengan Media Kartu Kata Bergambar
Media kartu kata bergambar (Flash Carth), merupakan sebuah alat pembelajaran berbentuk segi empat pipih yang memuat perpaduan antara kata
99 Tumirah, Wawancara, Rembiga Mataram, 23 Oktober 2020.
100Baiq Budiarni, Wawancara, Rembiga Mataram, 23 Oktober 2020.
101Baiq Yamisniwati, Wawancara, Rembiga Mataram, 23 Oktober 2020.
dan gambar yang sering dijumpai disekitar anak,dapat digunakan untuk mengembangkan perbendaharaan kata-kata dalam mata pelajaran bahasa.Kartu tersebut biasanya berukuran 12 x 8 cm, yang berisi kata-kata, gambar atau kombinasinya seperti nama-nama binatang atau buah-buahan.Media kartu kata bergambar dapat digunakan dalam strategi pembelajaran membaca untuk :
a. Mengenalkan suatu bacaan kata dengan cara melihat gambar
b. Memasangkan suatu gambar dengan kata yang sesuai, permainan ini untuk anak yang sudah mengenal huruf, sedikit-sedikit anak sudah mengeja
c. Memasangkan inisial suatu kata dengan benda yang sesuai, permainan ini juga dapat menggunakan kartu kata bergambar.102
Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan Tema : Binatang/Sub.Tema : Macam-macam binatang yang hidup di air adalah sebagai berikut :
Petama-tama guru mengkondisikan/mengarahkan anak untuk duduk dengan menjaga jarak, tetap memakai masker , kemudian guru meminta anak-anak untuk berdoa, membaca surat Alfatihah. Kemudian anak-anak diajak menonton vidio tentang binatang yang hidup di air menggunakan TV, anak terlihat senang.Setelah selesai nonton video, guru mengajak anak-anak untuk menyanyikan lagu tentang binatang.Kemudian guru membagikan gambar ikan, kemudian guru menunjuk salah satu anak dan bertanya kalau IKAN itu huruf awalnya huruf apa, tanya guru sambil menyebutkan kata IKAN secara perlahan, anak menjawab iii (I) bu, demikian seterusnya guru meminta anak- anak secara bergantian menyebut gabungan huruf vokal dan konsonan, serta gabungan huruf konsonan dan vokal menjadi kata IKAN dan membaca kata IKAN dan menuliskan kata IKAN di bawah gambar ikan tersebut, kemudian guru memberikan penilaian terhadap perkembangan anak.Seperti biasanya sebelum pembelajaran diakhiri guru bertanya kepada anak tentang pembelajaran yang baru dilaksanakan, sebelum pulang guru memberikan
102 Arief Sadiman, Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya ,( Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006), hlm. 29.