BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambaran umum
4.1.1 Dinas Koperasi dan UKM Makassar
Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang memiliki peranan besar terhadap pemberdayaan Koperasi dan UMKM di Kota Makassar dituntut dapat menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang merupakan proses penjabaran lebih lanjut dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam Recana Strategis yang mencakup periode tahunan.
Rencana Kinerja Tahunan (RKT) menggambarkan kegiatan tahunan yang akan dilaksanakan oleh OPD dan Indikator kinerja beserta target-targetnya berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra).
Disamping itu, Rencana Kinerja memuat usulan-usulan yang diusulkan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar. Maksud disusunya Rencana Kinerja Tahunan adalah menjaga konsistensi dan keterpaduan dalam perencanaan, pelaksanaan, penganggaran maupun pengawasan. Adapun tujuan penyususnan Rencana Kinerja Tahunan adalah sebagai salah satu acuan bagi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar dalam menyusun dokumen pelaksanaan anggaran.
4.1.2 Visi dan Misi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar A. Visi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar
Visi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Makassar merupakan perwujudan dari sasaran dan arah kebijakan pembangunan Kota Makassar Tahun 2014-2019. Perwujudan visi ini adalah gambaran arah pembangunan atau kondisi masa depan yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan tugas dan fungsi dalam kurun waktu 5 (lima) Tahun.
Visi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar dirumuskan berdasarkan tindak lanjut hasil analisis isu-isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah. Visi Dinas Koperasi dan UKM adalah:
“ Terwujudnya Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang kondusif, Kuat dan Kompetitif Bagi Pengembanagan Ekonomi Daerah”
B. Misi Dinas Koperasi dan UKM
Untuk merealisasikan visi yang telah ditetapkan dalam lima tahun kedepan (Tahun 2014-2019) yang bertumpu pada potensi dan sumber daya yang dimiliki serta ditunjang oleh semangat kebersamaan, tanggung jawab yang optimal dan proposional, maka misi Dinas Koperasi dan UKM adalah :
1. Merekontruksi nasib rakyat menjadi masyarakat sejahtera standar dunia
2. Merestorasi tata ruang kota menjadi kota nyaman berkelas dunia.
3. Meningkatkan kualitas kelembagaan, produktivitas, daya saing dan kemandirian koperasi dan UMKM
4. Meningkatkan kompetensi SDM Koperasi dan UMKM yang profesional
5. Memeberikan peluang berusaha yang seluas-luasnya kepada Koperasi dan UKM melalui program Dana Bergulir
6. Meningkatkan promosi dalam dan luar negeri sehingga mampu menguasai pangsa pasar dalam era perdagangan bebas/online 4.1.3 Tugas dan Fungsi Usaha Kecil dan Menengah
1. Merencanakan, menyusun dan melaksanakan program dan kegiatan Bidang Usaha Kecil dan Menengah;
2. Menghimpun dan menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKP, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPAA Bidang Usaha Kecil dan Menengah;
3. Mengkoordinasikan, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPAA Bidang Usaha Kecil dan Menengah;
4. Menyusun bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan Usaha Kecil dan Menengah;
5. Menyusun rencana dan program pembinaan pengusaha kecil mikro melalui pengelompokan usaha di wilayah tertentu dalam Kota Makassar;
6. Menyusun bahan penyusunan rencana dan program penyusunan proyeksi perkembangan pengusaha kecil, tangguh, unggul, mandiri dan menengah bidang industri pertanian, perdagangan dan aneka usaha;
7. Menyusun bahan bimbingan teknis pengindentifikasian pengusaha kecil, tangguh, unggul, mandiri, dan menengah bidang industri pertanian, industri non pertanian, perdagangan dan aneka usaha;
8. Menyususn bahan bimbingan teknis peningkatan wawasan dan keterampilan pengusaha kecil dan koperasi melalui pelatihan, magang, studi banding dan pameran;
9. Menyusun bahan bimbingan teknis kerjasama dalam kemitraan jaringan usaha antara kecil dan menengah dalam rangka kemitraan dan jaringan usaha;
10. Menyusun bahan bimbingan teknis pembinaan pengusaha kecil dan menengah di bidang perdagangan dan aneka usaha;
11. Mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta menari alternatif pemecahaanya;
12. Mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;
13. Memberikas saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
14. Membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
15. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan;
16. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan.
4.1.4 Struktur Organisasi Dinas Koperasi dan UKM
Susunan Organisasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar sebagai berikut:
a. Kepala dinas
b. Sekertariat terdiri atas;
1. Subbagian perenanaan dan pelaporan;
2. Subbagian keuangan;
3. Subbagaian umum dan kepegawaian.
c. Bidang Kelembagaan Koperasi, terdiri atas : 1. Seksi Pendaftaran dan Hukum Koperasi;
2. Seksi Pembinaan Organisasi dan Tata Laksana Koperasi;
3. Seksi Pembinaan dan Pengembangan Usaha Koperasi;
d. Bidang Usaha Kecil dan Menengah, terdiri atas :
1. Seksi pembinaan Usaha Kecil dan Menengah Lorong;
2. Seksi pembinaan Industri Non Pertanian;
3. Seksi Pemasaran dan Pengembangan Aneka Usaha;
e. Bidang Pembiayaan dan Simpan Pinjam, terdiri atas:
1. Seksi Pengawasan dan Penilaian;
2. Seksi pembiayaan dan Permodalan Koperasi;
3. Seksi Pembiayaan dan Permodalan Usaha Kecil dan Menengah;
f. Bidang Pendidikan, Penyuluhan dan Simpan Pinjam, terdiri atas;
1. Seksi Pendidikan dan Penyuluhan Koperasi
2. Seksi Pendidikan dan Penyuluhan Usaha Kecil dan Menengah;
3. Seksi Data dan Informasi;
g. Kelompok Jabatan Fungsional.
h. Unit Pelaksana Teknis (UPT)
sususu
Gambar 4.1Struktor Organisasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar
4.1.5 Letak Geografis Kota Makasssar
Makassar merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, sebelum dikenal dengan nama Kota Makassar dulunya di sebut sebagai Ujung Pandang, terletak antara 119024‟17‟38” Bujur Timur dan 508‟6‟19”
Lintang selatan yang berbatasan sebelah Utara dengan Kabupaten Maros.
Luas Wilayah Kota Makassar tercatat 175,77 km persegi, dengan memiliki topografi dengan kemiringan lahan 0-20 (datar) dan kemiringan lahan 3-150 (bergelombang). Kondisi Iklim yang dimiliki Kota Makassar yaitu sedang hingga tropis memiliki suhu udara rata-rata berkisar diantara 26,0C – 290C.
Kota Makassar juga dikenal dengan istilah “Waterfront City” yang dimana letaknya dekat dengan pantai yang membentangi sepanjang koridor barat dan utara yang di dalamnya mengalir beberapa sungai (Sungai Tallo, Sungai Jeneberang, dan Sungai Pampang) yang seluruhnya bermuara ke dalam kota.
Secara administrasi Kota Makassar dibagi menjadi 15 Kecmatan dengan 153 Kelurahan. Di antara 15 Kecamatan tersebut lokasi yang dipilih dalam melakukan penelitian adalah Kecamatan Rappocini.
Tabel 4.1 Luas Area dan Presentase Terhadap Luas Wilayah Menurut Kecamatan di Kota Makassar (Km2)
Kode Wilayah Kecamatan Luas Presentase (%)
010 Mariso 1,82 1,04
5020 Mamajang 2,25 1,28
030 Tamalate 20,21 11,50
031 Rappocini 9,23 5,25
040 Makassar 2,52 1,43
050 Ujung Pandang 2,63 1,50
060 Wajo 1,99 1,13
070 Bontoala 2,10 1,19
080 Ujung Tana 4,40 2,50
081 Kep. Sangkarrang 1,54 0,88
090 Tallo 5,83 3,32
100 Panakukang 17,05 9,70
101 Manggala 24,14 13,73
110 Biringkanaya 48,22 27,43
111 Tamalanrea 31,84 18,11
TOTAL Kota Makassar 175,77 100,00
Sumber : BPS Makassar Dalam Angka 2017, Tahun 2018
Dari tabel diatas, Kota Makassar terbagi dalam beberapa kecamatan dengan luas wilayah yang berbeda-beda.
4.1.6 Gambaran Khusus Lokasi Penelitian
Lokasi khusus dalam penelitian adalah Kecamatan Rappocini, Kecamatan Rappocini merupakan salah satu dari 15 Kecamatan di Kota Makassar yang dimana merupakan daerah bukan pantai dengan topografi ketinggian antara permukaan laut. Kecamatan Rappocini terdiri atas 11 kelurahan dengan luas wilayah 199,25 km2 .
Tabel 4.2 Daftar Kelurahan di Kecamatan Rappocini Kota Makassar Kode
kemedagri
Kecamatan
Jumlah Kelurahan
Daftar Kelurahan
73.71.13 Rappocini 11 1. Balla Parang
2. Banta-Bantaeng 3. Bonto Makkio 4. Bua Kana 5. Gunung Sari 6. Karunrung 7. Kassi-Kassi 8. Mapala 9. Minasaupa 10. Rappocini 11. Tidung 4.1.7 UMKM Kuliner di Kecamatan Rappocini
Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Bidang Kuliner merupakan suatu usaha yang berjualan berbagai jenis makanan serta minuman.
Makassar dikenal dengan bidang Kulinernya yang salah satunya Kuliner di Kecamatan Rappocini. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, UKM bidang Kuliner tercatat sebanyak 50 (enam puluh).
Dari 50 jumlah UMKM hanya 10 bidang kuliner yang diwawancarai dalam melakukan penelitian ini adalah sebagai berikut:
Tabel 4.3 Daftar Nama-Nama UKM Tahun 2019
No Nama UKM
Jenis Usaha
Alamat
Jalan Kelurahan Kecamatan
1 Nia Cake Kuliner
Jl. Andi Djemma No.124
Banta- bantaeng
Rappocini
2 Big Bananas Kuliner
Jl. Andi Djemma No.
124
Banta- Bantaeng
Rappocini
3 Kedai Rajaya Kuliner
Jl.
Talasalapang No.1a
Gn. Sari Rappocini
4 Yotta Kuliner
Jl.
Talasalapang
Gn. Sari Rappocini
5
Hisana Fried Chiken
Kuliner Jl.Tamalate 1
Bonto Makkio
Rappocini
6 Jekasiomay Kuliner Jl.Tamalate 1 Bonto Rappocini
Makkio
7 Xi Boba Kuliner Jl.Aroepala Kassi-Kassi Rappocini
8
Nasi Goreng Mawut
Kuliner
Jl.Rappocini Raya Lr.11
Bua Kana Rappocini
9
Martabak dan Terang bulan Corner
Kuliner Jl. Aroepala Gn. Sari Rappocini
10
Coto Paraikatte
Kuliner
Jl. A.P Pettarani
Bua Kana Rappocini
Sumber Data : Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar