PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Kerangka Teori
- Pengertian Ekonomi Digital
- Konsep Ekonomi Digital
- Karakteristik Ekonomi Digital
- Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia
- Perkembangan Ekonomi Digital dalam Usaha
Ekonomi digital mampu memberikan akses perolehan dan penyediaan barang dan jasa yang menunjang operasional bisnis di sektor industri dan komersial. Menurut Kamus En carta (dalam Ana Fauziah 2017), ekonomi digital berarti transaksi bisnis di Internet. Sebuah konsep bisnis yang ingin menguasai sumber dayanya sendiri dari hulu hingga hilir tidak akan bertahan lama dalam ekonomi digital.
Dalam ekonomi digital, batasan antara konsumen dan produsen yang sebelumnya terlihat jelas menjadi kabur.
Pendapatan
- Pengertian Pendapatan
- Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan
- Jenis-Jenis Pendapatan
- Sumber-sumber pendapatan
- Unsur-Unsur Pendapatan
Pada hakikatnya pendapatan adalah pendapatan produsen berupa uang yang diperoleh dari penjualan barang yang diproduksi. Dalam ilmu ekonomi makro, pendapatan adalah nilai barang dan jasa yang diproduksi suatu negara dalam setahun. Dari berbagai definisi yang disebutkan di atas, penulis mengambil kesimpulan bahwa pendapatan adalah seluruh pendapatan yang diperoleh dari penjualan suatu barang atau jasa dalam satu periode.
Jam kerja adalah waktu yang dihabiskan untuk menjalankan suatu usaha, mulai dari persiapan hingga penutupan usaha. Analisis jam kerja merupakan bagian dari teori mikroekonomi, khususnya teori penawaran tenaga kerja, yang membahas tentang kesediaan individu untuk bekerja dengan harapan memperoleh penghasilan atau tidak bekerja sehingga penghasilan yang seharusnya diperolehnya dikorbankan. Imbalan yang diperoleh setelah seseorang melakukan pekerjaan pada orang lain yang diberikan dalam waktu satu hari, satu minggu, atau satu bulan.
Yaitu jumlah nilai hasil produksi dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan, dan usaha ini merupakan usaha milik sendiri atau keluarga dan tenaga kerja. Pendapatan yang diperoleh tanpa mempekerjakan tenaga kerja, biasanya merupakan pendapatan sekunder, antara lain pendapatan dari penyewaan harta benda yang dimiliki seperti rumah, ternak, dan barang-barang lainnya, bunga uang, sumbangan pihak lain, dan pendapatan pensiun. Suatu imbalan yang diperoleh seseorang setelah bekerja pada orang lain, perusahaan swasta atau pemerintah.
Pendapatan dari usaha sendiri adalah jumlah nilai produksi dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan baik berupa uang atau lainnya, tenaga kerja keluarga dan nilai sewa modal sendiri tidak diperhitungkan. Dalam hal ini penghasilan yang diperoleh tanpa mencurahkan tenaga kerja meliputi penerimaan dari pemerintah, asuransi pengangguran, aset sewa, bunga bank dan sumbangan dalam bentuk lain serta keuntungan dari usaha.
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)
- Kriteria Usaha Mikro Kecil dan Menengah
- Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah
Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha berada; atau. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50 juta rupiah) sampai dengan maksimal Rp500 juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau. Nilai nominal kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, huruf b, dan ayat (2) huruf a, b, dan ayat (3) huruf a, huruf b dapat diubah sesuai dengan perkembangan perekonomian yang diatur oleh peraturan presiden.
Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah adalah usaha perseorangan atau badan hukum yang tidak mempunyai cabang atau dikuasai oleh perusahaan besar. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Abduh (2017), usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan usaha besar merupakan bagian dari dunia usaha yang ada di Indonesia. Penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian keempat usaha tersebut adalah bahwa usaha mikro adalah usaha yang dimiliki oleh perseorangan, sedangkan usaha besar adalah usaha yang ukurannya lebih besar dari usaha menengah.
Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2008 juga disebutkan bahwa keberadaan UMKM dan pengelolaannya oleh pemerintah bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan usaha untuk membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan. UMKM dapat menunjang pendapatan rumah tangga karena telah menciptakan lapangan kerja dan memperkuat rumah tangga. UMKM diharapkan mampu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan teknologi digital sehingga UMKM dapat berkembang menjadi pusat perekonomian Indonesia.
Kerangka Pikir
METODE PENELITIAN
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Jenis dan Sumber Data
- Jenis data
- Sumber data
- Metode Pengumpulan Data
- Observasi
- Wawancara
- Kuesioner
- Metode Analisis
- Definisi Operasional
- Jadwal Penelitian
Selain itu, Rencana Kinerja berisi usulan yang diajukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ekonomi digital pada UMKM kuliner di Kecamatan Rappocini Kota Makassar sangat besar. Saat ditanya apakah Ekonomi Digital membawa perubahan terutama dari sisi pendapatan, UKM Pisang Besar menjawab.
Saat ditanya apakah ekonomi digital membawa perubahan terutama dari sisi pendapatan, UKM Kedai Rajaya menjawabnya. Ketika ditanya apakah ekonomi digital membawa perubahan, terutama dalam hal pendapatan, UKM Xi Boba pun menjawab. Saat ditanya apakah ekonomi digital membawa perubahan terutama dari sisi pendapatan, UKM menjawab Coto Paraikatte.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap perusahaan kecil dan menengah di kecamatan Rappocini, mengetahui perkembangan ekonomi digital terhadap pendapatan pelaku usaha. Hasil survei ini menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Distrik Rappocini telah dan sedang memanfaatkan sebagian dari ekonomi digital untuk kepentingan bisnisnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, perkembangan ekonomi digital telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kalangan usaha kecil dan menengah guna lebih meningkatkan kualitas penjualannya.
Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi lebih lanjut untuk penelitian selanjutnya terkait dengan “Pengaruh Perkembangan Ekonomi Digital Terhadap Opini Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kuliner Kecamatan Rappocini Kota Makassar.” Aplikasi Media Sosial untuk Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Era Ekonomi Digital.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran umum
- Dinas Koperasi dan UKM Makassar
- Visi dan Misi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar
- Tugas dan Fungsi Usaha Kecil dan Menengah
- Struktur Organisasi Dinas Koperasi dan UKM
- Letak Geografis Kota Makasssar
- Gambaran Khusus Lokasi Penelitian
- UMKM Kuliner di Kecamatan Rappocini
Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar merupakan satuan kerja perangkat daerah yang mempunyai peranan penting dalam pemberdayaan koperasi dan UKM di Kota Makassar dan harus mampu menyusun Rencana Kerja Tahunan (AWP) yang proses penjabarannya lebih lanjut. tujuan dan program yang ditetapkan dalam rencana strategis, yang mencakup periode tahunan. Tujuan penyusunan Rencana Pelaksanaan Tahunan adalah sebagai acuan bagi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar dalam penyusunan dokumen pelaksanaan anggaran. Visi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Makassar merupakan perwujudan dari tujuan dan arah Kebijakan Pembangunan Kota Makassar periode 2014-2019.
Visi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar dirumuskan berdasarkan hasil analisis isu-isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah sebagai berikut. Penyusunan rencana dan program pengembangan pengusaha kecil dan mikro melalui klaster usaha di wilayah yang ditetapkan dalam Kota Makassar; Makassar adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, sebelum bernama Kota Makassar dahulu bernama Ujung Pandang, letaknya antara Bujur Timur dan 508‟6‟19”.
Luas wilayah Kota Makassar tercatat 175,77 kilometer persegi, dengan topografi kemiringan lahan 0-20 (datar) dan kemiringan lahan 3-150 (bergelombang). Kondisi iklim Kota Makassar beriklim sedang hingga tropis, dengan suhu udara rata-rata antara 26,0C hingga 290C. Tabel di atas menunjukkan bahwa Kota Makassar terbagi menjadi beberapa kecamatan dengan wilayah yang berbeda-beda.
Lokasi spesifik dalam penelitian adalah Kecamatan Rappocini, Kecamatan Rappocini merupakan salah satu dari 15 kecamatan di Kota Makassar yang merupakan wilayah non pesisir pantai dengan topografi elevasi antara permukaan laut. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, terdapat lima puluh (enam puluh) UKM yang bergerak di bidang kuliner.
Deskripsi Data
- Perkembangan Ekonomi Digital di Kota Makassar
- Indikator dan Analisis Pemanfaatan Ekonomi Digital
- Alur Pengumpulan Data
- Hasil Laporan Pendapatan
- Hasil Penelitian Interview
Demikian cerita yang tersaji dalam hasil wawancara dengan UKM Nia Cake jurusan Rappocini yang ditemui pada 22 September 2020. Demikian cerita yang tersaji dalam hasil wawancara dengan UKM Pisang Besar yang ditemui pada 22 September 2020. Demikian cerita yang disampaikan dalam wawancara dengan UKM Kedai Rajaya yang kami temui pada tanggal 23 September 2020.
Demikian narasi yang disampaikan dalam wawancara dengan UKM Yotta yang ditemui pada tanggal 23 September 2020. Demikian narasi yang disampaikan dalam wawancara dengan UKM Hisana Fried Chicken cabang Tamalate yang ditemui pada tanggal 23 September 2020. Demikian narasi yang disampaikan dalam wawancara dengan UKM Jekasiomay Tamalate yang ditemui pada tanggal 23 September 2020.
Demikian narasi yang disampaikan dalam hasil wawancara dengan UKM Xi Boba Kelurahan Aroepala yang ditemui pada tanggal 23 September 2020. Demikian narasi yang disampaikan dalam hasil wawancara dengan UKM Nasi Goreng Mawut Rappocini yang ditemui pada tanggal 24 September 2020. Demikian cerita hasil wawancara dengan UKM Martabak dan Terang Bulan Corner yang ditemui pada tanggal 24 September 2020.
Dari hasil wawancara dengan UKM Coto Paraikatte cabang Pettarani yang berlokasi di Jalan A.P Pettarani No. Demikian cerita yang disampaikan dalam hasil wawancara dengan UKM Coto Paraikatte yang ditemui pada 24 September 2020.
Pembahasan
Perkembangan ekonomi digital ini juga memerlukan ilmu pengetahuan, mulai dari pengetahuan tentang penggunaan smartphone, mesin transaksi, dan informasi di jejaring sosial. Kesimpulan dari hasil analisis deskriptif perkembangan ekonomi digital terhadap pendapat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai peran ekonomi digital dalam pemberdayaan dan penguatan UMKM, serta mengetahui persepsinya. pelaku UMKM mengenai perkembangan ekonomi digital terhadap pendapatan. Penelitian ini melibatkan 10 usaha kecil dan menengah yang tersebar di wilayah Rappocini kota Makassar dengan sektor usaha kuliner.
Meskipun beberapa UMKM yang diwawancarai proses penjualannya masih secara offline atau konvensional, namun semuanya menggunakan pemasaran online melalui media sosial yang ada. Peran ekonomi digital yang dapat diidentifikasi dalam penelitian ini antara lain memberikan saran untuk promosi produk/jasa, memberikan akses kepada pelanggan dan produsen, mempermudah transaksi dengan istilah transaksi online, dan meningkatkan penjualan produk yang secara otomatis dapat meningkatkan pendapatan bagi suatu perusahaan. Artman (2015), Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang di Pasar Seni Sukawati Kabupaten Gianyar.
Lampung Barat melalui media digital perspektif etika bisnis Islam Badan Pusat Statistik Kota Makassar Tahun 2018, dalam buku Kecamatan Rappocini. 2017), Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Khas Industri Makanan Di Kota Tebing Tinggi (Disertasi PhD Universitas Riau). K Budiarta, SO Ginting, J Simarmata 2020 buku.google.com. 2018), Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang di Pasar Seni Gunawang.
Tantangan perkembangan ekonomi digital di Indonesia. 2018), Peran Perusahaan Asuransi Syariah Koneksi Unit Dalam Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia: Mei Santi. 2016), Analisis Pendapatan Usaha Pedagang Tanaman Hias Di Kecamatan Gunung Terang Bandar Lampung. Apakah ada peraturan atau ketentuan pemerintah untuk melakukan penjualan online seperti bantuan Grab dan Gojek.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Sebelum dan sesudah ekonomi digital, mana yang lebih menguntungkan dan memudahkan proses penjualan?