• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Umum PT. BNI Syariah KCP Ampenan

BAB II STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH

A. Gambaran Umum PT. BNI Syariah KCP Ampenan

1. Sejarah berdirinya PT. BNI Syariah KCP Ampenan

PT. BNI Syariah didirikan berlandaskan pada Undang-Undang No.

10 tahun 1998, dimana kehadirannya dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sistem perbankan yang lebih adil, transparan dan memberi maslahat, sehingga pada tanggal 29 April Tahun 2000 didirikan Unit Usaha Syariah (UUS) BNI Syariah dengan 5 (lima) kantor diantaranya di Yogyakarta, Pekalongan, Malang, Jepara dan Banjarmasin.

Selanjutnya perkembangan kantor Cabang PT. BNI Syariah terus berkembang menjadi 28 Cabang dan 31 Cabang Pembantu. PT. BNI Syariah dalam operasionalnya selalu dan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap aspek syariah. Dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang saat ini diketuai oleh KH.Ma’ruf Amin, semua produk PT. BNI Syariah telah melalui pengujian Dewan Pengawas Syariah (DPS) sehingga telah memenuhi aturan syariah. 31

Berdasarkan Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.

12/41/KEP.GBI/200 tanggal 21 Mei 2010 mengenai pemberian izin usaha kepada PT. BNI Syariah. Di dalam corporate plan UUS BNI Tahun 2000

31PT. BNI Syariah KCP Ampenan, “Profile PT. BNI Syariah KCP Ampenan”, Dokumentasi, Dikutip tanggal 23 September 2019.

ditetapkan bahwa status UUS bersifat temporer dan akan dilakukan spin off Tahun 2009. Rencana tersebut terlaksana pada tanggal 19 juni 2010 dengan beroperasinya PT. BNI Syariah sebagai Bank Umum Syariah (BUS). Dasar Hukum Pendirian Legal Basis of Establishment adalah Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor: AHU-15574, AH 01.01.

Tahun 2010. Tanggal 25 Maret 2010 dengan modal dasar authorized capital sebesar Rp. 4.000.000.000,- (Empat Milyar Rupiah), dimana modal ditempatkan dan disetor penuh issued and fuly paid capital sebesar Rp. 1.501.500.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Realisasi waktu spin of bulan Juni Tahun 2010 tidak terlepas dari faktor eksternal berupa aspek regulasi yang kondusif yaitu dengan diterbitkannya UU No. 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Di samping itu komitmen pemerintah terhadap pengembangan perbankan syariah semakin kuat dan kesadaran terhadap keunggulan produk perbankan syariah juga semakin meningkat. Bulan Juni Tahun 2014 jumlah Kantor Cabang PT. BNI Syariah mencapai 65, 161 Kantor Cabang Pembantu, 17 Kantor Kas, 22 Mobil Layanan Gerai dan 20 Payment Point, serta 1500 Outlet/Outles PT. BNI Syariah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).32

Khusus berdirinya PT. BNI KCP Ampenan dilakukan pada tahun 2016 yang sebelumnya terlebih dahulu didirikan PT. BNI Syariah Cabang

32Ibid., hlm. 2

Cakranegara Mataram Tahun 2011. Dengan demikian, PT. BNI Syariah KCP Ampenan merupakan KCP dari Cabang Cakranegara Mataram.33 2. Letak Geografis

PT. BNI Syariah KCP Ampenan terletak di Jalan Saleh Sungkar No. 53 Bintaro Kecamatan Ampenan Kota Mataram, dengan batas-batas sebagai berikut:

a. Sebelah barat : Berbatasan dengan pemakaman umum b. Sebelah Timur : Berbatasan dengan Counter Ricky

Smartphone

c. Sebelah Utara : Berbatasan dengan Counter Agung Cell d. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Toko Billioner. 34 3. Visi dan Misi35

a. Visi

Menjadi Bank Syariah pilihan masyarakat yang unggul dalam layanan dan kinerja.

b. Misi

1. Memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan peduli kepada kelestarian lingkungan.

2. Memberikan solusi kepada masyarakat untuk kebutuhan jasa perbankan syariah.

3. Memberikan nilai investasi yang optimal bagi investor.

33 Lalu Safur Habibi (Sub Branch Manager PT. BNI Syariah KCP Ampenan), Wawancara, Ampenan, 23 September 2019.

34 Observasi, Ampenan, 23 September 2019.

35 PT. BNI Syariah, “Profile…, hlm. 3

4. Menciptakan wahana terbaik sebagai tempat kebanggan untuk berkarya dan berprestasi bagi pegawai sebagai perwujudan ibadah.

5. Menjadi acuan tata kelola perusahaan yang amanah.

4. Struktur Organisasi PT. BNI Syariah KCP Ampenan

Adapun susunan organisasi yang ada pada Bank BNI Syariah KCP Ampenan dapat dilihat dalam struktur berikut ini:

Gambar 1

Struktur Organisasi PT. BNI Syariah KCP Ampenan36

36 Ibid.,

SUB BRANCH MANAGER

Operational Service Head Sales Bussines Head

Custumer Service &

Assistant Rahn

Teller

Operational Service Assistant

Assistant Pemasaran

Funding Assistant

Pembiayaan Mikro

Security Office Boy

Lebih jelas dari struktur organisasi di atas sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini.

Tabel 1

Nama Karryawan PT. BNI Syariah KCP Ampenan dan Jabatan

No. Nama Jabatan/Devisi

1. Lalu Safur Habibi Sub Branch Manager 2. Andhas Febriani K Operational Service Head 3. Suhaili Dermawanto Sales Bussines Head

4. Abdul Muid Assistant Pemasaran

5. Maeladi Akram Assistant Pemasaran

6. Rachmat Dirgayuda Assistant Pemasaran

7. Vacant Assistant Pemasaran

8. Risaldo Rama Funding Assistant

9. Lalu Kusnendar Murhadi Funding Assistant

10. Riza Mulya F Pembiayaan Mikro

11. Farah Catri Wulandari Customer Service & Assistant Rahn

12. Rozi Yuliarza Teller

13. Niki Adeayanti Sahputri Operational Service Assistant

14. Agus Supriyanto Security

15. Sukardi Office Boy

5. Produk PT. BNI Syariah KCP Ampenan

PT. BNI Syariah KCP Ampenan memiliki 2 (produk) yang ditawarkan dalam operasional kegiatannya, yaitu produk simpanan atau produk dana dan produk pembiayaan.

a. Produk Simpanan/Produk Dana.37

37 PT. BNI Syariah KCP Ampenan “Profile…, hlm. 4. serta diperkuat oleh Farah Catri Wulandari (Customer Service & Assistant Rahn PT. BNI Syariah KCP Ampenan), Wawancara, Ampenan, 25 September 2019.

Produk dana atau simpanan yang dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan memiliki berbagai jenis, diantaranya adalah tabungan iB Hasanah, tabungan prima iB Hasanah, tabungan iB THI Hasanah, giro iB Hasanah, deposito iB Hasanah, dan tabungan iB Tunas Hasanah.

1). Tabungan iB Hasanah.

Merupakan produk simpanan yang dimiliki oleh pihak . PT.

BNI Syariah KCP Ampenan kepada masyarakat kelas menengah dan kelas bawah yang menjadi nasabahnya. Produk ini merupakan simpanan dalam mata uang rupiah (Rp) yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah dan akad wadiah. Setoran awal produk ini sangat ringan hanya sebesar Rp.

100.000, (seratus ribu rupiah). Khusus bagi tabungan iB Hasanah yang menggunakan akad wadiah dibebaskan biaya administrasi bulanan. Sedangkan yang menggunakan akad mudharabah mutlaqah dikenakan biaya administrasi bulanan yang sangat rendah yaitu hanya sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah).

Produk tabungan iB Hasanah ini dilengkapi berbagai fasilitas diantaranya fasilitas transaksi e-banking berupa internet banking, sms banking, dan lainnya. Kartu yang digunakan berupa kartu BNI card silver yang dapat digunakan sebagai auto debet untuk membayar berbagai biaya tagihan atau setoran dengan

jumlah penarikan maksimum sebesar Rp. 5.000.000/hari. Setiap pembukaan BNI Syariah card, nasabah secara otomatis berdonasi sebesar Rp. 500,- (lima ratus rupiah) yang disalurkan pihak bank untuk kegiatan sosial.

2). Tabungan iB Prima Hasanah.

Tabungan iB prima hasanah, yaitu produk tabungan atau simpanan yang dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan yang dikhususkan untuk masyarakat golongan atas atau high networth.

Produk ini pada dasarnya sama dengan produk tabungan iB hasanah, namun demikian memiliki beberapa perbedaan, diantaranya pemberian fasilitas kartu oleh bank kepada nasabah berupa BNI Syariah card gold. Kartu ini memberikan hak kepada konsumen untuk melakukan penarikan uang tunai di mesin ATM dengan jumlah maksimum Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah)/hari. Selain itu, pemilik tabungan ini diberikan fasilitas berupa executive lounge bandara yaitu ruang tunggu eksekutif di tiap bandara jika nasabah berpergian menggunakan masakapai penerbanagan sebagai alat transportasinya.

3). Tabungan iB THI Hasanah.

Tabungan iB THI Hasanah, yaitu sebuah produk tabungan atau simpanan yang diperuntukkan bagi kaum muslim yang ingin melakukan ibadah haji. Akad yang digunakan adalah akad mudharabah muthlaqah. Produk ini terhubung dengan layanan

online siskohat, sehingga nasabah dapat merencanakan keberangkatan hajinya.

4). Giro iB Hasanah.

Giro iB Hasanah yaitu produk simpanan dalam mata uang rupiah maupun US Dollar yang dikelola berdasarkan prinsip syariah, dimana nasabah diberikan buku check dan bilyet giro sebagai alat transaksi pembayaran serta memberikan kemudahan penarikan cek/bilyet giro dari bank diseluruh dunia.

5). Deposito iB Hasanah.

Deposito iB Hasanah adalah sebuah produk investasi berjangka yang dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan untuk masyarakat. Fasilitas dan keunggulan yang didapatkan dari deposito iB hasabah adalah bilyet deposito, tersedia berbagai pilihan mata uang (rupiah dan USD) serta pilihan jangka waktu baik itu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. Bagi hasil yang kompetitif dan dapat ditransfer kerekening tabungan giro atau menambah pokok investasi, tersedia pilihan perpanjangan secara otomatis (automatic roll over/ARO) atau tidak otomatis (non ARO) pada saat jatuh tempo.

5). Tabungan iB Tunas Hasanah.

Tabungan iB Tunas Hasanah adalah sebuah produk simpanan berupa tabungan yang diperuntukkan atau target sasarannya adalah anak-anak dan pelajar yang berusia di bawah 17 tahun. Produk ini sengaja dibuat PT. BNI Syariah KCP Ampenan sebagai ajang guna membiasakan diri seorang anak untuk gemar menabung sejak dini. Produk ini disertai dengan BNI Syariah card atau ATM atas nama anak.

b. Produk Pembiayaan. 38

Produk pembiayaan adalah sebuah produk yang dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan dalam rangka memberikan pembiayaan kepada masyarakat yang membutuhkan dana untuk berbagai kebutuhan, baik itu kebutuhan konsumtif maupun kebutuhan produktif usaha. Pada dasarnya di PT. BNI Syariah terdapat beragam pembiayaan, namun demikian tidak seluruh produk pembiayaan tersebut dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan sehingga jika ada produk yang tidak ditawarkan oleh PT. KCP Ampenan namun ada masayarakat yang mengajukan pembiayaan tersebut, maka KCP Ampenan akan merekomenadasikan dan mengarahkannya ke Cabang Cakranegara Mataram. PT. BNI Syariah KCP Ampenan memiliki 2 (dua) produk pembiayaan yaitu pembiayaan consumer/konsumtif dan

38PT. BNI Syariah KCP Ampenan, “Profile…, hlm. 6-8 serta diperkuat oleh Suhaili Dermawanto (Sales Bussines Head PT. BNI Syariah KCP Ampenan), Wawancara, Ampenan, 24 September 2019.

pembiayaan mikro. Sedangkan produk pembiayaan korporasi ditangani langsung oleh PT. BNI Syariah Cabang Cakranegara.

Pembiayaan consumer atau konsumtif PT. BNI Syariah KCP Ampenan terdiri atas beberapa jenis, yaitu :

1). Pembiayaan Griya iB Hasanah adalah pembiayaan kepemilikan rumah, ruko, kaplingan tanah, pembangunan dan renovasi rumah, pada pembiayaan ini menggunakan akad murabahah.

2). Pembiayaan Multiguna iB Hasanah adalah yaitu fasilitas pembiyaan konsumtif bagi pegawai/ karyawan perusahaan/

lembaga/ instansi/ atau professional untuk pembelian barang dengan agunan berupa fixed asset. Produk multiguna iB hasanah ini memiliki beberapa persamaan dengan produk griya iB hasanah, perbedaannya adalah bahwa pembelian bangunan atau tanah pertama mengatasnamakan bank, dengan kata lain barang yang dibeli sebagai jaminan nasabah kepada bank, lalu setelah nasabah melunasi angsuran maka akan diberikan hak penuh kepemilikan kepada nasabah pemohon pembiayaan. Akad yang digunakan adalah akad murabahah atau akad ijarah.

3). Pembiayaan Oto iB Hasanah, merupakan fasilitas pembiayaan konsumtif murabahah yang diberikan kepada nasabah untuk pembiayaan agunan kendaraan bermotor. Dapat berupa sepeda motor maupun mobil dan kendaraan yang lainnya. Namun di PT.

BNI Syariah KCP Ampenan, untuk produk oto iB hasanah dikhususkan kepada pembelian mobil baru.

4). Pembiayaan Emas iB Hasanah, sebuah produk pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat yang ingin memiliki emas atau logam mulia dalam bentuk batangan yang diangsur secara rutin setiap bulanya.

5). Pembiayaan Fleksi iB Umroh Hasanah, fasilitas pembiayaan konsumtif bagi pegawai/ karyawan perusahaan/ lembaga instansi untuk penggunaan jasa traveling dengan konsentrasi perjalanan ibadah umroh. Akad yang di gunakan pada pembiayaan fleksi iB umroh hasanah adalah akad ijarah multijasa yaitu pembiayaan yang dilakukan antara bank dengan nasabah untuk memperoleh manfaat atas suatu jasa.

Pembiayaan mikro terdiri atas beberapa jenis, yaitu :

1). Pembiayaan Mikro iB Hasanah adalah pembiayaan yang diperuntukan untuk pengusaha mikro dengan batas pembiayaan mulai Rp. 5.000.000,- sampai dengan Rp. 50.000.000,-. Jangka waktu pembiayaan 6 sampai 36 bulan. Dimana bertujuan sebagai modal kerja, investasi produktif maupun pembelian barang konsumtif lainnya yang mendukung kegiatan usaha pelaku usaha mikro.

2). Pembiayaan Mikro 3 iB Hasanah adalah pembiayaan usaha mikro dengan batas pembiayaan mulai dari ˃ Rp. 50.000.000,- hingga ≤

Rp. 500.000.000,-. Jangka waktu pembiayaan mulai 6 hingga 60 bulan. Tujuan pembiayaannya untuk pembelian barang modal kerja dan investasi produktif.

B. Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Murabahah dalam Menarik Minat Nasabah Non Muslimn Di PT. BNI Syariah KCP Ampenan

Sebelum peneliti memaparkan hasil temuan terkait dengan strategi pemasaran produk pembiayaan murabahah yang dilakukan oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan dalam menarik minat nasabah non muslim, terlebih dahulu peneliti paparkan bahwa dari berbagai produk pembiayaan yang dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan terdapat beberapa produk pembiayaan yang menggunakan akad murabahah, diantaranya adalah 1).

pembiayaan griya iB hasanah; 2). pembiayaan multiguna iB hasanah; 3).

pembiayaan oto iB hasanah; 4). pembiayaan emas iB hasanah; 5).

pembiayaan mikro iB hasanah; 6). pembiayaan mikro 3 iB hasanah.

Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan, bahwa sejak tahun 2016 sampai bulan Agustus 2019 terdapat 3 (tiga) orang non muslim yang menjadi nasabah pembiayaan di PT. BNI KCP Ampenan, dan ketiganya adalah nasabah pembiayaan griya iB hasanah. Namun disaat penelitian ini dilakukan terjadi penambahan 3 (tiga) orang non muslim yang menjadi nasabah pembiayaan murabahah pada produk pembiayaan mikro 3 iB hasanah, sehingga total nasabah non muslim menjadi 6 (enam) orang.

Nama Nasabah Non Muslim Yang Melakukan Pembiayaan Murabahah di PT.

BNI Syariah KCP Ampenan

No

Nama nasabah non muslim pembiayaan

Umur Pekerjaan Agama

1. Putu Astawe 46 tahun Polisi Hindu

2.

Parlindungan Situngker 41 tahun Jual bahan bangunan

Kristen

3.

Johan Saputra 43 Tahun Jual bahan bangunan

Kristen

4. Fendi Tata Paluan 40 Tahun PNS Hindu 5. Dedy Arie Soepiandy 35 Tahun Polisi Hindu 6. Devi Oktarini Sukmana 37 Tahun PNS Kristen

Terkait dengan strategi pemasaran pada produk-produk yang dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan khususnya produk pembiayaan dilakukan sama antara produk yang satu dengan produk yang lainnya. Artinya, bahwa kegiatan pemasaran produk pembiayaan yang dimiliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan semuanya ditawarkan kepada seluruh kalangan masyarakat baik muslim maupun non muslin, kecuali produk pembiayaan flexi iB umroh hasanah yang tidak ditawarkan kepada masyarakat non muslim.

Kondisi di atas, sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Suhaili Dermawanto selaku Sales Bussiness Head PT. BNI Syariah KCP Ampenan yang mengatakan bahwa :

“Pada dasarnya produk-produk pembiayaan yang kami miliki semuanya kami tawarkan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik itu muslim maupun non muslim. Hanya saja untuk pembiayaan flexi iB umroh hasanah tidak kita tawarkan kepada non muslim, karena hal tersebut tidak mungkin kita lakukan. Masak non muslim kita tawarkan umroh”. 39

Pernyataan Suhaili Dermawanto dikuatkan dengan pernyataan Risaldo Rama selaku Sales Assistant / Asisten Pemasaran PT. BNI KCP Ampenan yang mengatakan : “Benar apa yang dikatakan bos saya, jika produk-produk yang kami miliki semuanya kami tawarkan kepada masyarakat muslin maupun non muslim kecuali produk pembiayaan flexi iB umroh hasanah”. 40

Berkaitan dengan strategi pemasaran pembiayaan murabahah ini, peneliti menemukan fakta bahwa kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh PT.

BNI Syariah KCP Ampenan dilakukan dengan berbagai strategi, namun demikian secara umum PT. BNI Syariah KCP Ampenan lebih konsen dan fokus strategi pemasaran pembiayaan murabahah ini dilakukan melalui kegiatan promosi. Lebih jelas, kegiatan strategi pemasaran produk pembiayaan murabahah tersebut dapat peneliti paparkan sebagai berikut : 1. Strategi Pemasaran melalui Etis (akhlakiyyah)

Keistimewaan yang lainnya dari syariah marketer adalah mengedepankan akhlak dalam seluruh aspek kegiatannya. Pemasaran syariah adalah konsep pemasaran yang sangat mengedepankan nilai-nilai

39Suhaili Dermawanto, Wawancara, Ampenan, 25 September 2019.

40Risaldo Rama (Funding Assistant PT. BNI Syariah KCP Ampenan), Wawancara, Ampenan, 25 September 2019.

moral dan etika tanpa peduli dari agama manapun, karena hal ini bersifat universal.

Kegiatan akhlakiyyah yang dilakukan oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan dalam menarik minat masyarakat non muslin agar menjadi nasabah pembiayaan murabahah dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya :

a. Personal atau Direct Selling (Promosi Penjualan Secara Langsung) Kegiatan personal selling atau mendatangi langsung calon konsumen non muslim dilakukan oleh bagian pemasaran khususnya asisten pemasaran PT. BNI KCP Ampenan. Pada kegiatan ini, bagian pemasaran (sales) dengan membawa alat-alat media seperti brosur dan leaflet langsung bertatap muka dengan masyarakat non muslim sambil menawarkan dan memberi penjelasan terhadap produk-produk pembiayaan murabahah yang mereka miliki. Kegiatan personal selling ini dilakukan tidak saja hanya di rumah namun juga dilakukan di tempat kerja dari masayarakat non muslim, dalam hal ini misalnya dilakukan di toko milik masyarakat non muslim, kantor pemerintah yang memiliki karyawan non muslim dan tempat-tempat lainnya.

Bentuk komunikasi personal selling tidak hanya dilakukan sebagaimana tersebut di atas, namun juga dilakukan dalam bentuk over the phone (penawaran melalui telephon). Kegiatan ini dirasakan manfaatnya oleh pihak PT. KCP Ampenan lebih efektif dibandingkan dengan kegiatan promosi lainnya. Bentuk efektifnya terlihat

banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat non muslim yang secara langsung dijawab oleh bagian pemasaran sehingga memberikan kepuasan tersendiri bagi masyarakat non muslim sebagai sasaran promosi. Kegiatan tersebut telah memberikan wawasan pengetahuan masyarakat non muslim terhadap produk-produk bank syariah khususnya yang di miliki oleh PT. BNI Syariah KCP Ampenan.

Kondisi di atas sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Suhaili Dermawanto yang mengatakan :

“Sejak kantor ini berdiri, kami memiliki inisiatif untuk melakukan promosi produk pembiayaan secara langsung dengan cara mendatangi rumah, kantor-kantor instansi pemrintah maupun swasta atau juga dengan cara menelphon langsung ke masyarakat. Bagian pemasaran kami secara leluasa menjelaskan produk pembiayaan murabahah yang kami miliki. Masyarakat non muslimpun yang kami tawarkan menyambut baik langkah yang kami lakukan, mengingat mereka mendapatkan pencerahan terhadap bank syariah dan produk-produknya. Kami akui, ada pula satu atau dua orang yang kurang berkenan menerima ketika kami menawarkan produk produk pembiayaan murabahah tersebut. Namun demikian, secara umum masyarakat non muslim antusias dan menerima dengan senang hati kedatangan kami maupun telphon yang kami lakukan”. 41

Pernyataan Suhaili Dermawanto diperkuat dengan pernyataan Rachmat Dirgayuda yang menyatakan :

“Benar mba apa yang dikatakan beliau, saya kebetulan selaku bagian pemasaran jadi saya tau apa saya dan kawan-kawan telah lakukan. Sejak kantor ini berdiri, kami telah melakukan berbagai kegiatan promosi. Dan salah satu promosi yang kami lakukan adalah menawarkan produk-produk pembiayaan murabahah kepada massyarakat non muslim yang berada di daerah ampenan ini. Kebetulan disini kan masyarakatnya beragam, ada muslim, hindu, Kristen dan konghucu. Kami keliling dari rumah ke rumah, toko ke toko, maupun ke

41Suhaili Dermawanto, Wawancara, Ampenan, 25 September 2019.

perkantoran pemerintah dan swasta. Jika mereka tidak sempat memberikan waktunya saat dikantor, atau toko, kami meminta no. hp mereka dan meminta ijin suatu waktu dapat berkomunikasi secara langsung melalui telephon. Jika di ijinkan, baru kami lakukan. Alhamdulillah respon masyarakat non muslim ketika kami paparkan produk-produk pembiayaan yang kami miliki khususnya pembiayaan murabahah, mereka sangat antusias dan sangat senang atas penjelasan yang kami lakukan”.42

Senada dengan pernyataan para karyawan bank di atas, nasabah non muslim pun mengatakan hal yang sama, salah satu diantaranya pernyataan Bapak Putu Astawa yang mengatakan :

“Saya sebenarnya tidak mengetahui sama sekali tentang bank syariah. Namun ketika saya sedang piket di kantor, saya didatangi seseorang yang mengaku sebagai pegawai bank BNI syariah Ampenan, saya masih ingat namanya Bapak Rachmat.

Dia meminta waktu kepada saya untuk menjelaskan produk bank syariah tempat dia bekerja. Saat itu, karena saya sedang piket jaga di pos, maka saya tidak boleh lama-lama berbicara dengan beliau. Saat ini hanya sekilas saya dijelaskan tentang produk-produk pembiayaan oleh beliau. Kemudian beliau meminta no. hp saya dan meminta ijin untuk sewaktu-waktu dibolehkan menelphon saya, dan saya berikan ijin. Beberapa hari kemudian, beliau menelphon saya dan menjelsakan secara gamblang tentang apa itu bank syariah, produknya apa saja, dan perjanjian yang digunakan apa saja. Dia lebih banyak menerangkan tentang pembiayaan murabahah. Saat itu saya sama sekali tidak mengerti karena masih awam dengan istilah- istilah yang digunakannya. Namun, seiring waktu, saya terus di terangkan kembali melalui telephon tentang pembiayaan murabahah. Akhirnya sekarang saya paham apa itu pembiayaan syariah”.43

Terkait dengan proses penawaran pembiayaan murabahah dengan mekanisme personal selling ini, para petugas pemasaran atau sales dalam melakukan pemasarannya dilakukan dengan cara-cara

42Rachmat Dirgayuda (Sales Assistant / Asisten Pemasaran). Wawancara, Ampenan, 25 September 2019.

43Putu Astawa (Polisi/Nasabah Pembiayaan Murabahah Produk Griya iB Hasanah PT..

BNI Syariah KCP Ampenan), Wawancara, Ampenan, 26 September 2019.

yang baik dan sopan serta dikondisikan agar setiap penawaran dilakukan dengan suasana penuh kekeluargaan, dimana masyarakat non muslim diajak dialog dan curhat tentang keinginan mereka terhadap pelayanan perbankan syariah. Petugas marketing selalu melayani pertanyaan dengan halus, lembut dan antusias khususnya selama mereka menerangkan kondisi produk pembiayaan yang ada serta diwajibkan untuk berpakaian rapi.

Gambaran kondisi di atas sebagaimana tertuang dari hasil pernyataan Bapak Putu Astawa yang mengatakan :

“Saya sangat kagum pada petugas marketing bank BNI Syariah, karena saat itu dia sangat-sangat sopan menawarkan dan menjelaskan produk-produk yang mereka miliki. Baik saat ketemu saya dikantor maupun ketika dia menawarkan produknya melalui telephon. Selain sopan dan santun, cara berpaakaiannyapun sangat rapi sekali. Aroma minyak wanginya sangat kental”. 44

b. Periklanan

Periklanan adalah satu bentuk kegiatan promosi yang dilakukan oleh pihak bank dengan cara memasarkan produk tersebut melalui media massa baik cetak maupun elektronik. Kegiatan promosi perikalanan yang dilakukan oleh pihak PT. BNI Syariah KCP Ampenan, lebih di fokuskan pada kegiatan pemasangan iklan melalui spanduk dan atau baliho. Alasannya dikarenakan periklanan melalui media massa cetak maupun elektornik telah dilakukan atau ditangani langsung oleh PT. BNI Syariah kantor Pusat, karena kegiatan melalui

44Ibid.

Dokumen terkait