• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Umum Rumah Makan Konoha Grill Mataram

BAB II PAPARAN DAN TEMUAN DATA PRAKTEK JUAL

A. Gambaran Umum Rumah Makan Konoha Grill Mataram

Penelitian ini dilakukan di rumah makan Konoha Grill Mataram yang berlokasi di Jl. Pemuda No.7, kelurahan Gomong, kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Provinsi Nusa tenggara Barat (NTB).

Rumah makan Konoha Grill Mataram pertama kali dibuka pada tanggal 6 November 2020, sudah berjalan selama satu tahun lamanya. Pendiri rumah makan Konoha Grill Mataram di pegang oleh 2 oner yang bernama bapak Hadi Sultoni, dan bapak Suwandi, Namun rumah makan ini dibawah kendali Manager restorant. Sebagaimana manager restorant Konoha Grill bernama bapak Fery yang di damping oleh 16 kariyawan yang memiliki beberapa bagian yaitu dibagian dapur 5 orang, back office 2 orang, dan service 6 orang.

71 Rumah makan Konoha Grill Mataram adalah tempat makan yang pertama kali menjual makanan dengan menerapkan konsel all you can eat di Mataram. Rumah makan all you can eat dibuka setiap hari dengan Jam operasional dimulai dari pukul 11:00-22:00 WITA. Dengan menyajikan hidangan buffet all you can eat khas jepang yang lezat. Rumah makan Konoha Grill ini memiliki suasana Jepang yang cukup terasa, dengan Pilihan kayu yang mendominasi ruangan, mural yang bertema Jepang di dinding, hiasan pohon-pohon dan bunga yang mempercantik ruangan dan sambutan hangat para kariyawan untuk para pelanggan.

B. Proses Penjualan Makanan Konsep All You Can Eat Didalam proses penjualan all you can eat ini di serahkan kepada semua kariyawan yang berkerja di rumah makan Konoha Grill Mataram. Sebagaimana disetiap kariyawan memiliki tugas masing-masing dalam proses penjualan makanan konsep all you can eat.

72 Proses pertama yang terjadi pada saat penjualan makanan konsep all you can eat ini, yaitu terjadinya transaksi dan akad antara kasir dengan pengujung. Dalam transaksi dan akad ini kasir memberikan arahan kepada pelanggan yang membeli makanan all you can eat. Kemudian pelanggan memesan makanan sesuai menu yang diinginkan, setelah itu pelanggan membayar makanan yang dipesan.

Dalam penjualan konsep all you can eat proses pembayaran dilakukan di awal transaksi, setelah dilakukannya pembayaran pelanggan akan diberikan nomor meja yang akan ditempati.

Dalam proses Penyajian makanan disediakan dalam bentuk prasmanan, sebagaimana pelanggan bisa mengambil makanan sesuai dengan yang di inginkan dan bebas makan sepuasnya, Jika pelanggan memesan menu Chunin, maka daging nya bisa diambil langsung ke prasmanan. Namun jika memesan menu Hokage dan Daimyo, daging akan disiapkan oleh bagian dapur. Proses penyantapan makanan dilakukan dengan cara pelanggan memasak sendiri, yang dimana bisa

73 dengan cara di grill, atau shabbu. Semua peralatan untuk memasak makanan telah disediakan dimeja pelanggan.45

Untuk jumlah dan banyak makanan yang boleh diambil oleh pelanggan, pihak rumah makan tidak menentukan hal ini, karena konsep all you can eat ini tidak memberikan batasan kepada para pelanggan dalam mengambil dan menyantap makanan yang di prasmanan.46 Tidak diterapkan banyak dan jumlah makanan yang boleh diambil, dalam hal ini pihak rumah makan telah memperhitungkan akan hal itu, karena pihak rumah makan memiliki tujuan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggannya. Seperti yang telah peneliti temukan dari wawancara bersama kosumen rumah makan Konoha Grill mataram, menyatakan bahwa :

“Terkait dengan tidak diterapkannya banyak dan jumlah makanan oleh pihak resto, yang bisa diambil oleh pelanggan. Menurut saya ini tidak menjadi masalah karena dengan hal itu saya bisa puas

45 Ica, Kariyawan Konoha Grill, Wawancara, Mataram, 18 Februari 2022.

46 Nadia, Konsumen, Wawancara, Mataram, 18 Februari 2022.

74 menyantap makanannya, sebagaimana hal ini

sebanding dengan bayaran yang saya keluarkan”.47 Namun ada juga beberapa pelanggan menganggap, karena tidak diberikan batasan, jumlah, kadar makanan yang boleh diambil, hal ini yang memebuat para pelanggan mengambil sepuasnya tanpa mengmperkira porsi makanannya apakah itu kebanyakan atau tidak. Ssehingga hal ini banyak pelanggan yang dikenakan denda karena tidak menghabisnkan makanan yang telah di ambilnya. Kejadian ini yang peneliti dapatkan dari hasil observasi lapangan, dan untuk memeperkuat temuan peneliti juga melakukan wawancara dengan salah satu pelanggan, yang menyatakan bahwa:

“saya pernah dikenakan denda karena tidak menghabiskan daging, dikarenakan daging itu terlalu banyak sehingga saya tidak bisa menghabiskannya, kemudain pada saat saya selesai makan. Pihak kariyawan Konoha menyampiri saya, dan berkata bahwa saya dikenakan denda karena tidak menghabiskan daging. Daging yang saya tidak habiskan itu kemudian dibawa ke kasir, dan ditimbang. Berat daging yang tidak saya habiskan sebanyak 120 gram. Dan saya dikenakan denda sebesar Rp.25.000.”48

47 Ade, Konsumen, Wawancara, Mataram, 21 Februari 2022.

48 Dara, Konsumen,Wawancara, Mataram, 25 Maret 2022.

75 Makanan yang di sediakan berupa daging-dagingan, sayur-sayuran, sosis, naget, nasi putih, nasi goring, dan juga disedikan minuman seperti air putih, es jeruk, es the dan lain sebagainya.

Dalam Praktek Jual Beli Makanan Konsep All You Can Eat saat ini sedang mencuri pandangan dikalangan anak-anak muda, dikarenakan konsep yang baru, sebagiman bahwa pelanggan bisa mengambil makanan sepuasnya, dan memasaknya sendiri.

Praktek jual beli konsep all you can eat menggunakan akad dengan kata-kata (Ijab Kabul). Sebagaimana ucapan untuk melakukan sebuah transaksi yang akan dijalin dilakukan oleh kasir, dan kemudian Kabul yang diucapkan oleh pelanggan yang menyetujui akad tersebut dengan kehendak sendiri.

Dalam akad yang dilakukan oleh kasir dan pelanggan terdapat beberapa ketentuan yang harus di perhatikan oleh pelanggan dalam pembelian makanan all you can eat, jika ketentuan- ketentuan itu telah di setujui maka transaksi dikatakan telah terjadi.

76 Setelah pelanggan mengerti akan ketentuan-ketantuan dalam konsep all you can eat, pelanggan akan diberikan daftar menu, kemudian pelanggan bisa memilih menu makanan yang ingin di nikmati, setelah pemesanan makanan pelanggan akan melakukan pembayaran diawal. Setelah dilakukan pembayaran pelanggan diberikan nomor kursi yang sudah disiapkan oleh pihak rumah makan, meja yang disiapkan sudah lengkap dengan alat-alat dan bahan-bahan yang akan digunakan oleh pelanggan dalam menyantap makanan.

Peneliti menemukan beberapa kejadian dilapangan.

Pertama, dengan pelanggan yang bernama mba Najwa pada saat itu sedang makan di rumah makan Konoha Grill Mataram, yang memesan menu all you can eat. Pelanggan tersebut makan bersama dengan dua temannya dengan memesan menu makanan Chunin seharga Rp. 139.000, jenis- jenis makanan yang disediakan berupa Regular Package, Hon Misuji, Chiken Sliced. Semua menu yang dipesannya disedikan di atas meja mereka mereka oleh back office, dan

77 untuk menu-menu all you can eat seperti minuman, sosis, sayur-sayuran, dan beberapa jenis makanan penutup, diambilnya dengan sendiri di meja prasmanan. Makanan yang diprasmanan mereka mengambilnya sesuai dengan porsi mereka. Mereka menikmati makanan dengan puas, tanpa sadar kalau mereka telah melebihi dari waktu yang diberikan.

Yang pada saat itu mereka ditegur oleh back office, dengan diberitahu bahwa waktu makan mereka telah melebihi dari waktu yang ditentukan, sehingga pada saat itu mereka diarahkan ke kasir dan kasir memberitahu biaya tambahan atas melanggarnya dari batas waktu sebesar Rp. 25.000, hal ini sesuai dengan aturan rumah makan. Dengan kejadian itu, peneliti juga melakukan wawancara dengan mba najwa dan menyatakan bahwa:

“saya memang melebihi dari waktu yang ditentukan oleh rumah makan, dan saya dikenakan denda. Pada saat saya makan, pengunjung rumah makan Konoha lagi rame-ramenya, sehingga para petugas di sana sangat teliti memperhatikan pelanggan yang baru datang dengan yang sudah lama. Awalnya saya dengan teman-teman saya tidak tahu kalau kami melebihi batas waktu, namun karena petugasnya

78 negur saya sehingga itu saya sadar kalau memang saya melewati batas ketentuan.”49

Kemudian ada juga kejadian yang peneliti tangkap di tempat lokasi pada saat melakukan observasi kelapangan. Kejadian ini terjadi kepada mba ade yang padasaat itu datang dengan 3 temannya, dengan memesan makan makanan all you can eat.

Mereka menikmati hidangan dengan sangat lahap, dan kemuidan mereka merasa sudah kenyang semua dan ternyata mereka menyisakan beberapa daging, sehingga pihak back office menghapiri mereka, dimana pihak back office menayakan apakah mereka tidak bisa megabiskan makanan mereka.. setelah itu mereka di arahkan ke kasir, dan daging yang tersisa dibawa ke kasir untuk ditimbang apakah mencapai berat dari ketentuan, dan ternyata daging yang tersisa memiliki berat sebesar 110 gram, maka dengan itu mba ade dengan teman-temannya dikenakan denda sebesar Rp. 25.000. Kemudian untuk memperkuat temuan peneliti juga melakukan wawancara dengan pelaku akad tersebut dengan cara wawancara.

49 Najwa, Wawancaram, Mataram, Sabtu 19 Maret 2022.

79

“pada saat saya makan dengan teman-teman, saya mengambil banyak makanan dimeja prasmanan, dan daging yang disediakan oleh pihak rumah makan banyak.

Pada saat pembelian saya dikasitau bahwa semua daging dan menu makanan yang diprasmanan bisa dinikmati dengan sepuasnya. Dan hal itu tentunya membuat saya dengan temanpteman saya bersemangat untuk menikmati makanannya, tanpa sadar saya dengan teman-teman saya tidak bisa menghabiskan menu makanan itu dan kami dikenakan denda.”50

Dalam prakteknya semua aturan-aturan itu berlaku dengan baik, dan setiap pelanggan yang melanggar atyuran itu akan di berikan arahan oleh back office disana. Kemudian akan dijelaskan terkait pelanggaran yang dilakukannya. Dan setiap pelanggaran akan denda untuk aturan batas waktu dan sisa makanan, akan diselesaikan pada saat akhir transaksi oleh pelanggan yang melanggar akan diselesaikan dengan pihak kasir.

50 Shopia, Konsumen, Wawancara, Rabu 26 Februari 2022.

80 C. Jenis-jenis Menu Makanan All You Can Eat

Jenis-jenis makanan yang disediakan untuk konsep All You Can Eat, Shabu dan Grill, di rumah makan Konoha Grill Mataram, berupa:

a. Chunin, dengan harga Rp. 139.000

Regular Package

Hon Misuji

Chiken Sliced

b. Hokage, dengan harga Rp. 179.000

Premium Package

Shaikoro Wagyu

Beet Enoki Roll

Hon Misuji

Chiken Siliced

c. Daimyo, dengan harga Rp. 253.000

Supreme Package

Wagyu Sliced

Wagyu Steak

81

Wagyu Cut

Saikoro Wagyu

Beef Enoki Roll

Han Misuji

Chikend Sliced Shabu Only :

a. Jounin, denga harga Rp. 99.000

Beef Shabu-shabu, Konoha Soup, Shabu Station, Side Dish, Tempura Station, Beverage, Desseert, Appetizer.

Untuk memeperkuat temuan peneliti di lapangan, peneliti melakukan wawancara dengan salah satu kariyawan di rumah makan Konoha Grill Mataram, yang menyatakan bahwa, penujualan makanan all you can eat memiliki konsep pelanggan diberikan kewenangan untuk mengambil dan menyantap makanan sepuasnya. Selain dari menu paketan all you can eat, pihak rumah makan juga menyediakan menu makanan tambahan yang bisa diambil sepuasnya. Menu makanan tambahan berupa nasi putih, nasi goreng, sosis, sayur-sayuran, dan minum-minuman yang berupa air putih, es

82 jeruk dan sebagainya. Semua menu makanan yang disediakan di prasmanan pelanggan bisa mengambil dengan sepuasnya.51 Peneliti jugamelakukan wawancara dengan salah satu pelanggan yang menyatakan bahwa:

“sistem penyediaan makanan all you can eat di rumah makan Konoha Grill ini, menurut saya sangat rapi.

Namun terkadang beberapa makanan yang di prasmanan sering kali kosong, tetapi karena banyak ragamnya jika satu yang kosong kita bisa memilih menu yang lain.”52 D. Aturan di Rumah Makan Konoha Grill Mataram

Rumah makan Konoha Grill Mataram memiliki beberapa aturan yang diterapkan untuk para pelanggan yang berkunjung untuk makan menu All You Can Eat. Konsep all you can eat menerapkan aturan-aturan kepada pelanggan, sebagaimana aturan-aturan ini dijelaskan oleh pihak kasir kepada pelanggan pada saat transaksi awal dilakukan.

Meskipun konsep penjualan makanan yang diterapkan oleh pihak rumah makan menggunakan All You Can Eat (makan sepuasnya), tapi pihak rumah makan Konoha juga

51 Ica, Beck Office, Wawancara, Gomong , 18 Februari 2022.

52 Zuhairatul, Konsumen, Wawancara,Mataram, 18 Februari 2022.

83 memiliki batasan-batasan kepada para pelanggan yang seharusnya di patuhi, yaitu:

a. Pelanggan diberi batas waktu selama 1 jam 45 menit untuk menikmati hidangan makanan, jika melebihi dari waktu yang sudah ditentukan pelanggan akan diberikan biaya tambahan sebanyak Rp. 50.000

b. Penerapan denda untuk pelanggan yang tidak menghabiskan menu makanan daging, akan dikenakan sebesar Rp 25.000/100 gram daging.

c. Makanan yang sudah diambil tidak boleh dibawa pulang.53

Aturan pengambilan makanan tidak ada ketentuannya, karena pelanggan bisa mengambil makanan sepuasnya sesuai dengan porsi masing-masing, tanpa ada peraturan untuk jumlah pengambilan bagi porsi makan banyak dan sedikit, semua sama saja dengan satu kali bayar diawal transaksi.

Untuk memeperkuat temuan peneliti dilapangan, peneliti melakukan wawancara bersama dengan para pengunjung

53 Fery, Manejer Restorant, Wawancara, Gomong, 3 Januari 2022.

84 untuk mengetahui mengenai konsep All You Can Eat di rumah makan Konoha Grill Mataram dalam pandangan mereka. Dari hasil wawancara peneliti dapat menyimpulkan bahwa harga makanan untuk porsi banyak maupun sedikit bayarannya sama saja, yang dilakukan diawal transaksi hal itu sudah diterapkan. 54

Aturan-aturan untuk incas (biaya tambahan) bagi yang melewati batas waktu yang telah ditetapkan, hal ini dibuat untuk menghindari kenumpukan pelanggan, dan juga pembatas waktu ini diterapkan untuk membuat pelanggan bisa lebih bijak dalam menyikapi makanan yang telah diambil dan bisa menakar sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Dan untuk pelanggan mengambil makanan tanpa melihat porsi, sehingga terjadinya kenumpukan makanan, yang kemudian tidak bisa di habiskan. Hal ini pihak rumah makan menerapkan aturan denda bagi pelanggan yang tidak menghabiskan makanan yang telah diambil. Namun dari

54 Nadia, Konsumen, Wawancara, Gomong, 18 Februari 2022.

85 beberapa pelanggan berbeda dalam menyikapi aturan denda bagi makanan yang tidak dihabiskan. Yang dimana ada beberapa pelanggan menyembunyikan makanan yang tidak dihabiskan kedalam tas ada juga yang membuangnya dengan diam-diam ke toempat sampah, dan ada juga yang mengikuti aturan. Makanan disebunyikan dan dibuang ketempat sampah, hal dilakukan kerena konsep makanan all you can eat ini menerapkan semua makanan yang telah diambil harus dihabiskan, dan pelanggan tidak dibolehkan untuk membawa pulang makanan tersebut.

86 BAB III

PEMBAHASAN

ANALISIS TINJUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP JUAL BELI KONSEP ALL YOU CAN EAT A. Akad Dalam Jual Beli Makanan Konsep All You Can Eat

Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah

Dalam hukum ekonomi syariah jual beli itu boleh (mubah) hukumnya, dan islam tidak mengharamkannya. Namun jual beli bisa dikatakan haram apabila menjual makanan dan minuman yang mengandung hewan-hewan yng dilarang dalam syara’ seperti daging babi, dan menjual minuman yang memabukkan. Jual beli adalah sebuah transaksi yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sehingga dalam praktik jual beli manusia saling beriteraksi satu sama lain, menjalin sebuah hubungan yang dilandasi dengan keinginan kedua pihak. Dalam melakukan jual beli harus terjadinya akad yang mengakibatkan tibulnya ijab Kabul. 55

55 Madani, Fiqih Muamalah,( Jakarta: Kencana, 2012), Hlm 72.

87 Akad adalah sebuah transaksi yang membutuhkan kesepakatan, baik dalam membuat perjanjian transaksi jual beli, yang bertujuan untuk mendapatkan sebuah kesepakatan bisnis. Kesepakatan dalam sebuah akad harus dilandasi dengan suka sama suka, dan memenuhi janji-janji yang telah dibuat oleh kedua pihak dalam proses akad tanpa ada kerugian yang ditanggung oleh keduapihak.

Menurut komplikasi Hukum Ekonomi Syariah ada dua bentuk akad, yaitu:

a. Akad dengan kata-kata, dinamakan ijab kabul. Ijab berarti kata-lata yang diucapkan oleh pejual terlebih dahulu untuk melakukan perjanjian bisnis, sedangkan kabul yaitu ucapan terima atau persetujuan dari pembeli untuk melakukan binis tersebut.

b. Akad dengan perbuatan (Mu‟athah), akad jual beli tanpa ada pesetujuan dengan kata-kata, namun persetujuan dilakukan dengan perbuatan.56

56Mardani, (Fiqih Ekonomi Syariah, Jakarta: Kencana 2013), hlm 103.

88 Pada praktik akad jual beli makanan all you can eat yang digunakan yaitu akad dengan kata-kata yang dilakukan antara kasir dengan pelanggan. Dalam menciptakan sebuah kesepakatan dalam akad, pada saat akad awal pihak rumah makan Konoha Grill memberikan beberapa penjelasan mengeni makanan all you can eat kepada pelanggan yang hendak membelinya. Hal ini dilakukan oleh kasir agar pelanggan mengerti terhadap konsep all you can eat, sehingga tidak menimbulkan ketidak pahaman yang membuat terjadinya kesalah pahaman antar pihak. Jika pelanggan merasa sudah paham dengan konsep all you can eat maka akad telah terjadi. Dalam terjadinya akad ditandai dengan persetujuan pelanggan untuk membeli makanan dan kemudian membayarnya. Sehingga dalam hal ini akad antar kasir dan pelanggan dikatakan telah terjalin, dengan persetujuan dan suka sama suka.

Dalam Al-Qur’an menjelaskan mengenai perjanjian dalam sebuah akad, yaitu:

89

ُّبِحُي َ ّٰاللّ َّىِاَف ىٰقَّتاَّ ٍِٖذَِْعِب ىٰفَّْا ْيَه ىٰلَب َيْيِقَّتُوْلا

Artinya: “Sebenarnya siapa yang menempati janji yang dibuatnya dan bertaqwa, maka sesuangguhnya Allah menyukai orang yang bertakwa.”57

Dasar kedua adalah firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

ٰٓ َّلَِّا ِلِطاَبْلاِب ْنُكٌَْيَب ْنُكَلاَْْهَا ا ُْْٰٓلُكْأَت َلَّ اٌَُْْهٰا َيْيِزَّلا اَُِّيَآٰٰي َّىِا ۗ ْنُكَسُفًَْا ا ُْْٰٓلُتْقَت َلََّّ ۗ ْنُكٌِّْه ٍضاَشَت ْيَع ًةَساَجِت َىُْْكَت ْىَا نْيِحَس ْنُكِب َىاَك َ ّٰاللّ

ا

Artinya: “……,Janganlah kamu saling memakan harta dengan jalan batil ( tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku suka sama suka…….”58

Ayat diatas menegaskan bahwa dalam transaksi dalam perdagangan diharuskan adanya kerelaan kedua belah pihak.

Walau kerelaan adalah sesuatu yang tersembunyi dilubuk hati, tetapi indikator dan tanda-tandanya dapat dilihat dan dirasakan. Jadi dalam sebuah transaksi perdagangan jika

57 QS, Ali Imran [3]: 76.

58 QS, An-Nisa [4]: 29.

90 sudah terjadinya ijab dan qabul, atau apa saja yang dikenal dengan adat kebiasaan sebagai serah terima adalah bentuk- bentuk yang digunakan hukum untuk menunjukkan kerelaan.

59

B. Rukun dan Syarat Jual Beli Konsep All You Can Eat Dalam Tinjuan Hukum Ekonomi Syariah

Ketentuan jual beli dalam islam bahwa yang berhak melakukan jual beli adalah orang yang balig, berakal, dan dilakukan dengan kehendak sendiri. Begitu juga dalam transaksi jual beli makanan all you can eat ini, orang-orang yang melakukan akad tersebut tentunya sudah dewasa dan bisa membedakan yang baik dan buruk dari transaksi yang dilakukannya. Karena konsep makanan all you can eat ini dilakukan oleh orang-orang yang bisa memasak dan tidak mungkin dilakukan oleh orang gila atau anak kecil, dikarenakan tidak bisa melakukan prakteknya.

Rukun jual beli yang harus ada yaitu

59 Muhammad Hahdi Zuhdi, Prinsip-prinsip Akad Dalam Transaksi Ekonomi Isiam, Vol. 9 ,Nomor 2 , Juni 2017.

91 1. Penjual dan pembeli

2. Objek transaksi

3. Shighat, yaitu ijab qobul

Dalam praktik jual beli all you can eat ini sudah memenuhi rukun dalam akad yang dilakukan oleh penjual dan pembeli, kemudian terkait ojek transaksi yaitu berupa makanan daging- dagingan, serta minuman, yang kemudian transaksi ini tentunya membutuhkan sebuah kesepakatan pada saat proses awal pembelian. Dalam jual beli makanan all you can eat rumah makan Konoha Grill Mataram menjual makanan yang dijamin 100 % halal, karena jenis-jenis makana yang diperjual beruma daging sapi, ayam, sayur-sayuran, sosis ayam/sapi, naget dan sebagainya, dimana tidak adanya daging-daging yang dari hewan-hewan yang dilarang dalam islam. Begitu juga dengan minuman yang disediakan berupa es jeruk, es the dan air putih tidak mengandung minuman yang memabukkan. Sehingga jual beli makanan all you can eat dapat dikatakan sah, sesuai dengan ketentuan dalam hukum islam.

92 Syarat-syarat jual beli yang harus ada yaitu :

1. Syarat In’iqad 2. Syarat Nafadz 3. Syarat Luzum 4. Syarat Sah 60

Jual beli all you can eat menjual makanan berupa daging- dagingan, tentunya hal ini bisa dilihat dari konsep hidangan grill dan shabu. Jual beli all you can eat ini adalah sebuah restorant yang langsung di kelola oleh si pemilik. Sehingga segala sesuatu yang diperjual tentunya jelas asal usulnya.

Dalam proses pembelian makanan all you can eat ini dilakukan serah terima secara langsung oleh si penjual yang kemudian diterima oleh sipembeli. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa praktik jual beli all you can eat ini telah memenuhi syarat-syarat jualbeli. Karena dengan terpenuhinya syart-syarat jual beli dapat mencegah terjadinya pertentangan

60Dimyauddin Djuwaini, Pengantar Fiqih Muamalah, (Penerbit : Pustaka Pelajar, April 2015), hlm 74.

93 dan perselisihan di antara pelaku bisnis, dan dapat menjaga hak dan kemaslahatan dalam proses transaksi.

Dalam praktek dilapangan, pada saat akad pelanggan dengan pihak rumah makan melakukan perjanjian secara lisan dan hanya ditulis mengenai hal-hal yang dianggap perlu saja, salah satunya mengenai penerapan denda ini sudah dibicarakan diawal transaksi sehingga tidak terjadinya perselisihan. Perjanjian yang dilakukan hanya berdasarkan pada kesepakatan yang dilandasi dengan rasa saling percaya satu sama lain, meskipun kesepakatan para pihak sangatlah sederhana, namun hal ini sudah memenuhi syarat sahnya akan sebuah perjanjian. Hal ini sesuai dengan ketentuan perjanjian dalam pasal 1320 KUHPerdata yang berisi:

1) Kesepakatan, 2) Kecakapan,

3) Sesuatu hal tertentu, dan 4) Kuasa yang halal.61

61Shanti Rachmadyansah,”HukumPerjanjian”,dalam https ://www.hukumonline.com/klinik/a/hukum-perjanjian-

lt4c3d1e98bb1bc., diakses Pada Tanggal 29 Maret 2022.

Dokumen terkait