• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hakikat Media Pembelajaran

A. Kajian Pustaka

4. Hakikat Media Pembelajaran

a. Pengertian Media Pembelajaran

Kata media berasal dari bahasa latin medium yang secara harfiah berarti “tengah‟, “perantara‟, atau “pengantar‟. Dalam bahasa arab media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima (Arsyad, 2019: 3). Schram dan Suparman (Anisa dkk, 2018:

104) menjelaskan bahwa media adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Pengertian yang dikemukakannya tidak jauh beda dengan pengertian yang dikemukakan oleh Asociation of Education Comunication Technology (AECT), yang mana media diartikan dengan segala bentuk dan saluran yang dapat dipergunakan untuk proses penyalur pesan. Media merupakan alat yang digunakan untuk menyalurkan pesan atau informasi dari pengirim kepada penerima pesan. Sedangkan Gerlach dan Ely (Arsyad, 2019: 3)

mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Dalam pengertian ini, guru, buku teks dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses pembelajaran cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.

Kemunculan media mempunyai arti yang sangat penting. Karena dalam pembelajaran di sekolah, ketidakjelasan bahan ajar yang disampaikan oleh guru dapat dibantu dengan menggunakan media sebagai perantara atau alat bantu. Alat bantu media dapat mewakili apa yang kurang mampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat.

Dengan kehadiran media sangat berpengaruh dengan keabstrakan bahan ajar yang dapat dikonkretkan dengan media. Namun perlu di ingat, bahwa peranan media tidak akan terlihat bila penggunanya tidak sejalan dengan isi dan tujuan pengajaran yang telah dirumuskan. Oleh sebab itu, tujuan pengajaran dijadikan sebagai pangkal acuan untuk menggunakan media (Djamarah, 2015: 121).

Pembelajaran merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia yang harus dilakukan secara terus-menerus selama manusia hidup. Isi dan proses pembelajaran perlu terus dimutahirkan sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan masyarakat (Ngalimun,

2018: 110). Pembelajaran adalah proses interaksi siswa dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercaayaan pada siswa. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu siswa agar dapat belajar dengan baik. Pembelajaran akan memberikan hasil yang lebih baik jika didesain sesuai cara manusia belajar (Sohibun dan Filza yuliana, 2017:

1).

Menurut Rohmat (Oktavia, 2017 : 10) media pembelajaran merupakan sarana atau alat terjadinya proses belajar mengajar yang dapat dipakai unuk memberikan rangsangan sehingga terjadi interaksi belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan pengajaran tertentu.

Menurut Wati (2016: 3-4) media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif, dimana penerima pesan (siswa) dapat melakukan proses belajar yang efektif dan efisien. Media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk meyampaikan isi materi pembelajaran. Media pembelajaran adalah alat yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dan pesan-pesan pengajaran/pembelajaran dari sumber belajar yaitu guru kepada siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa media atau media pembelajaran adalah sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses pembelajaran secara efektif dan efisien.

Penggunaan media pembelajaran dapat membantu pencapaian keberhasilan belajar.

b. Fungsi Media Pembelajaran

Fungsi utama media pembelajaran adalah sebagi alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Menurut Arsyad (2019: 19) Media memiliki beberapa fungsi diantaranya,

(1) media pembelajaran berfungsi mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh para pserta didik. (2) media pembelajaran berfungsi menembus batass ruang kelas. (3) media pembelajaran berfungsi menjalin intraksi lansung antara siswa dngan lingkungannya. (4) media mengahasilkan keseragaman pengamatan. (5) media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, kongkrit, dan realistis. (6) media membangkitkan keinginan dan minat baru. (7) media membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar. (8) media memberikan pengamatan yang integral/menyeluruh dari yang konkrit sampai yang abstrak.

Secara umum media pembelajaran mempunyai fungsi sebagai berikut:

1) Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalitas, sehingga mempermudah siswa dalam memahami pesan tersebut.

2) Mengatasi keterbatasan ruang waktu dan daya indra.

3) Menarik perhatian siswa dalam proses belajar mengajar.

4) Menimbulkan semangat belajar pada siswa.

5) Memungkinkan terjadinya interaksi yang lebih langsung antara siswa dengan lingkungan dan kenyataan.

6) Memungkinkan siswa belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya

7) Mempersamakan pengalaman dan persepsi antar siswa dalam menerima pesan.

Penggunaan media dalam mengkomunikasikan pesan kepada siswa mengalami perkembangan yang lebih lanjut dari fungsi komunikasi bergeser kepada fungsi keterlibatan langsung dan interaksi antara siswa dengan media pengajaran yang sering disebut sumber belajar. Walaupun tanpa didampingi guru siswa dapat melibatkan diri secara langsung (berinteraksi) dengan media sebagai sumber belajar untuk mengkaji pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. Jadi dalam proses belajar media sangat berfungsi untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Karena media berfungsi salah satunya untuk menarik perhatian, mempercepat pemahaman, memperjelas penyajian, dan tidak kalah pentingnya yaitu menghilangkan rasa bosan. Dalam belajar apabila ada salah satu masalah yang di atas pasti berimbas pada menurunnya keinginan siswa untuk belajar dan mengakibatkan menurun pula hasil belajar siswa (Mawaddah, 2015: 9).

c. Manfaat Media Pembelajaran

Manfaat media pembelajaran baik secara umum maupun secara khusus sebagai alat bantu pembelajaran bagi pengajar/guru dan pembelajar/siswa. Menurut Sanaky (Andriyani, 2017: 26) Manfaat media pembelajaran adalah :

1) Pengajaran lebih menarik perhatian pembelajar sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar

2) Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih dipahami pembelajar, serta memungkinkan pembelajar menguasai tujuan pengajaran dengan baik

3) Metode pembelajaran bervariasi, tidak semata-mata hanya komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata lisan pengajar, pembelajar tidak bosan, dan pengajar tidak kehabisan tenaga

4) pembelajar lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan penjelasan dari pengajar saja, tetapi juga aktivitas lain yang dilakukan seperti: mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dan lain-lain.

Dari beberapa manfaat media pembelajaran diatas dapat diambil kesimpulan bahwa manfaat media dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pelajaran dan membantu siswa dalam memahami pelajaran yang di sampaikan oleh guru. Selain itu manfaat media pembelajaran bagi pengajar/guru dan pembelajar/siswa menurut Sanaky (Andriyani, 2017: 27), sebagai berikut:

1) Manfaat media pembelajaran bagi pengajar/guru sebagai berikut:

a) Memberikan pedoman, arah untuk mencapai tujuan pembelajaran

b) Menjelaskan struktur dan urutan pengajaran secara baik c) Memudahkan kendali pengajar terhadap materi pelajaran

d) Menyajikan inti informasi, pokok-pokok secara sistematik, sehingga memudahkan penyampaian dan

e) Menciptakan kondisi dan situasi belajar yang menyenangkan dan tanpa tekanan.

2) Manfaat media pembelajaran bagi pembelajar/siswa, adalah:

a) Meningkatkan motivasi belajar pembelajar

b) Memberikan dan meningkatkan variasi belajar bagi pembelajar c) Memudahkan pembelajar untuk belajar

d) Pembelajaran dalam kondisi dan situasi belajar yang menyenangkan dan tanpa tekanan, dan

e) Pembelajar dapat memahami materi pelajaran secara sistematis yang disajikan.

Berdasarkan penjelasan diatas media pembelajaran yaitu sebagai salah satu alat bantu untuk memperlancar proses belajar mengajar, memberikan pengalaman yang mendorong motivasi belajar siswa serta memperjelas dan mempertinggi daya serap belajar siswa sesuai dengan taraf berpikir siswa. Oleh sebab itu, penggunaan media pembelajaran

diharapkan dapat mengatasi hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran di kelas.

d. Macam-macam Media Pembelajaran

Media pembelajaran sangat beraneka ragam. Berdasarkan hasil penelitian para ahli, ternyata media yang beraneka ragam itu hampir semua bermanfaat. Cukup banyak jenis dan bentuk media yang telah di kenal, dari yang sederhana sampai yang bertegnologi tinggi, dari yang mudah dan sudah ada secara natural sampai kepada media yang harus dirancang sendiri oleh guru. Salah satu ciri media pembelajaran adalah bahwa media mengandung dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Menurut Djamarah (2015: 24) berikut ini diuraikan macam-macam media pembelajaran.

1) Media Auditif

Media auditif adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassette recorder, piringan hitam. Media ini tidak cocok untuk orang yang mempunyai kelainan dalam pendengaran.

2) Media Visual

Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera pengelihatan. Media visual ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip (film rangkai), slides (film bingkai) foto, gambar atau lukisan, dan cetakan.

3) Media Audio-Visual

Media audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media yaitu auditif dan visual.

Karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua. Media ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu :

a) Audiovisual diam

Audiovisual diam, yaitu media yang menampilkan suara dan gambar diam seperti film bingkai suara (sound slides), film rangkai suara, dan cetak suara.

b) Audiovisual gerak

Audiovisual gerak, yaitu media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar yang bergerak seperti film suara dan video cassette.

Dari pembahasan di atas, sekiranya menjadi perhatian dan pertimbangan bagi guru ketika ingin memilih dan menggunakan media dalam pembelajaran. Karakteristik media yang mana dianggap tepat untuk mencapai tujuan pengajaran itulah media yang harus dipakai atau digunakan. (Djamarah, 2015: 104)

e. Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran

Media merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Karena beraneka ragamnya media tersebut, maka masing-masing media mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.

Untuk itu perlu pemilihannya dengan cermat dan tepat agar dapat digunakan secara tepat guna (Arsyad, 2019: 15). Dasar pertimbangan untuk memilih media sangatlah sederhana, yaitu dapat memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan yang diinginkan atau tidak.

Ada empat kriteria pemilihan yang perlu diperhatikan sebagaimana yang di kemukakan oleh Dick dan Carey (Arsyad, 2019: 125-126) adalah sebagai berikut:

1) Ketersediaan sumber setempat, artinya bila media yang bersangkutan tidak terdapat pada sumber-sumber yang ada maka harus dibeli atau dibuat sendiri.

2) Apakah untuk membeli sendiri atau diproduksi sendiri telah tersedia dana, tenaga, dan fasilitasnya.

3) Faktor yang menyangkut keluwesan, kepraktisan, dan ketahanan media yang digunakan untuk jangka waktu yang lama.

4) Efektivitas dan efisiensi biaya dalam jangka waktu yang cukup panjang, sekalipun nampaknya mahal namun lebih murah dibanding media lainnya yang hanya dapat digunakan sekali pakai.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa dalam proses belajar mengajar sangat diperlukan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran. Dalam memilih media pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan materi pembelajaran dan hendaknya seorang guru bisa memilih media dengan tepat dan cermat.

Dokumen terkait