BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Berikut akan dijelaskan analisa univariat mengenai distribusi frekuensi tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan sesudah dilakukan [endidikan kesehatan pada lansia hipertensi
Tabel 5. 1 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Sistole Sebelum Diberikan Pendidikan Kesehatan pada Lansia
Penderita Hipertensi (n=14)
Tekanan darah sistole (mmHg)
Frekuensi Persentase (%)
120-139 0 0
140-159 10 71.4
>160 4 28.6
Total 14 100
(Sumber : Kuesioner, Juni 2021)
Berdasarkan tabel 5.1 distribusi frekuensi tekanan darah sistolik sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dari 14 responden (100%) terdapat 4 orang responden (28.6%) yang nilai tekanan darah sistolik nya > 160 mmHg, dan 10 orang responden (71.4%) yang nilai tekanan darah sistolik nya 140-159 mmHg.
Tabel 5. 2 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Diastole Sebelum
28
Diberikan Pendidikan Kesehatan pada Lansia Penderita Hipertensi (n=14)
Tekanan darah diastole (mmHg)
Frekuensi Persentase (%)
80-89 90-99 100
3 4 7
21.4 28.6 50.0
Total 14 100.0
(Sumber : Kuesioner , Juni 2021)
Berdasarkan tabel 5.2 distribusi frekuensi tekanan darah diastolik sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dari 14 responden (100%) terdapat 7 orang responden (50,0%) yang nilai tekanan darah diastolik nya > 100 mmHg, 4 orang responden (28,6%) yang nilai tekanan darah diastolik nya 90-99 mmHg, 3 orang responden (21,4%) yang nilai tekanan darah diastolik nya 80- 89 mmHg.
Tabel 5. 3 Distribusi Frekuensi Tekanan Darah Sistole Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan pada Lansia
Penderita Hipertensi (n=14)
Tekanan darah sistole (mmHg)
Frekuensi Persentase (%)
120-139 9 64.3
140-159 4 28.6
>160 1 7.1
Total 14 100.0
(Sumber : Kuesioner, Juni 2021)
Berdasarkan tabel 5.3 distribusi frekuensi tekanan darah sistolik sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dari 14 responden (100%) terdapat 1 orang responden (7,1%) yang nilai tekanan darah sistolik nya > 160 mmHg, 4 orang responden (28,6%) yang nilai tekanan darah sistolik nya 140-159 mmHg, dan 9 orang responden (64.3%) yang nilai tekanan darah sistoliknya 120-139 mmHg.
2. Analisa Bivariat 1. Uji Normalitas
Tabel 5. 4 Uji Normalitas
Test of Normality Kolmogorov-
Smirnov
ShapiroWilk
Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.
hari 1 pre test sistolik .211 14 .90 .889 14 .079
hari 1 pre test diastolik
.120 14 .200 .961 14 .745
hari 1 post test sistolik
.180 14 .200 .895 14 .094
hari 1 post test diastolik
.207 14 .107 .932 14 .321
hari 2 pre test sistolik .180 14 .200 .895 14 .094
29 hari 2 pre test
diastolik
.120 14 .200 .961 14 .745
hari 2 post test sistolik
.180 14 .200 .895 14 .094
hari 2 post test diastolik
.214 14 .080 .946 14 .500
hari 3 pre test sistolik .192 14 .175 .936 14 .370
hari 3 pre test diastolik
.120 14 .200 .961 14 .745
hari 3 post test sistolik
.205 14 .115 .901 14 .118
hari 3 post test diastolik
.221 14 .062 .895 14 .094
(Sumber : Kuesioner, Juni 2021)
Tabel 5.6 Hasil uji normalitas data dengan menggunakan analisa uji Shapiro-Wilk test pada pengukuran kepatuhan diet rendah garam pre-test dan post-test didapatkan hasil ρ. Value > 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data telah terdistribusi normal, sehingga pengujian data untuk analisa pengaruh menggunakan uji paired simple T test.
2. Uji Paired Samples T-Test
Berikut akan dijelaskan analisa pengaruh pendidikan kesehatan tentang kepatuhan diet rendah garam terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Pahlawan Setia Bekasi dengan menggunakan analisa komparasi paired t-test.
Tabel 5. 5
Pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Pahlawan Setia
Bekasi
Tekanan
Darah Mean Standart
Deviation P.Value T. Hitung T. Tabel
(Df=13)
Sistolik
Sebelum 146.29
3.832 0,000 5.580 2.160
Sesudah 140.57
Diastolik
Sebelum 85.00
3.239 0,000 6.024 2.160
Sesudah 79.79
(Sumber : Hasil pengolahan data dengan cara komputerisasi Husliyah, Juni 2018)
Berdasarkan tabel 5.6 hasil bivariat dengan uji komparasi paired t test tentang tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan pada lansia hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden (n=13) didapatkan data bahwa T hitung tekanan darah sistolik (3.832) > T tabel (2.160) dan nilai P value (0,000) < nilai alpha (0,05) maka Ho ditolak artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kepatuhan diet rendah garam terhadap tekanan darah sistolik pada lansia hipertensi, sedangkan untuk T hitung tekanan darah diastolik (3.239) > T tabel (2.160)
30
dan nilai P value (0,000) < nilai alpha (0,05) maha Ho ditolak artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kepatuhan diet rendah garam terhadap tekanan darah sistolik pada lansia hipertensi.
31
BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tentang “Pengaruh pendidikan kesehatan terntang kepatuhan diet rendah garam terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa pahlawan setia bekasi tahun 2021”, dan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Distribusi frekuensi tekanan darah sistolik sebelum dilakukan distribusi frekuensi tekanan darah sistolik sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dari 14 responden (100%) terdapat 4 orang responden (28.6%) yang nilai tekanan darah sistolik nya > 160 mmHg, dan 10 orang responden (71.4%) yang nilai tekanan darah sistolik nya 140-159 mmHg.
2. Distribusi frekuensi tekanan darah diastolik sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dari 14 responden (100%) terdapat 7 orang responden (50,0%) yang nilai tekanan darah diastolik nya > 100 mmHg, 4 orang responden (28,6%) yang nilai tekanan darah diastolik nya 90-99 mmHg, 3 orang responden (21,4%) yang nilai tekanan darah diastolik nya 80-89 mmHg.
3. Distribusi frekuensi tekanan darah sistolik sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dari 14 responden (100%) terdapat 1 orang responden (7,1%) yang nilai tekanan darah sistolik nya > 160 mmHg, 4 orang responden (28,6%) yang nilai tekanan darah sistolik nya 140-159 mmHg, dan 9 orang responden (64.3%) yang nilai tekanan darah sistoliknya 120-139 mmHg.
4. Distribusi frekuensi tekanan darah diastolik sesudah dilakukan dilakukan pendidikan kesehatan dari 14 responden (100%) terdapat 10 orang responden (71,4%) yang nilai tekanan darah diastolik nya 80-89 mmHg, dan 4 orang responden (28,6%) yang nilai tekanan darah diastolik nya 90-99 mmHg.
5. Terdapat Pengaruh sebelum dan sesudah di berikan intervensi pendidikan kesehatan pada lansia hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden (n=13) didapatkan data bahwa T hitung tekanan darah sistolik (3.832) > T tabel (2.160) dan nilai P value (0,000) < nilai alpha (0,05) maka Ho ditolak artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kepatuhan diet rendah garam terhadap tekanan darah sistolik pada lansia hipertensi, sedangkan untuk T hitung tekanan darah diastolik (3.239) > T tabel (2.160) dan nilai P value (0,000) < nilai alpha (0,05) maha Ho ditolak artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kepatuhan diet rendah garam terhadap tekanan darah sistolik pada lansia hipertensi.
B. Saran
1. Lansia Desa Pahlawan Setia Bekasi
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang kepatuhan diet rendah garam pada lansia hipertensi untuk mengontrol tekanan darah.
32
2. Desa Pahlawan Setia Bekasi
Hasil penelitian ini diharapkan untuk memberikan informasi dan masukan secara obyektif mengenai penanganan pada lansia yang mengalami hipertensi untuk meningkatkan kepatuhan diet rendah garam dengan pendidikan kesehatan. Bagi lansia hipertensi diharapkan lebih meningkatkan kepatuhan diet rendah garam untuk mengontrol tekanan darah .
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sumber informasi dalam penelitian selanjutnya dan tidak hanya berfokus pada materi diet rendah garam tetapi juga kepatuhan terhadap terapi lainnya, karena kepatuhan diet rendah garam hanya salah satu cara nonfarmakologis untuk mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi dan pemberian pendidikan kesehatan tidak hanya berfokus pada lansia tetapi perlu kepada keluarga lansia sebagai family support dalam menjalankan terapi.
33
DAFTAR PUSTAKA
Almatsier, Sunita. 2013 Penuntun Diet Edisi Baru. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Asikin, M. dkk. (2016). Keperawatan Medikal Bedah Sistem Kardiovaskular. Jakarta:
Erlangga
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2013).
Penyajian Pokok-Pokok Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013.
http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Data%20Riskesdas%202013.pdf (diakses pada tanggal 28 Maret 2018)
Badan Pusat Statistik. (2014). Statistik Penduduk Usia Lanjut. Jakarta
https://www.bappenas.go.id/files/data/Sumber_Daya_Manusia_dan_Kebudaya an/Statistik%20Penduduk%20Lanjut%20Usia%20Indonesia%202014.pdf (diakses pada tanggal 29 Maret 2018)
Budijanto, Didik. (2015) Hipertensi. The Silent Killer.
http://www.pusdatin.kemkes.go.id/article/view/15080300001/hipertensi-the- silent-killer.html (diakses pada tanggal 29 Maret 2018)
Departemen Kesehatan RI. Masalah Hipertensi Di Indonesia. Jakarta: Depertemen Kesehatan; 2012.
Dharma, Kelana K. (2015). Metodologi Penelitian Keperawatan (Pedoman Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian). Jakarta: CV. Trans Info Media
Huteri. 2013. Diet Garam. http://diethuteri.com/1737/mengenal-lebihdekat-diet- rendah-garam/, diakses tanggal 1 juni 2014, jam 13.00 WITA.
Kemenkes RI.2013 Gambaran kesehatan Lansia Di Indonesia. Available at http://www.depkes.go.id/download/Buletin Lansia.pdf, 1.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan No.43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. 31 Agustus 2016.
Kesehatan, K. D., & Timur, P. J. (2010). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2015. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun. Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI _2015/12_Jabar_2015.pdf
Kementrian Kesehatan RI. Hipertensi. Jakarta Selatan: Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI;2015
Kurniawati, dkk. 2016 Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi. Jombang : UNIPDU jombang
34
Mamahit, dkk. 2017 Hubungan Pengetahuan Tentang Diet Garam Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Di Puskesmas Bahu Kota Manado. Manado : Universitas sam ratulangi manado
Nurarif, amin huda dan Kusuma, hardhi. 2015 aplikasi asuhan keperawatan berdasarkan diagnosa medis dan nanda nic-noc. Jogjakarta : mediaction publishing Jogjakarta
Nurainies, dini nuris. 2016 Diet Sehat dengan Terapi Garam. Yogyakarta : gosyen publishing
Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.
Jakarta: Salemba Medika
Notoadmodjo, S. (2010). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku cetakan I. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Pudiasti, R. D. (2011) Penyakit Pemicu Stroke : dilengkapi posyandu lansia dan posbindu PTM. Yogyakarta : Nuha Medika Press
Rantucci, M. J (2007) Pharmacists talking to patient ( Ed. Ke 2) Baltimore : Lippincot William dan Wilkins
Wijaya, andra. 2013 keperawatan medikal bedah. Jakarta : Nuha Medika
World Health Organization. Recommendations for salt reduction. WHO; 2014 Yuli. 2014. Makan Garam Bisa Menyebabkan Tekanan Darah Tingi .online:
http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/kaitan-garam-dan-tekanan- darahtinggi.html, di akses tanggal 3 Juli 2014, jam 22.45 WITA
35
LAMPIRAN Lampiran. Surat Pernyataan Ketua Peneliti
SURAT PERYATAAN KETUA PENGUSUL Yang bertandatangan di bawah ini :
Nama : I Ratnah S.Kep..Ners,M.Kep
NIDN : 0321108001
Jabatan Fungsional : Dosen S1 Keperawatan dan Profesi Ners Dengan ini menyatakan bahwa proposal saya yang berjudul
“Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Kepatuhan Diet Rendah Garam Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Desa Pahlawan Setia Bekasi 2021”
Yang diusulkan dalam skema Penelitian Dosen untuk tahun anggaran Bersifat Orisinal dan Belum Pernah Dibiayai oleh Lembaga/Sumber Dana Lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku serta mengembalikan seluruh biaya penelitian yang saya sudah diterima ke STIKes Medistra Indonesia.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dengan sebenar-benarnya.
Bekasi, 31 Agustus 2022 Mengetahui
Ka. UPPM STIKes MI Yang menyatakan
Rotua Suriany S,M.Kes
NIDN. 0315018401
(I Ratnah, S.Kep., Ns., M.Kep) NIDN : 0331126301
36
SURAT PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama :
Usia :
Alamat :
No telp/HP :
Menyatakan bahwa saya telah mengerti sepenuhnya atas penjelasan yang telah diberikan oleh Husliyah dan bersedia menjalani penelitian mengenai “ Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Diet Rendah Garam Pada Lansia Hipertensi Di Desa Pahlawan Setia Bekasi”.
Pernyataan ini dibuat dengan kesadaran Penuh Tanpa Paksaan.
Bekasi, Juni 2021 Peserta Penelitian
( )
37
38
Lembar Observasi
Hari 1
Pre test post test
Hari 2
Pretest Post test
Hari 3
pre test post test No
Kode Responden
Sistolik (mmHg)
Diastolik (mmHg)
Sistolik (mmHg)
Diastolik (mmHg)
Sistolik (mmHg)
Diastolik (mmHg)
Sistolik (mmHg)
Diastolik (mmHg)
Sistolik (mmHg)
Diastolik (mmHg)
Sistolik (mmHg)
Diastolik (mmHg)
1 Ibu M 150 100 140 100 140 90 130 80 130 90 130 80
2 Ibu M 150 90 150 90 150 90 140 90 140 90 130 80
3 Bapak P 160 100 160 100 160 90 150 90 150 90 140 90
4 Ibu A 150 100 150 80 150 90 140 80 140 70 130 80
5 Ibu M 150 80 140 80 140 85 140 80 140 85 130 80
6 Bapak T 160 100 160 100 160 100 140 90 140 100 130 90
7 Ibu S 150 90 140 90 140 90 140 80 140 90 130 80
8 Ibu A 150 80 140 80 140 80 140 90 140 80 140 80
9 Bapak M 160 100 160 100 160 90 160 80 150 90 140 90
10 Ibu N 150 85 150 80 150 85 140 85 140 85 130 80
11 Bapak N 150 90 150 80 150 85 140 80 140 85 130 80
12 Bapak K 160 100 160 90 160 100 160 80 160 80 150 80
13 Bapak N 160 100 160 100 160 100 150 100 150 90 140 90
14 Ibu Y 150 90 140 90 140 90 130 90 130 80 130 80
Kode Responden mean pre sis mean pre dias mean post sis mean post dias
140 90 133 87
147 90 140 87
157 90 150 93
147 70 140 80
39
143 85 137 80
153 100 143 93
143 90 137 83
143 80 140 83
157 90 153 90
147 85 140 82
147 85 140 80
160 80 157 83
157 90 150 97
140 80 133 87
rata-rata 149 86 142 86
1
Frequencies
Statistics
kategori
N Valid 14
Missing 0
kategori
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 140-159 10 71.4 71.4 71.4
>160 4 28.6 28.6 100.0
Total 14 100.0 100.0
kategori
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 80-89 3 21.4 21.4 21.4
90-99 4 28.6 28.6 50.0
>100 7 50.0 50.0 100.0
Total 14 100.0 100.0
kategori
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 120-139 9 64.3 64.3 64.3
140-159 5 35.7 35.7 100.0
Total 14 100.0 100.0
2
kategori
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 80-89 10 71.4 71.4 71.4
90-99 4 28.6 28.6 100.0
Total 14 100.0 100.0
Tests of Normality
bagian
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Hasil hari 1 pre test sistolik .211 14 .090 .889 14 .079
hari 1 pre test diastolik .120 14 .200* .961 14 .745
hari 1 post test sistolik .180 14 .200* .895 14 .094
hari 1 post test diastolik .207 14 .107 .932 14 .321
hari 2 pre test sistolik .180 14 .200* .895 14 .094
hari 2 pre test diastolik .120 14 .200* .961 14 .745
hari 2 post test sistolik .180 14 .200* .895 14 .094
hari 2 post test diastolik .214 14 .080 .946 14 .500
hari 3 pre test sistolik .192 14 .175 .936 14 .370
hari 3 pre test diastolik .120 14 .200* .961 14 .745
hari 3 post test sistolik .205 14 .115 .901 14 .118
hari 3 post test diastolik .221 14 .062 .895 14 .094
a. Lilliefors Significance Correction
*. This is a lower bound of the true significance.
3
Paired Samples Statistics
Mean N Std. Deviation Std.
Error Mean Pair 1 pre_test_sistolik 146.29 14 5.539 1.480
post_test_sistolik 140.57 14 6.869 1.836
Paired Samples Correlations
N Correlation Sig.
Pair 1 pre_test_sistolik &
post_test_sistolik 14 .830 .000
Paired Samples Test
Paired Differences
T df
Sig. (2- tailed) Mean
Std.
Deviation
Std. Error Mean
95% Confidence Interval of the
Difference Lower Upper Pair 1 pre_test_sistolik -
post_test_sistolik 5.714 3.832 1.024 3.502 7.927 5.580 13 .000
Paired Samples Statistics
Mean N
Std.
Deviation
Std. Error Mean Pair 1 pre_test_diastolik 85.00 14 7.596 2.030
post_test_diastolik 79.79 14 7.266 1.942
Paired Samples Correlations
N Correlation Sig.
Pair 1 pre_test_diastolik &
post_test_diastolik 14 .906 .000
Paired Samples Test Paired Differences
t df
Sig. (2- tailed) Mean
Std.
Deviation
Std. Error Mean
95% Confidence Interval of the Difference
Lower Upper
Pair 1 pre_test_diastolik -
post_test_diastolik 5.214 3.239 .866 3.344 7.084 6.024 13 .000