• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENEILITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

38

mensosialisasikan, menanamkan nilai-nilai Ekonomi Islam bagi masyarakat luas melalui sarjana-sarjana berkualitas yang dilahirkan.

Gambar 4.1

Bagan Struktur Program Studi Ekonomi Islam

39

Sumber: Sugiyono, 2022 1. Karakteristik Responden

a. Penyajian Data Berdasarkan Angkatan

Berdasarkan hasil penelitianyang dilakukan, diperoleh data tentang angkatan responden yang dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 4.2

Responden Berdasarkan Angkatan

Sumber: Data diolah

Berdasarkan gambar diatas dapat diketaui bahwa responden dengan angkatan 2018 adalah sebanyak 23 orang dengan persentase 40%, angkatan 2019 sebanyak 10 orang dengan persentase 18% dan angkatan 2020 sebanyak 24 orang dengan persentase 42%.

b. Penyajian Data Berdasarkan 1) Deskripsi Variabel

Adapun bentuk pernyataan-pernyataan dalam kuesioner penelitian adalah sebagai berikut:

a) Ijarah merupakan akad sewa

b) Dalam akad ijarah pihak yang mempekerjakan disebut mustajir c) Dalam akad ijarah pihak pekerja disebut mu‟ jir

40%

18%

42%

ANGKATAN

2018 2019 2020

40

d) Dalam akad ijarah upah yang dibayar disebut ujrah

e) Ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas barang atau jasa melalui pembayaran upah sewa tanpa diikuti dengan pemindahan pemilikan

f) Ijarah secara sederhana dapat diartikan dengan akad atau transaksi atau jasa dengan imbalan tertentu

g) Ijarah al-„ ain adaah manfaat atau jasa ari suatu benda yang dijadikan sebagai obyek transaksi

h) Ijarah al- adzimah adalah manfaat atau jasa dari tenaga seseorang yang dijadikan obyek transaksi

i) Ijarah juga diartikan seabgai lease contract dan hire contract

j) Ijarah trbagai keapa ijarah manfaat, ijarah pekerjaan, ijara asli dan ijarah muntahiya bittamlik

k) Ijarah manfaat adalah mempekerjakan seseoran dengan upah sebagai imbalan jasa yang disewa

l) Contoh ijarah manfaat adalah sewa menyewa rumah, kenderaan dan pakaian

m) Ijarah pekerjaan adalah memindahkan hak untu memakai dari asset atau properti tertentu kepada orang lain dengan imbalan biaya sewa n) Contoh ijarah pekerjaan adalah pembantu rumah tangga, tukang

jahit, buruh bangunan dan tukang sepatu

o) Ijarah asli dalam perbankan adalah kontrak sewa antara pihak menyewakan dengan pihak penyewa harus membayar sewa sesuai dengan perjanjian dan apabila jatuh tempoh penyewa harus mengembalikan aset yang telah diewa kepada pemiliknya

41

p) Ijarah muntahiya bittamlik adalah penyewa dapatkan hak opsi untuk membeli obyek sewa pada masa sewa berakhir

q) Rukun-rukun ijarah adalah orang yang menyewakan suatu barang, akad antara penyewa dan yang menyewa, dan upah

r) Syarat-syarat ijarah adalah piha yang melakukan transaksi baligh dan waras, kedua belah pihak memiliki kerelaan, barang yang menjadi obyek harus jelas adanya, dan obyek transaksi harus halal sesuai syariat Islam

s) Ijarah adalah sejenis akad yang tidak membolehkan fasakh (batal) karena ijarah merupakan akad pertukaran kecuali didapati hal-hal yang mewajibkan fasakh

t) Alquan surat Al-Baqarah ayat 233 menjelaskan tentang upah dalam akad ijarah

u) Alquran surat Al-Qashash ayat 26 menjelaskan tentang mempekerjakan seorang yang baik dan dapat dipercayai dalam akad ijarah

Tabel 4.2

Responden Terhadap Tingkat Pemahaman Konsep Akad Ijarah

Butir SS S N TS STS TOTAL TOTAL

F % F % F % F % F % F %

X1 21 37 20 35 9 15 2 4 5 9 57 100

X2 12 21 15 26 16 28 11 19 3 5 57 100 X3 13 23 20 35 11 19 9 15 0 0 57 100

X4 16 28 21 37 15 26 3 5 4 7 57 100

42

X5 14 25 21 37 12 21 4 7 6 11 57 100

X6 13 23 20 35 15 26 7 12 2 4 57 100

X7 11 19 25 44 14 25 5 9 2 4 57 100 X8 15 26 19 33 13 23 7 12 3 5 57 100

X9 15 26 21 37 13 23 6 11 2 4 57 100

X10 18 32 19 33 12 21 7 12 1 2 57 100

X11 15 26 18 32 14 25 4 7 6 11 57 100 X12 15 26 22 39 13 23 2 4 5 9 57 100

X13 15 26 19 33 17 30 4 7 2 4 57 100

X14 13 23 23 40 13 23 4 7 4 7 57 100 X15 14 25 21 47 12 21 9 16 1 2 57 100

X16 18 32 17 30 13 23 7 12 2 4 57 100

X17 16 28 21 37 9 16 9 16 2 4 57 100

X18 19 33 18 32 10 18 8 14 2 4 57 100 X19 16 28 20 35 11 19 6 11 4 7 57 100

X20 15 26 19 33 11 19 6 11 6 11 57 100

X21 19 33 18 32 11 19 7 12 2 4 57 100

Sumber: Hasil Data Diolah

Berdasarkan variable diatas, dapat diketahui variable tingkat pemahaman terhadap konsep akad ijarah adalah:

43

1) Untuk item pernyataan X1 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 37% (sangat setuju), frekuensi 35% (setuju), kemudian frekuensi 15%

(netral), lalu frekuensi 9% (sangat tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (tidak setuju).

2) Untuk item pernyataan X2 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 28%

(netral), frekuensi 26% (setuju), kemudian frekuensi 21% (sangat setuju), lalu frekuensi 19% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 5% (sangat tidak setuju).

3) Untuk item pernyataan X3 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 35%

(setuju), frekuensi 23% (sangat setuju), kemudian frekuensi 19%

(netral), lalu frekuensi 15% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 0% (sangat tidak setuju)

4) Untuk item pernyataan X4 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 37%

(setuju), frekuensi 28% (sangat setuju), kemudian frekuensi 26%

(netral), lalu frekuensi 7% (sangat tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 5% (tidak setuju).

5) Untuk item pernyataan X5 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 37%

(setuju), frekuensi 25% (sangat setuju), kemudian frekuensi 26%

(netral), lalu frekuensi 11% (sangat tidak setuju), lalu frekuensi terendah adalah 7% (tidak setuju).

6) Untuk item pernyataan X6 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 35%

(setuju), frekuensi 26% (netral), kemudian frekuensi 23% (sangat setuju), lalu frekuensi 12% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (sangat tidak setuju).

44

7) Untuk item pernyataan X7 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 44%(setuju), frekuensi 25% (netral), kemudian frekuensi 19% (sangat setuju), lalu frekuensi 9% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 5% (sangat tidak setuju).

8) Untuk item prnyataan X8 menunjukan frekuensi tertinggi adalah 33%

(setuju), frekuensi 26% (sangat setuju), kemudian frekuensi 23%

(netral), lalu frekuensi 12% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 5% (sangat tiak setuju).

9) Untuk intem penyataan X9 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 37%

(setuju), frekuensi 26% (sangat setuju), kemudian frekuensi 23%

(netral), lalu frekuensi 11% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (sangat tidak setuju).

10) Untuk item pernyataan X10 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 33% (setuju), frekuensi 32% (sangat setuju), kemudian frekuensi 21%

(netral), lalu frekunsi 2% (tidak setuju) dan frekuensi terendah adalah 2% (sangat tidak setuju).

11) Untuk item pernyataan X11 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 32% (setuju), frekuensi 26% (sangat setuju), kemudian frekuensi 23%

(netral), lalu frekuensi 11% (sangat tiak setuju), da frekuensi terendah adalah 7% (tidak setuju).

12) Untuk item pernyataan X12 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 33% (setuju), frekuensi 26% (sangat setuju), kemudian frekuensi 23%

(netral), lalu frekuensi 9% (sangat tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (tidak setuju).

45

13) Untuk item pernyataan X13 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 33% (setuju), frekuensi 30% (netral), kemudian frekuensi 26% (sangat setuju), lalu frekuensi 7% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (sangat tidak setuju).

14) Untuk item pernyataan X14 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 33% (setuju), frekuensi 30% (netral), kemudian frekuensi 23% (netral), dan frekuensi terenah adalah 7% (tidak setuju dan sangat tidak setuju).

15) Untuk item pernyataan X15 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 47% (setuju), frekuensi 25% (sangat setuju), kemudian frekuensi 21%

(netral), lalu frekuensi 16% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 2% 9sangat tidak setuju).

16) Untuk item pernyataan X16 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 32% (sangat setuju), frekuensi 30% (setuju), kemudian frekuensi 23%

(netral), lalu frekuensi 12% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (sangat tidal setuju).

17) Untuk item pernyataan X17 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 37% (setuju), frekuensi 28% (sangat setuju), kemudian frekuensi 16%

(netral dan tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (sangat tidak setuju).

18) Untuk item pernyataan X18 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 33% (sangat setuju), frekuensi 32% (setuju), kemudian frekuensi 18%

(netral), lalu frekuensi 14% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (sangat tidak setuju).

19) Untuk item pernyataan X19 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 35% (setuju), frekuensi 32% (sangat setuju), kemudian frekuensi 19%

46

(netral), lalu frekuensi 11% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 7% (sangat tidak setuju).

20) Untuk item pernyataan X20 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 35% (setuju), frekuensi 28% (sangat setuju), kemudian frekuensi 19%

(netral), dan frekuensi terendah adalah 11% (tidak setuju dan sangat tidak setuju).

21) Untuk item pernyataan X21 menunjukkan frekuensi tertinggi adalah 33% (sangat setuju, frekuensi 32% (setuju), kemudian frekuensi 19%

(netral), lalu frekuensi 12% (tidak setuju), dan frekuensi terendah adalah 4% (sangat tidak setuju).

2. Uji Instrumen penelitian

a. Analisis Regresi Linear Sederhana

Berdasarkan hasil pengelolaan data dengan menggunakan SPSS IBM Statistic, diperoleh hasil sebagai berikut:

Persamaan regresi sederhana dapat ditulis:

Y = α + bx atau 0.236 + 0.016x

Nilai konstanta sebesar 0,236 artinya jika variable X nilainya 0, maka variabel Y adalah 0,236. Nilai koefidien regresi variabel X bernilai positif, yaitu 0,016 artinya setiap peningkatan variabel X sebesar 1 satuan, maka akan mengalami eningkatan variabel Y sebesar 0,236 satuan dengan asumsi variabel independent lain nilainya tetap.

b. Uji Validitas

Menurut Sugiyono uji validitas adalah untuk mengetahui tingkat kevalidan dari instrument kuesioner yang digunakan dalam pengumpulan data. Uji validitas

47

dilakukan untuk mengetahui apakah item-item yang tersaji dalam kuesioner benar-benar mampu mengungkapkan dengan pasti apa yang akan diteliti.

Uji validitas dilakukan dengan menggunakan program SPSS dan dilakukan pada Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar sebanyak 57 responden dari angkatan 2018 hingga angkatan 2020. Kuesioner terdiri daripada 21 butir pernyataan yang menyangkut variable tingkat pemahaman terhadap konsep akad ijarah. Berikut adalah table hasil uji validitas:

Tabel 4.3

Hasil Pengujian Uji Validitas (X)

Pernyataan

r Hitung

r Tabel

Keterangan

X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13

829 776 705 805 801 759 881 797 801 824 796 828 714

0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220

Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

48

X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21

844 824 838 851 712 777 729 867

0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220 0,220

Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

Sumber: Hasil Olah Data SPSS

Berdasarkan tabel hasil uji validitas pada tabel 4.3 menunjukkan bahwa pertanyaan pada variabel x memiliki r hitung > 0.220, sehingga data pada keseluruhan butir pada variabel x adalah valid. Instrumen kuesioner ini dapat digunakan untuk penelitian.

c. Uji Reabilitas

Pengujian realibitas dapat dilakukan secara eksternal maupun internal.

Secara eksternal dapat dilakukan dengan text-retest (Stability), equivalent dan gabungan keduanya. Secara internal realibilitas instrument dapat diuji dengan menganalisis konsistensi butir-butir yang ada pada instrument dengan teknik tertentu. (Sugiono, 2019).

Uji realibilitas dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS, uji signifikansi dilakukan pada taraf signifikan 0,05 artinya instrument dapat dikatakan reliabel bila nilai alpha lebih besar dari r kritis product moment atau kita bisa menggunakan batasan tertentu seperti 0,6. Apabila koefisien

49

Croanbach‟s Alpha ≥ 7 maka dapat dikatakan instrument tersebut reliabel (Sugiyono, 2019).

Tabel 4.4 Uji Reabilitas Variabel Nilai Cronbatch‟s

Alpha

Nilai Batas Status

Pemahaman mahasiswa terhadap konsep akad ijarah

0.971 0.60 Reabilitas

Sumber: Hasil Olah Data SPSS

Berdasarkan hasil uji reabilitas pada tabel di atas, variabel pemahaman mahasiswa terhadap konsep akad ijarah menghasilkan nilai Cronbatch‟s Alpha sebesar 0.971, sehingga dapat dinyatakan bahwa semua instrument tersebut reliabel karena memiliki nilai cronbatch Alpha > 0.60 sebagai standar nilai reliabel dalam suatu angket penelitian.

3. Uji Hipotesis

a. Uji Signifikan Parsial (Uji T)

Uji T merupakan uji yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh masing-masing variable bebas terhadap variable terikat. Uji ini dapat dilakukan dengan membandingkan T hitung dengan T table atau kolom signifikansi pada masing-masing T table. Hasil uji T dapat dilihat pada table coefficients pada kolom sig (signikansi). Jika probabilitas nilai t atau signifikans < 0.05, maka dapat dikatan bahwa terdapat pengaruh antara variable bebas terhadap variable terikat secara parsial.

50

Tabel 4.5

Uji Signifikansi Parsial (Uji T) Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 2018.236 .325 6203.902 .000

X .016 .006 .334 2.578 .013

a. Dependent Variable: Y

Sumber: Hasil Olah Data SPSS

Berdasarkan table diatas maka dapat dilihat hasil uji signifikasi, yakni uji signifikan tingkat pemahaman terhadap konsep akad ijarah, diperoleh hasil ρvalue = 0,01 dan lebih kecil dari nilai standar probabilitas yakni < 0,05 sedang nilai t hitung = 2.578 lebih besar dari nilai t table yakni sebesar 1.725. Hasil dari tersebut maka diperoleh hasil variable tingkat pemahaman berpengaruh signifikan terhadap konsep akad ijarah.

b. Uji Simultan (Uji F)

Tabel 4.6 Uji Simultan (Uji F)

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 5.013 1 5.013 6.647 .013b

Residual 39.969 53 .754

Total 44.982 54

a. Dependent Variable: Y b. Predictors: (Constant), X

Sumber: Hasil Data Diolah SPSS

51

Berdasarkan table di atas, diperoleh nilai f hitung = 6, 647 yaitu nilai f hitung lebih besar dari nilai f table = 4, 016 dan nilai signifikan 0,01 lebih kecil dari 0,05.

Maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji F disimpulkan bahwa konsep akad ijarah berpengaruh secara simultan atau bersama-sama terhadap tingkat pemahaman mahasiswa.

c. Uji Koedisien Determinasi

Uji ini bertujuan untuk menetukan proposi atau persentase total variasi dalam variabel terikat yang diterangkan oleh variabel bebas. Rumus untuk menghitung koefisien determinasi adalah KD = r²x 100%. Variabilitas mempunyai makna penyebaran/distribusi seperangkat nilai-nilai tertentu.

Tabel 4.7

Uji Koefisien Determinasi Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .334a .111 .095 .868

a. Predictors: (Constant), X

Sumber: Hasil Olah Data SPSS

Berdasarkan hasil uji persamaan regresi, maka diperoleh nilai r sebesar 0,334 dan bernilai positif, sehingga dapat dikatakan variable X memiliki sumbangsih pengaruh yang searah dengan variable terkait yakni Y. Sedangkan nilai r square (koefisien determinasi) sebesar 0,111 dimana nilai ini menunjukkan bahwa variable X memiliki sumbangsih prediksi pengaruh terhadap variable terkait yakni Y.

Dokumen terkait