BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
7. Menjunjung tinggi hak asasi manusia dan etika bisnis dalam menjalankan perusahaan.
4.2 Struktur Organisasi
Adapun Struktur Organisasi Perusahaan untuk BTS Makassar dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.2 Struktur Organisasi PT. Sinar Jaya Megah Langgeng untuk BTS Makassar
Sumber : PT. Sinar Jaya Megah Langgeng untuk BTS Makassar
melakukan wawancara mendalam terhadap informan yang terpilih terkait efektivitas program TEMAN BUS dalam meningkatkan pelayanan transportasi publik di Kota Makassar, yaitu Kasi Sarana Prasarana dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, PIC PT. Surveyor Indonesia untuk Kota Makassar, Pramudi Teman Bus dan masyarakat pengguna Teman Bus.
Adapun hasil penelitian tentang efektivitas program TEMAN BUS dalam meningkatkan pelayanan transportasi publik di Kota Makassar diuraikan sebagai berikut:
1. Gambaran Umum Pelayanan Transportasi Ekonomis Mudah Aman dan Nyaman (TEMAN BUS) Trans Mamminasata
Teman Bus Trans Mamminasata adalah layanan angkutan massal berupa bus berlantai tunggal yang beroperasi di kawasan strategis nasional Mamminasata.
Tujuan Utama diluncurkannya Teman Bus Trans Mammisata adalah untuk mengurangi kemacetan di kota makassar dengan mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dari masyarakat yang melakukan kegiatan dan memperbaiki sistem transportasi publik yang di kota makassar. Berikut adalah hasil wawancara dengan AW selaku Kasi Sarana Prasarana dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan :
“Program teman bus merupakan salah satu major proyek dari bappenas untuk mengatasi salah satunya kemacetan di kawasan perkotaan. Jadi ada program di bappenas itu major proyek dalam rpjmn 2020-2024 itu untuk pengembangan sistem angkutan umum massal perkotaan. Nah kenapa ada ini program teman bus , krn teman bus salah satunya merupakan major proyek untuk pengembangan sistem angkutan umum massal perkotaan, jadi teman bus ini merupakan program dari kementerian perhubungan yang
dimana makassar merupakan salah satu dari 5 kota yang dipilih pada tahun 2021.”(Hasil Wawancara pada 21 Juli 2022)
Hal yang serupa juga diungkapkan oleh PIC PT. Surveyor Indonesia untuk Kota Makassar
“Kota Makassar merupakan salah satu kota besar dan termasuk kota dengan tingkat kemacetan tinggi selain dari itu ini merupakan salah projek dari kementerian perhubungan dalam mengembangkan transportasi massal perkotaan yang ada di indonesia . Mudah – mudahan dukungan pemerintah setempat baik , ini bisa mengurangi setidaknya kalaupun tidak bisa menggantikan langsung kendaraan pribadi.”(Hasil Wawancara pada 23 Juli 2022)
Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa TEMAN BUS adalah angkutan massal yang beroperasi di Kota Makassar, yang bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi publik masyarakat di Kota Makassar dengan menghadirkan angkutan massal perkotaan yang ekonomis, mudah, aman, dan nyaman sebagai solusi dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan.
Hal ini juga didukung dengan data yang ditemukan peneliti di lapangan tentang kondisi jalan di kota makassar yang berada pada kondisi arus jenuh. Peta jaringan jalan eksisting disajikan , sebagai berikut :
Gambar 4.3 Peta Jaringan Jalan Eksisting
Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan
Pada gambar diatas dapat dilihat beberapa jalan di Kota Makassar kapasitasnya tidak mampu melayani kebutuhan akan pergerakan kendaraan serta beberapa jalan di Kota Makassar sudah memasuki arus jenuh dengan tingkat pelayanan E dan F. Salah satu penyebabnya adalah tingginya angka pengguna kendaraan pribadi dan setiap tahun semakin meningkat utamanya kendaraan roda dua,yang dimana pada tahun 2021 jumlah kendaraan roda dua di Kota Makassar mencapai angka 1062943 unit yaitu sekitar 93,69%. Hal tersebut di perkuat dengan data yang peneliti temukan di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan tentang data jumlah kendaraan di kawasan mamminasata pada tahun 2021 sebagai berikut :
Tabel 4.2 Jumlah kendaraan di kawasan mamminasata 2021
Wilayah Administratif
Kendaraan Presentase
Kendaraan Pribadi(%) Mobil Bus Truk Sepeda Motor
Kota Makassar 190428 17206 67161 1062943 93.69%
Kabupaten Gowa 15703 193 7992 206119 96.44%
Kabupaten Takalar
3343 70 2472 73044 96.78%
Kabupaten Maros 6011 49 2929 53349 95.22%
Total 215485 17518 80554 1395455 94.26%
Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan
Berdasarkan tabel 4.2 menerangkan bahwa jumlah kendaraan bermotor didominasi kendaraan pribadi khusunya kendaraan roda dua atau sepeda motor di
setiap Kota/Kabupaten dalam kawasan mamminasata. Dimana pada tahun 2020 jumlah kendaraan pribadi pada semua kota yang ada di kawasan Mamminasata mencapai lebih dari 90%, itu berarti ada peningkatan jumlah kendaraan pribadi dari tahun 2020 sampai tahun 2021.
Untuk menanggulangi terjadinya kemacetan kritis akibat peningkatan penggunaan kendaraan pribadi, maka dari itu Pemerintah meluncurkan sebuah layanan transportasi yang berupa layanan Buy The Service (BTS) yaitu TEMAN BUS Trans Mamminasata diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dengan mengarahkan para pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan transportasi publik yang lebih ekonomis, mudah, aman, dan nyaman.
2. Gambaran Operasional Pelayanan Transportasi Publik TEMAN BUS TEMAN BUS adalah moda angkutan massal perkotaan yang menghubungkan beberapa titik kawasan mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar). TEMAN BUS diresmikan pada 13 November 2021 dan mulai di operasikan pada 15 November 2021 di satu koridor yaitu koridor 2.
Kemudian disusul dengan pengoperasian koridor 3 pada 5 Desember 2021, selanjutnya koridor 4 yang di operasikan tgl 13 Desember 2021 dan terakhir koridor 1 memulai beroperasi pada 28 Desember 2021. Kementerian Perhubungan menunjuk Kota Makassar sebagai Kota keenam dalam program Teman Bus.
Adapun Gambaran pengoperasionalan Teman Bus lebih lanjut peneliti jabarkan sebagai berikut :
1. Koridor
Teman Bus beroperasi di 4 koridor yaitu koridor 1 menghubungkan
antara Panakukkang Square dengan Pelabuhan Galesong (pulang pergi), koridor 2 menghubungkan antara Mall Panakukkang dengan Bandara Sultan Hasanuddin (pulang pergi), koridor 3 menghubungkan antara Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang dengan Kampus 2 Politeknik Ilmu Pelayaran (pulang pergi), serta koridor 4 yang rutenya menghubungkan antar Kampus Teknik Universitas Hasanuddin Gowa dengan Panakukkang Square. Adapun peneliti paparkan mengenai detail – detail rute di setiap koridor pada tabel berikut :
Tabel 4.3 Rute Teman Bus Trans Mamminasata Kota Makasssar
Koridor Rincian Jalur
Koridor 1 Panakukkang Square – Jl Pengayoman – Jl Mirah Seruni – Jl.
Pandang Raya Barat – Jl.Boulevard – Jl. A.P Pettarani – Jl. Pelita Raya 2 – Jl. Sungai Saddang baru – Jl.Sungai Saddang Lama - Jl.
Bulu Kunyi – Jl. Rusa - Jl.Lanto Dg.Pasewang – Jl. Kasuari – Jl.
Andi Mapanyukki – Jl. Haji Bau – Jl. Poros Metro Tanjung Bunga – Jl Poros Tanjung Bayam – Jl. Permandian Alam - Jl. Pajukukang – Jl. Jaya Dg. Nanring – Jl Poros Galesong Utara – Jl. Poros Pelabuhan Galesong – Pelabuhan Galesong(Pergi).
Pelabuhan Galesong - Jl. Poros Pelabuhan Galesong - Jl Poros Galesong Utara - Jl. Jaya Dg.Nanring - Jl. Pajukukang - Jl.
Permandian Alam - Jl Poros Tanjung Bayam - jl. Poros Metro Tanjung Bunga – Jl. Poros CPI – Jl. Poros Metro Tanjung Bunga – Jl Sumba Opu – Jl.Penghibur – Jl. Pattimura – Jl. Slamet Riyadi –
Jl. Ahmad Yani – Jl. Balaikota – Jl. Thamrin – Jl. Bonto Lempangan – Jl. Arief Rate – Jl. Hj Bau – Jl . Mongisidi – Jl.
Sungai Walanae – Jl . Saddang lama – Jl. Veteran Utara – Jl.Andi Djemma-Jl. Bonto Langkasa -Jl. A.P Pettarani – Jl. Boulevard – Jl.
Bougenvile – Jl. Pengayoman – Panakukkang Square (Pulang).
Koridor 2 Mall Panakukkang – Jl. Boulevard – Jl. Bougenvile – Jl.
Pengayoman – Jl. Toddopuli Raya Timur – Jl. Batua Raya – Jl.
Taman Makam Pahlawan – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Jalur Lingkar Barat – Jl. Ir Sutami – Jl Poros Bandara Baru – Bandara Sultan Hasanuddin Terminal
Keberangkatan (Pergi).
Bandara Sultan Hasanuddin Terminal Keberangkatan – jl. Poros Bandara Baru – Jl. Ir Sutami – Jl. Jalur Lingkar Barat – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Urip Sumoharjo – Jl.Taman Makam Pahlawan – Jl. Batua Raya – Jl. Toddopuli Raya Timur – Jl. Pengayoman – Jl.
Adhiyaksa – Jl. Boulevard – Mall Panakukkang (Pulang).
Koridor 3 Kampus 2 PNUP – Jl. Poltek Pintu 1 – Jl. Poros Pamanjengan – Jl.
Paccerakkang – Jl. Berua Raya – Jl.Bukit hartaco – Jl. Poros Hartaco - Jl. Mannuruki Raya – jl.Pajjaiang – jl. Dg Ramang – Jl.
Perintis Kemerdekaan – jl.Kapasa Raya - Jl. Kima Raya – Jl.
Kapasa raya - Jl. Ir.Sutami – Jl. Daengta Qalia – Jl. Salodong – Kampus 2 PIP (Pergi)
Kampus 2 PIP - Jl. Salodong - Jl.Daengta Qalia - Jl. Ir.Sutami - Jl.
Kapasa raya - Jl. Kima Raya - jl. Kapasa Raya - Jl. Perintis
Kemerdekaan - jl. Dg Ramang - jl.Pajjaiang - Jl. Mannuruki Raya - Jl. Poros Hartaco - Jl. Bukit hartaco - Jl.Berua Raya - Jl. Berua Raya - Jl. Paccerakkang - Jl. Poros Pamanjengan - Jl. Poltek Pintu 1 - Kampus 2 PNUP (Pulang).
Koridor 4 Kampus Teknik Unhas Gowa – Jl. Poros malino – Jl.Macanda – Jl.
H.M Yasin Limpo – Jl. Tun Abdul Razak – Jl. Aroepala – Jl. Letjen Hertasning – Jl. Adhiyaksa – Jl.Boulevard – Jl. A.P. Pettarani – Jl.
Pengayoman - Panakukkang Square (Pergi).
Panakukkang Square – jl. Pengayoman – Jl. Toddopuli Raya – Jl.
Letjen Hertasning – Jl. Aroepala – Jl. Tun Abdul Razak – Jl. H.M Yasin Limpo – Jl. Sultan Alauddin – Jl. Poros STTP Gowa – Jl.
Poros Malino – Kampus Teknik Unhas Gowa ( Pulang).
(Sumber : Rute Teman Bus Trans Mamminasata Kota Makasssar, PT. Sinar Jaya megah langgeng, 2022)
2. Tarif
Teman Bus pertama kali mulai beroperasi pada November 2021 , Koridor pertama yang dibuka yaitu koridor 2 yang rutenya menghubungkan Mall Panakkukang – Bandara Sultan Hasanuddin (PP/Pulang Pergi). Teman Bus beroperasi setiap hari dari pukul 05.00 WITA hngga 22.00 WITA. Per Juli 2022 Teman Bus belum di pungut tarif perjalanan (gratis) karena masih disubsidi oleh Pemerintah. Akan tetapi pengguna diwajibkan memiliki kartu pembayaran seperti E-Money Mandiri, Brizzi BRI, Tap Cash BNI,
Flazz BCA atau menggunakan aplikasi Teman Bus untuk di scan sebelum menaiki Bus ini. Saldo dalam kartu pengguna tidak akan berkurang karena hanya digunakan untuk scan sebelum naik Teman Bus.
3. Jumlah Bus
Teman Bus yang beroperasi di Kota Makassar saat ini berjumlah 87 unit bus, dengan rincian jumlah bus yang beroperasi dan cadangan di setiap koridor pada tabel sebagai berikut :
Tabel 4.4 Data Jumlah Unit Teman Bus Trans Mamminasata
KORIDOR 1 KORIDOR 2
NO LAMBUNG MANUFACTURER NO LAMBUNG MANUFACTURER
TB I - 1 LAKSANA TB II - 01 NEW ARMADA
TB I - 2 LAKSANA TB II - 02 NEW ARMADA
TB I - 3 LAKSANA TB II - 03 NEW ARMADA
TB I - 4 LAKSANA TB II - 04 NEW ARMADA
TB I - 5 LAKSANA TB II - 05 NEW ARMADA
TB I - 6 LAKSANA TB II - 06 NEW ARMADA
TB I - 7 LAKSANA TB II - 07 NEW ARMADA
TB I - 8 LAKSANA TB II - 08 NEW ARMADA
TB I - 9 LAKSANA TB II - 09 NEW ARMADA
TB I - 10 LAKSANA TB II - 10 NEW ARMADA
TB I - 11 NEW ARMADA TB II - 11 NEW ARMADA
TB I - 12 NEW ARMADA TB II - 12 NEW ARMADA
TB I - 13 NEW ARMADA TB II - 13 NEW ARMADA
TB I - 14 NEW ARMADA TB II - 14 NEW ARMADA
TB I - 15 NEW ARMADA TB II - 15 NEW ARMADA
TB I -16 NEW ARMADA TB II - 16 NEW ARMADA
TB I - 17 NEW ARMADA TB II - 17 NEW ARMADA
TB I - 18 NEW ARMADA TB II - 18 LAKSANA
(DISABILITAS)
TB I - 19 NEW ARMADA CAD 04 NEW ARMADA
TB I - 20 NEW ARMADA CAD 05 LAKSANA
(DISABILITAS)
TB I - 21 LAKSANA
(DISABILITAS)
CAD 01 NEW ARMADA
CAD 02 LAKSANA
(DISABILITAS)
CAD 03 NEW ARMADA
KORIDOR 3 KORIDOR 4
NO LAMBUNG MANUFACTURER NO LAMBUNG MANUFACTURER
TB III-01 NEW ARMADA TB IV-01 NEW ARMADA
TB III-02 NEW ARMADA TB IV-02 NEW ARMADA
TB III-03 ARMADA TB IV-03 ARMADA
TB III-04 NEW ARMADA TB IV-04 ARMADA
TB III-05 ARMADA TB IV-05 NEW ARMADA
TB III-06 ARMADA TB IV-06 ARMADA
TB III-07 NEW ARMADA TB IV-07 ARMADA
TB III-08 NEW ARMADA TB IV-08 ARMADA
TB III-09 ARMADA TB IV-09 ARMADA
TB III-10 ARMADA TB IV-10 NEW ARMADA
TB III-11 NEW ARMADA TB IV-11 ARMADA
TB III-12 ARMADA TB IV-12 ARMADA
TB III-13 NEW ARMADA TB IV-13 ARMADA
TB III-14 ARMADA TB IV-14 ARMADA
TB III-15 ARMADA TB IV-15 ARMADA
TB III-16 LAKSANA TBIV-16 LAKSANA
TB III-17 LAKSANA TB IV-17 LAKSANA(DISABILI
TAS)
TB III-18 LAKSANA CAD 09 LAKSANA
TB III-19 LAKSANA CAD 10 LAKSANA(DISABILI
TAS)
TB III-20 LAKSANA
TB III-21 LAKASANA(DISABIL TAS)
CAD 06 LAKSANA
CAD 07 LAKASANA(DISABIL TAS)
CAD 08 LAKSANA
(Sumber : Data Unit Teman Bus Trans Mamminasata PT. Sinar Jaya Megah Langgeng, 2022)
4. Fasilitas
Teman Bus dilengkapi fasilitas kursi prioritas bagi penumpang lanjut usia, berkebutuhan khusus, ibu hamil dan penumpang dengan anak bayi. Fasilitas lainnya yang di dapatkan penumpang adalah Pendingin Udara/AC (Air Conditioner), Seat Belt, Tombol Alarm Pengemudi, Tempat sampah, palu pemecah kaca serta Kotak P3K.
5. Halte
Teman Bus hanya dapat menaikan dan menurunkan penumpang di halte khusus yang telah ditentukan oleh Pemerintah dengan pihak pengelola Teman Bus Trans Mamminasata. Adapun rincian jumlah halte disetiap Koridor disajikan sebagai berikut :
Tabel 4.5 Jumlah Halte Teman Bus Trans Mamminasata
Koridor Jumlah Halte
Koridor 1 103
Koridor 2 68
Koridor 3 62
Koridor 4 55
Total 288
(Sumber : Teman Bus. Com, 2022)
3. Efektivitas Program Teman Bus Dalam Meningkatkan Pelayanan Transportasi Publik Di Kota Makassar
Dalam meninjau efektivitas program Teman Bus dalam meningkatkan pelayanan transportasi publik di Kota Makassar, peneliti membedah menggunakan teori efektivitas yang dikemukakan oleh Duncan. Adapun dalam melakukan penilaian efektivitas dengan mengacu pada beberapa indikator yang berpengaruh terhadap efektivitas suatu program yaitu Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Ketiga aspek tersebut di analisis berdasarkan hasil wawancara di lapangan sebagaimana diuraikan lebih lanjut dibawah ini :
1. Pencapaian Tujuan
Pencapaian tujuan adalah sejauh mana suatu organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran program yang telah ditetapkan secara formal . Pencapain tujuan ialah bagian usaha menyeluruh dari sebuah program.
Pencapaian tersebut dapat diketahui dari tujuan program yang dijalankan berjalan dengan optimal atau tidak.
Pelaksanaan program harus sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
maka dari itu dengan adanya kejelasan pada tujuan yang hendak dicapai oleh pemerintah akan memudahkan dalam memilih program yang tepat untuk dilaksanakan. Hasil wawancara peneliti mengenai tujuan yang hendak dicapai kepada Kasi Sarana Prasarana dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Ibu AW, beliau mengemukakan bahwa :
“Teman Bus ini ditujukan untuk pengembangan angkutan umum massal perkotaan, selain itu Teman Bus ini bertujuan untuk mengatasi kemacetan yang ada di Kota Makassar. Harapannya pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke angkutan umum, karenakan salah satu faktor penyebab kemacetan adalah tingginya angka pengguna kendaraan pribadi. Diharapkan juga ketika sistem angkutan umum yang kita bangun itu sudah terjadwal, waktunya sudah tepat, tiap 5 menit ada, pastikan masyarakat dapat memperkirakan waktu sampai ditujuan dan dengan kenyamanan diatas kendaraan pastikan masyarakat tertarik menggunakan layanan ini.” (Hasil wawancara pada 21 juli 2022)
Hal serupa juga disampaikan oleh GS selaku PIC PT. Surveyor Indonesia untuk Kota Makassar:
“Teman Bus merupakan pengimplementasian dari program Buy the Service oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk pengembangan angkutan umum di kawasan perkotaan berbasis jalan yang menggunakan teknologi telematika yang andal dan berbasis
non tunai untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan mobilisasi masyarakat. Tujuan utama TEMAN BUS adalah memberikan Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu TEMAN BUS memiliki standar minimal yang ditetapkan oleh pemerintah. “ (Hasil wawancara pada 23 Juli 2022)
Hasil wawancara diatas menerangkan bahwa tujuan diluncurkannya program Teman Bus di Kota Makassar yaitu untuk pengembangan angkutan umum massal perkotaan yang mengedepankan kenyamanan, keamanan pengguna serta dengan pelayanan yang andal dan untuk mengurangi kemacetan di Kota Makassar. Namun untuk menganalisis lebih lanjut maka perlu di paparkan lebih dalam mengenai siapa yang menjadi target atau sasaran pemerintah dalam program Teman Bus dan siapa saja yang terlibat dalam proses pelayanan transportasi publik Teman Bus. Berikut adalah hasil wawancara dari Kasi Sarana Prasarana dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan:
“Yang menjadi target pemerintah tentunya pengguna angkutan umum yang selama ini sudah biasa menggunakan angkutan umum dan juga harapannya pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke angkutan umum, agar angka pengguna kendaraan pribadi menurun sehingga mengurangi tingkat kemacetan di Kota Makassar.” (Hasil wawancara pada 21 Juli 2022)
Hasil wawancara di atas menjelaskan bahwa target atau sasaran pemerintah dalam program Teman Bus adalah masyarakat pengguna angkutan umum dan pengguna kendaraan pribadi.
Hal lain juga disampaikan oleh PIC PT. Surveyor Indonesia untuk Kota Makassar, sebagai berikut:
“Ada tiga perusahaan yang terlibat dalam proyek ini, yaitu dari kami PT. Surveyor Indonesia bertindak sebagai pengelolanya, kemudian PT. Sinar Jaya Megah Langgeng sebagai operator, dan PT. TKDN bertugas di bidang IT.” (Hasil wawancara pada 23 Juli 2022)
Wawancara diatas menerangkan bahwa ada tiga perusahaan yang terlibat dalam proses pelayanan Teman Bus, yaitu PT. Surveyor Indonesia bertindak sebagai pengelola dan pengawasan dalam pengoperasionalan Teman Bus , PT. Sinar Jaya Megah Langgeng bertindak sebagai operator, dan PT.
TKDN bertindak sebagai IT.
Selanjutnya peneliti menganalisis tentang apakah tujuan dari program Teman Bus sudah berjalan dengan optimal. Berikut hasil wawancara dengan PIC PT. Surveyor Indonesia untuk Kota Makassar:
“Kalau untuk pencapaian tujuan, masih jauh dari kata optimal.
Dikarenakan masih banyak kendala – kendala operasional yang terjadi dan belum ada penyelesaiannya. Kita ambil contoh, bus masih melewati rute yang kurang favorit atau masih ada larangan menaikkan atau menurunkan penumpang selain di halte Teman Bus.
Tapi secara keseluruhan sudah cukup baik, hanya perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi terhadap program ini, agar supaya program ini dalam berjalan maksimal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh orang banyak.”
(Hasil wawancara pada 23 Juli 2022)
Pemaparan hasil wawacara diatas jelas menyatakan bahwa pencapaian tujuan pada program Teman Bus belum berjalan dengan optimal, karena masih banyaknya kendala – kendala operasional yang terjadi seperti rute yang dilalui kurang favorit dan adanya larangan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang selain pada halte Teman Bus dan belum ada penyelesaian dari
pemerintah. Oleh karena itu, peran pemerintah masih sangat dibutuhkan dalam program ini sehingga pencapaian tujuan berjalan dengan optimal.
2. Integrasi
Integrasi merupakan pengukuran terhadap tingkat kemampuan suatu organisasi untuk mengadakan sosialisasi, pengembangan sistem dan komunikasi dengan berbagai macam organisasi lainnya. Integrasi berkaitan dengan proses sosialisasi, pengembangaan sistem transportasi, serta aksesibilitas.
Pengukuran efektivitas pada program Teman Bus menggunakan indikator ini, peneliti melakukan wawancara dengan Kasi Sarana Prasarana dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan terkait proses sosialisai program Teman Bus. Berikut adalah hasil wawancara dengan AW Kasi Sarana Prasarana dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan:
“Kalau sosialisasi ini tentunya kita tidak bisa sendirian pasti kita menggandeng juga asosiasi angkutan yang ada. Dalam hal ini kita sudah menggandeng organda untuk sosialisasi termasuk juga di media massa kan selalu ada berita – berita, di sosial media dan kita juga bekerja sama dengan media serta kita juga mensosialisasikan ke titik – titik tujuan kalau ada ini program Teman Bus.” (Hasil wawancara pada 21 Juli 2022)
Hal serupa juga diungkapkan oleh GS selaku PIC PT. Surveyor Indonesia untuk Kota Makassar:
“Kalau untuk sosialisasi, pihak pengelola hanya mensosialisasikan melalui media sosial, dan untuk sistem pembayaran disosialisasikan oleh petugas yg ada dilapangan, baik penggunaaan aplikasi, maupun penggunaan uang elektronik. Selebihnya merupakan tanggung
jawab untuk sosialisasi dilakukan oleh pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Karena memang diawal, pemerintah kota / provinsi sudah sepakat untuk menjalankan itu, sebelum program ini berlangsung di Kota Makassar.” (Hasil wawancara pada 23 Juli 2022)
Berdasarkan penjelasan diatas, proses sosialisasi program Teman Bus dilakukan dengan mensosialisasikan ke masyarakat melalui media massa, media sosial, dan organda serta asosiasi angkutan. Hal ini ditujukan agar dapat menarik perhatian masyarakat untuk menggunakan layanan transportasi publik Teman Bus. Sosialisasi tersebut sangat berpengaruh positif pada keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan.
Untuk mencari data yang lebih berimbang, peneliti kemudian melakukan wawancara kepada pihak masyarakat yang merasakan langsung proses sosialisasi dari layanan ini. Berikut hasil wawancara bersama R salah satu pengguna Teman Bus yang peneliti temui di Bus Teman Bus Koridor 3:
“Menurut saya sosialisasinya ke masyarakat masih kurang, dimana informasi tentang Teman Bus seperti halte, tarif, dan rutenya masih belum jelas dan kebanyakan masyarakat sekitar saya belum mengetahui tentang layanan ini. Saya berharap pemerintah lebih dalam lagi mensosialisasikan kepada masyarakat apalagi terkait dengan aplikasi Teman Bus.” (Hasil wawancara pada 28 Juli 2022)
Hasil wawancara terkait diatas, memberikan gambaran bahwa proses sosialisasi program Teman Bus belum sepenuhnya berjalan dengan optimal.
Dimana masih banyak ditemui masyarakat yang belum mengetahui tentang program Teman Bus. Hal ini akan berpengaruh terhadap tujuan program Teman Bus yaitu menarik masyarakat pengguna angkutan umum dan pengguna kendaraan pribadi agar beralih menggunakan Teman Bus.
Kemudian dalam segi pengembangan sistem, peneliti melakukan wawancara dengan pihak pengelola yaitu PT. Surveyor Indonesia. Berikut hasil wawancara peneliti dengan GS selaku PIC PT. Surveyor Indonesia untuk Kota Makassar:
“Dari segi pengembangan sistem kami melakukan pengembangan seperti adanya lima buah cctv yang dimana dua buah mengarah ke dalam Bus dua buah terletak di luar bus satu dibagian depan bus satunya lagi di bagian belakang bus serta satu buah menghadap langsung ke pramudi. Kita juga bekerjasama dengan pihak PT.
TKDN dalam pengembangan aplikasi dari program Teman Bus agar permasalahan – permasalahan yang selama ini di keluhkan masyarakat dapat diatasi. Selebihnya merupakan tanggung jawab dari kementerian perhubungan dan pemerintah setempat untuk pengembangan sistem pada program ini.” (Hasil Wawancara pada 23 Juli 2022)
PT. Surveyor Indonesia dalam melakukan pengembangan sistem pada program Teman Bus sudah dilakukan dengan baik, dimana PT. Surveyor Indonesia melakukan penambahan cctv agar keamanan dari pengguna layanan ini terjamin. PT Surveyor Indonesia juga melakukan kerjasama dengan PT.
TKDN dalam pengembangan aplikasi Teman Bus agar permasalahan – permasalahan terkait dengan aplikasi Teman Bus seperti kegagalan login akun, tidak sesuainya keberadaan bus di jalan dengan di aplikasi, dan permasalahan lainnya dapat di selesaikan dengan baik sehingga masyarakat mudah dan nyaman dalam menggunakan layanan transportasi ini.
Komunikasi antar organisasi merupakan salah satu faktor yang penting dalam pencapaian tujuan suatu program. Oleh karena itu komunikasi antar organisasi yang terlibat harus berjalan dengan baik untuk meningkatkan kualitas