• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Bab ini membahas wujud dan fungsi campur kode dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dengan menggunakan teori campur kode. Menurut penggunaannya campur kode pada novel ini dibedakan atas campur kode deskripsi dan campur kode bentuk dialog. Campur kode deskripsi adalah campur kode yang dilakukan penulis novel dalam menyampaikan cerita, bertujuan menggambarkan latar, peristiwa maupun keadaan tokoh kepada pembaca, sedangkan campur kode bentuk dialog, yaitu campur kode yang menyajikan percakapan atau dialog tokoh/antartokoh, bertujuan untuk membuat cerita menjadi lebih hidup dan mempertajam warna lokal tokoh-tokoh saat percakapan antartokoh berlangsung.

Unsur-unsur kebahasaan yang terdapat pada novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra terdiri dari kata, frasa, klausa, baster, kata ulang, dan idiom atau ungkapan. Berikut campur kode novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra.

Tabel 1 A. Wujud Campur Kode berbentuk Kata

No. Teks Analisis

1 Detak jantungnya rasanya jauh lebih keras daripada announcer bandara. Suara announcer memanggil-manggil nama calon penumpang dalam daftar final call.

(HR, BTDLA: 5)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris announcer dan final call ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti orang yang mengumumkan dan panggilan terakhir. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris, sehingga menimbulkan efek yang mendalam untuk pembaca.

2 “Stop!” petugas itu menyalak.

(HR, BTDLA: 5)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog yang dilakukan oleh petugas bandara, masuknya unsur bahasa Inggris stop yang berarti berhenti. Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan.

43

3 Ketika si pria melewati pemindai detektor, suara “beep”

keras dari pemindai sontak membuat jantungnya lebur.

(HR, BTDLA: 5)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris

“beep” ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti berbunyi. Fungsi campur kode tersebut adalah memudahkan menyampaikan maksud sesuai dengan tanda atau bunyi detektor tersebut.

4 Suara “beep” yang meraung keras tak diacuhkan.

(HR, BTDLA: 6)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris

“beep” ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti berbunyi. Fungsi campur kode tersebut adalah memudahkan menyampaikan maksud sesuai dengan tanda atau bunyi alat detektor tersebut.

5 Waktu menunjukkan pukul 08.05. bunyi “beep” tanda kenakan sabuk keselamatan telah dipadamkan.

(HR, BTDLA: 9)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris

“beep” ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti berbunyi. Fungsi campur kode tersebut adalah memudahkan menyampaikan maksud sesuai dengan tanda atau bunyi alat detektor tersebut.

6 Pramugari membuka strap sabuk keselamatannya.

(HR, BTDLA: 9)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris strap ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti tali. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

7 Well, aku tak bisa membeda- bedakanmu dari kolega yang jauh lebih muda darimu hanya karena kau telah menikah dan punya anak.

(HR, BTDLA: 13)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog yang dilakukan oleh bos ke karyawan Arabnya tersebut, masuknya unsur bahasa Inggris well yang berarti baik.

Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan dan mengakrabkan antara bos dan karyawan Arab tersebut.

8 Perempuan berkerudung itu keluar dari toko kecil di seberang Fulton Street di daerah Brooklyn.

(HR, BTDLA: 16)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris street ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti jalan. Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena kosakata tersebut sudah biasa digunakan untuk nama jalan di Amerika.

9 Aku mencoba mencerna kata- katanya. Emergency. Aku sudah sering mendengar kata ini keluar dari mulut Gertrud.

(HR, BTDLA: 21)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris emergency ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti keadaan darurat.

Fungsi campur kode tersebut adalah Hanum mencari jalan termudah untuk me

mahami apa yang Gertrud tuturkan ke dia (Hanum) sebelumnya.

10 Aku pernah ditugasi menulis kisah si kaya raya pemilik shopping mall Lugner City, Richard Lugner.

(HR, BTDLA: 22)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris shopping mall ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pusat perbelanjaan.

Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan.

11 Gimana kalau misalnya perusahaan-perusahaan media itu mengadakan meeting, lalu mereka tiba-tiba secara tidak sengaja menyadari bahwa ada satu nama yang muncul di surel HRD mereka, dan itu namaku, kemudian mereka tertawa....”

(HR, BTDLA: 24)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog oleh Hanum ke Rangga, masuknya unsur bahasa Inggris meeting yang berarti pertemuan atau rapat. Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa biasa digunakan/lazim.

12 Pernah suatu saat, Khan mencoba mengajukan paper pada Reinhard tentang

“Pengaruh Kata ‘Halal’ pada Produk Makanan Eropa”.

(HR, BTDLA: 29)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

13 Seketika aku tahu apa tema paper keduaku yang akan kuajukan ke Profesor Reinhard.

(HR, BTDLA: 29)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

14 Dengan gayanya yang cool dia berhasil mengaduk-aduk emosi penontonnya dengan berita yang sangat mengharukan sekaligus heroik.

(HR, BTDLA: 35)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris cool ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti keren. Fungsinya adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan.

15 Ada berita besar yang harus kusampaikan padanya. Tentang tugas beratku terkait paper yang kuajukan pada Reinhard siang ini.

(HR, BTDLA: 36)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

16 Pada hari kerja, newsroom ini selalu hiruk pikuk oleh manusia yang bersaing ketat dengan suara printer dan delapan layar televisi yang selalu menayangkan berita dari berbagai penjuru Eropa atau belahan dunia lainnya.

(HR, BTDLA: 38)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris newsroom ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti ruang berita. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

17 “Morgen, Gertrud. Kau baik- baik saja?” Aku melancarkan sapa selamat pagi dengan ragu.

(HR, BTDLA: 38)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Jerman morgen ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pagi. Fungsi campur kode tersebut adalah untuk menghormati lawan tutur.

18 “Morgen, Hanum. Aku...aku...,”

Gertrud terbata menjawab. Aku mendekatinya dan duduk di depan mejanya.

(HR, BTDLA: 39)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Jerman morgen ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pagi. Fungsi campur kode tersebut adalah untuk menghormati lawan tutur.

19 Ini jelas tidak bisa masuk kategori emergency. Ini masalah sepele. Tapi baiklah, bagi Gertrud agaknya ini masalah besar.

(HR, BTDLA: 39)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris emergency ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti keadaan darurat.

Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

20 Kini aku tahu yang dimaksud Gertrud dengan “emergency”.

Ini bukan masalah ibunya.

Bukan masalah redaksi memintanya membuat berita gila.

(HR, BTDLA: 45)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris emergency ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti keadaan darurat.

Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

21 Dia mereguk dua teguk wine di gelas sisa tadi malam. Kurasa tadi malam dia benar-benar tidak tidur.

(HR, BTDLA: 47)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris wine ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti minuman anggur. Fungsinya adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan.

22 Di lantai kesekian tangga bergerak, aku memencet tombol balik ke newsroom, menemui Gertrud yang masih duduk terpekur.

(HR, BTDLA: 51)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris newsroom ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti ruang berita. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

23 Kami menamainya freeday karena terdengar seperti Friday, atau jumat.

(HR, BTDLA: 53)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris freeday dan Friday ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti hari bebas dan jumat. Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan di Wina.

24 Dalam konsensus kalender Islam, hari jumat seharusnya menjadi hari libur, hari untuk berkumpul atau jumu’ah dalam bahasa Arab.

(HR, BTDLA: 53)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Arab jumu’ah ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti hari untuk berkumpul. Fungsi campur kode tersebut adalah memudahkan maksud dari pengarang ke pembaca novel.

25 Sebelum keharmonisan pasangan terancam karena Hanum bekerja menjadi kuli tinta di Heute ist Wunderbar dan aku semakin bergelut dengan paper dan rapat, sebuah hari hari berkumpul keluarga harus dicanangkan.

(HR, BTDLA: 53)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

26 Meski hanya paper biasa, bagiku ke Amerika untuk mengetengahkan presentasi adalah impian terbesarku.

(HR, BTDLA: 54)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

27 Reinhard mengulurkan padaku flyer konferensi bisnis di Washington DC.

(HR, BTDLA: 55)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris flyer ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pamflet. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

28 Tapi semua menjadi fair karena dirinya juga menggajiku besar untuk melakukan pekerjaannya.

(HR, BTDLA: 55)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris fair ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti adil. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

29 Kegemarannya berlayar dengan yacht pribadi tak boleh diabaikan hanya karena proyek riset, paper, dan mengajar.

(HR, BTDLA: 55)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris yacht dan paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti kapal pesiar dan naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

30 “Aku bisa memberimu cuti lebih dari seminggu, allowance dari bagian keuangan yang lebih dari lumayan, belum lagi bonus, jika kau bisa mengerjakan ini....”

(HR, BTDLA: 55)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Inggris allowance ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti tunjangan. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

31 Rangga sendiri membelalakkan mata dan berteriak,

WHAT??? keras sekali barusan.

(HR, BTDLA: 59)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Inggris what????

ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti apa. Fungsi campur kode tersebut adalah mengungkapkan ekspresi kaget dari Rangga ke Hanum.

32 Memarkir mobil di basement sebuah mal di Jakarta dan lupa di mana letaknya adalah malapetaka yang melelahkan untuk dikenang.

(HR, BTDLA: 59)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris basement ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti ruang bawah tanah. Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan.

33 Hingga dua pesawat pembajak menghujamkan diri, melumat gedung megastructure itu menjadi remah-remah.

(HR, BTDLA: 62)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris megestructure ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti struktur yang megah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

34 Negeri ini dengan maklum sepenuh hati merelakan waktunya hilang beberapa menit lebih lama untuk melepas ikat pinggang, jaket, sweter, sepatu, sekaligus kaus kaki mereka di hadapan petugas X-ray bandara.

(HR, BTDLA: 66)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris ray ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti sinar. Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa digunakan.

35 Langkah yang berpadu dengan gadget seluler, mini komputer tablet, dan cangkir Starbucks Cofee di tangan.

(HR, BTDLA: 69)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris gadget dan cofee ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti perkakas dan kopi.

Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa/lazim digunakan.

36 “Mungkin saja kan polisi di sini lebih friendly. Lebih senang berbicara dengan orang asing daripada medianya sendiri.

(HR, BTDLA: 70)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Inggris friendly ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti ramah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

37 Mata hanum berseliweran menikmati sightseeing di atap bus wisata ini.

(HR, BTDLA: 70)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris sightseeing ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti destinasi wisata.

Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

38 Suara nyanyian pemuja Tuhan khas gaya Afrika yang jazzy terdengar sedari tadi.

(HR, BTDLA: 76)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris jazzy ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti menyolok. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

39 Kami mendongak ke atas pintu dan terbacalah surat penyegelan masjid dari developer dan landlord.

(HR, BTDLA: 76)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris developer dan landlord ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pembangun dan tuan tanah. Fungsi campur kode tersebut adalah memudahkan maksud dari pengarang ke pembaca novel.

40 Mas Rangga ke Washington sendiri juga urusi presentasi yang juga sama pentingnya.

Fair, kan!”

(HR, BTDLA: 80)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Jawa Mas dan bahasa Inggris fair ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti penghormatan kepada laki-laki dan adil. Fungsi campur kode tersebut adalah menghormati lawan tutur (Rangga) dan menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

41 Aku hanya butuh waktu rileks dan refreshing denganmu.

Keluar dari kepenatan disertasi dan paper Reinhard yang tak berkesudahan. Itu saja.

(HR, BTDLA: 81)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Inggris refreshing dan paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti bersantai dan naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan

keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris dan kata refreshing juga sudah lazim digunakan.

42 Dia baru beranjak dari duduknya ketika aku dan Rangga memasuki entrance museum.

(HR, BTDLA: 85)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris entrance ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pintu masuk. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

43 “Khaiir...,” jawab permpuan itu diikuti serentetan kata-kata Arab lainnya yang tak kumengerti.

(HR, BTDLA: 86)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Arab khaiir ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti baik. Fungsi campur kode tersebut adalah menghormati lawan bicara (Rangga) yang sebelumnya bertanya menggunakan bahasa Arab.

44 Aku kaget setengah mati dengan kilahnya. Testing? Rangga menunjuk-nunjuk bendera Arab Saudi di dada perempuan itu.

(HR, BTDLA: 86)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris testing ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pengujian.

Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

45 Untuk beberapa saat aku mempelajari sekeliling kompleks. Jalanan di downtown New York ini sama persis di Wina.

(HR, BTDLA: 90)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris downtown ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti pusat kota. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

46 Setiap persimpangan, jalanan besar utama hingga jalan tikus, selalu tertata baik dengan nama Street, Road, Avenue, atau Boulevard beserta nomor urutnya.

(HR, BTDLA: 90)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris street, road, avenue dan boulevard ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti jalan, jalan, jalan besar, dan jalan besar.

Fungsi campur kode tersebut adalah kebutuhan kosakata karena bahasa tersebut sudah biasa/lazim digunakan.

47 Semua tampak simetris.

Downtown New York ini bagai hutan beton.

(HR, BTDLA: 90)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris downtown ke dalam teks bahasa Indonesia

, yang berarti pusat kota. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

48 Dia kemudian ikut-ikutan duduk di depan mejaku. Kututup segera laptopku, menunda koreksi paper presentasiku.

(HR, BTDLA: 99)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris paper ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti naskah. Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

49 “Brother Souleyman....,” aku menepuk pria Arab dengan jambang rapi ini. Sedikit dengan tekanan.

(HR, BTDLA: 101)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Inggris brother ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti saudara. Fungsi campur kode tersebut adalah penutur (Rangga) menunjukkan keakraban dalam situasi santai kepada lawan tutur (Souleyman).

50 Aku kagum padanya. Betapa brotherhood dalam Islam bisa mempersatukan orang-orang ini dalam perjuangan hidup.

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris brotherhood ke dalam teks bahasa

(HR, BTDLA: 102) Indonesia yang berarti persaudaraan.

Fungsi campur kode tersebut adalah menunjukkan keterpelajaran pengarang yang mampu berbahasa Inggris.

51 “Great, Rangga Almahendra.

Kupikir kamu lupa kamu harus ke DC! This is Markus Reinhard speaking.”

(HR, BTDLA: 107)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk dialog, masuknya unsur bahasa Inggris great ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti bagus. Fungsi campur kode tersebut adalah penutur (Markus Reinhard) menunjukkan keterpelajaran di depan lawan tuturnya (Rangga Almahendra).

52 Tanpa tas, sepatu sneakers yang basah kena lumpur, bau sampah bercampur alkohol di sekujur tubuh, celana panjang yang bolong di lutut, serta wajah pucat menahan sakit sudah cukup memantaskanku sejajar dengan para tunawisma di New York.

(HR, BTDLA: 111)

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris sneakers ke dalam teks bahasa Indonesia, yang berarti sepatu kets. Fungsi campur kode tersebut adalah pengarang mencari jalan termudah menyampaikan maksud.

53 Bayangkan, dia memintaku membelikan jumper bertuliskan Washington DC untuk trip

Peristiwa di samping adalah peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris peristiwa campur kode kata bentuk deskripsi, masuknya unsur bahasa Inggris

Dokumen terkait