• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Hasil Penelitian

40

pada bulan Februari tahun 2019 karena piutang terealisasi atau tertagih dan nilai terendah sebesar Rp468.755.784 yang terjadi pada bulan Desember tahun 2018 karena adanya piutang tak tertagih. Kontribusi dari pengaruh pengelolaan piutang terhadap efektivitas arus kas pada PT. Satwa Indo Perkasa diduga terdapat pengaruh yang signifikan, hal ini didasarkan pada beberapa bulan setiap kenaikan piutang, kas juga mengalami kenaikan demikianpun pada saat beberapa bulan piutang mengalami penurunana, kas juga mengalaami penurunan dan jika piutang mengalami penurunan, kas mengalami peningkatan dan begitu juga sebaliknya. Hal ini membuktikan bahwa pengelolaan piutang berpengaruh terhadap peningkatan dan penurunan kas. Pengelolaan piutang yang baik maka piutang akan tertagih atau akan melancarkan penagihan piutang dan kas dapat diterima sesui jatuh tempo sehingga arus kas dapat efektif. Dengan demikian, pengelolaan piutang yang baik akan memberikan kontribusi terhadap laporan keuangan perusahaan terutama keefektifan arus kas masuk perusahaan.

C. Hasil Penelitian

a). Jika nilai sig (2-tailed) > 0,05 ; maka distribusi data normal;

b). Jika nilai sig (2-tailed) < 0,05 ; maka distribusi data tidak normal Berikut adalah hasil dari uji normalitas penelitian ini dengan menggunakana SPSS versi 26.

Tabel 4.2 Hasil Uji Normalitas

Sumber: Output SPSS Data Olahan 2022

Berdasarkan tabel 4.2 di atas dapat dilihat nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0,117 atau lebih besar dari 0,05 maka sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Imam Ghozali apabila nilai Asymp. Sig. (2-tailed) lebih dari 0,05 data residual memiliki berdistribusi Normal

2. Uji Analisis Deskriptif

Berdasarkan hasil pengujian dengan bantuan SPSS versi 26 dimana hasil uji deskriptif analisis dalam penelitian dapat dilihat pada table berikut:

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 48

Normal Parametersa,b Mean .0000002

Std. Deviation 238314113.79292104

Most Extreme Differences Absolute .116

Positive .116

Negative -.061

Test Statistic .116

Asymp. Sig. (2-tailed) .117c

a. Test distribution is Normal b. Calculated from data

c. Lilliefors Significance Correction

42

Table 4.3

Hasil Uji Analisis Deskriptif

Sumber : Output SPSS Data Olahan 2022

Berdasarkan tabel 4.3 di atas dapat dijelaskan bahwa pengelolaan piutang memiliki nilai rata-rata sebesar Rp473.962.373,5217 dengan nilai tertinggi sebesar Rp797.998.367,00 yang terjadi pada bulan April 2016, nilai terendah sebesar Rp143.736.266,00 yang terjadi pada bulan Januari 2018 dan standar deviasinya sebesar 177.933.887,49776. Hasil ini menjelaskan bahwa nilai rata-rata lebih tinggi dari standar deviasinya sehingga secara statistik data telah bernilai positif. Efektivitas arus kas memiliki nilai rata-rata sebesar Rp1.148.159.658,02 dengan nilai tertinggi sebesar Rp1.699.232.793 yang terjadi pada bulan Maret 2016, dan standar deviasi yang dihasilkan sebesar Rp336.945.678,802. Hasil ini menjelaskan bahwa nilai rata-rata lebih tinggi dari standar deviasinya sehingga secara statistik data telah bernilai positif.

3. Uji Regresi Linier Sederhana

Analisis regresi merupakan salah satu Teknik statistik yang sering digunakan oleh peneliti pada berbagai bidang keilmuan. Dalam penelitian ini

Descriptive Statistics

N Minimum Maksimum Mean Std.

Deviation Pengelolaan

Piutang

48 143736266 .00

797998367 .00

473962373 .5217

177933887.4 9776 Efektivitas Arus

Kas

48 468755784 169923279 3

114815965 8.02

336945678.8 02 Valid N

(listwise)

48

digunakan regresi linier sedehana berdasarkan hasil Output SPSS versi 26 sebagai berikut:

Tabel 4.4

Hasil Regresi Linier Sederhana Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta 1 (Constant) 513669089

.774

99845296

.238 5.145 .000

Pengelolaan

Piutang 1.339 .197 .707 6.779 .000

a. Dependent Variable: Efektivitas Arus Kas Sumber: Output SPSS Data Olahan 2022

Berdasarkan hasil analisis pada tabel 4.4 tersebut maka model regresi antara piutang dengan besarnya arus kas PT. Satwa Indo Perkasa selama periode Januari 2016 sampai Desember 2019 adalah sebagai berikut:

Y = 513.669.089,774+ 1.339

Hasil ini menunjukkan bahwa hasil regresi linier sederhana di atas adalah sebagai berikut:

a. Jika pengaruh piutang diabaikan, maka rata-rata besarnya kas yang dimiliki oleh PT. Satwa Indo Perkasa selama periode Januari 2016 – Desember 2019 adalah sebesar 513.669.089,774. Ini menunjukkan bahwa piutang merupakan faktor yang mempengaruhi besarnya kas PT.

Satwa Indo Perkasa.

b. Terdapat pengaruh positif dari piutang terhadap arus kas PT. Satwa Indo Perkasa. Nilai koefisien regresi pengelolaan piutang 1.339 artinya setiap

44

peningkatan piutang sebesar 1% akan meningkatkan jumlah kas sebesar 1.339. Nilai ini menunjukkan bahwa piutang yang dikelola oleh perusahaan pengaruh positif.

4. Koefisien Kolerasi

Analisis Koefisien Korelasi bertujuan untuk menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antara masing-masing variabel. Dinyatakan dalam bentuk hubungan positif dan negatif, sedangkan kuat atau lemahnya hubungan dinyatakan dalam besarnya koefisien korelasi. Jika nilai rho mendekati -1 atau 1, maka kedua variabel tersebut memiliki korelasi yang kuat.

Sebaliknya, jika nilai rho mendekati 0, maka kedua variabel cenderung memilki korelasi yang lemah atau bahkan tidak memiliki korelasi.

Tabel 4.5

Hasil Uji Koefisien Kolerasi

Sumber : Output SPSS Data Olahan 2022

Berdasarkan hasil analisis pada tabel 4.5 tersebut maka nilai dari Pearson Correlation sebesar 0.707, artinya bahwa hubungan antara pengelolaan piutang dengan efektivitas arus kas adalah positif dan sesuai

Correlations

Pengelolaan Piutang

Efektivitas Arus Kas Pengelolaan

Piutang

Pearson Correlation

1 .707**

Sig. (2-tailed) .000

N 48 48

Efektivitas Arus Kas

Pearson Correlation

.707** 1

Sig. (2-tailed) .000

N 48 48

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

dengan teori yang dikemukakan oleh Sugiyono dimana nilai Pearson Correlation sebesar 0.707 berada pada nilai Pearson Correlation 0.60 - 0.799 yang artinya hubungan antara pengelolaan piutang dengan efektivitas arus kas adalah kuat.

5. Uji Hipotesis

a. Uji t

Uji-t digunakan untuk mengetahui pengaruh atau mengetahui hubungan antara variabel independent dan dependen. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t dengan SPSS versi 26. Hasil uji t sebagai berikut:

Tabel 4.6 Hasil Uji t Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta 1 (Constant) 513669089

.774

99845296

.238 5.145 .000

Pengelolaan

Piutang 1.339 .197 .707 6.779 .000

a. Dependent Variable: Efektivitas Arus Kas Sumber : Output SPSS Data Olahan 2022

Berdasarkan tabel 4.6 di atas, variabel pengelolaan piutang (X) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel efektivitas arus kas (Y). Hal ini terlihat dari (X) 0,000 < 0.05. sedangkan nilai t-tabel pada tingkat signifikasi 5% dan derajat bebas adalah (n-k) = 48-2 =46 sebesar 1.679. jika dibandingkan dengan nilai t-hitung yang diperoleh 6.779 maka nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (6.779 > 1.679)

46

sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga hipotesis yang berbunyi pengelolaan piutang berpengaruh positif terhadap efektivitas arus kas pada PT. Satwa Indo Perkasa diterima.

b. Uji Koefisien Determinasi (R2) Uji koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui

seberapa besar kemampuan variabel bebas dapat menjelaskan variabel terikat. Besarnya nilai R berkisar antara 0-1, semakin mendekati angka 1 nilai R tersebut maka semakin besar pula variabel bebas (X) mampu menjelaskan variabel terikat (Y). Berikut adalah hasil uji koefisien determinasi dari olah data output SPSS versi 26:

Tabel 4.7

Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R

Square Std. Error of the Estimate

1 .707a .500 .489 240890557.468

a. Predictors: (Constant), Pengelolaan Piutang b. Dependent Variable: Efektivitas Arus Kas Sumber : Output SPSS Data Olahan 2022

Dari tabel 4.7 dapat dilihat besarnya nilai adjusted R2 sebesar 0,500. Hal ini menunjukkana bahwa terdapat besaran pengaruh pengelolaan piutang terhadap efektivitas arus kas sebesar 50%

sedangkan sisanya sebesar 50% dijelaskan oleh variabel lainnya selain dari variabel independen tersebut.

D. PEMBAHASAN Pembahasan berdasarkan hasil penelitian mengenai “Pengaruh Pengelolaan Piutang terhadap Efektivitas Arus Kas PT. Satwa Indo Perkasa”

maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

Pengelolaan piutang pada PT. Satwa Indo Perkasa sudah cukup baik yang dilihat dari adanya peningkatan jumlah piutang setiap bulannya.

Efektivitas arus kas pada PT. Satwa Indo Perkasa berpengaruh positif yang dapat dilihat dari hasil uji koefisien regresi sederhana dengan arah positif yang artinya setiap penambahan piutang akan mempengaruhi total kas.

Pengelolaan piutang berpengaruh terhadap efektivitas arus kas pada PT.

Satwa Indo Perkasa yang dapat dilihat pada besarnya hasil uji koefisien determinasi dengan pengaruhnya sebesar 50% sedangkan sisanya sebesar 50% dijelaskan oleh variabel lainnya selain dari variabel independent tersebut.

Berdasarkan hasil uji t, didapatkan nilai t hitung sebesar 6.779 > t tabel 1.679 dengan nilai sig 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa pengelolaan piutang berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas arus kas. Artinya, jika pengelolaan piutang dilakukan dengan baik maka arus kas akan efektif.

Semakin baik pengelolaan piutang dilakukan maka semakin efektif juga arus kasnya. Hal ini terjadi karena pada PT. Satwa Indo Perkasa lebih didominasi dengan piutang usaha, dimana piutang usaha pada perusahaan sebagian besar tertumpu dalam rangka meningkatkan operasionalnya.

Hasil penelitian ini juga mendapat dukungan dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Rivandi dan Septiana (2020), Juita dan Rivandi (2019), Jaya et al. (2020), Kurniawati et.al.,(2020) yang menyimpulkan bahwa

48

pengelolaan piutang berpengaruh terhadap efektivitas arus kas. Artinya jika piutang dikelolah dengan baik maka arus kas dapat efektif. Piutang merupakan sebuah kebijakan perusahaan yang memberikan pelanggan sebuah kelonggaran mengenai jangka waktu melakukan pembayaran.

Kelonggaran yang diberikan ini biasanya berupa diperbolehkannya melakukan pembayaran dibelakangan hari atas pembelian barang atau jasa tersebut (Mian et al., 2018). Jika piutang tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan tertumpuknya dana perusahaan pada pihak lain sehingga aliran kas tidak akan menjadi lancar. Penumpukan pada piutang dapat mengakibatkan berkurangnya keuntungan perusahaan dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan tidak efektifnya pengelolaan piutang terhadap arus kas sehingga dana yang dikeluarkan akan lebih tinggi daripada dana yang diterima.

Akuntansi keuangan adalah suatu proses yang berujung pada penyajian laporan keuangan suatu perusahaan yang digunakan oleh pihak internal maupun eksternal. Laporan keuangan yang tersusun diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas terutama investor yang menanamkan modalnya dalam suatu perusahaan (Kieso dikutip dalam Dinanti dan Nugraha, 2018). Hasil penelitian ini juga didukung oleh Teori Sinyal.

Berdasarkan pada Teori Sinyal, dimana perusahaan memberikan sinyal atau informasi kepada manajemen perusahaan tentang kondisi keuangannya.

Informasi tersebut menunjukkan bagaimana piutang perusahaan dikelola dengan baik. Teori ini juga menjelaskan bahwa pemberian sinyal dilakukan oleh manajer untuk mengurangi asimetri informasi. Dimana seorang manajer memberikan informasi tentang pengelolaan piutang melalui laporan

keuangan sesuai kebijakan akuntansi untuk menghindari manipulasi data untuk menghasilkan laba yang lebih berkualitas dan atau penagihan piutang dengan lancar sehingga arus kas dapat efektif (Brigham dan Houston dikutip dalam Oktalina, 2021). Terdapat kesesuaian antara teori sinyal dengan hasil penelitian ini. Teori ini membahas tentang perusahaan memberikan sinyal atau informasi kepada manajemen perusahaan tentang kondisi keuangannya. Informasi tersebut menunjukkan bahwa bagaimana piutang telah dikelola dengan baik. PT. Satwa Indo Perkasa telah melakukan pengelolaan piutang yang cukup baik yang dilihat dari jumlah piutang yang bertambah tiap bulan sehingga penerimaan kas yang cukup lancar juga atau efektif, sehingga hal ini sejalan dengan teori sinyal.

Menurut Raden (dalam Rivandi dan Septiana, 2020), efektivitas arus kas adalah manajemen kas yang efektif mensyaratkan suatu pengendalian untuk melindungi kas dari kerugian karena pencurian atau karena penipuan. Kas bisa menjadi salah satu hal yang dapat merubah posisi perusahaan karena sifatnya yang selalu berubah-ubah dari tahun ke tahun. Untuk itu perusahaan harus menjaga stabilitas arus kas karena dapat berpotensi dalam menciptakan kerugian dalam jangka panjang, terutama kas yang berasal dari piutang. Untuk itu piutang dan kas harus dikelola dengan baik karena akan memiliki hubungan yang searah, artinya semakin baik pengelolaan piutang maka akan semakin efektif dalam pengelolaan arus kas yang ada pada perusahaan. Jika pengelolaan piutang dilakukan dengan baik maka penagihan piutang dapat lancar sehingga penerimaan kas juga akan lancar maka arus kas dapat efektif.

50 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah ada dalam pembahasan sebelumnya, kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Pengelolaan piutang pada PT. Satwa Indo Perkasa sudah dikatakan cukup baik, hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah piutang setiap bulannya.

2. Berdasarkan koefisien regresi sederhana dengan arah positif maka dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dari pengelolaan piutang maka akan meningkatkan efektivitas arus kas pada PT. Satwa Indo Perkasa.

3. Pengelolaan piutang berpengaruh terhadap efektivitas arus kas pada PT.

Satwa Indo Perkasa, hal ini dapat dilihat dari besarnya nilai Adjusted R2 sebesar 0,500. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat besaran pengaruh pengelolaan piutang terhadap efektivitas arus kas sebesar 50% sedangkan sisanya sebesar 50% yang dijelaskan oleh variabel lainnya selain dari variabel independent tersebut.

Jadi pengelolaan piutang berpengaruh positif terhadap efektivitas arus kas pada PT. Satwa Indo Perkasa. Hal ini dilihat dari pengelolaan piutang yang cukup baik dimana peningkatan jumlah piutang setiap bulan dan efektivitas arus kas yang bernilai positif. Artinya, jika pengelolaan piutang dilakukan dengan baik maka arus kas akan efektif. Semakin baik pengelolaan piutang dilakukan maka semakin efektif juga arus kasnya

B. Saran

Berdasarkan penelitian ini, untuk meningkatkan efektivitas arus kas pada PT. Satwa Indo Perkasa adalah sebagai berikut:

1. Dari hasil penelitian ini penulis mengungkapkan bahwa pengelolaan piutang pada PT. Satwa Indo Perkasa sudah cukup baik. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada pihak manajemen PT. Satwa Indo perkasa agar senantiasa mempertahankan prestasi yang telah didapatkan dan terus meningkatkan prestasinya.

2. Penelitian-penelitian selanjutnya diharapkan bisa menemukan metode yang baru dalam menganalisis arus kas perusahaan. Karena jika dilihat dari nilai R Square hanya sebesar 0.500 atau 50%. Hal ini mengindifikasi bahwasannya masih ada variabel lain yang mempengaruhi besarnnya efektivitas arus kas PT. Satwa Indo Pekasa.

3. Peneliti ini juga hanya meneliti satu perusahaan saja, yakni PT. Satwa Indo Perkasa dan untuk lebih mendapatkan hasil yang lebih valid, penulis menyarankan agar penelitian selanjutnya bisa mengamati lebih banyak objek perusahaan terutama pada perusahaan-perusahaan pembiayaan.

52

DAFTAR PUSTAKA

Agustin, A. (2019). Analisis Pengendalian Piutang terhadap Penagihan Piutang Arus Kas PT. cowell Development Tbk. Jurnal Bina Akuntansi, 6(2), 42- 65. https://doi.org/10.52859/jba.v6i2.61

Aulia et al. (2021). Konsep dan Implementasi Akuntansi Comprehensive - Google Books.https://www.google.co.id/books/edition/Konsep_dan_Implementasi _Akuntansi_Compre/MUIyEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=KONSEP+DA N+IMPLEMENTASI+AKUNTANSI+COMPREHENSIVE&pg=PT464&print sec=frontcover

Dinanti, A., dan Nugraha, G. A. (2018). Pelaporan keuangan organisasi nirlaba.

Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi, 20 (1).

https://doi.org/10.32424/jeba.v20i1.1081

Dirie, A.O., dan Ayuma, C. (2018). Effect of Accounts Receivables Management on Financial Performance in Small and Medium Firms in Mogadishu- Somalia. International Journal of Management and Commerce Innovations, 6(1), 378–383. www.researchpublish.com

Efendi, G., dan Saprudin, S. (2019). Pengaruh Piutang Usaha Dan Hutang Usaha Terhadap Arus Kas Operasi Pada PT. Dunia Express Tahun 2016- 2017. Jurnal Akuntansi Dan Perpajakan Jayakarta, 1(1).

https://doi.org/10.53825/japjayakarta.v1i1.4

Ermini et al. (2021). Dasar-dasar Manajemen Keuangan - Google Books.

https://www.google.co.id/books/edition/Dasar_Dasar_Manajemen_Keuan gan/LV5BEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=dasar+dasar+manajemen+keu angan+samudra+biru&printsec=frontcover

Ghozali, Imam. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang

Hery. (2020). Intisari Konsep Dasar Akuntansi - Google Books.

https://www.google.co.id/books/edition/Intisari_Konsep_Dasar_Akuntansi/

XlkjEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=hery+akuntansi+dasar&printsec=front cover

Irfani, A. S. (2020). Manajemen Keuangan dan Bisnis; Teori dan Aplikasi - Google

Books.https://www.google.co.id/books/edition/MANAJEMEN_KEUANGAN _DAN_BISNIS_Teori_dan/qln8DwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Dr.+agus +s.+irfani.+MBA.+2020.+Manajemen+keuangan+dan+bisnis+teori+dan+a plikasi.+Penerbit+PT.+Gramedia+pustaka+utama.+JAKARTA&pg=PR4&

printsec=front

Jaya, et al., (2020). Analisis Pengendalian Internal Kas dengan Piutang terhadap Efektivitas Arus Kas pada PT. Sinar Lestari Utama. Jurnal Bisnis Kolega, 6(2). https://www.ejournal.pmci.ac.id/index.php/jbk/article/view/55

Juita, R., dan Rivandi, M. (2019). Pengaruh Pengelolaan Piutang Terhadap Efektivitas Arus Kas Pada PT. Satria Lestari Multi. Academic

Comperence of Accounting J, 1, 1–10.

https://doi.org/10.37301/jmubh.v15i2.16896

Kurniawati, E., Leiwakabessy, P., dan Matruty, Y. R. (2020). Analisa Piutang Dagang Terhadap Efektivitas Arus Kas Pada PT . Subitu Karya Teknik

Cabang Sorong. Jurnal Pitis AKP.

https://jurnal.poltekstpaul.ac.id/index.php/jakp/article/view/383

Le, T. T. O., Vu, T. T. T., dan Van Nguyen, C. (2020). Identifying factors influencing on the cash flow of construction companies: Evidence from Vietnam stock exchange. Management Science Letters, 10(1), 255–264.

https://doi.org/10.5267/j.msl.2019.7.036

Lubis, K. (2020). Pengaruh Manajemen Piutang Persediaan terhadap Arus Kas Dan Profitabilitas Perusahaan Plastik Dan Kemasan Yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Focus Manajemen UPMI, 1(2722–6514), 86–93. http://journal.upmi.ac.id/index.php/fmum/article/view/22

Mian, C., Pelleng, F., dan Mangindaan, J. (2018). Analisis Pengendalian Piutang Dagang Terhadap Efektifitas Arus Kas Pada PT. Tridjaya Mulia Sukses Manado. Jurnal Administrasi Bisnis, 6(004).

https://doi.org/10.5281/zenodo.1466627

Meliana et.al. (2021). Pengaruh Laba Kotor, Laba Bersih, Perubahan Piutang Usaha, Perubahan Utang Usaha, Dan Perubahan Persediaan Terhadap Arus Kas Operasi Dimasa Depan. 2(April), 63–72.

http://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/jeamm/article/download/4212/2711 Nursya’adah, D. (2020). An Perubahan Beban Depresiasi Terhadanalisis

Kemampuan Prediktif Laba Kotor, Laba Operasi, Laba Bersih, Arus Kas Operasi, Perubahan Hutang, Perubahan Piutang, Perubahan Persediaan dap Arus Kas Operasi Masa Depan (Studi Empiris pada Perusahaan subsektor pr. Prisma (Platform Riset Mahasiswa Akuntansi), 1(1), 120–

135. https://ojs.stiesa.ac.id/index.php/prisma

Nuria et.al. (2021). ANALISIS EFEKTIFITAS PENGELOLAAN DAN SISTEM PENGENDALIAN PIUTANG PADA KOPERASI PEGAWAI RI (KP-RI) SAGURISI KABUPATEN BUNGO PERIODE 2017-2019. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 1(2), 1–12. https://ojs.umb- bungo.ac.id/index.php/JIAB/article/view/714

Nur, S. W. (2020). Buku Ajar Akuntansi Dasar; Teori & Teknik Penyusunan

Laporan Keuangan - Google Books.

https://www.google.co.id/books/edition/Akuntansi_Dasar_Teori_dan_Tekn ik_Penyusu/li0PEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0

Oktalina, G. (2021). Pengaruh Perputaran Kas Dan Perputaran Piutang

Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bei. JRAK Jurnal Riset Akuntansi Dan Riset, 7(2), 16–24.

Rahayu, S., dan Adhani, I. (2020). Analisis Pengaruh Efektivitas Modal, Perputaran Piutang, Dan Perputaran Persediaan Terhadap Arus Kas (Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food and Beverage).

Jurnal Ekonomika Dan Manajemen, 9(1), 51–68.

54

https://journal.budiluhur.ac.id/index.php/ema/article/view/1113/815 Ramly et al. 2018. Relationship between Foundamental Signal and Cash

Flow Informationon Stock Return after the Convergence of IFRS.

Advances in Economics, Business and Management research (AEMBAR). Vol.92. https://doi.org/10.2991/icame-18.2019.35

Rivandi, M., dan Septiana, G. (2020). Pengaruh Pengelolaan Piutang Terhadap Efektivitas Arus Kas PT . Satria Lestari Multi. Jurnal Manajemen

Universitas Bung Hatta, 15(2).

https://doi.org/10.37301/jmubh.v15i2.16896

Sangka et al. (2018). Analisis Tingkat Perputaran Piutang Usaha Terhadap Laporan Arus Kas Operasi Pada Manado Quality Hotel.

Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 13(02), 160–168.

https://doi.org/10.32400/gc.13.02.19111.2018

Septiana, A. (2019). Analisis Laporan Keuangan Pemahaman Dasar dan Analisis

Kritis Laporan Keuangan - Google Books.

https://www.google.co.id/books/edition/ANALISIS_LAPORAN_KEUANGA N_Pemahaman_dasa/T5H6DwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Aldila+septia na.+2019.+Analisis+laporan+keuangan+pemahaman+dasar+dan+analisis +kritis+laporan+keuangan.&printsec=frontcover

Spence, Michael. 1973. Job Market Signaling. The Quarterly Journal of Economics, Vol. 87, No. 3. (Aug., 1973), pp. 355-374.

Sugyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

CV Alfabeta

Suherman, A., dan Siska, E. (2021). Manajemen Keuangan - Google Books.

https://www.google.co.id/books/edition/Manajemen_Keuangan/HqM_EAA AQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Asep+suherman+dan+Elmira+siska.+2021.+

Manajemen+keuangan.&pg=PT4&printsec=frontcover

Yusuf, R., dan Sapitri, N. R. (2021). Pengelolaan Piutang terhadap Efektivitas Arus Kas pada PT. Telekomunikasi Indonesia (PERSERO) TBK Periode 2015-2019. Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia, 1(2), 69–74.

https://doi.org/10.11594/jesi.01.02.03

L A M

P

I

R

A

N

56

Lampiran 1 – Surat Izin Penelitian

58

60

62

64

66

68

70

72

Lampiran - 3 Hasil Olah Data SPSS

a. Hasil Uji Normalitas

b. Hasil Uji Analisis Deskriptif

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 48

Normal Parametersa,b Mean .0000002

Std. Deviation 238314113.79292104

Most Extreme Differences Absolute .116

Positive .116

Negative -.061

Test Statistic .116

Asymp. Sig. (2-tailed) .117c

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Pengelolaan

Piutang 48 143736266 .00

797998367 .00

473962373.52 17

177933887.49 776 Efektivitas Arus

Kas 48 468755784 169923279

3

1148159658.0 2

336945678.80 2 Valid N

(listwise) 48

74

c. Hasil Regresi Linier Sederhana

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta 1 (Constant) 513669089

.774

99845296

.238 5.145 .000

Pengelolaan

Piutang 1.339 .197 .707 6.779 .000

a. Dependent Variable: Efektivitas Arus Kas

d. Hasil Uji Koefisien Kolerasi

Correlations

Pengelolaan Piutang

Efektivitas Arus Kas Pengelolaan Piutang Pearson

Correlation

1 .707**

Sig. (2-tailed) .000

N 48 48

Efektivitas Arus Kas Pearson Correlation

.707** 1

Sig. (2-tailed) .000

N 48 48

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

e. Hasil Uji t

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta 1 (Constant) 513669089

.774

99845296

.238 5.145 .000

Pengelolaan

Piutang 1.339 .197 .707 6.779 .000

a. Dependent Variable: Efektivitas Arus Kas f. Hasil Uji Koefisien Determinasi

Model Summaryb Model R R Square Adjusted R

Square Std. Error of the Estimate

1 .707a .500 .489 240890557.468

a. Predictors: (Constant), Pengelolaan Piutang b. Dependent Variable: Efektivitas Arus Kas

Dokumen terkait