• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen pengaruh pengetahuan keuangan dan sikap (Halaman 57-66)

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

Berdasarkan analisis yang ditunjukkan pada tabel 4.5, rata-rata penilaian responden terdapat variabel perilaku manajemen keuangan termasuk dalam kriteria sangat setuju yaitu pernyataan 1, 2, 3, 5, 6, 8, 9, dan 10. Adapun item pernyataan yang termasuk dalam kriteria setuju yaitu 4, dan 7. Penilaian tertinggi ada pada item pernyataan “Menyusun keuangan usaha saya (jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang)”

dan “Saya menabung secara periodik dari uang yang telah saya peroleh mempunyai nilai yang sama sebesar 4,40. Penilaian terendah berada pada item pernyataan “Saya sudah melakukan investasi dalam bentuk saham sebesar 3,88. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros mempunyai dasar dalam mengelola keuangan usahanya dengan baik.

Tabel 4.6

Hasil Uji Validitas Pengetahuan Keuangan

No Pernyataan

Corrected Item- Total Correlation

rtabel Keterangan

1.

Jika saya mempunyai pengetahuan keuangan yang memadai, saya dapat terhidar dari segala penipuan uang.

0,350 0,312 Valid

2.

Memiliki anggaran keuangan dapat membantu saya mengendalikan pengeluaran.

0,488 0,312 Valid

3.

Saya mengetahui faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menyusun anggaran keuangan dan belanja.

0,767 0,312 Valid

4.

Saya mengetahui bahwa keuntungan saham bisa berupa pembagian laba atau keuntungan.

0,737 0,312 Valid

5. Saya menyisipkan sebagian

keuntungan usaha untuk ditabung. 0,243 0,312 Gugur 6.

Saya mengetahui aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam

pengambilan kredit. 0,820 0,312 Valid

7.

Saya mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam memilih jenis asuransi.

0,758 0,312 Valid

8.

Saya telah menyiapkan asuransi jiwa untuk bisa melindungi keluarga seandainya suatu saat pemegang asurasi meninggal.

0,660 0,312 Valid

9.

Saya mengetahui bahwa Investasi bermanfaat untuk menyiapkan

masa depan yang lebih matang 0,539 0,312 Valid

10.

Perencanaan dan pengelolaan keuangan penting untuk keberlanjutan usaha saya.

0,229 0,312 Gugur Sumber: Data diolah SPSS 25 Tahun 2022

Berdasarkan data pada tabel 4.6 dapat diambil kesimpulan bahwa pada uji validitas tidak semua pernyataan dalam kuesioner valid,

pernyataan nomor 5 dan 10 diyatakan gugur karena rhitung ˂ rtabel. Hasil uji validitas pada variabel sikap keuangan disajikan sebagai berikut:

Tabel 4.7

Hasil Uji Validitas Sikap Keuangan

No. Pernyataan

Corrected Item- Total Correlation

rtabel Keterangan

1.

Mempuyai anggaran merupakan strategi penting dalam keuangan usaha saya.

0,564 0,312 Valid

2.

Menjaga catatan keuangan merupakan hal yang penting untuk keuangan usaha saya.

0,469 0,312 Valid

3.

Saya menyisihkan sebagian pendapatan saya untuk

diinvestasikan agar memperoleh pendapatan tambahan.

0,661 0,312 Valid

4.

Penting bagi saya untuk membuat target belanja dan tabungan setiap bulan.

0,494 0,312 Valid

5.

Lebih memilih menggadaikan barang untuk kebutuhan yang tidak terduga.

0,876 0,312 Valid

6.

Kondisi keuangan saat ini dapat mempengaruhi perencanaan keuangan usaha saya.

0,781 0,312 Valid

7.

Tabungan pribadi akan saya gunakan sebagai pendanaan darurat.

0,579 0,312 Valid

8. Menggunakan kredit bank untuk

mengatasi kekurangan dana. 0,854 0,312 Valid 9.

Kondisi keuangan saya tidak mengganggu hubungan saya dengan orang lain

0,658 0,312 Valid

10.

Saya mengetahui uang merupakan sebuah simbol kesuksesan atau simbol kualitas hidup yang

mencerminkan prestasi seseorang.

0,799 0,312 Valid

Sumber: Data diolah SPSS 25 Tahun 2022

Berdasarkan data tabel 4.7 dapat diambil kesimpulan pada uji validitas diketahui semua pernyataan variabel sikap keuangan itu valid.

Adapun hasil uji validitas variabel perilaku manajemen keuanga sebagai berikut:

Tabel 4.8

Hasil Uji Validitas Perilaku Manajemen Keuangan

No. PERNYATAAN

Corrected Item- Total Correlation

rtabel Keterangan

1.

Menyusun keuangan usaha saya (jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang).

0,666 0,312 Valid

2.

Saya menetapkan anggaran belanja maksimal dalam pengalokasian keuangan.

0,588 0,312 Valid

3.

Saya selalu tepat waktu membayar tagihan dan pengeluaran lainya

0,731 0,312 Valid

4.

Saya selalu konsisten dengan anggaran atau rencana belanja yang telah saya buat

0,643 0,312 Valid

5.

Saya memikirkan risiko dalam mengambil hutang/kredit sebelum pengambilan keputusan.

0,569 0,312 Valid

6.

Saya menabung secara periodik dari uang yang telah saya peroleh

0,584 0,312 Valid

7. Saya sudah melakukan

investasi dalam bentuk saham 0,687 0,312 Valid 8.

Saya menyediakan dana untuk pengeluaran tak terduga

0,728 0,312 Valid

9.

Saya melakukan diskusi dengan karyawan untuk menyelesaikan masalah keuangan.

0,787 0,312 Valid

10. Saya merubah perencanaan

keuangan yang tidak sesuai. 0,676 0,312 Valid Sumber: Data diolah SPSS 25 Tahun 2022

Berdasarkan data tabel 4.8 dapat diambil kesimpilan bahwa pada uji validitas diketahui tidak semua pernyataan kuesioner valid. Pernyataan pada variabel perilaku manajemen keuangan semua valid karena rhitung

˃rtabel.

2. Uji Reliabilitas

Pengujian ini dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana hasil suatu pengukuran yang telah dilakukan dapat dipercaya. Pengujian rabilitas ini dilakukan secara Internal cosistency yaitu mencoba akan istrumen sekali saja. Uji reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan rumus alqha cronvach. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai cronbach alpha ≥ 0,60 (Imam, 2011: 48). Jadi apabila nilai alpha kurang dari 0,60 maka dapat dikatakan tidak reliabel. Pengujian reliabilitas dilakukan dengan menggunakan bantuan komputer program pengolah data statistik. Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.9 Hasil Uji Reliabilitas

Variabel Alpha

Cronbach Keterangan

Pegetahuan Keuangan (X1) 0,790 Realibel

Sikap Keuangan (X2) 0,872 Realibel

Perilaku Manajemen Keuangan (Y) 0,856 Realibel Sumber :Data diolah SPSS 25 Tahun 2022

Berdasarkan tabel 4.9 diperoleh nilai cronbach’s alpha lebih besar dari nilai 0,600. Dengan demikian jawaban – jawaban responden dari variabel penelitian tersebut dapat digunakan untuk penelitian.

3. Analisis Regresi Berganda

Analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Di bawha ini akan dibahas hasil analisis regresi linear berganda yang dilakukan dengan menggunakan program pengolah data statistik.

Tabel 4.10

Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std.

Error Beta

1

(Constant) 2,617 3,696 0,708 0,483

Pengetahuan Keuangan (X1) 0,412 0,159 0,353 2,594 0,014 Sikap Keuangan (X2) 0,542 0,128 0,576 4,230 0,000 a. Dependent Variable: Perilaku Manajemen Keuangan (Y)

Sumber :Data diolah SPSS 25 Tahun 2022

Berdasarkan analisis data dengan menggunakan SPSS 25, maka diperoleh hasil persamaan regresi sebagai berikut :

Persamaan regresi diatas memperlihatkan hubungan antara variabel independent dengan variabel dependent secara parsial, dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa

a) Nilai constanta adalah 2,617, artinya jika tidak terjadi perubahan variabel pengetahuan keuangan dan sikap keuangan (nilai X1 dan X2 adalah 0) maka perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros ada sebesar 2,617 satuan.

b) Nilai koefisien regresi pengetahuan keuangan adalah 0,412, artinya jika variabel pengetahuan keuangan (X1) meningkat sebesar 1%

dengan asumsi variabel sikap keuangan (X2) dan konstanta (a)

adalah 0, maka perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros meningkat sebesar 0.412. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel pengetahuan keuangan berpengaruh positif bagi perilaku manajemen keuangan, sehingga makin banyak pengetahuan keuangan yang dimiliki pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros, maka makin meningkat pula perilaku manajemen keuangan yang dilakukan.

c) Nilai koefisien regresi sikap keuangan adalah 0,542 artinya jika variabel sikap keuangan (X2) meningkat sebesar 1% dengan asumsi variabel pengetahuan keuangan (X1) dan konstanta (a) adalah 0, maka perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros meningkat sebesar 0,542. Hal tersebut menunjukkan bahwa sikap keuangan berpengaruh positif bafi perilaku manajemen keuangan, sehingga makin baik sikap keuangan seorang pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros, maka makin baik pula perilaku manajemen keuangan yang dimiliki.

4. Uji Parsial (Uji t)

Berikut ini adalah hasil Uji t antara pengetahuan keuangan dan sikap keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan.

Tabel 4.11 Hasil Uji Parisal (Uji t)

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std.

Error Beta

1

(Constant) 2,617 3,696 0,708 0,483

Pengetahuan Keuangan (X1) 0,412 0,159 0,353 2,594 0,014 Sikap Keuangan (X2) 0,542 0,128 0,576 4,230 0,000 a. Dependent Variable: Perilaku Manajemen Keuangan (Y)

Sumber : Data diolah SPSS 25 Tahun 2022

Berdasarkan Tabel 4.11 denga mengamati baris, kolom t dan sig, bisa dijelaskan sebagai berikut

1. Pengaruh variabel pengetahuan keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan (H1)

Variabel pengetahuan keuangan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros. Hal ini terlihat dari signifikan pengetahuan keuangan (X1) 0,014 ˂ 0,05 dan nilai ttabel = t (a/2; n-k-1 = t (0,05/2; 40-2-1) = (0,025;37) = 2.02619. Berarti nilai thitung lebih besar dari ttabel (2,594 ˃ 2.02619), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga

hipotesis yang berbunyi terdapat pengaruh pengetahuan keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan secara parsial diterima.

2. Pengaruh variabel sikap keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan (H2)

Variabel sikap keuangan (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Maros. Hal ini terlihat dari signifikan sikap keuangan (X2) 0,000 ˂ 0,05 dan nilai ttabel = t (a/2; n-k-1) = t (0,025:37) = 2.02619. Berarti nilai thitung lebih besar dari ttabel (4,230 ˃ 2.02619), maka H0 ditolak dan H2 diterima. Sehingga hipotesis yang berbunyi terdapat pengaruh sikap keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan secara parsial diterima.

5. Koefisien Determinasi (R2)

Tabel 4.12

Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary

Model R R

Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

1 ,894a 0,799 0,789 2,835

a. Predictors: (Constant), Sikap Keuangan (X2), Pengetahuan Keuangan (X1)

Sumber:Data diolah SPSS 25 Tahun 2022

Berdasarkan Tabel 4.3 dapat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Square sebesar 0,789. Hal ini

berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 78,9 % dalam penelitian ini.

Dalam dokumen pengaruh pengetahuan keuangan dan sikap (Halaman 57-66)

Dokumen terkait