BAB IV PEMBAHASAN
B. Hasil Uji Analisis Data
1. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas
53 6. Adanya kemudahan dalam
transaksi ketika proses pencairan peminjaman modal usaha PNM Mekar Syariah
20 64 6 2 92
7. Saya merasa puas dengan semua pelayanan,
persyaratan, dan kemudahan yang diberikan ketika menggunakan jasa PNM Mekar Syariah
33 53 5 1 92
Sumber: Pengolahan Data Primer (2022)
54 Tabel 4. 5
Hasil Uji Validitas Variabel X
Correlations
X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 TOTAL
X1 Pearson Correlation
1 .533** .201 .240* .103 .020 -.023 .530**
Sig. (2-tailed) .000 .055 .021 .330 .847 .827 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
X2 Pearson Correlation
.533** 1 .196 .386** .163 .185 .034 .630**
Sig. (2-tailed) .000 .061 .000 .121 .078 .747 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
X3 Pearson Correlation
.201 .196 1 .372** .373** .166 .255* .571**
Sig. (2-tailed) .055 .061 .000 .000 .115 .014 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
X4 Pearson Correlation
.240* .386** .372** 1 .485** .360** .305** .723**
Sig. (2-tailed) .021 .000 .000 .000 .000 .003 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
X5 Pearson Correlation
.103 .163 .373** .485** 1 .371** .518** .663**
Sig. (2-tailed) .330 .121 .000 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
X6 Pearson Correlation
.020 .185 .166 .360** .371** 1 .572** .607**
Sig. (2-tailed) .847 .078 .115 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
X7 Pearson Correlation
-.023 .034 .255* .305** .518** .572** 1 .579**
Sig. (2-tailed) .827 .747 .014 .003 .000 .000 .000
55
N 92 92 92 92 92 92 92 92
TOTAL Pearson Correlation
.530** .630** .571** .723** .663** .607** .579** 1
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Sumber: Output SPSS 16 Data diolah (2022) 1) Variabel Labelisasi Syariah
Berdasarkan uji validitas pada variabel labelisasi syariah didapatkan hasil sebagai berikut :
a) Pada butir soal nomor 1 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,530 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 1 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
b) Pada butir soal nomor 2 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,630 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 2 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
c) Pada butir soal nomor 3 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,571 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 3 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
d) Pada butir soal nomor 4 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,723 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada
56
kuesioner butir soal nomor 4 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
e) Pada butir soal nomor 5 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,663 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 5 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
f) Pada butir soal nomor 6 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,607 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 6 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
g) Pada butir soal nomor 7 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,579 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 7 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
2) Variabel Keputusan
Berdasarkan uji validitas pada variabel keputusan didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 4. 6
Hasil Uji Validitas Variabel Y
Correlations
Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7 TOTAL
Y1 Pearson Correlation
1 .481** .151 .460** .412** .286** .450** .660**
Sig. (2-tailed) .000 .150 .000 .000 .006 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
Y2 Pearson Correlation
.481** 1 .328** .423** .329** .255* .248* .620**
Sig. (2-tailed) .000 .001 .000 .001 .014 .017 .000
57
N 92 92 92 92 92 92 92 92
Y3 Pearson Correlation
.151 .328** 1 .463** .449** .264* .316** .597**
Sig. (2-tailed) .150 .001 .000 .000 .011 .002 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
Y4 Pearson Correlation
.460** .423** .463** 1 .673** .525** .369** .816**
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
Y5 Pearson Correlation
.412** .329** .449** .673** 1 .465** .459** .788**
Sig. (2-tailed) .000 .001 .000 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
Y6 Pearson Correlation
.286** .255* .264* .525** .465** 1 .509** .686**
Sig. (2-tailed) .006 .014 .011 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
Y7 Pearson Correlation
.450** .248* .316** .369** .459** .509** 1 .690**
Sig. (2-tailed) .000 .017 .002 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
TOTAL Pearson Correlation
.660** .620** .597** .816** .788** .686** .690** 1
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000
N 92 92 92 92 92 92 92 92
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Sumber: Output SPSS 16 Data diolah (2022)
a) Pada butir soal nomor 1 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,660 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 1 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
58
b) Pada butir soal nomor 2 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,620 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 2 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
c) Pada butir soal nomor 3 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,597 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 3 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
d) Pada butir soal nomor 4 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,816 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 4 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
e) Pada butir soal nomor 5 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,788 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 5 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
f) Pada butir soal nomor 6 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,686 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 6 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
g) Pada butir soal nomor 7 hasil uji validitas menunjukkan nilai rhitung 0,690 dan rtabel 0,205. Apabila nilai rhitung > rtabel maka keusioner dinyatakan valid dan juga sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas pada kuesioner butir soal nomor 7 dinyatakan valid karena nilai rhitung> rtabel.
59 b. Hasil Uji Reliabilitas
Hasil analisis data yang digunakan untuk menguji reliabilitas instrumen penelitian adalah menggunakan Teknik Alpha Cronboach. Teknik ini digunakan untuk mengetahui apakah instrumen data yang kita gunakan dalam penelitian reliabel atau tidak reliabel.
Berdasarkan hasil uji reliabilitas pada variabel X dan variabel Y dinyatakan reliabel, karena nilai koefisien Alpha Cronboach lebih besar dari 0,070 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X dan Variabel Y dinyatakan reliabel.
Dengan dilakukannya Uji Reliabilitas menggunakan Teknik Alpha Cronboach maka didapatkan hasil uraian sebagai berikut:
1) Uji Reliabilitas Variabel Labelisasi Syariah (X) Berdasarkan hasil analisis uji reliabilitas, diketahi bahwa pada indikator labelisasi Syariah mempunyai nilai koefisien Alpha Cronboach 0,718
> 0,70. Artinya, dapat dikatakan bahwa instrumen penelitian tersebut reliabel karena nilai koefisien Alpha Cronboach instrumen penelitan tersebut lebih besar dari 0,70.
Tabel 4. 7
Hasil Uji Reliabilitas Variabel X
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 92 100.0
Excludeda 0 .0
Total 92 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
.718 7
60
Sumber: Output SPSS 16 Data diolah (2022) 2) Uji Reliabilitas Variabel Keputusan (Y)
Berdasarkan hasil analisis uji reliabilitas, diketahi bahwa pada indikator labelisasi Syariah mempunyai nilai koefisien Alpha Cronboach 0,824
> 0,70. Artinya, dapat dikatakan bahwa instrumen penelitian tersebut reliabel karena nilai koefisien Alpha Cronboach instrumen penelitan tersebut lebih besar dari 0,70.
Tabel 4. 8
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Y
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 92 100.0
Excludeda 0 .0
Total 92 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Sumber: Output SPSS 16 Data diolah (2022) 2. Uji Asumsi Klasik
Uji asumsi klasik digunakan untuk mendapatkan model regresi yang baik terbebas dari penyimpangan data88. Adapun uji asumsi klasik meliputi:
a. Uji Normalitas
Uji normalitas adalah sebuah uji asumsi klasik yang dilakukan dengan tujuan menilai sebaran data pada
88 Musriha, Statistik Induktif Dan Metode Kuantitatif Untuk Ekonomi Dan Bisnis Edisi Revisi, (Surabaya: Jakad Media Publishing, 2021), hlm. 189
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
.824 7
61
sebuah kelompok data atau variabel apakah terdistribusi normal atau tidak. Variabel yang dimaksud adalah labelisasi Syariah terhadap keputusan nasabah menggunakan jasa Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Syariah di Lingkungan Getap Timur.
Dari hasil uji normalitas menggunakan metode Kolmogrov Smirnov dengan hasil signifikansi 0,215 dengan taraf signifikansi yang digunakan yaitu 0,05.
Artinya dengan hasil uji normalitas didapatkan nilai signifikansi 0,215 dengan taraf siginifikansi 0,05 digunakan sebagai acuan apakah sebaran data pada penelitian ini terdistribusi secara normal atau tidak.
Sehingga kesimpulan yang didapatkan adalah uji normalitas pada penelitian ini terdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,215 > 0,05.
Tabel 4. 9 Hasil Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 90
Normal Parametersa Mean .0000000
Std. Deviation 2.37712885
Most Extreme Differences Absolute .111
Positive .062
Negative -.111
Kolmogorov-Smirnov Z 1.056
Asymp. Sig. (2-tailed) .215
a. Test distribution is Normal.
Sumber: Output SPSS 16 Data diolah (2022) b. Hasil Uji Heteroskedastisitas (Glesjer)
62
Uji heteroskedastisitas merupakan uji data yang digunakan untuk menguji apakah terjadi ketidaksamaan variance dan residual dalam suatu model regresi. Apabila masing-masing variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap absolute residual 0,05 maka dipastikan dalam suatu model regresi tidak terjadi heteroskedastisitas. Dari hasil uji heteroskedastisitas menggunakan uji glesjer didapatkan hasil signifikansi dari variabel independent (Labelisasi Syariah) yaitu 1,000 lebih besar dari nilai standar signifikansi 0,05. Nilai signifikansi sebesaar 1,000 digunakan sebagai acuan untuk melihat apakah masing-masing variabel bebas berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap absolute residual. Sehingga, kesimpulannya adalah nilai signifikansi 1,000 > 0,05 artinya tidak terjadi heteroskedastisitas.
Tabel 4. 10
Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 4.737E-16 2.134 .000 1.000
X .000 .095 .000 .000 1.000
a. Dependent Variable: Unstandardized Residual
Sumber: Output SPSS 16 Data diolah (2022) 3. Uji Regresi Linier Sederhana
Dalam uji regresi linier sederhana ini terdapat satu variabel yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh labelisasi Syariah (variabel independent) terhadap keputusan nasabah (variabel dependent) dalam menggunakan jasa Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Syariah di Lingkungan Getap Timur. Adapun hasil output dari uji regresi linier sederhana diperoleh hasil sebagai berikut :
63
Y = α +Ln β1X1LD + e Keputusan = 11,830 + (0,467LD) + e Dengan interpretasi sebagai berikut :
a. Nilai konstanta 11,830 menyatakan bahwa jika variabel labelisasi Syariah dianggap konstan, maka labelisasi Syariah pada PNM Mekar Syariah akan bernilai positif sebesar 11,830.
b. Nilai koefisien variabel labelisasi Syariah sebesar 0,467 yang menunjukkan besarnya pengaruh labelisasi Syariah terhadap keputusan nasabah menggunakan jasa Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Syariah.
c. Nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi sebesar 0,05 atau nilai Sig. 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa labelisasi Syariah berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan nasabah menggunakan jasa Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Syariah di Lingkungan Getap Timur.
Tabel 4. 11
Hasil Uji Regresi Linier Sederhana
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 11.830 2.134 5.544 .000
Label Syariah .467 .095 .465 4.926 .000
a. Dependent Variable: Keputusan
Sumber: Output SPSS 16 Data diolah (2022)