Bab IV Surat Berharga
E. Ilustrasi Jurnal
Penyajian
Surat berharga disajikan di neraca sesuai kategori, yaitu:
No. Surat berharga dalam kategori Penyajian pada neraca 1 Diukur pada Nilai Wajar melalui
Laporan Laba Rugi Sebesar nilai wajar 2 Tersedia untuk Dijual
3 Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Sebesar biaya perolehan diamortisasi (amortised cost), yaitu nilai wajar surat berharga yang diukur pada saat pengakuan awal, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya dan dikurangi penurunan nilai.
Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada) disajikan sebagai offsetting account atas surat berharga yang dimiliki.
4 Pinjaman yang Diberikan dan Piutang
b. Jika nilai wajar lebih rendah dari nilai tercatat:
Db. Kerugian karena penurunan nilai wajar surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi
Kr. Surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi 4. Pada tanggal penyelesaian
Db. Surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi Kr. Kas/Rekening.../Giro BI
(sebesar harga pembelian)
5. Jurnal balik komitmen pembelian surat berharga
Db. Rekening lawan - Tagihan komitmen pembelian surat berharga Kr. Tagihan komitmen pembelian surat berharga
6 Pada saat pengakuan bunga
Db. Pendapatan bunga yang akan diterima Kr. Pendapatan bunga surat berharga 7. Pada saat realisasi penerimaan bunga
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Pendapatan bunga yang akan diterima 8. Penyesuaian nilai wajar
a. Jika nilai wajar lebih tinggi dari nilai tercatat
Db. Surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi Kr. Keuntungan karena peningkatan nilai wajar surat berharga - Diukur pada
Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi b. Jika nilai wajar lebih rendah dari nilai tercatat:
Db. Kerugian karena penurunan nilai wajar surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi
Kr. Surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi
9. Pada saat penjualan:
a. Jurnal balik penyesuaian nilai wajar
Db/Kr. Surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi Kr/Db. Kerugian/keuntungan karena peningkatan nilai wajar surat berharga
- Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi b. Realisasi keuntungan/kerugian dari penjualan surat berharga
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Surat berharga - Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi Db/Kr. Kerugian/keuntungan penjualan surat berharga
Surat Berharga yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (asumsi menggunakan tanggal perdagangan)
1. Surat berharga dengan sistem diskonto (bunga dibayar dimuka) a. Pada saat membeli:
Db. Surat berharga - Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr. Kas/Rekening.../Giro BI
(Sebesar harga pembelian)
b. Pencatatan biaya transaksi yang dapat diatribusikan:
Db/Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
atau
Db/Kr. Beban/Pendapatan bunga Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
(apabila biaya transaksi tidak perlu diamortisasi) c. Pada saat amortisasi diskonto dan biaya transaksi
Db/Kr. Surat berharga - Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr/Db. Pendapatan bunga
d. Pada saat menjual:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Surat berharga - Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Db/Kr. Kerugian/keuntungan penjualan surat berharga e. Pada saat jatuh tempo:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Surat berharga - Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
2. Surat berharga dengan sistem bunga (at par) a. Pada saat pembelian surat berharga
Db. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr. Kas/Rekening.../Giro BI
b. Pencatatan biaya transaksi yang dapat diatribusikan Db/Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
atau
Db/Kr. Beban/Pendapatan bunga Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
(apabila biaya transaksi tidak perlu diamortisasi)
c. Pada saat perhitungan bunga dan amortisasi biaya transaksi Db. Pendapatan bunga yang akan diterima
Db/Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (sebesar nilai amortisasi biaya transaksi)
Kr. Pendapatan bunga surat berharga d. Pada saat realisasi penerimaan bunga
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Pendapatan bunga yang akan diterima e. Pada saat penjualan surat berharga
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Db./Kr. Kerugian/keuntungan penjualan surat berharga Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo f. Pada saat jatuh tempo
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo 3. Surat berharga dengan sistem bunga (at premium)
a. Pada saat membeli:
Db. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr. Kas/Rekening.../Giro BI
(sebesar harga pembelian)
b. Pencatatan biaya transaksi yang dapat diatribusikan:
Db/Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
atau
Db/Kr. Beban/Pendapatan bunga Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
(apabila biaya transaksi tidak perlu diamortisasi)
c. Pada saat pengakuan bunga dan amortisasi premium dan biaya transaksi:
Db. Pendapatan bunga yang akan diterima Db/Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (sebesar nilai amortisasi biaya transaksi)
Kr. Pendapatan bunga surat berharga d. Pada saat realisasi penerimaan bunga:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Pendapatan bunga yang akan diterima e. Pada saat menjual:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Db/Kr. Kerugian/keuntungan penjualan surat berharga Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo f. Pada saat jatuh tempo:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo 4. Surat berharga dengan sistem bunga (at discount)
a. Pada saat membeli:
Db. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr. Kas/Rekening.../Giro BI
(sebesar harga pembelian)
b. Pencatatan biaya transaksi yang dapat diatribusikan:
Db/Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
atau
Db/Kr. Beban/Pendapatan bunga Kr/Db. Kas/Rekening.../Giro BI
(apabila biaya transaksi tidak perlu diamortisasi)
c. Pada saat pengakuan bunga dan amortisasi diskonto dan biaya transaksi:
Db. Pendapatan bunga yang akan diterima Db/Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (sebesar nilai amortisasi biaya transaksi)
Kr. Pendapatan bunga surat berharga d. Pada saat realisasi penerimaan bunga:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Pendapatan bunga yang akan diterima e. Pada saat penjualan surat berharga
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Db/Kr. Kerugian/keuntungan penjualan surat berharga Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo f. Pada saat jatuh tempo:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
5. Pada saat terdapat bukti obyektif penurunan nilai. Asumsi penurunan nilai terjadi pada periode berjalan.
a. Membentuk cadangan kerugian penurunan nilai Db. Kerugian penurunan nilai surat berharga
Kr. Cadangan kerugian penurunan nilai surat berharga b. Membatalkan pengakuan pendapatan bunga
Db. Pendapatan bunga surat berharga Db./Kr. Surat berharga – amortised cost
(sebesar nilai amortisasi diskonto dan/atau biaya transaksi) Kr. Pendapatan bunga yang akan diterima
Catatan:
Jurnal amortisasi dan pembebanan tagihan kepada issuer dijurnal balik jika penerbit menunggak dan dalam jumlah yang sama dicatat pada catatan extracomptable.
Penentuan saat penghenti an pencatatan pembebanan bunga extracomptable ditetapkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam hal ketentuan tersebut ti dak diatur dalam perundang-undangan, maka pelaksanaannya diserahkan kepada kebijakan masing-masing bank.
6. Pada saat terdapat bukti obyektif terjadinya peristiwa yang menguntungkan yang menyebabkan jumlah penurunan nilai berkurang (misalnya meningkatnya issuer rating).
a. Jika pemulihan penurunan nilai terjadi pada periode berjalan Db. Cadangan kerugian penurunan nilai surat berharga Kr. Kerugian penurunan nilai surat berharga
b. jika pemulihan penurunan nilai terjadi setelah tanggal neraca, tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dimana penyesuaian tersebut terjadi sebelum atau pada tanggal neraca (adjusting subsequent event).
Db. Cadangan kerugian penurunan nilai surat berharga Kr. Saldo laba
c. jika pemulihan penurunan nilai terjadi setelah tanggal neraca, dan bukan merupakan adjusting subsequent event.
Db. Cadangan kerugian penurunan nilai surat berharga Kr. Pendapatan
7. Pada saat penghapusbukuan surat berharga
Db. Cadangan kerugian penurunan nilai surat berharga Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
8. Pada saat menerima pembayaran untuk surat berharga yang sudah dihapus buku.
a. Jika penerimaan kembali terjadi pada periode berjalan Db. Kas/Rekening…/Giro BI
Kr. Kerugian penurunan nilai surat berharga
b. Jika penerimaan kembali terjadi setelah tanggal neraca, tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan (adjusting subsequent event).
Db. Kas/Rekening…/Giro BI Kr. Saldo laba
c. Jika penerimaan kembali terjadi setelah tanggal neraca, dan bukan merupakan adjusting subsequent event.
Db. Kas/Rekening…/Giro BI Kr. Pendapatan
Surat berharga yang Tersedia untuk Dijual (asumsi menggunakan tanggal penye- lesaian)
1. Pada tanggal transaksi
Db. Tagihan komitmen pembelian surat berharga
Kr. Rekening lawan - Tagihan komitmen pembelian surat berharga 2. Pencatatan biaya transaksi terkait pembelian surat berharga
Db. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual Kr. Kas/Rekening.../Giro BI
atau
Db/Kr. Kas/Rekening.../Giro BI Kr/Db. Pendapatan/Beban bunga
(apabila biaya transaksi tidak perlu diamortisasi) 3. Penyesuaian nilai wajar surat berharga
a. Jika nilai wajar lebih tinggi dari nilai tercatat Db. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual Kr. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain b. Jika nilai wajar lebih rendah dari nilai tercatat:
Db. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain Kr. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual 4. Pada saat penyelesaian
Db. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual Kr. Kas/Rekening.../Giro BI
(sebesar harga pembelian)
5. Jurnal balik komitmen pembelian surat berharga
Db. Rekening lawan - Tagihan komitmen pembelian surat berharga Kr. Tagihan komitmen pembelian surat berharga
6. Pada saat pengakuan bunga dan amortisasi premium/diskonto dan/atau biaya transaksi:
Db. Pendapatan bunga yang akan diterima Kr/Db. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual
(sebesar nilai amortisasi premium/diskonto dan/atau biaya transaksi) Kr. Pendapatan bunga surat berharga
7. Pada saat realisasi penerimaan bunga:
Db. Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Pendapatan bunga yang akan diterima 8. Penyesuaian nilai wajar:
a. Jika nilai wajar lebih tinggi dari nilai tercatat:
Db. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual
(setelah memperhitungkan amortisasi pada angka 3 di atas) Kr. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain
b. Jika nilai wajar lebih rendah dari nilai tercatat:
Db. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain Kr. Surat berharga - Tersedia untuk Dijual
(setelah memperhitungkan amortisasi pada angka 3 di atas) 9. Pada saat penjualan:
a. Keuntungan/kerugian kumulatif pada ekuitas diakui dalam laporan laba rugi Db./Kr. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain
Kr./Db Kerugian/keuntungan penjualan surat berharga
b. Selisih antara pembayaran yang diterima dengan nilai tercatat diakui sebagai keuntungan/kerugian penjualan surat berharga
Db Kas/Rekening.../Giro BI
Kr. Surat berharga - Tersedia untuk Dijual
Db./Kr. Kerugian/keuntungan penjualan surat berharga
10. Apabila terdapat penurunan nilai. Asumsi bukti obyektif diperoleh pada periode berjalan.
a. Melakukan jurnal balik pendapatan komprehensif lain pada ekuitas (jika sebelumnya bank telah mengakui peningkatan nilai wajar)
Db. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain Kr. Surat berharga - Tersedia untuk Dijual
b. Pengakuan kerugian penurunan nilai
Db. Kerugian penurunan nilai surat berharga Kr. Cadangan kerugian penurunan nilai atau
Melakukan reklasifikasi atas pendapatan komprehensif lain pada ekuitas ke dalam laporan laba rugi (jika sebelumnya bank telah mengakui penurunan nilai wajar)
Db. Kerugian penurunan nilai surat berharga Kr. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain c. Pada saat penghapusbukuan surat berharga
Db. Cadangan kerugian penurunan nilai surat berharga Kr. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual
d. Pada saat menerima pembayaran untuk surat berharga yang sudah dihapus buku pada periode berjalan
Db. Kas/Rekening…/Giro BI Kr. Pendapatan
Reklasifi kasi Surat Berharga
1. Surat berharga yang dipindahkan dari surat berharga dalam kategori Dimiliki Hingga Jatuh Tempo ke kategori Tersedia untuk Dijual.
Db. Surat berharga - Tersedia untuk Dijual
Kr. Surat berharga – Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain (jika nilai wajar lebih besar dari nilai tercatat) atau
Db. Ekuitas – Pendapatan komprehensif lain (jika nilai wajar lebih kecil dari nilai tercatat)
2. Surat berharga yang dipindahkan dari surat berharga dalam kategori Tersedia untuk Dijual ke dalam kategori Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
a. Saat reklasifikasi
Db. Surat berharga - Dimiliki Hingga Jatuh Tempo Kr. Surat berharga – Tersedia untuk Dijual (sebesar nilai wajar pada saat pengalihan)
b. Amortisasi untuk penyesuaian nilai wajar surat berharga ke nilai nominal sampai jatuh tempo
1) Apabila nilai wajar pada saat reklasifikasi lebih kecil dari nilai nominal Db. Surat berharga - Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
Kr. Pendapatan bunga
2) Apabila nilai wajar pada saat reklasifikasi lebih besar dari nilai nominal Db. Pendapatan bunga
Kr. Surat berharga - Dimiliki Hingga Jatuh Tempo
c. Amortisasi atas selisih penilaian surat berharga yang belum direalisasi (ekuitas)
1) Jika saldonya positif
Db. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain Kr. Keuntungan dari perubahan nilai wajar 2) Jika saldonya negatif
Db. Kerugian dari perubahan nilai wajar Kr. Ekuitas - Pendapatan komprehensif lain