• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Metode Demonstrasi Mata Pelajaran Fikih Materi Salat Berjamaah di MI Nurul Jannah NW Ampenan Tahun Pelajarn

BAB I PENDAHUL AN

B. Implementasi Metode Demonstrasi Mata Pelajaran Fikih Materi Salat Berjamaah di MI Nurul Jannah NW Ampenan Tahun Pelajarn

2019/2020

a. Pembelajaran Fikih materi salat berjamaah

Mata pelajaran Fikih adalah suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan peserta didik baik secara individu maupun kelompok aktif mencari, menggali dan menemukan konsep-konsep serta prisnip secara holistik, mata pelajaran Fikih merupakan mata pelajaran yang sangat penting karena mengajarkan nilai-nilai keagamaan.

Pemberian materi salat berjamaah di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Pada siswa kelas II semester genap dengan materi awal, memahami ketentuan salat berjamaah, tata cara salat berjamaah, dan mengetahui hikmah salat berjamaah, membiasakan penerapan nilai-nilai salat berjamaah dalam kehidupan sehari-hari, memahami ketentuan salat berjamaah, mengidentifikasi hal-hal yang menjadi kesempurnaan salat berjamaah, mensimulasikan tata cara salat berjamaah.54

Penyampaian materi tentang salat berjamaah, pada waktu sebelumnya siswa diberikan materi tentang rukun Islam dan tharah (bersuci). Pemberian materi Fikih salat berjamaah di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram penyampaain materi agar siswa mampu

54Dokumentasi,RPP MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tangggal 7 Juli 2020.

memahami hal-hal yang menjadi kesempuranaan salat berjamaah, dan mensimulasikan tata cara salat berjamaah.55

Berikut ini materi salat berjamaah kelas II semester genap:

Tabel 2.5

Materi Salat Berjamaah Kelas II Semester Genap

No Materi Kelas Semester

1 Menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam salat berjamaah

II Genap 2 Membiasakan sikap kebersamaan dan

kekeluargaan dari penerapan pemahaman ketentuan salat berjamaah

II Genap

3 Mengamati gambar salat berjamaah II Genap 4 Mendengarkan penjelasan guru, tentang

hikmah salat berjamaah

II Genap 5 Mengetahui hikmah salat berjamaah II Genap 6 Mempraktekkan tata cara salat berjamaah II Genap

Materi Fikih salat berjamaah kelas II semester genap.56

Hal ini sesuai dengan hasil wawancara peneliti dengan guru Fikih yakni Aminah yang menyatakan bahwa:

“Untuk membentuk pemahaman siswa, untuk mencapai hasil belajar yang baik, karena guru sangat berperan penting dalam keberhasilan belajar siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Sesuai dengan fungsi pendidikan adalah membing anak ke arah suatu tujuan pendidikan yang lebih tinggi. Pendidikan yang baik adalah usaha yang berhasil membawa semua anak didik kepada yang diajarkan hendaknya dipahami oleh semua siswa.”57

Pernyataan di atas diperkuat oleh kepala Madrasah Hasuddin yang menyatakan bahwa:

“Memang benar, guru Fikih menggunakan metode demonstrasi pada mata pelajaran Fikih, pada bab salat berjamaah dimana

55Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan, tanggal 18 Februari, 2020

56 Abdurohim, dkk, FiKih Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013, (jakarta: Kementrian Agama 2015.), hlm 16.

57Wawancara. Aminah, 07 Juli, 2020

kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa, bisa lebih menjadi orang yang memiliki nilai ketakwaan yang baik kepada Allah SWT”.58

Berdasarkan hasil observasi, dokumentasi dan wawancara peneliti melihat, mata pelajaran Fikih materi salat berjamah di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram sudah diterapkan dengan baik. Mata pelajaran Fikih adalah suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan peserta didik baik secara individu maupun kelompok aktif mencari, menggali dan menemukan konsep-konsep serta prisnip secara holistik, mata pelajaran Fikih merupakan mata pelajaran yang sangat penting karena mengajarkan nilai-nilai keagamaan.

b. Rencana Pelaksanaan Fikih Materi Salat Berjamaah Pembelajaran Menggunakan Metode Demonstrasi

Setiap pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa, terlebih dahulu para guru menyusun rencana plaksanaan pembelajaran (RPP) sehingga mempermudah, memperlancar dan meningkatkan hail proses belajar mengajar, sehingga guru akan mampu melihat, mengamati proses pembelajaran.59

Penyampaian Materi Fikih Salat Berjamaah Semester Genap MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram:

58Wawancara. Hasanuddin,07 Juli, 2020

59Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram 18 Februari 2020.

Tabel 2.6

Penyampaian Matei Salat Berjamaah No Pertemuan

Ke-

Alokasi Waktu

Materi Ajar

1 1 2x35 menit -Menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam salat berjamaah -Membiasakan sikap kebersamaan

dan kekeluargaan dari penerapan pemahaman ketentuan salat berjamaah

- Mengamati gambar salat berjamaah 2 2 2x35 menit -Mendengarkan penjelasan guru,

tentang hikmah salat berjamaah - Mengetahui hikmah salat berjamaah -Mempraktekkan tata cara salat

berjamaah

Penyampaian Materi Fikih salat berjamaah kelas II semester genap.60

Pertemuan pertama, guru fikih menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam salat berjamaah, membimbing dan membiasakan sikap kebersamaan dan kekeluargaan sebagai implementasi terhadap ketentuan salat berjamaah, menyuruh siswa mengamatai ilustrasi gambar dan guru fikih terkait dengan implementasi metode demonstrasi.

Pertemuan kedua, guru Fikih Menjelakan tentang pengertian, hukum, atta cara dan hikmah salat berjamaah, guru Fikih menanya tentang ketentuan tata cara salat berjamaah, membeikan jawaban dari pertanyaan siswa yang diajukan kepada guru, menjelaskan Kembali

60 Dokumentasi, Silabus MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 7 Juli, 2020.

tentang pengertian hukum, tata cara dan hikmah salat berjamaah dan menyuruh siswa mensimulasikan tata cara salat berjamaah.

“Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) didalam setiap pembelajaran, guru terlebih dahulu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), sebelum menyampaikan kepada siswa, sehingga apa yang disampaikan didalam kegiatan pembelajaran yang berlangsung siswa memahami alur materi yang diberikan. Adapun langkah-langkah dalam penyusunan RPP ialah melihat acuan dalam silabus yang sudah tersedia sehingga didalam penyusunan mudah dipahami”61

Lebih lanjut wawancara peneliti dengan Hasanuddin selaku kepala Madrasah menyatakan bahwa:

“Menyususn rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah kewajiban kami, terutama seorang guru dalam melakukan proses belajar mengajar sehingga kami bisa menyampaikan pelajaran sesuai dengan arah dan tujuan yang ingin dicapai. Langkah penyusunan tidak lepas dari acuan silabus karena dengan mudah mengetahui materi ajar yang akan dimasukkan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)”.

Berdasarkan hasil wawancara diatas dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan pengorganisasian atau struktur proses pembelajaran untuk mencapai suatu kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Lingkup rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) paling luas mencakup satu kompetensi dasar yang terdiri suatu indikator atau beberapa indikator. Sebelum memulai proses pembelajaran guru menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran atau (RPP) terkait dengan materi pembelajaran salat berjamaah. Dengan tersusunya rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) membuat proses pembelajaran terarah, sehingga memudahkan guru dalam proses pembelajaran.

61Dokumentasi, RPP MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram

Rencana Pelaksanaan pembelajaran merupakan suatu proses yang tidak dapat dilepaskan dari adanya perencanaan dari guru pengajar. Hal inilah yang kemudian dikenal dengan langkah-langkah pembelajaran.

Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan guru adalah sebagai berikut:

1) Guru melakukan pembukaan dengan salam dan berdo’a

Sebelum memulai proses pembelajaran guru Fikih terlebih dahulu mengucapkan salam dan berdoa merupakan hal yang wajib dilakukan sebelum kegaiatan pembelajaran berlangsung.62

Sebagaiamana hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru Fikih Aminah, yang menyatakan bahwa:

“Hal yang dilakukan pertamakali sebelum memulai proses pembelajaran dengan salam dan berdoa, hal tersebut merupakan wajib dilakukan sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.”63

2) Guru mengecek kehadiran siswa

Sebelum memulai proses pembelajaran guru Fikih mengecek kehadiran siswa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui siapa saja yang tidak hadir, dan mengecek kesiapan belajar siswa, mulai dari alat tulis dan cara duduk, dan kesiapan untuk mengikuti proses pembelajaran Fikih.64

62Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 18 Februari, 2020

63Aminah, wawancara, MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 7 Juli, 2020

64Dokumentasi, MI Nurul Jannh NW Ampenan, 18 Februari, 2020.

Langkah selanjutnya yaitu mengecek kehadiran siswa, sebagaiaman hasil wawancara peneliti dengan guru Fikih Aminah, yang menyatakan bahwa:

“Mengecek kehadiran siswa, merupakan hal yang harus dilakukan sebelum memulai pembelajaran, karena dengan mengecek kehadiran siswa saya mengetahui siapa saja yang tidak hadir, sambil mengecek kesiapan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran.”65

3) Guru menjelaskan tujun pembelajaran

Sebelum memulai proses pembelajaran guru Fikih menjelaskan tujuan pembelajaran, hal tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan, sehingga siswa memahami dengan cermat proses pembelajaran66

Sebagaiaman hasil wawancara peneliti dengan guru Fikih Aminah, yang menyatakan bahwa:

“Menjelaskan tujuan pembelajaran kepada siswa, dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.”67

4) Guru menjelaskan materi pembelajaran

Sebelum menjelaskan materi pembelajaran kepada siswa,guru menyampaikan materi dengan jelas Adapun materi yang dipelajari pada saat pengamatan “salat berjamaah’. Siswa diajarkan untuk memahami uraian guru tentang pengertian gerakan terkait dengan salat berjamaah, hukum tata cara dan hikmah salat berjamaah. Untuk

65Aminah, wawancara, MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 7 Juli, 2020

66Observasi, MI Nurul Jannh NW Ampenan,18 Februarii, 2020.

67Ibid.

memberikan pemahaman kepada siswa tentang materi pembelajaran, bertujuan agar siswa dapat memahami tentang salat berjamaah.

Dalam proses pembelajaran guru menekankan pada penerapan metode demonstrasi agar apa yang dipelajari oleh siswa bisa dipahami dengan bermakna.68

Sebagaiamana hasil wawancara peneliti dengan guru Fikih Aminah, yang menyatakan bahwa:

“Menjelaskan materi pembelajaran merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, hal tersebut untuk menguatkan ingatan siswa, dan memperdalam pokok-pokok materi yang telah disampaiakan sebelumnya dalam mengingat materi pembelajaran yang akan disampaiakan.”69

c. Penggunaan Media Pembelajaran dan Metode Demonstrasi 1) Guru menyiapkan media alat dan bahan yang diperlukan

Sebelum memulai proses pemebelajaran guru Fikih mengatur bangku kelas siswa mengatur ke belakang, agar tercipta ruangan yang agak luas untuk mendemonstrasikan materi. Siswa yang bangkunya dimundurkan duduk dengan teman lainnya, satu bangku untuk tiga siswa.70

Sesudah mengatur tempat duduk siswa, guru mempersiapkan media pembelajaran yang akan digunakan seperti media gambarsalat berjamaah, spidol, double tip, LKS Fikih. Proses pembelajaran.

68Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 18 Februari, 2020.

69Ibid.

70Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 18 Februari, 2020.

Denga adanya media pembelajran guru dengan mudah menjelaskan materi pembelajaran pada siwa71

Setiap guru tidak akan bisa berbuat maksimal mungkin dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan tanpa adanya fasilitas penunjang seperti media pembelajaran khususnya mata pelajaran Fikih. Seperti itulah yang terjadi di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram.

Berdasarkan wawancara peneliti dengan Aminah selaku guru Fikih menyatakan bahwa:

“Media yang sering saya gunakan didalam proses belajar mengajar berlangsung yakni media gambar, karena dengan adanya media tersebut saya bisa menjelaskan materi yang sedang berlangsung. Media disini sangat penting karena media tersebut siswa merasa tertarik, karena disamping menjelaskan siswa juga bisa melihat secara langsung apa yang diajarkan.”72

Hasil observasi peneliti juga menunjukkan bahwa memang benar guru mata pelajaran Fikih MI Nurul Jannah NW Ampenan menggunakan media gambar dalam menunjang kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan media alat dan bahan pembelajaran kepada siswa sebagaiaman hasil wawancara peneliti dengan guru Fikih Aminah, yang menyatakan bahwa:

“Sebelum memulai pembelajaran, media alat dan bahan atau alat bantu belajar, dipersiapkan dulu sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan tercapai.”73

71Ibid.

72Ibid.

73Ibid.

2) Guru menunjukkan gambar salat berjamaah

Dengan adanya media selanjutnya yaitu menunjukkan gambar salat berjamaah dalam pembelajaran kepada siswa, sebagaiaman hasil wawancara peneliti dengan guru Fikih Aminah, yang menyatakan bahwa:

“Menjelaskan materi dengan menggunakan media gambar.

Dimana dalam kegiatan ini saya menempelkan media gambar yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan dibahas dan meminta siswa untuk mengamati gambar-gambar tersebut.

Selanjutnya saya mendemonstrasikan sesuai dengan urutan materi pelajaran yang telah dipersiapkan. Sambil menuunjukkan media gambar menjelaskan hikmah salat berjamaah, ketentuan salat berjamaah dan mensimulasikan salat berjamaah.Setelah selesai mendemonstrasikan salat berjamaah saya melakukan sesi tanya jawab antar siswa, untuk menanyakan hal apa saja yang masih kurang dipahami.

Selanjutnya sesi tanya jawab selesai, guru meminta siswa mempraktekkan salat berjamaah dengan teman deretan bangkunya, mempraktekkan salat berjamaah. Selanjutnya siswa diminta untuk menyimpulkan materi tata cara salat berjamaah yang baik dan benar. Kemudian saya dan siswa merefleksi kegiatan pembelajaran. Setelah selesai memberikan tindak lanjut atau evaluasi proses pembelajaran”.74

74Ibid.,

Berikut media gambar yang digunakan guru Fikih Implementasi metode demonstrasi:

Gambar 2.2 Salat Berjamah

Setelah melakukan demonstrasi, kemudian guru mengulang kembali penjelasan pertemuan awal tentang materi salat berjamaah.

Pengulangan kembali penjelasan yang telah disampaikan pada awal pertemuan dilakukan dengan memberikan pertanyaan kepada siswa. Langkah selanjutnya memberikan tugas praktek pada siswa secara berkelompok dengan teman deretan bangkunya. 75

Berdasarkan hasil wawancara, dan observasi peneliti dapat menyimpulkan bahwa implementasi metode demonstrasi mata pelajaran Fikih materi salat kelas II MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram pernah dilakukan dengan langkah- langkah, penyusunan RPP, media gambar mendemonstraiskan gambar-gambar salat berjamaah, pemberian tugas, dan evaluasi

75Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 18 Februari, 2020.

pembelajaran. Langakh-langkah tersebut sesuai dengan RPP yang sudah digunakan guru Fikih dalam implementasi metode demonstrasi mata pelajaran Fikih kelas II bab salat. Dengan menggunakan metode demonstrasi dan media gambar agar dapat mempermudah guru dalam menjelaskan materi pelajaran dan meningkatkan minat belajar siswa, tidak bosan dan aktif dalam proses belajar mengajar. Hal tersebut benar adanya sesuai dengan hasil wawancara dengan kepala madrasah MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram mengatakan bahwa:

“Menurut saya, kinerja cara mengajar guru Fikih kelas II yang menggunakan metode demonstrasi berjalan dengan cukup baik, media yang ia gunakan dalam mengajar juga sesuai dengan materi yang ia sampaikan”.76

Dalam hal tersebut terlihat bahwa guru telah berusaha menerapkan metode demonstrasi dalam proses pembelajaran dengan langkah-langkah yang telah dipersiapkan

d. Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi pembelajaran bersifat bermanfaat bagi guru. guru dalam mengembangkan kisi-kisi, penilaian yang dilakukan melalui evaluasi pembelajaran memahami ketentuan salat berjamaah, tata cara salat berjamaah, hikmah salat berjamah yakni:

1) Peserta didik dalam mempersiapkan diri mengikuti penilain tes maupun non tes. Dengan demikian siswa dapat melakukan self

76Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan 18 Februari, 2020.

assessment untuk mengukur kemampuan diri sebelum mengikuti penilaian sesungguhnya

2) Pimpinan sekolah dalam memantau dan mengevaluasi keterlaksanaan pembelajaran dan penilaian di kelas

3) Orang tua dan masyarakat dalam upaya mendorong percapaian kompetensi siswa lebih maksimal

Berdasarkan wawancara peneliti dengan Aminah selaku guru Fikih menyatakan bahwa:

“Kegiatan akhir pada proses pembelajaran kami para guru biasanya memberikan evaluasi yang berupa tanya jawab, observasi, mananyakan pemahaman siswa terhadap pembelajaran yang berlangsung”.77

Dengan melakukan evaluasi pembelajaran maka guru Fikih mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan dalam proses pembelajaran. Evaluasi pembelajaran bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang menjadi landasan dalam mengukur tingkat kemajuan, perkembangan dan pencapaian belejar siswa, serta keefektifa guru dalam mengajar.

Berikut inihasil evaluasi pembelajaran Fikih MI Nurul Jannah NW Ampean Kota Mataram.

77Aminah, Wawancara, MI Nurul Jannah NW Ampenan, Tanggal 7 Juli, 2020.

Tabel 2.7

Hasil Evaluasi Materi Salat Berjamaah

Interval Frekuensi Persentase Keterangan

87-100 21 67,74% Sangat Baik

73-87 6 19,35% Baik

60-73 4 12,90% Cukup

60 0 0 Kurang

Jumlah 31 100%

Berdasarkan tabel di atas, hasil evaluasi mata pelajaran Fikih menggunakan metode demonstrasi dengan pencapaian katagori sangat baik sebanyak 21 siswa, katagori baik 6 siswa, dan katagori cukup 4 siswa.

Dan tidak ada siwa yang berada dalam katagori rendah. Dari hasil paparan di atas bahwa metode demonstrasi merupakan metode yang tepat digunakan dalam pembelajaran Fikih di Madrasah Ibtidaiyah.

Adapun hasil ujian praktek materi salat berjamaah Fikih kelas II ialah sebagai berikut:

Hasil Ujian Praktek Materi Salat Berjamaah Tabel 2.8

Interval Frekuensi Persentase Keterangan

87-100 18 58.07% Sangat Baik

73-87 6 19.35% Baik

60-75 4 12.90% Cukup

60 3 9.68 Kurang

Jumlah 100%

Berdasarkan tabel di atas, hasil praktek mata pelajaran Fikih materi salat berjamaah dengan pencapaian katagori sangat baik sebanyak 17

siswa, katagori baik 6 siswa, dan katagori cukup 4 siswa, katagori kurang ada 3 sisiwa. Dari hasil paparan di atas bahwa praktik Fikih materi salat berjamaah tepat digunakan dalam pembelajaran Fikih di Madrasah Ibtidaiyah.

C. Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Fikih Menggunakan Metode Demonstrasi di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020

Ketercapaian tujuan pembelajaran juga dipengaruhi oleh pemilihan metode pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran, salah satunya menggunakan metode demonstrasi. Penggunaan metode demonstrasi dapat mempermudah siswa memahami suatu materi pelajaran yang diajarkan.

Berkaitan dengan materi mata pelajaran Fikih bab salat kelas II MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram. Dalam proses ketercapaian tujuan pembelajaran beberapa ketercapaian yang harus peserta didik pahami yaitu:

1. Meyakini hikmah salat berjamaah

Hikmah salat berjamah adalah membiasakn diri dalam pengorbanan agama, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan sebagai syariat terhadap agama. Hal tersebut tapi masih kurang dipahami oleh siswa, masih terdapat beberapa ssiwa yang kurang pengetahuannya terkait dengan hikmah salat berjamaah

Meyakini Hikmah Salat Berjamaah Tabel 3.1

No Aspek Yang Diamati

Deskripsi Hasil Pengamatn 1 Mengetahui

hikmah salat berjamah

Masih banyak siswa yang kurang meyakini dan memahami hikmah salat berjamaah, masih kurangnya pemahaman yang mendalam terkait salat berjamaah Sumber observasi MI Nurul Jannah NW Ampenan78

Berdasarkan hasil pengamatan bahwa di MI Nurul Jannah NW Ampenan, masih terdapat beberapa siswa yang kurangmeyakini terkait hikmah salat berjamaah masih kurang, karena kuranngnya pengetahuan dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

2. Membiasakan penerapan nilai-nilai salat berjamah

Perkembangan anak yang dipengaruhi oleh faktor bawaan sejak lahir dan juga ditambah dari pengalaman yang dimiliki maupun dibentuk.

Tujuan dari pelaksanaan pembiasaan yaitu agar nilai-nilai positif yang ditanamkan dapat terbentuk menjadi sebuah kebiasaan sehingga lebih mydah dalam melaksanakannya (tanpa ada pemkiran terlebih dahulu).

Intinya,, seseorang dalam melakukan hal perbuatan menjadi sangat mudah ketika suatu hal perbuatan tersebut sudah tertanam dan menjadi suatu kebiasaan.

78 Observasi, MI Nurul Jannah NW Ampenan 18 Februari, 2020

Penerapan Nilai-nilai Salat Berjamaah Tabel.3.2

No Aspek Yang Diamati

Deskripsi Hasil Pengamatn 1 Membiasakan

penerapan salat berjamah

Masih banyak siswa yang kurang atau jarang dalam penerapan salat berjamaah yang dilakukan dalam kehidupan sehari- hari

Sumber observasi MI Nurul Jannah NW Ampenan79

Berdasarkan hasil pengamatan implementasi metode demonstrasi mata pelajaran Fikih, masih terdapat beberapa siswa tentang penerapan salat berjamaah masih kurang.

3. Mengetahui Ketentuan Salat Berjamah

Implementasi pembelajaran metode demonstrasi di MI Nurul Jannah NW Ampenan didalam kegiatan belajar mengajar berlangsung, tidak selamanya berjalan lancar karena hal tersebut merupakan suatu yang wajar dan sudah menjadi realita dalam implementasi metode demonstrasi mata pelajaran Fikih di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram tahun pelajaran 2019/2020, seperti yang diharapkan karena masih terdapat kendala-kendala.

Berikut observasi pembelajaran di kelas, pemahaman siswa salat berjamah observasi siswa:

79 Ibid.

Tabel Ketentuan Salat Berjamaah Tabel 3.3

No Aspek Yang Diamati

Deskripsi Hasil Pengamatn 1 Pemahaman siswa

ketentuan salat berjamah

Masih terdapat beberapa siswa yang kurang memahami tentang ketentuan salat berjamaah

Sumber observasi MI Nurul Jannah NW Ampenan80

Berdasarkan hasil pengamatan implementasi metode demonstrasi mata pelajaran Fikih, masih terdapat beberapa siswa yang pemahamannya tentang ketentuan salat berjamaah masih kurang.

4. Mengidentifikasi hal-hal yang menjadi kesempurnaan salat berjamaah Salat berjamaah di masjid merupakan salah satu amal mulai.

Agar ibadah ini semakin semourna, ada beberapa adab petunjuk Nabi Shallaluhu’alahi wa sallam tidak boleh diabaikan. Berikut ini beberapa adab yang diperhatikan seseorng untuk salat berjamaah:

a) Memilih pakaian yang bagus b) Berwudhu dari rumah

c) Membaca doa menuju masjid d) Berdoa kertika masuk masjid e) Tidak lewat di depan orang salat

80 Ibid.

Hal-hal yang Menjadi Kesempurnaan Salat Berjamaah Tabel 3.4

No Aspek Yang Diamati

Deskripsi Hasil Pengamatn 1 Mengidentifikasi

hal-hal yang.

menjadi kesempurnaan salat berjamaah

Masih terdapat beberapa siswa yang kurang memahami tentang hal-hal yang menjadi kesempurnaan salat berjamah ketentuan salat berjamaah

Sumber observasi MI Nurul Jannah NW Ampenan81

Berdasarkan hasil pengamatan implementasi metode demonstrasi mata pelajaran Fikih masih terdapat beberapa siswa yang kurang memahami tentang hal-hal yang menjadi kesempurnaan salat berjamah ketentuan salat berjamaah

5. Mengetahui Hikmah Salat Berjamaah

Hikmah salat berjamah adalah membiasakn diri dalam pengorabanan agama, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan sebagai syariat terhadap agama. Hal tersebut tapi masih kurang dipahami oleh siswa, masih terdapat beberapa ssiwa yang kurang pengetahuannya terkait dengan hikmah salat berjamaah.

81 Ibid.

Hikmah Salat Berjamaah Tabel 3.5

No Aspek Yang

Diamati

Deskripsi Hasil Pengamatn 1 Mengetahui hikmah

salat berjamah

Masih banyak siswa yang kurang mengetahui dan memahami hikmah salat berjamaah, masih kurangnya pemahaman yang mendalam terkaitsalat berjamaah Sumber observasi MI Nurul Jannah NW Ampenan82

Berdasarkan hasil pengamatan bahwa di MI Nurul Jannah NW Ampenan, masih terdapat beberapa siswa yang pemahamananya terkait dengan salat berjamah masih kurang, karena kuranngnya pengetahuan dan aplikasi dalam kehidupan kurang.

6. Mensimulasikan tata cara salat berjamaah

Kemampuan adalah kecakapan, tindakan atau pengetahuan yang dapatditunjuk oleh siswa dan yang berasal dari rumusan yang jelas tentang hasil belajar yang diinginkan. Sedangkan mempraktekkan adalah cara melaksanakan secara nyata apa yang disebut atau yang didemonstrasikan oleh guru. Praktek yang dimaksud adalah kemampuan siswa mempraktekkan salat berjamaah dan memahami ketentuan salat berjamaah.

Akan tetapi kenyataan siswa kelas II masih mengalami kesulitan dalam mempraktekkan salat berjamaah. Berdasarkan wawancara peneliti dengan guru Aminah menyatakan bahwa:

82 Ibid.

Dokumen terkait