• Tidak ada hasil yang ditemukan

implementasi metode demontrasi mata pelajaran fikih

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "implementasi metode demontrasi mata pelajaran fikih"

Copied!
136
0
0

Teks penuh

Skripsi: Nurmin, Nim dengan judul “Implementasi Metode Demonstrasi Materi Mata Pelajaran Fiqih Untuk Shalat Jamaah Kelas II MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram Tahun Ajaran” memenuhi persyaratan dan dinyatakan lulus uji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi pada mata kuliah Fikih Islam di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram. Subyek penelitian ini adalah penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran fikih kelas II MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram.

PENDAHUL AN

Rumusan Masalah

Bagaimana cara mempraktekkan metode demonstrasi materi sholat Fiqh Kelas II MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram tahun ajaran 2019/2020. Untuk mengetahui implementasi metode demonstrasi materi sholat Fiqh Kelas II di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram tahun ajaran 2019/2020. Untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran melalui metode demonstrasi mata kuliah Praktek Hukum pada materi sholat kelas II MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020.

Ruang Lingkup dan Setting Penelitian 1. Ruang Lingkup 1.Ruang Lingkup

  • Setting Penelitian a. Waktu Penelitian

Telaah Pustaka

Hal ini seperti yang terjadi pada penerapan metode demonstrasi pada materi shalat Fiqh. Penelitian yang dilakukan oleh Nur Kholis (2017) “Implementasi Metode Demonstrasi Pada Materi Fiqh Islam Pada Materi Shalat Siswa Kelas VIII Mts Nurul Huda Banyu Biru Kabupaten Semarang”, Faktor Pendukung Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran Shalat Adalah Tersedianya Alat Bantu Yang Cocok fasilitas untuk berlatih seperti mushola, tempat wudhu, perlengkapan sholat, VCD, LCD, proyektor dan alat peraga seperti wayang serta didukung kreativitas guru. 4Nur Khofifah, “Implementasi Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran Materi Fiqih Shalat Bab di SDN 2 Ngoro Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan,” Skripsi Fakultas Tarbiyah IAIN Wali Songo, (Malang, 2009), hlm. 74- 75.

Kerangka Teori

  • Metode demonstrasi
  • Pembelajaran Fikih di Madrasah a. Pengertian Pembelajaran Fikih a.Pengertian Pembelajaran Fikih
  • Metode Demonstrasi dan Media Pembelajaran Fikih

Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa yang dimaksud dengan metode demonstrasi dalam belajar mengajar adalah cara yang digunakan oleh seorang guru agar siswa cepat menangkap materi yang disampaikan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa metode demonstrasi adalah suatu metode pengajaran yang pelaksanaannya dilakukan dengan mendemonstrasikan atau mendemonstrasikan apa yang dapat diperagakan oleh guru atau siswa sesuai dengan materi yang disampaikan. Secara umum metode demonstrasi ada dua macam, yaitu metode demonstrasi hasil dan metode demonstrasi hasil.

Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian
  • Kehadiran Peneliti
  • Lokasi Penelitian
  • Sumber Data
  • Prosedur Pengumpulan Data

Tujuan utama peneliti di tempat dilakukannya proses penelitian adalah melakukan upaya pencarian dan pengumpulan data terkait pelaksanaan metode demonstrasi mata pelajaran Fiqh MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram. Sehubungan dengan itu, pada saat mengumpulkan data, peneliti menciptakan hubungan sosial yang dekat dengan responden sebagai sumber data, agar data yang diperoleh benar-benar valid. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data yang diperoleh dari subjek selama penelitian.

Adapun data primer langsung dari tangan pertama kepala sekolah dan guru fikih. Untuk memperoleh data yang lengkap dalam penelitian ini, selain metode observasi dan wawancara, penulis juga menggunakan metode dokumentasi. Analisis data adalah proses mencari dan menyusun data secara sistematis yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori-kategori, menguraikannya ke dalam satuan-satuan, melakukan sintesa.

Reduksi data berarti meringkas, memilih hal-hal yang tidak perlu dan memfokuskan pada hal-hal yang penting. Sehingga data yang telah direduksi memberikan gambaran yang lebih jelas dan dapat membantu memudahkan pengumpulan data selanjutnya. Triangulasi adalah teknik pengendalian data yang menggunakan sesuatu yang lain dalam data itu untuk tujuan pengendalian atau sebagai pembanding terhadap data itu. Dalam triangulasi, ada empat macam teknik yang digunakan untuk meneliti data yang ditemukan, yaitu; triangulasi dengan sumber, metode, peneliti dan teori 44.

Kedua, pengecekan tingkat kepercayaan beberapa sumber dari data yang sama dengan metode.46 Jenis teknik triangulasi ini adalah penggunaan peneliti atau pengamat lain untuk memeriksa tingkat kepercayaan data.

Sistematika Pembahasan

  • Visi dan Misi MI Nurul Jannah NW Ampenan 1) Visi
  • Keadaan Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan
  • Sarana dan Prasarana MI Nurul Jannah NW Ampenan
  • truktur Organisasi Madrasah Ibtidaiyah Nurul Jannah NW Ampenan Gambar 2.1

Sejarah berdirinya MI Nurul Jannah NW Ampenan di sebuah kampung di tengah kota Mataram yang bernama Kampung Banjar, dimana sebagian besar masyarakatnya menganut paham Ahlussuan Waljamaah (Nahdatul Wathan atau yang biasa kita kenal dengan sebutan NW), sehingga sering melakukan kegiatan yang menunjukkan karakteristik masyarakat NW. Nurul Jannah menginginkan tanah tersebut digunakan untuk membangun sekolah, namun saat itu tanah tersebut masih kosong. Pada bulan Januari 1996 dibangun gedung Pesantren Nurul Jannah NW Ampenan dengan total 3 ruang kelas, 1 kantor, 1 mushola dan 2 kamar mandi dengan model bangunan yang sangat sederhana.

Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi hari seiring dengan berjalannya waktu, banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan Pondok Pesantren Nurul Jannah NW Ampenan sehingga banyak orang tua yang menyekolahkan anaknya ke Pondok Pesantren Nurul Jannah NW Ampenan dan alhamdulillah jumlah siswa meningkat pada tahun 1997. Hingga tahun 2019/2020, jumlah tenaga pengajar yang terdaftar di MI Nurul Jannah NW ampenan sebanyak 9 orang. Pada tabel di atas, jumlah guru di MI Nurul Jannah NW Ampenan adalah 9 orang guru dengan rincian 1 orang guru PNS, 10 orang guru tetap SD.

Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, sarana dan prasarana pada suatu lembaga pendidikan sangat mendukung tercapainya proses belajar mengajar, tentunya sarana dan prasarana beserta alat-alat lainnya harus diakui dan gambaran MI Nurul Jannah NW Ampenan selesai. . . Dari tabel diatas fasilitas penunjang pengajaran di Mi Nurul Jannah NW Ampean adalah 15 kamar yang digunakan dalam kategori 8 fasilitas baik seperti 3 ruang belajar, 4 kamar mandi siswa dan 1 kamar mandi guru, 5 dengan kerusakan ringan seperti 3 kamar. Penerapan metode demonstrasi mata pelajaran fikih Materi sholat berjamaah di MI Nurul Xhennah NW Ampenan Tahun Ajaran.

Implementasi Metode Demonstrasi Mata Pelajaran Fikih Materi Salat Berjamaah di MI Nurul Jannah NW Ampenan Tahun Pelajarn

II Diri 5 Mengetahui hikmah shalat berjamaah II Diri 6 Mempraktikkan tata cara shalat berjamaah II Genap. Memang benar, guru Fiqh menggunakan metode demonstrasi pada mata pelajaran Fiqh yaitu bab shalat berjamaah. Sebelum memulai proses pembelajaran, guru menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terkait materi pembelajaran salat berjamaah.

Sambil menampilkan media gambar yang menjelaskan hikmah sholat berjamaah, mensimulasikan ketentuan sholat berjamaah dan sholat berjamaah. Masih banyak siswa yang belum percaya dan belum memahami hikmah sholat berjamaah, masih kurangnya pemahaman yang mendalam tentang sholat berjamaah Sumber observasi MI Nurul Jannah NW Ampenan78. Berdasarkan hasil observasi bahwa masih ada sebagian siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan yang belum beriman terhadap hikmah shalat berjamaah karena kurangnya ilmu dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hasil observasi penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran fikih, beberapa siswa masih kurang dalam pelaksanaan shalat berjamaah. Berdasarkan hasil observasi penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran fikih, masih terdapat beberapa siswa yang masih belum memahami ketentuan sholat berjamaah. Masih ada sebagian siswa yang belum memahami hal-hal yang menjadikan kesempurnaan shalat berjamaah sebagai bekal shalat berjamaah.

Berdasarkan hasil observasi penerapan metode demonstrasi dalam fikih Islam, masih cukup banyak siswa yang belum memahami hal-hal yang menyempurnakan shalat berjamaah yaitu ketentuan-ketentuan shalat berjamaah.

Gambar 2.2  Salat Berjamah
Gambar 2.2 Salat Berjamah

PEMBAHASAN PEMBAHASAN

  • Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Fikih Menggunakan Metode di MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020

Dikarenakan kurangnya pemahaman tentang keyakinan akan hikmah shalat berjamaah, maka guru akan memberikan penjelasan secara detail tentang hikmah shalat berjamaah agar siswa memahami hikmah shalat berjamaah. Shalat berjamaah adalah shalat berjamaah, dimana satu orang menjadi imam dan menjadi makmum. Dalam proses pembelajaran implementasi nilai-nilai sholat berjamaah bagi siswa kelas II MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram masih kurang, sehingga guru sangat perlu dilatih atau diajarkan sholat berjamaah, agar nilai-nilai shalat berjamaah yang melekat pada diri santri Jamaah dapat dikategorikan menjadi dua syarat yang berkaitan dengan imam dan syarat yang berkaitan dengan jamaah.

Kemampuan siswa untuk mengetahui ketentuan sholat berjamaah masih kurang, hal ini sangat penting untuk diketahui, dapat membantu siswa untuk belajar, pemahaman tentang sholat berjamaah siswa lebih mendalam. Mengenal hal-hal yang menyempurnakan salat berjamaah Menurut Abu Zahra, salat berjamaah adalah salat berjamaah yang dipimpin oleh seorang imam salat yang shalih. Dari berbagai pendapat di atas, pengertian salat berjamaah adalah salat berjamaah adalah salat yang dilakukan secara berjamaah di bawah bimbingan imam, dan masyarakat mengikuti gerak-gerik imam dengan syarat-syarat tertentu.

Sholat berjamaah bagi laki-laki dilakukan di masjid, sedangkan bagi perempuan tidak wajib. Dikarenakan kurangnya pemahaman tentang hikmah sholat berjamaah maka guru akan memberikan penjelasan tentang hikmah sholat berjamaah sedetail mungkin agar siswa dapat memahami hikmah sholat berjamaah. Pada dasarnya guru berupaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami atau mampu mengamalkan salat berjamaah agar proses pembelajaran menjadi efektif dan efisien.

Diungkapkan oleh Aminah selaku guru Fikih Islam, kemampuan santri dalam mengamalkan salat berjamaah masih kurang.

PENUTUP

Saran

Hal pertama yang dilakukan sebelum memulai proses pembelajaran adalah mengucapkan salam dan berdoa, hal ini dilakukan sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Menjelaskan tujuan pembelajaran kepada siswa dilakukan untuk memastikan pemahaman tentang pentingnya tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Menjelaskan materi ajar merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, hal ini untuk memperkuat daya ingat siswa dan memperdalam pokok-pokok materi yang telah diberikan sebelumnya dalam ingatan terhadap bahan ajar yang akan diberikan.

Setelah saya menyelesaikan peragaan salat berjamaah, saya mengadakan sesi tanya jawab di antara para siswa untuk menanyakan hal-hal apa saja yang masih belum mereka pahami. Setelah sesi tanya jawab selesai, guru meminta siswa untuk berlatih berdoa bersama dengan teman-temannya di barisan tempat duduknya dan berlatih berdoa bersama. Kegiatan terakhir dalam proses pembelajaran kami biasanya guru memberikan penilaian berupa tanya jawab, observasi, menanyakan pemahaman siswa terhadap pembelajaran yang sedang berlangsung.

Memang benar guru Fiqh menggunakan metode demonstrasi pada mata pelajaran Fiqh, pada bab shalat berjamaah, dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa, semoga semakin banyak orang yang memiliki nilai-nilai kebaikan takwa kepada Allah SWT. Guru memberikan kegiatan tindak lanjut berupa menugaskan siswa untuk mengamalkan salat berjamaah seperti yang telah dilakukan pada pelajaran yang telah diikuti. PERMASALAHAN PRAKTIK MATERIAL PRAKTIK FIKIH UNTUK DOA DALAM KONSTRUKSI Nama : MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataarm Mata Kuliah : Fikih.

FOTO DOKUMENTASI
FOTO DOKUMENTASI

Gambar

Gambar 2.2  Salat Berjamah
Tabel Ketentuan Salat Berjamaah  Tabel 3.3
FOTO DOKUMENTASI

Referensi

Dokumen terkait

Pada artikel ke-5 membahas mengenai pengembangan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo twntang materi sel, diketahui bahwa media pembelajaran e-learning yang