• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 PINJAMAN DARI NON BANK UNTUK

C. Temuan Penelitian

2. Implikasi Hasil Penelitian

Hasil penelitian menjadi bukti empiris atas teori yang menyatakan bahwa karakteristik pedagang memiliki hubungan yang signifikan dengan sumber pendanaan yang mereka miliki. Dalam memilih sumber pendanaan tentu para pedagang memperhatikan

83

kemampuan masing-masing terutama dalam mengembalikan angsuran. Faktor umur juga sangat diperhatikan oleh pedagang, mereka yang memiliki umur dibawah 50 tahun atau masih usia produktif akan bekerja maksimal sehingga lebih banyak meminjam dari pada berinvestasi/menabung. Sumber pendanaan yang paling cocok bagi mereka adalah lembaga keuangan yang memberikan persyaratan mudah serta realisasi kredit yang cepat seperti misalnya koperasi atau bahkan renternir, tidak jarang mereka juga mengunakan tabungan sendiri untuk menutup kebutuhan yang ada.

Tingkat pendidikan pedagang juga memiliki hubungan dengan sumber pendanaan yang mereka akses. Setiap pedagang menerima informasi dari manapun namun kemampuan mereka menyerap informasi dan mengambil keputusan untuk memilih sumber pendanaan juga ditentukan oleh tingkat pendidikan. Disisi lain jumlah tanggungan juga menentukan mereka dalam menambil keputusan memilih sumber pendanaan. Pedagang yang memiliki jumlah tanggungan keluarga cukup banyak akan bekerja

84

lebih keras dan bisa dikatakan selalu memilih sumber pendanaan yang serba cepat karena banyak kbutuhan mendesak yang harus dicukupi.

Pengalaman kerja pedagang juga menentukan mereka dalam memilih sumber pendanaan, profesi pedagang yang sudah dilakukan puluhan tahun tentu memiliki aset yang meningkat dan secara otomatis mereka memiliki jaminan/agunan yang cukup jika mereka gunakan untuk meminjam diperbankan.

Sedangkan pedagang dengan jam kerja tinggi tidak berhubungan dengan sumber pendanaan dikarenakan mungkin barang dagangan yang belum laku atau profesi pedagang menjadi satu-satunya mata pencaharian mereka sehingga harus bertahan lebih lama dipasar.

Tingkat pendapatan pedagang berhubungan signifikan dengan sumber pendanaan yang mereka akses atau miliki. Pedagang dengan tingkat pendapatan tinggi lebih leluasa dalam memilik sumber pendanaan dan jenis produk yang ditawarkan oleh lembaga keuangan terutama bank. Mereka juga bisa menyisihkan

85

pendapatan untuk ditabung atau memperbesar usahanya.

Manfaat dari penelitian bisa dirasakan oleh beberapa pihak, misalnya saja dari lembaga keuangan bank seperti bank umum dan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) untuk mempersiapkan skema kredit yang sesuai dengan karakteristik pedagang. Salah satunya memberikan persyaratan yang mudah bagi pedagang mengingat semangat kerja keras pedagang itu sebenarnya tinggi namun beberapa dari mereka tidak bisa mengakses modal melalui bank dikarenakan tidak memiliki agunan dan kurangnya informasi mengenai kredit bank sehingga mereka enggan bahkan takut untuk berurusan dengan bank.

Bagi lembaga keuangan non bank (LKBB) seperti misalnya koperasi, hasil penelitian ni memberikan gambaran bahwa masih banyak ceruk pasar yang belum terlayani oleh bank umum. ini momentum tepat bagi pihak koperasi untuk membuat ske pembiayaan yang menyentuh pedagang dipasar tradisional dengan memberikanperyaratan yang mudah

86

dan proses realisasi kredit yang cepat. Beberapa pedagang tertarik untuk meminjam uang dikoperasi karena dorongan dari pedagang lainnya yang sudah terlebih dahulu menjadi nasabah koperasi. Hal ini tentu memberi dampak positif bagi koperasi karena pemasaran mouth-to-mouth itu dapat memberikan dampak yang signifikan bagi perluasan pangsa pasar.

Bagi pihak asuransi misalnya lebih mempriotitaskan produk asuransi yang bisa memproteksi barang dagangan. Kemudian membangun kerjasama dengan dinas pasar setempat untuk menentukan mekanisme dan prosedur pembayaran premi yang tepat dan kemudian mensosialisasikan bersama kepada pedagang didalam pasar tersebut.

87

Daftar pustaka

Ahmad Sumiyanto, 2008. BMT Menuju Koperasi Modern, Yogyakarta: PT ISES Consulting Indonesia, 2008.

Alex S. Nitisemito . 1992. Manajemen dan Sumber Daya Manusia, BPFE UGM: Yogyakarta

Andri Soemitra, 2009, Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, Prenada Media,Jakarta

Badudu dan Sutan Muhammad Zein, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1994. hlm 134

Bramasto, Nugroho. 2010. Pembangunan Kelembagaan Pinjaman Dana Bergulir Hutan Rakyat. Jurnal Manajemen Hutan. Vol. XVI.

Hartono, Jogiyanto. 2009. Teori Portofolio dan Analisis Investasi , Edisi ke-enam Yogyakarta.

BPFE

Hurriyati, Ratih 2005. Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen, Alfabeta, Bandung.

Ferry N Idroes, Sugiarto, 2006. Manajemen Resiko perbankan:Dalam Konteks Kesepakatan Basel dan Peraturan Bank Indonesia, Yogyakarta:Graha Ilmu

88

Kamil D.I. (2015). Pengaruh renternir terhadap kesejahteraan pedagang pasar tradisional: studi di pasar legi bugisan Yogyakarta. Skripsi. Fakultas dakwah dan komunikasi Universitas Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kasmir. 2012. Bank dan Lembaga Kuangan Lainnya.

Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kreitner, Robert dan Kinicki, Angelo 2003. Perilaku Organisasi, Terjemahan: Erly Suandy, Edisi Pertama, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Mardiyatmo, (2008). Kewirausahaan. Penerbit:

Yudisthira, Jakarta.

Muhammad, Abdulkadir. 2011. Hukum Asuransi Indonesia. Edisi-5. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti

Al-Arif, M. Nur Rianto. 2012. Dasar-dasar Pemasaran Bank Syariah. Bandung : Alfabeta

Munawir, 2006. Analisis Laporan keuangan. Yogyakarta:

Liberty

Nurastuti, Wiji. 2011. Teknologi Perbankan. Yogyakarta:

Graha Ilmu

Rivai, Veithzal dan Andria Permata Veithzal. 2006.

Credit Management Handbook (Teori, Konsep,

89

Prosedur, dan Aplikasi Panduan Praktis Mahasiswa, Bankir, dan Nasabah). Jakarta: PT Raja Grafindo

Robbins, Stephen, P. 2006. Perilaku Organisasi (alih bahasa Drs. Benjamin Molan) Edisi Bahasa Indonesia, Klaten: PT. Intan Sejati

Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi Edisi Kedua.

Jakarta. Erlangga.

Salim H.S,2009. Pengantar Hukum Perdata Tertulis, Jakarta: Sinar Grafika, h. 89

Saputra, A.Aji, Multifiah, dan Asfi Manzilati. 2012.

Praktik Bank Thithil dan Implikasinya Menurut Pandangan Masyarakat Muslim Wilayah Perkampungan Bethek Kota Malang” dalam Tesis Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.

Siagian, Sondang P. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Bumi Aksara: Jakarta

Sukirno, Sadono. 2005. Mikro Ekonomi, Teori Pengantar.

Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta Wahyu Dwi Sutami. 2005. Strategi Rasional Pedagang

Pasar Tradisonal. Alumni Antropologi FISIP Unair. Jurnal Bio Kultur. 1 (2), 127 - 128.

Wihara, Dhiyan S. 2018. Upaya pedagang pelataran di Pasar Setono Betek Kediri dalam Mengakses Modal

Dokumen terkait