BAB III HASIL STUDI EHRA
3.7. Indeks Risiko Sanitasi (IRS)
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 30 Gambar 16. Grafik Persentase Penduduk yang Melakukan BABS
di Kota Sabang Tahun 2020
Grafik diatas menunjukkan bahwa penduduk yang berisiko buang air besar sembarangan di Kota Sabang yaitu sebesar 68,94%, dan yang tidak berisiko melakukan BABS sebesar 31,06%.
Pada Tahun 2019 Pemerintah Kota Sabang sudah mencanangkan Gerakan Sabang Bebas BABS. Dan sudah 2 (dua) Gampong yang sudah Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan yaitu Gampong Kuta Ateuh dan Gampong Ujong Kareung. Program ini masih terus berlangsung. Tahun ini diharapkan ada beberapa menyusul menjadi gampong ODF.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 31 Gambar 17. Grafik Indeks Risiko Sanitasi di Kota Sabang Tahun 2020
Dari grafik diatas menunjukkan bahwa Indeks Risiko Sanitasi Kota Sabang yang paling berisiko adalah air limbah domestik, persampahan, perilaku higiene dan sanitasi, sumber air dan genangan air.
Tabel 3.9. Resume Nilai Indeks Risiko Sanitasi Kota Sabang Tahun 2020
0 26 23
0 0
0
98 95
0 0
0
64 93
0 0
0
15
17
0 0
0
48
43
0 0
0 50 100 150 200 250 300
0 1 2 3 4
Indeks Risiko
Strata
IRS tiap Strata
5. PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT.
4. GENANGAN AIR.
3. PERSAMPAHAN.
2. AIR LIMBAH DOMESTIK.
1. SUMBER AIR
Parameter Balohan Anoi Itam Ujong
Kareung Ie Meulee Cot Ba' U Cot Abeuk Jaboi Beurawang Keuneukai Paya Kuta Ateuh Kuta Barat Kuta Timu Aneuk Laot Paya Seunara
Krueng Raya
Batee Shok Iboih
1. SUMBER AIR 37 26 23 29 30 21 24 26 21 27 33 29 7 25 32 18 27 10
2. AIR LIMBAH DOMESTIK. 95 95 94 99 100 91 98 100 97 88 100 100 100 99 100 100 93 92
3. PERSAMPAHAN. 87 97 94 52 70 76 99 99 95 100 51 47 26 41 90 84 92 89
4. GENANGAN AIR. 16 10 10 22 10 28 6 1 13 6 45 4 9 3 9 34 6 53
5. PERILAKU HIDUP BERSIH
SEHAT. 52 52 36 45 41 53 33 52 39 71 60 65 41 39 41 35 38 37
Total 287 280 257 247 251 269 260 278 265 292 289 245 183 207 272 271 256 281
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 32 Tabel 3.10. Batas Indeks Risiko Sanitasi Kota Sabang Tahun 2020
Tabel 3.11. Resume Kategori Risiko Sanitasi Kota Sabang Tahun 2020 Batas nilai risiko Keterangan
292 183
27,25 (Max-Min)/4
Katagori Area Berisiko Batas Atas
Kurang Berisiko 210
Berisiko Sedang 238
Risiko Tinggi 266
Risiko Sangat Tinggi 294
211 239 267 Total Index Risiko Maximum
Total Index Risiko Minimum Interval
Batas Bawah
183
Nama Gampong Nilai IRS Kategori
Balohan 287 Risiko Sangat Tinggi
Anoi Itam 280 Risiko Sangat Tinggi
Ujong Kareung 257 Risiko Tinggi
Ie Meulee 247 Risiko Tinggi
Cot Ba' U 251 Risiko Tinggi
Cot Abeuk 269 Risiko Sangat Tinggi
Jaboi 260 Risiko Tinggi
Beuraw ang 278 Risiko Sangat Tinggi
Keuneukai 265 Risiko Tinggi
Paya 292 Risiko Sangat Tinggi
Kuta Ateuh 289 Risiko Sangat Tinggi
Kuta Barat 245 Risiko Tinggi
Kuta Timu 183 Kurang Berisiko
Aneuk Laot 207 Kurang Berisiko
Paya Seunara 272 Risiko Sangat Tinggi
Krueng Raya 271 Risiko Sangat Tinggi
Batee Shok 256 Risiko Tinggi
Iboih 281 Risiko Sangat Tinggi
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 33 Gambar 18. Grafik Indeks Risiko Sanitasi setiap Gampong di Kota Sabang
Tahun 2020
Tabel 3.11 dan Gambar 18 menunjukkan bahwa Indeks Resiko Sanitasi Kota Sabang yang paling berisiko adalah gampong Paya dan yang kurang berisiko adalah gampong Kuta Timu. Dengan kata lain kecamatan yang paling beresiko adalah Kecamatan Sukajaya.
Gambar 19. Grafik Indeks Risiko Sumber Air tiap Gampong di Kota Sabang Tahun 2020
37 26 23 29 30 21 24 26 21 27 33 29 7 25 32 18 95 95 94 99 100 91 98 100 97 88 100 100 100 99 100 100 87 97 94 52 70 76 99 99 95 100 51 47
26 41 90 84 16 10 10
22 10 28 6 1 13 6 45 4
9 3 9 34 52 52 36 45 41 53 33 52 39 71 60
65 41 39
41 35 287 280
257 247 251 269 260 278 265 292 289 245
183 207 272 271
0 100 200 300 400 500 600 700
Balohan Anoi Itam Ujong Kareueng Ie Meulee Cot Ba' U Cot Abeuk Jaboi Beurawang Keuneukai Paya Kuta Ateuh Kuta Barat Kuta Timu Aneuk Laot Paya Seunara Krueng Raya
Indeks Risiko
Gampong
IRS tiap Gampong
Total
5. PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT.
4. GENANGAN AIR.
3. PERSAMPAHAN.
2. AIR LIMBAH DOMESTIK.
1. SUMBER AIR
37
26 23 29 30
21 24 26
21 27 33 29 7
25 32 18 0
5 10 15 20 25 30 35 40
Indeks Risiko
Gampong
IRS Sumber Air tiap Gampong
1. SUMBER AIR
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 34 Grafik diatas menunjukkan bahwa Indeks Risiko Sanitasi Sumber Air tiap Kelurahan Kota Sabang yang paling berisiko adalah gampong Balohan dan yang kurang berisiko adalah gampong Kuta Timu.
Gambar 20. Grafik Indeks Risiko Sanitasi Air Limbah Domestik tiap Gampong di Kota Sabang Tahun 2020
Gambar 20 diatas menunjukkan bahwa Indeks Risiko Sanitasi Air Limbah Domestik tiap Gampong di Kota Sabang yang berisiko adalah Gampong Paya dan yang kurang berisiko adalah Gampong Kuta Timu.
95 95 94 99 100 91
98 100 97 88
100 100 100 99 100 100
82 8486 8890 92 9496 10098 102
Balohan Anoi Itam Ujong Kareueng Ie Meulee Cot Ba' U Cot Abeuk Jaboi Beurawang Keuneukai Paya Kuta Ateuh Kuta Barat Kuta Timu Aneuk Laot Paya Seunara Krueng Raya
Indeks Risiko
Gampong
IRS Air Limbah Domestik tiap Gampong
2. AIR LIMBAH DOMESTIK.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 35 Gambar 21. Grafik Indeks Risiko Sanitasi Persampahan tiap Gampong
di Kota Sabang Tahun 2020
Gambar 21 menunjukkan bahwa Indeks Risiko Sanitasi Persampahan tiap Kelurahan Kota Sabang yang paling berisiko adalah gampong Paya dan yang kurang berisiko adalah gampong Kota Bawah Timur.
Gambar 22. Grafik Indeks Risiko Sanitasi Genangan tiap Gampong di Kota Sabang Tahun 2020
87 97 94
52 70 76 99 99 95 100 51 47
26 41 90 84 0
20 40 60 80 100 120
Balohan Anoi Itam Ujong Kareueng Ie Meulee Cot Ba' U Cot Abeuk Jaboi Beurawang Keuneukai Paya Kuta Ateuh Kuta Barat Kuta Timu Aneuk Laot Paya Seunara Krueng Raya
Indeks Risiko
Gampong
IRS Persampahan tiap Gampong
3. PERSAMPAHAN.
16 10 10 22
10 28
6 1 13
6 45
4 9
3 9 34
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
Indeks Risiko
Gampong
IRS Genangan tiap Gampong
4. GENANGAN AIR.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 36 Dari grafik 22 menunjukkan bahwa Indesk Risko SanitasiGenangan Air tiap Kelurahan Kota Sabang yang paling berisiko adalah gampong Iboih dan yang kurang berisiko adalah gampong Kota Beurawang.
Gambar 23.Grafik Indeks Risiko Sanitasi Perilaku Hidup Bersih Sehat tiap Gampong di Kota Sabang Tahun 2020
Gambar 23 menunjukkan bahwa Indesk Risko Sanitasi PHBS tiap Kelurahan Kota Sabang yang paling berisiko adalah gampong Paya dan yang kurang berisiko adalah gampong Jaboi.
52 52
36 45 41 53 33
52 39
71 60 65
41 39 41 35 0
10 20 30 40 50 60 70 80
Balohan Anoi Itam Ujong Kareueng Ie Meulee Cot Ba' U Cot Abeuk Jaboi Beurawang Keuneukai Paya Kuta Ateuh Kuta Barat Kuta Timu Aneuk Laot Paya Seunara Krueng Raya
Indeks Risiko
Gampong
IRS Perilaku Hidup Bersih Sehat tiap Gampong
5. PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 37
BAB IV PENUTUP
Studi Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan (Environmental Health Risk Assessment = EHRA) adalah sebuah survei partisipatif di tingkat kota untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higienitas serta perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga. Secara substansi, hasil Studi EHRA memberi data ilmiah dan faktual tentang ketersediaan layanan sanitasi di tingkat rumah tangga dalam skala kota sub sektor sanitasi yang menjadi objek studi meliputi limbah cair domestik, limbah padat/sampah dan drainase lingkungan, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) termasuk praktek Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Data-data yang diperoleh Manfaat studi EHRA dari peran penting enumerator dalam hal ini Anggota Kelompok di Gampong yang bergerak dibidang kesehatan masyarakat. Muatan pertanyaan dalam kuesioner dan lembar pengamatan telah diarahkan sesuai dengan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Pengorganisasian pertanyaan dalam kuesioner dan lembar pengamatan berikut penomorannya dibuat sedemikian rupa sehingga mempermudah pelaksanaan survei, entri maupun analisa data hasil studinya. Hasil survei digunakan sebagai salah satu bahan penyusunan Dokumen Pemutakhiran Strategi Sanitasi Kota Sabang.
Manfaat studi EHRA dari aspek promosi tidak lepas dari keterlibatan kader, petugas kesehatan, sanitarian, PKK dan lain-lain. Pelibatan kader kesehatan desa/kelurahan dan sanitarian Puskesmas sangat efektif dalam pencapaian sasaran berupa promosi dan advokasi dimaksud dan hasil studi EHRA ini dapat digunakan sebagai baseline bagi hasil studi EHRA selanjutnya.
Adapun hambatan atau kendala dalam pelaksanaan studi EHRA antara lain:
1. Terlambat nya waktu mulai pelaksanaan survei karena pandemi Covid 19;
2. Ada beberapa Gampong yang terpaksa ditunda pelaksanaan survei EHRA karena masuk zona merah covid 19;
3. Alokasi dana yang tersedia untuk pelaksanaan Studi EHRA kurang memadai;
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 38 4. Kurangnya kemampuan dan pemahaman enumerator dan supervisor dalam
melakukan wawancara dan pengamatan;
5. Aplikasi penginputan data yang kurang efektif sehingga membuat proses input data lebih lama;
6. Dukungan dan peran serta lintas sektor masih sangat kurang.
Diharapkan studi EHRA ini dapat dilaksanakan secara berkala minimal dua tahun sekali, agar Indeks Risiko Sanitasi dapat diketahui perkembangannya dan menjadi dasar untuk perencanaan program kedepan.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 39
L A M P I R A N 1
Hasil Analisis Data Studi EHRA Kota Sabang Tahun 2020
1. Informasi Responden Responden Hasil Studi Ehra Kota SabangTahun 2020
VARIABEL KATEGORI
Strata Desa/Kelurahan
Total
0 1 2
n % n % n % N %
Kelompok Umur Responden
<= 20 tahun 0 0,00 6 0,62 3 0,38 9 0,5
21 -25 tahun 0 0,00 20 2,07 31 3,90 51 2,9
26 - 30 tahun 0 0,00 61 6,30 82 10,31 143 8,1
31 - 35 tahun 0 0,00 113 11,67 135 16,98 248 14,1
36 - 40 tahun 0 0,00 148 15,29 133 16,73 281 15,9
41 - 45 tahun 0 0,00 142 14,67 115 14,47 257 14,6
> 45 tahun 0 0,00 478 49,38 296 37,23 774 43,9
Status dari rumah yang
ditempati Milik sendiri 0 0,00 759 76,36 656 82,10 1415 78,9
Rumah dinas 0 0,00 53 5,33 14 1,75 67 3,7
Berbagi dengan keluarga
lain 0 0,00 17 1,71 5 0,63 22 1,2
Sewa 0 0,00 49 4,93 25 3,13 74 4,1
Kontrak 0 0,00 9 0,91 8 1,00 17 0,9
Milik orang tua 0 0,00 106 10,66 91 11,39 197 11,0
Lainnya 0 0,00 1 0,10 0 0,00 1 0,1
Pendidikan terakhir Tidak sekolah formal 0 0,00 47 4,71 68 8,49 115 6,4
SD 0 0,00 230 23,05 209 26,09 439 24,4
SMP 0 0,00 189 18,94 194 24,22 383 21,3
SMA 0 0,00 327 32,77 224 27,97 551 30,6
SMK 0 0,00 20 2,00 20 2,50 40 2,2
Universitas/Akademi 0 0,00 185 18,54 86 10,74 271 15,1 Kepemilikan Surat
Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa/kelurahan
Ya 0 0,00 252 25,30 110 13,77 362 20,2
Tidak 0 0,00 744 74,70 689 86,23 1433 79,8
Kepemilikan Kartu Asuransi Kesehatan bagi Keluarga Miskin (ASKESKIN)
Ya 0 0,00 137 14,09 269 35,68 406 23,5
Tidak 0
0,00 835 85,91 485 64,32
1320 76,5
Memiliki anak Ya 0 0,00 844 84,82 690 86,90 1534 85,7
Tidak 0 0,00 151 100,00 104 100,00 255 14,3
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 40 2. Tabel Area Berisiko Persampahan Berdasarkan Hasil Studi EHRA
VARIABEL KATEGORI
Strata Desa/Kelurahan
Total
0 1 2
n % n % n % N %
Pengelolaan sampah Tidak memadai 0 0 465 46,5 695 86,8 1160 64,4
Ya, memadai 0 0 534 53,5 106 13,2 640 35,6
Frekuensi pengangkutan sampah
Tidak memadai 0 0 571 57,2 766 95,6 1337 74,3
Ya, memadai 0 0 428 42,8 35 4,4 463 25,7
Ketepatan waktu pengangkutan sampah
Tidak tepat waktu 0 0 605 60,6 774 96,6 1379 76,6
Ya, tepat waktu 0 0 394 39,4 27 3,4 421 23,4
Pengolahan sampah setempat
Tidak diolah 0 0 923 92,4 747 93,3 1670 92,8
ya, diolah 0 0 76 7,6 54 6,7 130 7,2
3. Tabel Area Berisiko Air Limbah Domestik Berdasarkan Hasil Studi EHRA
VARIABEL KATEGORI
Strata Desa/Kelurahan
Total
0 1 2
n % n % n % N %
Tangki septik suspek aman Tidak aman 0 0 995 99,6 797 99,5 1792 99,6
Suspek aman 0 0 4 0,4 4 0,5 8 0,4
Pencemaran karena pembuangan isi tangki septic
Tidak aman 0 0 998 99,9 799 99,8 1797 99,8
Ya, aman 0 0 1 0,1 2 0,2 3 0,2
Pencemaran karena SPAL Tidak aman 0 0 936 93,7 695 86,8 1631 90,6
Ya, aman 0 0 63 6,3 106 13,2 169 9,4
4. Tabel Area Berisiko Genangan Air Berdasarkan Hasil Studi EHRA
VARIABEL KATEGORI
Strata Desa/Kelurahan
Total
0 1 2
n % n % n % N %
Adanya genangan air Ada genangan air (banjir) 0 0 148 14,81 137 17 285 15,8 Tidak ada genangan air 0 0 851 85,19 664 83 1515 84,2
5. Tabel Area Berisiko Sumber Air Berdasarkan Hasil Studi EHRA
VARIABEL KATEGORI
Strata Desa/Kelurahan
Total
0 1 2
n % n % n % N %
Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 0 0 748 74,9 550 68,7 1298 72,1 Ya, Sumber air tidak
tercemar 0 0 251 25,1
251 31,3 502 27,9 Penggunaan sumber air
tidak terlindungi
Tidak Aman 0 0 24 2,4 73 9,1 97 5,4
Ya, Aman 0 0 975 97,6 728 90,9 1703 94,6
Kelangkaan air Mengalami kelangkaan air 0 0 130 13,0 56 7,0 186 10,3 Tidak pernah mengalami 0 0 869 87,0 745 93,0 1614 89,7
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 41 6. Tabel Area Berisiko Perilaku Higiene Berdasarkan Hasil Studi EHRA
VARIABEL KATEGORI
Strata Desa/Kelurahan
Total
0 1 2
n % n % n % N %
CTPS di lima waktu penting Tidak 0 0 790 79,1 640 79,9 1430 79,4
Ya 0 0 209 20,9 161 20,1 370 20,6
Apakah lantai dan dinding jamban bebas dari tinja?
Tidak 0 0 130 13,0 115 14,4 245 13,6
Ya 0 0 869 87,0 686 85,6 1555 86,4
Apakah jamban bebas dari kecoa dan lalat?
Tidak 0 0 128 12,8 120 15,0 248 13,8
Ya 0 0 871 87,2 681 85,0 1552 86,2
Keberfungsian penggelontor
Tidak 0 0 65 6,5 117 14,6 182 10,1
Ya, berfungsi 0 0 934 93,5 684 85,4 1618 89,9
Apakah terlihat ada sabun di dalam atau di dekat jamban?
Tidak 0 0 74 7,4 146 18,2 220 12,2
Ya 0 0 925 92,6 655 81,8 1580 87,8
Pencemaran pada wadah penyimpanan dan penanganan air
Ya, tercemar 0 0 299 29,9 116 14,5 415 23,1
Tidak tercemar 0 0 700 70,1 685 85,5 1385 76,9
Perilaku BABS Tidak 0 0 743 74,4 498 62,2 1241 68,9
Ya, BABS 0 0 256 25,6 303 37,8 559 31,1
7. Tabel Kejadian Diare pada Penduduk Berdasarkan Hasil Studi EHRA
VARIABEL KATEGORI
Strata Desa/Kelurahan
Total
0 1 2
n % n % n % N %
Waktu paling dekat anggota keluarga terkena diare
Hari ini 0 0,0 1 0,1 3 0,4 4 0,2
Kemarin 0 0,0 7 0,7 5 0,6 12 0,7
1 minggu terakhir 0 0,0 11 1,2 17 2,1 28 1,6
1 bulan terakhir 0 0,0 16 1,7 13 1,6 29 1,7
3 bulan terakhir 0 0,0 12 1,3 24 3,0 36 2,1
6 bulan yang lalu 0 0,0 12 1,3 20 2,5 32 1,8
> 6 bulan yang lalu 0 0,0 12 1,3 38 4,8 50 2,9
Tidak pernah 0 0,0 879 92,5 676 84,9 1555 89,1
Anggota keluarga yang mengalami diare:
Anak-anak balita Tidak 0 0,0 72 83,7 106 83,5 178 83,6
Ya 0 0,0 14 16,3 21 16,5 35 16,4
Anak-anak non balita Tidak 0 0,0 67 83,8 113 92,6 180 89,1
Ya 0 0,0 13 16,3 9 7,4 22 10,9
Anak remaja laki-laki Tidak 0 0,0 63 77,8 103 87,3 166 83,4
Ya 0 0,0 18 22,2 15 12,7 33 16,6
Anak remaja perempuan Tidak 0 0,0 77 93,9 108 89,3 185 91,1
Ya 0 0,0 5 6,1 13 10,7 18 8,9
Orang dewasa laki-laki Tidak 0 0,0 75 86,2 97 75,2 172 79,6
Ya 0 0,0 12 13,8 32 24,8 44 20,4
Orang dewasa perempuan Tidak 0 0,0 95 68,8 82 63,6 177 66,3
Ya 0 0,0 43 31,2 47 36,4 90 33,7
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 42 8. Indeks Risiko Sanitasi (IRS) Strata
PARAMETER JAWABAN STRATA
1 2
% %
1. SUMBER AIR
1.1 Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 18,72 17,17
1.2 Penggunaan sumber air tidak terlindungi Tidak aman 0,60 2,28
1.3 Kelangkaan air Mengalami kelangkaan air 6,51 3,50
2. AIR LIMBAH DOMESTIK
2.1 Tangki septik suspek aman Tidak aman 33,20 33,17
2.2 Pencemaran karena pembuangan isi tangki septik Tidak aman 33,30 33,25
2.3 Pencemaran karena SPAL Tidak aman 31,23 28,92
3. PERSAMPAHAN
3.1 Pengelolaan sampah Tidak dikelola 11,64 21,69
3.2 Frekuensi pengangkutan sampah Tidak menentu 14,29 23,91
3.3 Ketepatan waktu pengangkutan sampah Tidak tepat 15,14 24,16
3.4 Pengelolaan sampah setempat Tidak ada 23,10 23,31
4. GENANGAN AIR
4.1 Adanya genangan air Ya, ada 14,81 17,10
5. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
5.1 CTPS di lima waktu penting Tidak dilakukan 19,77 19,98
5.2.a. Apakah lantai dan dinding jamban bebas tinja? Tidak 0,81 0,90
5.2.b. Apakah jamban bebas dari kecoa dan lalat? Tidak 0,80 0,94
5.2.c. Keberfungsian penggelontor Tidak berfungsi 0,41 0,91
5.2.d. Apakah terlihat ada sabun di dalam atau di dekat
jamban? Tidak terdapat sabun 0,46 1,14
5.3 Pencemaran pada wadah penyimpanan dan penanganan
air Ya, wadah tercemar 7,48 3,62
5.4 Perilaku BABS Ya 18,59 15,54
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 43 9. Indeks Risiko Sanitasi (IRS) Gampong
PARAMETER JAWABAN Gampong
Aneuk Laot Anoi Itam Balohan
% % %
1. SUMBER AIR
1.1 Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 16,000 24,750 21,000
1.2 Penggunaan sumber air tidak
terlindungi Tidak aman
2,000 1,000 3,000
1.3 Kelangkaan air
Mengalami kelangkaan air
6,500 0,500 13,000
2. AIR LIMBAH DOMESTIK
2.1 Tangki septik suspek aman Tidak aman 33,333 33,333 33,333
2.2 Pencemaran karena pembuangan
isi tangki septik Tidak aman
33,333 33,333 33,333
2.3 Pencemaran karena SPAL Tidak aman 32,667 28,333 28,000
3. PERSAMPAHAN
3.1 Pengelolaan sampah Tidak dikelola 3,250 25,000 20,000
3.2 Frekuensi pengangkutan sampah Tidak menentu 9,750 25,000 21,250
3.3 Ketepatan waktu pengangkutan
sampah Tidak tepat
13,000 25,000 20,500
3.4 Pengelolaan sampah setempat Tidak ada 15,250 21,750 25,000
4. GENANGAN AIR
4.1 Adanya genangan air Ya, ada 3,000 10,000 16,000
5. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN
SEHAT
5.1 CTPS di lima waktu penting Tidak dilakukan 11,000 22,000 24,250
5.2.a. Apakah lantai dan dinding
jamban bebas tinja? Tidak
0,063 1,000 1,500
5.2.b. Apakah jamban bebas dari
kecoa dan lalat? Tidak
0,063 1,063 1,438
5.2.c. Keberfungsian penggelontor Tidak berfungsi 0,125 1,750 0,938
5.2.d. Apakah terlihat ada sabun di
dalam atau di dekat jamban? Tidak terdapat sabun
0,125 1,250 1,563
5.3 Pencemaran pada wadah
penyimpanan dan penanganan air Ya, wadah tercemar
3,250 0,000 13,500
5.4 Perilaku BABS Ya 24,000 24,750 9,000
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 44
PARAMETER JAWABAN Gampong
Batee Shok Beurawang Cot Abeuk
% % %
1. SUMBER AIR
1.1 Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 25,000 25,000 13,750
1.2 Penggunaan sumber air tidak
terlindungi Tidak aman
0,000 0,000 0,750
1.3 Kelangkaan air Mengalami kelangkaan air 2,000 0,500 6,000
2. AIR LIMBAH DOMESTIK
2.1 Tangki septik suspek aman Tidak aman 33,000 33,333 32,333
2.2 Pencemaran karena pembuangan isi
tangki septik Tidak aman
33,000 33,333 33,333
2.3 Pencemaran karena SPAL Tidak aman 26,667 33,333 25,333
3. PERSAMPAHAN
3.1 Pengelolaan sampah Tidak dikelola 21,750 24,000 17,000
3.2 Frekuensi pengangkutan sampah Tidak menentu 22,500 25,000 16,750
3.3 Ketepatan waktu pengangkutan
sampah Tidak tepat
23,250 25,000 17,250
3.4 Pengelolaan sampah setempat Tidak ada 24,250 24,500 25,000
4. GENANGAN AIR
4.1 Adanya genangan air Ya, ada 6,000 1,000 28,000
5. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
5.1 CTPS di lima waktu penting Tidak dilakukan 17,500 19,000 24,750
5.2.a. Apakah lantai dan dinding jamban
bebas tinja? Tidak
1,125 0,438 1,625
5.2.b. Apakah jamban bebas dari kecoa
dan lalat? Tidak
1,063 0,125 1,375
5.2.c. Keberfungsian penggelontor Tidak berfungsi 1,063 0,063 0,563
5.2.d. Apakah terlihat ada sabun di dalam
atau di dekat jamban? Tidak terdapat sabun
0,813 0,000 1,313
5.3 Pencemaran pada wadah
penyimpanan dan penanganan air Ya, wadah tercemar
2,500 7,250 12,500
5.4 Perilaku BABS Ya 13,500 24,750 11,250
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 45
PARAMETER JAWABAN Gampong
Cot Ba’ U Iboih Ie Meulee
% % %
1. SUMBER AIR
1.1 Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 25,000 5,250 24,750
1.2 Penggunaan sumber air tidak
terlindungi Tidak aman
0,250 3,250 0,000
1.3 Kelangkaan air Mengalami kelangkaan air 5,000 1,500 4,500
2. AIR LIMBAH DOMESTIK
2.1 Tangki septik suspek aman Tidak aman 33,333 33,000 33,000
2.2 Pencemaran karena pembuangan isi
tangki septik Tidak aman
33,333 33,333 33,000
2.3 Pencemaran karena SPAL Tidak aman 33,000 25,333 33,000
3. PERSAMPAHAN
3.1 Pengelolaan sampah Tidak dikelola 14,750 16,250 6,250
3.2 Frekuensi pengangkutan sampah Tidak menentu 14,250 23,750 9,500
3.3 Ketepatan waktu pengangkutan
sampah Tidak tepat
17,000 25,000 12,250
3.4 Pengelolaan sampah setempat Tidak ada 24,000 24,250 24,000
4. GENANGAN AIR
4.1 Adanya genangan air Ya, ada 10,000 53,000 22,000
5. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
5.1 CTPS di lima waktu penting Tidak dilakukan 25,000 24,250 17,500
5.2.a. Apakah lantai dan dinding jamban
bebas tinja? Tidak
1,375 0,813 0,188
5.2.b. Apakah jamban bebas dari kecoa
dan lalat? Tidak
1,250 0,875 0,125
5.2.c. Keberfungsian penggelontor Tidak berfungsi 0,813 0,813 0,313
5.2.d. Apakah terlihat ada sabun di dalam
atau di dekat jamban? Tidak terdapat sabun
0,375 0,563 0,125
5.3 Pencemaran pada wadah
penyimpanan dan penanganan air Ya, wadah tercemar
7,000 1,000 1,500
5.4 Perilaku BABS Ya 5,500 9,000 25,000
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 46
PARAMETER JAWABAN Gampong
Jaboi Keuneukai Kuta Ateuh
% % %
1. SUMBER AIR
1.1 Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 17,250 13,750 10,500
1.2 Penggunaan sumber air tidak
terlindungi Tidak aman
6,000 0,000 0,000
1.3 Kelangkaan air
Mengalami kelangkaan air
0,500 7,000 22,000
2. AIR LIMBAH DOMESTIK
2.1 Tangki septik suspek aman Tidak aman 32,667 33,333 33,333
2.2 Pencemaran karena pembuangan isi
tangki septik Tidak aman
33,000 33,333 33,333
2.3 Pencemaran karena SPAL Tidak aman 32,667 30,333 33,333
3. PERSAMPAHAN
3.1 Pengelolaan sampah Tidak dikelola 24,500 20,750 4,250
3.2 Frekuensi pengangkutan sampah Tidak menentu 24,500 25,000 11,000
3.3 Ketepatan waktu pengangkutan
sampah Tidak tepat
25,000 25,000 11,000
3.4 Pengelolaan sampah setempat Tidak ada 25,000 24,000 24,250
4. GENANGAN AIR
4.1 Adanya genangan air Ya, ada 6,000 13,000 45,000
5. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
5.1 CTPS di lima waktu penting Tidak dilakukan 22,500 24,500 22,250
5.2.a. Apakah lantai dan dinding jamban
bebas tinja? Tidak
0,563 0,688 0,563
5.2.b. Apakah jamban bebas dari kecoa
dan lalat? Tidak
0,750 0,688 0,563
5.2.c. Keberfungsian penggelontor Tidak berfungsi 1,063 0,438 0,375
5.2.d. Apakah terlihat ada sabun di
dalam atau di dekat jamban? Tidak terdapat sabun
1,938 1,125 0,125
5.3 Pencemaran pada wadah
penyimpanan dan penanganan air Ya, wadah tercemar
0,750 0,500 11,250
5.4 Perilaku BABS Ya 5,000 10,750 25,000
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 47
PARAMETER JAWABAN
Gampong
Kuta Barat Kuta Timu Krueng Raya
% % %
1. SUMBER AIR
1.1 Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 25,000 6,000 15,750
1.2 Penggunaan sumber air tidak
terlindungi Tidak aman
0,000 0,000 0,250
1.3 Kelangkaan air
Mengalami kelangkaan air
3,500 1,000 2,000
2. AIR LIMBAH DOMESTIK
2.1 Tangki septik suspek aman Tidak aman 33,333 33,333 33,333
2.2 Pencemaran karena pembuangan isi
tangki septik Tidak aman
33,333 33,333 33,333
2.3 Pencemaran karena SPAL Tidak aman 33,333 33,000 33,333
3. PERSAMPAHAN
3.1 Pengelolaan sampah Tidak dikelola 1,500 0,250 16,500
3.2 Frekuensi pengangkutan sampah Tidak menentu 10,000 0,500 21,250
3.3 Ketepatan waktu pengangkutan
sampah Tidak tepat
10,000 0,500 21,000
3.4 Pengelolaan sampah setempat Tidak ada 25,000 24,750 25,000
4. GENANGAN AIR
4.1 Adanya genangan air Ya, ada 4,000 9,000 34,000
5. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
5.1 CTPS di lima waktu penting Tidak dilakukan 23,500 10,500 9,250
5.2.a. Apakah lantai dan dinding jamban
bebas tinja? Tidak
1,063 0,875 1,063
5.2.b. Apakah jamban bebas dari kecoa
dan lalat? Tidak
1,125 0,938 0,563
5.2.c. Keberfungsian penggelontor Tidak berfungsi 0,563 0,000 0,250
5.2.d. Apakah terlihat ada sabun di
dalam atau di dekat jamban? Tidak terdapat sabun
0,625 0,313 0,125
5.3 Pencemaran pada wadah
penyimpanan dan penanganan air Ya, wadah tercemar
13,250 5,000 0,500
5.4 Perilaku BABS Ya 24,500 23,500 22,750
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 48
PARAMETER JAWABAN
Gampong
Paya PayaSeunara Ujong Kareueng
% % %
1. SUMBER AIR
1.1 Sumber air terlindungi Sumber air tercemar 22,500 13,250 20,000
1.2 Penggunaan sumber air tidak
terlindungi Tidak aman
2,000 5,750 0,000
1.3 Kelangkaan air
Mengalami kelangkaan air
2,000 12,500 3,000
2. AIR LIMBAH DOMESTIK
2.1 Tangki septik suspek aman Tidak aman 33,333 33,333 33,333
2.2 Pencemaran karena pembuangan
isi tangki septik Tidak aman
33,333 33,333 33,333
2.3 Pencemaran karena SPAL Tidak aman 21,333 33,333 27,333
3. PERSAMPAHAN
3.1 Pengelolaan sampah Tidak dikelola 25,000 24,000 25,000
3.2 Frekuensi pengangkutan sampah Tidak menentu 25,000 24,250 25,000
3.3 Ketepatan waktu pengangkutan
sampah Tidak tepat
25,000 24,000 25,000
3.4 Pengelolaan sampah setempat Tidak ada 25,000 17,250 19,250
4. GENANGAN AIR
4.1 Adanya genangan air Ya, ada 6,000 9,000 10,000
5. PERILAKU HIDUP BERSIH DAN
SEHAT
5.1 CTPS di lima waktu penting Tidak dilakukan 24,250 15,500 20,000
5.2.a. Apakah lantai dan dinding
jamban bebas tinja? Tidak
1,000 0,938 0,438
5.2.b. Apakah jamban bebas dari
kecoa dan lalat? Tidak
0,938 1,563 1,000
5.2.c. Keberfungsian penggelontor Tidak berfungsi 1,313 0,625 0,313
5.2.d. Apakah terlihat ada sabun di
dalam atau di dekat jamban? Tidak terdapat sabun
2,563 0,750 0,063
5.3 Pencemaran pada wadah
penyimpanan dan penanganan air Ya, wadah tercemar
21,000 2,750 0,250
5.4 Perilaku BABS Ya 19,750 18,750 13,500
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 49
L A M P I R A N 2
ORGANISASI DAN PERSONEL PELAKSANA STUDI EHRA
A. Pengarah : Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sabang
B Ketua : Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang.
C. Anggota : 1. Sekretaris Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah Kota Sabang;
2. Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan dan Keluaraga Berencana Kota Sabang;
3. Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian, Sumberdaya Alam, Infrastruktur dan Pengembangan Kawasan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sabang;
4. Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan dan Keluaraga Berencana Kota Sabang;
5. Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan dan Keluaraga Berencana Kota Sabang;
6. Kepala Subbidang Infrastruktur, Perumahan dan Pengembangan Kawasan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sabang;
7. Kepala Subbidang Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sabang;
8. Kepala Subbidang Perekonomian dan Investasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sabang;
D. Koordinator Wilayah : Kepala UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kota Sabang.
E. Supervisor Survey : Unsur Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana yang mengordinir kelompok masyarakat di gampong yang bergerak dibidang kesehatan masyarakat.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 50 F.
G.
H.
I.
Supervisor Entri Data
Petugas Enumerator Petugas Entri Data Petugas Analisis Data
:
: : :
1. Penelaah Data Sumberdaya Alam;
2. Pengelola Rencana Energi Sumberdaya Mineral dan Lingkungan Hidup.
Unsur anggota Kelompok di gampong yang bergerak dibidang kesehatan masyarakat.
Unsur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sabang.
1. Unsur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sabang.
2. Unsur Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 51
L A M P I R A N 3
DOKUMENTASI KEGIATAN EHRA KOTA SABANG TAHUN 2020
1. Pelaksanaan Pelatihan EHRA Kota Sabang Tahun 2020
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 52 2. Pelaksanaan Survei EHRA Kota Sabang Tahun 2020.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 53 3. Pelaksanaan Rapat Progress EHRA Kota Sabang Tahun 2020.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 54 4. Pelaksanaan Proses Penginputan Data EHRA Kota Sabang Tahun 2020.
Laporan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Sabang Tahun 2020 55 5. Pelaksanaan Konsultasi Publik EHRA Kota Sabang Tahun 2020.