BAB 3. METODE PENELITIAN
3.9 Uji Keabsahan Data
Uji keabsahan data dalam penelitian ini ditekankan pada metode triangulasi dalam pengujian kredibilitas yang diartikan sebagai pengecekan data dari berbagi sumber dengan berbagai cara, dan berbagi waktu. Dengan demikian terdapat triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu (Sugiyono, 2014).
Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik triangulasi teknik.
a. Triangulasi Sumber
Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek dan membandingkan data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber yang berbeda (Sugiyono, 2014). Triangulasi sumber akan dilakukan dengan pengumpulan data yaitu wawancara kepada beberapa sumber yang berbeda yaitu kepada kepala rekam medis, petugas filling, petugas pendaftaran dan petugas distribusi, dan perawat poli. Contoh triangulasi sumber yaitu melakukan wawancara mengenai pengetahuan kepada kepala rekam medis, petugas filling, petugas pendaftaran dan perawat. Setelah itu hasil jawabannya dibandingkan dan dianalisis sehingga menghasilkan suatu kesimpulan dengan diminta kesepakatan kepada semua informan penelitian.
b. Triangulasi Teknik
Triangulasi teknik digunakan untuk menguji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda (Sugiyono, 2014). Triangulasi teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah pada teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi, serta brainstorming .Cara melakukan triangulasi teknik yaitu melakukan pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi mengenai rak filling kepada petugas filling. Apabila ketiga pengumpulan data tersebut menghasilkan data yang berbeda-beda, maka
peneliti melakukan diskusi lebih lanjut kepada petugas filling untuk memastikan data tersebut dianggap benar.
DAFTAR PUSTAKA
Alamanda, W. 2022. Determinan Kejadian Pending Klaim BPJS Rawat Inap Di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember. Politeknik Negeri Jember.
Alijoyo, A., Wijaya, B., & Jacob, I. 2021. Brainstorming: Curah Pendapat. In Jakarta : CRMS.
Aprilia, A. K. D., Nurmawati, I., & Wijayanti, R. A. 2020. Identifikasi Penyebab Keterlambatan Penyediaan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya Tahun 2020. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 630–638.
Arrietta, R. 2012. Analisis Waktu Tunggu Pasien di Departemen Gigi dan Mulut RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad Tahun 2011. In Thesis. Universitas Indonesia.
Asmoko, H. 2013. Teknik Analisis Permasalahan Menentukan Masalah Prioritas.
BPPK.
Asriati, Y., Prihandani, R. G., & Pratiwi, J. 2022. Analisis Unsur Manajemen Penyebab Terjadinya Misfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Nguter. Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM), 2(2), 1–8.
Astuti, W. S., Sjahruddin, H., & Purnomo, S. 2018. Pengaruh Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Inervening. Organisasi Dan Manajemen, 1(1), 31–46.
Departemen Kesehatan. 1997. Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia, Revisi I.
Depkes RI. 2006. Pedoman Penyelenggaraan Dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit Di Indonesia Revisi II.
Depkes RI. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. In Undang-Undang Republik Indonesia.
Erawantini, F., & Nurmawati, I. 2017. Pendidikan Dan Pelatihan Pada Petugas Rekam Medis Sebagai Persiapan Menjadi Clinical Instructure (CI) Di Puskesmas Jelbuk. Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat 2017, Ci, 111–113.
Farida, T., & Setiatin, S. 2021. Analisis Lama Waktu Tunggu Pelayanan Pasien Rawat Jalan di Bagian Pendaftaran Rumah Sakit X Bandung. Jurnal AKRAB JUARA, 3(March), 6.
Febriana, N. V., Lestari, E. R., & Anggarini, S. 2015. Pengemasan Di Pt Japfa Comfeed Indonesia Tbk Working Time Measurement Analysis Using Indirect Measurement of the Packaging At Pt Japfa Comfeed. Jurnal Industri, 4(1), 66–73. https://industria.ub.ac.id/index.php/industri/article/view/176
Fitri, H. M., & Hidayati, M. 2021. Pengaruh Lama Waktu Tunggu Pendaftaran Terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Waringinkurung. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(12), 1789–1795.
Fitri, S. M., Ludigdo, U., & Djamhuri, A. 2013. Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komitmen, Organisasi, Kualitas Sumber Daya, Reward, Dan Punishment Terhadap Anggaran Berbasis Kinerja. JDA Jurnal Dinamika Akuntansi Disetujui: Agustus Syarifah Massuki Fitri, 5(2), 157–171.
Gaspersz, V. 2007. Team-Oriented Problem Solving Panduan Kreatif Solusi Masalah Untuk Sukses. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Hakam, F. 2018. Analisis Penyediaan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Di Puskesmas X. 01(01), 11–15.
Herman, L. N., Wijayanti, R. A., Deharja, A., Roziqin, M. C., Kesehatan, J., &
Jember, P. N. 2020. J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan ANALISIS PENYEBAB LAMA PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS J- REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan. 2(1), 11–20.
Huffman, E. K. 1994. Health Information Management (Medical re). Physicians’
Record Co.
Indradi, R. 2017. Variabel Pokok Rekam Medis (B. Asmo (ed.); 2nd ed.).
Universitas Terbuka.
Jepisah, D. 2020. Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Ergonomi Ruangan Filling Terhadap Akses Petugas Rekam Medis Di RSUD Siak Tahun 2018. Menara Ilmu, XIV(01), 43–49.
Kamil, N., Putra, D. S. H., Erawantini, F., & Muna, N. 2021. Evaluasi Kinerja Petugas Distrbusi Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. 2(2), 264–270.
Kemenkes RI. 2007. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 377/MENKES/SK/III/2007 Tentang Profesi Perekam Medis Dan informasi kesehatan. In keputusan menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 377/MENKES/SK/III/2007 (p. 7).
Kemenkes RI. 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit (pp. 61–64).
Kemenkes RI. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 82 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. In Peraturan Menteri Kesehatan (Issue 87, pp. 1–36).
Kemenkes RI. 2022. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis.
Kemenperin. 2003. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Issue 1).
Kholisa, N. 2012. Hubungan Manajemen Waktu Dengan Efektivitas Kerja Karyawan. Journal of Social and Industrial Psychology, 1(1), 56–60.
Korompot, R., & Poputra, A. T. 2015. Analisis Penyusunan Anggaran Pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2014. Jurnal EMBA, 3(1), 841–848.
Kuntoadi, G. B., & Adiprana, R. 2017. Tinjauan Lama Waktu Tunggu Pendaftaran di Tempat Penerimaan Pasien Rumah Sakit Kepolisian Pusat R.S. Sukanto.
Medicordhif, 4, 39–43.
Lestari, D. F. A., & Muflihatin, I. 2020. Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Kotaanyar.
J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 2(1), 134–142.
https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i1.2217
Lestari, U. D., Deharja, A., & Swari, S. J. 2018. Analisis Penyebab Lama Waktu Tunggu Pasien Rawat Jalan Di Poli Kandungan Rumah Sakit Daerah Kalisat Jember. Politeknik Negeri Jember.
Mawadda, W. 2018. Analisis Faktor Penyebab Lama Waktu Tunggu Pelayanan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Di RSD Balung Tahun 2017 (Vol. 63, Issue 2).
Notoatmodjo, S. 2003. Pengembangan Sumber Daya Manusia. PT. Asdi Mahasatya.
Notoatmodjo, S. 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan (2nd ed.). PT. Rineka Cipta.
Notoatmojo. 2012. Pengertian Pendidikan Kesehatan (3rd ed.).
Nuryaqli, R. 2019. Efektivitas Penerapan Metode Brainstorming terhadap Kemampuan Menulis Argumentasi Murid Kelas V SD Inpres Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Peraturan Pemerintah RI. 2021. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan.
Purwanto, H., Indiati, I., & Hidayat, T. 2015. Faktor Penyebab Waktu Tunggu Lama di Pelayanan Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Blambangan. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(2), 159–162.
Rahmawati, M. A., Nuraini, N., & Hasan, D. A. 2020. Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyediaan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan di RSU Haji Surabaya. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 511–518.
Ritonga, Z. A., & Ritonga, N. A. 2019. Analisa Kebutuhan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Madani Medan.
Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 3(1), 417–
424.
Ritonga, Z. A., & Wannara, A. J. 2020. Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Waktu Penyediaan Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Madani Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 5(1), 85–97.
Roviq, A., Soepangat, S., Windiyaningsih, C., & Damayanti, I. 2020. Determinan Penyebab Keterlambatan Penyediaan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Poli Gigi Dan Mulut Di Rsau Dr. Esnawan Antariksa Jakarta Tahun 2019.
Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 4(1), 89–97.
Salsabila, S. 2020. Analisis Faktor Penyebab Kerusakan Berkas Rekam Medis Di Puskesmas Nogosari Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. Jurnal Teknologi Informasi, 4(2).
Santoso, B. (2010). Skema dan Mekanisme Pelatihan: Panduan Penyelenggaraan Pelatihan. Yayasa Terumbu Karang Indonesia.
Simanjuntak, M. 2015. Tinjauan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendaftaran Rawat Jalan Di Pendaftaran Rawat Jalan Di RSUD. Dr. R. M. Djoelham Binjai Tahun 2015. Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda, 1(1), 21–28.
Simanjuntak, M. 2016. Tinjauan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rekam Medis Di Pendaftaran Rawat Jalan Di RSUD. Dr. RM Djoelham Binjai Tahun 2015. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 1(1), 22–29.
Sudjiman, P. E. S. dan L. S. 2018. Analisis Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Dalam Proses Pengambilan Keputusan. Jurnal TeIKa, 8, 55–67.
https://jurnal.unai.edu/index.php/teika/article/view/2327
Sugiyono, P. D. 2014. Metode Penelitian Manajemen (M. P. Setiyawami, SH (ed.)).
Alfabeta, CV.
Sulistiyorini, C., Lestari, T., & Rohmadi, R. 2018. Tinjauan Faktor Penyebab Waktu Tunggu Pelayanan Pendaftaran Pasien Umum Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Sragen. Jurnal Kesehatan, 2(1), 56–69.
Susilawati, S., & Gunawan, E. 2022. Tinjuan Faktor Penyebab Waktu Tunggu Pelayanan Pendaftaran Rawat Jalan di Klinik Kasih Ibu. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(3), 373–378.
Taekab, A. H., Suryawati, C., & Kusumastuti, W. 2019. Analisis Persepsi Pasien terhadap Mutu Pelayanan Puskesmas dan Hubungannya dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Leyangan Kabupaten Semarang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(1), 31–40.
Ulfa, H. M. 2017. Standar Pelayanan Minimal Waktu Tunggu di Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 8(01), 57–61.
Walakandou, R. J. R., Ratag, G. A. E., & Korompis, G. E. C. 2021. Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Waktu Tunggu Pasien dalam Masa Pandemik Covid 19 di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 2(3), 046–057.
Wijayanto, D. 2012. Pengantar Manajemen. PT Gramedia Pustaka Utama.
Wijono. 1999. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Airlangga University Press.
62
LAMPIRAN
Lampiran 1. Surat Ijin Studi Pendahuluan
Lampiran 2 Surat Rekomendasi Bangkesbangpol
Lampiran 3. Informed Consent
LEMBAR INFORMED CONSENT
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN LAMA WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT III
BALADHIKA HUSADA JEMBER
INFORMED CONSENT
Saya telah diberikan penjelasan mengenai petunjuk pengisian lembar wawancara dan saya telah diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dimengerti dan telah mendapat jawaban yang jelas dan benar.
Dengan ini saya menyatakan secara sukarela dan ikhlas untuk menjawab pertanyaan dalam lembar wawancara sesuai dengan fakta yang ada.
Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama :
Umur : Alamat :
Bersedia untuk dijadikan subyek penelitian dari : Nama : Deanissa Aulia
NIM : G41190578
Jurusan/Prodi : Kesehatan/Manajemen Informasi Kesehatan
Dengan judul “Analisis Faktor Yang Menyebabkan Lama Waktu Tunggu Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember”.
Jember, ...2023 Responden
(...)
Lampiran 4. Lembar Persetujuan Wawancara
LEMBAR PERSETUJUAN WAWANCARA
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN LAMA WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT III
BALADHIKA HUSADA JEMBER
Assalamualaikum Wr. Wb.
Informan yang saya hormati
Tujuan wawancara ini adalah untuk mengetahui dan memperjelas garis- garis besar permasalahan serta hal-hal yang berkaitan dengan formulir rekam medis bencana.
Kepala rekam medis, petugas filling, petugas distribusi, petugas pendaftaran dan perawat sebagai rencana penelitian yang telah dikembangkan dengan baik, maka peran serta kepala rekam medis, petugas filling, petugas distribusi, petugas pendaftaran dan perawat akan sangat membantu kami dalam mencapai tujuan penelitian ini. Semua informasi yang diberikan oleh kepala rekam medis, petugas filling, petugas distribusi, petugas pendaftaran dan perawat akan dirahasiakan dengan ketat dan hanya digunakan sebagai bahan dari penelitian.
Kami mohon kepada kepala rekam medis, petugas filling, petugas distribusi, petugas pendaftaran dan perawat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan dengan bebas dan tulus ikhlas sesuai dengan pendapat kepala rekam medis, petugas filling, petugas distribusi, petugas pendaftaran dan perawat di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember.
Lampiran 5. Pedoman Wawancara
PEDOMAN WAWANCARA
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN LAMA WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT III
BALADHIKA HUSADA JEMBER
LEMBAR PETUNJUK WAWANCARA PENELITIAN
Dalam melakukan wawancara mendalam dengan informan untuk memperoleh data yang dibutuhkan, maka peneliti menyusun tata cara atau petunjuk dalam melakukan wawancara dengan informan yang terdiri dari :
Petunjuk Umum
1. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada informan atas kesediaanya meluangkan waktu untuk diwawancarai.
2. Menjelaskan maksud dan tujuan dari wawancara.
Petunjuk Wawancara
1. Wawancara dilakukan dan dicatat sendiri oleh peneliti.
2. Informan bebas untuk menyampaikan pendapat, ppengalaman, saran dan komentar.
3. Pendapat, pengalaman, saran dan komentar informan sangat bernilai.
4. Tidak ada jawaban yang benar atau salah karena wawancara ini untuk kepentingan penelitian.
5. Menyampaikan kepada informan bahwa wawancara ini menggunakan alat bantu rekam untuk membantu ingatan pewawancara.
Pelaksanaan Wawancara 1. Perkenalan dari wawancara
2. Menjelaskan maksud wawancara kepada informan 3. Meminta kesediaan informan untuk diwawancarai
Lampiran 6. Lembar Wawancara
LEMBAR WAWANCARA
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN LAMA WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT III
BALADHIKA HUSADA JEMBER
A. Identifikasi
Waktu Pelaksanaan :
Tempat : Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember Variabel : Man, Material, Machine, Method, Money, Media, dan
Motivation.
Responden : Responden 1 (Kepala Unit Rekam Medis) B. Lembar Wawancara
Man (Pendidikan, Pengetahuan, Pelatihan, Jumlah Petugas)
No. Pertanyaan Jawaban
Pendidikan
1. Apa latar pendidikan petugas rekam medis di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember?
2. Bagaimana pengaruh latar pendidikan petugas terhadap pelayanan lama waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan?
Pengetahuan
3. Apakah anda mengetahui bahwa standar waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan atau penyediaan dokumen rekam medis adalah ≤10 menit?
Pelatihan
4. Apakah pernah diadakan pelatihan pelatihan terkait rekam medis?
a. Jika ya, apakah pengaruhnya terhadap pelayanan lama waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan?
b. Jika tidak, apakah pengaruhnya terhadap pelayanan lama waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan?
Jumlah Petugas
5. Berapa jumlah petugas rekam medis dibagian Filing dan TPPRJ?
6. Apakah pekerjaan petugas rekam medis di bagian pendaftaran sudah sesuai dengan jumlah petugas rekam medis dan job decription yang ada?
7. Apakah pekerjaan petugas rekam medis di bagian filing sudah sesuai dengan jumlah petugas rekam medis dan job decription yang ada?
Method (SOP)
8. Bagaimana kebijakan mengenai pembuatan SOP yang spesifik dalam unit rekam medis serta jelaskan implementasinya?
Material (Rekam Medis)
9. Apakah rekam medis sudah menggunakan kode warna pada nomor rekam medis?
a. Jika sudah, apakah berpengaruh terhadap kecepatan pelayanan pendaftaran pasien?
b. Jika belum, apakah perlu menggunakan kode warna pada nomor rekam medis?
10. Bagaimana bahan map rekam medis yang digunakan ?
a. Apakah bahan tersebut terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak?
Machine (Komputer, SIMRS, Rak Filing) Komputer
11. Berapa jumlah komputer yang digunakan di TPPRJ dan unit rekam medis?
12. Bagaimana spesifikasi komputer yang digunakan di bagian TPPRJ dan unit rekam medis?
13. Apakah komputer sudah sesuai dengan kebutuhan petugas rekam medis?
SIMRS
14. Apakah terdapat Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)?
15. Jika ada, siapakah yang membuat Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember? Beri penjelasan!
16. Jika ada, apakah terdapat kendala saat menggunakan SIMRS khususnya dibagian pendaftaran rawat jalan?
Rak Filling
17. Bagaimana kondisi rak filing di rumah sakit ini, apakah layak untuk digunakan?
Money (Anggaran)
18. Bagaimana anggaran terkait pengadaan pelatihan tentang rekam medis dan alat penunjang pelayanan rekam medis?
Media (Ruang Filing dan TPPRJ) Ruang Filling
19. Bagaimana kondisi ruang filing dan di rumah sakit ini, apakah sudah sesuai dengan standar yang ada?
a. Apakah letaknya sudah strategi dengan TPPRJ?
b. Apakah sudah terdapat troli untuk pendistribusian rekam medis?
c. Apakah sudah terdapat tracer untuk membantu peminjaman rekam medis?
d. Apakah menggunakan buku ekspedisi untuk peminjaman dan distribusi rekam medis?
TPPRJ
20. Bagaimana kondisi TPPRJ dirumah sakit ini?
a. Berapa jumlah loket pendaftaran yang ada di TPPRJ?
b. Apakah jumlah loket tersebut sudah mencukupi terhadap kunjungan pasien perhari?
Waktu Kerja
21. Bagaimana waktu kerja yang digunakan petugas pada pendaftaran pasien rawat jalan?
22. Apakah terdapat petugas yang terlambat datang kerja sehingga menghambat pelayanan pada penyediaan rekam medis rawat jalan?
23. Bagaimana shift kerja yang berlaku di rumah sakit ini khususnya unit pendaftaran dan unit rekam medis bagian filling?
Motivation (Reward dan Punishment)
24. Apakah sudah terdapat reward dan punishment pada petugas rekam medis dan pendaftaran?
25. Bagaimana bentuk reward dan punishment kepada petugas rekam medis dan pendaftaran?
LEMBAR WAWANCARA
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN LAMA WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT III BALADHIKA HUSADA JEMBER
A. Identifikasi
1. Waktu Pelaksanaan :
2. Tempat : Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember
3. Responden : Responden 2 (Petugas Filling 1), Responden 3 (Petugas Filling 2), Responden 4 (Petugas Filling 3) Responden 5 (Petugas Filling 4), Responden 6 (Petugas Filling 5)
B. Lembar Pertanyaan
1. Variabel : Man (Pendidikan, Pengetahuan, Pelatihan, Jumlah Petugas) Man (Pendidikan, Pengetahuan, Pelatihan, Jumlah Petugas)
No Pertanyaan Jawaban
R2 R3 R4 R5 R6
Pendidikan
1. Apa latar pendidikan petugas filling di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember?
waktu tunggu pendaftaran pasien dan penyediaan rekam medis?
3. Bagaimana pengaruh latar pendidikan petugas terhadap pelayanan lama waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan?
Pengetahuan
4. Apa yang anda ketahui tentang waktu tunggu pendaftaran rawat jalan?
5. Apakah anda mengetahui terdapat standar dalam waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis dalam pendaftaran pasien rawat jalan?
a. Jika iya, pada peraturan apakah standar lama waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis diatur?
6. Berapakah batas lama waktu tunggu pendaftaran rawat jalan atau penyediaan dokumen rekam medis?
7. Apakah penting melakukan pendaftaran rawat jalan ≤ 10
8. Apakah yang terjadi apabila waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan lebih dari 10 menit?
9. Berapa standar kelengkapan pengisian rekam medis?
10. Apakah rekam medis yang lengkap dapat mempercepat pelayanan pendaftaran pasien?
Jelaskan!
Pelatihan
11. Apakah anda telah mengikuti pelatihan terkait rekam medis?
12. Bagaimana pengaruh pelatihan terkait rekam medis terhadap pelayanan khususnya pada waktu tunggu pendaftaran rawat jalan?
Jumlah Petugas
13. Berapa jumlah petugas rekam medis dibagian Filing dan TPPRJ?
14. Apakah pekerjaan petugas rekam medis di bagian pendaftaran sudah sesuai dengan jumlah petugas rekam medis dan job decription yang ada?
16. Apakah terdapat kendala yang dialami petugas distribusi terkait pembagian pekerjaan petugas?
2. Variabel : Method (SOP) Method (SOP)
No Pertanyaan Jawaban
R2 R3 R4 R5 R6
SOP
1. Apakah terdapat Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan rawat jalan dan penyediaan berkas rekam medis?
2. Jika belum ada, apakah perlu ada pembuatan SOP pelayanan rawat jalan dan penyediaan berkas rekam medis?
3. Apakah SOP yang digunakan sudah spesifik?
4. Siapa saja yang terlibat dalam pembuatan SOP pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan?
5. Bagaimanakah impelementasi SOP pelayanan rawat jalan dan
6. Apakah pernah diadakan sosialisasi mengenai SOP pendafaran rawat jalan dan SOP penyediaan dokumen rekam medis?
7. Bagaimana pelaksanaan sosialisasi terkait SOP pelayanan pendaftaran rawat jalan dan penyediaan berkas rekam medis?
8 Apakah terdapat kendala dalam pelaksanaan sosalisasi terkait SOP Pelayanan pendaftaran rawat jalan dan penyediaan berkas rekam medis?
3. Variabel : Material (Rekam Medis) Material (Rekam Medis)
No Pertanyaan Jawaban
R2 R3 R4 R5 R6
Rekam Medis
1. Bagaimana bahan map rekam Medis sudah memenuhi standar kebutuhan petugas khususnya di unit filing rekam medis?
3. Apakah anda mengetahui bahan map rekam medis yang kurang sesuai menyebabkan lama waktu tunggu pendaftaran rawat jalan?
4. Bagaimana dampak dari map rekam medis yang kurang sesuai terhadap lama waktu tunggu pendaftaran rawat jalan?
5. Apakah perlu diadakan re-design map rekam medis?
6. Apakah rekam medis sudah menggunakan kode warna pada nomor rekam medis?
a. Jika sudah, apakah berpengaruh terhadap kecepatan pelayanan pendaftaran pasien?
b. Jika belum, apakah perlu menggunakan kode warna pada nomor rekam medis?
7. Bagaimana bahan map rekam medis yang digunakan ?
a. Apakah bahan tersebut terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak?
diberi kode warna?
10. Bagaimana rekam medis yang tidak ada pada tempatnya atau misfile? Apakah menyebabkan lama waktu tunggu pendaftaran pasien?
4. Variabel : Machine (Komputer, SIMRS, Rak Filing) Machine (Komputer, SIMRS, Rak Filing)
No Pertanyaan Jawaban
R2 R3 R4 R5 R6
SIMRS
1. Apakah rumah sakit telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)?
2. Bagaimana pentingnya SIMRS menurut anda, dan apakah hubungannya dengan kecepatan pelayanan pendaftaran?
3. Bagaimana Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di rumah sakit ini?
pendaftaran pasien?
5 Apakah SIMRS pernah mengalami eror saat proses pelayanan pasien?
Komputer
6. Berapa jumlah komputer digunakan di TPPRJ dan unit rekam medis?
7. Bagaimana spesifikasi komputer yang digunakan, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan?
8. Apakah terdapat kendala/error dalam penggunaan komputer?
Rak Filing
9. Bagaimana kondisi rak filing yang digunakan dalam unit rekam medis ini?
a. Apakah letaknya sudah strategi dengan TPPRJ?
b. Apakah sudah terdapat troli untuk pendistribusian rekam medis?
c.
Apakah sudah terdapat tracer untuk membantu peminjaman rekam medis?peminjaman dan distribusi rekam medis?
10. Apakah rak filing yang digunakan memudahkan petugas untuk mengambil rekam medis?
11. Apakah rak filling yang digunakan sudah mencukupi?
5. Variabel : Money (Anggaran)
Money (Anggaran)
No Pertanyaan Jawaban
R2 R3 R4 R5 R6
1. Apakah yang anda ketahui mengenai anggaran di rumah sakit ini?
2. Bagaimana sistem anggaran yang diberikan pihak pimpinan rumah sakit?
3. Bagaimana anggaran terkait pengadaan pelatihan tentang rekam medis dan alat penunjang pelayanan rekam medis?
4. Bagaimana anggaran terkait perawatan komputer dan maintenance SIMRS?
waktu tunggu pendaftaran pasien rawat jalan?
6. Variabel : Media (Ruang Filing, TPPRJ dan Waktu Kerja) Media (Ruang Filing, TPPRJ dan Waktu Kerja)
No Pertanyaan Jawaban
R2 R3 R4 R5 R6
Ruang Filling
1. Bagaimana kondisi ruang filing di rumah sakit ini, apakah sudah sesuai dengan standar yang ada?
2. Apakah diperlukan perluasan ruangan filing rekam medis?
3. Adakah prasarana yang
digunakan untuk
mendistribusikan rekam medis rawat jalan?
4. Prasarana apa yang digunakan untuk mendistribusikan rekam medis rawat jalan?
5. Apakah petugas menggunakan troli dan buku ekspedisi dalam melakukan pendistribusian rekam medis?