• Tidak ada hasil yang ditemukan

ISU KEPUTUSAN STRATEGIK

BAB 3. ISU-ISU TERKINI YANG BERDAMPAK PADA

C. ISU KEPUTUSAN STRATEGIK

Keputusan Strategik tidak hanya tentang apa yang perlu dilakukan, tetapi juga tentang mengapa dan bagaimana melakukannya. Setiap organisasi akan menghadapi isu-isu ini dengan konteks dan tantangan uniknya sendiri. Oleh karena itu, perencanaan Strategik yang baik adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi isu-isu keputusan Strategik ini.

Keputusan Strategik adalah inti dari perencanaan dan pengembangan bisnis. Isu-isu terkait dengan pengambilan keputusan Strategik memainkan peran penting dalam menentukan arah dan keberlanjutan suatu organisasi. Berikut adalah beberapa isu penting dalam keputusan Strategik:

Sumber: Data Olahan Penulis

Should we Import?

Will AFTA Affect Our

Firm?

Should I learn Fogegin

Languange Should

we Export Gambar 2. 7. Global Consideration Impact Virtually

1. Should We Import?

Keputusan apakah harus melakukan impor adalah pertanyaan yang penting dalam konteks bisnis dan Strategik perusahaan. Keputusan ini harus dipertimbangkan dengan hati-hati berdasarkan situasi khusus organisasi. Berikut adalah beberapa pertimbangan yang dapat membantu dalam membuat keputusan apakah sebaiknya melakukan impor:

a) Ketersediaan di Pasar Lokal:

Pertama-tama, periksa apakah produk atau bahan yang ingin diimpor sudah tersedia di pasar lokal dengan kualitas dan harga yang dapat bersaing.

b) Biaya Impor:

Evaluasikan biaya impor, termasuk biaya pengiriman, bea masuk, pajak, dan biaya lainnya.

Bandingkan biaya ini dengan alternatif lokal jika ada.

c) Kualitas dan Spesifikasi:

Pastikan bahwa produk yang akan diimpor memenuhi standar kualitas dan spesifikasi yang diperlukan. Pertimbangkan apakah produk impor akan memberikan keunggulan kompetitif dalam hal kualitas.

d) Keamanan Pasokan:

Tinjau stabilitas pasokan dari sumber impor.

Pertimbangkan risiko yang terkait dengan gangguan pasokan, seperti perubahan dalam peraturan perdagangan internasional.

e) Kecepatan dan Fleksibilitas:

Pertimbangkan apakah impor dapat memberikan kecepatan dan fleksibilitas dalam memenuhi permintaan pelanggan atau dalam merespons perubahan pasar.

f) Skala Ekonomi:

Untuk beberapa produk, impor dalam jumlah besar dapat menghasilkan skala ekonomi yang menguntungkan.

35

g) Kebijakan Perusahaan:

Sesuaikan keputusan impor dengan Strategik dan kebijakan perusahaan. Pertimbangkan apakah impor sesuai dengan visi dan tujuan jangka panjang perusahaan.

h) Regulasi dan Hukum:

Pastikan bahwa memahami dan mematuhi semua regulasi dan hukum terkait impor, termasuk peraturan bea masuk dan pajak.

i) Pasar dan Persaingan:

Pertimbangkan bagaimana keputusan impor akan memengaruhi posisi perusahaan di pasar dan bagaimana akan berinteraksi dengan pesaing.

j) Keuntungan Bersih:

Selalu hitung potensi keuntungan bersih dari impor setelah memperhitungkan semua biaya terkait.

Berikut ini adalah contoh tabel yang dapat membantu dalam membuat keputusan impor:

Tabel 1. 2. Pertimbangkan Memutuskan Untuk Melakukan Impor

Faktor Pertimbangan Impor Alternatif Lokal Ketersediaan di

Pasar Lokal

Ya Ya

Biaya Impor $$$ $$

Kualitas dan Spesifikasi

Tinggi Bervariasi Keamanan Pasokan Stabil Berisiko Kecepatan dan

Fleksibilitas

Cepat Terbatas Skala Ekonomi Mungkin Tidak Kebijakan

Perusahaan

Sesuai Sesuai Regulasi dan Hukum Dipatuhi Dipatuhi Pasar dan Persaingan Bersaing Bersaing Keuntungan Bersih Perhitungan

diperlukan

Perhitungan diperlukan

2. Will AFTA Affect Our Firm?

AFTA (ASEAN Free Trade Area), atau Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN dalam bahasa Indonesia, adalah perjanjian perdagangan antara negara-negara anggota ASEAN, yang bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan kerja sama ekonomi di kawasan ini.

Bagaimana AFTA akan memengaruhi perusahaan akan sangat tergantung pada sektor bisnis dan bagaimana bisnis terlibat dalam perdagangan di kawasan ASEAN.

Beberapa cara di mana AFTA dapat memengaruhi perusahaan termasuk:

a) Akses pasar: AFTA berupaya untuk mengurangi hambatan perdagangan antara negara-negara anggota. Ini dapat membuka peluang akses pasar yang lebih besar di negara-negara ASEAN untuk bisnis.

b) Tarif dan bea masuk: AFTA berkomitmen untuk mengurangi atau menghapus tarif dan bea masuk untuk sebagian besar produk antara negara-negara anggota. Ini dapat mengurangi biaya impor dan ekspor bagi perusahaan.

c) Kompetisi: dengan meningkatnya perdagangan di kawasan ASEAN, persaingan dalam pasar regional juga bisa menjadi lebih ketat. Bisnis perlu bersaing dengan perusahaan-perusahaan dari negara-negara ASEAN lainnya.

d) Peraturan perdagangan: AFTA juga mencakup peraturan-peraturan perdagangan seperti ketentuan asal, yang dapat memengaruhi cara bisnis beroperasi dan memproduksi barang.

e) Kemitraan dan jaringan: AFTA juga memungkinkan untuk memperluas jaringan bisnis di kawasan ASEAN. Ini dapat membuka peluang untuk kemitraan atau kolaborasi baru.

37

3. Should I Learn Foreign Language

a) Pengambilan keputusan strategis dalam bisnis seringkali dipengaruhi oleh pertimbangan global, dan salah satu cara untuk mempersiapkan diri dalam konteks ini adalah dengan mempelajari bahasa asing. Berikut adalah beberapa alasan mengapa mempelajari bahasa asing dapat menjadi langkah yang baik dalam pengambilan keputusan strategis:

b) Ekspansi internasional: jika berencana untuk memperluas bisnis ke pasar internasional, memahami bahasa lokal dan budaya negara-negara yang dituju dapat sangat membantu. Ini memungkinkan untuk berkomunikasi dengan lebih efektif dengan mitra bisnis, pelanggan, dan karyawan di luar negeri.

c) Negosiasi global: dalam negosiasi bisnis internasional, pemahaman bahasa asing dapat memungkinkan, untuk lebih memahami nuansa perundingan dan menghindari kesalahpahaman yang mahal.

d) Riset pasar global: memahami bahasa asing juga memungkinkan untuk melakukan riset pasar global secara lebih efektif. dapat mengakses sumber daya lokal dan menganalisis data dalam bahasa asli, yang dapat memberikan wawasan lebih dalam.

e) Kerja sama dengan mitra internasional: apakah memiliki mitra bisnis atau pemasok di luar negeri, memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing dapat memperkuat hubungan bisnis dan mempromosikan kolaborasi yang lebih baik.

f) Kemampuan Adaptasi: bahasa bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang budaya. Mempelajari bahasa asing dapat membantu memahami lebih baik nilai-nilai dan norma-norma budaya yang memengaruhi bisnis di tingkat global.

g) Keunggulan kompetitif: memiliki kemampuan berbicara dalam bahasa asing dapat memberikan keunggulan kompetitif. Ini dapat membuat lebih relevan dalam pasar global dan membantu menarik klien atau pelanggan internasional.

4. Should We Export?

Keputusan untuk mulai mengekspor produk atau layanan ke pasar global adalah langkah strategis yang penting, dan ini harus dipertimbangkan dengan cermat.

Pertimbangan global memengaruhi hampir semua keputusan strategis dalam bisnis. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk mulai mengekspor:

a) Pasar sasaran: pertama-tama, identifikasi pasar global mana yang menjadi target. perlu memahami apakah ada permintaan untuk produk atau layanan di pasar tersebut dan apakah dapat bersaing di sana.

b) Regulasi dan peraturan: setiap negara memiliki peraturan perdagangan dan regulasi yang berbeda.

perlu memahami peraturan di negara-negara yang dituju, termasuk masalah perizinan, standar produk, dan tarif.

c) Biaya dan logistik: pertimbangkan biaya yang terkait dengan ekspor, seperti biaya pengiriman, pajak ekspor, dan biaya kepatuhan. juga perlu merencanakan logistik pengiriman yang efisien.

d) Risiko mata uang: ketika mengekspor, mungkin akan berurusan dengan mata uang asing.

Pertimbangkan risiko mata uang dan cara melindungi diri dari fluktuasi nilai tukar.

e) Marketing internasional: mungkin perlu merancang strategi pemasaran yang berbeda untuk pasar global.

Ini termasuk memahami budaya dan preferensi konsumen di negara-negara yang ditargetkan.

39

f) Sumber daya internal: tinjau kemampuan internal perusahaan untuk mengekspor. Apakah memiliki sumber daya yang cukup, termasuk personel dan keuangan, untuk mendukung ekspansi global?

g) Penelitian pasar: melakukan penelitian pasar yang mendalam di pasar global yang ditargetkan sangat penting. Ini akan membantu memahami pesaing, tren pasar, dan peluang.

h) Rencana keberlanjutan: pertimbangkan apakah ekspansi global adalah bagian dari rencana jangka panjang perusahaan dan bagaimana ini akan berintegrasi dengan strategi bisnis keseluruhan.

i) Kemitraan lokal: di beberapa pasar, bekerja dengan mitra lokal atau agen dapat sangat membantu.

Pertimbangkan apakah ini adalah langkah yang tepat untuk memasuki pasar tertentu.

Dokumen terkait