• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II METODE PENELITIAN

F. Jadwal Penelitian

o

Kegiatan Tahun 2017/2018

Mei November- desember

Februari Juli - September

Oktober 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Pengajuan Judul

x

2 Pembuatan Proposal

X x x x

3 Perbaikan Proposal dan Seminar

x x x

4 Surat Izin Riset

x x

5 Pengumpula n Data

x x x

6

7

8

Pengolahan dan Analisis Data

Pembuatan laporan

Bimbingan dan perbaikan

x x

x

x x x x

BAB III

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

A. Sejarah dan Letak Geografis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin

1. Sejarah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 120 tahun 2017 Dinas kependudukan dan catatan Sipil Kabupaten/Kota yang selanjutnya disebut Disdukcapil Kabupaten/Kota adalah perangkat pemerintah kabupaten/kota yang bertanggung jawab dan berwenang melaksanakan pelayanan dalam urusan Administrasi Kependudukan. Pencatatan Sipil adalah pencatatan peristiwa penting yang dialami oleh seseorang dalam register pencatatan sipil pada instansi pelaksana.

Dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Merangin adalah merupakan unsur pelaksana otonomi daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan daerah yang dipimpin oleh seorang kepala dinas Jailani, S.Sos yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekertaris daerah. tugas pokok dari dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Merangin adalah melaksanakan urusan pemerintah daerah dibidang kependudukan dan catatan sipil berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.

Dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten merupakan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang telah ada dan berdiri sejak terbentuknya Kapubaten Merangin sebagai pelaksana program pemerintah dibidang administrasi kependudukan.

2. Letak Geografis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin

Dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten merangin terletak di Jalan RA Kartini Kelurahan Pematang kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin. Kantor dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten merangin berdiri di atas tanah seluas 100 m2. Kantor dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten merangin memiliki tiga gedung utama yang terdiri dari ruangan Kepala Dinas, ruangan Sekretaris Dinas, ruangan Kepala Bidang, ruangan Kepala Seksi, ruangan Staf dan Pegawai, dan ruangan khusus untuk melayani masyarakat Kabupaten Merangin.

Kantor dinas kependudukan dan catatan sipil merupakan tempat yang strategis karena terletak didaerah yang menghubungkan beberapa kantor dan instansi penting di Kabupaten Merangin.dari jalan arah kiri kantor dinas kependudukan dan catatan sipil kita akan menemui kantor Bupati Merangin dan Rumah Sakit Umum Daerah Kol. Abundjani Kabupaten Merangin. Sedangkan dari arah depan kantor dinas kependudukan dan catatan sipil kita akan menemui kantor DPRD Kabupaten Merangin.

B. Visi Misi dan Moto Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Kabupaten Merangin

Dalam mewujudkan Program Pemerintah Kabupaten Merangin yang baik, dinas kependudukan dan catatan sipil selaku badan yang melaksanakan pelayanan langsung kepada Masyarakat memiliki Visi dan Misi Serta Moto sendiri, adapun Visi dan Misi serta Moto dari dinas kependudukan dan catatan sipil antara lain sebagai berikut:

1. Visi

Visi dari Dinas kependudukan dan catatan sipil yaitu

“Mewujudkan penyelenggaraan administrasi kependudukan terbaik di Kabupaten Merangin”.

2. Misi

a. Meningkatkan sarana kerja dan pengembangan teknologi pengolahan administrasi kependudukan di Kabupaten Merangin,

b. Melaksanakan tertib adminstrasi kependudukan dan pengolahan data kependudukan yang profesional di Kabupaten Merangin,

c. Meningkatkan mutu pelayanan administrasi kaependudukan di Kabupaten Merangin terhadap masyarakat sesuai standar pelayanan umum,

d. Meningkatkan keakuratan database kependudukan di Kabupaten Merangin,

e. Penerapan E-KTP di seluruh wilayah Kabupaten Merangin sesuai peraturan pemerintah pusat.

3. Moto

Selain Visi dan Misi dinas kependudukan dan catatan sipil dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat memiliki Moto “Ramah, tanggung jawab, dan Tepat Waktu”.

C. Fungsi dan tugas berdasarkan struktur di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Merangin Nomor 19 Tahun 2008 tentang tugas, fungsi, dan tata kerja dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten merangin. Adapun penjabaran secara singkat antara lain sebagai Berikut:

1. Perumusan kebijakan teknis dibidang kependudukan dan catatan sipil;

2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai dengan lingkup tugasnya;

3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan fungsinya.

Susunan organisasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil : a. Kepala Dinas

Kepala dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Merangin mempunyai tugas memimpin, mengorganisasi dan

melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah di bidang kependudukan dan Catatan Sipil, sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku dan kebijakan yang diberikan oleh Bupati.

b. Seketariat

Seketariat mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang keseketariatan, dan seketariat dipimpin oleh seketaris yang melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada kepala Dinas. Bagian seketariat membawahi:

1. Sub bagian program dan keuangan;

2. Sub bagian umum dan kepegawaian.

c. Bidang kependudukan

Bidang kependudukan memiliki tugas dinas dibagian kependudukan, perkembangan, dan pendataan. Bagian kependudukan membawahi:

1. Seksi pindah tangan penduduk, 2. Seksi identitas penduduk, 3. Seksi pendataan penduduk.

d. Bidang pencatatan sipil.

Bidang pencatatan sipil memiliki tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas dibidang pencatatan sipil meliputi pembuatan akta kelahiran, pencatatan kematian, pencatatan perubahan status

anak, pencatatan kewarganegaraan dan pencatatan perkawinan dan perceraian.Bidang pencatatan sipil membawahi:

1. Seksi kelahiran,

2. Seksi perubahan status anak, kewarganegaraan, dan kematian, 3. Seksi perkawinan dan perceraian.

e. Bidang pengelolaan informasi administrasi kependudukan dan pemanfaatan data.

Bidang pengelolaan informasi administrasi kependudukan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas dibidang pengelolaan informasi dan administrasi kependudukan meliputi pengelolaan data, informasi dan penyuluhan, dokumentasi dan pelaporan. bidang pengelolaan informasi administrasi kependudukan mebawahi:

1. Seksi pengelolaan data dan penyajian data,

2. Seksi sosialisasi informasi administrasi kependudukan, 3. Seksi kerjasama dan inovasi pelayanan.

f. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)

Unit pelaksana teknis dinas kependudukan dan catatan sipil mempunyai tugas melaksanakan sebagian urusan dinas di bidang kependudukan dan catatan sipil di Kecamatan sesuai dengan kedudukan atau wilayah kerjanya. Unit pelaksana teknis dinas menyelenggarakan fungsi :

1. Pelaksanaan sebagian pelayanan di bidang kependudukan dan catatan sipil,

2. Pelaksanaan koordinasi internal dan lintas sektoral serta pembinaan bidang kependudukan dan catatan sipil di wilayah kerjanya,

3. Pelaksanaan sebagian pengelolaan data kependudukan dan catatan sipil,

4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kegiatan kependudukan dan catatan sipil di wilayah kerjanya,

5. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas mempunyai tugas memimpin, melaksanakan, mengkoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan serta melaksanakan pembinaan administrasi pelaksanaan tugas-tugas Unit Pelaksana Teknis Dinas.

g. Kelompok Jabatan Fungsional.

Kelompok jabatan fungsional di lingkungan dinas mempunyai tugas melaksanakan kegiatan teknis dinas sesuai dengan bidang keahlian dan kebutuhan. jabatan fungsional dipimpin oleh seoarang senior selaku ketua kelompok yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada kepala dinas.

D. Struktur Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin STRUKTUR DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

KABUPATEN MERANGIN

Diketahui oleh kepala dinas dukcapil Kab.

Merangin JAILANI, S.Sos PEMBINA TK.1 NIP. 196411071986081001

KEPALA DINAS JAILANI, S. Sos NIP.196411071986081001

SEKRETARIS JONIZEN, SE, M.AK. AKT

NIP. 196406131987031004

KASUBBAG UMUM &

KEPEGAWAIAN

SANTANA KURNIAWATI, S. Pd NIP. 196605131988122001

KASUBBAG PROGRAM &

KEUANGAN SOFYA RAHMAN, S. Pd NIP. 19721125199403100

SEKSI PINDAH DATANG PENDUDUK NOTIFATONIS, S. Pd.MM NIP. 196302111984052001

KABID PENCATATAN SIPIL SA’ADAH, S. Pd NIP. 196108171986032006

KABID PIAK & PENYAJIAN DATA

SARBAINI, S. Ag. MM NIP. 197505102003121007

SEKSI IDENTITAS PENDUDUK

MUHAMMAD SAMAN, S. Hi NIP. 196112311986031114

SEKSI KELAHIRAN

HASAN AZHARI, S. Pd NIP. 196012111981011004

SEKSI PENDATAAN PENDUDUK

NUR PARADILA SANDI SAM, S. Hi

NIP. 198501242005012003

SEKSI SIAK BAMBANG SUMARMAN,

S. Sos

NIP. 197402221994031002

SEKSI KERJA SAMA &

INOVASI PELAYANAN EKO INDRA PRAZA, SE. ME

NIP. 198512242011011005 KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

UNIT PELAKSANA TUGAS DINAS (UPTD)

E. Sarana Dan Prasarana Yang Ada Di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin Dalam Pembuatan E-KTP

Sarana dan prasarana adalah alat penunjang pegawai dalam memberikan pelayanan administrasi E-KTP. Berdasarkan hasil observasi dilapangan sarana dan prasarana dalam pembuatan E-KTP di dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Merangin adalah sebagai berikut :

Tabel sarana dan prasarana Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin

NO NAMA BARANG JUMLAH KETERANGAN

1 Komputer 18 unit Baik

2 Printer 14 unit Baik

3 Alat Perekaman E-KTP (Lengkap)

2 unit Baik

4 Kipas Angin 10 unit Baik

5 Kursi 50 unit Baik

6 Lemari 10 unit Baik

7 Kendaraan Dinas 12 unit Baik

Jumlah 116 unit

Sumber : Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin

BAB IV

PEMBAHASAN DAN HASIL PENELITIAN

A. Pelayanan Pegawai dalam Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin

pelayanan umum adalah kegiatan yang oleh seseorang (sekelompok orang) dengan landasan faktor material melalui sistem, prosedur dan metode dalam rangka usaha memenuhi kepentingan orang lain sesuai dengan haknya.

Pelaksanaan pelayanan dapat diukur, oleh karena itu dapat ditetapkan standar baik dalam waktu yang diperlukan maupun hasilnya.

Dengan adanya standar manajemen dapat merencanakan, melaksanakan, mengawasi, dan mengevaluasi kegiatan pelayanan agar hasil akhir memuaskan kepada pihak-pihak yang mendapatkan pelayanan. Kualitas layanan pada dasarnya dapat dilihat dari hasil kerja para pegawai dalam melayani masyarakat dalam membuat E-KTP.

Kualitas pelayanan adalah segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan/organisasi guna memenuhi harapan konsumen. Pelayanan dalam hal ini diartikan sebagai jasa atau service yang disampaikan oleh pemilik jasa yang berupa kemudahan, kecepatan, hubungan, kemampuan dan keramah tamahan yang ditujukan melalui sikap dan sifat dalam memberikan pelayanan untuk kepuasan konsumen. Kualitas pelayanan (service quality) dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi para konsumen atas

pelayanan yang nyata-nyata mereka terima/peroleh dengan pelayanan yang sesungguhnya mereka harapkan/inginkan terhadap atribut-atribut pelayanan.

Berkaitan dengan penelitian ini Kualitas pelayanan E-KTP Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin menggunakan teori yang dikemukakan oleh Fandy Tjiptono (1995), yang mengemukakan bahwa kualitas pelayanan bisa dilihat dari indikator kesopanan dan keramahan dalam pelayanan, tanggung jawab, kemudahan, kenyamanan dan kelengkapan sarana.

1. Kesopanan dan Keramahan Dalam Pelayanan

Salah satu indikator dalam memperoleh kualitas pelayanan publik yang baik maka yang perlu untuk diperhatikan menurut Fandy Tjiptono adalah Kesopanan dan Kenyamanan. Pelaksanaan pelayanan publik yang sangat diharapkan oleh masyarakat sebagai konsumen yaitu memberikan pelayanan terutama mereka yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam kaitannya dengan indikator kesopanan dan keramahan, yang diberikan oleh pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin untuk menciptakan pelayanan yang berkualitas adalah melalui interaksi langsung dari pemohon pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin.

Pada kenyataannya sudah menunjukan sikap sopan dan ramah yang diberikan oleh pegawai kepada masyarakat dalam pelayanan pembuatan E- KTP. Hal ini menunjukkan bahwa pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin dalam menjalankan pelayanan publik kepada masyarakat, sudah maksimal dalam bersikap kesopanan maupun keramahan dalam pengurusan pembuatan kartu tanda penduduk elektornik (E-KTP).

2. Tanggung Jawab

Tanggung jawab dan wewenang dalam pemberian pelayanan publik merupakan hal yang saling berkaitan. Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Kabupaten Merangin dalam hal struktur organisasi dari segi tingkat pembagian tugas pokok dan fungsi sudah terlihat adanya pembagian tugas pokok dan fungsi yang jelas.

Berkaitan dengan kualitas Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik dengan tolak ukur tanggung jawab, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sudah berupaya untuk menjalankan progran E-KTP yang merupakan program nasional. Besar harapan dari masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan harapan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan sarana pendukung pelayanan dan juga kedisiplinan petugas dalam memberikan pelayanan dalam pembuatan E-KTP.

Secara keseluruhan bila dilihat dari tanggung jawab pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merangin dalam memberikan pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik masih berada pada kondisi yang

kurang memuaskan. Walaupun demikian masyarakat tetap menerima pelayan apa adanya karena KTP merupakan identitas diri yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Seyogyanya pemerintah Kabupaten Merangin dalam artian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, harus bisa memberikan pelayanan baik itu dari segi sumber daya manusia maupun Sumber daya pendukung sehingga dapat memberikan pelayan yang berkualitas kepada masyarakat Kabupaten Merangin sebagai bentuk tanggung jawab untuk bersikap profesional.

Menurut Assauri (2003) bahwa, Pelanggan menilai mutu atau kualitas umumnya setelah pelanggan tersebut menerima jasa atau pelayanan itu dari suatu organisasi tertentu. Mereka menilai mutu jasa atau pelayanan yang mereka terima dengan harapan mereka atas jasa atau pelayanan tersebut.

Pelanggan mempertimbangkan mutu jasa atau pelayanan tersebut dalam beberapa dimensi. Dimensi-dimensi dari jasa atau pelayanan yang didapatkan atau diterima pelanggan, mereka nilai terhadap apa yang mereka harapkan atas dimensi tersebut. Dalam hal ini, proses kegiatan E-KTP dinilai kurang memuaskan masyarakat yang dikarenakan pelaksanaannya yang terlalu memakan waktu yang cukup lama.

3. Kenyamanan

Sistem pelayanan adalah suatu rangkaian yang saling kait-mengkait secara utuh membentuk kebulatan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sebagai pengguna jasa dari pelayanan publik.

Untuk itu dalam rangka memberikan kualitas pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin harus memperhatikan setiap tuntutan dari konsumen sebagai pengguna jasa dari pelayanan publik yang diselenggarakan.

Kenyataan yang ada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin menunjukkan bahwa faktor kenyamanan bagi masyarakat kurang diperhatikan. Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin telah melaksanakan kegiatan pelayanan dengan mudah dan juga adil kepada masyarakat.

Disamping itu, masyarakat juga telah merasakan suatu pelayanan yang cukup baik dari segi kemudahan dan adil. Dengan adanya kegiatan pelayanan yang tercipta dalam suasana yang seperti tersebut di atas, memberikan dampak yang positif bagi kualitas pelayanan E-KTP. Sikap dari aparat untuk memberikan kesamaan prosedur dalam hal penyelesaian suatu permohonan layanan pembuatan E-KTP. Tidak ada masyarakat yang dibedakan dalam pemberian pelayanan berdasarkan tingkatannya. Sekalipun ada yang berkedudukan sebagai pejabat atau pihak yang berwajib serta yang bersifat kekeluargaan, pihak pemerintah kecamatan tetap menjunjung tinggi pelayanan secara umum tanpa ada pemberian pelayanan yang khusus.

Dari uraian pada indikator kenyamanan, jelas menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi.

4. Kemudahan

Kemudahan merupakan sikap ataupun cara memberikan pelayanan kepada masyarakat berkaitan dengan banyaknya petugas yang melayani dan fasilitas yang mendukung. Selain itu, dalam memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat akan memberikan kemudahan bagi masyarakat itu sendiri.

Kemampuan dari aparat pemerintah dalam melakukan suatu komunikasi yang baik dengan mampu menjelaskan secara terinci pada saat pemberian layanan.

Kemudahan dalam pelayanan tentunya suatu sikap ataupun tindakan dalam melayani masyarakat, dengan cara memberikan informasi akan pelaksanaan pelayanan KTP Elektronik. Hal tersebut dilakukan demi memberikan rasa nyaman dalam pelayanan kepada masyarakat dengan adanya kesiapan dari pihak - pihak terkait dalam pelayanan KTP Elektronik.

Pengurusan E-KTP pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin pada dasarnya tidaklah sulit, karena semua telah mengacu pada prosedur yang telah ditetapkan. Tentunya untuk mendapatkan kemudahan tersebut masyarakat yang mengurus KTP harus melengkapi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan.

Pelayaan untuk mendapatkan Kartu Tandan Penduduk Elektronik (E- KTP) telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan, sehingga untuk mendapatkan KTP sangat mudah dan tidak berbelit belit, hal merupakan bentuk nyata tanggung jawab Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

5. Kelengakapan Sarana

Secara umum sarana dan prasarana adalah alat penunjang keberhasilan suatu proses upaya yang dilakukan di dalam pelayanan publik, karena apabila kedua hal ini tidak tersedia maka semua kegiatan yang dilakukan tidak akan dapat mencapai hasil yang diharapkan sesuai dengan rencana.

Terkait hal tersebut di atas, maka jelas memberi arah bahwa sarana dan prasarana dalam perekaman data E-KTP adalah merupakan seperangkat alat/system yang diperuntukkan kesesuaian data yang akan digunakan dalam proses kegiatan perekaman E-KTP baik alat tersebut adalah merupakan peralatan pembantu maupun peralatan utama, yang keduanya berfungsi untuk mewujudkan tujuan yang hendak dicapai dalam hal ini target perekaman data E-KTP.

Kualitas pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merangin berkaitan dengan kelengkapan sarana belum memadai, artinya kelengkapan sarana seperti ruang layanan kurang memberikan kenyamanan, dan alat untuk mencetak E-KTP yang kurang ini dapat mempengaruhi masyarakat untuk mengurus kartu tanda penduduk.

Adapun alur pembuatan E-KTP di dinas kependudukan dan catatan sipil adalah sebagai berikut :

Sumber : Dirjen kependudukan dan catatan sipil Kemendagri

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa pembuatan E-KTP mengalami bebrapa tahapan. Sehingga membutuhkan waktu dalam melakukan perekaman.

Selain itu, dalam pembuatan E-KTP ada beberapa proses yang harus dilewati yaitu sebagai berikut :

a. Proses Pendataan

Pendataan dilakukan oleh dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Merangin, Yaitu mendata penduduk yang wajib E- KTP agar datanya valid.

b. Proses Perekaman

Perekaman dilakukan di kantor dinas kependudukan dan catatan sipil maupun di kantor kelurahan/kecamatan yang menyediakan alat perekaman. Adapun alurnya adalah :

1. Membawa fotocopy kartu keluarga (KK),

2. Proses perekaman dilkukan petugas dengan cara memasukkan data secara digital,

3. Jika KTP pemula maka isi formulir F1.01,

4. Verifikasi dan pengambilan pas foto dengan alat yang sudah disediakan,

5. Bubuhkan tanda tangan dan sidik jari pada alat perekam E-KTP sesuaipetunjuk petugas,

6. Lakukan pemindaian retina pada alat perekaman E- KTP.

c. Proses Percetakan

Percetakan akan dilakukan jika data sudah di verifikasi oleh pemerintah pusat. Biasanya memakan waktu 2 minggu untuk dapat melakukan percetakan.

Tabel jumlah penduduk kabupaten merangin tahun 2017

No Kecematan Jumlah Penduduk Wajib KTP

1 Jangkat 8.749 6.043

2 Bangko 45.706 30.930

3 Muara Siau 9.424 6.561

4 Sungai Manau 9.644 6.456

5 Tabir 27.165 18.470

6 Pamenang 33.106 22.922

7 Tabir Ulu 7.989 5.698

8 Tabir Selatan 27.861 19.567

9 Lembah Masurai 11.687 8.296

10 Bangko Barat 10.486 7.415

11 Nalo Tantan 14.221 9.601

12 Batang Masumai 9.923 6.913

13 Pamenang Barat 16.437 11.544

14 Tabir Ilir 8.830 6.242

15 Tabir Timur 7.769 5.504

16 Renah Pembarap 12.387 8.454

17 Pangkalan Jambu 6.510 4.583

18 Jangkat Timur 9.138 6.262

19 Renah Pamenang 14.094 10.063

20 Pamennag Selatan 9.986 6.877

Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Merangin 2017

Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala bidang pencatatan sipil dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten Merangin, Ibu Sa’adah, S.Pd, menyebutkan bahwa “Pelayanan E-KTP di kabupaten Merangin, baik dalam perekaman maupun pendataan sudah dilakukan secara optimal di seluruh wilayah kabupaten Merangin, namun menurutnya dalam pembuatan E-KTP masih mengalami beberapa hambatan.”44

Kemudian wawancara dengan bapak Muhammad saman, S.Hi, sebagai kepala seksi identitas penduduk dinas kependudukan dan catatan sipil

kabupaten Merangin mengatakan bahwa :

“Proses pembuatan E-KTP di kabupaten Merangin pada dasarnya sudah dilaksanakan secara efektif dan efisien sesuai dengan peraturan yang berlaku, proses perekaman dan pencetakan juga hal yang mudah untuk dilakukan berbagai kalangan masyarakat yang sudah memenuhi syarat. Adapun syaratnya adalah masyarakat yang bersangkutan sudah berusia 17 tahun atau menikah serta membawa fotokopi kartu keluarga ke kantor DINAS DUKCAPIL. Masyarakat yang akan melakukan perekaman membawa syarat tersebut keloket pendaftaran, petugas melakukan cek data serta merekam E-KTP.

44 Kepala Seksi Pencatatan Penduduk dan E-KTP Disdukcapil, Azhari, Wawancara Dengan Penulis, 22 Desember 2017, Kabupaten Merangin.

21 Margo Tabir 12.507 9.024

22 Tabir Lintas 7.496 5.358

23 Tabir Barat 9.427 6.585

24 Tiang Pumpung 4.594 3.387

Jumlah 335.136 232.755

Adapun hambatan yang dihadapi dalam proses pembuatan E-KTP adalah jaringan, verifikasi data oleh pusat serta dari segi pegawai adalah kurangnya tenaga ASN, banyak honorer yang latar pendidikannya tidak sesuai dengan kebutuhan tenaga yang diharapkan

”.45

Selain itu wawancara dengan Kepala Seksi Kerja sama dan Inovasi Pelayanan bapak Eko Indra Praza, SE,ME mengatakan bahwa:

“Sejak adanya peraturan pembuatan E-KTP, dikabupaten merangin masyarakat yang sudah memiliki E-KTP sudah mencapai 93,88 %, kita mengharapkan semua elemen masyarakat yang ada memiliki E-KTP karena pembuatannya tidak dipungut biaya”.46

Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam proses perekaman E-KTP di kabupaten Merangin mengalami beberapa hambatan diantaranya, Gangguan jaringan yang disebabkan masih lambannya kecepatan internet di kabupaten merangin, verifikasi data oleh pusat yang bisa menyebabkan terhambatnya pencetakan E-KTP yang disebabkan oleh banyaknya data yang masuk dari seluruh daerah diindonesia, serta kurangnya pegawai yang latar pendidikannya sesuai dengan kebutuhan proses pembuatan E-KTP. Namun, hambatan pegawai tersebut dapat diatasi melalui pelatihan dan pengarahan oleh tenaga ASN yang sudah berkompeten dalam pembuatan KTP manual sebelum adanya E-KTP. Selain itu kualitas pelayanan dalam pembuatan E-KTP di Kabupaten Merangin pelayananannya sudah maksimal dan hampir mendekati sempurna, karena hanya 6,12 % saja yang

45 Wawancara dengan Muhammad saman, Kepala Seksi identitas penduduk Disdukcapil, 06 Agustus 2018

46 Wawancara dengan Eko Indra Praza, Kepala Seksi Kerja sama dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil , 07 Agustus 2018

belum melakukan perekaman E-KTP yang disebabkan oleh hambatan-hambatan tertentu.

Pelayanan yang baik bisa di pengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Menurut bapak Muhammad saman, S.Hi di kantor dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Merangin mengatakan bahwa :

“Faktor internal ini muncul karena adanya rasa tanggung jawab yang diemban oleh setiap pegawai yang membidangi proses perekaman E-KTP, selain itu rasa ingin memberikan kepuasan bagi pelayanan publik juga mempengaruhi pelayanan oleh pribadi pegawai yang bersangkutan. Adapun faktor eksternal sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu ingin membuat masyarakat Kabupaten Merangin bisa menggunakan E-KTP untuk berbagai keperluan, pengawasan yang baik oleh kepala DISDUKCAPIL juga memberikan dampak yang baik berupa pelayanan yang ingin diberikan diharapkan dapat maksimal”.47

Tabel jumlah penduduk yang melakukan perekaman maupun yang belum :

No Kecematan Jumlah

Penduduk Wajib KTP Sudah Perekaman

Belum Perekaman

1 Jangkat 8.749 6.043 5.769 274

2 Bangko 45.706 30.930 29.846 1.084

3 Muara Siau 9.424 6.561 6.534 27

4 Sungai Manau 9.644 6.456 5.812 644

5 Tabir 27.165 18.470 16.690 1.780

6 Pamenang 33.106 22.922 21.535 1.387

7 Tabir Ulu 7.989 5.698 5.171 527

8 Tabir Selatan 27.861 19.567 19.207 360

9 Lembah Masurai 11.687 8.296 7.930 366

47 Wawancara dengan Muhammad saman, Kepala Seksi identitas penduduk Disdukcapil, 06 Agustus 2018

Dokumen terkait