BAB III. METODE PENELITIAN
L. Jadwal penelitian
Tabel 3.2. Jadwal Penelitian
NO KEGIATAN BULAN
Nov Des Jan Feb Mar Apr
1 Perizinan dan survey 2 Penyusunan propsal 3 Seminar proposal 4 Perbaikan Proposal 5 Pembuatan surat izin 6 Pelaksanaan penelitian 7 Pengolahan analisis data dan
penyusunan laporan 8 Seminar Hasil
28 DAFTAR PUSTAKA
Arjuna, F. 2019, ‘Gambaran Komponen Fisik Predominan (Komponen Fisik Dasar) Pelatih Sso Real Madrid Fik Uny Tahun 2016’, Jurnal Ilmu Keolahragaan, vol. 2, no. 1, p. 47.
Bompa, T. & Buzzichelli, C. 2015, Periodization Training for Sports-3rd Edition.
Bompa, T. & Haff, G. 2009, Periodization Training for Sports-5rd Edition.
Budiwanto 2012, Metodologi kepelatihan olahraga, Semarang.
Mackenzie, B. 2005, Performance evaluation tests. London: Electric World plc, 24(25), 57- 158.
Emral 2017, 'Pengantar teori dan metodologi pelatihan fisik', pertama., prenadamedia group.
Halim, S. 2012. 1 Hari Pintar Main Futsal. MediaPressindo.
Hardani, Gendro,S & Aulya,D. 2022, Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif, LP2M UST Jogja.
Hasyim & Saharullah 2019, 'Dasar-Dasar Ilmu Kepelatihan'. Journal of Chemical Information and Modeling, vol. 53.
Hawindri, B.S. 2016, ‘Pemanfaatan panduan latihan teknik dasar futsal bagi atlet pemula’, Sport Science and Health, vol. 11, no. 4, pp. 284–90.
Hulfian, L. 2020, ‘Latihan Kelincahan Boomerang Run Dapat Meningkatkan Keterampilan Menggiring Bola Dalam Permainan Futsal’, Jurnal Porkes, vol. 3, no. 1, pp. 9–14.
Irawan, A., & Fitranto, N. 2020, Profil Kondisi Fisik Tim Futsal Liga Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta 2019. Jurnal ilmiah sport coaching and education, 4(2), 72-82.
Kadir, A. 2009, Adaptasi Kardiovaskular Terhadap Latihan Fisik. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, (Khusus), 37-47.
Lhaksana.2016,'Taktik dan Strategi Futsal Modern,Jakarta: Be Champion.
Lesmana, H.S. 2019, ‘Profil Delayed Onset Muscle Soreness (Doms) Pada Mahasiswa Fik Unp Setelah Latihan Fisik’, Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan), vol.
2, no. 1, p. 50.
Matjan, B. N. 2009,' Komponen-komponen Latihan Dan Faktor'. 214, 55.
Mariyono, M., Rahayu, S., & Rustiana, E. R. (2017). Metode Latihan Kelincahan dan Fleksibilitas Pergelangan Kaki terhadap Keterampilan Menggiring Bola. Journal of Physical Education and Sports, 6(1), 66-71.
Mufti, M. U., & Wijaya, I. D. M. A. 2022.'pengaruh latihan l-drill terhadap kelincahan pemain
29
futsal SMA Assa'adah sampurnan bungah gresik'. Jurnal Prestasi Olahraga, 5(4), 41-47.
Narlan, A. & Juniar, D.T. 2017, ‘Pengembangan Instrumen Keterampilan Olahraga Futsal’, Jurnal Siliwangi, vol. 3, no. 2, p. 245.
Nugraha, T.Y. & Syafi’i, I. 2022, ‘Perbedaan Pengaruh Latihan Skipping Rope Dan Boomerang Run Terhadap Peningkatan Kelincahan Pemain Sepakbola’, Athlete Performance Profile, vol. 5, no. 2, pp. 102–13.
Peraturan Menteri Pendidikan No 62 Tahun 2014 Tentang Kegiatan ekstrakurikuler pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Tersedia di:
https://jdih.kemdikbud.go.id/sjdih/siperpu/dokumen/salinan/Permendikbud%20Nomor%
2062%20Tahun%202014.pdf/(diakses:13 Desember 2023)
Prahastara, P., & Sugiyanto, F. X. 2021.'Pengaruh metode latihan dan agility terhadap keterampilan sepakbola. Sepakbola, 1(1), 23-31.
Rahman, F.J. 2018, ‘Peningkatan Daya Tahan, Kelincahan, dan Kecepatan pada Pemain Futsal:
Studi Eksperimen Metode Circuit Training’, Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, vol. 4, no. 2, p. 264.
Romdani, S., & Prianto, D. A. 2018,' Pengaruh Latihan Latihan Tabata Circuit Training Terhadap Peningkatan Kelincahan Pada Pemain Futsal'. Jurnal Prestasi Olahraga, 1(4).
Santoso, S. 2014. Panduan Lengkap SPSS Versi 20 Edisi Revisi. Jakarta : PT Elex Media Komputindo
Sugiyono, D. 2013, 'Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan'.
Suhdy, M. 2018, ‘Pengaruh Metode Latihan Interval Intensif dan Interval Ekstensif terhadap Peningkatan VO2 Max’, Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO), vol. 1, no. 2, pp. 1–10.
Utomo, G. 2008, Pengaruh Latihan Z-Pattern Run dan Z-Pattern Cust Tehadap Peningkatan Kelincahan (Agility) dan Kecepatan (Speed) Pada Siswa Putra UKM Pencak Silat UNIPA Surabaya, p. 282.
Wahyuri, B.& n.d., Pembentukan kondisi fisik, 2018th edn, PT rajagrafindo persada.
Widiastuti. 2015. Tes Dan Pengukuran Olahraga. 1st ed. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada Yulianto & Muhammad, S, R. 2019, ‘Pengaruh Latihan Ball Feeling Dan Agility Terhadap
Kemampuan Menggiring Bola Pemain Futsal Klub Latansa Kota Pekanbaru’, Jurnal Stamina, vol. 2, no. 3, pp. 196–202.
30 Lampiran 1
A. Program latihan pretest dan posttest Pertemuan : 1 dan 16
Waktu : 90 Menit
Jumlah sampel : 30 Siswa
Peralatan : Cones (8) ,bola futsal (2), Stopwacth (1), meteran dan buku catatan
NO Materi waktu Keterangan
1 Pendahuluan:
• Dibariskan
• Absensi
• Berdoa
• Pengantar
10 Menit
• Pengantar terkait proses pengambilan pretest dan posttest
2 Pemanasan:
• Lari memutar lapangan
• Statis dan dinamis
10 Menit
• Melakukan lari 3 x Putaran
• Pemanasan hitungan 2 x 8
3 Latihan inti:
• Tes kemampuan kelincahan (Illnois Agility Run)
60 Menit
• Melakukan tes Illnois Agility run secara satu persatu
• Mencatat hasil yang telah melakukan tes.
4 Penutup
• Pendinginan
• Evaluasi
• berdoa
10 Menit
• Menjelaskan latihan untuk pertemuan minggu pertama dan seterusnya.
• Apresiasi kepada semua siswa
31
B. Program latihan Boomerang run dan Z Pattern Run
Intensitas untuk hasil yang maksimal harus mencapai intensitas Sub maximal- maximal (Bompa,1990).
Berikut adalah perhitungan intensitas latihan:
• Intensitas latian dihitung dari rumus HR= 220-Usia Misalkan 220-19= 201 (Denyut Nadi Maximal) 60% didapat dari 60% dari 201= 120 Denyut Nadi
Intensitas kelincahan dan kekuatan (Matjan, 2009) Latihan
ke-
Minggu ke-
Hari Jumlah set
Jumlah
Repetisi per set
Intensitas Recovery
1 2 3
1
Senin Kamis
Sabtu
2 4 60% 4 Menit
4 5 6
2
Senin Kamis
Sabtu
2 4 60% 4 Menit
7 8 9
3
Senin Kamis
Sabtu
3 4 70% 3 Menit
10 11 12
4
Senin Kamis
Sabtu
3 4 70% 3 Menit
13
14 5
Senin Kamis
Sabtu
4 4 80% 2 Menit
NO % Penampilan Maksimal Kategori Intensitas
1 30% - 50% Rendah
2 50% -70% Sedang
3 70% - 80% Menengah
4 80% - 90% Sub Maksimal
5 90% - 100% Maksimal
6 100% - 105% Supermaksimal
32 C. Program latihan Boomerang run (Kelompok 1)
Minggu ke- : 1- 5 (14 Pertemuan) Waktu : 90 Menit/pertemuan Jumlah sampel : 15 Siswa
Peralatan : Cones (8) ,bola futsal (2), Stopwacth (1), dan buku catatan Minggu Jumlah set
dan repetisi
Formasi Keterangan
1
2 set 4 repetisi
1. Intensitas Sedang 2. Para siswa
melakukan Latihan
Boomerang run dengan 2 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi
3. Tiap 1 set istirahat 4 menit
4. Jarak antar cone 3 meter
2
2 set 4 repetisi
1. Intensitas Sedang 2. Para siswa
melakukan Latihan
Boomerang run dengan 2 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi
3. Tiap 1 set istirahat 4 menit
33
4. Jarak antar cone 3 meter
3
3 set 4 repetisi
1. Intensitas Menengah 2. Para siswa melakukan Latihan
Boomerang run dengan 3 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi
3. Tiap 1 set istirahat 3 menit
4. Jarak antar cone 3 meter
4
3 set 4 repetisi
1. Intensitas Menengah 2. Para siswa melakukan Latihan
Boomerang run dengan 3 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi
3. Tiap 1 set istirahat 3 menit
4. Jarak antar cone 3 meter
34 5
4 set 4 repetisi
1. Intensitas Tinggi 2. Para siswa
melakukan Latihan
Boomerang run dengan 4 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi.
3. Tiap 1 set istirahat 2 menit
4. Jarak antar cone 3 meter
35 D. Program latihan Z Pattern run (Kelompok 2)
Minggu ke- : 1- 5 (14 Pertemuan) Waktu : 90 Menit/pertemuan Jumlah sampel : 15 Siswa
Peralatan : Cones (5) ,bola futsal (2), Stopwacth (1), dan buku catatan Minggu Jumlah
set dan repetisi
Formasi Keterangan
1
2 set 4 repetisi
1. Intensitas Sedang 2. Para siswa melakukan Latihan Z Pattern Run dengan 2 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi 3. Tiap 1 set istirahat 4 menit 4. Jarak antar cone 3 meter
2
2 set 4 repetisi
1. Intensitas Sedang 2. Para siswa melakukan Latihan Z Pattern Run dengan 2 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi 3. Tiap 1 set istirahat 4 menit 4. Jarak antar cone 3 meter
36 3
3 set 4 repetisi
1. Intensitas Menengah 2. Para siswa melakukan Latihan Z Pattern Run dengan 3 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi 3. Tiap 1 set istirahat 3 menit 4. Jarak antar cone 3 meter
4
3 set 4 repetisi
1. Sedang Menengah 2. Para siswa melakukan Latihan Z Pattern Run dengan 3 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi 3. Tiap 1 set istirahat 3 menit 4. Jarak antar cone 3 meter
5
4 set 4 repetisi
1. Intensitas Tinggi 2. Para siswa melakukan Latihan Z Pattern Run dengan 4 set dengan per set melakukan 4 kali repetisi 3. Tiap 1 set istirahat 2 menit 4. Jarak antar cone 3 meter
37 Lampiran 2
LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN (INFORMED CONSENT)
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama :
Umur :
Alamat :
Menyatakan bersedia menjadi responden pada penelitian yang di lakukan oleh : Nama : Satria Ihsan Nurhidayat
NIM : I1E020068
Judul Penelitian : “Pengaruh latihan boomerang run dan z pattern terhadap kelincahan pada siswa esktrakurikuler futsal di SMA N 1 Padamara”
Berdasarkan penjelasan yang telah diberikan peneliti,bersama ini saya menyatakan tidak keberatan untuk menjadi responden studi kasus peneliti.
Demikian pernyataan ini saya buat tanpa ada paksaan dan tekanan dari peneliti.
Purbalingga,...2024
Peneliti Responden
(Satria Ihsan Nurhidayat) (...)
38 Lampiran 3
PETUNJUK PELAKSANAAN ILLNOIS AGILITY RUN TEST
A. Tujuan
Untuk mengukur komponen fisik (kelincahan) seseorang.
B. Persiapan Alat dan Bahan
• Lantai yang datar & luas
• 8 buah cone
• Stopwacth
• Meteran
• Alat tulis
• Daftar Hadir peserta
• Informed Consent
• Peluit C. Tahap persiapan
• Responden memakai sepatu futsal
• Responden memakai jersey olahraga E. Petugas
• Mencatat score yang diperoleh responden
• Petugas lapangan F. Tahap Pelaksanaan
• Panjang area 10 Meter dengan lebar 5 meter antara titik start dengan finish.
• Dalam lintasan bisa digunakan 5 garis.
• 4 cone bisa digunakan untuk menandai start, 2 titik balik dan finish.
• 4 cone di letakan pada garis tengah, jarak masing-masing cone yaitu 3.3 m
• Pelatih menghadap ke lantai pada titik start
• Pelatih memberikan aba-aba mulai, kemudian teste memulai mengikuti alur yang sudah dibuat sampai ke finish.
• Waktu akan di hitung pada saat peserta memulai star sampai melewati finish