• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis dan Pendekatan Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Dalam penelitian ini Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian deskriptif, penelitian deskriptif ialah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau penghubungan dengan variabel lain.51 Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kusioner sebagai alat pengumpulan data yang utama.

Sedangkan pendekatan penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif, penelitian kuantitatif ialah metode yang secara inkaidah empiris, objektif, terukur, rasional dan sistemamatis ya ng berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik.52

Penelitian ini dilakukan pada pemilik UKM kerajinan rotan dan ketak Desa Beleka Kecamatan Praya Timur yang selanjutnya mereka disebut sebagai responden. Responden diminta mengisi kuesioner yang telah disediakan, kemudian hasilnya di analisis menggunakan metode analisis regresi berganda untuk merumuskan kesimpulan yang nantinya digeneralisasi untuk mewakili populasi dalam penelitian.

51 Ir. Sofian Siregar, Statistic Parametric Untuk Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Dengan Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS versi 17, (Jakarta: Bumi Aksara, 2017), hlm.

405.

52 Sugiyono, metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & B, (Bandung:

Alfabeta, 2006), hlm. 8

B. Populasi dan Sample 1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan gejala atau satuan yang ingin diteliti.53 Dalam penelitian ini populasinya adalah pemilik UKM kerajinan rotan dan ketak di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur yang berjumlah 90 pengusaha.

2. Sampel

Menurut Prof. Sutrisno Hadi, MA, Sampel adalah sebagian individu yang diselidiki dari keseluruhan individu penelitian.54 Karena ketidak mungkinan mempelajari semua yang ada pada populasi, karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu maka peneliti melakukan penarikan sampel dari populasi. Menurut Gay dan Diehl ukuran sampel apabila penelitiannya bersifat deskriptif, maka sampel minimumnya 10% dari populasi. Dalam penelitian ini untuk menentukan besarnya sampel yang akan diambil, menggunakan rumus Slovin :55

Keterangan : n = Sampel N = Populasi

e = Perkiraan tingkat kesalahan

53Bambang Prasetyo & Lina Miftahuljannah, “Metode Penelitian Kuantitatif Teori Dan Aplikasi”, (Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2005), hlm. 119

54Drs. Cholid Narbuko & Drs. H. Abu Achmadi, “Metodologi Penelitian”, (Jakarta:

Bumi Aksara, 2013), hlm. 107

55Dr. H. Nur aswani & Dr. Masyhuri, “metologi riset manajemen pemasaran”, (Malang: UIN-MALIKI PRESS, 20011), hlm. 142-144.

Dalam penelitian ini jumlah populasi adalah 90 dengan batasan kesalahan yang diinginkan adalah 10%, maka perhitungan hasilnya sebagai berikut:

(dibulatkan menjadi 48)

Berdasarkan perhitungan tersebut, maka jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 48 pemilik usaha kerajinan rotan dan ketak di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur.

Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan dalam mengambil sampel adalah Probability Sampling, dengan menggunakan penarikan sampel acak sederhana (Simple Random Sampling) yakni teknik pengambilan sampel secara acak, dimana setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.56

56 Dr. H. Nur aswani & Dr. Masyhuri, “metologi riset manajemen pemasaran”, (Malang: UIN-MALIKI PRESS, 20011, hlm. 112

C. Waktu Dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian

Waktu peneitian adalah tanggal bulan dan tahun dimana kegiatan penelitian tersebut dilakukan.Untuk penelitian dengan judul „„Pengaruh Orientasi Pasar dan Kreativitas Strategi Pemasaran Terhadap Kinerja Pemasaran UKM Kerajinan Rotan Dan Ketak Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah" penelitian dilakukan pada bulan Mei – September tahun 2019.

2. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari orientasi pasar dan kreativitas strategi pemasaran terhadap kinerja pemasaran UKM kerajinan rotan dan ketak yang berada di Desa Beleka Kecamatan Praya timur.

D. Variable Penelitian

Variable penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang di tetapkan oleh peneliti untuk di pelajari sehingga di peroleh informasi tentang hal tersebut, kemudian di tarik kesimpulannya.

Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel independen dan variabel dependen.

1. Variabel independen atau yang di sebut juga dengan variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab

perubahnya variabel dependen (terikat). Dalam penelitian ini yang akan menjadi variable bebas adalah Orientasi Pasar dan Kreativitas Strategi Pemasaran

2. Variabel dependen atau variabel terikat adalah variabel yang di pengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas.57 Dalam penelitian ini yang akan menjadi variable terikat adalah Kinerja Pemasaran.

E. Tekhnik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer ialah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data, sedangkan sumber Isekunder I ialah sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data.58

Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1. Observasi

Obeservasi dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung dalam proses kegiatan pengolahan data mengenai faktor yang mempengaruhi kinerja pemasaran UKM kerajinan rotan dan ketak Desa Beleka Kecamatan Praya Timur. Hadi mengemukakan bahwa observasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu proses

57Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatip, (Bandung : Alfabeta, CV,2012), hlm. 38.

58Dr. Sugiyono, “Metodologi Peneltian Bisnis”, (Bandung: CV Alfabeta,2003), hlm.

129

yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis. Dua diantara yang terpenting adalah proses pengamatan dan ingatan.59

Sedangkan teknik observasi yang peneliti gunakan ialah teknik observasi non partisifan, menurut Lexy J. Moleong , observasi non partisifan ialah, pengamatan yang dilakukan hanya dengan satu fungsi, yaitu mengadakan pengamatan.60 Proses dalam observasi ini peneliti tidak ikut serta dalam kegiatan, melainkan hanya berperan mengamati kegiatan. Kalaupun ikut dalam kegiatan itu hanya terbatas dalam kebutuhan peneliti dalam memperoleh data yang benar-benar valid.

2. Kuesioner (Angket)

Menurut Sugiyono Metode angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab.61

Metode kusioner adalah suatu daftar yang berisikan rangkaian pertanyaan mengenai suatu masalah atau bidang yang akan diteliti.

Untuk memperoleh data, angket disebarkan kepada responden (orang- orang yang menjawab jadi yang diselidiki).62 Kuesioner ini dibagikan kepada 48 pemilik usaha kerajinan rotan dan ketak desa beleka kecamatan praya timur.

59Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&G, cet 27(Bandung:

Alfabeta, 2018), hlm 145.

60 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Andi Offset, 1984), hlm. 136

61 Dr. H. Nur Aswani & Dr. Masyhuri, “metologi riset manajemen pemasaran”, (malang: UIN-MALIKI PRESS, 20011), hlm. 162

62Drs. Cholid Narbuko & Drs. H. Abu Achmadi, “Metodologi Penelitian”, (Jakarta:

Bumi Aksara, 2013), hlm.76

3. Dokumentasi

Dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, noutulen rapat, lengger, agenda dan sebagainya.63

Dari pengertian di atas maka dapat disimpulkan, bahwa dokumentasi adalah mencari atau mengumpulkan dokumen-dokumen yang relevan sesuai dengan permasalahan yang diteliti. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data mengenai sejarah singkat, perkembangan dan jumlah UKM Kerajinan rotan dan ketak Desa Belaka Kecamatan Praya Timur. Data itu kemudian diolah sehingga mendapatkan kesimpulan dari penelitian ini.

F. Instrument/Alat dan Bahan Penelitian

Instrument penelitian merupakan alat yang digunakan sebagi pengumpul data dalam suatu penelitian, dapat berupa kuesioner, sehingga skala pengukuran instrument adalah menentukan satuan yang diperoleh, sekaligus jenis data atau tingkatan data, apakah data tersebut berjenis nominal, ordinal, interval, maupun rasio.

Dalam penelitian skala pengukuran menggunakan skala likert. Skala likert adalah skala yang dapat digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang tentang suatu objek atau phenomena tertentu. Pernyataan

63 Suhariami Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Edisis Revisi III, (Jakarta: RinekaCipta, 2010), hlm. 224.

yang digunakan dalam penelitian ini adalah pernyataan positif, bentuk jawaban yang digunakan ialah :64

Table 2

Jawaban Kode Nilai

Sangat Tidak Setuju STS 1

Tidak Setuju TS 2

Kurang Setuju KS 3

Setuju S 4

Sangat Setuju SS 5

G. Teknik Analisis Data

Pada penelitian ini kegiatan analisis data meliputi pengolahan data penyajian data, melakukan perhitungan untuk mendeskripsikan data dan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statsistik.65 Dalam penelitian ini analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan aplikasi software SPSS. Sebelum melakukan analisis regresi linier berganda, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas, setelah itu dilanjutkan dengan melakukan uji asumsi klasik terhadap data yang akan diolah. Uji asumsi klasik bertujuan untuk menghilangkan penyimpangan- penyimpangan yang mungkin terjadi dalam analisis regresi sehingga hasil yang akan diperoleh dapat lebih akurat dan mendekati atau sama dengan kenyataan.

64 Ir. Sofian Siregar, “Statistic Parametric Untuk Penelitian Kuantitatif, Dilengkapi Dengan Perhitungan Manual Apalikasi SPSS Versi 17”, (Jakarta: Bumi Aksara, 2017) hlm. 50

65 Ibid, hlm.125

1. Uji Validitas dan Uji Reabilitas 1) Uji Validitas

Uji validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur itu mengukur apa yang diukur.66 Teknik yang digunakan untuk uji validitas dilakukan dengan korelasi product-moment Pearson. Jika nilai rhitung > rtable pada signifikan (ɑ) 0,05 berarti item dikatakan valid, sedangkan jika nilai rhitung < rtable berarti dinyatakan tidak valid.

Adapun rumus yang digunakan dalam penelitian ini ialah rumus korelasi Product Moment:67

Keterangan :

koefisien korelasi antara variabael x dan variabel y

∑x = jumlah dari skor butir

∑y = jumlah dari skor total

N = jumlah responden atau sampel

∑xy = jumlah perkalian dari skor butir dan skor total

∑x2 = jumlah kuadrat dari skor butir

∑y2 = jumlah kuadrat dari skor total

66 Dr. H. Nur Aswani & Dr. Masyhuri, “metologi riset manajemen pemasaran”, (malang: UIN-MALIKI PRESS, 20011), hlm. 169

67Husein Umar, Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis, edisi kedua, (Jakarta:

Rajawali Pers, 2011), hlm. 42

2) Uji Reliabilitas

Uji Reliabilitas bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten, apabila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama dengan menggunakan alat pengukur yang sama pula.68 Menurut Sekaran, reliabilitas atau kendala dalam suatu pengukuran menunjukkan sejauh mana pengukuran tersebut tanpa bias (bebas dari kesalahan) dan karena itu menjamin pengukuran yang konsisten lintas waktu dan lintas beragam item dalam instrument.69 Dalam penelitian ini peneliti menggunakan rumus Alpha Cronbach.70





 





2 2

1 1 t

b

k k

Keterangan:

n = Jumlah sampel

X1 = Jawaban responden untuk setiap butir pertanyaan

∑x = Total jawaban respoden untuk setiap butir pertanyaan σ2t = Varians total

∑σ2b = Jumlah varians butir k = Jumlah butir pertanyaan r11 = Koefisien realibilitas instrumen

68 Sofian Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS, (Jakarta: Kencana, 2013), hlm. 55.

69Suryani, Hendriyadi, Metode Riset Kuantitatif: Teori dan Aplikasi Pada Penelitian Bidang Manajemen dan Ekonmi Islam, Edisi Kedua, cet 3, (Jakarta: Prenadamedia Group,2018), hlm.134.

70 Sofian Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS, (Jakarta: Kencana, 2013), hlm. 58.

Kriteria suatu instrument penelitian dikatakan reliable dengan menggunkan teknik ini, bila koefisien reliabilitas (r11) >

0,6.

2. Uji Asumsi Klasik

Uji asumsi klasik bertujuan untuk menghilangkan penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi dalam analisis regresi sehingga hasil yang akan diperoleh dapat lebih akurat dan mendekati atau sama dengan kenyataan. Uji asumsi klasik yang dilakukan, yaitu:

1) Uji Multikolonieritas

Uji multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya multikolinearitas dalam model regresi, dapat dilihat dari nilai tolerance value dan variance inflation factor (VIF).

Nilai cut off yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinearitas adalah nilai tolerance > 0,10 atau sama dengan nilai VIN < 10.

2) Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari

residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut Homoskedastisitas dan jika berbeda disebut Heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang Homoskedastisitas atau tidak terjadi Heteroskedastisitas.

Untuk mendeteksi adanya heteroskedastisitas dari tingkat signifikansi dapat digunakan Uji Glejser. Jika tingkat signifikansi berada di atas 5% berarti tidak terjadi heteroskedastisitas tetapi jika berada di bawah 5% berarti terjadi heteroskedastisitas.

3) Uji Normalitas

Uji normalitas dimaksudkan untuk mengetahui apakah residual yang diteliti berdistribusi normal atau tidak. Metode yang digunakan untuk menguji normalitas adalah dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Jika nilai sinifikansi dari uji Kolmogorov-Smirnov 0,05, maka terdistribusi normal dan sebaliknya tidak terdistribusi noramal.71

3. Regresi Linear Berganda

Regresi berganda adalah pengembangan dari regresi linear sederhana, yaitu sama-sama alat yang dapat digunakan untuk memprediksi permintaan di masa akan datang berdasarkan data masa lalu atau untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas

71 Dr. H. Nur Asnawi & Dr. H. Masyhuri, “Metodologi Riset Manajemen Pemasaran”, (Malang: UIN-Maliki Press, 2011), hlm. 179

(independent) terhadap jumlah variabel tak bebas.72 Penerapan metode regresi berganda jumlah variabel bebas (independent) yang digunakan lebih dari satu yang memengaruhi satu variabel tak bebas (dependent).

Rumus regresi linear berganda, sebagai berikut:

Y = a + b1X1 + b2X2 + e Dimana:

Y = Kinerja Pemasaran X1 = Orientasi Pasar

X2 = Kreativitas Strategi Pemasaran ɑ dan b1 serta b2 = Konstant

Hasil persamaan regresi berganda tersebut kemudian dianalisi dengan menggunakan beberapa uji statistik.

a. Uji Parsial (Uji t)

uji t digunakan untuk membuktikan signifikan atau tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel tak bebas secara individual (parsial).73

Uji t dilakukan dua arah (two tail) dengan tingkat kayakinan 95% dan dilakukan uji tingkat signifikansi pengaruh hubungan variabel independen secara individual terhadap variabel dependen dengan tingkat signifikansi yang ditentukan

72Ir. Sofian Siregar, Statistic Parametric Untuk Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Dengan Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS versi 17, (Jakarta: Bumi Aksara, 2017), hlm.

405.

73 Dr. H. Nur Asnawi & Dr. H. Masyhuri, “Metodologi Riset Manajemen Pemasaran”, (Malang: UIN-Maliki Press, 2011), hlm. 179

sebesar 5% dan derajat kebebasan (degree of freedom) df= (n- k).

Apabila thitung > ttabel, maka Ha diterima, dengan kata lain variabel independen secara individual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Bagitu juga sebaiknya, jika thitung < ttabel, maka Ho ditolak.

b. Uji Koefisien Determinasi

Analisis determinasi adalah kuadrat dari Koefisien Kolerasi Pearson Product Moment yang dikalikan 100%.74 Dilakukan untuk mengetahui seberapa besar variabel X mempunyai konstribusi atau mampu menerangkan variabel Y.

74Suliyanto, Ekonometrika Terapan: Teori & Aplikasi Dengan SPSS, (Yogyakarta:

CV Andi Offset, 2011), hlm. 212.

46 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Deskripsi Lokasi dan Hasil Penelitian a. Profil Desa Beleka

Desa Beleka adalah Desa yang berada di Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Indonesia dengan luas wilayah 1.044 Ha yang terdiri dari 27 kekadusan dengan jumlah Kepala Keluarga 2.727 dan Jumlah Penduduk Sebanyak 11.322 jiwa. Dengan batas-batas wilayah :

Utara : Desa Sabe Kecamatan Janapria Timur : Desa Lekor Kecamatan Janapria Selatan : Desa Ganti Kecamatan Praya Timur Barat : Desa Loang Make Kecamatan Janapria75

b. Sejarah Singkat Perkembangan UKM Kerajinan Rotan dan Ketak Desa Beleka.

Potensi Industri kerajinan rakyat (Handicraft Industri) di pulau Lombok secara umum telah dikembangkan sejak tahun 1980 secara luas dan berkesinambungan dan sudah lebih dari 25 tahun Desa Beleka menjadi supplier kerajinan rotan dan ketak untuk Pulau Bali.

75 Profil Desa Beleka Tahun 2019, hlm. 7-9. Kamis, 11/09/2019

Industri kerajinan rotan dan ketak yang ada di Desa Beleka telah mampu mengembangkan dan dikembangkan ke Desa lainya di Lombok Tengah dan NTB.

Sejalan dengan perkembangan jaman, tentunya industry kerajinan rotan mengalami pasang surut, yang disebabkan dengan terjadinya Bom Bali, WTC (Word Trade Centre) Amerika Serikat Tahun 2003 dan bencana gempa bumi yang melanda Pulau Lombok pada tahu 2018.

Potensi kerajinan rotan dan ketak sangatlah perlu untuk digairahkan kembali terutama untuk menunjang BIL (Bandara Internasional Lombok) karena bagaimanapun Desa Beleka merupakan salah satu Desa Sentra Industri Kerajinan (Handicraft Centre) yang ada di Lombok Tengah, maka untuk mendukung potensi tersebut sangatlah layak untuk dibangunkannya Pasar Seni Desa Beleka.76 2. Hasil Analisis

1) Statistik Deskriptif

Agar mengetahui pendapat yang diberikan oleh 48 responden pada masing-masing variabel orientasi pasar, kreativitas strategi pemasaran dan kinerja pemasaran, maka diadakan analisis deskripsi persentase terhadap 9 pernyataan berikut :

76 Profil Desa Beleka Tahun 2019, hlm. 12. Kamis, 11/09/2019

a. Deskripsi Variabel Orientasi Pasar Table 3. 1.1

Usaha yang saya kelola selalu berkomitmen untuk memuaskan dan memenuhi apa yang menjadi keingginan para pelanggan

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju - -

Kurang Setuju 4 8,3%

Setuju 35 72,9%

Sangat setuju 9 18,8%

Total 48 100%

Sumber : Olah data SPSS

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 9 responden atau 18,8% menyatakan sangat setuju, 35 responden atau 72,9% menyatakan setuju dan 4 responden atau 8,3%

menyatakan kurang setuju dengan pernyataan usaha yang saya kelola selalu berkomitmen untuk memuaskan dan memenuhi apa yang menjadi keingginan para pelanggan

Table 3. 1.2

Usaha yang saya kelola dapat memahami keluhan para pelanggan

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju - -

Kurang Setuju 7 14,6%

Setuju 36 75%

Sangat setuju 5 10,4%

Total 48 100%

Sumber : Olah data SPSS

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 5 responden atau 10,4% menyatakan sangat setuju, 36 responden atau 75% menyatakan setuju dan 7 responden atau 14,6%

menyatakan kurang setuju dengan pernyataan usaha yang saya kelola dapat memahami keluhan para pelanggan.

Tabel 3. 1.3

Usaha yang saya kelola mempunyai strategi yang digunakan untuk menghadapi para pesaing

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju - -

Kurang Setuju 6 12,5%

Setuju 31 64.6%

Sangat setuju 11 22.9%

Total 48 100%

Sumber : Olah data SPSS

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 11 responden atau 22,9% menyatakan sangat setuju, 31 responden atau 64,6% menyatakan setuju dan 6 responden atau 12,5%

menyatakan kurang setuju dengan pernyataan usaha yang saya kelola mempunyai strategi yang digunakan untuk menghadapi para pesaing.

Tabel 3. 1.4

Usaha yang saya kelola menjadikan pesaing sebagai acuan untuk selalu menjadi lebih baik

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju - -

Kurang Setuju 4 8,3%

Setuju 34 70,8%

Sangat setuju 10 20,8%

Total 48 100%

Sumber : Olah data SPSS

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 10 responden atau 20,8% menyatakan sangat setuju, 34 responden atau 70,8% menyatakan setuju dan 4 responden atau 8,3%

menyatakan kurang setuju dengan pernyataan usaha yang saya kelola menjadikan pesaing sebagai acuan untuk selalu menjadi lebih baik.

Tabel 3. 1.5

Usaha yang saya kelola menyediakan informasi mengenai produk yang dihasilkan pada media cetak maupun media

elektronik

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju - -

Kurang Setuju 2 4,2

Setuju 33 68,8%

Sangat setuju 13 27,1%

Total 48 100%

Sumber : Olah data kuesioner

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 13 responden atau 27,1% menyatakan sangat setuju, 33 responden atau 68,8% menyatakan setuju dan 2 responden atau 4,2%

menyatakan kurang setuju dengan pernyataan Usaha yang saya kelola menyediakan informasi mengenai produk yang dihasilkan pada media cetak maupun media elektronik.

Tabel 3. 1.6

Usaha yang saya kelola selalu berpartisipasi dalam kegiatan pameran ataupun work shop untuk memperkenalkan produk-

produk yang dihasilkan

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju - -

Kurang Setuju 2 4,2%

Setuju 32 66,7%

Sangat setuju 14 29,2%

Total 48 100%

Sumber : Olah data kuesioner

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 14 responden atau 29,2% menyatakan sangat setuju, 32 responden atau 66,7% menyatakan setuju dan 2 responden atau 4,2%

menyatakan kurang setuju dengan pernyataan Usaha yang saya kelola selalu berpartisipasi dalam kegiatan pameran ataupun work shop untuk memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan

b. Deskripsi Variable Kreatvitas Strategi Pemasaran Tabel 3. 2.1

Usaha yang saya kelola Selalu menilai dan menganalisis produk yang sudah ada untuk dikembangkan dan menggabungkan dengan ide yang dimiliki sehingga menghasilkan produk baru yang menarikminat para pembeli.

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju - -

Kurang Setuju 4 8,3%

Setuju 31 64,6%

Sangat setuju 13 27,1%

Total 48 100%

Sumber : Olah data kuesioner

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 13 responden atau 27,1% menyatakan sangat setuju, 31 responden atau 64,6% menyatakan setuju, 4 responden atau 8,3%

menyatakan kurang setuju dengan pernyataan Usaha yang saya kelola Selalu menilai dan menganalisis produk yang sudah ada untuk dikembangkan dan menggabungkan dengan ide yang dimiliki sehingga menghasilkan produk baru yang menarik minat para pembeli.

Tabel 3. 2.2

Saya mampu menemukan ide baru sebagai solusi dalam menghadapi masalah

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju 2 4.2%

Kurang Setuju 13 27.1%

Setuju 20 41.7%

Sangat setuju 13 27,1%

Total 48 100%

Sumber : Olah data kuesioner

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 13 responden atau 27,1% menyatakan sangat setuju, 20 responden atau 41,7% menyatakan setuju, 13 responden atau 27,1%

menyatakan kurang setuju dan 2 responden atau 4,2%

menyatakan tidak setuju dengan pernyataan Saya mampu

menemukan ide baru sebagai solusi dalam menghadapi masalah

Tabel 3. 2.3

Usaha yang saya kelola mempunyai individu yang selalu terbuka pada gagasan baru, pengalaman dan memiliki

kemampuan menggabungkan ide.

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju 1 2,1%

Tidak setuju 5 10,4%

Kurang Setuju 10 20,8%

Setuju 19 39,6%

Sangat setuju 13 27,1%

Total 48 100%

Sumber : Olah data kuesioner

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 13 responden atau 27,1% menyatakan sangat setuju, 19 responden atau 39,6% menyatakan setuju, 10 responden atau 20,8%

menyatakan kurang setuju, 5 responden atau 10,4,%

menyatakan tidak setuju dan 1 responden atau 2,1%

menyatakan sangat tidak setuju dengan pernyataan Usaha yang saya kelola mempunyai individu yang selalu terbuka pada gagasan baru, pengalaman dan memiliki kemampuan menggabungkan ide.

Table 3. 2.4

Usaha yang saya kelola memiliki individu yang mempunya inisiatif tersendiri dalam bekerja.

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju 2 4,2%

Kurang Setuju 12 25,0%

Setuju 24 50,0%

Sangat setuju 10 20,8%

Total 48 100%

Sumber : Olah data kuesioner

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 10 responden atau 20,8% menyatakan sangat setuju, 24 responden atau 50% menyatakan setuju, 12 responden atau 25,0%

menyatakan kurang setuju, 2 responden atau 4,2,% menyatakan tidak setuju dengan pernyataan Usaha yang saya kelola memiliki individu yang mempunya inisiatif tersendiri dalam bekerja.

Tabel 3. 2.5

Usaha yang saya kelola selalu mengedepankan kerjasama dalam proses mencari informasi untuk mengembangkan produk

dan memasarkan produk

Frequency Persentase

Sangat tidak setuju - -

Tidak setuju 1 2,1%

Kurang Setuju 7 14,6%

Setuju 20 41,7%

Sangat setuju 20 41,7%

Total 48 100%

Sumber : Olah data kuesioner

Dari tabel di atas, menjelaskan dari 48 responden, 20 responden atau 41,7% menyatakan sangat setuju, 20 responden atau 41% menyatakan setuju, 7 responden atau 14,6%

menyatakan kurang setuju dan 1 responden atau 2,1,%

Dokumen terkait