BIB I BIB I
I- Jmar kemudian berdiri dan mengambil wudlu, kemudian dia membaca surat Thaha hingga berakhir padaayat
{
rt ,^u}@ aaln iiSi;5 o-L;6utiy-jy7'ni6r;y
"Sesungguhnya
Aku
ini adalahAllab,
tidale ada Tuban (yang bak) selainAhu,
maka sernbablah ahu dandirihanlab
sbalatuntuh
mengin gat Ah
u.'
(Thaha: I 4)IJmar
berkata,'Antarkan
aku kepada Muhammad!" Khabbab yang mendengar ucapan I-Imarini
segera keluar, dan berkata, "Bergembiralah engkau wahaiO*".,
saya berharaP semoga doa Rasulullah pada malam Kamis yang lalu adalah untukmu. Saat itu dia berdoa,"Ya Allab, kuatleankb Islam dengan tJmar bin Kbatbab
atau'Amr
bin Hisyam. " (saat itu Rasulullah berada di dalam sebuah Rumah di dekat Shafa)
Setelah
itu
berangkatlah Umar hingga dia sampai ke rumah temPat Rasulullah berada.Di
depanpintu
rumahitu
ada Hamzah dan Thalhahdan beberapa orang yang lain. Hamzahberkata,
"Ini
lJmar datang!JikaAllah
menginginkan kebaikan baginya, maka dia akan masuk Islam, danjika
diamenginginkan
selainitu
maka akan gampang bagikita untuk
membunuhnya."
Saat
itu
Rasulullah sedang berada di dalamrumah,lalu
dia keluar dan menemuiumar.
Rasulullah memegang bagian bajuumar
dan sarung pedangnya seraya berkata, "Jika kamu tidak berhenti melakukan ini wahaiU-"r, Rllrh
akan menurunkan siksa kepadamu sebagaimanayangAllah turunkan kepadaAl-\(ra[d
binAl-Mughirah."
IJmar berkata, "Asyhad'u Anla a I laab a I lla Allab w a A sy b a d u Annak a' ab d ulkh i w a R as u lu bu."
Al-Bazzar,Ath-Thabarani dan
Abu Nu'aim
meriwayatkan dalamHilyat Al-Auliya'serta
Imam Al-Baihaqi meriwayatkan dalam D alail dari Aslam, dia berkata, IJmar berkata kepada kami: "Saya adalah orang yang paling keras terhadap Rasulullah.Di
suatu siang yang sangatterik,
saya iedarrg berjalan di salah satu jalan kota Makkah. Tiba-tib a sayabertemu de.rgan seoranglaki-laki,
dia berkata,*Aneh
benar engkau wahai anak Khaihab, kamu mengira bahwa kamu begini dan begini. Namun tak kamu sadari bahwa satu persoalan besar telah masuk dalam rumahmu!" [Jmar berkata, "Apakah itu?" Dia berkata, "saudarimu telah masukIslam!"
124
TarikhKhulafa'.i,iAtJ. 'A,ri fyJ.tF €,\i$,)t f ,<tr
Lalu saya kembali dengan hati yang sangat geram hingga mengetuk pintu rumah adikku. Orang yang ada di dalam rumah berkata" "Siapa yang mengetuk pintu?" Saya berkata,
"IJmar!"
Mendengar itu mereka segera bersembunyi. Mereka saat itu sedang membaca beberapa ayat suci
Al-Qur'an.
Karena rasatakutnya
kepada saya, hingga ada bagian yang tertinggal dari lembaranAl-Qur'an
tersebut.Saudari.saya membukakan
pintu.
Saya katakan kepadanya, "'Wahai orang yang memusuhi dirinya sendiri, apakah kau telah berganti agama ? " Saya wakru itu memukul kepalanya dengan satu benda yangadadi tangan saya. Darah mengalir dan dia menangis, seraya dia berkata, "'$7'ahai anak Al-Khathab apa pun yang akan kamu lakukan, maka lakukanlah sekehendakmu, saya telah masuk Islam!"IJmar menuturkan lebih lanjut:
Saya masuk danduduk
dia atas kasur. Tiba-tiba saya melihat lembarAn-lembaran tulisan ayatAl-Qur'an.
Kemudian saya katakan, "Apa ini, berikan kepada saya!
Saudari saya berkata, "Kau tidak berhak unruk menyentuhnya, karena engkau
tidak
suci darijunub,
sedangkankitab ini tidak
boleh disentuh kecuali oleh orang-orang yang suci."Saya memaksanya dengan keras hingga akhirnya dia memberikan lembaran
itu
kepada saya. Saya dapatkan dalam lembaranitu
tulisan,"Dengan nama AllahYang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." Tatkala saya membaca nama-nama Allah hati saya bergetar hebat. Maka saya lepaskan lembaran itu.
Setelah saya mampu menguasai diri kembali, saya ambil lembaran itu.
Kemudian saya dapatkan firman Allah yang berbunyi,
{,,+,rr tr@ # r-,A fr "ei.iti r-i(ii,iC, ;t &
"Semua yang berada di langit dan berada di bumi bertasbib hepada
Allab. Dan Dialab
Yang Mabakuasa dtas segala sesuatu."(Al-
Hadid:1)Saya membaca lembarAn-lembaran itu hingga sampai kepada firman Allah yang berbunyi,
WL$fiit$"*-ffi fs,v"t6i;-tilj:li\V(
{ v:+.r}r }@ 65i
"Berimanlah hamu hepada
Allah
dan Rasul-Nya dan nafkablah sebagiandari
hartarn,.t. yangAllab
telah rtenjad.ikan h,amu me- nguasainya. Maka orang-orang ydng beriman di antara leamu dan menafhabhan (sebagian) dari hartanya rnemperoleh pahala yang besar."(Al-Hadid:
7)Pada saat itulah saya ucapk an,* Asybadu Anlaa
llaaba illallab ua
Asyh adu Anna M ub ammadar Rasulullab."
Mendengarkan kesa}sian saya ini orang-orangyang bersembunyi keluar sambil mengumandangkan takbir dan berkatao'Kaba1 g-enlbira bagimu wahai Umar! Sesungguhnya Rasulullah berdoa kepada Allah di Hari Senin,
'Ya
Allab,
mulialeanlabagama-Mu ini
dengan dua ordng yang engkau cintai di antaranyotAbr lobol
bin Hisyam dtauumar
binKhathab."
Lalu mereka memberi tahu saya bahwa Rasulullah saat ini sedang berada di kaki bukit Shafa. Setelah itu saya keluar dari kamar dan berjalan menemui Rasulullah. Saya ketuk
pintu
tempat Rasulullah berada. Sahabat-sahabat Rasulullah berkata: "Siapa kau?"Saya katakan, "Saya l-Imar bin Khathab."
Mereka telah tahu bagaimana kekerasan sikapku terhadap Rasulullah.
Maka tidak ada seorang pun yang berani membukakan pintu unrukku. Hingga Akhirnya Rasulullah bersabda, "Bukakan pintu!
"
Mereka membukakan pintu untukku. Lalu dua orang di antara mereka memegang lengan bagian atisku hingga saya berada di hadapan Rasullah.
Rasulullah bersabda, "Lepaskan!
"
Kemudian Rasulullah memegang bagian
bajuku
danmenarikku
kepadanya. Kemudian dia bersabda, "'\trflahai Ibnu Khathab, masuk Islarnlah' ya
Allahterilah
dia perunjuk!' Saat itu pula saya mengucapkan dua kalimat syahadat. Mendengar bacaan syahadat yangsaya baca, kaummuslimin
mengumandangkan takbir yang didengar di jalanan Makkah. Pada saatitu kauri muslimin
menyebarkan Islam dengan cara sembunyi-sembunyi.Tidaklah saya menghendaki seseorang memukul orang lain kecuali saya akan menyatsikannya, namun hal iru tidak pernah menimpa diri saya.
Kemudian saya datang menemui paman sayq AbuJahal bin Hisyam.
Dia adalah seorrng iokoh yang dihormari. Saya ketuk pintunya. Dia berkata,
"Siapa?"
Saya jawab, "Saya l-Imar bin Khathab, saya telah berganti agama!
"
Dia berkata, "Jangan kau lakukan
itu!"
kemudian dia masuk dan menutuppintu.Saya berkata,
"Ini
tak ada apa-apanya."Kemudian s ayaper?]menemui salah seorang pembesar Quraisy. Lalu sayapanggil dia. Dia datang menemui saya. Lalu saya katakan apayangsaya
k"t"[r" t"pada
paman saya. Dia juga mengatakan seperti yang dikatakan oleh paman saya. Dia masuk dan menutuP pintu.Saya kembali berkata,
"Ini tak
ada apa-apanyal" Kaummuslimin
dipukuli sedangkan sayatidak."
126
TarikhKtrulafa' II I
I
I
Seseorangberkata kepada saya "Apakah kamu menginginkan keislaman- mu diketahui orang banyak?"
Saya katakan,
"Ya!"
"Kalau
begitu, tatkala orang-orangberkumpul di Hijr
(Ka'bah),maka temuilah seseorang
di
antara merekadi
mana orangitu tidak
bisa menyembunyikan rahasia,lalu katakan kepadanya: Saya telah berubah agama.Karena sesungguhnya hanya sedikit orang yang
mamPu menyembunyikan rahasia. " Katanya.Tatkala orang-orang sudah berkumpul, saya datang ke
Hijr.
Lalu saya katakan kepada salah seorang bahwa saya telah berganti agama.Dia berkata, "Apakah kamu benar-benar telah melakukannya?"
Saya katakan,
"Ya!"
Orang tadi kemudian berteriak dengan suaranya yang sangat tinggi, bahwa Umar bin Khathab telah masuk Islam.
Mereka datang menyerbuku. Saya memukul mereka dan mereka juga memukul saya. Orang-orang
berkumpul
mengepungku. Salah seorang paman saya datang danberkata,'Ada
apa orang berkumpul sedemikian banyak?"Mereka berkata, *IJmar
telah berganti agama!"
Pamanku berdiri di atas
Hijr,
dan dia memberi isyarat dengan lengan bajunya seraya berkata,"Ketahuilah
olehmu sekalianbahwa
aku telah memberikan jaminan bagi anak saudarikuini!"
Mereka pergi meninggalkan saya. Saya tidak ingin melihat seorang muslim pun dipukul ataupun memukul kecuali saya melihatnya. Maka saya berkata, "Apa yang menimpa saya ini tidak apa-aPanyajika dibandingkan dengan apa y angmenimpa mereka.
"
Saya mendatangi paman yang memberi
jaminan.
Saya katakan kepadanya,"Jaminan yang kau berikan untukku
sayakembalikan
kepadamu."Sejak
itulah
sayadipukul
atau memukul orang-orang yang meng- gangguku hingga Allah memuliakan Islam.Abu
Nu'aim
meriwayatkan dalam kitabnyaDalail An-Nubuwah,
jugaIbnu Asakir dari IbnuAbbas diaberkata, "Saya bertanya kepadalJmar, mengapa kamu diberi gelarAl-Faruq?"
[Jmar berkata, *Hamzahmasuk Islam tiga hari sebelum saya' Setelah itu saya datang ke Masjidil-Haram. AbuJahal saat itu segera menemui Nabi Muhammad
*
dan mencemoohkannya.Hamzahdiberi
tahu apa yangdilakukan oleh AbuJahal tersebut. Kemudian Hamzah mengambil busur anak panahnya dan segera datang ke Masjidil-Haram tempat orang-orang berkumpul yang di dalamnya ada AbuJahal. Kemudian dia bertelekan pada busur panah yang dibawanya dan berhadapan dengan AbuJahal. AbuJahal segera membaca
gelagatjahat pada wajah Hamzah,serayaberkatq "Apa yang terjadi ga{amu
*"t
riAb,'A-".ah."
Hamzah mengangkat busur anak panahnya, lalu dia pukulkan kepada AbuJahal hingga purus. Darah mengalir dari leherAbu
jahal. Orang-Lrang Quraisy melerai kedua tokoh itu karena khawatir terjadikeributan besar.
Umar berkata, Rasulullah saat itu sedang bersembunyi di rumah Darul Arqam Al-Makhzumi. Hamzah kemudian datang menemui Rasulullah dan dia
-enyatakat
diri masuk Islam. Saya keluar tiga hari setelah masuk Islamnya Hamzah.Tiba-tiba saya berpapasan dengan Fulan bin Fulan Al-Makhzumi.Saya katakan kepadanya, "Apakah kamu membenci agama nenek moyangmu dan kamu
ikuti
agama Muhammad?"Dia berkata,
"Aku
telah melakukanitu,
namun hendaknya kamu ketahui bahwa ada orangyang lebih berhak kamu tanyakantentangmasalah ini daripada aku."Saya berkata, "Siapa dia?"
Dia berkata, "Dia tak lain adalah saudarimu sendiri dan iparmu."
Saya segera bergerak pergi ke rumah saudariku. Saat itu pintu sedang tertutup-da,
i"y"
mendengar suara sayap-sayap. Pintu segera dibukakan untuk saya dan saya bergegas masuk. Saya bertanya kepada mereka, "Suaraapayalgsaya dengar tadi, apa yang kalian baca tadi?"
Mereka berkata, "Saya kira kau tidak mendengar apa-apa)'
Pembicaraan terus
berlangsungantara
saya dan mereka hinggasaya jambak rambut iparku dan saya pukul dia dengansatu pukulan
ylng
-"-brrt
nya berdarah. Saudariku berdiri dan memeging kepala saya.\i9
dengan sengit berkata, "semuanya telah terjadi meskipun engkau
tidak
menyukainya hingga ke ubun-ubun."Saya merasa malu tatkala ada darah mengalir. Saya duduk dan berkata,
"Perlihatkan kepada saya buku
itu!"
Namun saudari saya malah berkata menantang, "sesungguhnya Kitab itu tidak akan disentuh kecuali oleh orang-orangyang bersih.Jika kau benar- benar mau memegang Kitab itu makabangundan mandilah."
Saya
bangkit berdiri lalu
mandi. Setelah semuanya.selesai saya kembali danduduk. Mereka kemudian mengeluarkan satu lembaranyangdi dalamnya ada tulisan: * B is millabin
ab m anin ab irn." Say a katakan, " Nama- nama indah penuh pesona dan suci.""Thaba.
Kami tidak
menurunhanAl-Qur'an ini
hepadamtt'agal
kamu menjadi susah, tetaPi sebagaiperingatan
bagi orang yangtakut
(kepada
Atlah)."
Saya membaca surat Thahaini
hingga^yat kedelapan yang berbu nyi: "Dialab
Allab,
tidale ada Tuban (yong berbak. disembah) mekinhan Dia, Dia yang rnemPunyai Al-asmaul husna (nama-nama yang baile)."l2a
Tarikhl(hulatu'Ayat-ayatitu demikian membekas dan terasa agung dalam dadaku.
Saya berkata, "Apakah dari
ini
semua Quraisy berlari?" Saat itulah saya menyatakan diri masuk Islam.Saya tanyakan kepada orang-orang yang hadir di tempat itu, "Dimanakah Rasulullah?"
Saudariku berkata, "Dia sedang berada di Darul
Arqam."
Saya berangkat ke tempat
itu
dan saya ketukpintu
Rumah. Orang- orang yang berada di tempatitu
segera berkumpul.Hamzahyang sedang berada bersama mereka berkata, "Ada apa dengan kalian?"Mereka berkata, "fJmar!
"
Hamzah berkata,
"Buka pintu,
walaupun orang tersebut adalahtlmar,
jika dia menantang kita, maka akan kita hadapi danjika
lari, akan kita bunuh."Rasululah yang berada di dalam Rumah mendengar apayangteriadi,
segera keluar dan lJmar segera mengucapkan dua kalimat syahadat. Orang- orang yang berada di tempat itu segera bertakbir yang didengar oleh semua pendudukMakkah.
Saya berkata, "Bukankah kita berada di jalan yang benar?"
Rasulullah berkata, "Ya!
"
"Lalu mengapa kita mesti melakukan dakwah yang benar ini dengan cara sembunyi-sembunyi?" lanjut saya kepada Rasulullah.
Lalu kami keluar dalam dua barisan. Satu baris bersama Hamzah dan satu lagi bersama saya.
Kami
memasukiMasjidil-Haram. Orang-
orang Quraisy melihat kepadaku dan Flamzah. Mereka merasa sedih dan duka sekali. Sebuah peristiwa duka cita yang belum pernah mereka alami sebelumnya. Makanya, Rasulullah pun memberi gelar kepada saya dengan gelarAl-Faruq.Umar disebut demikian karena ia menampakkan Islam dengan terang- terangan dan dia membedakan antara yang hak dan yang batil.
Ibnu Saad meriwayatkan dari Dzakwan dia berkata, saya bertanya kepada'Aisyah, "Siapa yang menggelari I-Imar bin Khathab dengan
Al-
Faruq?"
Dia berkata, "Rasulullah.
"
Ibnu Majah dan
Al-Hakim
meriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia ber- kata: TatkalaUmar bin
Khathab masuk Islam,Jibril
datang menemui Rasulullah dan berkata, "'Wahai Muhammad, para penduduk langit sangat bersuka cita dengan masuk Islamnya Umar.oAl-Bazzar dan
Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu
Abbas-Al-
Hakim menyatakan bahwa hadits
ini shahih-
dia berkata: Tatkala Llmar menyatakan diri masuk Islam orang-orang Quraisy berkata: Kini kaum yangada
di
antarakita telah berpecah dua. Allah kemudian menurunkanfirmAn- Nyr,
{rt :Ju! }@ <r:>15\i6fti itrKti5l i$iq:€,
"HaiNabi,
cubuplahAllah
(menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang- orang muhrnin y ang mengih,utimu.' (Al-AnfaL 54)Imam Bukhari meriwayatkan dari
Ibnu
Mas'ud dia berkata,"Kita
menjadi mulia setelah Umar masuk Islam.
"
Ibnu
Sa'ad danThabarani meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud
dia berkata,"Islamnya tlmar
adalah sebuah kemenagan besar, sedangkan hijrahnya adalah keuntungan. Kepemimpinann y a adalah rahmat, Saya telah melihaisendiri bagaimana kami tidak mampu melakukan shalat di Baitullah sebelumlJmar
rnenyatakan keislamannya. Tatkala LImar masuk Islam, dia menyatakan perang kepada mereka sehingga mereka membiarkan kami melakukan shalat dengan bebas."Ibnu Sa'ad dan
Al-Hakim
meriwayatkan dari Hudzaifah dia berkata:Tatkala Umar masuk Islam, Islam laksana laki-laki yang datang, dia semakin lama semakin dekat, tatkala Umar dibunuh maka Islam laksana lelaki yang pergi, dia semakin jauh dan semakin jauh."
Ath-Thabarani
dengan sanad yang hasan shahihmeriwayatkan dari Ibnu
Abbas dia berkata,"Orang yaflgpertama kali
menyatakan keislamannya secara terang-terangan adalahUmar."
Ibnu
Sa'ad meriwayatkan dari Shuhaib dia berkata: TatkalalJmar
masuk Islam, dia menyatakan keislamannya dengan terang-terangandan dia mengajak manusiauntuk
berislam dengan terang-teranBan. Kita bisa duduk di sekitar Baitullah dengan tenang. Kita melakukan thawaf hnPa rasa khawatir. Kita mampu menolak orang-oran gyangmenSganggu kita.Ibnu Sa'ad juga meriwayatkan dari Aslam maula
tlmar:
IJmar masuk Islam pada bulanDzulhijjah,
rahun keenam kenabian. Saatitu
ia masih berusia dua puluh enamhhun.
Hijrahnya Umar
bin
KhathabIbnu Asakir meriwayatkan dari
Ali
dia berkata: Saya tidak mengenalseorang pun yang melakukan Hijrah kecuali dia akan melakukannya dengan cara
se-bt-yi-sembunyi
kecuali Umar bin Khathab. Saat Umar akan melakukan hijrah dia menyandangkan busur panahnya, dia mengeluarkan beberapa anak panah yang dia pegang di tangannya. Dia mendatangr Ka'bah, saat orang-orangQuraiiy rJ"n[ bi.rda
di halamannya. Dia melakukan thawaf selamatujuh
t ati.oi,
melakukan shalat dua raka'at di Maqam Ibrahim. Kemudian dia mendatangikelompok-kelompok
orang Quraisy satu demi satu sambil berkata, "ttr7ahai*!rh
yang tidak bersinar, barangsiapa yang mau ibunya kehilangan anaknya, dan anak menjadi yatim, atauistri-istrinya
menjadit3O
Tarikhl(hulafa'janda,temuilah aku di belakang lembah
itu."
Namun tidak ada seorang Pun yang mengikutinya.Dia juga meriwayatkan dari Al-Barra', dia berkata: Orang yang datang pertama kali kepada kami dari kalangan Muhaj irin adalah Mush'ab bin Umair, kemudian Ibnu Ummi Maktum, lalu Umar bin Khathab dengan rombongan dua puluh orang yang berkendaraan.
Kami berkata, "Apa yang sedang dilakukan Rasulullah saat
ini?"
Umar berkata, "Dia sedang berada di belakangku." Kemudian setelah itu Rasulullah dan Abu Bakar datang ke Madinah.
Imam An-Nawawi berkata, "IJmar bin Khathab adalah sahabat yang mengikuti semua medan jihad bersama Rasulullah. Dia juga adalah orang yang tidak beranjak meninggalkan Rasulullah di Perang IJhud.
"
Hadits-hadits tentang Keutamaan Umar selain yang telah disebutkan pada Riwayat Hidup
Abu Bakar
'Imam
Bukhari
danMuslim
meriwayatkan dariAbu Hurairah
dia berkata, Rasulullah bersabda,"Tatkala sd.yatidur, sayabermirnpiberada di dakm surgd.. Tiba-tiba
ada seorang mengambil wudlu di samping seb uah istana. Saya hauhan,
" Siapapemilik istana ini? " M ereha
berkau,'
Ini milik Umat. " Saya ingat rasa cernburumu wabai IJmar,"klu
saya berbalih. Kernudia.n Umar menangis dan berkata, Apahab saya rnerasa cemburu hepadamuanbai
Rasululhh?"Imam
Bukhari
danMuslim
juga meriwayatkan dari Umar bahwa Rasulullah bersabda,qi €q7str J\'*'i ,;, cqt * u.; e.t ci,'5
et j$ i;i')i r-; tsui * *:r, ? qrvLi ,f. ji
'Tathah
saya ti.dur, saya bermimpi rninum susu hingga saya melibat dalam mimpiku air mengalir di buhu-leukuhu, lala sayaminumhan air itu hepada (Jmar." Para sababdt bertanya, "Apa tahwilnyauahai
Rasululkb ? " Rasulullab rnenj autab : " I lmu."
jot J^'
t, |(J\+
,zriImam Bukhari dan Muslim juga meriwayatkandari Said
Al-Khudri,
dia berkata, Saya mendengar Rasulullah bersabda,
,+c'4 Jf Wt *:';i 43r c.i, Cari,'i'
i;:r fi ^r;'r'# :* ;;': iii rr! gcYi,:at
.u\t i6
,nr;;,
Uii'ti ta
tje
" Saat saya tid.ar saya d.itampakhan kepadahu or*rg b*ryoh, dan mereka sarnd-salna memaleai baju.
Di
antara mereha ada yang memakai baju bingga dadanya, ada pula memaleai baiu yangtidah sampai dadanya.l^a.lu ditampakkankepadaleu [Jmar, dia memahai baju yangpaniang dan menyiretnya.o Para sababat bertanya, Apa
takwilnya
wahai Rasulullah ? " Rasulullab rnenj aza ab, o Agama.'Imam Bukhari dan Muslim juga
meriwayatkandari
Sa'ad binAbi
\(aqqash dia berkata, Rasulullah bersabda,
U * to;,iuuarr !?
" :i e oit t itiAt ut
u.'Wahai
lbnu
Kbatbab, demiDzat
Yang jiatahu ada di tangan-Nya, sekali-sehali setan tidak ahan rnehlui suatu jalan yang akan engkaulewati.'
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah
dia berkata, Rasulullah bersabda," Ada orang yang daung sebelum hamu mendapat ilbam (muhadditsun),
jilea orang tersebut ada pada unuthu, pasti dia adalab Urn zr.
Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Abdullah bin umar bahwa Rasul- ullah bersabda,
+, i:o,,* a ;rt;;'ittlY
" Sesunggubnya
Alkb
mmj ad.ikan. kebenaran di lid,ah da.n hati Umar."
Abdullah bin Umar berkata, "Tak ada satu perkara pun yang terj adi kepada manusia, lalu mereka berpendapat seperti ini, sedangkan Umar juga belpendapat lain, kecuali akan rurun wahyu Allah yang membenarkan pendapat fJmar.
"
Imam
Tirmidzi
danAl-Hakim -dia
menyatakan bahwariwayat ini
shahih- meriwayatkan dari 'Uqbah binAmir
dia berkata, Rasulullah bersabda,19.2
TarikhKtrulafa'.A:r**evit
" Andaibata setelah aku ada nabi pastilab dia U mar. "
Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam Thabarani dari Abu Sa'id
Al-Khudri
dan'Ishmah bin Malik. Sedangkan Ibnu Asakir meriwayatkan dariAbdullahbinUmar.
Imam Tirmidzi juga meriwayatkan dari'Aisyah dia berkata,
Rasulullah bersabda,-,) o , ,i o1 c c z ' t"l s
.t b t-t'; u u;ti.r.;)l ,*V Jl ,J-) .tl
"Sesunggubnya sa.yd
tekb
melibat setan-setan rnanusia dan jin padalarid.ariUmar."
Ibnu Majah dan
Al-Hakim
meriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab dia berkata, Rasulullah bersabda,"Orang yangpertarna. hali dijabat tangannya oleh Yang Maba
Haq
adahb [-l mar, dan or an g y an I P e rtarna k ali dib eri s akm adahh U mar,ord.ng yang diambil tangannya ?ertama hali adalah Umar hemudian dirnasuhkan ke dalam surga."
Ibnu Majah juga meriwayatkan dari Abu Dzar diaberkata, saya men- dengar Rasulullah bersabda,
"sesunggubnya Allab rnenernpatkan kebenaran di lidab Urnar, yang kebenaran itu dia ucaphan dengan lisannya."
Imam Ahmad dan Al-Bazzar meriwayatkan dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah bersabda,
c/
^)3i 'ioa,*;-JtFa' dl
"sesunggubnya Allab rnenetnPdthan kebenaran pada lisan dan bati
Umar.'
Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabarani dari Umar bin Khathab, Bilal,
Mu'awiyyah
binAbu
Sufyan dan Aisyah. Sedangkan Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abdullah bin Umar.Ibnu Mani'meriwayatkan
dalam Masnad.nya dariAli
dia berkata,"Kami,
para sahabatMuhammad, tidak pernah
merasa ragu bahwa kedamaian itu terucap dari lisanUmar."
Imam ftl-Bazzarjuga
meriwayatkan dariAbdullah
bin Umar dia berkata, Rasulullah bersabda," [Jmar adalah lentera p enduduh surga.'