BAB II JUAL BELI ONLINE SISTEM CASH ON DELIVERY
B. Jual Beli Online Sistem COD Di Desa Kalijaga Selatan
Di zaman yang semakin berkembangnya teknologi semakin banyak manusia yang berinovasi dalam melakukan jual beli, biasanya orang- oramg melakukan transaksi jual beli dengan saling tatap muka (facetoface) secara langsung.Akan tetapi semakin berkembangnya zaman, banyak orang yang melakukan jual beli dengan menggunakan internet atau dengan sistem online.Dengan begitu, transaksi jual beli tidak mengaharuskan mereka bertatap muka secara langsung. Jual beli online ini menjadi trend yang banyak dilakukan oleh orang-orang disaat ini, karena dengan melakukan jual beli online tidak hanya dapat pembeli dari dalam kota saja tetapi ada juga pembeli dari luar kota.
Banyak penjual mengiklankan produk yang akan diperjual belikan di situs online, mulai dari mendeskripsikan barang yang akan di jual mulai dari warna, bentuk, dan sebagainya. Dan di dalam jual beli itu sendiri ada yang melakukan pembayaran dengan sistem transfer antar bank dan banyak juga yang melakukan dengan sistem COD (cashondelivery ).
Berdasarkan wawancara yang dilakukan penulis di lapangan, penulis menemukan cukup banyak masyarakat yang melakukan jual beli online dengan sistem cashondelivery.Akan tetapi ada juga pembeli yang mengalami kerugian karena pada saat barang yang dipesan sampai dan ternyata barang yang dipesan tidak sesuai dengan dengan barang yang sudah diiklan oleh penjual. Dan ketika pembeli ingin melakukan
38
pengembalian barang yang sudah dipesan tersebut, banyak dari penjual yang menolak atau tidak menerima refund (pengembalian), padahal sebelumnya saat melakukan transaksi penjual menjelaskan bahwa bila barang yang dipesan tidak sesuai dengan pesanan pembeli, maka boleh melakukan pengembalian barang sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan oleh penjual. Akan tetapi penjual malah menolak proses pengembalian barang tersebut.
Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis terhadap masyarakat desa kalijaga selatan yang sering melakukan jual beli dengan sistem cash on delivery, yang mana dalam hasil wawancaranya ada beberapa masyarakat yang memberikan tanggapan positif dan negatif.
Penulis menanyakan ke masyarakat yang sering melakukan jual beli online dengan sistem cash on delivery mengenai apakah mereka pernah kecewa dengan barang pesanan dan mengembalikan pesanan yang tidak sesuai, dan bagaimana reaksi pembeli, dan berikut tanggapan dari masyarakat desa Kalijaga Selatan yang sering membeli barang di situs dengan sistemcashondelivery.
Arap 20 tahun yang menjawab:
―kalau kecewa dengan pesanan itu pernah, terkadang dari warna yang tidak sesuai, lalu terkadang juga ukuran, pernah juga mencoba mela,kukan refund, tapi terkadang tidak terlalu direspon oleh penjualnya, jadi untuk seterusnya kalau sudah seperti itu, saya tidak akan belanja di toko itu lagi‖.62
Dari hasil wawancara yang peneliti lakukakn dengan saudara Arap dapat dilihat bahwa saudara Arap mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap barang yang saat diterimanya tidak sesuai dengan pesanan yang dipesan pada situs belanja online, baik itu dari warna, ukuran dan harga barang. Jika ingin membeli suatu barang melalui situs online hendaklah memperhatikan terlebih dahulu barang, harga, spesifikasi barang dan toko yang menjual agar tidak mengalami kerugian dan kekecewaan pada saat barang sudah diterima.
Dan masalah ini juga dirasakan oleh saudara Zulfa yang dimana hasil wawancaranya dengan saudara zulfa
62Arap, Wawancara, Kalijaga Selatan, 10 Juni 2022
39 Zulfa 21 tahun menjawab:
―Pernah tidak sesuai pesanan, itu waktu saya memesan barang empat, tapi cuma sampai ke saya dua, dan juga sering ada yang cacat barangnya, seperti ada sobek di lengan, kancing tidak pas, jadi saya chat penjualnya kalau barangnya itu kurang dan ada yang cacat juga respon penjualnya cepat sekali, karena waktu kita minta kembalikan barang penjualnya langsung memberitahu cara-cara untuk mengembalikan barangnya lagi.
Dan juga ada pilihannya dengan menukar uang kita, jadi barang yang kurang itu akan diganti dengan uang kita, dan itu prosesnya cepat sekali tidak ribet dan banyak syarat ini dan itu juga saat prosesnya‖.63
Dari hasil wawancara dengan saudara Zulfan dapat dilihat bahwa pada saat membeli barang pada situs belanja online dan jumlah barang yang diterimanya tidak sesuai dengan pesanannya dan juga terdapat kecacatan pada barang yang diterimanya seperti terdapat sobekan pada lengan baju dan kancing baju yang tidak sesuai.
Dan hal tersebut berbanding terbalik dengan yang dirasakan oleh saudara Alfin yang melakukan transaksi jual beli online dengan sistem cashondelivery yang dimana hasil wawancaranya Alfin 20 tahun menjawab:
―Alhamdulillah tidak pernah kecewa sama barang pesasan setiap saya melakukan belanja online, dan juga kalau pun sebelum saya belanja itu saya tanya terlebih dahulu kepada penjualnya, bisa di return atau tidak kalau ada barang yang cacat, dan penjual ngerespon dengan baik, kalau boleh untuk return kalau memang ada pesanan yang tidak sesuai atau cacat, hal seperti itu kan sama saja dengan merugikan pembeli kalau tidak ada kebijakan return”.64
Dari hasil wawancara dengan saudara Alfin, dapat dilihat bahwa sebelum memesan barang hendaklah memperhatikan deskrifsi barang dan bertanya pada penjualnya tentang barang yang bisa di return agar ketika menemukan barang yang cacat atau tidak sesuai pesanan agar bisa dikembalikan (return).
63Zulfa, Wawancara, Kalijaga Selatan,12 Juni 2022
64 Alfin, Wawancara, Kalijaga Selatan, 13 Juni 2022
40 Udin 22 tahun yang menjawab:
―Kalau saya sih pernah, waktu saya memesan baju warna coklat tapi yang dikirim warna merah, jadi saya mau mengembalikan sama JNT nya karna masih di tempat tidak bisa kan, jadi saya chat penjualnya untuk dikembalikan, tapi alhamdulillah ada respon dari penjual boleh di lakukan return. Dan alhamdulillah barangnya di ganti dengan barang yang sesuai dengan pesanan saya‖.65
Dari hasil wawancara dengan saudara Udin, dapat dilihat bahwa ketika melakukan pemesanan barang dan barang yang diterima tidak sesuai atau sebagainya, barang tersebut dapat dikembalikan kepada penjualnya dengan catatan pengembalian barang dapat dilakukan dengan komunikasi langsung dengan penjualnya lewat pribadi dan bukan kepada kurir yang menghantar barang tersebut.
Berdasarkan hasil wawancara diatas bahwa masyarakat di desa Kalijaga Selatan yang sering melakukan belanja online hampir sebagian besar masyarakatnya menggunakan sistem cashondelivery dalam transaksi jual belinya. Dan sebelum mulai memesan barang hendaklah melihat deskripsi dari barang yang akan dibeli supaya tidak merasa dirugikan pada saat sudah datang dilikasi yang ditentukan. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat desa Kalijaga Selatan lebih cendrung melakukan pembayaran setelah barang pesanan sampai tujuan.
65Udin, Wawancara, Kalijaga Selatan, 15 Juni 2022
41