Kandungan Fitokimia
Beberapa antinutrien yang terkandung dalam Ipomoea obscura antara lain alkaloid, tanin, flavonoid, terpenoid, dan fenol. Antinutrien yang paling dominan adalah flavonoid dan terpenoid (Hussain dan Kumaresan, 2014 dan Siems et al., 2003). Sama halnya dengan yang disampaikan oleh Mungole et al. (2010) bahwa Ipomoea obscura mengandung flavonoid, fenol, saponin, dan alkaloid di bagian daun, batang, dan biji secara merata. Saponin menjadi anti nutrien dengan konsentrasi yang paling tinggi sekitar 120 hingga 149 mg/g sampel. Ipomoea obscura juga mengandung beberapa mineral seperti kalium (K) 251 ppm, besi (Fe) 59,2 ppm, kalsium (Ca) 28 ppm, dan fosfor (P) 5 ppm (Hussain dan Kumaresan, 2014).
Manfaat
Di beberapa tempat penduduk lokal memanfaatkan daunnya untuk disayur dan medikal, seperti obat seriawan dengan menumbuk daun keringnya sampai lembut (bubuk) atau melumatkan daun segarnya dengan/dicampur air liur kemudian ditempelkan ke bagian yang keseleo atau juga menggunakan getah daunnya untuk perawatan serangan ayan. Sedangkan akarnya dimanfaatkan sebagai anti disentri. Ipomoea obscura merupakan tanaman yang memiliki manfaat antimikrobia. Anti nutrien yang dimiliki kangkung putih bintang ini berguna sebagai anti bakteri seperti Salmonella sp., Staphylococcus aureus, Bacillus subtillis, Escherichia coli, dan Pseudomonas sp. (Mungole et al., 2010).
Sebaran
Kangkung putih (Ipomoea obscura) tersebar luas di Afrika tropis, termasuk Madagaskar, Kepulauan Mascarene dan Seychelles, di Afrika Selatan, Asia tropis, Australia utara, dan Fiji. Di Indonesia Kangkung Putih Bintang tersebar merata hampir diseluruh kepualauan di Indonesia. Di Kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konserasi (KPHK) Pati Barat dapat ditemukan di Cagar Alam Gunung Celering yang terletak d Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.
Tapak Dara, Untuk Diabetes sampai Alzheimer Oleh : Budi Santoso
Bunga Tapak dara (Catharanthus roseus) memang berwarnawarni nan cantik. Makanya ia lebih sering dikenal masyarakat sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Tapi siapa sangka, bunga dengan nama latin Catharanthus roseus ini, yang masuk dalam keluarga Apocynaceae, sudah lama menjadi obyek penelitian fitofarmaka di dunia. Bunga dengan nama internasional Madagascar periwinkle, Cape periwinkle, rose periwinkle, rosy periwinkle, dan "old-maid"
itu memang kaya manfaat.
Deskripsi
Tapak dara merupakan semak tahunan, tingginya sekitar dapat mencapai 1 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, beruas-ruas dengan warna hijau.
Berdaun tunggal dengan duduk daun bersilang berhadapan,. Bentuk daunnya bulat telur dengan ujungnya terdapat getah dan pangkal tumpul, tepi rata, mengkilat, dengan tangkai 2-6 cm. Lebar daun 1-3 cm, pertulangan menyirip dan berwarna hijau. Bunganya tunggal, terletak di ketiak daun, dengan mahkota berbentuk terompet, panjang tangkai 2,5-3 cm, memiliki kelopak bertajuk lima, berbentuk runcing, benang sari berjumlah lima, kepala sari berwarna kuning,dan tangkai putik putih. Buahnya kotak dengan bentuk pipih, ketika masih muda berwarna hijau setelah tua maka akan berwarna coklat. Biji kecil, keras dan berwarna coklat. Akar berupa akar tunggang dan berwarna putih
Ekologi
Tanaman ini tumbuh optimal dalam kondisi panas dan mendapat sinar matahari penuh, serta kelembaban tinggi. Tanah yang memiliki drainase baik.
Tapak dara dapat tumbuh di tempat terbuka dengan berbagai macam iklim, serta ditemukan mulai dataran rendah hingga ketinggian 800 m dpl.
Kandungan penting
Almagro dkk (2015) menyebutkan bahwa ekstraksi atas tanaman tapak dara menghasilkan lebih dari 130 TIA (Terpenoid Indole Alkaloid). Beberapa di antaranya menunjukkan aktivitas farmakologis yang kuat. Aktivitas biologis yang paling mencolok yang diselidiki adalah efek antitumor dari alkaloid dimer seperti anhydrovinblastine, vinblastine dan vincristine.
Manfaat
1. Mengobati Diabetes dan Hipertensi
Zat reserpin, yang ada di tumbuhan ini memberikan khasiat sebagai antihipertensi. Di Asia, masyarakat secara tradisional digunakan untuk mengobati diabetes. Secara tradisional, masyarakat di Filipina dan Tiongkok, merebusnya beberapa menit dan mengkonsumsinya untuk membantu mengatur kadar insulin dalam tubuh dan meminimalkan tekanan darah tinggi.
2. Membantu Menghentikan Pendarahan
Tapak dara dikenal juga sebagai obat herbal untuk mengehntikan pendarahan.
Masyarakat memanfaatkan minyak yang diekstrak dari daunnya untuk menyembuhkan pendarahan dari hidung dan gusi serta meringankan wasir berdarah. Beberapa masyarakat juga memanfaatkan tumbuhan ini untuk membantu mengatur perdarahan yang berlebihan selama menstruasi dan menopause.
3. Mencegah dan Mengobati Kanker
Beberapa jurnal menyebutkan tanaman ini dapat digunakan dalam pengobatan herbal yang populer untuk kanker termasuk leukemia, penyakit Hodgkin, limfoma ganas, neuroblastoma, tumor Wilms, dan sarkoma Kaposi. Saat diminum sebagai teh, tapak dara membantu mencegah penyebaran sel kanker ke seluruh tubuh. Tanaman ini juga mengandung leurosi-dine dan leurosine yang membantu mengobati penyakit Hodgkin.
Penggunaan beberapa bahan kimia yang dimurnikan dari tumbuhan ini telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) untuk diberikan dalam pengobatan kanker. Vinblastine dan vincristine adalah contoh bahan kimia yang dapat diambil dari tanaman ini untuk kemoterapi. Namun, harus hati- hati dalam penggunaan tumbuhan ini untuk terapi. Penggunaan secara berlebihan memiliki efek samping yang serius
4. Membantu Penyembuhan Luka
Beberapa sumber menyebutkan tumbuhan ini cukup efisien untuk mengobati luka. Aplikasi eksternal pada luka ini disebutkan efektif dan tanpa efek samping. Menyimpan daun tapak dara kering dapat menjadi alternatif, ia dapat digunakan untuk mengobati luka hanya dengan merebus daun kering tersebut. Daun segar juga bisa ditumbuk lalu direbus dengan minyak mentah apa saja. hasilnya menjadi salep yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati luka dan goresan.
5. Pengobatan Penyakit Alzheimer
Vinpocetine adalah bahan kimia yang berasal dari vincamine, yang ditemukan di daun tanaman tapak dara, menjadikan manfaat bunga tapak dara digunakan sebagai pengobatan untuk hilangan ingatan dan gangguan mental. Dikutip dari The Scientific World Journal tanaman ini menunjukkan beberapa manfaat bagi orang-orang yang terkait dengan gejala penyakit Alzheimer. Vincamine sendiri terbukti bermanfaat dalam uji coba double- blind. Di Eropa obat Vinpocetine dijual atas nama Cavinton dan di AS juga dijual sebagai suplemen makanan.
Sebaran
Menurut Dalimartha (2008) tapak dara berasal dari Amerika tengah.
Tanaman ini kemudian dibudidayakan pada abad ke-18 di Paris dan menyebar sampai daerah tropis sebagai tanaman hias. Di Hindia Barat, bunga tapak dara muncul dalam koleksi herbarium yang dibuat pada tahun 1882 di Kepulauan Virgin, pada tahun 1885 di Puerto Rico, dan pada tahun 1910 di Republik Dominika (Herbarium Nasional AS). Sekarang tumbuh di seluruh dunia karena khasiatnya untuk berbagai kondisi kesehatan. Di Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi Pati Barat Tapak Dara dapat ditemui di CA Gunung Celering yang terletak di Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara