32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factor (continued) b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Grup menerapkan cadangan kerugian ekspektasian seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa.
The Group applies the lifetime expected loss provision for all trade receivables. To measure the expected credit losses, trade receivables have been grouped based on similar credit risk characteristics and the days past due.
Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit bersama dan hari lewat jatuh tempo. Tingkat kerugian ekspektasian didasarkan pada profil pembayaran pelanggan selama 36 bulan sebelum 1 Januari 2023 atau 31 Desember 2023 serta kerugian kredit historis yang dialami, bila ada. Tingkat kerugian historis kemudian disesuaikan untuk mencerminkan informasi terkini dan informasi forward-looking mengenai faktor-faktor makroekonomi yang mempengaruhi kemampuan pelanggan untuk melunasi piutang.
To measure the expected credit losses, trade receivables have been grouped based on shared credit risk characteristics and the days past due. The expected loss rates are based on the profile of payments from customers over a period of 36 months before 1 January 2023 or 31 December 2023 and historic credit losses, if any. The historical loss rates are then adjusted to reflect current and forward-looking information on macroeconomic factors affecting the ability of the customers to settle the receivables.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 Grup telah mencadangkan nilai piutang usaha dan piutang lainnya yang telah jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai.
As at 31 December 2023 and 2022, the Group had provided the provision for the balance of trade receivables and other receivables which were past due and impaired.
Seluruh saldo piutang usaha dan piutang lainnya di atas yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai sebagian besar berasal dari pelanggan pihak ketiga dan pihak berelasi yang sudah ada lebih dari 12 bulan yang tersebar merata atas jumlah pelanggan yang besar. Grup juga melakukan evaluasi kredit berkelanjutan atas kondisi keuangan piutang secara berkala.
The entire balance from trade receivables and other receivables is mostly derived from third party and related party customers which have existed for more than 12 months and are spread over a large number of customers. The Group also performs ongoing credit evaluation on the financial condition of its receivables.
Manajemen yakin akan kemampuannya untuk terus mengendalikan dan mempertahankan eksposur yang minimal terhadap risiko kredit mengingat Grup memiliki kebijakan yang jelas dalam pemilihan pelanggan, perjanjian yang mengikat secara hukum untuk penjualan pupuk, non-pupuk, dan jasa lainnya yang telah dilakukan.
Management is confident in its ability to continue to control and maintain minimal exposure to credit risk, since the Group has clear policies on the selection of customers, legally binding agreements in place for sale of fertiliser and non-fertiliser and other services rendered.
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued) Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factor (continued) b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Kebijakan umum Grup untuk penjualan pupuk, non-pupuk, dan jasa lainnya untuk pelanggan yang sudah ada dan pelanggan baru adalah sebagai berikut:
The Group’s general policies for sale of fertiliser and non-fertiliser and other services rendered to new and existing customers are as follows:
(i) memilih pelanggan dengan kondisi keuangan yang kuat dan reputasi yang baik;
(i) selecting customers with strong financial conditions and good reputations;
(ii) menerima pelanggan baru dan penjualan pupuk, non-pupuk, dan jasa lainnya yang disetujui oleh pihak yang berwenang sesuai dengan kebijakan delegasi kewenangan Grup; dan
(ii) acceptance of new customers and sale of fertiliser and non-fertiliser and other services rendered being approved by the authorised personnel according to the Group’s delegation of authority policy;
and (iii) meminta pembayaran di muka untuk
penjualan pupuk dan non-pupuk untuk pelanggan lama dan baru.
(iii) requesting advance payments for sales of fertiliser and non-fertiliser for recurring and new customers.
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko yang muncul dalam situasi dimana posisi arus kas Grup mengindikasikan bahwa arus kas masuk dari pendapatan jangka pendek tidak cukup untuk memenuhi arus kas keluar untuk pengeluaran jangka pendek. Untuk mengelola risiko likuiditas dan memastikan ketersediaan kas, Grup memonitor dan menjaga tingkat kas dan setara kas yang diperkirakan cukup untuk mendanai kegiatan operasional Grup dan mengurangi pengaruh fluktuasi arus kas.
Manajemen Grup juga secara rutin memonitor perkiraan arus kas dan arus kas aktual, termasuk profil jatuh tempo pinjaman, dan secara terus-menerus menilai kondisi pasar keuangan untuk kesempatan memperoleh dana. Selain itu, Grup juga memiliki fasilitas stand-by loan yang dapat ditarik sesuai dengan permintaan untuk mendanai kegiatan operasi pada saat diperlukan.
Liquidity risk is defined as a risk that arises in situations where the Group’s cash inflow from short-term revenue is not enough to cover the cash outflow of short-term expenditure. To manage its liquidity risk and ensuring cash availability, the Group monitors its level of cash and cash equivalents, and maintains these at a level deemed adequate to finance the Group's operational activities and to mitigate the effect of fluctuations in cash flow. The Group's management also regularly monitors projected and actual cash flow, including loan maturity profiles and continuously assesses the financial markets for opportunities to raise funds. In addition, the Group has a stand-by loan facility which can be withdrawn upon request to fund its operations when needed.
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factor (continued) c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menganalisis liabilitas keuangan Grup pada tanggal pelaporan berdasarkan kelompok jatuh temponya dari sisa periode hingga tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel ini adalah nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto termasuk estimasi pembayaran bunga:
The table below analyses the Group’s financial liabilities at the reporting date into relevant maturity grouping based on the remaining period to the contractual maturity date. The amounts disclosed in the table are the contractual undiscounted cash flows including estimated interest payments:
2023
Kurang dari
satu tahun/
Less than 1-5 tahun/ Di atas 5 tahun/ Jumlah/
one year years Over 5 years Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha 3,569,089 - - 3,569,089 Trade payables
Utang lainnya 1,204,700 - - 1,204,700 Other payables
Liabilitas yang masih
harus dibayar 6,842,022 - - 6,842,022 Accrued liabilities
Pinjaman bank
jangka pendek 7,440,087 - - 7,440,087 Short-term bank loans
Pinjaman bank dan
pinjaman lainnya Long-term bank loans
jangka panjang 5,204,396 9,104,171 726,973 15,035,540 and other loans
Utang obligasi 2,793,360 4,117,523 - 6,910,883 Bonds payable
Liabilitas sewa 148,581 162,742 - 311,323 Lease liabilities
Jumlah 27,202,235 13,384,436 726,973 41,313,644 Total
2022
Kurang dari
satu tahun/
Less than 1-5 tahun/ Di atas 5 tahun/ Jumlah/
one year years Over 5 years Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha 9,148,195 - - 9,148,195 Trade payables
Utang lainnya 1,600,290 - - 1,600,290 Other payables
Utang salam 1,186,705 - - 1,186,705 Salam payables
Liabilitas yang masih
harus dibayar 8,466,812 - - 8,466,812 Accrued liabilities
Pinjaman bank
jangka pendek 6,020,322 - - 6,020,322 Short-term bank loans
Pinjaman bank dan
pinjaman lainnya Long-term bank loans
jangka panjang 2,668,514 16,830,621 960,256 20,459,391 and other loans Utang obligasi 1,677,718 6,156,748 814,400 8,648,866 Bonds payable
Liabilitas sewa 164,608 105,575 - 270,183 Lease liabilities
Jumlah 30,933,164 23,092,944 1,774,656 55,800,764 Total
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued) Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factor (continued) d. Estimasi nilai wajar d. Fair value estimation
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari liabilitas keuangan yang tidak disajikan Grup pada nilai wajarnya:
The table below describes the carrying amounts and fair value of financial liabilities that are not presented by the Group at fair value:
2023 Nilai
tercatat/
Carrying Nilai wajar/
amount Fair value
Utang obligasi 6,122,771 6,137,671 Bonds payable
Pinjaman bank jangka panjang
dengan tingkat Long-term bank loans
suku bunga tetap 3,500,000 4,311,292 with fixed interest rate
2022 Nilai
tercatat/
Carrying Nilai wajar/
amount Fair value
Utang obligasi 7,266,534 7,376,369 Bonds payable
Pinjaman bank jangka panjang
dengan tingkat Long-term bank loans
suku bunga tetap 3,600,000 4,412,204 with fixed interest rate
Nilai wajar dari utang obligasi diestimasi menggunakan harga pasar yang dikutip pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dan diklasifikasikan sebagai tingkat 1 dalam hierarki nilai wajar.
The fair value of bonds payable are estimated using the quoted market price as at 31 December 2023 and 2022 and is within level 1 of the fair value hierarchy.
Nilai wajar dari pinjaman bank jangka panjang
dengan tingkat suku bunga tetap diestimasi menggunakan input tingkat 2 dalam hierarki nilai wajar pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
The fair value of long-term bank loan with fixed interest rate is estimated using the inputs within level 2 of the fair value hierarchy as at 31 December 2023 and 2022.
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
Faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factor (continued) e. Manajemen risiko permodalan e. Capital risk management
Dalam mengelola permodalannya, Grup senantiasa mempertahankan kelangsungan usaha serta memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
In managing the capital, the Group safeguards its ability to continue as a going concern and to maximise benefits to the shareholders and other stakeholders.
Grup secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.
The Group actively and regularly reviews and manages its capital to ensure the optimal capital structure and return to the shareholders, taking into consideration the efficiency of capital use based on operating cash flows and capital expenditure and also consideration of future capital needs.
Grup juga berusaha mempertahankan keseimbangan antara tingkat pinjaman dan posisi ekuitas untuk memastikan struktur modal dan pengembalian yang optimal. Tidak ada perubahan pada pendekatan Grup dalam mengelola permodalannya selama tahun berjalan.
The Group also seeks to maintain a balance between its level of borrowings and equity position in order to ensure the optimal capital structure and return. There were no changes in the Group’s approach regarding capital management during the year.
33. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN