• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

IV.2 Pembahasan

IV.2.1. Kebisingan

Pengukuran kebisingan dilakukan pada 3 titik setiap ruang dengan 1 titik di dalam ruangan dan 2 titik di luar ruangan dengan waktu 10 menit.

Rata-rata keseluruhan nilai Leq yaitu 65,8 dBA.Menurut Kepmenkes RI No1429 Tahun 2006, kebisingan di dalam ruang kelas maksimal 45 dBA dan Kepmenkes RI No.1405 Tahun 2002, kebisingan di dalam ruang kelas maksimal 85 dBA. Dari kedua Kepmenkes tersebut, kebisingan pada ruang guru melebihi baku mutu berdasarkan Kepmenkes RI No1429 Tahun 2006 yaitu tidak boleh lebih dari 45 dB(A).

IV.2. Pembahasan

Tabel IV.37 Keseluruhan Hasil Pengukuran Kebisingan

No Lokasi Rata – rata

Kebisingan (dBA) Baku Mutu 1 Ruang Kelas VII 2 70,2

Kepmenkes RI No.1429 Tahun 2006

yaitu 45 dBA Kepmenkes RI No.

1405 Tahun 2002 yaitu 85 dBA 2 Ruang Kelas VII 4 77

3 Ruang Kelas VIII 7 66,7 4 Ruang Kelas IX 5 65,5 5 Ruang Kelas IX 9 68,2 6 Ruang Kelas VIII 1 68 7 Ruang Kelas IX 2 80,4 8 Ruang Kelas IX 7 79,2

9 Ruang Guru 65,8

Sumber : Data primer, 2023

Gambar IV. 1 Grafik Keseluruhan Hasil Pengukuran Kebisingan (Sumber : Data Primer, 2023 )

Berdasarkan hasil pengukuran yang sudah dilakukan pada ruang kerja guru dan ruang kelas siswa, tingkat kebisingan di masing-masing ruangan tidak sesuai standar baku mutu yang telah ditentukan, yang dimana melebihi angka 45 dBA dan 85 dBA .Pengukuran tingkat kebisingan menggunakan alat Sound Level Meter DB 200 yang diamana alat tersebut dapat digunakan untuk mengukur 1 parameter yaitu

70,2 77

66,7 65,5 68,2 68

80,4 79,2 65,8

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90

TINGKAT KEBISINGAN (DBA)

Grafik Keseluruhan Hasil Pengukura Kebisingan

Hasil Pengukuran Rata- rata (dBA)

Baku Mutu Permenkes 1405/2002

Baku Mutu Permenkes 1429/2006

kebisingan. Pada alat Sound Level Meter DB 200 terdapat fasilitas Leq, maka nilai Leq akan secara otomatis didapatkan .Dalam pengukuran kebisingan pada masing-masing ruangan membutuhkan waktu 10 menit.

Terdapat 3 titik di setiap ruangan yang diukur tingkat kebisingannya.Dengan kondisi setiap ruangan sebagai berikut :

1. Ruang Kelas VII 2

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas VII 2 yaitu 70,2 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah utara dimana dekat ruangan tersebut terdapat pemukiman yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan. Di ruang kelas VII 2 belum ada alat peredam suara pada ruangan.

2. Ruang Kelas VII 4

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas VII 4 yaitu 77 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah utara dimana dekat ruangan tersebut terdapat pemukiman yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan. Di ruang kelas VII 4 belum ada alat peredam suara pada ruangan.

3. Ruang Kelas VIII 7

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas VIII 7 yaitu 66,7 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah barat dimana dekat ruangan tersebut terdapat lapangan dan berdekatan dengan ruang kelas lainnya yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan dan di depan ruangan

tersebut terdapat lapangan sekolah. Di ruang kelas VIII 7 belum ada alat peredam suara pada ruangan.

4. Ruang Kelas IX 5

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas IX 5 yaitu 65,5 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah timur berada di lantai dua dimana dekat ruangan tersebut terdapat pemukiman yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan. Di ruang kelas IX 5 belum ada alat peredam suara pada ruangan.

5. Ruang Kelas IX 9

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas IX 9 yaitu 68,2 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah selatan berada di lantai dua dimana dekat ruangan tersebut terdapat pemukiman yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan. Di ruang kelas IX 9 belum ada alat peredam suara pada ruangan.

6. Ruang Kelas VIII 1

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas VIII 1 yaitu 68,0 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah barat dimana dekat ruangan tersebut terdapat lapangan dan tempat parkir yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan. Di ruang kelas VIII 1 belum ada alat peredam suara pada ruangan.

7. Ruang Kelas IX 2

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas IX 2 yaitu 80,4 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah timur dimana dekat ruangan tersebut terdapat ruangan TU dan lapangan yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan, ruangan terdapat pada lantai dua Di ruang kelas IX 2 belum ada alat peredam suara pada ruangan.

8. Ruang Kelas IX 7

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang kelas IX 7 yaitu 79,2 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah selatan dimana dekat ruangan tersebut terdapat di pintu utama masuk sekolah dan tempat parkir yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan, ruangan terdapat di lantau dua. Di ruang kelas IX 7 belum ada alat peredam suara pada ruangan

9. Ruang Guru

Berdasarkan hasil penelitian tingkat kebisingan di ruang guru yaitu 65,8 dB(A) dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar, ruangan berada di arah selatan dimana dekat ruangan tersebut terdapat tempat parkir dan dekat dengan lapangan sekolah yang mempengaruhi tingkat kebisingan di ruangan. Di ruang guru belum ada alat peredam suara pada ruangan.

Berdasarkan telaah lapangan, besarnya tingkat kebisingan tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal diatas baku mutu yang tidak memenuhi syarat 45 dBA yaitu :

1. Lalu lintas penerbangan

Lokasi SMP Negeri 5 Balikpapan berada sangat dekat dengan Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dimana posisi SMP Negeri 5 Balikpapan berada di sisi utara runway bagian utara yang berjarak ± 1,3 KM dengan frekuensi ± 10 − 15 menit sekali penerbangan yang cukup tinggi sehingga turut mempengaruhi tingkat kebisingan di SMP Negeri 5 Balikpapan dan sekitarnya.

2. Berada di kawasan pemukiman padat penduduk

Lokasi SMP Negeri 5 Balikpapan berada di Jl. Marsma R.

Iswahyudi No.7, RT.13/RW.05, Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang merupakan kawasan pemukiman padat penduduk sehingga turut berkontribusi terhadap peningkatan kebisingan yang dapat menggangu konsentrasi siswa saat proses belajar mengajar berlangsung . Kegiatan di masyarakat tersebut berupa lalu lintas masyarakat, pengeras suara di pemukiman, serta aktivitas masyarakat lainnya.

3. Aktivitas siswa di halaman sekolah

Beberapa siswa yang melakukan aktivitas di halaman sekolah seperti olahraga,bernain,dan lain-lain yang berkontribusi pada peningkatan kebisingan di lokasi tersebut .

Dokumen terkait