• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kegiatan 1

Dalam dokumen HALAMAN PERSETUJUAN (Halaman 56-103)

BAB III PELAKSANAAN AKTUALISASI

A. Kegiatan 1

jawab berdasarkan masukan yang saya dapat ketika melakukan konsultasi, diskusi dan koordinasi.. (Kode Etik ASN No. 1 dan No.2). Dalam membuat media pembelajaran saya memanfaatkan mesin pencari “Google” sebagai wujud penerapan kerangka kurikulum literasi digital Smart ASN yaitu Kecakapan Digital.

Adapun tahapan kegiatan yang saya lakukan pada kegiatan 1 ini adalah sebagai berikut:

1) Mencari referensi untuk membuat media pembelajaran Dakota.

Saya mencari sumber bahan referensi dengan kalitas terbaik (kompeten) mencari sumber referensi dari berbagai sumber yang ada sebagai upaya untuk mengembangkan kreatifitas (adaptif) sehingga bahan yang terkumpul sesuai dengan pembelajaran yang akan dilakukan. Dari tahapan kegiatan ini saya memperoleh gambaran pembuatan media pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran yang akan saya lakukan.

Gambar III.1

Sumber referensi dalam membuat media pembelajaran

47

2) Bekerjasama dengan rekan guru dalam membuat media pembelajaran.

Saya bekerjasama dengan rekan guru dalam membuat media pembelajaran (kolaboratif) serta menghargai setiap orang yang memberikan masukan saat membuat media pembelajaran (harmonis) agar pembuatan media pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Gambar III.2

Pembuatan media pembelajaran DAKOTA bersama teman sejawat

3) Berdiskusi dengan mentor tentang media pembelajaran yang telah dibuat.

Ketika melakukan konsultasi saya patuh dan menaati saran dari montor (loyal) bersikap ramah dan cekatan (berorientasi Pelayanan) kemudian mencatat setiap masukan atau saran yang disampaiakan oleh mentor dengan cermat (akuntabel) agar media pembelajaran yang telah dibuat menjadi sempurna.

48

Gambar III.3

Konsultasi dengan mentor mengenai media pembelajaran DAKOTA

g. Dampak bila Nilai-nilai Dasar PNS BerAKHLAK tidak diaplikasikan dalam kegiatan.

1) Apabila saya tidak menerapkan nilai Berorientasi Pelayanan dalam kegiatan 1 maka saya tidak akan melakukan perbaikan sehingga menyebabkan bahan ajar yang dihasilkan memiliki kualitas yang kurang baik.

2) Apabila saya tidak menerapkan nilai Akuntabel dalam kegiatan 1 maka akan ada ketidakkonsistenan pada media pembelajaran.

3) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kompeten dalam kegiatan 1 maka tidak bisa tersusun bahan ajar dengan kualitas terbaik sehingga pada proses pembelajaran kurang menarik minat siswa untuk belajar.

4) Apabila saya tidak menerapkan nilai Harmonis dalam kegiatan 1 maka dalam pembuatan media pembelajaran akan membutuhkan waktu yang sangat lama.

5) Apabila saya tidak menerapkan nilai Loyal dalam kegiatan 1 maka saya tidak akan bersungguh-sungguh, tidak mengeluarkan tenaga dan pikiran sepenuhnya untuk menyelesaikan bahan ajar dengan baik.

6) Apabila saya tidak menerapkan nilai Adaptif dalam kegiatan 1 maka bahan ajar yang dibuat kurang kreatif.

49

7) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kolaboratif dalam kegiatan 1 maka saya tidak melakukan diskusi dan koordinasi dengan rekan guru dan tidak akan didapatkan media pembelajaran yang lebih baik.

h. Kontribusi/manfaat kegiatan

1) Manfaat bagi sekolah dengan adanya kegiatan penyusunan bahan ajar matematika dengan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu tersusunnya media pembelajaran yang jelas dapat mempermudah dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa meningkat.

2) Manfaat terhadap pencapaian visi, misi Kepala Daerah

Manfaat dari kegiatan 1 adalah dapat memberikan kontribusi terhadap visi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo yaitu

“Purworejo Berdaya Saing 2025” dan berkontribusi terhadap Misi nomor 4 yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good govenance) karena kegiatan 1 menghasilkan bahan ajar yang disusun sebaik mungkin agar dapat digunakan pada saat proses pembelajaran di kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.

3) Manfaat terhadap penguatan nilai-nilai organisasi

Manfaat dari kegiatan 1 ini adalah dapat memperkuat nilai-nilai organisasi SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu professional dan akuntabel karena dalam proses pembuatan media pembelajaran peserta berusaha untuk mengembangkan profesionalitas dan akuntabilitas dalam membuat media pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada.

50 2. Kegiatan 2

a. Nama Kegiatan : Menyusun Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP) matemetika dengan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV di SDN

Guyangan Kabupaten Purworejo.

b. Sumber Kegiatan : SKP

c. Tanggal Pelaksanaan : 21-28 April 2022

d. Lokasi/Tempat : SDN Guyangan Kecamatan Loano e. Hasil/Output : Tersedianya RPP yang relevan

pada mata pelajaran matemetika.

f. Aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar, Kedudukan dan Peran PNS untuk mendukung Smart Govenmance.

Pada kegiatan 2 ini saya menyusun RPP matemetika dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis ASN sesuai dengan masukan dan Perintah atasan yang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan dan etika pemerintah (Kode Etik dan Perilaku ASN No.2 dan No.5). Selain itu dalam membuat RPP dengan memanfaatkan teknologi computer MS word dan memanfaatkan mesin pencari “Google” agar RPP yang saya buat sesuai dengan perkembangan jaman sebagai wujud penerapan kerangka kurikulum literasi digital. (Kecakapan Digital)

Adapun tahapan kegiatan yang saya lakukan pada kegiatan 2 ini adalah sebagai berikut:

1) Menyusun draf RPP yang sesuai dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Saya Menyusun draf RPP dalam upaya meningkatkan kompetensi dan mengembangkan diri dalam kegiatan pembelajaran (kompeten) serta terus berinovasi terhadap perkembangan jaman (adaptif). Dari tahapan kegiatan ini saya memperoleh gambaran penyusunan RPP yang sesuai dengan pembelajaran yang akan dilakukan.

51

Gambar III.4

Pembuatan draf RPP yang akan dikonsultasikan kepada mentor dan digunakan untuk pembelajaran

2) Konsultasi dengan mentor terkait dengan draf RPP yang telah disusun.

Saya berdiskusi dengan mentor dalam upaya memegang teguh peraturan, menghormati Kepala Sekolah sebagai atasan langsung (loyal) serta dalam konsultasi dengan penuh hormat, sopan santun dan saling menghargai perbedaan (harmonis) sehingga mendapatkan saran dan masukan dari mentor mengenai RPP yang relevan dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Gambar III.5

Konsultasi dengan mentor tentang draf RPP

52

3) Menyusun RPP setelah memdapatkan persetujuan dari mentor.

Saya menyusun RPP yang sudah mendapatkan persetujuan dari mentor dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari tugas mengajar (akuntabel)

Gambar III.6

Dokumen RPP pembelajaran Matematika 4) Menyusun instrument penilaian pada pembelajaran

matematika.

Saya menyusun instrument penilaian dengan cekatan dan solutif (berorientasi pelayanan) serta menggerakkan pemanfaatan berbagai sumberdaya untuk tujuan bersama yaitu terciptanya tujuan pembelajaran (kolaboratif).

Gambar III.7 Instrumen Penilaian

53

g. Dampak bila Nilai-nilai Dasar PNS BerAKHLAK tidak diaplikasikan dalam kegiatan.

1) Apabila saya tidak menerapkan nilai Berorientasi Pelayanan dalam kegiatan 2 maka instrument penilaian yang dihasilkan memiliki kualitas yang kurang baik.

2) Apabila saya tidak menerapkan nilai Akuntabel dalam kegiatan 2 maka RPP yang dihasilkan tidakdapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kompeten dalam kegiatan 2 maka tidak bisa tersusun RPP dengan kualitas terbaik sehingga pada proses pembelajaran kurang menarik minat siswa untuk belajar.

4) Apabila saya tidak menerapkan nilai Harmonis dalam kegiatan 2 maka proses konsultasi dengan mentor tidak akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

5) Apabila saya tidak menerapkan nilai Loyal dalam kegiatan 2 maka tanggapan mentor dalam proses konsultasi tidak akan sesuai dengan RPP yang relevan.

6) Apabila saya tidak menerapkan nilai Adaptif dalam kegiatan 2 maka RPP yang dibuat tidak relevan dengan perkembangan jaman.

7) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kolaboratif dalam kegiatan 2 maka saya tidak melakukan diskusi dan koordinasi dengan mentor dan tidak akan didapatkan RPP yang relevan dengan perkembangan jaman.

h. Kontribusi/manfaat kegiatan

1) Manfaat bagi sekolah dengan adanya kegiatan penyusunan RPP matematika dengan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu tersusunnya RPP yang jelas dapat mempermudah dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa meningkat.

54

2) Manfaat terhadap pencapaian visi, misi Kepala Daerah

Manfaat dari kegiatan 2 adalah dapat memberikan kontribusi terhadap visi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo yaitu

“Purworejo Berdaya Saing 2025” dan berkontribusi terhadap Misi nomor 4 yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good govenance)karena kegiatan 2 menghasilkan RPP yang disusun sebaik mungkin agar dapat digunakan pada saat proses pembelajaran di kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.

3) Manfaat terhadap penguatan nilai-nilai organisasi

Manfaat dari kegiatan 2 ini adalah dapat memperkuat nilai-nilai organisasi SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu profesional dan akuntabel karena dalam tahap ini peserta berusaha untuk mengembangkan profesionalitas dan akuntabilitas dalam menyusun RPP dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada.

3. Kegiatan 3

a. Nama Kegiatan : Membuat power point pada pembelajaran matemetika “DAKOTA KPK dan FPB”

pada siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.

b. Sumber Kegiatan : Inovasi

c. Tanggal Pelaksanaan : 9-12 Mei 2022

d. Lokasi/Tempat : SDN Guyangan Kecamatan Loano e. Hasil/Output : Tersedianya power point pada

Mata pelajaran matemetika.

f. Aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar, Kedudukan dan Peran PNS untuk mendukung Smart Govenmance.

55

Pada kegiatan 3 ini Saya membuat power point dalam pembelajaran matematika dengan cermat dan disiplin sebagai perwujudan peran ASN yang memberikan pelayanan publik profesional.(Kode Etik dan Perilaku ASN No 2). Selain itu dalam membuat power point dalam inovasi pembelajaran menggunakan MS power point sebagai wujud penerapan kerangka kurikulum literasi digital Smart ASN yaitu. (Kecakapan Digital)

Adapun tahapan kegiatan yang saya lakukan pada kegiatan 3 ini adalah sebagai berikut:

1) Membuat power point secara mandiri dan bertanggung jawab.

Saya menyiapkan dan mempelajari materi dengan sungguh-sungguh (loyal) selain itu dalam menyiapkan dan mempelajari materi dilakukan dengan cermat, teliti dan bertanggungjawab (akuntabel), untuk menghasilkan power point dengan kualitas terbaik (kompeten) sehingga ketika proses pembelajaran siswa akan antusias mengikutinya.

Gambar III.8

Membuat power point dalam pembelajaran matematika

56

2) Konsultasi dengan mentor terkait pembuatan power point yang telah disusun.

Saya konsultasi dengan mentor dengan ramah terkait dengan pembuatan power point dalam pembelajaran matematika (berorientasi pelayanan) serta dalam konsultasi menerima masukan dan perbedaan pendapat yang disampaikan mentor ketika melakukan konsultasi.(harmonis) sehingga mendapatkan saran dan masukan dari mentor mengenai power point yang telah dibuat untuk pembelajaran matematika.

Gambar III.9

Konsultasi dengan mentor tentang power point

3) Menginformasikan kepada peserta didik terkait rencana pembelajaran menggunakan power point.

Saya secara proaktif menginformasikan kepada peserta didik terkait pembelajaran yang akan saya lakukan (adaptif) serta membangun kerjasama yang sinergis dengan peserta didik menggerakkan pemanfaatan sumberdaya untuk tujuan Bersama (kolaboratif).

57

Gambar III.10

Sosialisasi pembelajaran kepada peserta didik

g. Dampak bila Nilai-nilai Dasar PNS BerAKHLAK tidak diaplikasikan dalam kegiatan.

1) Apabila saya tidak menerapkan nilai Berorientasi Pelayanan dalam kegiatan 3 maka dalam proses konsultasi dengan mentor kurang baik.

2) Apabila saya tidak menerapkan nilai Akuntabel dalam kegiatan 3 maka dalam pembuatan power point belum bisa maksimal.

3) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kompeten dalam kegiatan 3 maka dalam pembuatan power point tidak bisa tersusun dengan kualitas terbaik sehingga pada proses pembelajaran kurang menarik minat siswa untuk belajar.

4) Apabila saya tidak menerapkan nilai Harmonis dalam kegiatan 3 maka proses konsultasi dengan mentor tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

5) Apabila saya tidak menerapkan nilai Loyal dalam kegiatan 3 maka power point yang telah dibuat belum sempurna sehingga Ketika diterapkan dalam proses pembelajaran kurang menarik minat siswa untuk belajar.

58

6) Apabila saya tidak menerapkan nilai Adaptif dalam kegiatan 3 maka pemahaman peserta didik tentang proses pembelajaran yang akan disampaikan tidak maksimal.

7) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kolaboratif dalam kegiatan 3 maka dalam proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan lancar.

h. Kontribusi/manfaat kegiatan

1) Manfaat bagi sekolah dengan adanya kegiatan pembuatan power point pada pembelajaran matematika “DAKOTA KPK dan FPB”

pada siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu tersusunnya power point yang dapat mempermudah dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa meningkat.

2) Manfaat terhadap pencapaian visi, misi Kepala Daerah

Manfaat dari kegiatan 3 adalah dapat memberikan kontribusi terhadap visi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo yaitu

“Purworejo Berdaya Saing 2025” dan berkontribusi terhadap Misi nomor 4 yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good govenance)karena kegiatan 3 menghasilkan power point yang disusun sebaik mungkin agar dapat digunakan pada saat proses pembelajaran matematika di kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.

3) Manfaat terhadap penguatan nilai-nilai organisasi

Manfaat dari kegiatan 3 ini adalah dapat memperkuat nilai-nilai organisasi SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu Profesional, Ihklas dan melayani karena dalam proses penyusunan peserta berusaha untuk mengembangkan sikap professional, serta tulus ikhlas dalam melayani peserta didik sertab dalam dalam membuat power point dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada.

59 4. Kegiatan 4

a. Nama Kegiatan : Melakukan pembelajaran matemetika menggunakan media “DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV di SDN

Guyangan Kabupaten Purworejo.

b. Sumber Kegiatan : Inovasi c. Tanggal Pelaksanaan : 13 Mei 2022

d. Lokasi/Tempat : Ruang Kelas IV SDN Guyangan

e. Hasil/Output : Tersedianya dokumen hasil pembelajaran berupa presensi dan daftar nilai

pada mata pelajaran matemetika.

f. Aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar, Kedudukan dan Peran PNS untuk mendukung Smart Govenmance.

Pada kegiatan 4 ini Saya melakukan pembelajaran matematika menggunakan Media “Dakota KPK Dan FPB” pada Siswa Kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo dalam rangka melaksanakan tugas pokok secara bertanggungjawab untuk peningkatan atau perbaikan mutu proses pembelajaran di kelas (Kode Etik dan Perilakun ASN No 1). Kemudian dalam melaksanakan pembelajaran matematika kegiatanya didokumentasikan dan dibagikan melalui Whatsapp Grup kelas dan akun youtube sekolahSmart ASN yaitu Kecakapan Digital.

Adapun tahapan kegiatan yang saya lakukan pada kegiatan 4 ini adalah sebagai berikut:

1) Kegiatan pendahuluan pembelajaran matematika dengan media pembelajaran “Dakota KPK Dan FPB.

Saya bertanggungjawab menyiapkan pembelajaran yang akan dilaksanakan (akuntabel) memberikan motivasi apersepsi dan melakuakan presensi pada tahap pendahuluan (harmonis) sehingga ketika akan masuk pada proses kegiatan inti peserta didik sudah siap dalam mengikuti pembelajaran.

60

Gambar III.11 Kegiatan pendahuluan

2) Kegiatan inti pembelajaran matematika dengan media pembelajaran “Dakota KPK Dan FPB.

Saya melaksanakan pembelajaran yang menarik minat siswa dengan kualitas terbaik (kompeten) serta melaksanakan pembelajaran yang inovatif dengan berdedikasi tinggi agar mencapai hasil yang maksimal (loyal) agar pembelajaran matematika yang saya lakukan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Gambar III.12

Kegiatan inti pembelajaran

61

3) Kegiatan penutup pembelajaran matematika dengan media pembelajaran “Dakota KPK Dan FPB.

Saya menyampaikan pembelajaran dengan ramah, cekatan dan solutif agar siswa merasa nyaman dalam mengikuti pembelajaran (berorientasi pelayanan).

Gambar III.13

Kegiatan penutup dalam pembelajaran

4) Melakukan diskusi dengan mentor terkait dengan pembelajaran yang sudah dilakukan.

Saya membangun Kerjasama yang sinergis menggerakkan berbagai sumberdaya untuk tujuan bersama (kolaboratif) serta secara proaktif dan cepat menyesuaikan diri dengan perubahan saran dan masukan yang disampaikan oleh montor (adaptif) sehingga dapat memperbaiki pembelajaran di kemudian hari.

62

Gambar III.14

Kegiatan Konsultasi dengan mentor

g. Dampak bila Nilai-nilai Dasar PNS BerAKHLAK tidak diaplikasikan dalam kegiatan.

1) Apabila saya tidak menerapkan nilai Berorientasi Pelayanan dalam kegiatan 4 maka pembelajaran yang saya lakuakan akan terkesan membosankan bagi peserta didik.

2) Apabila saya tidak menerapkan nilai Akuntabel dalam kegiatan 4 maka kegiatan pembelajaran tidak akan berjalan dengan baik dan lancar.

3) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kompeten dalam kegiatan 4 maka pembelajaran dengan kualitas terbaik tidak akan tercapai.

4) Apabila saya tidak menerapkan nilai Harmonis dalam kegiatan 4 maka dalam kegiatan pendahuluan tidak akan berjalan dengan lancar.

5) Apabila saya tidak menerapkan nilai Loyal dalam kegiatan 4 maka pembelajaran yang saya lakukan tidak inovatif sehingga tidak mancapai hasil yang maksimal.

63

6) Apabila saya tidak menerapkan nilai Adaptif dalam kegiatan 4 maka dalam menerima masukan dan saran dari mentor saya tidak menunjukkan sikap proaktif sehingga tidak ada pengaruhnya masukan dan saran yanga disampaikan oleh mentor.

7) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kolaboratif dalam kegiatan 4 maka saya tidak bisa membangun Kerjasama yang baik kepada mentor sehingga hasil diskusi kurang optimal.

h. Kontribusi/manfaat kegiatan

1) Manfaat bagi sekolah dengan adanya kegiatan pembelajaran matematika dengan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu tersedianya dokumen hasil pembelajaran yang berupa presensi dan daftar nilai sehingga hasil belajar siswa meningkat.

2) Manfaat terhadap pencapaian visi, misi Kepala Daerah

Manfaat dari kegiatan 1 adalah dapat memberikan kontribusi terhadap visi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo yaitu

“Purworejo Berdaya Saing 2025” dan berkontribusi terhadap Misi nomor 4 yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good govenance) karena kegiatan 4 menghasilkan pembelajaran yang inovatif di kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.

3) Manfaat terhadap penguatan nilai-nilai organisasi

Manfaat dari kegiatan 4 ini adalah dapat memperkuat nilai-nilai organisasi SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu Melayani, Akuntabel dan Profesional karena dalam proses pembelajaran peserta berusaha untuk mengembangkan pelayanan yang akuntabel dan professional kepada peserta didik dalam proses pembelajaran.

64 5. Kegiatan 5

a. Nama Kegiatan : Melakukan kegiatan evaluasi

pembelajaran matemetika menggunakan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV di SDN

Guyangan Kabupaten Purworejo.

b. Sumber Kegiatan : Inovasi

c. Tanggal Pelaksanaan : 14-25 Mei 2022

d. Lokasi/Tempat : SDN Guyangan Kecamatan Loano e. Hasil/Output : Tersedianya laporan hasil evaluasi

pembelajaran yang relevan pada mata pelajaran matemetika.

f. Aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar, Kedudukan dan Peran PNS untuk mendukung Smart Govenmance.

Pada kegiatan 5 ini saya melakukan evaluasi terhadap pembelajaran matematika berkaitan dengan kewajiban ASN untuk melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian kejujuran, kesadaran, tanggungjawab dan cermat (Kode Etik dan Perilaku ASN No.1 dan No.2). Selain itu dalam membuat laporan hasil evaluasi dalam bentuk dokumentasi kegiatan dibagikan di group WA kelas dan Akun Youtube sekolah (Kecakapan Digital).

Adapun tahapan kegiatan yang saya lakukan pada kegiatan 5 ini adalah sebagai berikut:

1) Melaksanakan evaluasi yang sesuai dengan pembelajaran yang sudah dilaksanakan.

Saya menyusun hasil evaluasi dengan proaktif dan terus berinovasi untuk mengembangkan diri (adaptif) serta terus membangun Kerjasama yang sinergis menggerakkan pemanfaatan berbagai suber daya untuk tujuan bersama (kolaboratif). Dari tahapan kegiatan ini saya memperoleh laporan hasil evaluasi pembelajaran yang sudah dilakukan.

65

Gambar III.15

Pelaksanaan evaluasi pembelajaran

2) Konsultasi dengan mentor terkait laporan hasil evaluasi pembelajaran matematika.

Saya konsultasi dengan mentor menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai wujud nasionalisme (loyal) serta membangun lingkungan kerja yang kondusif (harmonis) sehingga mendapatkan saran dan masukan dari mentor mengenai laporan hasil evaluasi pembelajaran yang sudah dilaksanakan.

Gambar III.16

Konsultasi dengan mentor tentang laporan hasil evaluasi pembelajaran

66 3) Membuat laporan hasil evaluasi.

Saya membuat laporan hasil evaluasi dengan jujur dan berintegritas (akuntabel) melaporkan kepada kepala sekolah tentang hasil pembelajaran dan evaluasinya dengan kualitas terbaik (kompeten) serta membuat laporan hasil evaluasi dengan cekatan dan solutif melakukan perbaikan tiada henti untuk meningkatkan kualitas dalam pembelajaran (berorientasi pelayanan)

Gambar III.17

Laporan Hasil Evaluasi pembelajaran

67

g. Dampak bila Nilai-nilai Dasar PNS BerAKHLAK tidak diaplikasikan dalam kegiatan.

1) Apabila saya tidak menerapkan nilai Berorientasi Pelayanan dalam kegiatan 5 maka dalam membuat laporan hasil evaluasi tidak akan terselesaikan dengan cepat dan berkualitas.

2) Apabila saya tidak menerapkan nilai Akuntabel dalam kegiatan 5 maka laporan hasil evaluasi yang sudah dibuat tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kompeten dalam kegiatan 5 maka laporan hasil evaluasi dengan kualitas terbaik tidak akan dihasilkan.

4) Apabila saya tidak menerapkan nilai Harmonis dalam kegiatan 5 maka proses konsultasi dengan mentor tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

5) Apabila saya tidak menerapkan nilai Loyal dalam kegiatan 5 maka komunikasi yang terjalin antara peserta dan mentor kurang baik.

6) Apabila saya tidak menerapkan nilai Adaptif dalam kegiatan 5 maka hasil evaluasi peserta didik tidak dapat terselesaikan tepat waktu.

7) Apabila saya tidak menerapkan nilai Kolaboratif dalam kegiatan 5 maka tidak akan terjalin Kerjasama yang sinergis pada saat evaluasi pembelajaran sehingga hasil evaluasi tidak akan maksimal.

h. Kontribusi/manfaat kegiatan

1) Manfaat bagi sekolah dengan adanya evaluasi kegiatan pembelajaran matematika dengan media pembelajaran

“DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu tersedianya laporan hasil evaluasi pembelajaran yang jelas dan akurat sehingga dapat terus dikembangkan dalam pembelajaran selanjutnya.

68

2) Manfaat terhadap pencapaian visi, misi Kepala Daerah

Manfaat dari kegiatan 2 adalah dapat memberikan kontribusi terhadap visi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo yaitu

“Purworejo Berdaya Saing 2025” dan berkontribusi terhadap Misi nomor 4 yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good govenance) karena kegiatan 5 menghasilkan Laporan hasil evaluasi pembelajaran yang disusun sebaik mungkin agar dapat digunakan pada saat proses pembelajaran di kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.

3) Manfaat terhadap penguatan nilai-nilai organisasi

Manfaat dari kegiatan 5 ini adalah dapat memperkuat nilai-nilai organisasi SDN Guyangan Kabupaten Purworejo yaitu Akuntabel dan Profesional karena dalam proses pembuatan laporan hasil evaluasi peserta berusaha untuk mengembangkan akuntabilitas dan dan profesionalitas laporan yang dihasilkan berkualitas.

Dalam dokumen HALAMAN PERSETUJUAN (Halaman 56-103)

Dokumen terkait