PROFIL ORGANISASI DAN TUGAS PESERTA
Gambaran Umum Organisasi
- Dasar Hukum Organisasi
- Tugas Fungsi Organisasi
- Struktur Organisasi
- Visi-Misi Organisasi
- Tujuan Organisasi
- Nilai-Nilai Budaya Organisasi
SD Negeri Guyangan merupakan salah satu sekolah dasar yang berada di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Sekolah Dasar Negeri Guyangan didirikan pada tahun 1958 oleh pemerintah Kabupaten Purworejo dengan luas 900 meter persegi yang terdiri dari 1 gedung kelas, 1 ruang guru dan kepala sekolah, 1 ruang perpustakaan dan 1 toilet. SD Negeri Guyangan merupakan sekolah dasar yang mempunyai masyarakat yang rata-rata bermata pencaharian sebagai petani dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah.
Oleh karena itu, menjadi tantangan bagi SD Nasional Guyangan untuk memajukan pendidikan di desa tersebut. Sebagai lembaga pendidikan formal, SD Negeri Guyangan di Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo mempunyai fungsi dan tujuan konstitusional. Tujuan dan fungsinya adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa serta berupaya mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kepada warga negara yang maha kuasa, berakhlak mulia, cakap, kreatif, mandiri dan demokratis serta bertanggung jawab sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Susunan atau komposisi pegawai SDN Guyangan Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo menurut pangkat/golongan dan jenjang pendidikan dapat dilihat pada Tabel I-2 Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenjang/Kelompok dan Tabel I-3.
Untuk menunjang pendidikan di wilayah Kabupaten Purworejo, SD Guyangan Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo berpedoman pada visi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo yaitu. Selain berpedoman pada visi dan misi Kepala Daerah Kabupaten Purworejo untuk menunjang pendidikan di SDN Guyangan Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, visi sekolah tersebut ditetapkan sebagai berikut: “Beriman dan bertaqwa, unggul dalam prestasi, berakhlak mulia.
Tupoksi Jabatan Peserta
Role Model
Selain itu beliau selalu belajar untuk meningkatkan kompetensinya dan selalu membantu orang lain terutama rekan-rekannya dengan memberikan bimbingan, arahan dan kesempatan kepada guru untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan terkait peraturan terbaru. Dalam interaksi atau pertemuan, Ibu Suwarni selalu memberikan kesempatan kepada rekan-rekannya untuk menyampaikan pendapatnya dan menghargai pendapat semua orang, apapun latar belakangnya. Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, Ibu Suwarni selalu menjaga keharmonisan dengan atasan dan rekan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
Saat menghadapi kendala di SDN Guyangan, Ibu Suwarni selalu berdiskusi dengan kepala sekolah dan rekan-rekannya untuk mencari solusi dan kesepakatan bersama. Ibu Suwarni sangat berdedikasi dalam menjalankan tugasnya karena beliau selalu menyediakan waktu, tenaga dan ide dalam setiap program kegiatan di tempat kerja. Selain itu juga berkontribusi melalui kontribusi pengambilan kebijakan atau kontribusi terhadap penyusunan rencana program sekolah lainnya.
Selain itu Ibu Suwarni juga sering melakukan inovasi dalam bentuk pelaksanaan kegiatan untuk menjadikan lingkungan sekolah asri dan bersih. Sebagai guru senior, beliau selalu berkoordinasi dan berkonsultasi dalam peningkatan mutu sekolah, baik dengan rekan sejawat, warga sekolah, maupun pemangku kepentingan.
RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
Identifikasi Dan Deskripsi Isu
Peran ASN sebagai perencana, pelaksana dan pengawas pelaksanaan tugas keuangan negara dan pembangunan negara (manajemen ASN) Lingkup permasalahan. Permasalahan tersebut saya uraikan berdasarkan data yang saya peroleh melalui observasi langsung di lingkungan sekolah, dimana anak sekolah masih belum maksimal dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya sampah yang berserakan di sekitar sekolah, seperti pada gambar di bawah ini.
Masalah ini saya uraikan berdasarkan data yang saya peroleh dari observasi langsung di perpustakaan. Masalah ini saya uraikan berdasarkan data yang saya peroleh dari buku yang menganalisis soal-soal matematika kelas empat. Permasalahan ini saya uraikan berdasarkan kondisi tempat kerja yang sarana dan prasarana sarana cuci tangan belum memadai sehingga dari 107 siswa hanya terdapat 3 tempat cuci tangan yang tidak memenuhi syarat.
Peran ASN sebagai perencana, pelaksana dan pengawas pelaksanaan tugas pemerintahan umum dan pembangunan nasional (manajemen ASN) serta belum optimalnya pemanfaatan LCD proyektor sebagai media pembelajaran (ASN pintar).Ruang lingkup permasalahan: Tusi Organisasi. Masalah ini saya uraikan berdasarkan kondisi tempat kerja yang masih kekurangan proyektor LCD di sekolah.
Analisis Isu
Kurangnya inovasi dalam penggunaan media pembelajaran khususnya matematika yang membuat siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pedoman penilaian permasalahan prioritas dengan menggunakan teknik USG terhadap permasalahan yang dianalisis di lingkungan kerja dengan menggunakan skala penilaian; 5: sangat besar; 4: besar; 3: sedang; 2: kecil; 1: sangat kecil. Berdasarkan analisis prioritas masalah yang dilakukan, permasalahan kurangnya inovasi penggunaan media pembelajaran khususnya matematika yang menyebabkan siswa kurang antusias mengikuti pembelajaran menjadi prioritas pertama.
Analisis Penyebab Isu
Dampak Bila Isu Tidak Diselesaikan
Gagasan Pemecahan Isu
Rancangan Aktualisasi Dan Habituasi
Membuat media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” untuk siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo. Melakukan evaluasi pembelajaran matematika dengan menggunakan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” pada siswa kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo. Tersedianya RRP terkait pembelajaran yang akan dilaksanakan. mengambil tanggung jawab untuk tugas-tugas pengajaran dengan menyiapkan rencana pelajaran. alat penilaian pembelajaran matematika.
Kekuatan tersebut saya jadikan pembelajaran matematika secara cermat dan disiplin sebagai wujud peran ASN dalam memberikan pelayanan publik yang profesional. Dakota KPK dan FPB” kepada siswa kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo secara berurutan.
Jadwal Kegiatan Aktualisasi
PELAKSANAAN AKTUALISASI
Perubahan Kegiatan dari Rancangan Awal
Pelaksanaan Aktualisasi Dan Habituasi
Kegiatan 1
Pembelajaran Matematika (RPP) menggunakan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” untuk siswa kelas IV SDN. Menyusun Rencana Penyelenggaraan Pendidikan Matematika (RPP) menggunakan media pembelajaran “DAKOTA KPK dan FPB” untuk siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo. Membuat powerpoint pembelajaran Matematika “DAKOTA KPK dan FPB” untuk siswa kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.
Melaksanakan pembelajaran matematika dengan menggunakan media “DAKOTA KPK dan FPB”. pada siswa kelas IV SDN Guyangan Kabupaten Purworejo. Melaksanakan kegiatan evaluasi pembelajaran matematika dengan melakukan media “DAKOTA KPK dan FPB” untuk siswa kelas IV di SDN Guyangan Kabupaten Purworejo.
Kegiatan 2
Kegiatan 3
Kegiatan 4
Kegiatan 5
Kondisi Sebelum dan Sesudah
SIMPULAN