BAB VI PENUTUP
A. Kesimpulan
Pengecekan keabsahan data dilakukan agar memperoleh hasil yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan serta dapat dipercaya oleh semua pihak. Pengecekan keabsahan data yag akan dilakukan pada penelitian ini yaitu triangulasi sumber, Triangulasi Metode, Member Check, dan Focus Group Discussion (FGD).
a. Triangulasi sumber adalah membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda, yang artinya membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informan yang diperoleh dengan informasi yang berasal dari sumber lain.95
b. Triangulasi metode, menurut Patton terdapat dua strategi, yaitu: (1) pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian beberapa teknik pengeumpulan data, (2) pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode yang sama.96
c. Member check, Pada teknik ini peneliti melakukan dengan cara menyambungkan kembali data atau temuan, kepada informan atau pemberi data untuk diadakan pengecekan data. Setelah data yang terkumpul diolah dan diinterpretasikan menjadi sebuah kesimpulan, maka hasil temuan tersebut peneliti serahkan kepada pimpinan madrasah untuk mencermati data yang sudah disimpulkan peneliti apakah sesuai dengan kenyataan atau tidak.
d. Metode FGD merupakan salah satu metode pengumpulan data dengan hasil akhir memberikan data yang berasal dari sejumlah interaksi sejumlah partisipan suatu penelitian.97 Penggunaan metode FGD sebagai pelengkap dalam keabsahan data, metode ini digunakan karena berdasarkan pertimbangan:
95 Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, 275.
96Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif., 331.
97 Muh. Fitrah dan Luthfiyah, Metodologi Penelitian, (Jawa Barat: CV Jejak, 2017), 76
1) Dapat men cross check kembali data yang telah diproleh 2) Dapat menghasilkan ide-ide untuk penelitian lebih mendalam 8. Tahap-Tahap Penelitian
Unuk mengetahui proses penelitian yang dilakukan oleh peneliti mulai awal hingga akhir maka perlu diuraikan tahap-tahap penelitian. Tahap penelitian ada tiga tahapan yaitu tahap pra lapangan, tahap pekerja lapangan, dan tahap analisis data.
Dalam hal ini tahapan-tahapan penelitian yang dilakukan peneliti diantaranya adalah:
a. Tahap Pra Lapangan
Dalam tahap penelitian pra lapangan terdapat enam tahapan.
Tahapan tersebut tersebut juga dilalui peneliti sendiri, adapun enam tahapan tersebut adalah:
1) Menyusun rencana penelitian
Pada tahapan ini peneliti membuat rancangan penelitian terlebih dahulu, dimulai dari pengajuan judul, penyusunan matrik dan seminar skripsi.
2) Memilih lapangan penelitian
Sebelum melakukan penelitian, seorang peneliti harus terlebih dahulu memilih lapangan penelitian. Lapangan penelitian yang dipilih yaitu SMP Royatul Islam Mangaran Ajung Jember.
3) Mengurus perizinan
Sebelum mengadakan penelitian, peneliti mengurus perizinan terlebih dahulu ke pihak kampus.
4) Menjajaki dan menilai lapangan
Setelah diberikan izin, peneliti mulai melakukan penjajakan dan menilai lapangan untuk lebih mengetahui latar belakang objek penelitian, lingkungan sosial, adat istiadat, kebiasaan, agama dan pendidikanya. Hal ini dilakukan agar memudahkan peneliti dalam menggali data.
5) Memilih dan memanfaatkan informan
Pada tahap ini peneliti mulai memilih informan untuk mendapatkan informasi yang dipilih, informan yang diambil dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan karyawan
6) Menyiapkan perlengkapan penelitian
Setelah semua selesai mulai dari rancangan penelitian hingga memilih informan, maka peneliti menyiapkan perlengkapan penelitian sebelum terjun kelapangan yakni mulai dari menyiapkan buku catatan, kertas dan sebagainya.
b. Tahap pekerjaan Lapangan
Pada tahap ini peneliti terjun langsung ke lapangan untuk memperolesh data-data mengenai fokus permasalahan yang dijadikan sebagai bahan kajian dalam penelitian. Hal ini peneliti menggunakan
metode observasi, interview, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi tersebut.
c. Tahap Analisis Data
Tahap ini merupakan tahap terakhir dari proses penelitian. Pada tahap ini pula peneliti mulai menyusun laporan dan mempertahankan hasil penelitian.98
98Moleong, Metodologi Penelitian, 127.
BAB IV
PAPARAN DATA DAN ANALISIS
A. Paparan Data dan Analisis
Pada paparan data dibahas uraian tentang temuan data yang didapat melalui pengamatan (kondisi riil) dan hasil wawancara serta diskripsi informasi lainnya yang berhubungan dengan Manajeman Pendidik dan Tenaga Kependidikan Profesional di Sekolah Menengah Pertama Plus Royatul Islam Ajung Jember. Dalam uraian data tersebut akan menggambarkan kondisi alamiah yang dilakukan di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember, sesuai dengan fokus yang terdapat pada Bab I. untuk lebih sistematis, paparan data akan dirinci dalam skema sebagai berikut : (1) Bagaimana perencanaan manajemen pendidik dan tenaga kependidikan profesional di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember. (2) Bagaimana rekrutmen dan seleksi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan profesional di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember. (3) Bagaimana pelatihan dan pengembangan manajemen pendidik dan tenaga kependidikan profesional di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember.
1. Perencanaan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Profesional di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember.
Perencanaan dalam penyelenggaraan pendidikan menjadi langkah awal yang harus dilakukan oleh pengelola lembaga pendidikan. Perencanaan merupakan langkah kongkrit yang dilakukan oleh kepala sekolah beserta jajarannya. Tujuan dari perencanaan tersebut untuk merumuskan langkah
atau strategi yang tepat untuk mengembangkan lembaga yang dikelola dengan berpedoman pada pondasi dasar visi dan misi sekolah. Demikan halnya dengan SMP Royatul Islam Ajung Jember, dalam melakukan perekrutan guru perlu dilakukan persiapan yang tepat agar mendapatkan sumber daya manusia yang dapat diandalkan. Oleh karena itu dalam perencanaan harus mengedapankan asas manfaat yaitu sebagai berikut;
a. Perencanaan pendidik profesional di SMP Plus Royatul Islam
Sebagaimana yang disampaikan oleh kepala sekolah SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember.
“Sebelum melakukan langkah perekrutan sampai pengembangan pendidik disini kita terlebih dahulu menyusun perencanaan yang berdasarkan analisis kebutuhan (semisal di semester ini kita butuh guru guru mata pelajaran apa dan guru tersebut butuh laki laki apa perempuan), analisis jabatan (semisal di semester ini kita butuh guru matematika jadi kita di semester ini mengusahakan bagaimana untuk mendapatkan guru untuk mengampu mata pelajaran matematika), analisis beban kerja (nah kalo analisis beban kerja ini mas semisal guru biasanya kita merencanakan beban kerja mengajarnya apakah mampu mengajar 3 kelas ataukah kurang mampu jadi perlu analisis kembali setelah guru tersebut diterima di lembaga kami) dan dianalisis kelebihan dan kekurangannya (kalog analisis kelebihan dan kekurangan pendidik ini kita cuman menganalisis cara pendidik tersebut menyampaikan penjelasan tentang apa yang di ajarkan lancar apa tidak) dan dari analisis ini nanti dijadikan rencana kerja sekolah mas, setelah konsep itu dibuat baru nanti disosialisasikan kepada bapak ibu guru dan kepala tata usaha untuk meminta pendapat tentang apa yang saya telah rencanakan, kalau itu sudah bagus sudah oke semuanya baru disampaikan kepada komite, kalau komite sudah oke dengan perencanaan pendidik yang saya buat untuk melakukan langkah perekrutan sampai pengembangan pendidik menjadi profesional baru nanti dikerjakan bersama-sama”99
Selanjutnya peneliti melakukan wawancara kepada salah satu guru bahasa indonesia di SMP Plus Royatul Islam yaitu sebagai berikut;
99 Abdul Khobir, Wawancara, 3 Februari 2022.
“Iya mas dalam menyusun perencanaan kita terlebih dahulu menganalisis kebutuhan, analisis jabatan, analisis beban kerja dan analisis kekurangan dan kelebihan karena ke empat analisis tersebut sangat perlu direncanakan dan dilaksanakan agar bisa membantu kami untuk mencapai tujuan lembaga SMP Plus Royatul Islam.100
Selanjutnya peneliti melakukan wawancara lanjutan kepada waka kesiswaan juga menjelaskan mengenai perencanaan yaitu sebagai berikut;
“dalam penyusunan perencanaan pendidik profesional di lembaga SMP Royatul Islam menggunakan 4 analisis yaitu analisis kebutuhan, analisis jabatan, analisis beban kerja dan analisis keurangan dan kelebihan dan dari analisis ini nanti dijadikan rencana kerja sekolah mas, setelah konsep itu dibuat nanti disosialisasikan kepada seluruh staf dan jajaran yang ada di SMP Plus Royatul Islam.101
Terlepas dari pernyataan kepala sekolah, salah satu guru dan wakil kepala sekolah diatas peneliti melakukan pengamatan langsung ketika rapat penyusunan Rencana Kerja Sekolah;
“Dalam penyusunan Rencana kerja sekolah kepala sekolah melakukan rapat yang di hadiri oleh waka kesiswaan, waka kurikulum, bendahara sekolah, guru, k.tu dan Operator, dalam rapat tersebut kepala sekolah membahas perencanaan secara umum terlebih dahulu kemudian membahas tentang perencanaan perekrutan pendidik dan tenaga kependidikan pembahasan dalam perencanaan tersebut kepala sekolah terlebih dahulu menganalisis kebutuhannya membutuhkan guru mata pelajaran apa lalu menganalisis jabatan yang akan diberikan kepada pelamar terus lanjut kepada beban kerja yang akan diberikan kepada pelamar, setelah ketiga analisis tersebut dijelaskan kepala sekolah juga menganalisis kelebihan dan kekurangan pelamar yang akan diterima di SMP Plus Royatul Islam”102
100 Susilowati, wawancara 7 February 2022
101 Sumiati, wawancara 7 february 2022
102 Observasi, 8 Februari 2022.
b. Perencanaan tenaga kependidikan Profesional di SMP Plus Royatul Islam
Sebagaimana yang disampaikan oleh kepala sekolah tentang perencanaan tenaga kependidikan di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember yaitu sebagai berikut.
“Sebelum melakukan langkah perekrutan sampai pengembangan tenaga kependidikan di Smp Royatul Islam disini kita perlu terlebih dahulu menyusun perencanaan yang berdasarkan analisis kebutuhan (semisal di semester ini kita apakah butuh tambahan operator, pembantu tata usaha dalam mempersiapkan menghadapi Ujian Nasional kita rencanakan terlebih dahulu dan butuh tenaga kependidikan laki laki apa perempuan), analisis jabatan (semisal di semester ini kita mau menghadapi Ujian Nasional jadi kita membutuhkan operator tambahan untuk mengsukseskan ujian nasional, analisis beban kerja (nah kalo analisis beban kerja ini mas semisal semester inikan mau menghadapi ujian jadi beban kerjanya yaitu mempersiapkan segala kebutuhan untuk mengsukseskan ujian nasional yang akan dilaksanakan di lembaga ini mas) dan dianalisis kelebihan dan kekurangannya (kalog analisis kelebihan dan kekurangan tenaga kependidikan ini kita biasanya cuman menganalisis cara tenaga kependidikan tersebut mengerjakan tugas apakah cepat tanggap dan apakah lelet dalam menjalankan tugas) dan dari dari semua analisis ini nanti dijadikan rencana kerja sekolah, setelah itu nanti disosialisasikan kepada bapak ibu guru dan kepala tata usaha untuk meminta pendapat tentang apa yang saya telah rencanakan mengenai perencanaan tenaga kependidikan, kalau itu sudah bagus sudah oke semuanya baru disampaikan kepada komite, kalau komite sudah oke dengan perencanaan yang saya buat untuk melakukan langkah perekrutan sampai pengembangan tenaga kependidikan menjadi profesional baru nanti dikerjakan bersama-sama”103
Komite sekolah SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember juga menambahkan penjelasannya kepada peneliti,
“dalam menyusun perencanaan tenaga kependidikan kita terlebih dahulu menganalisis kebutuhan, analisis jabatan, analisis beban kerja dan analisis kekurangan dan kelebihan karena ke empat analisis tersebut
103 Abdul Khobir, Wawancara, 4 Februari 2022.
sangat perlu direncanakan dan dilaksanakan terus nanti di sosialisasikan kepada seluruh pegawai yang ada di SMP Royatul Islam.104
Hal serupa juga di diungkapkan oleh Operator SMP Plus Royatul Islam beliau menyatakan bahwa,
“Iya mas dalam menyusun perencanaan tenaga kependidikan sangat perlu di lakukan analisis agar kita bisa dengan mudah mencapai tujuan yang kita inginkan salah satunnya tujuan terselenggaranya Ujian Nasional karena Ujian tersebut adalah salah satu ujian terakhir siswa di lembaga kami jadi perlu perhatian betul agar terselenggarannya ujian tersebut bberjalan dengan lancar”105
Terlepas dari pernyataan kepala sekolah, salah satu guru dan wakil kepala sekolah diatas peneliti melakukan pengamatan langsung ketika rapat penyusunan Rencana Kerja Sekolah;
“Dalam penyusunan Rencana kerja sekolah kepala sekolah melakukan rapat yang di hadiri oleh waka kesiswaan, waka kurikulum, bendahara sekolah, guru, k.tu dan Operator, dalam rapat tersebut kepala sekolah membahas perencanaan secara umum terlebih dahulu kemudian membahas tentang perencanaan perekrutan pendidik dan tenaga kependidikan pembahasan dalam perencanaan tersebut kepala sekolah terlebih dahulu menganalisis kebutuhannya membutuhkan tenaga kependidikan apa lalu menganalisis jabatan yang akan diberikan kepada pelamar terus lanjut kepada beban kerja yang akan diberikan kepada pelamar, setelah ketiga analisis tersebut dijelaskan kepala sekolah juga menganalisis kelebihan dan kekurangan pelamar yang akan diterima di SMP Plus Royatul Islam”106
Berdasarkan paparan di atas analisis pendidik dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama untuk mengetahui bagian-bagian mana saja yang diperlukan oleh SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember. Dengan melakukan analisis sesuai kebutuhan, jabatan, beban kerja dan kelebihan dan kekurangan yang dihasilkan berdasarkan rapat dengan berbagai staf
104 Abdurahman, wawancara, 4 Februari 2022.
105 Iqbal, Wawancara, 4 Februari 2022
106 Observasi, 8 Februari 2022.
pengajar ataupun staf pengadministrasian SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember.
Selain analisis tersebut dilakukan SMP Plus Royatul Islam juga melakukan pembentukan tim penguji untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan dapat bertanggung jawab terhadap tugas yang akan dilaksaanakan. Tim penguji ini akan dapat melihat kemampuan peserta pelamar ketika menyampaikan materi, pada saat wawancara maupun dalam mengoperasikan komputer.
4.1 Dokumentasi surat undangan rapat penyusunan Rencana Kerja Sekolah kepada seluruh pegawai SMP PlusRoyatul Islam
2. Rekrutmen dan Seleksi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Profesional di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember.
Setelah melakukan perencanaan tentu harus ada aksi nyata untuk menwujudkan apa yang telah menjadi pembahasan. Dalam dunia organisasi pendidikan, rekrutmen dan seleksi setelah perencanaan menjadi satu bentuk aksi terhadap apa yang telah disepakati oleh para stakeholder atau staf pendidikan dalam organisasi persekolahan. Demikan halnya dengan SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember, setelah pembahasan perencaan pendidik dan tenaga kependidikan dianggap sudah matang maka langkah selanjutnya adalah rekrutmen dan seleksi.
Setelah perencanaan dilakukan, langkah selanjutnya melakukan penyebaran informasi perekrutan dan seleksi pendidik dan tenaga kependidikan kepada masyarakat secara luas melalui berbagai media yang bisa dimanfaakan. Dalam pelaksanaan rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember, dilaksanakan dengan melalui pemberian informasi tes yang dilakukan oleh pihak SMP Royatul Islam Ajung Jember.
a. Rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan
sebagaimana yang disampaikan oleh kepala sekolah. Beliau menyatakan bahwa,
“Rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan itu kita lakukan sama dan hanya mencari kalau kita kurang dan kalau kita butuh yang berdasarkan analisa kebutuhan (membutuhkan pendidik atau tenaga kependidikan dan analisis jabatan (sebagai guru atau pegawai) dan nanti kita menginformasikan kepada pelamar dapat melalui surat resmi sekolah, mading, aplikasi WA, facebook dan MLM (multi level marketing) yakni
dari mulut ke mulut bahwa ada lowongan guru tertentu. Meskipun demikian metode MLM hanya sebagai penyampaian informasi, mengenai diterima atau tidaknya tergantung pada hasil akhirnya. Publikasi lewat eksternal lebih luas artinya pendaftar yang mendengar dan mengetahui juga lebih luas”107
Lebih lanjut kepala tata usaha SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember menambahkan pernyataannya,
“iya mas cara sekolah menginformasikan Rekrutmen dan seleksi pendidik dan tenaga kependidikan kepada pelamar dapat melalui surat resmi sekolah, mading, aplikasi WA, facebook dan MLM (multi level marketing) yakni dari mulut ke mulut bahwa ada lowongan guru tertentu.
Meskipun demikian metode MLM hanya sebagai penyampaian informasi, mengenai diterima atau tidaknya tergantung pada hasil akhirnya. Publikasi lewat eksternal lebih luas artinya pendaftar yang mendengar dan mengetahui juga lebih luas”108
Lebih lanjut waka kesiswaan SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember menambahkan pernyataannya,
“Betul mas cara sekolah menginformasikan Rekrutmen dan seleksi pendidik dan tenaga kependidikan kepada pelamar dapat melalui surat resmi sekolah, mading, aplikasi WA, facebook dan MLM (multi level marketing) yakni dari mulut ke mulut bahwa ada lowongan atau rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Plus Royatul Islam.109
Terlepas dari pernyataan kepala sekolah, kepala TU dan wakil kepala sekolah diatas peneliti melakukan pengamatan langsung ke SMP Plus Royatul Islam.
“Pengumumam rekrutmen dan seleksi pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Plus Royatul Islam dilakukan dengan online dan ofline, online dengan memberitahukan melalui chat whatshaap, mesenjer dan faceebook, sedangkan kalau secara ofline yaitu dengan memberitahukan langsung kepada orang terdekat atau mulut ke mulut atau melalui surat resmi langsung dari SMP Plus Royatul Islam bahwasannya membuka perekrutan pendidik dan tenaga kependidikan baru.
107 Abdul Khobir, Wawancara, 16 February 2022
108 Abdur Rohman, Wawancara, 16 February 2022
109 Sumiati, Wawancara, 16 February 2022.
b. Seleksi pendidik dan tenaga kependidikan 1) Seleksi pendidik
sebagaimana yang disampaikan oleh kepala sekolah. Beliau menyatakan bahwa,
“Seleksi pendidik itu kita lakukan berbeda dengan tenaga kependidikan kalog pendidik kita seleksi dengan mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, membuat perangkat pembelajaran dan tes dalam melaksanakan pembelajaran”110
Lebih lanjut salah satu guru SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember menambahkan pernyataannya,
“Memang betul mas seleksi pendidik dan tenaga kependidikan itu dilakukan berbeda karena melihat tugasnya juga berbeda kalog pendidik kita seleksi dengan mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, membuat perangkat pembelajaran dan tes dalam melaksanakan pembelajaran”111
Lebih lanjut waka kurikulum SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember juga menambahkan pernyataannya,
“iya mas seleksi pendidik dan tenaga kependidikan itu di SMP Plus Royatul Islam dilakukan berbeda melihat dari tugasnya yang berbeda maka perlu penyeleksian yang berbeda juga kalog pendidik di seleksi dengan mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, membuat perangkat pembelajaran dan tes dalam melaksanakan pembelajaran”112
Terlepas dari pernyataan kepala sekolah, kepala TU dan wakil kepala sekolah diatas peneliti melakukan pengamatan langsung ke SMP Plus Royatul Islam.
“Seleksi pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan berbeda kalog pendidik di seleksi dengan mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, membuat perangkat pembelajaran dan tes dalam melaksanakan pembelajaran,
110 Abdul Khobir, Wawancara, 15 February 2022
111 Warda, wawancara, 16 february 2022.
112 Sumiati, Wawancara, 16 February 2022
setelah tes tersebut di berikan kepada pendidik nanti diumumkan satu minggu setelahnya selesai ujian”113
2) Seleksi Tenaga kependidikan
sebagaimana yang disampaikan oleh kepala sekolah. Beliau menyatakan bahwa,
“Seleksi tenaga kependidikan yaitu dilakukan dengan mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, tes cara mengoperasikan komputer dengan baik dan benar dan tes mengelola aplikasi yang ada di sekolah, setelah tes tersebut di berikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan nanti kita umumkan satu minggu setelahnya selesai ujian.114
Lebih lanjut salah satu guru SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember menambahkan pernyataannya,
“Iya mas kalog seleksi tenaga kependidikan yaitu mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, tes cara mengoperasikan komputer dengan baik dan benar dan tes mengelola aplikasi yang ada di sekolah.115
Lebih lanjut Guru SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember juga menambahkan pernyataannya,
“kalog tenaga kependidikan biasanya di seleksi yaitu mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, tes cara mengoperasikan komputer dengan baik dan benar dan tes mengelola aplikasi yang ada di sekolah.116
Terlepas dari pernyataan kepala sekolah, kepala TU dan Guru diatas peneliti melakukan pengamatan langsung ke SMP Plus Royatul Islam.
“Seleksi tenaga kependidikan yaitu mengikuti tes baca tulis Al-Qur’an, tes cara mengoperasikan komputer dengan baik dan benar dan tes mengelola aplikasi yang ada di sekolah, setelah tes tersebut di berikan kepada tenaga kependidikan nanti diumumkan satu minggu setelahnya selesai ujian” 117
113 Observasi, 16 February 2022
114 Abdul Khobir, Wawancara, 15 February 2022
115 Warda, wawancara, 16 february 2022.
116 Siti mawadah, Wawancara, 16 February 2022
117 Observasi, 16 February 2022
Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Informasi mengenai adanya rekrutmen dan seleksi pendidik dan tenaga kependidikan suatu jabatan disampaikan melalui pengumuman atau pemberitahuan.
Tujuannya untuk menyampaikan informasi seluas-luasnya, mendapat pelamar yang sebanyak-banyaknya dan melakukan seleksi yang sesuai kemampuannya. Pengumuman disiapkan setelah menetapkan tahap perencanaan. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk menginformasikan adanya lowongan pendidik ataupun tenaga kependidikan paling lama antara satu sampai dua minggu.
4.2 Dokumentasi surat resmi rekrutmen dan seleksi pendidik dan tenaga kependidikan baru di SMP Plus Royatul Islam
3. Pelatihan dan Pengembangan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Profesional di SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember.
Setelah melakukan rekrutmen dan seleksi langkah selanjutnya yaitu pelatihan dan pengembangan untuk menwujudkan apa yang telah menjadi pembahasan yaitu menjadikan pendidik dan tenaga kependidikan menjadi profesional. Dalam dunia organisasi pendidikan, pelatihan dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan menjadi suatu keharusan agar pendidik dan tenaga pendidik tersebut menjadi tenaga yang profesional.
Sistem pelayanan dalam suatu pendidikan harus mengedepankan pada kebutuhan pelanggan dalam hal ini pelanggan adalah siswa. Untuk memberikan pelayanan terbaik maka diperlukan adanya pelatihan terhadap pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di SMP Plus Royatul Islam untuk meningkatkan profesionalismenya. Demikan halnya dengan pendidik dan tenaga kependidikan yang baru saja diterima sebagai pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Plus Royatul Islam. Setelah lolos di tahap rekrutmen dan seleksi langkah selanjutnya yaitu pelatihan dan pengembangan agar pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Plus Royatul Islam menjadi profesional.
a. Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan 1) Pelatihan Pendidik
Sebagaimana yang disampaikan oleh kepala sekolah SMP Plus Royatul Islam Ajung Jember.