• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Akuntansi Murabahah

Dalam dokumen PT. BANK SULSELBAR SYARIAH CABANG MAKASSAR (Halaman 67-72)

BAB III METODE PENELITIAN

B. Transaksi Murabahah

4. Sistem Akuntansi Murabahah

Apabila nasabah telah melewati prosedur umum maka selanjutnya pada pra akad staf bagian pembiayaan memberikan informasi pada nasabah untuk memiliki buku tabungan SulSelbar Syariah. Nasabah dapat memperoleh buku tabungan di Bank Sulselbar Syariah dengan cara mengajukan permohonan pembukaan buku tabungan ke costumer service (CS). Syarat saat pembukaan buku tabungan yaitu foto copy tanda pengenal yang masih berlaku serta setoran awal sebanyak Rp. 50.000,- .

Setelah nasabah memenuhi syaratnya CS akan membuatkan CIF (Costumer Identification Form), CIF adalah berupa data nasabah yang berdasarkan tanda pengenalnya. Perbedaan CIF dengan nomor rekening yaitu kalau CIF nasabah hanya bisa memiliki satu saja meski mempunyai lebih dari satu buku tabungan di bank yang sama. Bedanya dengan nomor rekening yaitu satu buku tabungan untuk satu nomor rekening, dan nomor rekening tidak dapat digunakan untuk beberapa jenis buku tabungan.

Selain itu, pihak bank mengharuskan nasabah untuk memiliki buku tabungan piutang, apabila nasabah telah memiliki keduanya maka CS akan memberikan data nasabah ke bagian administrasi terkait pembiayaan nasabah yang bersangkutan.

Pasca Akad

Apabila bagian administrasi telah selesai maka selanjutnya dalam pasca akad yaitu :

1. Mengarsipkan jaminan beserta dokumen nasabah,

2. Mengimput data nasabah ke dalam sistem yang berguna untuk mencatat segala transaksi murabahah yang di miliki nasabah.

Setelah staf Bank SulSelbar Syariah mengimput data nasabah, secara otomatis sistem akan mengolah data nasabah mulai dari awal angsuran sampai selesai. Sesudah terjadi akad selanjutnya bagian administrasi menerbitkan memo untuk pendebetan biaya yang akan diserahkan pada kepala cabang, apabila kepala cabang telah menyetujui nya maka selanjutnya bagian accounting memasukkan nya kedalam jurnal.

Jurnal untuk PSAK 102 Akuntansi Murabahah

Dari studi kasus yang berdasar pada data simulasi salah satu nasabah yang memiliki kredit sejumlah Rp. 95.000.000,- serta laba keuntungannya adalah Rp. 78.643.700,-

Nama klien : RK

Harga beli : Rp. 95.000.000,-

Laba : Rp. 78.643.700,-

Jangka waktu : 108 bulan

Peneliti mendapatkan informasi dari pegawai yang bagian

pembiayaan PT. Bank SulSelbar Syariah yang merupakan data

simulasi klien pada saat ingin membayar kredit. Di bawah ini merupakan hasil dari analisa penulis.

Menurut pihak bank SulSelbar Syariah nasabah dengan inisial RK telah melalui segala prosedur yang sudah ditetapkan sehingga dapat dinyatakan bisa untuk mengambil pembiayaan yang di inginkan. Apabila nasabah telah menyelesaikan akad murabahah maka ia dapat diberikan surat kuasa (akad wakalah) dari bank yang akan di perlihatkan pada agen bank SulSelbar Syariah. Selanjutnya pihak bank memberikan dana ke klien RK yang totalnya Rp.

95.000.000,- jurnalnya sebagai berikut :

Piutang wakalah Rp. 95.000.000,-

Rek. klien Rp. 95.000.000,-

Setelah klien RK melunasi dan memakai dana yang telah disepakati kemudian selanjutnya apabila transaksi telah selesai kemudian memerikan laporan yang disertakan dengan dokumen pembelian pada pihak bank sehingga pihak dari bank dapat segera melaksanakan penghapusan utang wakalah. Jurnalnya yaitu :

Persediaan aktiva Murabahah Rp. 95.000.000,-

Piutang wakalah Rp. 95.000.000,-

Pada perolehan Laba jurnal nya :

Piutang Murabahah Rp. 78.643.700,-

Laba Murabahah Rp. 78.643.700,-

Di bawah ini merupakan daftar kredit nasabah RK yang angsurannya 13 bulan perhitungannya ialah margin+pokok akan dibayarkan selama 108 bulan. Berikut ialah tabelnya :

Tabel 2.1 Daftar Kredit

Nama Klien : RK Jangka waktu :108 bulan

Harga beli : Rp. 90.000.000,- Grace periode : -

Laba : Rp. 78.643.700,- Dropping : Jan 19

Harga jual : Rp. 194.484.735,- Profit : 15.00

%

Bulan Pokok Laba Total

Cicilan Sisa Pokok Sisa Cicilan 01 Feb ‟19 420.312 1.187.500 1.607.812 94.579.687 192.876.923 01 Mar „19 425.565 1.182.246 1.607.812 94.154.122 191.269.111 01 Apr „19 430.885 1.176.926 1.607.812 93.723.236 189.661.299 01 Mei „19 436.271 1.171.540 1.607.812 93.286.964 188.053.487 01 Jun „19 441.724 1.166.087 1.607.812 92.845.239 186.445.675 01 Jul „19 447.246 1.160.565 1.607.812 92.397.993 184.837.863 01 Ags „19 452.837 1.154.974 1.607.812 91.945.156 183.230.051 01 Sep „19 458.497 1.149.314 1.607.812 91.486.658 181.622.239 01 Okt „19 464.228 1.143.583 1.607.812 91.022.429 180.014.427 01 Nov „19 470.031 1.137.780 1.607.812 90.552.398 178.406.615 01 Des „19 475.907 1.131.904 1.607.812 90.076.491 176.798.803 01 Jan „20 481.855 1.125.956 1.607.812 89.594.635 175.190.991 01 Feb „20 487.879 1.119.932 1.607.812 89.106.756 173.583.179 Sumber : staf pembiayaan PT. Bank SulSelbar Syariah

U

Apabila nasabah RK ingin membayar angsuran maka jurnal nya ialah :

Piutang Murabahah ditangguhkan Rp. 420.312

Piutang Murabahah Rp. 420.312

Dan jurnal untuk pendapatan margin ialah :

margin + pokok

Margin ditangguhkan Rp. 1.187.500

Pendapatan margin Rp. 1.187.500

Perbedaan PSAK 102 dan sistem penerapan yang ada pada PT.

Bank Sulselbar Syariah Cabang Makassar

No PSAK No. 102 PT. Bank SulSelbar Syariah

Cabang Makassar 1. Murabahah merupakan transaksi

atau akad jual beli dimana sebelumnya pihak penjual dan pembeli telah menyepakati harga perolehan dan keuntungannya.

Murabahah merupakan pembiayaan dengan prinsip jual beli dimana bank

menjual barang yang

dipesan/diinginkan nasabah dengan besarnya margin yang sudah diatur dalam katantuan tersendiri oleh bank.

2. Murabahah dapat dilakukan dengan tanpa pesanan maupun pesanan

Bank lebih menacu pada murabahah dengan pesanan bertujuan untuk mengurangi risiko ketidaksesuaian barang yang nasabah pesan.

3. Apabila nasabah lalai dan tidak bertanggungjawab atas kewajibannya yang sebelumnya telah disepakati dalam akad maka akan dikenakan denda dan diakui sebagai bagian dana kebajikan.

Bank tidak mengenakan denda dalam bentuk apapun karena berdasarkan peraturan serta keputusan yang telah dikeluarkan oleh dewan pengawas syariah.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasar pada hasil analisis serta pembahasan yang peniliti lakukan maka kesimpulan yang di dapat yaitu :

Masih ada beberapa hal yang belum sesuai pada PSAK 102 serta pada saat pengajuan permohonan bank lebih mengacu ke murabahah dengan pesanan guna untuk mengurangi resiko yang tidak di inginkan.

B. Saran

Setelah melakukan penelitian, banyak harapan yang

penulis ingin utarakan yaitu salah satunya agar para staf PT.Bank

SulSelbar Syariah Cabang Makassar lebih menambah

pengetahuan tentang PSAK 102 sehingga penerapan pada

Murabahah bisa ditingkatkan menjadi meningkat dari

sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA

Chair Wasilur. 2014. Riba Dalam Perspektif Islam Dan Sejarah. Jurnal Iqtishadia Vol. 1, No. 1 Juni

Fadhila Novi. 2015. Analisis Pembiayaan Mudharabah dan Murabahah Terhadap Laba Bank Syariah Mandiri. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis.

Volume. 15, No.1

Ilyas Rahmat. 2015. Konsep Pembiayaan Dalam Perbankan Syariah. Jurnal Vol 9 No. 1 Februari

Nurhayati Sri, Wasilah. 2015. Akuntansi Syariah Di Indonesia Edisi 4.

Jakarta: Salemba Empat

Mujahidin Akhmad. 2016. Hukum Perbankan Syariah, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada

Astika, S & Suarni, A. (2018). Analisis Penerapan Akuntansi Syariah Berdasarkan PSAK 102 Pada Pembiayaan Murabahah di PT.Bank BNI Syariah Cabang Makassar. Ar-Ribh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 93.

Mardani. 2015. Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia.

Jakarta: Prenadamedia Group

Rizal Yaya. 2014. Akuntansi Perbankan Syariah Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat

Ikatan Akuntansi Indonesia. 2016. Standar Akuntansi Syariah. Jakarta: IAI Sugiono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Kombinasi

(Mixed Methods). Bandung: Alfabeta

Parno, Tikawati. 2016. Analisis Penerapan PSAK No. 102 untuk Pembiayaan Murabahah Pada KPN IAIN Samarinda. Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No.2

Rindy Hartati Sholihah, Muhammad Saifi, Zahroh Z.A, 2017. Evaluasi Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 102 Tentang Pembiayaan Murabahah. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang.

Risa Erlina. 2016. Perlakuan Akuntansi Terhadap Pembiayaan Murabahah Dan Penyajian Laporan Keuangan Pada KSU BMT Al – Falah Pontianak Berdasarkan PSAK 102 dan SAK ETAP. Universitas Tanjungpura.

Zyarina Rakhma Safriani. 2018. Analisis Kesesuaian Perlakuan Akuntansi Dalam Transaksi Pembiayaan Murabahah Berdasarkan PSAK 102 Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada Bank Jatim Cabang Syariah Mlang).

Universitas Brawijaya Malang.

Mantang. 2014. Analisis Sistem Pembiayaan Murabahah, Musyarakah dan Mudharabah Pada Bank Syariah (PT. Bank Sulselbar Syariah Cabang Makassar). Universitas Muhammadiyah Makassar.

Diah Nurdiwaty, Hestin Sri Widiawati. 2018. Akuntansi Syariah Untuk Pembiayaan Murabahah, Mudharabah Serta Kesesuaian Dengan PSAK Syariah No. 102 dan 105 Pada KSPPS BMT NU Jombang. Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Imam Sofi‟i. 2016. Analisis Penerapan PSAK 102 Atas Pembiayaan Modal Investasi Murabahah Pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Nurul Falah Sawangan Depok. Universitas Pamulang.

Wiroso, SE,MBA. Jual Beli Murabahah. (Yogyakarta: UII Press Yogyakarta).

Diakses pada 23 Oktober 2019

https://id.scribd.com/doc/94946180/TEORI-KEMASLAHATAN-by-Kadir- Dr-Pak-Kyai-Dahlan

http://isnatiananana.blogspot.co.id/2017/04/jenis-jenis-pembiayaan-bank- syariah.html

http://rumaysho.com/2201-murabahah-yang-mengandung-riba.html Diakses pada 11/09/2020

https://banksulselbar.co.id/page/sejarah-singkatsejarah-singkat https://banksulselbar.co.id/page/syariah

Diakses pada 26/09/2020

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Murabahah/ketentuan-umum-murabahah https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bank-Sulselbar/sejarahbank

Al-Qur‟an dan Hadist

Fatwa Dewan Syariah Nasional

LAMPIRAN

Penelitian Terdahulu

No Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian 1 Parno dan

Tikawati (2016)

Analisis Penerapan PSAK No. 102 Untuk Pembiayaan

Murabahah Pada KPN IAIN Samarinda

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa perlakuan akuntansi murabahah pada KPN IAIN Samarinda yang berkaitan dengan pengakuan dan

pengukuran, penyajian dan pengungkapan belum sepenuhnya sesuai dengan PSAK No. 102.

2 Rindy Hartanti Sholihah, Muhammad Saifi dan Zahroh Z.A (2017)

Evaluasi Penerapan PSAK No. 102 Tentang Pembiayaan

Murabahah (Studi Pada PT. Bank Mandiri Syariah Cabang Malang)

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah masih banyak

ditemukan tidak kesesuaiannya dengan PSAK No. 102.

3 Risa Erlina (2016)

Perlakuan Akuntansi Terhadap Pembiayaan Murabahah dan

Penyajian Laporan Keuangan Pada KSU BMT Al-Falah

Berdasarkan hasil penelitian KSU BMT Al-Falah Pontianak, dalam pencatatan akuntansi murabahah ada yang sudah di terapkan sesuai PSAK 102 dan ada yang belum diterapkan sesuai PSAK

Pontianak Berdasarkan PSAK 102 dan SAK ETAP

102 serta dalam penyajian laporan keuangan yang ada di KSU BMT Al-Falah Pontianak hanya menyajikan 2 laporan keuangan yaitu laporan neraca dan perhitungan hasil usaha.

4 Zyarina Rakhma Safriani (2018)

Analisis Kesesuaian Perlakuan Akuntansi Dalam Transaksi Pembiayaan Murabahah

Berdasarkan PSAK 102 Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada Bank Jatim Cabang Syariah Malang)

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa hal pada pembiayaan murabahah belum sesuai dengan PSAK 102.

5 Diah Nyrdiwaty dan Hestin Sri Widiawati (2018)

Akuntansi Syariah Untuk Pembiayaan Murabahah,

Mudharabah Serta Kesesuaian Dengan PSAK No. 102 dan 105 dan Pada KSPPS BMT NU Jombang

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan penerapan akuntansi syariah pada pembiayaan Murabahah dan Mudharabah pada KSPPS BMT NU Jombang sesuai dengan SOP yang ada di KSPPS BMT NU Jombang. Sedangkan kesesuaian perlakuan pembiayaan akuntansi

syariah pembiayaan Murabahah, Mudharabah terhadap PSAK No.

102 dan 105 belum sesuai.

Ketidak sesuaian terdapat pengakuan dan pengukuran aset dan uang muka pembiayaan Murabahah.

6 Imam Sifi‟i (2016)

Analisis Penerapan PSAK 102 Atas Pembiayaan Modal Investasi Murabahah Pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Nurul Falah Sawangan Depok

Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan akad

Murabahah di BMT Nurul Falah pada pembiayaan modal investasi tanpa jaminan tambahan ini dapat dikatakan sesuai dengan syariah karena dalam praktek

pelaksanaan akad Murabahah sesuai dengan PSAK 102.

7 Agus Taufik Hidayat dan Nurhayati (2018)

Tinjauan PSAK 102 Penerapan Akuntansi Murabahah Dalam Pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) pada Bank BRI Syariah tidak sesuai dengan PSAK 102 tentang Murabahah.

8 Rani Febrian dan Sepky Mardian

Penerapan PSAK No.

102 Atas Transaksi Murabahah (Studi Pada

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua BMT di Depok telah mengadopsi

(2017) Baitul Maal Wa Tamwil Di Depok, Jawa Barat)

PSAK No. 102 pada perlakuan akuntansi atas transaksi murabahah.

9 Muzayyidatul Habibah dan Alfu Nikmah (2016)

Analisis Penerapan Akuntansi Syariah Berdasarkan PSAK 102 Pada Pembiayaan Murabahah Di BMT Se- Kabupaten PATI

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasikan bahwa masih terdapat BMT yang melakukan pengakuan persediaan yang seharusnya tidak perlu dilakukan karena praktik yang dilakukan

merupakan transaksi pembiayaan murabahah bukan transaksi murabahah berbasis jual beli.

10 Amira Nurlatifah (2015)

Perlakuan Akuntansi Murabahah Dalam Pembiayaan KPR (Kredit Perumahan Rakyat) Syariah

Ditinjau Dari PSAK No.

102 Pada Bank BTN Syariah Surabaya

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi murabahah pada produk pembiayaan hipotek dengan jenis pembiayaan hipotek BTN Platinum iB belum

sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan PSAK No. 102 tentang akuntansi Murabahah di Bank BTN Syariah Surabaya.

Contoh Formulir Permohonan untuk Pembiayaan Murabahah

Dokumentasi dengan staf bank sulselbar syariah ibu wulan

Dokumentasi dengan staf bank sulselbar syariah ibu wulan

Dokumentasi dengan staf bank sulselbar syariah ibu wulan

Dokumentasi dengan staf bank sulselbar syariah ibu wulan

RIWAYAT HIDUP

Fatmawati, lahir di Jeneponto 09 Oktober 1995, anak ke 2 dari 2 bersaudara, merupakan buah cinta dari pasangan Doromang dan Supriyati. Jenjang pendidikan yang tempuh penulis mulai dari bangku Sekolah Dasar di SDN Mangga Tiga pada tahun 2002 dan tamat pada tahun 2008, kemudian penulis melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Bissappu pada tahun 2008 dan tamat tahun 2011, selanjutnya penulis melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Bantaeng pada tahun 2011 dan tamat pada tahun 2014, di tahun 2014 penulis melanjutkan pendidikan dengan studi Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dalam dokumen PT. BANK SULSELBAR SYARIAH CABANG MAKASSAR (Halaman 67-72)

Dokumen terkait