• Tidak ada hasil yang ditemukan

E. Permasalahan Pembangunan Ekonomi Kreatif

3. Strategi 18: Mengelola kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kajian sesuai kebutuhan pembangunan

3.3. Kerangka Regulasi Kemenparekraf/Baparekraf

Berdasarkan Permen PPN 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Strategis Kementerian/Lembaga Tahun 2020-2024, kerangka regulasi adalah perencanaan pembentukan regulasi dalam rangka memfasilitasi, mendorong dan mengatur perilaku masyarakat dan penyelenggara negara dalam rangka mencapai tujuan bernegara. Dengan kata lain, kerangka regulasi merupakan dukungan dalam bentuk regulasi guna mencapai visi yang ingin dicapai. Kerangka regulasi akan menjadi payung hukum pelaksanaan arah kebijakan dan strategi Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2020-2024. Kerangka regulasi Kemenparekraf/Baparekraf dalam mendukung pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif adalah:

1) Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual (vide pasal 16 ayat (2) UU Ekonomi Kreatif);

2) Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang sistem pemasaran berbasis kekayaan intelektual (vide pasal 21 ayat (2) UU Ekonomi Kreatif);

3) Rancangan Peraturan Presiden (Rperpres) tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (vide pasal 25 (6) UU Ekonomi Kreatif);

4) Rancangan Peraturan Presiden (Rperpres) tentang Kelembagaan Ekonomi Kreatif (vide pasal 30 (2) UU Ekonomi Kreatif);

5) Rancangan Perubahan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional/ Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Terpadu sebagai review atas PP No.50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional 2010- 2025 yang akan berakhir pada tahun 2025;

6) Rancangan Perubahan Peraturan Presiden (RPerpres) tentang Integrated Tourism Masterplan; dan

7) Rancangan Perubahan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Badan Promosi Pariwisata dan MICE.

Masing-masing kerangka regulasi diatas akan dijabarkan kedalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Permen Parekraf) sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan teknis di lapangan. Perumusan Permen Parekraf tersebut akan dijabarkan kedalam Rencana Kerja (Renja) Kemenparekraf/Baparekraf setiap tahunnya.

No.

Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi

Urgensi Pembentukan Berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian dan

Penelitian

Unit

Penanggungjawab

Unit Terkait/

Institusi

Target Penyelesaian 1. Rancangan

Peraturan

Pemerintah (RPP) tentang skema pembiayaan

berbasis kekayaan intelektual

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif mengamanatkan Pemerintah untuk memfasilitasi skema pembiayaan yang berbasis kekayaan intelektual bagi Pelaku Ekonomi Kreatif.

Skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual merupakan skema pembiayaan yang menjadikan kekayaan intelektual sebagai objek jaminan utang bagi lembaga keuangan agar dapat memberikan pembiayaan kepada Pelaku Ekonomi Kreatif

Deputi Bidang Industri dan Investasi

Kementerian Keuangan,

2020-2021

2. Rancangan Peraturan

Pemerintah (RPP) tentang sistem pemasaran berbasis kekayaan

intelektual

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif mengamanatkan Pemerintah untuk memfasilitasi pengembangan sistem pemasaran produk Ekonomi Kreatif berbasis kekayaan intelektual yang merupakan sistem pemasaran yang mengutamakan pemanfaatan kekayaan intelektual antara lain lisensi, waralaba, alih teknologi, jenama bersama (co-branding), dan/atau pengalihan hak.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif

Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan

2021-2022

3. Rancangan

Peraturan Presiden (Rperpres) tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa Ekonomi Kreatif dilaksanakan berdasarkan Rencana Induk Ekonomi Kreatif yang merupakan bagian integral dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.

Pengembangan Ekonomi Kreatif dituangkan dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif dan dijadikan pedoman bagi Pemerintah.

Deputi Bidang Kebijakan Strategis

Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informasi

2021-2022

4. Rancangan

Peraturan Presiden (Rperpres) tentang Kelembagaan Ekonomi Kreatif

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif memperbolehkan Pemerintah untuk bekerjasama dengan lembaga pendidikan, dunia usaha, dunia industry, jejaring komunitas, dan/atau media. Pemerintah juga dapat melakukan kerja sama Internasional.

Deputi Bidang Sumberdaya dan Kelembagaan

Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informasi

2021-2022

5. Rancangan Perubahan Peraturan

Pemerintah (RPP) tentang Rencana Induk

Pembangunan Pariwisata Nasional / Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Terpadu

Hasil Kajian/Review tentang Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025 yang akan berakhir pada tahun 2025, sehingga konten dan substansinya perlu direview dan dijadikan kajian sebagai dasar perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011. Saat ini juga sedang dikaji terkait pembentukan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Terpadu (RIPPANDU)

Deputi Bidang Kebijakan Strategis

Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,

Kementerian Lingkungan Hidup,

Kementerian Kelautan

2022-2023

6. Rancangan

Peraturan Presiden (RPerpres) tentang Integrated Tourism Masterplan

Dalam Surat Sekretariat Kabinet Nomor B- 652/Seskab/Maritim/11/2015 Perihal Arahan Presiden Mengenai Pariwisata mengamanatkan Menteri Pariwisata bersama Menteri terkait lainnya, para Gubernur pada 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, Bupati/Walikota terkait, agar fokus pada perbaikan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Pariwisata dengan mendukung dan memperkuat kebijakan, program dan kegiatan yang diperlukan sehingga benar-benar terlihat perubahannya. Selain itu, dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan pembangunan pariwisata di destinasi wisata prioritas, Pemerintah bekerja sama dengan Bank Dunia melaksanakan program

pembangunan pariwisata secara terintegrasi dan berkelanjutan di destinasi pariwisata prioritas. Di mana masing-masing destinasi pariwisata prioritas tersebut akan akan disusun Integrated Tourism Masteplan (Penyusunan Rencana Induk Pariwisata Terpadu) yang terdiri dari rencana 25 tahun yang mencakup satu destinasi sebagai satu wilayah perencanaan dan rencana detail 5 tahun untuk masing-masing kawasan inti pariwisata.

Kementerian

Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,

Kementerian Lingkungan Hidup,

Kementerian Kelautan

2020-2021

7. Rancangan Peraturan

Pemerintah (RPP) tentang Badan Promosi Pariwisata dan MICE

Dalam rangka pengembangan dan peningkatan Industri MICE di Indonesia, perlu dibentuk Badan Promosi Pariwisata dan MICE yang bentuk kelembagaannya merupakan gabungan pemerintah dan swasta. Akan dilakukan kajian terkait opsi- opsi terkait bentuk kelembagaan badan promosi tersebut baik mengkaji lembaga yang sudah ada (BPPI) maupun pembentukan lembaga baru.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events)

Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian

2021-2023

Dokumen terkait