Berdasarkan uraian-uraian yang telah dipaparkan di atas, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Metode istinbat hukum yang digunakan oleh Ali ash-Shobuni dalam Tafsir Rawāi Al-Bayān Fī Tafsīr Āyat Al-Ahkām Min Al-Qur’ān dalam tema jilbab adalah metode kebahasaan yang terdiri dari Fi’il amr shighat khabariyah,‘amm, mafhum muwafaqah, mafhum mukhalafah, nahy shighat la nahiyah, dan metode maknawi yang terdiri dari Qiyas; dalam tema menikahi perempuan musyrik, metode kebahasaan yang digunakan meliputi nash dan nahy shighat la nahiyah, dan metode maknawi meliputi ijma’, al-maṣlahahal-mursalah dan sadd adz-dzari’ah; dalam tema kewajiban haji, metode kebahasaan yang digunakan meliputi zhahir dan amr, dan metode maknawi meliputi ijma’, dan sadd adz-dzari’ah, dan dalam tema qisas, ash-Shobuni hanya menggunakan satu metode, yakni metode kebahasaan (dalalah‘amm).
2. Kelebihan metode istinbath hukum yang digunakan oleh Ali ash-Shobuni dalam Tafsir Rawāi Al-Bayān Fī Tafsīr Āyat Al-Ahkām Min Al-Qur’ān adalah tidak fanatik terhadap satu madzhab, memberikan wawasan yang luas dengan adanya penjelasan tentang pendapat para madzhab dan para mufassir, membuka diri untuk selalu bersikap toleran, menolak sikap yang memusuhi atau mengkafirkan orang yang tidak sealiran, menampilkan fiqih dengan wujud yang adaptable dengan perkembangan zaman, mengetahui pendapat-pendapat yang disepakati dan diperselisihkan dan mengetahui latar belakang perbedaan dan memantapkan pendapat yang diambil (diunggulkan). Sedangkan kekurangannya adalah istinbath hukum
173
yang dilakukan oleh ash-Shobuni belum ada perubahan mendasar dan representatif dari pendapat ulama sebelumnya.
B. Saran
Tesis berusaha untuk menemukana metode istinbath yang digunakan oleh Muhammad Ali ash-Shobuni dalam tafsir Rawāi Al-Bayān Fī Tafsīr Āyat Al-Ahkām Min Al-Qur’ān. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa metode istinbat yang digunakan oleh ash-Shobuni adalah metode komparasi terhadap pendapat beberapa madzhab. Metode ini memberikan peluang untuk fanatik terhadap salah satu madzhab, bahkan sampai menyalahkan madzhab yang berbeda dengan yang dianutnya. Dan kelebihan ash-Shobuni adalah tidak memihak pada salah satu madzhab, tetapi memilih mana yang lebih dekat dengan kebenaran. Maka penulis berharap pilihan ash-Shobuni tersebut diikuti oleh masyarakat sekarang sehingga kerukunan tetap tercipta dalam bingkai perbedaan.
Penulis menyadari bahwa penelitian yang telah penulis lakukan belum lah sempurna, maka penulis berharap agar penelitian ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ada peneliti-peneliti lain yang dapat memainkan peran yang lebih besar. Amin.
174
DAFTAR PUSTAKA
Affandy, Muhammad Yusry bin Md Isa Yang, “Metodologi Pentafsiran Aliran Fiqh: Kajian terhadap Ayat-Ayat Hukum Ibadat dalam Tafsir al- Azhar”, dalam Tesis yang diserahkan untuk memenuhi keperluan bagi Ijazah Doktor Falsafah di Universiti Sains Malaysia tahun 2017.
Ahmad, Abu Abdurrahman bin Syuaib al-Nasa’i, Sunan al-Nasai al-Shughra, juz 15, Aplikasi Gawami’ al-Kalim, Beirut: t.p., 1991.
Ahmad, Abu Abdurrahman bin Syuaib al-Nasa’i, Sunan al-Nasai al-Shughra, juz 14, Aplikasi Maktabah Syamilah, Beirut: t.p., 1991.
Ali, Atabik dan A. Zuhdi Muhdlor, Kamus Kontemporer Arab Indonesia, Yogyakarta: Multi Karya Grafika, tt.
Ali, Mohammad Daud, Hukum Islam Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2012.
Aljufri, Ali, “Metode Tafsir al-Wadhi al-Muyasssar Karya M. Ali al- Shabuni”, dalam Jurnal Rausyan Fikr, Vol. 12 No.1Juni 2016.
Amri, Arie Machlina, “Metode Penafsiran Al-Qur’an”, Jurnal Insyirah:
Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Studi Islam, Vol. 2, No.1, Juni 2014.
Arifin, Muhammad Patri, “Rawa’ al-Bayan Tafsir Ayat al-Ahkam min al- Qur’an Karya Muhammad Ali ash-Shobuni (Suatu Kajian Metodologi) karya Muhammad Patri Arifin”, tesis Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar tahun 2014.
Atabik, Ahmad,“Perkembangan Tafsir Modern di Indonesia”, dalam Jurnal Hermeunetik, Vol. 8, No. 2, Desember 2014.
Azhari, Fathurrahman, “Metode Istinbath Hukum Ibn Rusyd Dalam Kitab Bidayah al-Mujtahid”, dalam Jurnal Tashwir Vol. 3 No. 8, Oktober – Desember 2015.
175
Aziz, Muhammad dan Sholikah, “Metode Istinbat Hukum Zakat Profesi Perspektif Yusuf al-Qardawi dan Implikasinya terhadap Pengembangan Objek Zakat di Indonesia”, dalam Jurnal Ulul Albab Volume 16, No.1 Tahun 2015.
Al-Baghdadi Al-Khatib dan Ahmad bin ali bin Tsabit, Juz 1, Al-Faqih Wa Al- Mutafaqqih, (Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyyah, 1400 H.
Bagir, Haidar dan Syafiq Basri, Ijtihad Dalam Sorotan, Bandung : Mizan Anggota IKAPI, 1996.
Bahar, Ziauddin, “S}afwah Al-Tafa<si<r Karya Muh{Ammad ‘Ali< Al- S}abu<ni< (Suatu Kajian Metodologi), dalam Tesis UIN Alauddin Makassar, tahun 2017.
Bahri, Syamsul, “Penerapan Kaidah-Kaidah Hukum Islam Dalam Istinbath Hukum (Analisis Kajian Dewan Hisbah/Persis)”, dalam Jurnal Kanun Jurnal Ilmu Hukum No. 55, Th. XIII (Desember, 2011.
Baidan, Nashruddin, Rekonstruksi Ilmu Tafsir, Yogyakarta: PT. Dana Bhakti Prima Yasa, 2000.Baidan, Nashruddin, Perkembangan Tafsir Al- Qur‟an di Indonesia, Solo: Tiga Serangkai, 2003.
Baidan, Nasruddin, Wawasan Baru Ilmu Tafsir, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.
al-Baihaqi, Imam, Sunan al-Baihaqi, Juz 2, Aplikasi Maktabah Syamilah, (Hindi: t.p., 1344.
Bakry, Sidi Nazar, Fiqh dan Ushul Fiqh, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.
Albantani, Azkia Muharom dan Junizar Suratman, “Pendekatan Dalam Tafsir: Tafsir bi al-Ma’tsûr, Tafsir bi al-Ra’yi, dan Tafsir bi al-Isyârah”, Jurnal Hikamuna, Desember 2016, Vol. 1 No. 2.
Batubara, Chuzaimah, “Qishâsh: Hukuman Mati dalam Perspektif al-Qur’an”
dalam Jurnal Miqat, Vol. XXXIV No. 2 Juli-Desember 2010.
176
al-Bukhari, Muhammad Ismail, Shahih al-Bukhari, juz 11, Aplikasi Maktabah Syamilah, Kairo: al-Mathba’ah al-Amirah, 1286 H.
Beyk, Muhammad Khudhari, Al-tarikh al-tasyrik al-Islami, Kairo: Dar Ihya Al-Kutub, 1930.
Chudlori, M. Syakur, “Tafsir Ahkam dan Kontekstualisasi Hukum Islam”, dalam Jurnal al-Mashlahah: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam.
Dahlan, Abd. Rahman, Ushul Fiqh, Jakarta: Amzah, 2011.
Dawud, Abu, Sunan Abu Dawud, Juz 12, Aplikasi Maktabah Syamilah, Hindi: al-Mathba’ al-Muhammadi, 1346.
Adz-Dzahaby, Muhammad Husein, at-Tafsir wa al-Mufassirun, Beirut: Dar Fikr 1998.
Effendi, Satria, Ushul Fiqh, Jakarta: Kencana, 2005.
Fawdah, Mahmud Basuni, Tafsir-tafsir Al-Qur’an: Perkenalan dengan Metodologi Tafsir terj. M. Mochtar Zoemi dan Abdul Qadir Hamid, Bandung: Pustaka, 1987.
Furchan, Arif dan Agus Maimun, Studi Tokoh: Metode Penelitian Mengenai Tokoh, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.
Al-Ghazali, Al Mushtasfa, Kairo: Mathba’ah Mustafa Muhammad, 1937.
Hadna, Ahmad Musthafa, Problematika Menafsirkan Al-Qur’an, Semarang:
Dina Utama Semarang, 1993.
Harahap, Sumper Mulia, “Metode Istinbathh Hukum Ibn Taimiyah (Analisis terhadap Kitab Majmu’ Fatawa Karya Taqiyuddin Ahmad Ibn Taimiyah)”, dalam Jurnal Yurisprudentia, Volume 1, Nomor 2, Desember 2015.
Haryono, Andy, “Analisis Metode Tafsir Muhammad Ash-Shabuni dalam Kitab rawâiu’ al-Bayân”, dalam Jurnal Wardah, Vol.18, No.1, 2017.
177
Hasan bin Jali, “Analisis Hadith Riwayat Ibnu Abbas dalam Tafsir Ayat al- Ahkam Min Al-Qur’an Oleh Muhammad ‘Ali al-Sabuni”, Tesis Kuala Lumpur: Bahagian Pengajian Usuluddin Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya, 2011.
Hasanuddin, Perbedaan Qira’at dan Pengaruhnya Terhadap Istinbath Hukum dalam Al-Qur’an, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 1997.
Hasbiyallah, Fiqh Dan Ushul Fiqh, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013.
Hassan, Fuad dan Koentjaraningrat, “Beberapa Asas Metodologi Ilmiah”
dalam Koentjaraningrat (ed), Metode-metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: Gramedia, 1997.
Hazm, Ibnu, Risalah Ibnu Hazm al-Andalusi, (t.k.: al-Mu’assasah al- Arabiyyah, 1983.
Hermawan, Acep, Ulumul Qur.an: Ilmu Untuk Memahami Wahyu (Remaja Posdakarya: Bandung, 2011.
Humaedi, Metodologi Pentafsiran Ayat Hukum al-Baghawi Dalam Ma’alim al-Tanzil, Kuala Lumpur: Universiti Malaya, 2006.
Husin, Muhammad, “Metodologi Penafsiran Al-Qur’an”, Jurnal Darussalam, Volume 7, No.2, Juli – Desember 2008.
Huzaimah, Ibnu Shahih Ibnu Huzaimah, Juz 6, Aplikasi Maktabah Syamilah.
Ibrahim, Abu Ishaq ibn Musa al-Syaukani, Irsyad al-Fuhul fi Tahqiq al-Haqq min ‘Ilm al-Ushul, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1994.
Ilyas, Yunahar, Kesetaraan Gender dalam Al-Qur’an: Studi Pemikiran Para Mufassir, cet. ke-2, Yogyakarta: Itqan Publishing, 2015.
Iqbal, Mashuri Sirojuddin dan A. Fudlali, Pengantar Ilmu Tafsir, Bandung:
Angkasa, 2009.
Itr, Nuruddin, Ulum Al-Qur’an al-Karim, Damaskus: Matba’ah as-Sibli, 1996.
178
Iya>zi>, Muhammad ‘Ali>, Al-Mufassiru>n h}aya>tuhum wa manhajuhum, T{eheran: Mu’assasah al-T{ab’atu wa al-Nasyr Wiza>rah al-S|aqa>fah wa al-Irsya>d al-Isla>mi>, t.th.
Izzan, Ahmad, Metodologi Ilmu Tafsir, cet. ke-3, Bandung: Tafakur, 2011.
Ja’far, Musâid Muslim Abdillâh Ali, Atsar al-Tathawwur al-Fikrî fî al-Tafsîr fî al-Ashr al-Abbâsi, Beirut: Muassasah al-Risâlah, 1984.
Junaedi, “Epistemologi Penafsiran Ayat-Ayat Ahkam Analisis Komparasi:
Muhammad Ali as-Shabuni dan Muhammad Syahrur”, dalam Prosiding Halaqoh Nasional & Seminar Internasional Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya.
al-Jurjani, Al-Syarif ‘Ali ibn Muhammad, Kitab at-Ta’rifat, Beirut: Dar al- Kutub al-‘Ilmiyyah, 1988.
Kaltsum, Lilik Ummi dan Abd. Moqsith, Tafsir Ayat-Ayat Ahkam, Jakarta:
UIN Press, 2015.
Khallaf, Abdul Wahab, ‘Ilm al-Ushul Fiqh, Kairo:Maktabah dakwatul Islam:2002.
Khatimah, Husnul, “Metode Istinbath Imam Malik”, dalam Jurnal Edukasi:
Jurnal Pemikiran Keislaman.
al-Khudari, Muhammad, Tarikh al-Tasyri‘ al-Islami, Mesir: al-Maktabah al- Tijariyyah al-Kubra, 1965.
Ma’luf, Luis, Al-Munjid fi al-Lughah wa al-A’lam, Beirut : Dar al-Masyriq, 1986.
Madaniy, A. Malik, “Isrāīliyyāt dan Mauḍū‘āt dalam Tafsīr al-Qur’ān (Studi Tafsīr al-Jalālain),” Disertasi Pascasarjana (Doktor) Ilmu Agama Islam UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2009.
Malik, Imam, al-Muwaththa’, Juz 2, Aplikasi Maktabah Syamilah.
al-Manzûr, Ibnu, Lisān al-‘Arab, Beirut: Dār al-Fikr, Juz II, 1972.
179
Muhammad bin Isa al-Tirmidzi, Jami’ al-Tirmidzi, juz 10, Aplikasi Maktabah Syamilah, Beirut: t.p., 1998.
Muhammad, Badruddin bin Abi Bakar Az-Zarkasyi, al-Burhan fi ‘ulum Al- Qur’an, juz 2, Kairo: Maktabah Dar at-Turats, t.t.
Muhammad, Jamaluddin bin Mukarram al-Anshari (Ibn mandzur), lisan al- Arab, juz 6, Kairo: al-Mu’assasah al-Misriyyah al-‘Ammah, t.t.
Mukhtar, Naqiyah, Ulumul Qur’an, Purwokerto: STAIN Press, 2013.
Munawar, Said Agil Husain, dalam kata pengantar buku Ali al-Aridl, Sejarah dan Metodologi Tafsir, terj. Ahmad Akrom, Jakarta: Rajawali Press, 1992.
Al-Munir, Abd. Malik, ”S}afwat Al-Tafa<si<r Karya Al-S}abu<ni< dan Contoh Penafsirannya tentang Ayat-Ayat Sifat”, dalam Jurnal Analisis, Volume XVI, Nomor 2, Desember 2016.
Mursalim dan Abu Bakar Madani, “Fatwa-Fatwa M. Quraish Shihab dalam Bidang Hukum Islam (Studi terhadap Metode Istinbath Hukum dalam Bukunya “M. Quraish Shihab Menjawab 1001 Macam Soal Keislaman yang Patut Ketahui)”, dalam Jurnal Fenomena, Volume V, No. 2, 2013.
Muslim bin al-Hajjaj, Shahih Muslim, juz 14, Aplikasi Maktabah Syamilah, Kairo: Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyyah, 1374 H.
Mustaqim, Abdul, Epistemologi Tafsir Kontemporer, Yogyakarta: LkiS Group, 2012.
Mustaqim, Abdul, Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir, Yogyakarta: Idea Press Yogyakarta, 2015.
Mutakin, Ali, “Hubungan Maqāṣid Al-Syarī’ah dengan Metode Istinbāth Hukum,” dalam Jurnal Analisis, Volume 17, Nomor 1, Juni 2017.
Nawawi, Abd. Muid, “Hermeneutika Tafsir Maudhu’i”, Jurnal Suhuf, Volume 9, Nomor 1, Juni 2016.
180
Nuraeni, Neni, ”Tafsir Ayat Ahkâm Gender: Kajian tentang Bagian Hak Waris dan Kepemimpinan Perempuan”, dalam Jurnal Asy-Syari‘ah Vol. 16 No. 1, April 2014.
Nurliana, “Metode Istinbath Hukum Muhammad ibn Ismail al-Shan’ani dalam Kitab Subul al-Salam”, dalam Jurnal Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, Vol. 5, No. 2, Juli-Desember 2006.
al-Qattan, Manna’ Khalil, Studi Ilmu-Ilmu Qur’an, terj. Mudzakkir AS, cet 16, Bogor: Pustaka Litera Antar Nusa, 2013.
Rahmat, Jalaluddin (ed), Ijtihad dalam Sorotan, Jakarta : Gaya Media Pratama, 1996.
Rahmawati, “Metode Istinbath Hukum (Telaah Pemikiran Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy)”, disertasi pada Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar tahun 2014.
Rusli, Nasrun, Konsep Ijtihad Asy-Syaukani Relevansinya bagi Pembaruan Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
S., Sumardi, Metodologi Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.
as-S{a>bu>ni, Muh}ammad ‘Ali>. Rawāi Al-Bayān Fī Tafsīr Āyat Al-Ahkām Min Al-Qur’ān, Damaskus: Maktabah al-Ghazali, 1980.
as-S{a>bu>ni>, Muh}ammad ‘Ali>, Mukhtas}a>r Ibn Kas\i>r, Juz 1, Cet.
VII; Beirut: Dar al-Qur’an, 1402 H/1981 M.
al-S{a>bu>ni>, Muh}ammad ‘Ali>, S{afwah al-Tafa>si>r li al-Qur’a>n al- Kari>m, Beiru>t: Da>r al-Kutub al-Isla>miyyah, 1996.
ash-Shiddieqy, Hasbi, Pokok-Pokok Pegangan Imam Mazhab, Semarang:
Pustaka Rizki Putra, 1997.
Ash-Shobuni, Muhammad Ali, At-Tibyan fi Ulum Al-Qur’an, Taheran: Dar Ihsan, 1330 H.
as-Sabt, Khalid bin Usman, Qawaid at-Tafsir: Jam’an wa dirasatan, Kairo:
Dar Ibnu Affan, 2005.
181
as-Sâis, Muhammad ‘Alî, Tafsîr Ayât al-Ahkâm, Jilid II, Beirut: Dâr Ibn Katsîr, t.t.
as-Sarakhsi, Abu Bakar, Ushul al-Saraksi, Beirut: Dar al-Kutub al- Ilmiyah.
As-Suyuthi, Imam Jalaluddin, Samudera Ulumul Qur’an: Al-Itqan Fi Ulumil Qur’an, terj. Farikh Marzuki Ammar dan Imam Fauzi Jaiz, jilid IV, Surabaya: PT Bina Ilmu, 2006.
asy-Syirbashi, Ahmad, Sejarah Tafsir al-Qur’an, terj. Tim Pustaka Firdaus.
Jakarta: Pustaka Firdaus, 1994.
SA, Romli, Muqaranah Mazahib fil Ushul, Jakarta : Gaya Media Pratama, 1999.
Sanaky, Hujair A. H., “Metode Tafsir: Perkembangan Metode Tafsir Mengikuti Warna atau Corak Mufassirin”, dalam Jurnal Al-Mawarid Edisi XVIII Tahun 2008.
Shiddiq, Sapiudin, Ushul Fiqh, Jakarta: Kencana, 2011.
Shihab, M. Quraish, Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Al-Qur’an, Tangerang: Lentera Hati, 2015.
Shihab, M. Quraish, Membumikan al-Qur’an, Bandung: Mizan, 1992.
Sholih, Abdul Qodir Muhammad, al-Tafsir wa al-Mufassirun fi al-Ashri al- Hadis, Beirut: Dar el-Marefah Press, 2003.
Soebahar, Erfan, Menguak Fakta Keabsahan al-Sunnah, Bogor:Kencana, 2003.
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, cet. ke-23, Bandung: Alfabeta, 2016.
Suma, M. Amin, Pengantar Tafsir Ahkam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.
Suma, Muhammad Amin, Ulumul Qur’an, Jakarta: Rajawali Press, 2013.
Sya’ban, Zakiy al-Din, Ushul al-Fiqh al-Islami, Mesir: Dar at-Ta’lif, 1961.
182
Syafe’i, Rachmat, Pengantar Ilmu Tafsir, Bandung: Pustaka Setia, 2006.
Syafei, Rahmat, Ilmu Ushul Fiqh Untuk UIN, STAIN, PTAIS, Bandung: CV Pustaka Setia, 2010.
Syafril dan Fiddian Khairudin, “Paradigma Tafsir Ahkam Kontemporer:
Studi Kitab Rawai’u al-Bayan”, dalam Jurnal Syahadah, Vol. V, No.
1, April 2017.
Syari>f, Muh}ammad Ibra>hi>m, Ittija>ha>t al-Tajdi>d fi> Tafsi>r al- Qur’a>n al-Kari>m, cet. I; Kairo: Da>r al-Sala>m, 2008.
Syarifuddin, Amir, Garis-Garis Besar Fiqh, Jakarta: Prenada Media, 2003.
Syarifuddin, Amir, Ushul Fiqih, Jakarta: Kencana, 2011.
Tim KBBI, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Gramedia, 2008.
Umar, M. Hasbi, Nalar Fiqih Kontemporer, Jakarta: Gaung Persada Press Jakarta, 2007.
Willya, Evra, “Mafhum Muwafaqah dan Implikasinya dalam Istinbath Hukum” dalam Jurnal Al-Syir’ah Vol. 8, No. 2, Desember 2010.
Yangga, Huzaemah Tahido, Pengantar Perbandingan Madhhab, Ciputat:
Gaung Persada (GP) Pers, 2011.
Yusron, M. dkk., Studi Kitab Tafsir Kontemporer, Yogyakarta: Teras, 2006.
Zahrah, Muhammad Abu, Ushul Fiqih, Jakarta:Pustaka Firdaus, 2014.
Zaidān, Abd al-Karīm, Al-Wajīz fī Syarḥ al-Qawā’id al-Fiqhiyyah, Damaskus: Muassasah al-Risālah Nāshirūn, 2011.
az-Zarqani, Muhammad ‘Abdul ‘Adzim, Manahil al-‘Irfan Fi ‘Ulum Al- Qur’an, juz 2, Kairo: Dar Ahya al-Kutub al-‘Arabiyyah, 1918.
Zudbah, Muhammad Ma’sum Zein, Ushul Fiqh: Pengantar Memahami Tashil ath-Thuruqat, Jombang: Darul Hikmah, 2008.