BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Validasi data digunakan untuk membuktikan keabsahan data yang digunakan oleh peneliti. Adapun beberapa langkah dari validasi data yang akan peneliti gunakan adalah sebegai berikut:
a. Kekuatan pengamatan
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti untuk mendapatkan keabsahan yang tinggi, maka jalan penting adalah dengan kekuatan ketekunan dalam pengamatan dilapangan. Pengamatan adalah teknik
pengumpulan data yang dialkuakn dengan semua kemampuan pancaindra. Baik berupa pendengaran, perasaan, dan insting peneliti.41
b. Triangulasi
Triangulasi adalah suatu gabungan atau kombinasi berbagai metode yang dipakai untuk mengkaji fenomena yang saling terkait dari sudut pandang dan perspektif yang berbeda.42 Triangulasi digunakan oleh peneliti adalah triangulasi sumber data. Triangulasi sumber data adalah menggali kebenaran informai tertentu melalui berbagai metode dan sumber perolehan data. Misalnya, selain melalui wawancara dan observasi, peneliti bisa menggunakan dokumen tertulis, arsif, dokumen sejarah, catatan resmi, catatan atau tulisan pribadi dan gambar atau foto.
Tentu masing-masing cara itu akan menghasilkan bukti atau data yang berbeda, yang selanjutnya akan memberikan pandangan (insting) yang berbeda pula mengenai fenomena yang diteliti. Untuk memperoleh kredibilitas atas keabsahan data dapat dilakukan dengan jalan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi, pemeriksaan teman sejawat, dan kecukupan refrensi.43
c. Kecukupan refrensi
Selain menggunakan teknik diatas, peneliti juga menggunakan teknik kecukupan refrensi. Dalam hal ini peneliti mneggunakan
41 Burhan Bungin, Penelitian Kualitatif…, hlm. 254.
42 Ibid,. hlm. 330.
43 Lexi. J Moleong, Metodelogi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT. Remaja Rosda Kariya Offaet, 2007), hlm. 175
dokumetasi buku, jurnal, skripsi, dan catatan-catatan penting yang berkaitan dengan judul yang penulis bahas.
d. Pemeriksaan Teman Sejawat
Teknik ini digunakan untuk menambah wawasan hasil akhir atau hasil sementara yang didapatkan melalui bentuk diskusi rekan-rekan sejawat. Tujuannya adalah untuk mendapatakan pandangan lebih luas dari rekan-rekan yang memiliki kompetensi dibidang hal yang diteliti, baik itu hal pendapat, sanggahan, masukan terhadap apa yang diteliti oleh peneliti terkait analisis peran pasar tradisional aikmel dalam meningkatkan perekonomian pedagang sayur asongan yang ada di Desa Mamben Daya Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur.
38 BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian
1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian a. Letak Geografis Pasar Tradisional Aikmel
Pasar tradisional Aikmel terletak di samping pertokoan aikmel dan sebelum polsek aikmel dan rumah warga, Puskesmas Aikmel Jln Raya Labuan Lombok, Lombok Timur Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu tempat jual beli berbagai macam kebutuhan elektronik dan kebutuhan alat pertanian dan lain sebagainya, karena pasar tradisional ini terletak di pinggir Jln. Raya Lombok sehingga banyak pertokoan yang di dirikan di sekitar pasar tradisional ini, adapun batas-batasnya sebagai berikut:
Sebelah Utara :Pertokoan Aikmel
Sebelah Selatan :Kapolsek Aikmel, Puskesmas Aikmel Sebelah Barat :Pertokoan Aikmel
Sebelah Timur :Rumah Warga
Dilihat dari batas-batas tersebut dapat disimpulkan bahwa lokasi pasar tradisional Aikmel ini terletak cukup strategis karena tidak terlalu jauh dari perumahan-peerumahan warga terlebih pada masyarakat yang ada di Aikmel itu sendiri dan masyarakat sekitar nya. Dari letak nya yang strategis akan memudahkan masyarakat yang membeli kebutuhan hidup nya sehari-hari dan bagi para pedagang sayur yang membeli barang
dagangannya di pasar tradisional Aikmel ini yang akan dijual kembali demi mendapatkan keuntungan yang lebih.
b. Gambaran Umum Pasar Tradisional Aikmel
Pasar tradisional Aikmel merupakan salah satu pasar yang terletak di Kecamatan Aikmel Lombok Timur. Pasar tradisional ini dengan pedagang tetap 905 orang pedagang dengan fasilitas berupa 6 unit los pasar serta 118 unnit toko, menjual berbagai macam produk kebutuhan pokok, pangan, dan sembako seperti beras, ikan, pakain, perlatan rumah tangga, ayam, daging, sayur mayur, buah-buahan, jajanan tradisional, telur, ayam dan lain sebagainya, dan masih banyak lagi kebutuhan sehari-hari lainnya. Kelebihan yang dimiliki di pasar tradisional Aikmel ini adalah produk yang dijualnya dengan harga yang merakyat, sehingga harga nya bisa dikatakan lumayan murah bagi rakyat yang sering berbelanja di pasar tradisional Aikmel ini. Ilustrasi foto pasar Aikmel di bawah ini.
Pasar tradisional Aikmel merupakan pasar tradisional dengan status bisa dikatakan masuk kedalam tipe A, karena dilihat dari luas pasar tradisional Aikmel ini dengan luas 5.000 meter persegi, jumlah pedagang yang ada di pasar tradisional Aikmel mencapai 905 pedagang , sebagaimana dalam undang undang Mentri Perdagangan Reublik Indonesia sebagaimna dimaksud pada ayat (1) huruf a merupakan pasar rakyat dengan oprasional pasar harian jumlah kapasitas pedagang paling sedikit 400 orang dan luas lahan paling sedikit 5000 meter persegi. pasar ini beralamatkan di Jln. Raya Labuhan Lombok, Kelurahan Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat dengan Kode pos 83653 berdiri dan beraktifitas setiap hari. Kepala pasar tradisional Aikmel mengatakan potensi ekonomi meningkatkan perekonomian masyrakat di pasar ini cukup tinggi di lihat dari perputaran uang perharinya bisa mencapai Rp. 1 miliar hingga Rp. 2 miliar perharinya di lihat dari pengunjunng pasar tradisional aikmel ini yang setiap harinnya mengalami peningkatan pengunjungnya adalah penduduk desa Aikmel dan ada juga dari desa lain di sekitaran pasar Aikmel tersbut.
Dengan berdirinya pasar tradisional Aikmel ini, masyarakat sangat terbantu terlebih-lebih pasar tradisonal ini memiliki letak yang cukup strategis dan memberikan harga yang murah dan produk yang dijualnya lebih bervariasi sehingga masyarakat lebih mudah untuk mencari bahan pokok kebutuhan sehari-hari maupun untuk kebutuhan
yang lainnya. Pasar tradisional Aikmel ini berstatus kepemilikan oleh pemerintah daerah Lombok Timur.44
Pasar tradisional Aikmel ini mengalamai perbaiakan sekitaran pada tahun 2006, 2007. Dengan adanya perbaiakan yang dilakukakan oleh pemerintah daerah Lombok Timur pasar tradisional Aikmel lebih tertata rapi, lebih nyaman dan lebih banyak peminat nya untuk berbelanja di pasar tradisional Aikmel tersebut. Selain itu pasar tradisional Aikmel ini menjadi luas tampungan nya untuk berjualan ataupun kegiatan jasa lainnya. Dari segi bangunan yang semula nya hanya satu lantai saja, dengan dilakukan nya perbaikan pasar Aikmel menjadi 3 lantai dan fasilitas-fasilitas lain yang diperbaiki juga.
c. Keadaan Fisik Sarana dan Prasarana Pasar Aikmel
Keadaan fisik pasar tradisional Aikmel, yakni memiliki gedung yang terdiri dari 3 lantai yang dimana semua lantai digunakan untuk kegitan berdagang dilantai pertama selain tempat berdagang terdapat juga beberapa fasilitas umum di pasar Aikmel tersebut seperti kantor UPT pasar, tempat berdagang, kios-kios, musolla, toilet umum dan lain sebagainya.
Pasar tradisional ini memiliki sarana dan prasarana umum yang cukup memadai, seperti lahan parkir yang luas selain menjadi tempat parkir tempat parkir ini juga digunakan sebagai tempat para distributor atau para pengepul barang yang menjualkan barang-barang nya di pasar
44 H. Anwar, (Kepala Pasar Aikmel), Wawancara, Aikmel, 14 Juni 2021
tradisional Aikmel tersebut.dan bangunan pasar yang besar dan luas tentunya.45
2. Pasar Aikmel dan Peningkatan Ekonomi Pedagang Sayur Asongan Pasar tradisional Aikmel merupakan salah satu pasar yang ada di kabupaten Lombok Timur. Pasar tradisional Aikmel ini menjual berbagai macam produk kebutuhan pokok dan sembako sehari-hari seperti beras tepung terigu gula garam,sayur-mayur dan masih banyak lagi. Kelebihan dari pasar aikmel ini adalah produk-produk yang ada dijual dengan harga yang cukup merakyat atau lebih murah sehingga para pedagang sayur asongan ini membeli barang dagangan yang akan menjual kembali barang dagangan nya sebagaimana fungsi pasar pada umumnya.
Pasar tradisional Aikmel merupakan pasar tradisonal dengan status tipe A. pasar ini beralamat di Jln raya Labuan Lombok kegiatan di pasar tradisional ini merupakan salah satu jalur perantara penyampain barang dan jasa kepada konsumen atau dengan kata lain, pasar adalah wadah untuk segala aktiviitas ekonomi masyarakat terlebih-lebih pada masyarakat pedagang sayur asongan yang mengantungkan usaha yang di gelutinya sebagai pedagang sayur asongan ini, meraka membeli barang dagangan mereka di pasar tradisional Aikmel ini yang kemudian para pedagang sayur asongan ini menjualnya kembali ke rumah rumah warga.46
45 Observasi, Aikmel, Juni 2021
46 Observasi, Aikmel, 14 Juni 2021
Bagi para pedagang sayur asongan di Desa Mamben Daya Kecamatan Wanasaba keberadaan pasar tradisional sangatlah membantu dalam menjalankan usaha yang di geluti yakni sebagai pedagang sayur asongan kenapa demikian karena para pedgang sayur asongan yang ada di Desa Mamben Daya ini membeli barang dagangannya di pasar tradisional Aikmel yang akan kemudian dijual kembali demi mendapatkan keuntungan dari keuntungan yang didapat oleh pedagang sayur asongan ini dapat meningkatkan perekonomian para pedagangan sayur asongan itu sendiri.
a. Kondisi Umum Pedagang Sayur Asongan
Secara umum masyarakat yang berpropesi sebagai pedagang sayur barang dagangan nya mereka membeliya di pasar Aikmel tersebut mereka datang dari subuh untuk menyiapkan barang dagangan nya. Perofesi berdagang sayur asongan ini di dominasi oleh kaum perempuan dan sudah digeluti sudah cukup lama setelah barang dagangan mereka sudah siap kemudian mereka langsung ketempat biasa mereka berdagang terlebih para pedagang sayur asongan ini sudah memiliki langganan desa tujuan untuk berjualan.47
Kegiatan berdagang sayur asongan ini di dominasi oleh kaum perempuan, dan propesi ini sudah menjadi pekerjaan yang lumayan menjanjikan, karena semakin lama masyarakat yang memilih menjadi pedagang sayur asonagan ini semakin meningkat atau bertambah, para pedagang sayur asongan ini berangkat dari
47 Observasi, aikmel , 14 juni 2021
pasar aikmel sekitaran pukul 7:30 sampai dengan pukul 11:00 tergantumg berapa lama barang dagangannya habis baru pulang ke rumah nya masing.
3.Deskripsi Data Informan
Penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam untuk mendapatkan data tentang peran pasar tradisional dalam meningkatkan perekonomian pedagang sayur asongan. Penentuan sampel/narasumber dilakukan dengan purposive sampling merupakan peroses menentukan narasumber atau responden secara langsung dengan karaktristik yang di inginkan dalam penelitian . Alat yang digunakan adalah menggunakan buku dan alat tulis dan lain sebagainya
Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan daftar pertanyaan wawancara dan ditulis menggunakan kertas dan alat tulis. Wawancara dilakukan secara individual dan bertahap dari satu narasumber ke narasumber selanjutnya.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan penelitian kualitatif deskriftif yang di mana data yang diperoleh bergantung pada informasi yang diberikan oleh para informan dengan jumlah informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 26 informan.
No Nama informan L/P Umur Jenis Pekerjaan
1 Ibu Misriah P Pedagang Sayur
2 Ibu Zumro P Pedagang Sayur
3 Ibu Indayani P Pedagang Sayur
4 Ibu Amjari P Pedagang Sayur
5 Ibu Fadlon P Pedagang Sayur
6 Ibu Warisman P Pedagang Sayur
7 Ibu Dedi P Pedagang Sayur
8 Ibu Husna P Pedagang Sayur
9 Ibu Pandi P Pedagang Sayur
10 Ibu Husnul P Konsumen
11 Ibu Ratna P Konsumen
12 Ibu Dian P Konsumen
13 Ibu Musirran P Konsumen
14 Bapak Hamidi L Pedagang Sayur
15 Bapak Aziz L Pedagang Sayur
16 Ibu Firda P Konsumen
17 Ibu Zinnu P Konsumen
18 Ibu Azzoh P Konsumen
19 Ibu Zul P Konsumen
20 Ibu Raya P Konsumen
21 Ibu Jup P Pedagang Sayur
22 Ibu yeni P Pedagang pasar
23 Bapak Muamar L Pengelola Jasa Pasar
24 Ibu Hanita P Pedagang Sayur
25 Ibu Rian P Pedagang Sayur
26 Ibu Reza P Pedagang Sayur
4. Peran Pasar Tradisional Dalam Meningkatkan Perekonomian Pedagang Sayur Asongan di Desa Mamben Daya
Kebaradaan pasar memberikan dampak besar terhadap peningkatan prekonomian masyarakat sehingga pasar menjadi perhatian penting oleh pemerintah, dengan adanya kegiatan di pasar membawa dampak baik terhadap perputaran roda ekonomi suatu wilayah, pasar merupakan salah
satu perantara dalam penyampain barang dan jasa dari produsen ke konsumen dengan kata lain pasar adalah wadah untuk segala aktivitas ekonomi masyarakat itu sendiri. Pasar akan berjalan lancar apabila distribusi barang dan jasa berjalan lancar pula, apabila ada keterlambatan dalam distribusi akan berakibatkan terhadap tersendaknya barang dan jasa itu sendiri begitu juga sebaliknya jika kebutuhan tidak dapat terpenuhi membuat masyarakat dalam hal ini pelaku usaha akan berpindah ke tempat yang lain.
Peran pasar, mempunyai nilai yang cukup strategis dan signifikan dalam memberikan sumbangsih dan perannya sebagai peningkatan swadaya, kemandirian, dan partisipasi masyarakat. Kesejahteraan masyarakat didalam bentuk kegiatan usaha bersama, hal ini sesungguhnya telah menjadi karakteristik pasar, pengembangan ekonomi dan proses penularan atau replikasi serta bantuan supervisi. Dengan adanya program, penguatan dan pengembangan Peran ekonomi masyarakat, hal ini juga menjadi bekal bagi masyarakat untuk dapat mengembangkan ekonomi kreatif dan kemandirian masyarakat.
Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi peran pasar tradisioal dalam meningkatkan perekonomian pedagang sayur asongan yakni sebagai berikut:
1. Harga produk lebih murah
Harga merupakan hal yang sangat penting bagi pertimbangan pembeli maupun pedagang, sehingga harga di pasar akan jauh lebih murah
dibandingkan di rumah karena masih di pihak pertama. Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Hanita selaku pedagang asongan yang berjualan di desa mamben daya menuturkan :
Semenjak memulai usaha sebagai pedagang sayur asongan sudah beberapa pasar kita coba untuk mencari barang dagangan tapi lebih sering membeli barang di pasar Aikmel selain deket dengan rumah harga barang-barang disana jauh lebih murah di bandingkan tempat lain seperti harga daging, sayur-sayurran, bumbu dapur, dll. Harga yang ditawarkan masih bisa kita saling nego sampai terjadi kesepakatan bersama, apalagi kalu pengepul sayur maupun yang lainnya yang sudah berlangganan akan diberikan lebih murah biasanya.48
Peminat pasar yang cukup besar di pasar Aikmel membuat pasar ini memiliki kelebiahan tersendiri, termasuk pasar dengan harga yang lebih murah dari pada pasar sekitar. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, dintaranya:
1) Tidak ada intervensi harga dari pihak manapun kecuali jika tidak terjadi kekacauan harga.
2) Biaya produksi murah.
3) Men-suplay barang terbanyak. Harga merupakan salah satu pertimbangan dalam memutuskan untuk berbelanja.
4) Tempat yang strategis
Maka dari itu pasar Aikmel memang sudah menjadi pasar favorit banyak orang dari dulu, walaupun sekarang sudah ada toko modern yang juga didirikan, tetapi tidak mengurangi minat pembeli untuk belanja di pasar tradisional Aikmel.
48 Hanita, (Pedagang Sayur Asongan), Wawancara, Mamben Daya, 5 Juni 2021
2. Produk yang dijual lebih bervariasi
Pasar Aikmel adalah pasar tradisional yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari dengan kualitas baik. Produk yang dijual di pasar ini adalah sembako, pakaian, makanan ringan, mainan anak, jasa potong rambut, peralatan rumah, aneka minuman, jasa foto copy, dan lain-lain.
Seperti yang diungkakan oleh Ibu Rian selaku pedagang sayur asongan saat kami wawancarai mengatakan:
Pasar Aikmel merupakan salah satu pasar yang sangat beragam menyediakan kebutuhan rumah tangga mulai dari kebutuhan sehari seperti sayuran dan bumbu dapur sampai alat-alat dapur lainnya. Di pasar Aikmel juga banyak pedagang dari desa-desa lain yang berjualan baik sayuran hasil pertanian di desanya maupun barang dagangan yang lain sehingga kita sebagai pedagang sayur asongan tidak perlu hawatir karena kebutuhan barang dagangan kita semuanya tersedia disana.49
Sehingga kebutuhan barang dagangaan pedagang sayur asongan bisa terpenuhi mulai dari Ikan laut yang masih segar, gula merah hasil kelapa, sayur-sayuran, rempah dapur, dll. Sehingga pasar Aikmel menjadi pasar pilihan pedagang sayur asongan desa Mamben daya.
3. Lokasi yang strategis
Pasar Aikmel berada di jalan Negara dan tempat nya sebagai pusat beberapa desa di sekitarnya sehingga mudah untuk dijangkau oleh masyarakat, begitu pula dengan angkutan umum yang mudah diakses ke tempat ini. Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Reza saat kami wawancarai menuturkan:
Alasan saya memilih pasar aikmel untuk membeli barang dagangan yang pertama dekat dengan tempat tinggal, akses
49 Rian, (Pedagang Sayur Asongan), Wawancara, Mamben Daya, 5 Juni 2021
angkutan umum sangat mudah, dan biayanya murah. Sehingga keberadaannya sangat memberikan kemudahan bagi kami bagi pedagang sayur asongan yang harus menjual kembali barang dagangan kepada langganan harus lebih pagian karena jika agak siangan masyarakat yang jadi langganan sudah masak tentu mereka sudah belanja ditempat lain.50
Pentingnya keberadaan pasar khususnya bagi pelaku usaha memiliki peranan yang sangat penting untuk kelangsungan usaha baik bisnis dengan sistem grosiran maupun eceran. Adapan peran pasar berdasarkan pelaku pasar sebagai berikut:
c) Peran pasar bagi pedagang di pasar.
Pedagang yang berda di pasar tentunya sangat merasakan manfaat dari keberadaan pasar karena selain tempat berjualan yang nyaman dan juga jumlah pengunjung di pasar bisa meningkatkan volume penjualan dan omset yang diperolehnya sehingga mampu meningkatkan prekonomian masyarakat pada umumnya dan pedagang itu juga. Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Yeni mengatakan:
Dengan adanya pasar tradisional aikmel ini memberikan dampak yang sangat positif bagi penambahan penghasilan keluarga, saya ikut berpartisipasi berdagang di pasar tradisional ini sejak pertama kali pasar ini didirikan, untung bersih yang saya dapatkan berkisar Rp 300.000 – 500.000 +_ dengan adanya aktivitas di pasar tradisional ini membantu kebutuhan hidup sehari-hari saya dan dapat penghasilan tambahan dari kegitan berdagang di pasar tradisional tersebut.51
Pandangan dari ibuk yeni tersebut menunjukkan dengan adanya pasar tradisional aikmel ini dapat dikatakan mampu meningkatkan
50 Reza, (Pedagang Sayur Asongan), Wawancara, Mamben Daya, 5 Juni 2021
51 Yeni, (Pedagang Aikmel), Wawancara, Aikmel, 23 Feberuari 2021
perekonomian masyarakat yang berdagang di pasar tradisional sehingga ibu yeni bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari.
d) Peran pasar bagi pengelola jasa di pasar
Keberadaan pasar memberikan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan keluarga bagi pengelola pasar itu sendiri, karena dengan banyak nya pengunjung tentu memberikan timbal balik bagi pengelola jasa di pasar, seperti tukang parkir, keamanan pasar, buruh pikul, dan yang lainnya.
Seperti yang diungkapkan oleh bapak Muammar selaku juru parkir pasar aikmel mengatakan :
Keberadaan pasar tradisional ini sangat membantu kami dengan adanya aktivitas yang ada di pasar tradisional aikmel ini saya bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga saya dari gaji yang diberikan oleh pengelola pasar tradisional aikmel tersebut gaji yang diberikan oleh pengelola pasar lumayan cukup untuk menghidupi kebutahan sehari – hari dan juga bisa menabung untuk keperluan masa yang akan datang .52
Keberadaan pasar tradisional ini memberikan dampak yang sangat besar dalam membantu perekonomian masyarakat dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat seperti halnya yang di ungkapkan oleh para pedagang sayur asongan.
e) Peran pasar bagi pedagang sayur asongan
Pasar berperan penting bagi pedagang sayur asongan memudahkan para pedagang sayur asongan mendapatkan barang jualannya di pasar aikmel ini pedagang sayur asongan membeli barang dagangannya dengan
52 Muammar, (Pengelola Jasa Di Pasar), Wawancara, Aikmel, 23 Februari 2021
harga yang murah dan kemudian akan di jual kembali demi mendapatkan keuntungan yang cukup.
Pedagang sayur asongan sangat menggantungkan usahanya terhadap pasar tradisional itu sendiri karena untuk kebutuhan barang dagangannya bergantung pada ketersedian barang yang dijual di pasar oleh para pedagang yang di pasar atau dikenal dengan tengkulak. Seperti yang dikatakan oleh ibu Erni saat kami wawancarai mengatakan:
Keberadaan pasar tradisional ini sangat membantu kami para pedagang sayur asongan yang ada di Desa Mamben Daya karena saya membeli barang dagangan saya ini di pasar tradisional aikmel dengan memiliki langganan tempat saya membeli barang jualan saya yang akan dijual kembali dengan berkeliling ke rumah – rumah warga tempat biasa saya berjualan dan menemui langganan saya.53
Hubungan antara penyedia barang dengan pedagang asongan ini terjalin bagus sehingga peroses bisnis semakin mudah dan sama-sama saling menguntungkan satu sama lain dengan perinsip menang-menang. Seperti yang dikatakan oleh Ibu Jup:
Saya memiliki langganan tempat saya berbelanja di pasar aikmel ini jadi ketika saya membeli barang dagangan saya dengan jumlah yang banyak saya di berikan pegurangan harga dari yang biasanya saya beli, dengan begitu barang yang saya misalnya dari harga yang baisa 30 ribu dengan jumlah yang banyak saya beli dengan pengurangan harga yakni 25 ribu sampai bisa 20 ribuan dengan begitu saya bisa mengambil keuntungan yang cukup banyak dari barang jualan saya tersebut.54
Dari paparan ibu Jup tersebut menunjukkan bahwa membanguun hubungan baik dengan para pedagang yang ada di pasar tradisional sangat
53 Erni, (Pedagang Sayur Asongan), Wawancara, Mamben Daya, 23 Februari 2021
54 Jup, (Pedagang Sayur Asongan), Wawancara, Mamben Daya, 23 februari 2021
berpengaruh dalam membeli barang yang akan dijual kembali dikarenakan bisa mendapatkan harga yang lebih murah karna menjadi langganan tetap.
Di Desa Mamben Daya sebagian kecil masyarakat banyak menggantungkan hidup dengan berprofesi sebagai pedagang sayur asongan atau pedagang sayur keliling. Masyarakat yang berperofesi sebagai pedagang sayur asongan ini berjualan di masyarakat sekitar Desa Mamben Daya sampai ada juga yang berjualan ke luar desa. Sebagian besar masyarakat yang menjual sayur keliling untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selain itu, pekerjaan menjual sayur keliling ini memiliki peluang usaha yang cukup bagus dikalangan masyarakat khususnya ibu-ibu yang rumahnya jauh dipusat perbelanjaan. Seperti yang penjelasalan dari ibu Misri`Ah yang mengungkapkan bahwa:
Saya berjualan sayur keliling di Desa Mamben sudah cukup lama, kurang lebih sekitar 5 tahun. Pekerjaan berjualan keliling saya yang lakukan karena untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan mencukupi kebutuhan keluarga lainnya, seperti pembayaran listrik dan air dari berjualan sayur keliling ini juga, alhamdullilah saya bisa menyekolahkan anak-anak saya sampai sekarang sudah dijenjang sekolah menengah di Madrasah Aliah dan juga bisa mencukupi hidup anak saya yang berjumlah 2 orang anak.55
Pandangan dari ibu Misri’ah tersebut menunjukan bahwa usaha dari berjualan sayur asongan atau sayur keliling ini dapat dikatakan mampu meningkatkan perekonomian keluarga dilihat dari banyaknya kebutuhan sehari-hari yang bisa terpenuhi dan kebutuhan biaya pendidikan yang mencukupi dimana sejak berjualan keliling, ibu misriah mampu mengatasi
55 Misri’ah, (Pedagang Sayur Asongan), Wawancara, Mamben Daya, 23 Feberuari 2021