• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kesimpulen

Dalam dokumen DI KOTA PALANGKA RAYA SIGIPSI (Halaman 100-105)

PENUTUP

A. Kesimpulen

Setelah pembahasan

yang

mendalam pada bab-bab sebelumnya, penulis dapat mengambil kesimpulan dari penelitian

ini

antara lain:

l.

Secara

garis

besar, para ulama pelaksana

tradisi bahilah di kota

Palangka

Raya yang

notabene masyarakat

suku Banjar

membolehkan pelaksenaan

bahilah

terkatt dengan membayar

fidyah

shalat dan puasa yang digantikan

dengan uang. Mereka

beralasan

bahwa bahilah berttluan baik,

yakni

mengganti ibadah shalat dan puasa yang ditinggalkan oleh mayit, baik dengan sengaja maupun

tidak

disengaja.

Menurut

penrilis,

bahilah

yang dilakukan

oleh

masyarakat

suku Banjar

sekarang

ini tidak boleh atau

haram untuk

dilakukarl sebab selain telah berbeda dengan pada masa

awal-awal dibolehkannya,

bahilah

yang

dilakukan oleh

masyarakat suku

Banjar

pada masa sekarang telah

jauh

melenceng

dari nilai-nilai yang diinginkan

oleh hukum Islam dan lebih banyak membawa kemudharatan.

2. Menurut

penulis, bahwa adat

bahilah

yang dilakukan oleh masyarakat suku

Banjar telah tidak relevan lagi

dengan

kondisi

masyarakat sekarang ini.

Walau ulama-ulama terdahulu membolehkan adanya

hilah

dalam hal ibadah,

namun

sesuai dengan perkembangan zaman

dan

pemahaman masyarakat sekarang, maka

bahilah

telah

jauh

meninggalkan

nilai-nilai luhur

yang dulu terdapat di dalamnya. Sekarang bahilah yang dilakukan oleh masyarakat suku Banjar lebih banyak membawa kepada kemudharatan daripada kemaslahatan,

65

seperti

perbuatat hilah

dapal memberanikan seseorang atau banyak orang untuk berbuat maksiat, sebab dia beranggapan bahwa dosanya dapat ditebus.

Selain

itu,

mudharat

bahilah lainry4 yakni

sebagai lahan mengeruk materi dunia dan perbuatan

hilah

menjadikan kematian

itu

suatu yang berat dan sulit serta harus banyak mengeluarkan biaya, padahal ajaran Islam yang suci sama sekali merupakan agama yang mudah.

B.

Saran-sarnn

l. Diharapkan masyarakat memahami bagaimana prosesi bahilah ini

dilaksanakan, agar

tidak terjadi

kesalah pahaman terhadap pelaksanaannya, terutama bagi masyarakat di Kota Palangka Raya.

2.

Hendaknya kepada para

alim

ulama,

penulis

mengajak

untuk

mempelajari masalah

ini

lebih mendalam dan berdasarkan kepada

dalil

naqli atau aqli yang bisa diperpegangi bukan kehendak hawa nafsu.

3.

Diharapkan

penilitian

tentang

bahilah tidak hanya

sampai

disini.

Karena setelah

dikaji

dan ditelusuri lebih dalam banyak kitab-kitab

klasik

khususnya dari mazhab Hanafi yang berbicara tentang bahilah. Oleh sebab

itu

dihimbau kepada mahasiswa dan mahasiswi

STAIN

Palangka Raya yang mempunyai kelebihan dalam berbahasa

Arab

dan mampu membaca

kitab

kuning dengan

baik

agar mengkaji

lebih

dalam

lagi

tentang hukum-hukum

bahilah melalui

kitab-kitab klasik tersebut (kitab kuning).

t I

l)AI."l ,\R l'l

rs

I \KA

A

htltrssltonrad, Muhyiddin, l;iqh 'l'ru,li.ti,trtttis. .lut+ubun

l'elhu74<ti

lt(rsoul

n Kcugunruun

SehuriJruri- lvl l:rru: l)us(ltka l]ayan dan l)l' Nurul

lslanl-

2005.

Al-,A.lbani, Mulrammad Nashiruddin. I

uuirhu

us-Sori

li-lkhtiyar ul-Fiqhivah lt ur' Syaikh al-Albaai, ditcrjcnrahkan olch l{udi Hartono dengan judul

EnsiHopedi Fatwa Syaikh

Alhuni-

lakarrz'. Pustalia as-Sunnah, 2005.

Al Aziz

S.. Moh. Saifulloh,

Fiqih

Islom l-cngfutp, Surabaya: Terbit Terang, t.t..

Al-Maraghi, Ahmad Mustaf4 Tafslr al-l4oraght

diterjemahkan

oleh K.

Anshori

Ljmar Sitanggal, (et.al), dcngan judul Terjemah Tafsir Al-llaroghi.

Semarang: CV. Toha Putra, '1993

Al-Mubaraliafuri, Abu Ali Muhammad AMurrahman ibn

Abdurrahim

.

Tuhfatul

Ahu,azib

fi

Syarahi

Tirmbi,

Juz 3, Beirut: Dar a.l-Fikr, t.t.,

Arikunto,

Suharsimi, Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan

Praktik (Edisi

Revisi), Jakarta: Rineka

Cipta

1997 .

Ash-Shabuni, Mrrhammad Ali, Rqwa al-Bayan Tafslru Ayfrt al-Ahknmi Min al- Qur'dn,

dite4emahkan

oleh Mu'ammal Hamidy dan Imron A.

Manan, dengan

judul

Terjemah Tafsir Ayat Ahkam Ash-Shabzni

3,

Surabaya: PT.

Bina

Ilmu,

2003.

Asy-Syaukani,

Al-lmam

Muhammad,

Noilul Aular

Syorh Muntaqd

al-lkhhar Min

Ahadr! Sttyyid al-Akhydr,

juz

/11 Ditcrjemahkan oleh

Adib Misri

Musthala

(ct.al)

dengan

judul

Teriemah

Noilul Authar,

Semarang:

CV.

Asy-Syifa.

1994,

jilid rv.

Ayyub,

Syaikh lTasan, I-iqh

Al-'lhadd

Bi Adilotuht1

fi AlJsloni,

dilerjemahkan olch

Abdul

Rosyad

Shiddiq

dengan

judul F*ih lbadah,

Jakartal. Pustaka

Al-

Kautsar, 2003.

Bahreisj,

f{usein,

Pedoman

Fiqih

Islam, Surabaya:

AlJkhlas,

1981.

Dahlan,

Abdul Aziz,

(et-.al.), Ensiklope

dia

lTukum Islam, artikel

"Hilah",

Jakarta: [)T

lchtiar

Baru Van Hocve, 1996.

,\bdul Chani. Syaikh

Muhantmud

T;tini ihrt. ,l|-lmdad fi Auradi Ahli al-l{idud.

[]anjarbaru: P'l-.

Al-Zahra.

1429 I I.

l)rrLrd.

Alfani.

Isluni

dun

ifuts.rttrttAttt

i trrittr: l)cskripsi dan unulisu

Kthudu.t'tt,nt

llunjar.

Jakarla.l''l' .

lluit(

irLtlitt,/,r

I'crsadil

1997.

Jannali. Muhanrnrad lhrahinr.

l)urut li ul-ltiqh ul-lluqdrar,

dilerjcnrahkan

olch

lbnu

Alrvi Ilalaqilr (ct.al)

dcrrrran i.l,t)Ltl

!;iqih l'crhandingan l,inu

A'lu:Iruh.

Jakarta: Cahaya, 2(X)7.

Kf ralid.

Abu.

Kuntus Aruh

ul-lludu.

Srurrh:rva: liaj ar

Mulya,

t,t.

Koto. Ahiddin. llnu Fiqih dun

I

ishul l.'iqih (Suaru Pengantur). .lakiirta:

P'l RajaGrafi ndo Persada. 2(X)-1.

Miri.

Muhammad Djamaluddin

(Peit\..4hknmul Fiqaha,

Solusi Problcmatika

Aktual

Hukum Islam, Kaltulusurt l+tul,tumur, ]ulunas dun Konbe s

Nahdlatul

Lllunut (1926-2004

M),

Surabaya: I-l'r.N NIJ

JawaTimur,2007.

Moleong, Lexy J.,

Metodologi Rosdakarya" 2001 .

!'an,.,lirian Kualitatif, Bandung: P1-.

Rcmaja

Mubarok, lath,

Kaidah

Fiqh,

Sejarah dan Kaidah

Asasi,

lakana: PT. RajaGrafindo Persada,2002.

Salim,

AMul

Rasyid

Abdul Aziz,

Hiduyah al-AnAmi bi Syarhi Bulfig

al-Marumi Min Adillati

al-Ahkarn i, diterjemahkan oleh Bahrun Abubakar Ihsan dcngan

jldl.:l

Meraih Jalan

Petuniuk

Syarah Bulugu! Maram, Banduns: Nuansa Media,2007.

Shihab, M. Quraish,'I'a/i;ir

ol-Mishrih.

Ciputit:

l,enrera I

lati.

2000.

Peson

Keson don

Keserasion

Al-Qur'an, Usman, Muchlis, Koidah-kaictah tJshuliyyoh dan I'iqhi1.yah, Jal<arta: pl-

RajaGrafi ndo Persada, I 999.

Yaqub,

Ali

Mustafa, Fatwa lmum

Masjid

Isriqtat, Jakarta: pustaka Firdaus, 2007.

Zaidan,

Abdul KNim, al-Wajiz.fi

Syarh

al-Qtruaid

al-Fighiyyah

fi osl.Syari,uh al-

lslamiTyah, diterjcmah

oleh Muhyiddin

Mas

Rida

dengan

judul

ui-t+,uiiz.

100 Kcidah Fiqih Dulam Kchidupan Sehari-harl,

Jakarra: pustzrka al_

Kautsar,2008.

Musbikin,

Imam, Qawaid al-Fiqhiy.ttah, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2001 .

Qadir, AMul, Metodologi Penelitian Kualitatif Panduan Dasar

Melakukan Penelitian llmia&, Palangka Raya: t.

p.,

1999.

I,,NI-I' PI'LAYANAN ItAIIAS,/.

SIiKOI,A

II

IN(;(; I ACAMA ISLAM NE(;

IiI'I

I'AI,A N( ; X,,1, I{AYA nl:r)rrrr.ll.(i.()l\rsKomplclislslunricContrclclp.(05.16)1-1,lr,t\r, ir\ i-)l_t t{)5

I'alr ku l{aya Kalimar!Ltn Icn h7.1Ill

S l

lltA'l Kl:'l'lrltANGn

N

Dalam dokumen DI KOTA PALANGKA RAYA SIGIPSI (Halaman 100-105)

Dokumen terkait