• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ketersediaan Fasilitas Sosial-Ekonomi

Dalam dokumen bab iii data dan analisis (Halaman 30-35)

Pada sub bab ini dibahas mengenai keadaan eksisting ketersediaan fasilitas sosial-ekonomi yang ada di Kecamatan Parongpong. Ketersediaan eksisting fasilitas sosial-ekonomi yang dibahas adalah ketersediaan sarana perekonomian, ketersediaan sarana pendidikan, dan ketersesiaan sarana kesehatan. Lebih jelasnya dapa dilihata pada pembahasan di bawah ini.

3.8.1 Ketersediaan Sarana Perekonomian

Dalam menjalankan kegiatan pribadi maupun kegiatan sosial masyarakat membutuhkan sejumlah fasilitas yang mendukung aktifitas mereka sebagai salah satu pelayanan lokal bagi masyarakat. Berbagai fungsi pelayanan yang diharapkan agar dapat terpenuhi dengan baik sesuai dengan banyaknya penduduk yang ada dibutuhkan penganalisisan terhadap data sarana dan prasarana yang tersedia. Salah satu fasilitas sosial-ekonomi yang harus tersedia adalah sarana perekonomian. Sarana perekonomian yang terdapat di Kecamatan Parongpong cukup beragam dimulai dari minimarket, warung, kios dan pasar. Mayoritas sarana perekonomian yang berada di Kecamatan Parongpong adalah warung dan minimarket. Sarana perekonomian yang berada di Kecamatan Parongpong tesebut pada awalnya hanya sekedar warung-warung saja, namun dikarenakan fenomena yang terjadi saat ini adalah telah berkembangnya permukiman yang berada di Kecamatan Parongpong yang sebagai bagian dari Kawasan Bandung Utara, maka kebutuhan ekonomi yang berada di kawasan tersebut akan ikut berkembang.

Dimulai dari munculnya minimarket yang menyediakan sebagian kebutuhan masyarakat yang lebih lengkap dibandingkan dengan warung, namun dalam ketersediaannya belum secara merata dan terbatas pada berapa titik saja sedangkan fenomena berkembangnya permukiman di Kecamatan Parongpong memiliki kecenderungan akan terus berlanjut dan hal tersebut akan terus mempengaruhi berkembangnya kebutuhan terhadap fasilitas perekonomian.

Lebih jelasnya dapat dilihat pada tebel dibawah ini mengenai jumlah fasilitas perekonomian yang berada di Kecamatan Parongpong.

Tabel 3.13 Sarana Perekonomian Di Kecamatan Parongpong

No Desa

Sarana Perekonomian

Jumlah Pasar Minimarket Warung

1 Karyawangi 1 2 450 453

2 Cihanjuang Rahayu 0 0 38 38

3 Cigugur Girang 0 1 154 155

4 Cihanjuang 0 2 604 606

5 Cihideung 0 3 59 62

6 Ciwaruga 0 2 130 132

7 Sariwangi 0 1 91 92

Jumlah 1 11 1.526 1.538

Sumber: Kecamatan Dalam Angka, 2013

Dapat dilihat pada tabel diatas bahwa sarana perekonomian yang mendominasi adalah warung, hal tersebut di karenakan dalam membuka warung masyarakat relatif lebih mudah dibandingkan dengan membuka sarana perekonomian yang lain. Jika ini terus dibiarkan hal tersebut akan terus berkembang dan dapat merusak daerah tersebut sebagai bagian dari Kawasan Bandung Utara yang sebenarnya mempunyai fungsi sebagai daerah resapan air.

Pada saat ini ketersedian sarana perekonomian di Kecamatan Parongpong hanya terpusat pada wilayah yang memang menjadi pusat kegiatan masyarakatnya. Sebagai contoh dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 3.17 Sarana Perekonomian Di Kecamatan Parongpong Contoh sarana perekonomian yang berada di Kecamatan Parongpong, sarana perekonomian

ini berada tepat di pusat Desa Ciwaruga (kiri) dan pedagang yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan di Desa Cihideung (kanan).

Sumber: Hasil Observasi, 2014

3.8.2 Ketersediaan Sarana Pendidikan

Ketersediaan sarana pendidikan pada dasarnya sangat di perlukan karena pada zaman sekarang pendidikan adalah salah satu aspek penting, oleh

75

karena itu setiap masyarakat berhak untuk mendapatkan pelayanan dari sarana pendidikan dimanapun berada dimulai dari tingkat TK sampai dengan perguruan tinggi. Dalam rangka memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat terhadap sarana pendidikan maka harus ada dasar penyediaan sarana pendidikan untuk melayani setiap unit administrasi pemerintahan baik yang informal (RT, RW) maupun yang formal (Kelurahan, Kecamatan), dan bukan didasarkan semata-mata pada jumlah penduduk yang akan dilayani oleh sarana tersebut. Dasar penyediaan sarana pendidikan ini juga mempertimbangkan pendekatan keruangan atau kelompok lingkungan yang ada. Lebih jelasnya mengenai jumlah sarana pendidikan yang ada di Kecamatan Parongpong dapat dilihat pada tebel di bawah ini.

Tabel 3.14 Sarana Pendidikan Di Kecamatan Parongpong

No Desa

Sarana Pendidikan

Jumlah TK SD SMP SMA

1 Karyawangi 8 5 1 1 15

2 Cihanjuang Rahayu 8 5 3 3 19

3 Cigugur Girang 4 6 1 0 11

4 Cihanjuang 15 7 2 1 25

5 Cihideung 9 8 1 1 19

6 Ciwaruga 4 3 1 0 8

7 Sariwangi 8 5 1 1 15

Jumlah 56 39 10 7 112

Sumber: Profil Desa, 2013

Dapat dilihat pada tabel di atas sarana pendidikan yang ada di Kecamatan Parongpong pada dasarnya sudah tersedia di setiap desa, namun dalam segi kualitas dan kemudahan dalam menjangkau sarana pendidikan masih sangat minim. Contohnya dalam hal kualitas jalan dan kendaraan umum untuk menanjangkau sarana pendidikan tersebut. Mengenai contoh sarana pendidikan yang ada di Kecamatan Parongpong dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 3.18 Sarana Pendidikan Di Kecamatan Parongpong Contoh sarana pendidikan yang berada di Kecamatan Parongpong, sarana pendidikan ini berada di Desa Karyawangi (kiri) dan Desa Cigugur Girang (kanan), dalam menjangkau sarana

pendidikan tersebut setidaknya harus menggunakan kendaraan pribadi atau berjalan kaki karena tidak ada kendaraan umum yang menjangkau sarana pendidikan tersebut.

Sumber: Hasil Observasi, 2013

3.8.3 Ketersediaan Sarana Kesehatan

Ketersediaan sarana kesehatan pada saat ini dirasa sangat penting karena sarana kesehatan adalah penunjang terhadap hak asasi manusia yaitu hak untuk hidup, oleh karena itu setiap masyarakat berhak untuk mendapatkan pelayanan dari sarana kesehatan dimanapun berada, dimulai dari bayi sampai dengan lansia. Sarana kesehatan berfungsi memberikan pelayanan kesehatan kesehatan kepada masyarakat, memiliki peran yang sangat penting dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Dasar penyediaan sarana ini adalah didasarkan jumlah penduduk yang dilayani oleh sarana tersebut. Dasar penyediaan ini juga akan mempertimbangkan pendekatan keruangan atau kelompok lingkungan yang ada. Tentunya hal ini dapat terkait dengan bentukan kawasan permukiman yang nantinya terbentuk sesuai konteks lingkungannya.

Sedangkan penempatan penyediaan fasilitas ini akan mempertimbangkan jangkauan radius area layanan terkait dengan kebutuhan dasar sarana yang harus dipenuhi untuk melayani pada area tertentu. Lebih jelasnya mengenai jumlah sarana kesehatan yang ada di Kecamatan Parongpong dapat dilihat pada tebel di bawah ini.

77

Tabel 3.15 Sarana Kesehatan Di Kecamatan Parongpong

No Desa

Sarana Kesehatan

Jumlah Puskesmas Pustu Klinik

1 Karyawangi 1 0 1 3

2 Cihanjuang Rahayu 0 1 4 5

3 Cigugur Girang 0 1 2 3

4 Cihanjuang 0 1 7 8

5 Cihideung 0 1 1 2

6 Ciwaruga 1 0 1 2

7 Sariwangi 0 1 3 4

Jumlah 2 5 19 27

Sumber: Kecamatan Dalam Angka, 2013

Dapat dilihat pada tebel diatas bahwa mayoritas desa di Kecamatan Parongpong sudah memiliki puskesmas pembantu yang biasanya menyatu dengan gedung kantor desa kecuali Desa Ciwaruga, hal tersebut dikarenakan Desa Ciwaruga memiliki puskesmas. Puskesmas yang ada di Desa Ciwaruga melayani tiga desa yaitu Desa Ciwaruga, Desa Cigugur Girang, dan Desa Sariwangi. Sedangkan puskesmas yang ada di Desa Karyawangi melayani empat desa yaitu Desa Karyawangi, Desa Cihanjuang, Desa Cihanjuangrahayu, dan Desa Cihideung. Sebagai contoh sarana kesehatan yang ada di Kecamatan Parongpong dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 3.19 Sarana Kesehatan Di Kecamatan Parongpong Contoh sarana kesehatan yang berada di Kecamatan Parongpong, sarana kesehatan ini berada di Desa Karyawangi (kiri) dan Desa Ciwaruga (kanan), kekurangan pada puskesmas Kecamatan Parongpong (kiri) adalah dalam segi penempatannya karena dalam mengaksesnya tidak ada kendaraan umum yang melewatinya, sedangkan klinik dokter (kanan) berada jalan utama

Desa Ciwaruga sehingga dalam mengakssnya tidak terlalu sulit.

Sumber: Hasil Observasi, 2013

Dalam dokumen bab iii data dan analisis (Halaman 30-35)

Dokumen terkait