DAFTAR LAMPIRAN
V. HASIL DAN PEMBAHASAN
5.4 Keuntungan Pengelolaan Agroforestri
68 kenaikan penerimaan sebesar Rp172.647.000,00 pada tahun keempatbelas dan penerimaan pada tahun kelimabelas sebesar Rp176.791.800,00.
5.3.4 Penerimaan Pola IV
Penerimaan atau Ratio (Rt) pengelolaan agroforestry pola IV dengan system agrosilvikultur memiliki sistem pengelolaan yang sama dengan pola III.
Penerimaan pola IV akan dijelaskan pada Tabel 38.
Tabel 38. Penerimaan atau Ratio (Rt) Pola IV
Tahun Ke- Penerimaan (Rp)
Jumlah Penerimaan (Rp)
Gmelina Kopi
1 0 0 0
2 0 0 0
3 0 0 0
4 0 3.439.100 3.439.100
5 0 10.149.000 10.149.000
6 0 10.149.000 10.149.000
7 0 10.149.000 10.149.000
8 180.864.000 10.149.000 191.013.000
Jumlah 224.899.100
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 38 diatas, dapat diketahui bahwa belum ada penerimaan pada tahun pertama, kedua dan ketiga. Penerimaan baru terjadi pada tahun keempat sebesar Rp3.439.100,00, tahun kelima, tahun keenam dan tahun ketujuh mengalami jumlah penerimaan yang sama sebesar Rp10.149.000,00. Sampai pada tahun kedelapan jumlah penerimaan mengalami kenaikan sebesar Rp191.013.000,00.
69 dikeluarkan dalam pengelolaan usaha Hutan Rakyat Pola Agroforestri tersebut, dengan demikian keuntungan disebut pula pendapatan atau Benefit (Bt).
5.4.1 Keuntungan Pola I
Keuntungan atau Benefit (Bt) pengelolaan agroforestri pola I dengan masa pengelolaan 12 tahun akan dijelaskan pada Tabel 39.
Tabel 39. Keuntungan atau Benefit (Bt) Pola I
Tahun Ke- Total Biaya (Rp) Penerimaan (Rp) Keuntungan (Rp)
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 35.426.544 0 -35.426.544
2 16.505.044 660.000 -15.845.044
3 16.505.044 10.090.667 -6.414.377
4 16.505.044 39.019.567 22.514.523
5 16.505.044 64.141.667 47.636.623
6 16.505.044 83.911.867 67.406.823
7 16.505.044 82.341.667 65.836.623
8 16.505.044 82.341.667 65.836.623
9 16.505.044 82.341.667 65.836.623
10 16.505.044 93.261.667 76.756.623
11 16.505.044 93.261.667 76.756.623
12 16.505.044 113.608.867 97.166.823
Jumlah 216.982.028 744.980.970 528.061.942
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Berdasarkan Tabel 39 diatas keuntungan atau Benefit (Bt) pola I pada tahun pertama sampai tahun ketiga mengalami negative yaitu tahun pertama sebesar –Rp35.426.544,00, hal itu disebabkan karena pada tahun pertama belum ada penerimaan, sedangkan pada tahun kedua dan ketiga sudah ada penerimaan, namun belum ada keuntungan. Keuntungan terjadi pada tahun keempat yaitu Rp22.514.523,00.
5.4.2 Keuntungan Pola II
Keuntungan atau Benefit (Bt) pengelolaan agroforestri pola II dengan masa pengelolaan 10 tahun akan dijelaskan pada Tabel 40
70 Tabel 40. Keuntungan atau Benefit (Bt) Pola II
Tahun Ke- Total Biaya (Rp) Penerimaan (Rp) Keuntungan (Rp)
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 29.073.817 0 -29.073.817
2 16.453.034 10.210.000 -6.162.784
3 16.453.034 19.410.000 2.956.966
4 16.453.034 43.748.800 27.295.766
5 16.453.034 61.252.000 44.798.966
6 16.453.034 63.672.000 47.218.966
7 16.453.034 63.672.000 47.218.966
8 16.453.034 68.512.000 52.058.966
9 16.453.034 68.512.000 52.058.966
10 16.453.034 78.192.000 61.738.966
Jumlah 177.151.123 477.180.800 300.109.927
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Berdasarkan Tabel 40 diatas keuntungan atau Benefit (Bt) pola II pada tahun pertama dan tahun kedua mengalami negative yaitu tahun pertama sebesar – Rp29.073.817,00, hal itu disebabkan karena pada tahun pertama belum ada penerimaan, sedangkan pada tahun kedua sudah ada penerimaan, namun belum ada keuntungan. Keuntungan terjadi pada tahun ketiga yaitu Rp2.956.966,00, walaupun hasilnya masih sedikit dibandingkan modal yang dikeluarkan.
5.4.3 Keuntungan Pola III
Keuntungan atau Benefit (Bt) pengelolaan agroforestri pola III dengan masa pengelolaan 15 tahun akan dijelaskan pada Tabel 41.
Tabel 41 Keuntungan Benefit ( Bt) Pola III
Tahun Ke- Total Biaya (Rp) Penerimaan (Rp) Keuntungan (Rp)
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 20.221.596 0 -20.221.596
2 16.104.062 3.530.000 -12.574.062
3 16.104.062 4.550.000 -11.554.062
4 16.104.062 32.784.000 16.679.938
5 16.104.062 53.827.000 37.722.938
6 16.104.062 75.537.000 59.432.938
7 16.104.062 75.537.000 59.432.938
8 16.104.062 81.257.000 65.152.938
9 16.104.062 81.257.000 65.152.938
10 16.104.062 104.007.000 87.902.938
11 16.104.062 104.007.000 87.902.938
12 16.104.062 164.567.000 148.462.938
13 16.104.062 126.887.000 110.782.938
14 16.104.062 172.647.000 156.542.938
15 16.104.062 176.791.800 160.687.738
Jumlah 245.678.464 1.257.185.800 1.011.507.336
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
71 Berdasarkan Tabel 41, keuntungan atau Benefit (Bt) pola I pada tahun pertama sampai tahun ketiga mengalami negative yaitu tahun pertama sebesar – Rp20.221.56,00, hal itu disebabkan karena pada tahun pertama belum ada penerimaan, sedangkan pada tahun kedua dan ketiga sudah ada penerimaan, namun belum ada keuntungan. Keuntungan terjadi pada tahun keempat yaitu Rp16.679.938,00, walaupun hasilnya masih sedikit dibandingkan modal yang dikeluarkan.
5.4.4 Keuntungan Pola IV
Keuntungan pengelolaan agroforestri pola IV dengan masa pengelolaan 8 tahun akan dijelaskan pada Tabel 42.
Tabel 42. Keuntungan Pola IV
Tahun Ke- Total Biaya (Rp) Penerimaam (Rp) Keuntungan (Rp)
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 10.871.795 0 -10.871.795
2 9.914.145 0 -9.914.145
3 9.914.145 0 -9.914.145
4 9.914.145 3.439.100 -6.475.045
5 9.914.145 10.149.000 234.855
6 9.914.145 10.149.000 234.855
7 9.914.145 10.149.000 234.855
8 9.914.145 191.013.000 181.098.855
Jumlah 80.270.810 224.899.100 144.628.290
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Berdasarkan Tabel 42, keuntungan atau Benefit (Bt) pola IV pada tahun pertama sampai tahun keempat mengalami negative yaitu tahun pertama sebesar – Rp10.871.795,00, hal itu disebabkan karena pada tahun pertama belum ada penerimaan, sedangkan pada tahun kedua, ketiga dan keempat sudah ada penerimaan, namun belum ada keuntungan. Keuntungan terjadi pada tahun kelima yaitu Rp234.855,00, walaupun hasilnya masih sedikit dibandingkan modal yang dikeluarkan.
72 5.5 Analisis Finansial
Analisis finansial bertujuan untuk mengetahui perkiraan dalam hal pendanaan dan aliran kas, sehingga dapat diketahui layak atau tidaknya bisnis yang dijalankan. Langkah yang dilakukan untuk mengetahui kelayakan dari Analisis Finansial Hutan Rakyat Pola Agroforestri di Dusun Kalimbua, Desa Tongko, Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang adalah
a. Menghitung biaya yaitu biaya tidak tetap dan biaya tetap. Biaya tidak tetap meliputi biaya bibit, biaya karung, biaya pupuk, upah tenaga kerja dan biaya pakan ternak. Biaya tetap meliputi biaya penyusutan alat dan bahan tingkat suku bunga sebesar 7%.
b. Menghitung penerimaan atau manfaat, yaitu jumlah produksi yang dikalikan dengan harga produksi.
c. Menghitung keuntungan atau pendapatan, dengan mengurangkan penerimaan dari Hutan Rakyat pola agroforestri, dengan biaya yang dikeluarkan dalam pengelolaan Hutan Rakyat Pola Agroforestri tersebut.
d. Menghitung nilai Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) dan Internal Rate of Return (IRR).
5.5.1 Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio)
Net Present Value (NPV) adalah selisih antara nilai sekarang dari penerimaan dengan nilai sekarang investasi. Sedangkan Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio) adalah perbandingan antara present value yang dari Net Benefit yang positif dengan present value dari Net Benefit yang negatif.
73 1. Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) Pola I
Analisis finansial dengan nilai Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) akan dijelaskan pada Tabel 43.
Tabel 43. Net Present Value (NPV) dan Net Benfit Cost Ratio (B/C Ratio) Pola I
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C Ratio
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 35.426.544 0 -35.426.544 0,9346 -33.108.920 33.108.920 -66.217.839 -1,0000 2 16.505.044 660.000 -15.845.044 0,8734 -13.839.675 14.416.145 -28.255.820 -0,9600 3 16.505.044 10.090.667 -6.414.377 0,8163 -5.236.042 13.473.032 -18.709.075 -0,3886 4 16.505.044 39.019.567 22.514.523 0,7629 17.176.301 12.591.677 4.584.624 1,3641 5 16.505.044 64.141.667 47.636.623 0,7130 33.964.296 11.767.883 22.196.413 2,8862 6 16.505.044 83.911.867 67.406.823 0,6663 44.916.023 10.998.010 33.918.013 4,0840 7 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,6228 40.999.778 10.278.521 30.721.256 3,9889 8 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,5820 38.317.652 9.606.120 28.711.531 3,9889 9 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,5439 35.810.765 8.977.651 26.833.113 3,9889 10 16.505.044 93.261.667 76.756.623 0,5083 39.019.202 8.390.333 30.628.869 4,6505 11 16.505.044 93.261.667 76.756.623 0,4751 36.466.552 7.841.435 28.625.118 4,6505 12 16.505.044 113.608.867 97.166.823 0,4440 43.143.262 7.328.442 35.814.820 5,8871 Jumlah 216.982.028 744.980.970 528.061.942 277.629.193 148.778.170 128.851.023 1,8661
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Analisis finansial dengan suku bunga 7% menghasilkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp128.851.023,00 dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) adalah 1,8661.
2. Net Present Value (NPV) dan Net Benfit Cost Ratio (B/C Ratio) Pola II
Analisis finansial dengan nilai Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) akan dijelaskan pada Tabel 44.
Tabel 44. Net Present Value (NPV) dan Net Benfit Cost Ratio (B/C Ratio) Pola II
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C
Ratio Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 29.073.817 0 -29.073.817 0,9346 -27.171.792 27.171.792 -54.343.583 -1,0000 2 16.453.034 10.210.000 -6.162.784 0,8734 -5.382.814 14.370.717 -19.753.531 -0,3746 3 16.453.034 19.410.000 2.956.966 0,8163 2.413.765 13.430.577 -11.016.812 0,1797 4 16.453.034 43.748.800 27.295.766 0,7629 20.823.905 12.551.998 8.271.906 1,6590 5 16.453.034 61.252.000 44.798.966 0,7130 31.941.083 11.730.800 20.210.283 2,7228 6 16.453.034 63.672.000 47.218.966 0,6663 31.463.998 10.963.354 20.500.644 2,8699 7 16.453.034 63.672.000 47.218.966 0,6228 29.405.626 10.246.132 19.159.494 2,8699 8 16.453.034 68.512.000 52.058.966 0,5820 30.298.901 9.575.850 20.723.051 3,1641 9 16.453.034 68.512.000 52.058.966 0,5439 28.316.631 8.949.361 19.367.270 3,1641 10 16.453.034 78.192.000 61.738.966 0,5083 31.384.981 8.363.894 23.021.087 3,7524 Jumlah 177.151.123 477.180.800 300.109.927 173.494.285 127.354.475 46.139.810 1,3623
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
74 Analisis finansial dengan suku bunga 7% menghasilkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp46.139.810,00 dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) adalah 1,3623.
3. Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) III
Analisis finansial dengan nilai Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) akan dijelaskan pada Tabel 45
Tabel 45. Net Present Value (NPV) dan Net Benfit Cost Ratio (B/C Ratio) Pola III
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C
Ratio Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 20.221.596 0 -20.221.596 0,9346 -18.898.688 18.898.688 -37.797.376 -1,0000 2 16.104.062 3.530.000 -12.574.062 0,8734 -10.982.673 14.065.911 -25.048.584 -0,7808 3 16.104.062 4.550.000 -11.554.062 0,8163 -9.431.556 13.145.712 -22.577.268 -0,7175 4 16.104.062 32.784.000 16.679.938 0,7629 12.725.103 12.285.768 439.335 1,0358 5 16.104.062 53.827.000 37.722.938 0,7130 26.895.967 11.481.988 15.413.979 2,3424 6 16.104.062 75.537.000 59.432.938 0,6663 39.602.685 10.730.819 28.871.866 3,6906 7 16.104.062 75.537.000 59.432.938 0,6228 37.011.881 10.028.810 26.983.071 3,6906 8 16.104.062 81.257.000 65.152.938 0,5820 37.919.739 9.372.744 28.546.995 4,0457 9 16.104.062 81.257.000 65.152.938 0,5439 35.438.886 8.759.544 26.679.342 4,0457 10 16.104.062 104.007.000 87.902.938 0,5083 44.685.427 8.186.494 36.498.933 5,4584 11 16.104.062 104.007.000 87.902.938 0,4751 41.762.091 7.650.931 34.111.160 5,4584 12 16.104.062 164.567.000 148.462.938 0,4440 65.919.366 7.150.401 58.768.965 9,2190 13 16.104.062 126.887.000 110.782.938 0,4150 45.970.885 6.682.599 39.288.286 6,8792 14 16.104.062 172.647.000 156.542.938 0,3878 60.710.854 6.245.516 54.465.339 9,7207 15 16.104.062 176.791.800 160.687.738 0,3624 58.240.631 5.836.853 52.403.778 9,9781 Jumlah 245.678.464 1.257.185.800 1.011.507.336 467.570.600 150.522.778 317.047.822 3,1063
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Analisis finansial dengan suku bunga 7% menghasilkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp317.047.822,00 dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) adalah 3,1063.
4. Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) Pola IV Analisis finansial dengan nilai Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) akan dijelaskan pada Tabel 46.
75 Tabel 46. Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) Pola
IV
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV
B/C Ratio
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 10.871.795 0 -10.871.795 0,9346 -10.160.556 10.160.556 -20.321.112 -1,0000 2 9.914.145 0 -9.914.145 0,8734 -8.659.398 8.659.398 -17.318.796 -1,0000 3 9.914.145 0 -9.914.145 0,8163 -8.092.896 8.092.896 -16.185.791 -1,0000 4 9.914.145 3.439.100 -6.475.045 0,7629 -4.939.803 7.563.488 -12.503.292 -0,6531 5 9.914.145 10.149.000 234.855 0,7130 167.449 7.068.657 -6.901.209 0,0237 6 9.914.145 10.149.000 234.855 0,6663 156.494 6.606.215 -6.449.721 0,0237 7 9.914.145 10.149.000 234.855 0,6228 146.256 6.174.037 -6.027.781 0,0237 8 9.914.145 191.013.000 181.098.855 0,5820 105.401.562 5.770.143 99.631.418 18,2667 Jumlah 80.270.810 224.899.100 144.628.290 74.019.107 60.095.391 13.923.716 1,2317
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Analisis finansial dengan suku bunga 7% menghasilkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp13.923.716,00 dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) adalah 1.2317.
Net Present Value (NPV) dengan tingkat suku bunga 7% pada Tabel 47 dapat dilihat bahwa pola I nilai NPV sebesar Rp128.851.023,00, pola II nilai NPV sebesar Rp46.139.810,00, pola III nilai NPV sebesar Rp317.047.822,00 dan pola IV nilai NPV sebesar Rp13.923.716,00. Berdasarkan kriteria NPV, keempat pola tersebut menunjukkan nilai NPV > 0, artinya usaha ini layak untuk dijalankan.
Tabel 47 menunjukkan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) dengan tingkat suku bunga 7%, nilai B/C Ratio pola I yakni 1,8661, nilai B/C Ratio pola II yakni 1,3623, nilai B/C Ratio pola III yakni 3,1063 dan nilai B/C Ratio pola IV yakni 1,2317. Berdasarkan kriteria B/C Ratio, keempat pola tersebut menunjukkan nilai B/C Ratio > 1, maka investasi layak karena memberikan keuntungan.
Tabel 47. Rekap Hasil Net Present Value (NPV) dan Net Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) dari Pola I, II, III dan IV.
Pola Umur Pemakaian (Tahun) NPV B/C Ratio
I 12 128.851.023 1,8661
II 10 46.139.810 1,3623
III 15 317.047.822 3,1063
IV 8 13.923.716 1,2317
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
76 5.5.2 Internal Rate of Returns (IRR)
Internal Rate of Returns (IRR) menunjukkan tingkat suku bunga maksimum yang dapat dibayar oleh suatu proyek atau usaha atau dengan kata lain merupakan kemampuan memperoleh pendapatan dari uang yang diinvestasikan.
Semakin tinggi nilai Internal Rate of Returns (IRR), akan semakin baik manfaat proyek tersebut, sehingga memungkinkan untuk memperoleh pendanaan dengan tingkat bunga yang lebih rendah dari pada tingkat Internal Rate of Returns (IRR) tersebut.
Nilai Internal Rate of Returns (IRR) kita dapatkan dengan melakukan beberapa percobaan dengan cara mengubah suku bunga sampai mendapatkan nilai Net Present Value (NPV) yang bernilai positif dekat dengan nol dan nilai Net Present Value (NPV) yang bernilai negatif dekat dengan nol.
1. Internal Rate of Returns (IRR) Pola I
Tabel 48. Internal Rate of Returns (IRR) Pola I Suku Bunga 19%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C
Ratio Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 35.426.544 0 -35.426.544 0,8403 -29.770.205 29.770.205 -59.540.410 -1,0000 2 16.505.044 660.000 -15.845.044 0,7062 -11.189.213 11.655.281 -22.844.494 -0,9600 3 16.505.044 10.090.667 -6.414.377 0,5934 -3.806.393 9.794.354 -13.600.747 -0,3886 4 16.505.044 39.019.567 22.514.523 0,4987 11.227.289 8.230.550 2.996.739 1,3644 5 16.505.044 64.141.667 47.636.623 0,4190 19.962.097 6.916.428 13.045.669 2,8862 6 16.505.044 83.911.867 67.406.823 0,3521 23.736.796 5.812.125 17.924.671 4,0709 7 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,2959 19.482.237 4.884.138 14.598.098 3,9758 8 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,2487 16.371.628 4.104.318 12.267.310 3,9758 9 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,2090 13.757.670 3.449.007 10.308.664 3,9758 10 16.505.044 93.261.667 76.756.623 0,1756 13.478.645 2.898.325 10.580.320 4,6295 11 16.505.044 93.261.667 76.756.623 0,1476 11.326.593 2.435.567 8.891.026 4,6295 12 16.505.044 113.608.867 97.166.823 0,1240 12.049.096 2.046.695 10.002.401 5,8661 Jumlah 216.982.028 744.980.970 528.061.942 96.626.240 91.996.993 4.629.246 1,0503
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Internal Rate of Returns (IRR) pola I suku bunga 19% akan menghasilkan Net Present Value (NPV) positif yang dekat dengan nol sebesar Rp4.629.246,00.
77 Tabel 49. Internal Rate of Returns (IRR) Pola I Suku Bunga 20%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C
Ratio Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 35.426.544 0 -35.426.544 0,8333 -29.522.120 29.522.120 -59.044.240 -1,0000 2 16.505.044 660.000 -15.845.044 0,6944 -11.003.503 11.461.836 -22.465.339 -0,9600 3 16.505.044 10.090.667 -6.414.377 0,5787 -3.712.024 9.551.530 -13.263.554 -0,3886 4 16.505.044 39.019.567 22.514.523 0,4823 10.857.698 7.959.608 2.898.090 1,3644 5 16.505.044 64.141.667 47.636.623 0,4019 19.144.090 6.633.007 12.511.083 2,8862 6 16.505.044 83.911.867 67.406.823 0,3349 22.574.409 5.527.506 17.046.903 4,0709 7 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,2791 18.373.793 4.606.255 13.767.538 3,9758 8 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,2326 15.311.494 3.838.546 11.472.949 3,9758 9 16.505.044 82.341.667 65.836.623 0,1938 12.759.579 3.198.788 9.560.791 3,9758 10 16.505.044 93.261.667 76.756.623 0,1615 12.396.623 2.665.657 9.730.966 4,6295 11 16.505.044 93.261.667 76.756.623 0,1346 10.330.519 2.221.381 8.109.139 4,6295 12 16.505.044 113.608.867 97.166.823 0,1122 10.897.906 1.851.151 9.046.755 5,8661 Jumlah 216.982.028 744.980.970 528.061.942 88.408.465 89.037.384 -628.919 0,9929
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Internal Rate of Returns (IRR) Pola I dengan suku bunga mencapai 20%
akan menghasilkan Net Present Value (NPV) negatif yang dekat dengan nol sebesar ‒Rp628.919,00.
2. Internal Rate of Returns (IRR) Pola II
Tabel 50. Internal Rate of Returns (IRR) Pola II Suku Bunga 15%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C Ratio
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 29.073.817 0 -29.073.817 0,8696 -25.281.580 25.281.580 -50.563.160 -1,0000 2 16.453.034 10.210.000 -6.162.784 0,7561 -4.659.950 12.440.857 -17.100.808 -0,3746 3 16.453.034 19.410.000 2.956.966 0,6575 1.944.253 10.818.137 -8.873.884 0,1797 4 16.453.034 43.748.800 27.295.766 0,5718 15.606.443 9.407.076 6.199.367 1,6590 5 16.453.034 61.252.000 44.798.966 0,4972 22.273.004 8.180.066 14.092.938 2,7228 6 16.453.034 63.672.000 47.218.966 0,4323 20.414.062 7.113.101 13.300.961 2,8699 7 16.453.034 63.672.000 47.218.966 0,3759 17.751.358 6.185.305 11.566.053 2,8699 8 16.453.034 68.512.000 52.058.966 0,3269 17.018.168 5.378.526 11.639.642 3,1641 9 16.453.034 68.512.000 52.058.966 0,2843 14.798.407 4.676.979 10.121.428 3,1641 10 16.453.034 78.192.000 61.738.966 0,2472 15.260.928 4.066.938 11.193.990 3,7524 Jumlah 177.151.123 477.180.800 300.109.927 95.125.094 93.548.565 1.576.529 1,0169
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Internal Rate of Returns (IRR) pola II suku bunga 15% akan menghasilkan Net Present Value (NPV) positif yang dekat dengan nol sebesar Rp1.576.529,00.
Tabel 51. Internal Rate of Returns (IRR) Pola II Suku Bunga 16%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C Ratio
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 29.073.817 0 -29.073.817 0,8621 -25.063.635 25.063.635 -50.127.271 -1,0000
2 16.453.034 10.210.000 -6.162.784 0,7432 -4.579.952 12.227.284 -16.807.237 -0,3746
3 16.453.034 19.410.000 2.956.966 0,6407 1.894.403 10.540.762 -8.646.360 0,1797
4 16.453.034 43.748.800 27.295.766 0,5523 15.075.209 9.086.864 5.988.344 1,6586
5 16.453.034 61.252.000 44.798.966 0,4761 21.329.371 7.833.504 13.495.867 2,7228
6 16.453.034 63.672.000 47.218.966 0,4104 19.380.659 6.753.020 12.627.638 2,8699
7 16.453.034 63.672.000 47.218.966 0,3538 16.707.465 5.821.569 10.885.895 2,8699
8 16.453.034 68.512.000 52.058.966 0,3050 15.879.310 5.018.594 10.860.716 3,1641
9 16.453.034 68.512.000 52.058.966 0,2630 13.689.060 4.326.374 9.362.686 3,1641
10 16.453.034 78.192.000 61.738.966 0,2267 13.995.211 3.729.633 10.265.578 3,7524
Jumlah 177.151.123 477.180.800 300.109.927 88.307.099 90.401.241 -2.094.142 0,9768
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
78 Internal Rate of Returns (IRR) Pola II dengan suku bunga mencapai 16%
akan menghasilkan Net Present Value (NPV) negatif yang dekat dengan nol sebesar ‒Rp2.094.142,00.
3. Internal Rate of Returns (IRR) Pola III
Tabel 52. Internal Rate of Returns (IRR) Pola III Suku Bunga 28%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C
Ratio Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 20.221.596 0 -20.221.596 0,7813 -15.798.122 15.798.122 -31.596.244 -1,0000 2 16.104.062 3.530.000 -12.574.062 0,6104 -7.674.598 9.829.139 -17.503.738 -0,7808 3 16.104.062 4.550.000 -11.554.062 0,4768 -5.509.406 7.679.015 -13.188.421 -0,7175 4 16.104.062 32.784.000 16.679.938 0,3725 6.213.761 5.999.231 214.531 1,0363 5 16.104.062 53.827.000 37.722.938 0,2910 10.978.820 4.686.899 6.291.921 2,3424 6 16.104.062 75.537.000 59.432.938 0,2274 13.513.486 3.661.640 9.851.846 3,6825 7 16.104.062 75.537.000 59.432.938 0,1776 10.557.411 2.860.656 7.696.755 3,6825 8 16.104.062 81.257.000 65.152.938 0,1388 9.041.786 2.234.888 6.806.899 4,0377 9 16.104.062 81.257.000 65.152.938 0,1084 7.063.896 1.746.006 5.317.890 4,0377 10 16.104.062 104.007.000 87.902.938 0,0847 7.445.668 1.364.067 6.081.601 5,4455 11 16.104.062 104.007.000 87.902.938 0,0662 5.816.928 1.065.677 4.751.251 5,4455 12 16.104.062 164.567.000 148.462.938 0,0517 7.675.354 832.560 6.842.794 9,2061 13 16.104.062 126.887.000 110.782.938 0,0404 4.474.487 650.438 3.824.049 6,8663 14 16.104.062 172.647.000 156.542.938 0,0316 4.939.624 508.155 4.431.470 9,7078 15 16.104.062 176.791.800 160.687.738 0,0247 3.961.259 396.996 3.564.263 9,9652 Jumlah 245.678.464 1.257.185.800 1.011.507.336 62.700.354 59.313.489 3.386.865 1,0571
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Internal Rate of Returns (IRR) pola III suku bunga 28% akan menghasilkan Net Present Value (NPV) positif yang dekat dengan nol sebesar Rp3.386.865,00.
Tabel 53. Internal Rate of Returns (IRR) Pola III Suku Bunga 29%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C
Ratio Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 20.221.596 0 -20.221.596 0,7752 -15.675.656 15.675.656 -31.351.312 -1,0000 2 16.104.062 3.530.000 -12.574.062 0,6009 -7.556.074 9.677.340 -17.233.414 -0,7808 3 16.104.062 4.550.000 -11.554.062 0,4658 -5.382.271 7.501.814 -12.884.085 -0,7175 4 16.104.062 32.784.000 16.679.938 0,3611 6.023.315 5.815.360 207.955 1,0363 5 16.104.062 53.827.000 37.722.938 0,2799 10.559.831 4.508.031 6.051.800 2,3424 6 16.104.062 75.537.000 59.432.938 0,2170 12.897.007 3.494.598 9.402.409 3,6825 7 16.104.062 75.537.000 59.432.938 0,1682 9.997.680 2.708.990 7.288.690 3,6825 8 16.104.062 81.257.000 65.152.938 0,1304 8.496.036 2.099.993 6.396.043 4,0377 9 16.104.062 81.257.000 65.152.938 0,1011 6.586.074 1.627.901 4.958.173 4,0377 10 16.104.062 104.007.000 87.902.938 0,0784 6.888.209 1.261.939 5.626.270 5,4455 11 16.104.062 104.007.000 87.902.938 0,0607 5.339.697 978.247 4.361.449 5,4455 12 16.104.062 164.567.000 148.462.938 0,0471 6.991.036 758.331 6.232.705 9,2061 13 16.104.062 126.887.000 110.782.938 0,0365 4.043.958 587.854 3.456.104 6,8663 14 16.104.062 172.647.000 156.542.938 0,0283 4.429.733 455.700 3.974.032 9,7078 15 16.104.062 176.791.800 160.687.738 0,0219 3.524.821 353.256 3.171.565 9,9652 Jumlah 245.678.464 1.257.185.800 1.011.507.336 57.163.395 57.505.010 -341.615 0,9941
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
79 Internal Rate of Returns (IRR) Pola III dengan suku bunga mencapai 29%
akan menghasilkan Net Present Value (NPV) negatif yang dekat dengan nol sebesar ‒Rp341.615,00.
4. Internal Rate of Returns (IRR) Pola IV
Tabel 54. Internal Rate of Returns (IRR) Pola IV Suku Bunga 10%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C Ratio
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 10.871.795 0 -10.871.795 0,9091 -9.883.450 9.883.450 -19.766.900 -1,0000 2 9.914.145 0 -9.914.145 0,8264 -8.193.508 8.193.508 -16.387.017 -1,0000 3 9.914.145 0 -9.914.145 0,7513 -7.448.644 7.448.644 -14.897.288 -1,0000 4 9.914.145 3.439.100 -6.475.045 0,6830 -4.422.543 6.771.494 -11.194.037 -0,6531 5 9.914.145 10.149.000 234.855 0,6209 145.826 6.155.904 -6.010.078 0,0237 6 9.914.145 10.149.000 234.855 0,5645 132.570 5.596.276 -5.463.707 0,0237 7 9.914.145 10.149.000 234.855 0,5132 120.518 5.087.524 -4.967.006 0,0237 8 9.914.145 191.013.000 181.098.855 0,4665 84.483.952 4.625.022 79.858.931 18,2667 Jumlah 80.270.810 224.899.100 144.628.290 54.934.721 53.761.823 1.172.898 1,0218
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Internal Rate of Returns (IRR) pola IV suku bunga 10% akan menghasilkan Net Present Value (NPV) positif yang dekat dengan nol sebesar Rp1.172.898,00.
Tabel 55. Internal Rate of Returns (IRR) Pola IV Suku Bunga 11%
Tahun Ke-
Total Biaya (Rp)
Penerimaan (Rp)
Keuntungan (Rp)
Discount Factor
(DF)
Bt x DF Ct x DF NPV B/C Ratio
Cost (Ct) Ratio (Rt) Benefit (Bt)
1 10.871.795 0 -10.871.795 0,9009 -9.794.410 9.794.410 -19.588.820 -1,0000 2 9.914.145 0 -9.914.145 0,8116 -8.046.542 8.046.542 -16.093.085 -1,0000 3 9.914.145 0 -9.914.145 0,7312 -7.249.137 7.249.137 -14.498.275 -1,0000 4 9.914.145 3.439.100 -6.475.045 0,6587 -4.265.313 6.530.754 -10.796.067 -0,6531 5 9.914.145 10.149.000 234.855 0,5935 139.375 5.883.563 -5.744.188 0,0237 6 9.914.145 10.149.000 234.855 0,5346 125.563 5.300.507 -5.174.944 0,0237 7 9.914.145 10.149.000 234.855 0,4817 113.120 4.775.231 -4.662.111 0,0237 8 9.914.145 191.013.000 181.098.855 0,4339 78.583.592 4.302.010 74.281.581 18,2667 Jumlah 80.270.810 224.899.100 144.628.290 49.606.247 51.882.155 -2.275.908 0,9561
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Internal Rate of Returns (IRR) Pola IV dengan suku bunga mencapai 11%
akan menghasilkan Net Present Value (NPV) negatif yang dekat dengan nol sebesar ‒Rp2.275.908,00.
80 Tabel 56. Internal Rate of Returns (IRR)
No. Pola Suku Bunga (%) NPV B/C Ratio IRR
1 I 19 4.629.246 1,0503
19,81%
20 -628.919 0,9929
2 II 15 1.576.529 1,0169
15,42%
16 -2.094.142 0,9768
3 III 28 3.386.865 1,0571
28,90%
29 -341.615 0,9941
4 IV 10 1.172.898 1,0218
10,34%
11 -2.275.908 0,9561
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Berdasarkan Tabel 56 diatas, nilai pada Internal Rate of Returns (IRR) pola I sebesar 19,81%, dengan pola II memilliki nilai Internal Rate of Returns (IRR) sebesar 15,62%, pola III memilliki nilai Internal Rate of Returns (IRR) sebesar 28,90%, pola IV memilliki nilai Internal Rate of Returns (IRR) 10,34%.
Tabel 57. Analisis Finansial Hutan Rakyat Pola Agroforestri
No. Pola Aspek Ekonomi
NPV B/C Ratio IRR %
1 I 128.851.023 1,8661 0,19
2 II 46.139.810 1,3623 0,15
3 III 317.047.822 3,1063 0,28
4 IV 13.923.716 1,2317 0,10
Sumber: Data Primer Setelah Diolah, 2021.
Tabel 57 diatas, menunjukkan bahwa berdasarkan aspek finansial Hutan Rakyat Pola Agroforestry di Dusun Kalimbua, Desa Tongko, Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang, pola I memiliki nilai NPV sebesar Rp128.851.023,00, B/C Ratio 1,8661 dan nilai IRR yakni 0,19. Pola II memiliki nilai NPV sebesar Rp46.139.810,00, B/C Ratio 1,3623 dan nilai IRR yakni 0,15. Pola III memiliki nilai NPV sebesar Rp317.047.822,00, B/C Ratio 3,1063 dan nilai IRR yakni 0,28.
Dan pola IV memiliki nilai NPV sebesar Rp13.923.716,00, B/C Ratio 1,2317 dan nilai IRR yakni 0,10.
81