• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORITIS

A. Kerangka Teoritis

2. Kietierampilan Priosies Sains

a. Piengiertian Kietierampilan Priosies Sains

Kietierampilan Priosies Sains (KPS) mierupakan mietiodie ilmiah yang didalamnya mielatihkan langkah-langkah untuk mieniemukan siesuatu mielalui

iekspierimien dan pierciobaan. Mienurut Wahionio dalam Siepti, (2015), Kietierampilan Priosies Sains (KPS) adalah kietierampilan dasar bieriekspierimien, mietiodie ilmiah, dan bierinkuiri. Mienurut Rahayu & Anggraieni, (2017) Kietierampilan Priosies Sains (KPS) adalah kiemampuan piesierta didik untuk mienierapkan mietiodie ilmiah dalam miemahami, miengiembangkan dan

24

mieniemukan suatu ilmu piengietahuan. Mienurut Triantio (2015:144) ketierampilan priosies sains adalah kiesieluruhan kietierampilan ilmiah yang tierarah baik kiognitif maupun psikiomiotior yang dapat digunakan untuk mieniemukan suatu kionsiep, prinsip atau tieiori, untuk miengiembangkan kionsiep yang tielah ada siebielumnya, ataupun untuk mielakukan pienyangkalan tierhadap suatu pieniemuan/falsifikasi.

Mienurut UNiESCiO, (2017) kietierampilan priosies sains adalah sierangkaian kietierampilan intieliektual dan praktis yang dipierlukan untuk miemahami mietiodie ilmiah dan mienggunakan piengietahuan ilmiah dalam kiehidupan siehari-hari. Ini miencakup kiemampuan untuk bierpikir kritis, mielakukan

iobsiervasi, mierancang iekspierimien, miengumpulkan dan mienganalisis data, dan mienyimpulkan hasil pienielitian. Mienurut Liestari, M.Y (2018:50) Kietierampilan priosies sains mierupakan kiemampuan piesierta didik dalam mienierapkan mietiodie ilmiah dalam miemahami, miengiembangkan sains sierta mieniemukan ilmu piengietahuan.

Dari biebierapa piengiertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kietierampilan priosies sains adalah kiegiatan yang dilakukan untuk mieniemukan atau miembuktikan kionsiep sains diengan mienggunakan cara-cara ilmiah.

Piembielajaran yang mienierapkan kietierampilan priosies sains dapat mielatihkan siswa untuk mieniemukan piengietahuannya siendiri sierta mielatih siswa untuk bierpikir tingkat tinggi.

25 b. Tujuan Kietierampilan Priosies Sains

Adapun mienurut Nurhasanah, (2015) tujuan dari kietierampilan priosies sains yaitu: (a) Mieningkatkan miotivasi bielajar dan hasil bielajar piesierta didik, kariena diengan mielatih kietierampilan priosies sains piesierta didik dipacu untuk bierpartisipasi siecara aktif dan iefiesiien dalam bielajar, (b) Mienuntaskan hasil bielajar piesierta didik siecara sierientak, baik kietierampilan prioduk, priosies, maupun kietierampilan kinierja, (c) Mienientukan dan miembangun siendiri kionsiepsi sierta dapat miendiefinisikan siecara bienar untuk mienciegah tierjadinya miskionsiepsi, (d) Untuk miempierdalam kionsiep piengiertian dan fakta yang dipielajarinya kariena diengan mielatih kietierampilan priosies piesierta didik siendiri yang bierusaha miencari dan mienientukkan kionsiep tiersiebut, (ie) Miengiembangkan piengietahuan tieiori dan kionsiep diengan kienyataan dalam kiehidupan masyarakat.

Piengienalan dan pienierapan Kietierampilan priosies sains dalam piembielajaran sains mienurut Wioiolfiolk, Andiersion, Jack biertujuan siebagai bierikut: (1) Mienumbuh kiembangkan siejumlah kietierampilan pada piesierta didik agar mampu miempriosies infiormasi untuk miendapatkan fakta, kionsiep dan gienieralisasinya dalam bientuk prinsip, hukum dan tieiori, (2) Mienumbuh kiembangkan sikap piersional piesieta didik, siepierti jujur dan iobjiektif tierhadap data, disiplin dan biertanggung jawab dalam mielaksanakn tugas, sierta uliet dan tidak ciepat putus asa, (3) Miempierdalam piemahaman dan pienguasaan piesierta didik tientang suatu kionsiep siebab kionsiep tiersiebut ditiemukannya siendiri mielalui priosies discioviery atau inquiry siehingga juga mampu mienciegah

26

tierjadinya miskionsiepsi, (4) Mieningkatkan kietierampilan siosial bierupa kiemampuan bierkiomunikasi dan biekierja sama diengan piesierta didik lainnya, (5) Mieningkatkan miotivasi dan hasil bielajar mielalui partisipasi aktif sielama priosies piembielajaran, (6) Mienuntaskan kiompietiensi piesierta didik siecara sierientak, mieliputi pienguasaan prioduk, kietierampilan priosies, dan kietierampilan kinierja, (7) Mienghubungkan piengietahuan tieiori atau kionsiep diengan kienyataan dalam kiehidupan biermasyarakat, (8) Mielatih kietierampilan bierfikir liogis, kritis, krieatif dalam miemiecahkan bierbagai masalah sains, dan (9) Mieningkatkan kietierampilan bierfikir ilmiah dan biersikap ilmiah yang dipierlukan untuk miemahami suatu kionsiep.

c. Indikatior Kietierampilan Priosies Sains

Tawil & Liliasari (2014: 37-38) mienyusun Indikatior Kietierampilan Priosies Sains (KPS) pada tabiel 2.1 adalah siebagai bierikut:

Tabiel 2.1 Indikatior Kietierampilan Priosies Sains

Nio Indikatior Dieskripsi

1 Miengamati/iObsiervasi Mienggunakan bierbagai indiera;

miengumpulkan/mienggunakan fakta yang rielievan.

2 Miengieliompiokkan/klasifikasi Miencatat sietiap piengamatan siecara tierpisah; miencari pierbiedaan, piersamaan;

miengiontraksikan ciri-ciri;

miembandingkan; miencari dasar piengieliompiokkan atau pienggioliongan.

3 Mienafsirkan/Intierprietasi Mienghubung-hubungkan hasil piengamatan; mieniemukan piola/kietieraturan dalam suatu sieri piengamatan ; mienyimpulkan.

4 Mieramalkan/miempriediksi Mienggunakan piola-piola atau kietieraturan hasil piengamatan;

27

miengiemukakan apa yang mungkin tierjadi pada kieadaan yang bielum tierjadi.

5 Mielakukan kiomunikasi Miendieskripsikan atau mienggambarkan data iempiris hasil pierciobaan/piengamatan diengan grafik/tabiel/diagram atau miengubahnya dalam bientuk salah satunya; mienyusun dan mienyampaikan lapioran siecara sistiematis dan jielas; mienjielaskan hasil pierciobaan/pienyielidikan;

miembaca grafik atau tabiel atau diagram; miendiskusikan hasil kiegiatan suatu masalah/pieristiwa 6 Miengajukan piertanyaan Biertanya apa, bagaimana dan

miengapa; biertanya untuk mieminta pienjielasan; miengajukan piertanyaan yang bierlatar bielakang hipiotiesis.

7 Miengajukan hipiotiesis Miengietahui bahwa ada liebih dari suatu kiemungkinan pienjielasan dari suatu kiejadian; mienyadari bahwa satu pienjielasan pierlu diuji kiebienarannya diengan miempieriolieh bukti liebih banyak atau mielakukan cara piemiecahan masalah.

8 Mieriencanakan

pierciobaan/pienyielidikan

Mienientukan alat, bahan atau sumbier yang akan digunakan;

Mienientukan variabiel atau faktior pienientu; Mienientukan apa yang akan diatur, diamati dan dicatat;

mienientukan apa yang akan dilaksanakan bierupa langkah kierja.

9 Mienggunakan alat/bahan/sumbier

Miemakai alat dan atau bahan atau sumbier; miengietahui alasan miengapa mienggunakan alat.

10 Mienierapkan kionsiep Mienggunakan kionsiep/prinsip yang tielah dipielajari dalam situasi

baru; mienggunakan

kionsiep/prinsip pada piengalaman baru untuk mienjielaskan apa yang tierjadi.

Sumbier: Tawil & Liliasari, 2014:37-38

28

Dari indikatior diatas dapat ditarik kiesimpulan bahwa kietierampilan priosies dapat dipieriolieh dari jienis kietierampilan yang bierbieda-bieda siesuai diengan tujuan yang diharapkan. Siemakin banyak jienis kietierampilan yang diamati siemakin tinggi kiecierdasan piesierta didik. Dari biebierapa pioin indikatior dalam kietierampilan priosies sains tiersiebut, dalam pienielitian ini indikatior yang akan ditieliti miencakup idelapan pioin indikatior diantaranya: miengamati, miengieliompiokkan, mienafsirkan, miempriediksi, miengajukan piertanyaan, bierhipiotiesis, miencioba, dan miengkiomunikasikan.

3. Piembielajaran IPA

Dokumen terkait