• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Mata Pelajaran PAI

Dalam dokumen INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU (Halaman 52-58)

BAB II LANDASAN TEORI

C. Konsep Mata Pelajaran PAI

lii

Peserta didik yang mengalami sindrom-sindrom di atas secara umum sebenarnya memiliki potensi bahkan IQ yang normal dan diantaranya ada yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

Oleh karena itu kesulitan dalam belajar yang dialami oleh peserta didik hanya disebabkan karna adanya gangguan ringan pada otak.

Jadi, yang menjadi faktor kesulitan belajar siswa tidak hanya dari faktor intern dan ekstern yang bersifat umum tetapi ada faktor lain yang bersifat khusus atau yang disebut dengan sindrom psikologis (ketidak mampuan belajar) sindrom ini terjadi hanya karena disebabkan gangguan ringan pada otak.

C. Konsep Mata Pelajaran PAI

liii

rangka membentuk pribadi-pribadi siswa yang Islami, artinya yang sesuai dengan norma dan ajaran agama Islam.

Pendidikan Agama Islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan, yang pada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan Islam sebagai pandangan hidup.65

Esensi pendidikan yaitu adanya proses transfer nilai, pengetahuan, dan ketrampilan dari generasi tua kepada generasi muda agar generasi muda mampu hidup. Oleh karena itu, ketika kita menyebut pendidikan Islam, maka akan mencakup dua hal: (a) mendidik siswa untuk berlaku sesuai dengan nilai-nilai atau akhlak Islam; (b) mendidik siswa-siswi agar mempelajari materi ajaran Islam-subyek berupa pengetahuan tentang ajaran Islam.66

Pendidikan agama Islam merupakan upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati hingga mengimani ajaran agama Islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa.67

Bila dilihat dari cakupan ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Agama Islam secara keseluruhan di dalamnya memuat beberapa materi seperti al-Qur‟an dan al-Hadits, Aqidah, Akhlak, Fiqh, SKI. sekaligus

65 Zakiyah Daradjat, Ilmu Jiwa Agama, (Jakarta: Bulan Bintang, 2015), h. 87

66 Muhaimin, et.al., Paradigma Pendidikan Islam, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012), Cet. 2, h 131

67 Depdiknas, Kurikulum Berbasis Kompetensi SMA, (Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas, 2002), h. 3.

liv

menggambarkan bahwa ruang lingkup pendidikan agama Islam mencakup erwujudan keserasian, keselarasan, dan keseimbangan hubungan manusia dengan Allah SWT, diri sendiri, sesama manusia, makhluk lainnya maupun lingkungannya (Hablun minallah wa hablun minannas).

Pendidikan Agama Islam juga dibarengi dengan tuntutan pengalaman kompetensi keagamaan siswa, untuk mampu menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat sehingga siswa mampu ikut serta mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa.

2. Macam-Macam Pelajran PAI Kelas XI 1. Fiqih

2. Akidah Ahlak 3. Al-Quran Hadis 4. Ski

3. Tujuan dan Fungsi Mata Pelajaran PAI a. Tujuan Mata Pelajaran PAI

Mata pelajaran Pendidikan agama Islam memiliki tujuan dalam pelaksanaannya. Adapun tujuan tersebut antara lain :68

1) Konsep pendidikan Islam melibatkan dua aspek, yaitu aspek inti dari agama Islam itu sendiri serta aspek hubungan ilmu Islam dengan kenyataan dalam kehidupan.

68 Zakiyah Daradjat, Ilmu Jiwa Agama, h. 93-94

lv

2) Aspek inti dari agama Islam menekankan kepada pemahaman terhadap akidah kepada Allah SWT, didikan akhlak, serta syariat agama.

3) Dalam proses pendidikan, metode pengajaran merupakan salah satu bagian penting karena dianggap sebagai jembatan untuk dapat menghubungkan antara guru dengan peserta didik dalam menyampaikan pengetahuan.

b. Fungsi Mata Pelajaran PAI

Mata pelajaran pendidikan agama Islam di sekolah berfungsi sebagai berikut:69

1) Pengembangan, yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT yang telah ditanamkan dalam lingkungan keluarga.

2) Penanaman nilai, sebagai pedoman hidup untuk mencari kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

3) Penyesuaian mental, yaitu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya baik di lingkungan fisik maupun lingkungan sosial dan dapat mengubah lingkungannya sesuai dengan ajaran agama Islam.

4) Perbaikan yaitu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan, kekurangan-kekurangan, dan kelemahan-kelemahan peserta didik

69 Muhaimin, et.al., Paradigma Pendidikan Islam, h 135-137

lvi

dalam keyakinan, pemahaman, dan pengalaman ajaran dalam kehidupan sehari-hari.

5) Pencegahan, yaitu untuk menangkal hal-hal negatif dari lingkungannya atau dari budaya lain yang dapat membahayakan dirinya dan menghambat perkembangannya menuju manusia Indonesia seutuhnya.

6) Pengajaran tentang ilmu pengetahuan keagamaan secara umum (alam nyata dan nir-nyata), sistem dan fungsionalnya.

7) Penyaluran, yaitu untuk menyalurkan anak-anak yang memiliki bakat khusus di bidang agama Islam agar bakat tersebut dapat berkembang secara optimal sehingga dapat dimanfaatkan untuk dirinya sendiri dan bagi orang lain.

c. Ruang Lingkup Mata Pelajaran PAI

Ruang lingkup pendidikan agama Islam meliputi keserasian, keselarasan, dan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan makhluk lain (selain manusia) dan lingkungan. Adapun ruang lingkup bahan pelajaran pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Pertama terfokus pada lima aspek yaitu, keimanan, al-Qur‟an /al-Hadits, syariah, akhlak, dan SKI.70

d. Standar Kompetensi Mata Pelajaran PAI di SMA

70 Abdul Majid, Dian Andayani ,h. 134 – 135.

lvii

Standar kompetensi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berisi sekumpulan kemampuan minimal yang harus dikuasai peserta didik selama belajar Pendidikan Agama Islam di SMK. Kemampuan ini berorientasi pada perilaku afektif dan psikomotoris dengan dukungan pengetahuan kognitif dalam rangka memperkuat keimanan, ketaqwaan, dan ibadah kepada Allah SWT. Kemampuan-kemampuan yang tercantum dalam omponen kemampuan dasar ini merupakan penjabaran dari kemampuan dasar umum yang harus dicapai di Sekolah Menengah Atas yaitu: 71

1) Beriman kepada Allah Swt, dan lima rukun iman yang lain dengan mengetahui fungsi dan hikmahnya serta terefleksi dalam sikap, perilaku, dan akhlak peserta didik dalam dimensi vertikal maupun horizontal.

2) Dapat membaca, menulis dan memahami ayat Alquran serta mengetahui hukum bacaannya dan mampumengim plementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

3) Mampu beribadah dengan baik sesuai dengan tuntutan syariat Islam baik, ibadah wajib maupun ibadah sunnah.

4) Dapat meneladani sifat, sikap, dan kepribadian Rasulullah, sahabat, dan tabi`in serta mampu mengambil hikmah dari sejarah perkembangan Islam untuk kepentingan hidup sehari-hari dimasa kini dan masa depan.

71 Depdiknas, Kurikulum Berbasis Kompetensi SMA, h. 10-11

lviii

5) Mampu mempraktikkan system muamalat Islam dalam tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam dokumen INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU (Halaman 52-58)

Dokumen terkait