• Tidak ada hasil yang ditemukan

Latar Penelitian

Dalam dokumen OUTLINE PROPOSAL geo revisi 1 (Halaman 59-67)

Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu pada siswa kelas VIII. Berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi dan studi dokumentasi resmi dari pihak

sekolah, diperoleh mengenai profil dari Sekolah Menengah Pertama Swadta MTS Mujahidin.

a) Nama Sekolah :MTS Mujahidin kota Pontianak

b) Nilai akreditasi sekolah :B

c) Alamat sekolah :Jin. Mujahidin

d) Kecamatan :Pontianak kota

e) Kabupaten :Kota Pontianak

f) Kode Pos :78762

g) No. Telp :0856 6419 9457

h) Email :[email protected]

i) Website :[email protected]

j) Nomor Pokok Sekolah Nasional

:30102919

k) Status Sekolah :Swasta

l) Status Kepemilikan :Yayasan Mujahidin m) SK Pendirian Sekolah :0216/0/1992 n) Tanggal SK Pendirian :1992 - 05 - 05

o) Bentuk sekolah :Biasa dan konvensional

p) Waktu Sekolah :1) Masuk Pukul 07.00 WIB

:2) Istirahat 09.20 - 09.50 WIB :3) Keluar 12.50 WIB

 

Sekolah Menengah Pertama MTS Mujahidin kota Pontianak merupakan Sekolah Menengah Pertama yang sudah mempunyai fasilitas yang cukup lengkap. Dari tahun ke tahun semenjak berdirinya Sekolah Menengah Pertama MTS Mujahidin ini banyak sekali peminat yang mendaftar, karena kualitas pendidikan yang baik dan mampu mencetak anak-anak didik yang berkualitas.

D. Data dan Sumber Data atau Subjek Penelitian

Untuk memecahkan masalah yang sudah dirumuskan, maka diperlukan sejumlah data. Data dalam penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai fakta atau informasi yang diperoleh dari orang, benda, aktivitas dan tempat yang menjadi subjek penelitian, yang diperoleh dari apa yang dilihat, dirasakan, dan dipikirkan oleh peneliti yang berkaitan dengan fokus

penelitian. Demi keakuratan data yang diperoleh, maka diperlukan sumber data yang tepat.

Suharsimi Arikunto (2013:172) sumber data dalam penelitian adalah:

"Subjek dari mana data dapat diperoleh. Apabila peneliti menggunakan kuesioner atau wawancara dalam pengumpulan datanya, maka sumber data disebut responden, yaitu orang yang merespon atau menjawab pertanyaan-

pertanyaan peneliti, baik pertanyaan tertulis maupun lisan".

Adapun sumber data primer yang menjadi subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar mata pelajaran IPS Terpadu, siswa dan dokumen seperti: data siswa, keadaan sekola dan foro penelitian. Data yang akan disajikan berikut ini adalah hanya data yang sesuai dengan fokus penelitian, data tersebut meliputi, data hasil dari pengamatan observasi dan data hasil wawancara. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah:

1. Informan

Informan merupakan seseorang yang diwawancarai untuk

mendapatkan keterangan dan data untuk keperluan informasi, oleh sebab itu didalam memilih siapa yang akan menjadi informan, penulis wajib memahami posisi dengan beragam peran dan keterlibatannya dengan kemungkinan akses informasi yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan penelitiannya. Suharsimi Arikunto (2013:188) mengatakan bahwa:

"Informan yaitu orang yang memberikan informasi yang berhubungan dengan penelitian ini misalnya berupa guru dan siswa". Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, orang tua murid dan siswa kelas VIII A yang berjumlah 24 orang. Pengambilan sampel untuk dijadikan

informan dalam penelitian sebanyak 5 orang siswa dan 5 orang tua murid dilakukan secara acak menggunakan random sampling dengan cara undian.

2. Tempat dan Peristiwa atau Aktivitas

Tempat atau lokasi yang berkaitan dengan sasaran permasalahan penelitian, sering juga merupakan salah satu jenis sumber data yang bisa dimanfaatkan oleh peneliti. Informasi mengenai kondisi dari lokasi, peristiwa atau tempat dimana aktivitas dilakukan, bisa digali lewat sumber lokasinya, baik yang merupakan tempat maupun lingkungannya. Tempat yang akan dijadikan sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah sekolah yaitu Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu untuk mengetahui bagaimana peran guru IPS dalam meningkatkan minat belajar siswa.

3. Dokumen

Sumber data ini kebanyakan merupakan rekaman tertulis, namun juga bisa berupa gambar atau benda peninggalan yang berkaitan dengan suatu aktivitas atau peristiwa tertentu. Sugiyono (2009:240) mengatakan.

"Dokumen merupakan peristiwa yang sudah berlalu" Dokumen yang menjadi sumber data untuk mengetahui perencanaan serta proses pembelajaran yang dirancang oleh guru. Dokumen yang digunakan meliputi foto yang berkaitan dengan penelitian.

E. Teknik dan Alat Pengumpul Data 1. Teknik Pengumpul Data

Dalam mengadakan penelitian diperlukan tekmik dan alat Pengumpul data yang tepat, agar pemecahan masalah dapat mencapai tingkat validitas yang memungkinkan di peroleh hasil yang objektif.

Kemampuan dan kecermatan penelitian memilih teknik dan alat Pengumpul data yang tepat sangat berpengaruh pada objektivitas hasil penelitian, dengan kata lain teknik dan alat pengumpul data yang tepat akan memungkinkan tercapainya pemecahan masalah secara efektif dan efisien pada gilirannya akan diperoleh rumusan generalisasi penelitian yang obyektif pula.

Hadari Nawawi (2001: 95) menyebutkan beberapa teknik yang dapat digunakan dalam pengumpulan data yaitu:

a. Teknik Observasi Langsung b. Teknik Observasi Tidak Langsung c. Teknik Komunikasi Langsung d. Teknik Komunikasi Tidak Langsung e. Teknik Pengukuran

f. Teknik Studi Dokumenter

Berdasarkan pendapat di atas dan dengan memperhatikan jenis data yang hendak dikumpulkan maka teknik pengumpulan data yang akan

digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Teknik Observasi Langsung

Teknik observasi digunakan untuk mengamati aktivitas belajar mengajar mata pelajaran geografi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu. Zuldafrial (2010: 32) menyatakan bahwa teknik observasi langsung adalah: "Suatu metode pengumpulan data secara langsung dimana peneliti langsung

mengamati gejala-gejala yang diteliti dari suatu objek penelitian menggunakan atau tanpa menggunakan instrumen penelitian yang sudah dirancang". Pada saat penelitian peneliti melakukan observasi langsung yang termasuk dalam observasi berperan pasif dimana penelitian datang ditempat kegiatan orang atau objek yang diamati, tetapi tidak ikut terlibat dalam kegiatan tersebut dan yang menjadi Objek observasi langsung adalah guru mata pelajaran IPS Terpadu dan siswa-siswi kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu.

b. Teknik Komunikasi langsung

Teknik komunikasi langsung adalah pengumpulan data dengan berhubungan langsung (face to face) tatap muka langsung dengan responden atau surnber data dalam suatu kegiatan wawancara.

Zuldafrial (2012: 32) mengemukakan bahwa teknik komunikasi langsung adalah: "Suatu pengumpulan data, dimana si peneliti langsung berhadapan dengan subjek penelitian untuk mendapatkan data atau informasi yang diperlukan melalui wawancara dengan subjek penelitian atau responden". Wawancara yang dilakukan bersifat langsung. Yang menjadi objek penelitian adalah kepala sekolah, orang tua siswa dan 5 orang siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu.

c. Teknik Studi Dokumenter

Teknik studi dokumenter adalah mengumpulkan data yang berkaitan dengan variabel penelitian, teknik ini digunakan untuk

melengkapi data yang dibutuhkan untuk penelitian. Zuldafrial (2012:

39) mengatakan bahwa teknik studi dokumenter adalah: "Suatu metode pengumpulan data, dimana si peneliti mengumpulkan dan mempelajari data atau informasi yang diperlukan melalui dokumen- dokumen penting yang tersimpan". Berdasarkan pendapat di atas maka peneliti menggunakan teknik studi dokumenter berupa foto-foto yang didokumentasikan pada saat penelitian.

2. Alat Pengumpul Data

Sesuai dengan teknik pengumpul data yang telah ditetapkan, maka diperlukan alat pengumpul data yang sesuai dengan teknik dan jenis data yang hendak dijaring. Alat pengumpul data yang dipergunakan didalam penelitian ini adalah

a. Panduan Observasi

Panduan observasi yang akan digunakan adalah bentuk Chek list (daftar chek) adalah daftar yang dibuat dan disusun secara

sistematis untuk mencatat hal-hal yang dianggap dan berkaitan dengan tujuan penelitian. Zuldafrial (2012: 46) mengungkapkan bahwa:

"Panduan observasi adalah alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian menggunakan teknik observasi langsung" Jadi, observasi adalah suatu alat dalam penelitian yang digunakan untuk mengamati gejala-gejala objek penelitian.

Dalam penelitian ini alat pengumpul data yang digunakan peneliti berupa panduan observasi. Peneliti mengunakan daftar

pertanyaan yang ditujukan kepada guru IPS dan siswa di MTS Mujahidin kota Pontianak untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan yang telah disusun oleh peneliti.

b.Panduan Wawancara

Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah panduan wawancara. Wawancara yang digunakan sebagai pelengkap pengumpul data angket yang diberikan pada siswa.

Sugiyono (2009: 137) berpendapat bahwa:

Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk

menentukan permasalahan yang harus diteliti, tetapi pendahuluan untuk menentukan permasalahan yang harus diteliti, tetapi juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam.

Zuldafrial (2012: 45), mengatakan bahwa: "Wawancara merupakan suatu teknik pengumpul data dengan jalan mengadakan komunikasi dengan sumber data. Dalam penelitian ini dipergunakan wawancara berstruktur, dimana pertanyaan wawancara sudah dipersiapkan dalam bentuk panduan wawancara.

Teknik pengumpulan data ini mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau se(f-report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan keyakinan pribadi. Dalam penelitian ini peneliti mengadakan wawancara dengan kepala sekolah, orang tua siswa dan siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam panduan wawancara ini peneliti menyampaikan pertanyaan dalam bentuk lisan dan dijawab oleh nara sumber secara lisan pula, sesuai dengan daftar pertanyaan yang telah disusun oleh peneliti berdasarkan panduan wawancara.

c.Dokumen

Dokumen adalah cara mengumpulkan informasi yang

didapatkan dari dokumen, yakni peninggalan tertulis, arsip-arsip, akta, ijazah, rapor, pengaturan perundang- undangan, buku harian, surat- surat pribadi, catatan biografi Musfiqon (2011: 45). Dokumen atau record digunakan untuk keperluan penelitian, karena alasan yang dapat dipertanggung jawabkan seperti berikut:

1) Document dan record digunakan karena merupakan sumber yang stabil, kaya dan mendorong

2) Berguna sebagai bukti untuk suatu pengujian

3) Keduanya berguna dan sesuai dengan penelitian kualitatif karena sifatnya yang alamiah, sesuai dengan konteks, lahir dan berbeda dalam konteks

4) Record relatif mudah dan tidak sukar diperoleh, tetapi documen harus dicari dan ditentukan

Keduanya tidak relatif sehinggatidak sukar ditemukan dengan teknik kajian isi

5) Hasil pengkajian isi akan membuka kesempatan untuk lebih memperluas tumbuh pengetahuan terhadap sesuatu yang diselidiki, Guba dan Lincoln (dalam Merliyanti, 2013: 48) 6) Dokumentasi yang dilakukan peneliti pada saat penelitian berupa foto-foto dokumentasi hasil penelitian.

F. Pemeriksaan Keabsahan Data

Keabsahan data merupakan konsep yang sangat penting dalam penelitian. Karena melalui kabsahan data, suatu penelitian dapat dipercaya atau dipertimbangkan oleh penerima informasi. Menurut sugiyono (2016:

366) Untuk menetapkan keabsahan data, dilakukan teknik pemeriksaan yaitu:

1. Uji Kredibilitas

Uji Kredibilitas data atau kepercayaan data terhadap data hasil penelitian kualitatif antara lain dilakukan dengan perpanjangan pengamatan,

Peningkatan ketekunan, triangulasi, diskusi dengan teman, analisis kasus negatif, check member.

2. Uji Transferrability

Uji Transferrability menunjukan derajat ketepatan atau dapat

diterapkannya hasil penelitian ke populasi dimana sampel itu diambil.

Nilai transfer ini berkenaan dengan pertanyaam hingga mana hasil penelitian dapat diterapkan atau digunakan kesituasi lain.

3. Uji Dependability

Untuk pengujian Dependability dilakukan dengan cara melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian. Caranya dilakukan oleh auditor yang indenpenden, atau pembimbing untuk mengaudit keseluruhan aktivitas peneliti dalam melakukan penelitian .

4. Uji Konfirmability

Penelitian dikatakan obyektif bila hasil penelitian telah disepakati banyak orang. Dalam penelitian kualitatif uji konfirmability mirip dengan uji dependability, sehingga pengujiannya dapat dilakukan secara bersamaan.

Menguji konfirmability berarti menguji hasil penelitian, dikaitkan dengan proses yang dilakukan. Bila hasil penelitian merupakan fungsi dari proses penelitian yang dilakukan, maka penelitian tersebut telah memenuhi standar konfirmability.

Dalam dokumen OUTLINE PROPOSAL geo revisi 1 (Halaman 59-67)

Dokumen terkait