• Tidak ada hasil yang ditemukan

LIABILITAS IMBALAN KERJA EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES

Dalam dokumen PDF PT Link Net Tbk (Halaman 80-85)

30 Juni/ 31 Desember/

June 30, December 31,

2022 2021

Imbalan kerja jangka panjang 138.185 130.775 Long-term employee benefit Imbalan kerja jangka pendek 68.131 81.057 Short-term employee benefit

Jumlah 206.316 211.832 Total

Periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni/

Six months period then ended June 30,

2022 2021

Beban (pendapatan) pada laporan laba rugi:

Expense (income) in the profit and loss:

Imbalan pascakerja 24.121 (14.024) Post-employment benefits

Grup menunjuk aktuaris independen untuk menentukan liabilitas imbalan pascakerja sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Liabilitas imbalan pascakerja Grup pada 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dalam laporan No. 2182/ST-GS-PSAK24-LINK/VII/2022 tanggal 26 Juli 2022 dan No. 0806/ST-GS-PSAK24- LINK/II/2022 tanggal 16 Februari 2022.

The Group’s appointed independent actuaries to determine and recognize post-employment liability in accordance with the existing manpower regulations.

Post-employment benefit liabilities of the Group as of June 30, 2022 and December 31, 2021 were calculated by Kantor Konsultan Aktuaria Steven &

Mourits in their report No. 2182/ST-GS-PSAK24- LINK/VII/2022 dated July 26, 2022 and No. 0806/ST- GS-PSAK24-LINK/II/2022 dated February 16, 2022.

Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi atas imbalan pascakerja tersebut telah memadai untuk menutup kewajiban yang dimaksud.

Management believes that the estimates of post- employment benefits are sufficient to cover such liabilities.

Asumsi aktuarial pokok yang digunakan adalah sebagai berikut:

The principal actuarial assumptions used are as follows:

30 Juni/ 31 Desember/

June 30, December 31,

2022 2021

Tabel mortalitas : TMI 4 (2019) TMI 4 (2019) : Mortality table

Metode perhitungan aktuaria

: Projected Unit Method Projected Unit Method : Actuarial calculation method Tingkat diskonto : 3,83% - 7,70% per tahun/

per year

3,11% - 7,10% per tahun/

per year

: Discount rate

Tingkat kenaikan gaji : 6,00% per tahun/

per year

6,00% per tahun/

per year

: Salary increase rate

Tingkat kecacatan per tahun : 10% x TMI 4 10% x TMI 4 : Percentage of disability

per annum Tingkat pengunduran diri 5,00% untuk karyawan yang

berusia 25 tahun dan menurun linier ke 0,00% pada usia 45

tahun dan setelahnya/

5.00% for employees aged 25 years and will linearly decrease until 0.00% at age

45 years and thereafter

5,00% untuk karyawan yang berusia 25 tahun dan menurun

linier ke 0,00% pada usia 45 tahun dan setelahnya/

5.00% for employees aged 25 years and will linearly decrease until 0.00% at age

45 years and thereafter

Resignation rate

Maksimum usia pensiun : 55 tahun/55 years 55 tahun/55 years : Maximum pension table age

Jumlah yang diakui sebagai beban imbalan kerja karyawan adalah sebagai berikut:

Total recognized employee benefit expense is as follows:

Periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni/

Six months period then ended June 30,

2022 2021

Biaya jasa kini 17.355 17.171 Current service cost

Beban bunga 5.121 5.943 Interest cost

Provisi untuk biaya terminasi 3.164 2.079 Provision for termination cost Penyesuaian liabilitas atas masa

kerja lalu 16 (37.675)

Adjustment of past service liabilities (Keuntungan) atas perubahan

asumsi ekonomi 264

(Gain) from changes in financial assumptions of

manfaat lain dan penyesuaian other long-term benefit and

pengalaman (1.535) (1.806) Its experience adjustments

Jumlah 24.121 (14.024) Total

16. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 16. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued) Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah

sebagai berikut:

The movements in the present value of defined benefit obligation are as follows:

30 Juni/

June 30, 2022

31 Desember/

December 31, 2021

Saldo awal 153.275 193.110 Beginning balance

Beban bersih yang Net expenses recognized

diakui pada laporan laba rugi 24.121 9.065 in profit and loss

Keuntungan aktuarial - neto (8.203) (31.183) Actuarial gain - net

Pembayaran manfaat (8.245) (12.721) Payments of benefits

Biaya terminasi (3.163) (4.996) Termination cost

Saldo Akhir 157.785 153.275 Ending Balance

Dikurangi : Less:

Bagian lancar (19.600) (22.500) Current portion

Liabilitas imbalan kerja jangka

panjang 138.185 130.775

Long-term employee benefits liabilities

Analisis sensitivitas untuk asumsi aktuaria Sensitivity analysis for actuarial assumptions Pada tanggal 30 Juni 2022, analisis sensitivitas atas

asumsi-asumsi aktuarial adalah sebagai berikut:

As of June 30, 2022, sensitivity analysis for actuarial assumption are as follows:

Tingkat diskonto/

Discount rates

Kenaikan gaji di masa depan/

Future salary increases

Persentase/

Percentage

Pengaruh nilai kini atas

kewajiban imbalan

kerja/

Effect on present value

of benefits obligation

Persentase/

Percentage

Pengaruh nilai kini atas

kewajiban imbalan

kerja/

Effect on present value

of benefits obligation

Kenaikan 1% (10.142) 1% 12.638 Increase

Penurunan (1%) 12.754 (1%) (10.225) Decrease

Jadwal jatuh tempo dari liabilitas imbalan kerja jangka panjang dan liabilitas imbalan kerja jangka panjang lainnya yang tidak didiskontokan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:

The maturity profile of undiscounted long-term employee benefit liabilities and other long-term benefit liabilities as of June 30, 2022 and December 31, 2021 are as follows:

30 Juni/

June 30, 2022

31 Desember/

December 31, 2021

Kurang dari 1 tahun 19.600 22.500 Within 1 year

2 - 5 tahun 55.207 50.404 2 – 5 years

Lebih dari 5 tahun 264.303 271.778 More than 5 years

Saldo Akhir 339.110 344.682 Ending Balance

Durasi rata-rata liabilitas imbalan pasti pada akhir periode pelaporan untuk Grup berkisar antara 0,63 sampai 11,30 tahun pada tanggal 30 Juni 2022 dan 0,59 sampai 11,60 tahun pada tanggal 31 Desember 2021.

The average duration of the defined benefits obligation at the end of reporting periode for the Group were approximately 0.63 to 11.30 years for June 30, 2022 and 0.59 to 11.60 years for December 31, 2021.

Manajemen berkeyakinan bahwa saldo liabilitas imbalan kerja tersebut cukup untuk memenuhi imbalan minimum sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja dan peraturan turunannya (2020: Undang-undang Tenaga Kerja).

Management believes that the balance of employee benefits liabilities is sufficient to cover the minimum benefits required under the Work Creation Law and related regulations (2020: Labor Law).

17. MODAL SAHAM 17. SHARE CAPITAL

30 Juni/June 30, 2022

Jumlah saham/

Number of shares

Persentase kepemilikan/

Percentage of ownership

Jumlah/

Total Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. 1.266.419.288 46,03% 126.642

PT XL Axiata Tbk 550.316.196 20,00% 55.032

Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)/

Public (each below 5%) 934.845.500 33,97% 93.485

2.751.580.984 100,00% 275.159

Saham treasuri/Treasury stocks 111.614.500 11.161

Jumlah/Total 2.863.195.484 286.320

31 Desember/December 31, 2021

Jumlah saham/

Number of shares

Persentase kepemilikan/

Percentage of ownership

Jumlah/

Total

Asia Link Dewa Pte. Ltd. 1.017.766.198 36,99% 101.777

PT First Media Tbk 798.969.286 29,04% 79.897

UBS AG Branch – UBS AG London 179.764.882 6,53% 17.976

Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)/

Public (each below 5%) 755.080.618 27,44% 75.509

2.751.580.984 100,00% 275.159

Saham treasuri/Treasury stocks 111.614.500 11.161

Jumlah/Total 2.863.195.484 286.320

Pada tanggal 2 Juni 2014, seluruh saham Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (Catatan 1b).

On June 2, 2014, all the shares of the Company were listed on the Indonesian Stock Exchange (Note 1b).

17. MODAL SAHAM (lanjutan) 17. SHARE CAPITAL (continued) Sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang

saham luar biasa Perusahaan pada tanggal 20 Desember 2018, disetujui pengurangan modal

ditempatkan dan disetor Perusahaan dengan cara penarikan kembali saham yang berasal dari saham yang telah dibeli kembali oleh Perusahaan (saham treasuri). Hasil rapat ini mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 29 April 2019. Jumlah modal ditempatkan dan disetor Perusahaan turun dari 3.042.649.384 lembar saham menjadi 2.911.741.084 lembar saham.

In accordance with the resolution of the extraordinary general meeting of shareholders of the Company dated December 20, 2018, reduction in issued and fully paid capital through withdrawal of shares originating from treasury stock. This resolution was approved by the Minister of Law and Human Rights on April 29, 2019. The Company’s issued and fully paid capital decreased from 3,042,649,384 shares to 2,911,741,084 shares.

Sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal 29 Agustus 2019 yang menyetujui pengurangan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan yang dilakukan dengan cara penarikan kembali saham yang berasal dari saham yang telah dibeli kembali oleh Perusahaan (saham treasuri) dan sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 1 tanggal 2 September 2019, oleh Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta, serta sesuai dengan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tanggal 4 November 2019. Jumlah modal ditempatkan dan disetor Perusahaan turun dari 2.911.741.084 lembar saham menjadi 2.863.195.484 lembar saham.

In accordance to the Company’s Extraordinary General Meeting of Shareholder on August 29, 2019 which approved the reduction of issued and fully paid shares of the Company by share withdrawal which derives from the buy back shares (treasury stock) and as stipulated in the Deed No. 1 dated September 2, 2019, by Rini Yulianti, S.H., Notary in Jakarta, and based on the approval from Minister of Law and Human Rights dated November 4, 2019 the Company’s issued and fully paid capital decreased from 2,911,741,084 shares to 2,863,195,484 shares.

Sampai dengan 31 Desember 2020, Perusahaan telah melakukan pembelian saham sebanyak 111.614.500 saham dengan harga perolehan sebesar Rp410.259 dari masyarakat yang merupakan 3,90%

dari seluruh saham yang beredar.

Up to December 31, 2020, the Company repurchased its shares for 111,614,500 shares at a total cost of Rp410,259 from public represent 3.90% of outstanding shares.

Tidak ada penambahan pembelian saham untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.

There is no additional repurchased shares for the period ended June 30, and December 31, 2021.

Sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang saham Perusahaan pada tanggal 7 Juni 2021, disetujui pembagian dividen kas sebesar Rp102,70 (dalam jumlah penuh) per saham atau sejumlah Rp282.587 sebagai dividen final untuk laba Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2020.

In accordance with the resolution of the general meeting of shareholders of the Company dated June 7, 2021, cash dividend distribution of Rp102.70 (full amount) per shares or totaling Rp282,587 was approved as final dividend for the Company’s profit for the year ended December 31, 2020.

Sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang saham Perusahaan pada tanggal 10 Juni 2020, disetujui pembagian dividen kas sebesar Rp178,80 (dalam jumlah penuh) per saham atau sejumlah Rp491.983 sebagai dividen final untuk laba Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2019.

In accordance with the resolution of the general meeting of shareholders of the Company dated June 10, 2020, cash dividend distribution of Rp178.80 (full amount) per shares or totaling Rp491,983 was approved as final dividend for the Company’s profit for the year ended December 31, 2019.

Sesuai dengan Laporan Informasi atau Fakta Material yang disampaikan Perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. SB-038/CSL-LN/OJK/VI/22 tanggal 22 Juni 2022, berdasarkan Surat PT First Media Tbk kepada OJK No. SB-060/FM- CSL/OJK/VI/2022 tanggal 22 Juni 2022 dan Surat PT XL Axiata Tbk kepada OJK No. 106/CSEC/VI/2022 tanggal 22 Juni 2022.

Perusahaan mengetahui bahwa pada tanggal 22 Juni 2022, PT First Media Tbk dan Asia Link Dewa Pte.

Ltd. dan Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd.

dan PT XL Axiata Tbk. telah menyelesaikan transaksi jual-beli dan pengalihan atas saham dalam Perusahaan sejumlah 1.816.735.484 saham yang mewakili 66,03% dari seluruh saham Perusahaan (diluar saham treasury). Dengan demikian Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. memiliki 1.266.419.288 saham atau mewakili 46,03%

kepemilikan saham dalam Perusahaan (diluar saham treasuri), sedangkan PT XL Axiata Tbk memiliki 550.316.196 saham atau mewakili 20% kepemilikan saham dalam Perusahaan (diluar saham treasuri).

In accordance with Report on Information or Material Facts submitted by the Company to the Financial Services Authority (OJK) No. SB-038/CSL- LN/OJK/VI/22 dated June 22, 2022, based on the Letter of PT First Media Tbk to the OJK No. SB-060/FM-CSL/OJK/VI/2022 dated June 22, 2022 and the Letter of PT XL Axiata Tbk No. 106/CSEC/VI/2022 dated June 22, 2022. The Company acknowledges that on June 22, 2022, PT First Media Tbk and Asia Link Dewa Pte. Ltd. and Axiata Invetsments (Indonesia) Sdn. Bhd. And PT XL Axiata Tbk have completed the sale and purchase transactions and transfer of shares in the Company a total of 1,816,735,484 shares representing of 66.03%

of the Company’s total shares (exclude the treasury stock). Thus Axiata Invetsments (Indonesia) Sdn.

Bhd. Owns 1,266,419,288 shares or represents 46.03% shares ownership in the Company (exclude treasury stock), while PT XL Axiata Tbk owns 550,316,196 shares or represents 20% shares ownership in the Company (exclude treasury stock).

18. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO 18. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET

Dalam dokumen PDF PT Link Net Tbk (Halaman 80-85)