• Tidak ada hasil yang ditemukan

LIABILITAS IMBALAN KERJA EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS

Dalam dokumen PT BANK CIMB NIAGA Tbk (Halaman 175-182)

Liabilitas imbalan kerja terdiri dari : Employee benefit obligations consist as follows:

Pada tanggal 31 Maret 2022, jumlah karyawan Bank CIMB Niaga yang memperoleh imbalan pensiun dan imbalan kerja lainnya adalah 9.587 (31 Desember 2021: 10.021).

As at 31 March 2022, the total Bank CIMB Niaga employees who are eligible for retirement and other employee benefits were 9,587 (31 December 2021: 10,021).

Sesuai dengan kebijakan Bank CIMB Niaga, pegawai mendapat fasilitas imbalan pensiun dan imbalan kerja jangka panjang lainnya, sebagai berikut:

In accordance with Bank CIMB Niaga’s policy, employees are entitled to the pension benefit and other long term benefit, as follows:

Imbalan Pensiun Pension benefits

Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, penilaian liabilitas pensiun dilakukan oleh Bank CIMB Niaga menggunakan asumsi-asumsi penilaian aktuaria yang dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Steven &

Mourits (dahulu PT. Dayamandiri Dharmakonsolindo) pada tanggal 11 Januari 2022 dengan menggunakan metode

“Projected Unit Credit”.

As at 31 March 2022 and 31 December 2021, Bank CIMB Niaga’s calculation of pension obligation using actuarial assumptions, which were calculated by Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits (formerly PT. Dayamandiri Dharmakonsolindo) as at 11 January 2022 using the

“Projected Unit Credit “method.

Bank CIMB Niaga menyelenggarakan 2 (dua) program pensiun terdiri dari program pensiun manfaat pasti dan program iuran pasti sebagai berikut:

Bank CIMB Niaga sponsors 2 (two) pension employee program plans consisting of a defined benefit plan and defined contribution plan, as follows:

31 Maret/ 31 Desember/

March 2022 December 2021 Beban bonus

yang masih harus dibayar 328,936 587,655 Accrued bonus

Pensiun dan liabilitas imbalan Pension and other post

pasca kerja lainnya 769,159 767,400 retirement obligations

1,098,095

1,355,055

44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)

a. Manfaat pasti a. Defined benefit plan

Manfaat pasti diselenggarakan untuk sebagian karyawan tetap Bank CIMB Niaga yang dikelola dan diadministrasikan oleh “Dana Pensiun Bank CIMB Niaga”.

Bank CIMB Niaga sponsors a defined benefit pension retirement program covering a certain number of its permanent employees which is managed and administered by “Dana Pensiun Bank CIMB Niaga”.

Program tersebut memberikan manfaat pensiun yang akan dibayarkan kepada karyawan yang berhak pada saat karyawan pensiun atau pada saat karyawan tersebut berhenti sesuai dengan peraturan dana pensiun yang bersangkutan yang dibuat sesuai dengan UU Dana Pensiun. Manfaat pensiun dihitung berdasarkan formula manfaat pensiun sebagaimana tertuang dalam Peraturan Dana Pensiun.

The plan calls for benefits to be paid to eligible employees at retirement or when the employees resign according to the pension fund regulation which is designed to comply with Pension Fund Regulation.

The benefits paid at retirement are calculated based on the pension benefit formula as set forth in the Regulation of Pension Funds.

Pendanaan program pensiun ini dilakukan oleh Bank CIMB Niaga dengan membayar iuran tahunan yang setidaknya memenuhi jumlah minimum seperti yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan dana pensiun yang berlaku.

Bank CIMB Niaga has funded the plan through annual contributions which are sufficient to meet the minimum requirements set forth in applicable pension fund laws.

Jumlah iuran ini umumnya meliputi imbalan pensiun untuk jasa karyawan masa kini, amortisasi biaya masa lalu, dan koreksi aktuarial.

This contribution usually reflects benefits attributed to employees’ current service costs, as well as amortisation of past service cost, and actuary adjustments.

Berikut ini adalah asumsi yang diungkapkan dalam laporan aktuaria tanggal 11 Januari 2022 dalam menghitung liabilitas pensiun pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021.

The following are assumptions disclosed in the actuarial report dated 11 January 2022, to calculate the retirement benefits liability as at 31 March 2022 and 31 December 2021.

Halaman – 5/165 – Page

44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)

a. Manfaat pasti (lanjutan) a. Defined benefit plan (continued) Asumsi-asumsi utama yang digunakan oleh aktuaria

independen dalam perhitungan adalah: The key assumptions used by the independent actuary in calculation are as follows:

31 Maret/ 31 Desember/

March 2022 December 2021

Asumsi ekonomi: Economic assumptions:

Tingkat diskonto 7,30% per tahun/ 7,30% per tahun/ Discount rate

per annum per annum

Tingkat kenaikan gaji 6% per tahun/ 6% per tahun/ Salary increase rate

per annum per annum

Asumsi lainnya: Other assumptions:

Proyeksi kenaikan pensiun di masa datang 5% per tahun/ 5% per tahun/ Expected future pension increases

per annum per annum

Usia pensiun normal 55 tahun/ 55 tahun/ Normal retirement age

years years

Tingkat kematian Tabel Mortalitas Tabel Mortalitas Mortality rate

Indonesia 2019 Indonesia 2019

(TMI 2019)/ (TMI 2019)/

Indonesian Mortality Indonesian Mortality

Table 2019 Table 2019

(IMT 2019) (IMT 2019)

Tingkat cacat 10% dari TMI 2019/ 10% dari TMI 2019/ Disability rate

of TMI 2019 of TMI 2019

Imbal hasil atas aset program 7,30% per tahun/ 7,30% per tahun/ Implied rate of return on plan assets

per annum per annum

Tingkat pengunduran diri 10% untuk usia 10% untuk usia Resignation rate

sampai dengan 25 sampai dengan 25 tahun, dan menurun tahun, dan menurun dengan garis lurus dengan garis lurus

0% pada usia 44 0% pada usia 44

tahun dan 1% tahun dan 1%

setelahnya/ setelahnya/

10% up to age 25, 10% up to age 25, then decreasing then decreasing linearly to 0% at linearly to 0% at

age 44 and 1% age 44 and 1%

thereafter thereafter

Proporsi pensiun normal 100% 100% Proportion of retirement

44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)

a. Manfaat pasti (lanjutan) a. Defined benefit plan (continued) Kontribusi untuk program imbalan pasca kerja untuk

2022 dan 2021 masing masing sebesar Rp 5.809 dan Rp 40.392.

Contributions to post-employment benefit plans for the year 2022 and 2021 are Rp 5,809 and Rp 40,392, respectively.

Risiko yang terekspos pada program manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil investasi dibawah asumsi tingkat diskonto dan kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari asumsi. Hal tersebut menimbulkan peningkatan iuran yang dibayarkan kepada Dana Pensiun.

The exposed risks in defined benefit pension plan is the lower return on investment compared to assumption on discount rate and the increase of actual salary is higher than its assumption. These will cause an increase in benefit paid to Pension Fund.

b. Program iuran pasti b. Defined contribution plan Program Iuran Pasti dikelola oleh Dana Pensiun

Lembaga Keuangan AIA dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife.

The defined contributions program is managed by Lembaga Keuangan AIA and Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife.

Berdasarkan Undang-Undang terkait Ketenagakerjaan, entitas diwajibkan membayar jumlah tertentu kepada para pekerja yang telah memasuki usia pensiun yang ditentukan berdasarkan masa kerjanya. Atas dasar hal tersebut, untuk tujuan pelaporan keuangan, Bank CIMB Niaga wajib membentuk pencadangan berdasarkan nilai sesuai dengan Undang-Undang terkait Ketenagakerjaan tersebut dengan mempertimbangkan iuran yang sudah dibayarkan dalam program iuran pasti.

Under the Law related to Labor, the entity is required to pay a certain amount to employees who have entered a retirement age determined based on their years of service. On this basis, for the purpose of financial reporting, Bank CIMB Niaga is required to establish an allowance based on the value in accordance with the Law related to Labor, taking into account the contributions that have been paid in the defined contribution program.

Berikut ini adalah asumsi yang diungkapkan dalam laporan aktuaria tanggal 11 Januari 2022 dalam menghitung liabilitas pensiun pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021.

The following are assumptions disclosed in the actuarial report dated 11 January 2022 to calculate the retirement benefits liability as at 31 March 2022 and 31 December 2021.

Halaman – 5/167 – Page

44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)

b. Program iuran pasti (lanjutan) b. Defined contribution plan (continued) Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam

menentukan biaya imbalan pensiun oleh aktuaria independen adalah:

The key assumptions used by the independent actuary for the calculation of pension benefit expenses, are as follows:

31 Maret/ 31 Desember/

March 2022 December 2021

Asumsi ekonomi: Economic assumptions:

Tingkat diskonto 6,80% per tahun/ 6,80% per tahun/ Discount rate

per annum per annum

Tingkat proyeksi / kenaikan gaji 6% per tahun/ 6% per tahun/ Salary increase rate

per annum per annum

Asumsi lainnya: Other assumptions:

Usia pensiun normal 55 tahun/ 55 tahun/ Normal retirement age

years years

Tingkat kematian Tabel Mortalitas Tabel Mortalitas Mortality rate

Indonesia 2019 Indonesia 2019

(TMI 2019)/ (TMI 2019)/

Indonesian Mortality Indonesian Mortality

Table 2019 Table 2019

(IMT 2019) (IMT 2019)

Tingkat cacat 10% dari TMI 2019/ 10% dari TMI 2019/ Disability rate

of TMI 2019 of TMI 2019

Imbal hasil atas aset program 6,80% per tahun/ 6,80% per tahun/ Implied rate of return on plan assets

per annum per annum

Tingkat pengunduran diri 10% untuk usia 10% untuk usia Resignation rate

sampai dengan 25 sampai dengan 25 tahun, dan menurun tahun, dan menurun dengan garis lurus dengan garis lurus

0% pada usia 44 0% pada usia 44

tahun dan 1% tahun dan 1%

setelahnya/ setelahnya/

10% up to age 25, 10% up to age 25, then decreasing then decreasing linearly to 0% at linearly to 0% at

age 44 and 1% age 44 and 1%

thereafter thereafter

Proporsi pensiun normal 100% 100% Proportion of retirement

44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) c. Imbalan jangka panjang lainnya c. Other long term benefit

Imbalan jangka panjang lainnya merupakan penghargaan masa kerja jangka panjang dalam bentuk pemberian penghargaan setiap pencapaian masa kerja tertentu.

Other long term benefit is long service award in the form of award at every completion of certain period of service.

Berikut ini adalah asumsi yang diungkapkan dalam laporan aktuaria tanggal 11 Januari 2022 dalam menghitung liabilitas pensiun pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021.

The following are assumptions disclosed in the actuarial report dated 11 January 2022 to calculate the retirement benefits liability as at 31 March 2022 and 31 December 2021.

31 Maret/ 31 Desember/

March 2022 December 2021

Asumsi ekonomi: Economic assumptions:

Tingkat diskonto 6,80% per tahun/ 6,80% per tahun/ Discount rate

per annum per annum

Tingkat proyeksi / kenaikan gaji 6% per tahun/ 6% per tahun/ Salary increase rate

per annum per annum

Asumsi lainnya: Other assumptions:

Usia pensiun normal 55 tahun/ 55 tahun/ Normal retirement age

years years

Tingkat kematian Tabel Mortalitas Tabel Mortalitas Mortality rate

Indonesia 2019 Indonesia 2019

(TMI 2019)/ (TMI 2019)/

Indonesian Mortality Indonesian Mortality

Table 2019 Table 2019

(IMT 2019) (IMT 2019)

Tingkat cacat 10% dari TMI 2019/ 10% dari TMI 2019/ Disability rate

of TMI 2019 of TMI 2019

Tingkat pengunduran diri 10% untuk usia 10% untuk usia Resignation rate

sampai dengan 25 sampai dengan 25 tahun, dan menurun tahun, dan menurun

dengan garis lurus dengan garis lurus

0% pada usia 44 0% pada usia 44

tahun dan 1% tahun dan 1%

setelahnya/ setelahnya/

10% up to age 25, 10% up to age 25, then decreasing then decreasing linearly to 0% at linearly to 0% at

age 44 and 1% age 44 and 1%

thereafter thereafter

Proporsi pensiun normal 100% 100% Proportion of retirement

Halaman – 5/169 – Page 45. PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM DAN CADANGAN

KOMPENSASI BERBASIS SAHAM 45. EQUITY OWNERSHIP PLAN AND SHARE-BASED COMPENSATION RESERVE

Program Kepemilikan Saham (EOP) Equity Ownership Plan (EOP) EOP diberikan pada bulan Maret 2011 oleh Grup CIMB

dimana Grup CIMB dalam hal ini memberikan saham biasa atas Grup CIMB untuk karyawan-karyawan tertentu Senior Vice President (SVP) dan Executive Vice President (EVP) dan Direksi yang akan dibebankan langsung kepada Bank CIMB Niaga. Berdasarkan EOP tersebut, bagian dari remunerasi karyawan-karyawan tertentu tersebut akan digunakan untuk membeli saham biasa Grup CIMB dari pasar. Saham yang dibeli akan diberikan secara progresif kepada karyawan yang berhak berdasarkan tanggal- tanggal tertentu setelah tanggal pembelian, tergantung pada hubungan kerja antara karyawan tersebut dan Bank CIMB Niaga.

The EOP was introduced in March 2011 by CIMB Group where CIMB Group will grant ordinary shares of CIMB Group to selected employees of Bank CIMB Niaga Senior Vice President (SVP) and Executive Vice President (EVP) and Board of Directors which will be directly charged to Bank CIMB Niaga. Under the EOP, earmarked portions of variable remuneration of selected employees of Bank CIMB Niaga will be utilised to purchase ordinary shares of CIMB Group from the market. The purchased shares will be released progressively to the eligible employees at various dates after the purchase date, subject to employment with Bank CIMB Niaga.

Perusahaan terkait akan bertindak mewakili Grup CIMB untuk melakukan administrasi atas EOP dan menyimpan saham tersebut selama periode sebelum tanggal penyerahan. Kelayakan akan keikutsertaan pada EOP ditentukan oleh kebijakan dari Group Compensation Review Committee of CIMB Group.

A related company will act on behalf of CIMB Group to administer the EOP and to hold the shares in trust up to the pre-determined transfer date. The eligibility of participation in the EOP shall be at the discretion of the Group Compensation Review Committee of CIMB Group.

Apabila terjadi pemutusan hubungan kerja selain pensiun, cacat atau kematian, karyawan tidak akan mendapatkan saham-saham yang belum diberikan.

In the case of termination of employment other than retirement, disability or death, employee will not receive any unreleased shares.

Berikut ini adalah rincian EOP yang diberikan oleh Grup

CIMB: Below is the detail of EOP granted by CIMB Group:

Persentase/

Percentage

Periode vesting/ Vesting period 31,080 1,745,362 5.19 33.33% 31 Maret/March 2020

33.33% 31 Maret/March 2021 33.33% 31 Desember/December 2021 30,733 2,402,049 3.52 33.33% 31 Maret/March 2021

33.33% 31 Maret/March 2022 33.33% 31 Desember/December 2022 10,524 707,958 4.21 33.33% 31 Maret/March 2022

33.33% 31 Maret/March 2023 33.33% 31 Desember/December 2023 9 Maret/March

dan/and 5 April/April 2021

9 Maret/March dan/and 5 April/April 2021

Tranche/ Tranche

11 Maret/March dan/and 15 April/April 2019

11 Maret/March dan/and 15 April/April 2019

11 Maret/March dan/and 9 April/April 2020

11 Maret/March dan/and 9 April/April 2020

Tanggal pemberian EOP/ EOP granted

date

Jumlah yang dibayar Bank kepada perusahaan yang

dibentuk Grup CIMB/ Amount paid

by Bank to the entity established

by CIMB Group

Jumlah lembar saham (nilai penuh)/

Total shares (full amount)

Harga rata-rata per lembar saham (nilai

penuh)/

Average price per share (full amount)

RM

Tanggal efektif/

Effective date

Dalam dokumen PT BANK CIMB NIAGA Tbk (Halaman 175-182)