Liabilitas imbalan kerja terdiri dari : Employee benefit obligations consist as follows:
2021 2020
6 Bulan/ 6 Bulan/
Months Months
Telepon, telex, komputer Telephone, telex, computer
dan amortisasi software 594,146 506,828 and software amortisation
Sewa, penyusutan, dan pemeliharaan Rental, depreciation, and
gedung 437,771 468,691 maintenance of building
Biaya pihak ketiga 229,904 232,205 Outsourced service expenses
Iklan dan promosi 139,603 142,095 Advertising and promotion
Jasa profesional 82,716 150,018 Professional fees
Biaya tahunan Otoritas Jasa Financial Services Authority
Keuangan (OJK) 67,829 68,224 annual fee
Perlengkapan kantor 35,927 35,579 Office supplies
Penyusutan dan pemeliharaan Depreciation and maintenance
perabot kantor 33,924 33,105 of office furniture
Listrik dan Air 33,063 27,778 Electricity and water
Biaya penagihan 32,685 36,341 Collection expenses
Penyusutan dan pemeliharaan Depreciation and maintenance
kendaraan bermotor 31,102 41,010 of vehicles
Transportasi 21,077 23,940 Transportation
Premi asuransi 3,380 4,516 Insurance premium
Lain-lain 107,690 41,359 Others
1,850,817
1,811,689 30 Juni/June
2021 2020
6 Bulan/ 6 Bulan/
Months Months
Pendapatan sewa 3,762 72 Rental income
Keuntungan atas penjualan aset tetap 891 831 Gains on sale of fixed assets
Denda (97) (95) Fines
Lain-lain - bersih 55,246 83,517 Others - net
59,802
84,325 30 Juni/June
30 Juni/ 31 Desember/
June 2021 December 2020
Beban bonus
yang masih harus dibayar 345,712 349,174 Accrued bonus
Pensiun dan liabilitas imbalan Pension and other post
pasca kerja lainnya 737,272 749,160 retirement obligations
1,082,984
1,098,334
Halaman – 5/173 – Page
44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Pada tanggal 30 Juni 2021 karyawan Bank CIMB Niaga
yang memperoleh imbalan pensiun dan imbalan kerja lainnya 10.318 (31 Desember 2020: 10.713).
As at 30 June 2021, the total Bank CIMB Niaga employees who are eligible for retirement and other employee benefits were 10,318 (31 December 2020: 10,713).
Sesuai dengan kebijakan Bank CIMB Niaga, pegawai mendapat fasilitas imbalan pensiun dan imbalan kerja jangka panjang lainnya, sebagai berikut:
In accordance with Bank CIMB Niaga’s policy, employees are entitled to the pension benefit and other long term benefit, as follows:
Imbalan Pensiun Pension benefits
Pada tanggal 30 Juni 2021 dan 31 Desember 2020, penilaian liabilitas pensiun dilakukan oleh Bank CIMB Niaga menggunakan asumsi-asumsi penilaian aktuaria yang dihitung oleh PT Dayamandiri Dharmakonsolindo pada tanggal 4 Januari 2021 dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
As at 30 June 2021 and 31 December 2020, Bank CIMB Niaga’s calculation of pension obligation using actuarial assumptions, which were calculated by PT Dayamandiri Dharmakonsolindo as at 4 January 2021 respectively using the “Projected Unit Credit’ method”.
Bank CIMB Niaga menyelenggarakan 2 (dua) program pensiun terdiri dari program pensiun manfaat pasti dan program iuran pasti sebagai berikut:
Bank CIMB Niaga sponsors 2 (two) pension employee program plans consisting of a defined benefit plan and defined contribution plan, as follows:
a. Manfaat pasti a. Defined benefit plan
Manfaat pasti diselenggarakan untuk sebagian karyawan tetap Bank CIMB Niaga yang dikelola dan diadministrasikan oleh “Dana Pensiun Bank CIMB Niaga”.
Bank CIMB Niaga sponsors a defined benefit pension retirement program covering a certain number of its permanent employees which is managed and administered by “Dana Pensiun Bank CIMB Niaga”.
Program tersebut memberikan manfaat pensiun yang akan dibayarkan kepada karyawan yang berhak pada saat karyawan pensiun atau pada saat karyawan tersebut berhenti sesuai dengan peraturan dana pensiun yang bersangkutan yang dibuat sesuai dengan UU Dana Pensiun. Manfaat pensiun dihitung berdasarkan formula manfaat pensiun sebagaimana tertuang dalam Peraturan Dana Pensiun.
The plan calls for benefits to be paid to eligible employees at retirement or when the employees resign according to the pension fund regulation which is designed to comply with Pension Fund Regulation.
The benefits paid at retirement are calculated based on the pension benefit formula as set forth in the Regulation of Pension Funds.
Pendanaan program pensiun ini dilakukan oleh Bank CIMB Niaga dengan membayar iuran tahunan yang setidaknya memenuhi jumlah minimum seperti yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan dana pensiun yang berlaku.
Bank CIMB Niaga has funded the plan through annual contributions which are sufficient to meet the minimum requirements set forth in applicable pension fund laws.
Jumlah iuran ini umumnya meliputi imbalan pensiun untuk jasa karyawan masa kini, amortisasi biaya masa lalu, dan koreksi aktuarial.
This contribution usually reflects benefits attributed to employees’ current service costs, as well as amortisation of past service cost, and actuary adjustments.
Berikut ini adalah hal-hal yang diungkapkan dalam laporan aktuaria tanggal 4 Januari 2021 dan 2 Januari 2020 dalam menghitung liabilitas pensiun pada tanggal 30 Juni 2021 dan 31 Desember 2020 .
The following are disclosed in the actuarial report dated 4 January 2021 and 2 January 2020 to calculate the retirement benefits liability as at 30 June 2021 and 31 December 2020, respectively.
44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)
a. Manfaat pasti (lanjutan) a. Defined benefit plan (continued) Asumsi-asumsi utama yang digunakan oleh aktuaria
independen dalam perhitungan adalah: The key assumptions used by the independent actuary in calculation are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2021 December 2020
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 6,90% per tahun/ 6,90% per tahun/ Discount rate
per annum per annum
Tingkat proyeksi / kenaikan gaji 6% per tahun/ 6% per tahun/ Salary increase rate
per annum per annum
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Proyeksi kenaikan pensiun di masa datang 5% per tahun/ 5% per tahun/ Expected future pension increases
per annum per annum
Usia pensiun normal 55 tahun/ 55 tahun/ Normal retirement age
years years
Tingkat kematian Tabel Mortalitas Tabel Mortalitas Mortality rate
Indonesia 2019 Indonesia 2019
(TMI 2019)/ (TMI 2019)/
Indonesian Mortality Indonesian Mortality
Table 2019 Table 2019
(IMT 2019) (IMT 2019)
Tingkat cacat 10% dari TMI 2019/ 10% dari TMI 2019/ Disability rate
of TMI 2019 of TMI 2019
Imbal hasil atas aset program 6,90% per tahun/ 6,90% per tahun/ Implied rate of return on plan assets
per annum per annum
Tingkat pengunduran diri 10% untuk usia 10% untuk usia Resignation rate
sampai dengan 25 sampai dengan 25 tahun, dan menurun tahun, dan menurun
dengan garis lurus dengan garis lurus 0% pada usia 44 0% pada usia 44
tahun dan 1% tahun dan 1%
setelahnya/ setelahnya/
10% up to age 25, 10% up to age 25, then decreasing then decreasing
linearly to 0% at linearly to 0% at age 44 and 1% age 44 and 1%
thereafter thereafter
Proporsi pensiun normal 100% 100% Proportion of retirement
Halaman – 5/175 – Page
44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)
a. Manfaat pasti (lanjutan) a. Defined benefit plan (continued) Kontribusi untuk program imbalan pasca kerja untuk
tahun 2021 dan 2020 masing masing sebesar Rp 25.542 dan Rp 11.005.
Contributions to post-employment benefit plans for the year 2021 and 2020 are Rp 25,542 and Rp 11,005, respectively.
Risiko yang terekspos pada program manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil investasi dibawah asumsi tingkat diskonto dan kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari asumsi. Hal tersebut menimbulkan peningkatan iuran yang dibayarkan kepada Dana Pensiun.
The exposed risks in defined benefit pension plan is the lower return on investment compared to assumption on discount rate and the increase of actual salary is higher than its assumption. These will cause an increase in benefit paid to Pension Fund.
b. Program iuran pasti b. Defined contribution plan Program Iuran Pasti dikelola oleh Dana Pensiun
Lembaga Keuangan AIA dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife.
The defined contributions program is managed by Lembaga Keuangan AIA and Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife.
Berikut ini adalah asumsi yang diungkapkan dalam
laporan aktuaria tanggal 4 Januari 2021 dan 2 Januari 2020 dalam menghitung liabilitas pensiun
pada tanggal 30 Juni 2021 dan 31 Desember 2020.
The following are assumptions disclosed in the actuarial report dated 4 January 2021 and 2 January 2020 calculate the retirement benefits liability as at 30 June 2021 and 31 December 2020.
44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)
b. Program iuran pasti (lanjutan) b. Defined contribution plan (continued) Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam
menentukan biaya imbalan pensiun oleh aktuaria independen adalah:
The key assumptions used by the independent actuary for the calculation of pension benefit expenses, are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2021 December 2020
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 6,30% per tahun/ 6,30% per tahun/ Discount rate
per annum per annum
Tingkat proyeksi / kenaikan gaji 6% per tahun/ 6% per tahun/ Salary increase rate
per annum per annum
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55 tahun/ 55 tahun/ Normal retirement age
years years
Tingkat kematian Tabel Mortalitas Tabel Mortalitas Mortality rate
Indonesia 2019 Indonesia 2019
(TMI 2019)/ (TMI 2019)/
Indonesian Mortality Indonesian Mortality
Table 2019 Table 2019
(IMT 2019) (IMT 2019)
Tingkat cacat 10% dari TMI 2019/ 10% dari TMI 2019/ Disability rate
of TMI 2019 of TMI 2019
Imbal hasil atas aset program 6,30% per tahun/ 6,30% per tahun/ Implied rate of return on plan assets
per annum per annum
Tingkat pengunduran diri 10% untuk usia 10% untuk usia Resignation rate
sampai dengan 25 sampai dengan 25 tahun, dan menurun tahun, dan menurun dengan garis lurus dengan garis lurus
0% pada usia 44 0% pada usia 44 tahun dan 1% tahun dan 1%
setelahnya/ setelahnya/
10% up to age 25, 10% up to age 25, then decreasing then decreasing
linearly to 0% at linearly to 0% at age 44 and 1% age 44 and 1%
thereafter thereafter
Proporsi pensiun normal 100% 100% Proportion of retirement
Halaman – 5/177 – Page
44. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 44. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued) c. Imbalan kerja panjang lainnya c. Other long term benefit
Liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya meliputi uang jasa, uang pisah, pesangon, imbalan kerja jangka panjang, dan kompensasi lainnya, dikompensasikan dengan imbalan pensiun.
Other post-employment obligations consist of service payments, severance payments, termination benefits, long term service awards, and other compensation, compensated with retirement benefits.
Berikut ini adalah asumsi yang diungkapkan dalam laporan aktuaria tanggal 4 Januari 2021 dan 2 Januari 2020 masing-masing dalam menghitung liabilitas pensiun pada tanggal 30 Juni 2021 dan 31 Desember 2020:
The following are assumptions disclosed in the actuarial report dated 4 January 2021 and 2 January 2020 to calculate the retirement benefits liability as at 30 June 2021 and 31 December 2020:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2021 December 2020
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 6,30% per tahun/ 6,30% per tahun/ Discount rate
per annum per annum
Tingkat proyeksi / kenaikan gaji 6% per tahun/ 6% per tahun/ Salary increase rate
per annum per annum
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55 tahun/ 55 tahun/ Normal retirement age
years years
Tingkat kematian Tabel Mortalitas Tabel Mortalitas Mortality rate
Indonesia 2019 Indonesia 2019
(TMI 2019)/ (TMI 2019)/
Indonesian Mortality Indonesian Mortality
Table 2019 Table 2019
(IMT 2019) (IMT 2019)
Tingkat cacat 10% dari TMI 2019/ 10% dari TMI 2019/ Disability rate
of TMI 2019 of TMI 2019
Tingkat pengunduran diri 10% untuk usia 10% untuk usia Resignation rate
sampai dengan 25 sampai dengan 25 tahun, dan menurun tahun, dan menurun
dengan garis lurus dengan garis lurus 0% pada usia 44 0% pada usia 44
tahun dan 1% tahun dan 1%
setelahnya/ setelahnya/
10% up to age 25, 10% up to age 25, then decreasing then decreasing
linearly to 0% at linearly to 0% at age 44 and 1% age 44 and 1%
thereafter thereafter
Proporsi pensiun normal 100% 100% Proportion of retirement