• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lokasi dan Objek Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

B. Lokasi dan Objek Penelitian

Lokasi dalam penelitian ini akan dilakukan di Perumahan BTN Makkio Baji, Kecamatan Manggala dan objek dalam penelitian ini adalah masyarakat di Perumahan BTN Makkio Baji, Kecamatan Manggala.

C. Variabel Penelitian

1. Variabel kepercayaan masyarakat, variabel ini diposisikan sebagai variabel independen (bebas) yaitu masukan yang memberi pengaruh.

2. Variabel minat menabung, variabel ini diposisikan sebagai variabel dependen (terikat) yaitu hasil dari pengaruh.

24Moh. Kasiram, Metodologi Penelitian (Malang : UIN-Maliki Press Malang, 2008).

h.149

D. Definisi Operasional Variabel

1. Variabel kepercayaan masyarakat adalah harapan yang dipegang oleh individu atau kelompok bahwa mitranya dapat melakukan sesuatu yang dia yakini berupa janji, perkataan, atau pernyataan lainnya dapat diwujudkan.

2. Variabel minat menabung adalah keinginan seseorang untuk menyimpan uang di bank guna memenuhi kebutuhan yaitu jaminan akan materi dan untuk perencanaan di masa yang akan datang sekaligus untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan.

E. Populasi dan Sampel 1. Populasi

Populasi menurut Suharsimi Arikunto adalah keseluruhan objek yang diteliti.25 Adapun populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di BTN Makkio Baji, Kecamatan Manggala.

2. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunkan sampel yang diambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan diberlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel yang diambil dari populasi harus betul-betul representatif (mewakili)26.

25Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka Cipta, 2006), h. 205.

26Sugiyono,”metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D”(Bandung:ALFABETA, 2016). h. 81

23

Pada saat penelitian akan berlangsung menggunakan rumus sloving, sebagai berikut :

Rumus Sloving : n = Keterangan :

n = Jumlah Sampel N = Jumlah Populasi e = Tingkat error (0,07 %) F. Instrumen Penelitian

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer, yaitu data yang diperoleh dan dikumpulkan secara langsung objek yang diteliti, yang berupa angket.

Sedangkan data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung atau penelitian arsip yang memuat peristiwa masa lalu yang dapat diperoleh dari jurnal, majalah, buku, dan data statistik maupun internet.

Selanjutnya dalam kegiatan penelitian ini, penulis menggunakan beberapa alat yang mendukung dalam melakukan penelitian ini, yaitu : handphone, alat tulis, serta kamera.

G. Tekhnik Pengumpulan Data

Dalam penelitian, teknik pengumpulan data merupakan faktor penting demi keberhasilan penelitian. Teknik yang dipergunakan dalam proses pengumpulan data dalam penelitian ini tediri atas metode :

N (1+e2N)

1. Kuesioner (Angket)

Kuesioner atau angket adalah teknik pengumpulan data dengan memberikan suatu daftar pertanyaan atau pernyataan untuk dijawab oleh para responden. Dalam hal ini, jumlah maupun kualifikasi para responden ditentukan berdasarkan dengan metode pengambilan sampel.

Cara pengumpulan data ini di pilih dengan harapan bahwa peneliti, melalui jawaban responden mampu memperoleh informasi yang relevan dengan permasalahan yang dikaji dan mempunyai derajat yang tinggi. Jumlah pertanyaan yang ada, diambil dari masing-masing indikator variabel, baik indikator independen maupun variabel dependen.

Angket diberikan langsung kepada responden dengan tujuan agar lebih efektif dan efesien menjangkau jumlah sampel daan mudah memberikan penjelasan berkenaan dengan pengisian angket tersebut.

Instrument yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian ini menggunakan skala Likert dengan skor 1-5. Jawaban responden berupa pilihan 5 (lima) alternatif yang ada yaitu :

Tabel 3.1 : Skala Likert ALTERNATIF JAWABAN

JAWABAN SKOR

Sangat Setuju (SS) 5

Setuju (S) 4

Netral (N) 3

Tidak Setuju (TS) 2

Sangat Tidak Setuju (STS) 1

25

2. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data melalui metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan dan sebagainya.27 Dokumentasi ini di gunakan untuk mendapatkan keterangan dan penerangan pengetahuan dan bukti.

H. Tekhnik Analisis Data

Analisis data dilakukan dengan cara analisis kuantitatif dengan menggunakan metode Smart PLS.2 0M3. Partial Least Square (PLS) adalah suatu metode yang berbasis regresi yang dikenalkan oleh Herman O.A Word untuk menciptakan dan pembangunan model dan metode untuk ilmu-ilmu sosial dengan pendekatan yang berorientasi pada prediksi. PLS memiliki asumsi penelitian bebas distribusi (Distribution-Free), artinya data penelitian tidak mengacuh pada salah satu distribusi tertentu (misalnya distribusi normal). PLS merupakan pengembangan metode alternatif dari Structural Equation Modeling (SEM) yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan hubungan antara variabel yang kompleksitas namun ukuran sampel datanya yang kompleks datanya kecil (30 sampai 100), mengingat SEM memilki ukuran sampel data minimal 100.

PLS digunakan untuk mengetahui kompleksitas hubungan suatu konstrak dan konstrak yang lain, serta hubungan suatu konstrak dan indikator-indikatornya. PLS didefenisikan oeh dua persamaan, yaitu inner

27 Arikunto, op. cit., h.149.

model dan outer model. Inner model menentukan spesifikasi hubungan antara konstrak dan konstrak yang lain sedangkan outer model menentukan spesifikasi hubungan antara konstrak dan indikator-indikatornya. Konstrak terbagi menjadi dua yaitu konstrak eksogen dan konstrak endogen. Konstark eksogen merupakan konstrak penyebab, konstrak yang dipengaruhi oleh konstrak lainnya. Konstrak endogen adalah efek dari konstrak eksogen. PLS dapat bekerja untuk model hubungan konstrak dan indikator-indikatornya yang bersifat reflektif dan formatif, sedangkan SEM hanya bekerja pada model hubungan yang bersifat reflektif saja.28

28Imam Ghozali dan Hengky Latan, Partial least Square, Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program Smart Pls 3.0 untuk penelitian empiris, (Semarang : BP Universitas Diponegoro, 2015). h. 17-18

27 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Kecamatan Manggala merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Makassar. Luas wilayah sebesar 24,14 𝑘𝑚2 atau sekitar 13,73% dari luas keseluruhan wilayah Kota Makassar dengan kepadatan penduduk 6.192 jiwa/𝑘𝑚2 dan kecamatan manggala dibatasi oleh:

a. Sebelah Utara : Kecamatan Tamalanrea b. Sebelah Selatan : Kabupaten Gowa

c. Sebelah Barat : Kecamatan Panakkukang d. Sebelah Timur : Kabupaten Maros

Sejak tahun 2018, Kecamatan Manggala memiliki 8 Kelurahan diantaranya :

1. Kelurahan Borong 2. Kelurahan Bangkala 3. Kelurahan Tamangapa 4. Kelurahan Manggala 5. Kelurahan Antang 6. Kelurahan Batua 7. Kelurahan Bitowa

8. Kelurahan Biring Romang

Adapun jumlah penduduk yang ada di wilayah Kecamatan Manggala adalah sebanyak 149.487 jiwa, dengan masing-masing jumlah penduduk laki-laki sebanyak 75.094 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 74.393 jiwa.

B. Hasil Penelitian dan Pembahasan 1. Analisis Data

Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data yang diperoleh dari analisis pengaruh kepercayaan masyarakat BTN Makkio Baji terhadap perbankan syariah dalam mendorong minat menabung di Bank Syariah dan diolah dengan menggunakan model Smart PLS 2.0 M3.

a. Hasil Penelitian

1) Kepercayaan Masyarakat

No Indikator Pernyataan Responden

5 4 3 2 1

1. X1 (Jaminan) 11 48 7 1 -

2. X2 (Kualitas) 14 47 5 1 -

3. X3 (Manfaat) 9 49 9 - -

Tabel 4.1 : Deskripsi Variabel Kepercayaan Masyarakat Kesimpulan :

X1 = Untuk indikator X1 (jaminan) yang memiliki kategori setuju sebanyak 48 responden atau 72%. Indikator ini mempengaruhi variabel kepercayaan.

29

X2 = Untuk indikator X2 (kualitas) yang memiliki kategori setuju

sebanyak 47 responden atau 70%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel kepercayaan.

X3 = Untuk indikator X3 (manfaat) yang memiliki kategori setuju sebanyak 49 responden atau 73%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel kepercayaan.

2) Perbankan Syariah

No Indikator Pernyataan Responden

5 4 3 2 1

1. X4 (Islami) 12 49 6 - -

2. X5 (Pelayanan) 16 48 2 1 -

3. X6 (Produk dan Jasa) 15 46 6 - - Tabel 4.2 : Deskripsi Variabel Perbankan Syariah Kesimpulan :

X4 = Untuk indikator X4 (islami) yang memiliki kategori setuju sebanyak 49 responden atau 73%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel perbankan syariah.

X5 = Untuk indikator X5 (pelayanan) yang memiliki kategori setuju sebanyak 48 responden atau 72%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel perbankan syariah.

X6 = Untuk indikator X6 (produk dan jasa) yang memiliki kategori setuju sebanyak 46 responden atau 69%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel perbankan syariah.

3) Minat Menabung 4) N

Indikator o Pernyataan Responden

5 4 3 2 1

1. Y1 (Kemudahan) 10 47 10 - -

2. Y2 (Dorongan) 12 40 15 - -

3. Y3 (Kepuasan) 13 43 10 1 -

Tabel 4.3 : Deskripsi Variabel Minat Menabung Kesimpulan :

Y1 = Untuk indikator Y1 (kemudahan) yang memiliki kategori setuju sebanyak 47 responden atau 70%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel minat menabung.

Y2 = Untuk indikator Y2 (dorongan) yang memiliki kategori setuju sebanyak 40 responden atau 60%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel minat menabung.

Y3 = Untuk indikator Y3 (kepuasan) yang memiliki kategori setuju sebanyak 43 responden atau 64%. Indikator ini mampu mempengaruhi variabel minat menabung.

b. Uji Validasi dan Reliability

Diperoleh nilai validasi dan reliability digunakan composite reliability dengan nilai diatas 0.70 (> 0.70). Kepercayaan masyarakat sebesar 0.93 > 0.70 jadi data tersebut reliabel. Untuk nilai validasi digunakan cronbach alpha dengan nilai (0.50) digunakan 0.89 > 0.50 sangat valid. Perbankan syariah sebesar 0.94 > 0.70 data tersebut reliabel, nilai cronbach alpha 0.91 > 0.50 sangat valid. Minat

31

menabung sebesar 0.90 > 0.70 data tersebut reliabel, nilai cronbach alpha 0.84 > 0.50 sangat valid.

1) Uji Model Specification

a) Measurement Model Specification

Measurement model specification adalah pengukuran mean (rata-rata) hasil identifikasi yang terdiri dari X1 sampai X3 untuk variabel kepercayaan masyarakat, X4 sampai X6 untuk variabel perbankan syariah dan Y1 sampai Y3 untuk variabel minat menabung. Terlihat olah data menunjukkan hasil identifikasi semua variabel memiliki nlai pengukuran rata-rata 4.

b) Manifest Variable Score

1) Variabel Kepercayaan Masyarakat (α) 2) Variabel Perbankan Syariah (β) 3) Variabel Minat Menabung (γ)

Manifest di variabel kepercayaan masyarakat telah diukur dari (X1 sampai X3), variabel perbankan syariah telah diukur dari (X4 sampai X6 ) dan variabel minat menabung telah diukur dari (Y1 sampai dengan Y3).

c) Struktural Model Specification

H3 H1

H2

Gambar 4.1 : Model Specification

Ini adalah struktur (Path Model) model jalur pengaruh variabel (µ) terhadap variabel (ß) , variabel (ß) terhadap variabel (γ) dan variabel (µ) terhadap variabel (γ).

Kriteria quality Smart Partial Least Square dapat dilihat dari : 1) Overview

2) Redundancy 3) Cronbach Alpha

4) Laten Variable Correlations 5) R Square

6) AVE

7) Communality 8) Total Effects

9) Composite Reliability Perbankan

Syariah (γ) Kepercayaan Masyarakat (α)

Minat Menabung (β)

33

Tabel 4.4: Overview

Tabel 4.5: Redundancy

Tabel 4.6 : Cronbachs Alpha

KEPERCAYAAN MINAT

MENABUNG

PERBANKAN SYARIAH

KEPERCAYAAN 1

MINAT

MENABUNG 0.701413 1

PERBANKAN

SYARIAH 0.807443 0.775395 1

Tabel 4.7 : Latent Variable Correlation

Tabel 4.8 : R Square

AVE Composite Reliability

R Square

Cronbachs

Alpha Communality Redundancy KEPERCAYAAN 0.831129 0.936535 0.898474 0.831129

MINAT

MENABUNG 0.763346 0.906078 0.61754 0.843128 0.763346 0.19558 PERBANKAN

SYARIAH 0.852783 0.945586 0.651965 0.913703 0.852783 0.556531

Redundancy KEPERCAYAAN

MINAT MENABUNG 0.19558 PERBANKAN

SYARIAH 0.556531

Cronbachs Alpha KEPERCAYAAN 0.898474 MINAT MENABUNG 0.843128

PERBANKAN

SYARIAH 0.913703

R Square

KEPERCAYAAN

MINAT MENABUNG 0.61754 PERBANKAN SYARIAH 0.651965

AVE KEPERCAYAAN 0.831129 MINAT MENABUNG 0.763346 PERBANKAN SYARIAH 0.852783

Tabel 4.9 : AVE

Communality KEPERCAYAAN 0.831129 MINAT MENABUNG 0.763346 PERBANKAN SYARIAH 0.852783

Tabel 4.10 : Communality

KEPERCAYAAN MINAT

MENABUNG

PERBANKAN SYARIAH

KEPERCAYAAN 0.701413 0.807443

MINAT MENABUNG

PERBANKAN

SYARIAH 0.600639

Tabel 4.11 : Total Effects

Composite Reliability KEPERCAYAAN 0.936535

MINAT

MENABUNG 0.906078 PERBANKAN

SYARIAH 0.945586

Tabel 4.12 : Composite Reliability

Original Sample

(O)

Sample Mean (M)

Standard Deviation (STDEV)

Standard Error (STERR)

T Statistics (|O/STERR|) X1 <- KEPERCAYAAN 0.887583 0.882826 0.045025 0.045025 19.71299 X2 <- KEPERCAYAAN 0.939643 0.938218 0.013629 0.013629 68.94378 X3 <- KEPERCAYAAN 0.907002 0.906458 0.019001 0.019001 47.73365

X4 <- PERBANKAN

SYARIAH 0.923352 0.922074 0.017199 0.017199 53.68522 X5 <- PERBANKAN

SYARIAH 0.917751 0.917713 0.017211 0.017211 53.32352 X6 <- PERBANKAN

SYARIAH 0.92925 0.929406 0.012454 0.012454 74.61712 Y1 <- MINAT MENABUNG 0.811926 0.806548 0.044184 0.044184 18.37597 Y2 <- MINAT MENABUNG 0.930248 0.928133 0.015469 0.015469 60.13812 Y3 <- MINAT MENABUNG 0.8749 0.873985 0.024297 0.024297 36.00929

Tabel 4.13 : Outer Loadings (Mean, STDEV, T-Values)

35

2. Evaluasi Model Pengukuran

Evaluasi model pengukuran adalah evaluasi hubungan antara konstrak dengan indikatornya. Evaluasi ini meliputi dua tahap, yaitu evaluasi terhadap convergent validity dan discriminant validity.

Convergent validity dapat dievaluasi dalam tiga tahap, yaitu indikator validasi, reliabilitas konstrak, dan nilai Average Variance Extracted (AVE). Indikator validitas dapat dilihat dari nilai factor loading. Bila nilai faktor loading suatu indikator lebih dari 0.5 dan nilai t statistik lebih dari 2.0 maka dapat dikatakan valid. Sebaliknya bila nilai loading faktor kurang dari 0.5 dan nilai t statistik kurang dari 2.0 maka dikeluarkan dari model.

Semua factor loading memiliki nilai t statsistik lebih dari 2.0 sehingga jelas memiliki validitas yang signifikan. Nilai t statistik untuk loading variabel kepercayaan masyarakat X1 sampai dengan X3, untuk variabel perbankan syariah X4 sampai dengan X6 dan untuk variabel minat menabung Y1 sampai Y3 adalah valid.

Syarat jika factor loading > 0.5 dan nilai t statistik < 2.0 maka dikeluarkan dari model.dan untuk model penelitian tersebut yang dimana : 1) Variabel Kepercayaan Masyarakat (α) dimana :

X1 (0.887583) > 0.5 X2 (0.939643) > 0.5 X3 (0.907002) > 0.5

2) Variabel Perbankan Syariah (β) dimana : X4 (0.923352) > 0.5

X5 (0.917751) > 0.5 X6 (0.92925) > 0.5

3) Variabel Minat Menabung (γ) dimana : Y1 (0.811926) > 0.5

Y2 (0.930248) > 0.5 Y3 (0.8749) > 0.5

Olah data tersebut menunjukkan factor loading > 0.5 yang diartikan data sangat akurat (valid).

Semua factor loading memiliki nilai t statistik lebih dari 2.0 sehingga jelas memiliki validasi yang signifikan. Nilai t statistik untuk loading faktor indikator adalah (> 2.0).

Tabel 4.14 : Overview

Pemeriksaan selanjutnya dari convergent validity adalah realibilitas konstrak dengan melihat output composite reliability atau cronbachs alpha. Kriteria dikatakan reliabel adalah nilai composite reliability atau cronbachs alpha lebih dari 0.70. Dari tabel overview diatas menunjukkan konstrak kepercayaan masyarakat sebesar 0.831129, konstrak perbankan syariah sebesar 0.852783 adapun konstrak minat menabung sebesar

AVE Composite Reliability

R Square

Cronbachs

Alpha Communality Redundancy KEPERCAYAAN 0.831129 0.936535 0.898474 0.831129

MINAT

MENABUNG 0.763346 0.906078 0.61754 0.843128 0.763346 0.19558 PERBANKAN

SYARIAH 0.852783 0.945586 0.651965 0.913703 0.852783 0.556531

37

0.763346 yang berarti nilai cronbachs alpha sebesar >0.70, sehingga dikatakan reliabel. Begitu juga dengan nilai composite reliability, nilai kepercayaan masyarakat, perbankan syariah, dan minat menabung (>0.70) sehingga dikatakan reliabel.

Evaluasi discriminant validity dilakukan dalam dua tahap, yaitu melihat nilai cross loading dan membandingkan antara nilai kuadrat korelasi antara konstraj dengan nilai AVE atau korelasi antara konstrak dengan akar AVE. kriteria dalam cross loading adalah bahwa setiap indikator yang mengukur konstraknya haruslah berkorelasi lebih tinggi dengan konstraknya dibandingkan dengan konstrak lainnya.

Hasil output cross loading sebagai berikut :

KEPERCAYAAN MINAT

MENABUNG

PERBANKAN SYARIAH

X1 0.887583 0.54432 0.696379

X2 0.939643 0.622077 0.755116

X3 0.907002 0.736313 0.752738

X4 0.747747 0.739121 0.923352

X5 0.767796 0.638418 0.917751

X6 0.722796 0.76668 0.92925

Y1 0.567043 0.811926 0.651912

Y2 0.601902 0.930248 0.699329

Y3 0.666351 0.8749 0.679484

Tabel 4.15 : Cross Loading

Korelasi X1, X2, X3, X4, X5, X6 konstrak kepercayaan masyarakat adalah 0.887583, 0.9396430, 0.907002 lebih tinggi dari 0,70.

Sama halnya dengan X4, X5, X6, Y1,Y2 dan Y3. Berdasarkan tabel cross loading diatas setiap indikator berkorelasi lebih tinggi dengan konstraknya

masing-masing, sehingga dikatakan memiliki discriminant validity yang baik.

Pemeriksaan selanjutnya adalah membandingkan antara korelasi AVE konstrak. Hasilnya adalah sebagai berikut :

KEPERCAYAAN MINAT MENABUNG

PERBANKAN SYARIAH

KEPERCAYAAN 1

MINAT

MENABUNG 0.701413 1

PERBANKAN

SYARIAH 0.807443 0.775395 1

Tabel 4.16 : Latent Variable Correlation 3. Evaluasi Model Struktural

Original Sample

(O)

Sample Mean

(M)

Standard Deviation (STDEV)

Standard Error (STERR)

T Statistics (|O/STERR|) KEPERCAYAAN -> MINAT

MENABUNG 0.216431 0.227888 0.112545 0.112545 1.923057 KEPERCAYAAN ->

PERBANKAN SYARIAH 0.807443 0.800524 0.051778 0.051778 15.5942 PERBANKAN SYARIAH ->

MINAT MENABUNG 0.600639 0.591197 0.102511 0.102511 5.859274

Tabel 4.17 : Path Coefficien (Mean, STDEV, T-Values)

Berdasarkan tabel diatas, untuk variabel kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah (Hipotesis 1) dan variabel perbankan syariah terhadap minat menabung (Hipotesis 2) memiliki hubungan yang sangat signifikan karena memiliki nilai t statistik lebih besar dari 2.0. Sedangkan untuk variabel kepercayaan masyarakat terhadap minat menabung (Hipotesis 3) tidak memiliki hubungan yang signifikan karena nilai t statistik lebih rendah dari 2.0.

39

Tabel 4.18 : R Square

Nilai R Square variabel minat menabung adalah 0.61754 artinya, minat menabung dan kepercayaan masyarakat secara simultan mampu menjelaskan variability sebesar 60%. Nilai R Square variabel perbankan syariah adalah 0.651965. Artinya variabel perbankan syariah dan kepercayaan masyarakat secara simultan mampu menjelaskan variability sebesar 65%.

4. Jawaban Hasil Penelitian

Tabel 4.19 : Distribusi ttabel

R Square

KEPERCAYAAN

MINAT MENABUNG 0.61754 PERBANKAN SYARIAH 0.651965

1) Hipotesis 1 : Variabel kepercayaan masyarakat berpengaruh pada perbankan syariah

Hasil pengujian inner model yang dilakukan bahwa hubungan antara variabel kepercayaan masyarakat memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap variabel perbankan syariah sebesar 15.5942. Sedangkan berdasarkan tabel distribusi t menunjukkan bahwa thitung = 15.5942 lebih besar dari ttabel = 1,99714 yang menunjukkan bahwa dari hipotesis 1 diterima karena terdapat pengaruh variabel kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah.

15.5942= Berpengaruh Signifikan

-ttabel = 1,99714 +ttabel = 1,99714 Gambar 4.2 : Kurva Pengujian Dua Sisi

2) Hipotesis 2 : Variabel perbankan syariah berpengaruh pada minat menabung

Hasil pengujian inner model yang dilakukan bahwa hubungan antara variabel perbankan syariah memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap variabel minat menabung sebesar 5.859274.

sedangkan berdasarkan tabel distribusi t menunjukkan bahwa thitung = 5.859274 lebih besar dari ttabel = 1,99714 yang menunjukkan

41

bahwa dari hipotesis 2 diterima karena terdapat pengaruh variabel perbankan syariah terhadap minat menabung.

5.859274 = Berpengaruh Signifikan

-ttabel = 1,99714 +ttabel = 1,99714 Gambar 4.3 : Kurva Pengujian Dua Sisi

3) Hipotesis 3 : Variabel kepercayaan berpengaruh pada minat menabung

Hasil pengujian inner model yang dilakukan bahwa hubungan antara variabel kepercayaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel minat menabung sebesar 1.923057. sedangkan berdasarkan tabel distribusi t menunjukkan bahwa thitung = 1.923057 lebih rendah dari ttabel = 1,99714 yang menunjukkan bahwa dari hipotesis 3 ditolak karena tidak terdapat pengaruh variabel kepercayaan terhadap minat menabung.

1.923057 = Tidak Berpengaruh

-ttabel = 1,99714 +ttabel = 1,99714 Gambar 4.4 : Kurva Pengujian Dua Sisi

42 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Adapun kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah :

1. Kepercayaan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap perbankan syariah. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat sangat penting bagi perkembangan perbankan syariah, oleh sebab itu bank harus syariah menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat.

2. Perbankan syariah berpengaruh signifikan terhadap minat menabung.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat untuk menabung di perbankan syariah.

3. Kepercayaan masyarakat tidak berpengaruh signifikan terhadap minat menabung. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat tidak menjadi faktor yang mempengaruhi minat mereka untuk menabung di bank syariah.

B. Saran

Adapun saran-saran yang dapat penulis sampaikan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak-pihak yang bersangkutan yaitu:

1. Bank Syariah perlu meningkatkan sosialisasi, promosi dan edukasi publik sehingga masyarakat bisa lebih mengenal dan tertarik menggunakan perbankan syariah serta penyediaan fasilitas perbankan syariah seperti ATM karena jumlahnya masih minim sehingga masyarakat lebih cenderung menggunakan perbankan konvensional.

43

2. Bank syariah diharapkan menjaga hubungan dengan baik kepada masyarakat yang telah menggunakan layanan perbankan syariah.

C. Rekomendasi

Penulis merekomendasikan kepada perbankan syariah untuk lebih gencar dalam melakukan promosi/pengenalan mengenai perbankan syariah ke masyarakat luas, inovasi produk dan jasa, kualitas pelayanan dan ketersediaan fasilitas dan strategi-strategi lainnya untuk menarik masyarakat menggunakan perbankan syariah.

44

DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur‟an dan Terjemahannya. Departemen Agama. 1998. Semarang: Karya Toha Putra.

Andriani,G.F., & Halmawati. 2019. Pengaruh Bagi Hasil, Kelompok Acuan, Kepercayaan dan Budaya terhadap Minat Menjadi Nasabah Bank Syariah. Jurnal Eksplorasi Akuntansi, 1(3).

Antonio, Muhamad Syafi‟i. 2001. Bank Syariah dari Teori ke Praktik. Jakarta:

Gema Insani.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.

Ascarya. 2015. Akad dan Produk Bank Syariah, Cet. Ke-5. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Ghozali, Imam dan Hengky Latan. 2015. Partial least Square, Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program Smart Pls 3.0 untuk penelitian empiris.

Semarang : BP Universitas Diponegoro.

Imran, Bambang Hermawan. 2017. Pengaruh Persepsi Masyarakat Batam Tentang Bank Syariah Terhadap Minat Menggunakan Produk Bank Syariah. Jurnal Business Administrasion,Vol. 1 No. 2.

Ismail, 2011. Perbankan Syariah. Jakarta: Prenada Media Group.

Kasiram, Moh. 2008. Metodologi Penelitian. Malang : UIN-Maliki Press Malang..

Kasmir. 2004. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kasmir. 2002. Dasar-dasar Perbankan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran, Jilid 2 edisi ke 13. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. Jilid 1 edisi ke 13. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip and Kevin Lane Keller. 2012. Marketing Management. New Jersey:

Prentice Hall.

Kountur, Roni. 2007. Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi dan Tesis Edisi Revisi 2. Jakarta : PPM.

45

Machmud, Amir dan Rukmana. 2010. Bank Syariah. Jakarta: Erlangga.

Mappier, Andi, 1997. Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Perwataatmadja, Karnaen dan Muhammad Syafi‟i. 1992. Apa dan Bagaimana Bank Islam. Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf.

RF Nurrohmah, R Purbayati. 2020. Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan Syariah Dan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Minat Menabung Di Bank Syariah. Jurnal Manajemen Perbankan Syariah.,Vol. 3, No. 2.

Sagadji, Ettat Mamang & Sopiah, 2013. Perilaku Konsumen. Yogyakarta: ANDI OFFSET.

Saparso, Soegeng Wahyoedi. 2019. Loyalitas Nasabah Bank Syariah : Studi atas Religiusitas, Kualitas Layanan, Trust, dan Loyalitas. Yogyakarta:

Deepublish Publisher.

Siswanto dan Agus Sucipto. 2008. Teori dan Perilaku Organisasi. Malang: UIN Malang.

Soemitra, Andi. 2009. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

ALFABETA.

T.C, Kinner dan J.R Taylor. 1992. Riset Pemasaran Pendekatan Terpadu, edisi ke-3. Jakarta: Erlangga.

Umam, Khotibul dan Setiawan Budi Utomo. 2017. PERBANKAN SYARIAH:

Dasar-dasar dan Dinamika Perkembangannya di Indonesia. Ed.1, Cet. 2.

Jakarta: Rajawali Pers.

https://www.fiqihmuslim.com/2018/03/hadits-tentang-riba.html.

RIWAYAT HIDUP

Nita Fadillah. Lahir di Gowa, Kecamatan Tombolo Pao tepatnya di Desa Balassuka, Dusun Palulung pada tanggal 13 September 1999. Anak pertama dari enam bersaudara dari pasangan Bapak M. Jabbar dan Ibu Syamsia. Penulis memasuki jenjang pendidikan formal pada tahun 2005 kejenjang Sekolah Dasar di MIS Al Ma‟arif Juluatia Balassuka dan lulus pada tahun 2010, kemudian pada tahun yang sama melanjutkan pendidikan kejenjang SLTP tepatnya di MTs Darul Ulum Daulu Kaluarang dan lulus pada tahun 2013.

Setelah lulus, pada tahun tersebut penulis melanjutkan pendidikan kejenjang SLTA tepatnya di SMAN 06 Sinjai dan lulus pada tahun 2016. Dan atas ridho Allah Subhanahu Wa Ta‟ala dan restu orang tua, pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan pada jenjang perkuliahan di salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar tepatnya di Universitas Muhammadiyah Makassar, Fakultas Agama Islam, Prodi Hukum Ekonomi Syariah.

LAMPIRAN

KUESIONER PENELITIAN

”Analisis Pengaruh Kepercayaan Masyarakat terhadap Perbankan Syariah

dalam Mendorong Minat Menabung di Bank Syariah (Studi Kasus pada Masyarakat BTN Makkio Baji, Kec. Manggala)”

Assalamu‟alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Dengan hormat,

Sehubungan dengan penelitian yang saya lakukan untuk menyelesaikan tugas akhir program Strata Satu (S1) di Fakultas Agama Islam/Prodi Hukum Ekonomi Syariah/Universitas Muhammadiyah Makassar, maka dengan kerendahan hati saya memohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara(i) untuk mengisi kuesioner penelitian dibawah ini. Data yang Bapak/Ibu/Saudara(i) akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan akademis penelitian saya semata. Atas bantuan dan partisipasinya saya ucapkan Jazaakumullahu Khayr..

Wassalamu‟alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Makassar, Desember 2021 Mahasiswa ybs,

Nita Fadillah

A. Tata Cara Pengisian

a. Tulislah identitas anda berikut ini :

Nama :

Jenis Kelamin :

Usia :

Pendidikan : Pekerjaan :

Dokumen terkait