• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

Data deskriptif responden dapat menggambarkan beberapa kondisi responden dalam hal ini adalah pegawai pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang provinsi Sulawesi Selatan, dapat ditampilkan secara deskriptif.

Pada data deskriptif responden ini memberikan memberikan beberapa informasi secara sederhana keadaan responden yang dijadikan sebagai

objek penelitian atau dengan kata lain data deskriptif yang dapat menggambarkan tentang keadaan jenis kelamin responden, umur responden dan pendidikan. Kuesioner yang telah diisi sebanyak 87 responden, kemudian dikomplikasi dan diolah menjadi data penelitian yang dapat membantu penulis untuk menyelesaikan penelitian tersebut.

Penyajian data karakteristik responden bertujuan agar dapat mengenal ciri-ciri khusus yang dimiliki responden sehingga memudahkan penulis untuk mengadakan analisis data. Karakteristik responden penelitian ini dapat dilihat melalui uraian berikut:

a) Komposisi responden menurut usia

Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.2

Komposisi Responden Menurut Usia

No Kategori

(usia)

Jumlah (orang)

Persentase

1. 20-25 tahun 15 17,24

2. 26- 30 tahun 29 33,33

3. 31-40 tahun 30 34,48

4. > 40 tahun 13 14,94

Jumlah 87 100 %

Sumber : Hasil Data Diolah SPSS 24 Tahun 2021

Berdasarkan tabel yang terterai di atas yaitu tabel 4.2 maka dapat menunjukkan bahwa 87 pegawai atau responden, maka umur responden yang terbesar dalam penelitian ini adalah antara 31-40 tahun yakni sebanyak 30 orang atau 34,48 % kemudian disusul responden yang berumur antara 26-30 tahun yakni sebanyak 29 orang atau 33,33

%, kemudian disusul responden yang berumur antara 20-25 tahun atau 17,24, responden yang berumur diatas 40 tahun sebanyak 13 orang

atau 14,94. Hal dapat disimpulkan bahwa rata-rata umur pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan adalah berusia 31-40 tahun.

b) Komposisi Responden Menurut Jenis Kelamin

Dari hasil penyebaran kuesioner dapat diketahui komposisi responden menurut jenis kelamin yang dapat disajikan pada tabel berikut yaitu:

Tabel 4.3

Komposisi Responden Menurut Jenis Kelamin

No Jenis

Kelamin

Jumlah (orang)

Persentase (%)

1. Pria 47 54,02

2. Wanita 40 45,98

Total 87 100%

Sumber : Data Diolah Spss 24 Tahun 2021

Berdasarkan pada tabel 4.3 menunjukkan bahwa dari 87 responden yang diteliti , maka responden terbanyak adalah yang berjenis kelamin pria yaitu sebanyak 47 oarang atau 54,02% kemudian untuk jenis kelamin wanita sebanyak 40 orang atau 45,98%. Hal ini menunjukkan bahwa pegawai yang bekerja pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Provinsi Sul-Sel sebagian besar adalah pria.

c.) Komposisi responden menurut status pendidikan

Dari penyebaran kuesioner dapat diketahui komposisi responden menurut status pendidikan yang disajikan pada tabel 4.4 sebagai berikut:

Tabel 4.4

Komposisi Responden Menurut Status Pendidikan

No Status

pendidikan

Jumlah (orang)

Persentase (%) 1.

Sma 37 42,52

2.

Sarjana / S1 31 35,63

3.

Master / S2 15 17,24

4.

D3 4 4,59

87 100%

Sumber : Data Diolah SPSS 24, Tahun 2021

Berdasarkan pada tabel 4.4 menunjukkan dari 87 responden yang diteliti, maka jumlah responden terbanyak berdasarkan pendidikan terakhir SMA sebanyak 37 orang atau 42,52%, kemudian pendidikan sarjana sebanyak 31 atau 35,63% responden, sedangkan 15 orang atau 17,24% responden dan adapun pendidikan terakhir D3 adalah sebanyak 4 orang atau 4,59%. Hal tersebut dapat menunjukkan bahwa sebagian besae Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Provinsi Sul-Sel mempunyai pendidikan sma.

2. Deskriptif Variabel

Pengumplan data mulai dari dilaksanakannya penelitian dan menyebarkan kuesioner selain penyebaran kuesioner penulis juga mengambil data skunder seperti struktur organisasi, jumlah pegawai, iuran tugas dan tanggung jawab dan lain lain yang dibutuhkan dalam penelitian tersebut. Adapun yang menjadi sampel atau responden dalam penelitian ini sebanyak 87 pegawai.

1) Security Sistem

Berdasarkan data yang diperoleh dari pegawai melalui kuesioner yang telah ditentukan diperoleh deskriptif data mengenai security sistem sebagai berikut:

Tabel 4.5

Skor Jawaban Responden Security Sistem (X)

No Indikator pernyataan Pilihan jawaban

SS S RR TS STS 1. Kerahasiaan data sangat

berpengaruh penting bagi pegawai

11 27 45 4 - 2. Kerahasiaan data bagi pegawai

dapat dilakukan dengan transaksi sendiri

13 31 37 6 -

3. Keamanan barang pegawai tidak dijaga dengan baik sehingga masih saja terjadi pencurian di area parkiran

14 31 41 1 -

4. Apakah saya dapat menjamin keamanan barang pegawai

8 27 48 4 - 5. Penjaga kendaraan (security) perlu

memerikasa kendaraan milik pegawai sekali dalam jam kerja berlansung

11 29 44 3 -

6. Saya merasa penjaga kendaraan tidak melaksanakan pekerjaannya dengan baik

19 35 33 -

Sumber : Data Primer Diolah SPSS 24 2021

Berdasarkan tabel 4.5 tersebut dapat dikatakan bahwa tanggapan tentang respon mengenai Kerahasiaan data sangat berpengaruh penting bagi pegawai sebagian responden memberikan jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 11 orang atau sebesar 11,6%, responden jawaban setuju sebanyak 27 orang atau 31,0%, responden memberikan jawaban ragu- ragu yaitu sebanyak 45 atau 51,7% dan memberikan jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 4 orang atau sebesar 4,6% dengan demikian dapat

dikatakan bahwa pegawai akan menyadari bahwa dalam menjaga kerahasiaan data sangat berpengaruh.

Tanggapan responden mengenai Kerahasiaan data bagi pegawai dapat dilakukan dengan transaksi sendiri, sebagian responden memberikan jawabannya pernyataan sangat setuju sebanyak 13 orang atau sebesar 14,9%, setuju sebesar 31 orang atau sebesar 35,6%, responden memberikan jawaban ragu-ragu sebesar 37 orang atau 42,5%, dan memberikan jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 6 orang atau sebesar 6,9%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kerahasiaan data sebagai pegawai sangatlah penting untuk dilakukan sendiri.

Tanggapan responden mengenai Keamanan barang pegawai tidak dijaga dengan baik sehingga masih saja terjadi pencurian di area parkiran sebagian responden memberikan jawaban pernyataan sangat setuju yaitu sebanyak 14 orang atau sebesar 16,0%, setuju sebanyak 31 orang atau sebesar 35,6%, responden memberikan jawaban penyataan ragu-ragu sebanyak 41 orang atau 47,1% dan responden memberikan jawaban pada pernyataan sebanyak 1 orang atau sebesar 1,14%. Dengan demikian dapat dikatakan sebagai keamanan barang pegawai yang tidak dijaga dengan baik sehingga dapat terjadinya pencurian yang dapat merugikan pegawai tersebut.

Tanggapan responden mengenai apakah saya dapat menjamin keamanan barang pegawai sebagian responden menjawab pernyataan sangat setuju sebanyak 8 orang atau sebesar 9,1%, setuju sebanyak 27 orang atau sebesar 31,0%, responden menjawab pernyataan ragu-ragu sebanyak 48 orang atau sebesar 55,1%, dan adapun responden

memberikan jawaban pernyataan tidak setuju sebanyak 4 orang atau sebesar 4,6%. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa tidak semua pegawai dapat menjamin keamanan barangnya.

Tanggapan responden penjaga kendaraan (security) perlu memerikasa kendaraan milik pegawai sekali dalam jam kerja berlansung, sebagian responden memberikan jawaban pernyataannya sangat setuju sebanyak 11 orang atau sebesar 12,6%, setuju sebanyak 29 orang atau sebesar 33,3%, responden yang menjawab ragu-ragu sebanyak 44 orang atau sebanyak 50,6% dan responden yang memberikan jawaban pernyataan tidak setuju sebanyak 3 orang atau sebesar 3,4%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penjaga kendaraan perlu memeriksa kendaraan milik pegawai agar dapat memastikan keamanannya

Tanggapan responden mengenai Saya merasa penjaga kendaraan tidak melaksanakan pekerjaannya dengan baik sebagian responden memberikan jawaban pernyataan sangat setuju sebanyak 19 orang atau sebesar 21,8%, setuju sebanyak 35 orang atau sebesar 40,2%, dan adapun responden menjawab pernytaan ragu-ragu sebanyak 33 orang atau sebesar 37,9 %. Dengan demikian apabila penjaga kendaraan tidak melakukan tugasnya dengan baik maka dapat berdampak pada pegawai.

2) Kenyamanan Pegawai

Berdasarkan data yang diperoleh dari pegawai melalui kuesioner yang telah ditentukan diperoleh deskriptif data mengenai kenyamanan pegawai sebagai berikut:

Tabel 4.6

Skor Jawaban Responden Mengenai Kenyamanan Pegawai (Y)

Sumber: Data Primer Diolah 2021

Berdasarkan tabel 4.6 dapat dinyatakan bahwa tanggapan responden mengenai ruang lingkup kantor pada PU perlu dijaga kebersihannya, sebagian responden memberikan jawaban pernyataan sangat setuju yaitu sebanyak 13 orang atau sebesar 14,9%, responden memberikan jawaban pernyataan setuju sebanyak 33 orang atau 37,9%, jawaban ragu-ragu sebanyak 39 orang atau sebesar 44,8% dan responden memberikan jawaban pernyataan tidak setuju sebanyak 2 orang atau sebesar 2,2%.

Dengan itu maka dinyatakan bahwa ruang lingkup dikantor PU harus dijaga kebersihannya.Tanggapan responden mengenai Saya merasa ruang kantor masih perlu ditata dengan baik, sebagian responden memberikan

No Indikator pernyataan Pilihan Jawaban

SS S RR TS STS

1. Ruang lingkup kantor pada PU perlu dijaga kebersihannya

13 33 39 2 - 2. Saya merasa ruang kantor

masih perlu ditata dengan baik

16 26 42 3 - 3. Saya merasa kenyamanan

perlu ditingkatkan dalam melakukan perkerjaan

11 26 42 3 -

4. Kenyamanan dalam melakukan pekerjaan harus diperhatikan setiap jam kerja berlansung

13 29 44 1 -

5. Saya merasa suasana lingkungan kantor yang tenang dan bebas dari suara bising mesin

18 26 39 4 -

6. Adanya petugas keamanan dilingkungan kantor membuat saya bekerja sangat baik

18 34 35 - -

jawaban sangat setuju sebanyak 16 orang atau sebesar 18,3%, setuju sebanyak 26 orang atau sebesar 29,9%, ragu-ragu sebanyak 42 orang atau 48,2%, dan responden memberikan jawaban pada penyataan tidak setuju sebanyak 3 orang atau sebesar 33,3%. Dengan demikian dapat dikatakan ruangan kantor yang ditata secara rapi dapat membuat pegawai merasa nyaman.

Tanggapan responden mengenai Saya merasa kenyamanan perlu ditingkatkan dalam melakukan perkerjaan sebagian responden memberikan jawaban sangat setuju sebanyak 11 orang atau sebesar 12,6%, setuju sebanyak 27 orang atau sebesar 31,0%, ragu-ragu sebanyak 46 orang atau sebesar 52,9% dan adapun responden memberikan jawaban pernyataan tidak setuju yaitu sebanyak 3 orang atau sebesar 3,4%, Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kenyamanan pegawai dapat ditingkatkan dalam melakukan pekerjaan.

Tanggapan responden mengenai Kenyamanan dalam melakukan pekerjaan harus diperhatikan setiap jam kerja berlansung sebagian responden memberikan jawaban pernyataan sangat setuju sebanyak yaitu 13 orang atau 14,9%, setuju sebanyak 29 atau sebesar 33,3%, ragu-ragu sebanyak atau sebesar 44 orang atau sebesar 50,6% dan responden memberikan pernyataan tidak setuju sebanyak 1 orang atau sebesar 1,14%. Dengan ini dapat dinyatakan bahwa kenyamanan dalam melakukan pekerjaan pada saat jam kerjaberlansung harus diperhatikan.

Tanggapan tentang responden mengenai Saya merasa suasana lingkungan kantor yang tenang dan bebas dari suara bising mesin,

sebagian responden memberikan jawaban pernyataan sangat setuju sebanyak 18 orang atau sebesar 20,7%, setuju sebanyak 26 orang atau sebesar 29,9%, ragu-ragu sebanyak 39 orang atau sebesar 44,8% dan responden memberikan jawaban tidak setuju sebanyak 4 orang atau sebesar 4,6%. Dengan ini dikatakan bahwa suasana lingkungan kantor yang tenang dan jauh dari kebisingan dapat membuat kenyamanan pegawai meningkat.

Dan tanggapan mengenai responden adanya petugas keamanan dilingkungan kantor membuat saya bekerja sangat baik sebagian responden memberikan jawaban pernyataan sangat setuju sebanyak 18 orang atau sebesar 20,7%, setuju sebanyak 34 orang atau 39,0%, dan adapun reponden menjawab ragu-ragu sebanyak 35 orang atau sebesar 40,2%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa adanya petugas keamanan dilingkungan kanto dapat membuat pegawai merasa aman.

3. Analisis Data Analisis Data

Untuk menganalisis Security Sistem Terhadap Kenyamanan Pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, terlebih dahulu diolah data melalui program SPSS. Dari analisis data penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh security sistem terhadap kenyamanan pegawai

1. Uji Validitas

Uji validasi adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang akan diukur. Dalam pengujian instrumen

pengumpulan data, validasi bisa dibedakan menjadi validasi faktor dan validasi item. Validasi faktor diukur bila item yang disusun menggunakan lebih dari satu faktor (antara faktor satu dengan yang lain ada kesamaan. Pengukuran validasi faktor ini dengan cara mengkorelasikan antara skor faktor (penjumlahan item dalam satu faktor) dengan total faktor (total keseluruhan faktor), sedangkan pengukuran validitas item dengan cara mengkorelasikan antara skor item dengan skor total item.

Untuk menentukan apakah layak atau tidak suatu item yang digunakan maka dapat diuji signifikan, artinya dianggap valid apabila berkorelasi signifikan terhdap total atau jika melakukan penilaian lansung jika batas korelasi (r) berdasarkan uraian tersebut maka perlu dilakukan uji validitas untuk setiap variabel, dimana data yang diolah dengan bantuan SPSS for windows release 24.

Tabel 4.7

Variabel Security Sistem Variabel

Koefisien korelasi

R

hitung

Nilai

R

tabel

Keterangan

X1 0,556 0,213 Valid

X2 0,448 0,213 Valid

X3 0,419 0,213 Valid

X4 0,349 0,213 Valid

X5 0,576 0,213 Valid

X6 0,411 0,213 Valid

Sumber Diolah SPSS 24,2021

Tabel 4.8

Variabel kenyamanan Pegawai Variabel

Koefisien korelasi (r)

Nilai rtabel Keterangan

Y1 0, 663 0,213 Valid

Y2 0,643 0,213 Valid

Y3 0, 559 0,213 Valid

Y4 0, 728 0,213 Valid

Y5 0, 588 0,213 Valid

Y6 0,574 0,213 Valid

Sumber : Data Diolah SPSS 24, 2021

Berdasarkan data pada tabel 4.7 dan 4.8 diatas menggambarkan bahwa semua item pernyataan atas Variabel Security Sistem dan kenyamanan pegawai yang digunakan dalam penelitian memiliki r hitung lebih besar dari r hitung yaitu 0,213 sehingga dapat disimpulkan semua item pernyataan Valid.

2. Uji Relibilitas

Suatu instrumen dikatakan reliabel (andal) jika jawaban seseorang terhadap pernyataan yang ada dalam kuesioner tersebut adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Untuk menentukan keandalan suatu pernyataan digunakan program komputer SPSS 24, hingga diperoleh nilai Cronbach Alpa untuk tiap variabel penelitian. Hasil uji dapat dikatakan reliabel apabila Cronbach Alpa ≥ 0,60. Hasil uji reliabilitas adalah sebagai berikut:

Tabel 4.9 Hasil uji rebilitas Variabel Cronbach’s

Alpha

N Of Items Keterangan

Security Sistem

0,675 6 Reliabel

Kenyamanan Pegawai

0,715 6 Reliabel

Sumber :Data Diolah SPSS 24,2021

Berdasarkan pada tabel 4.9 diatas menunjukkan bahwa angka- angka dari nilai Cronbach Alpha (a) pada dua variabel dalam penelitian ini, semuanya menunjukkan besaran diatas nilai 0,60. Hal ini berarti bahwa seluruh pernyataan untuk variabel independen dan dependen adalah reliabel dan dapat disimpulkan bahwa instrumen pernyataan kuesioner menunjukkan kehandalan dalam mengukur variabel-variabel dalam model penelitian.

3. Uji regresi linear sederhana

Analisis regresi linear sederhana adalah studi mengenal ketergantungan variabel dependen (terikat) dengan satu atau lebih variabel independen (bebas), dengan tujuan untuk memprediksi rata-rata populasi atau nilai-nilai variabel dependen berdasarkan nilai variabel independen yang diketahui. Berikut adalah hasil uji data regresi linear sederhana yaitu sebagai berikut:

Tabel 4.10

Uji regresi linear sederhana Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 15,705 1,917 8,191 ,000

SECURITY SISTEM

,283 ,089 ,327 3,193 ,002

a. Dependent Variable: KENYAMANAN PEGAWAI

Sumber Data:Hasil Diolah Data 2021

Berdasarkan pada tabel 4.10 diatasdapat dianalisis model estimatis maka diperoleh hasil sebagai berikut:

Y= 15,705+ 0,283 X

Menunjukkan pada hasil diatas diperoleh hasil analisis variabel independen ke dependen sebagai berikut:

a) Berdasarkan hasil uji persamaan regresi sederhana diatas, maka diperoleh nilai konstanta sebesar 15,705, maka hal ini diasumsikan bahwa jika nilai konstanta dinaikkan satu satuan, maka akan memberikan dampak positif terhadap kenyaman pegawai sebesar 15,705.

b) Berdasarkan hasil persamaan regresi diatas maka diperoleh nilai koefisien regresi untuk variabel independen ( Security Sistem) sebesar 0,283, hal ini dapat meningkatkan satu-satuan penempatan kerja agar berdampak pada peningkatan kenyaman pegawai pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang provinsi sulawesi selatan sebesar 0,283. Dengan nilai signifikan 0,002 < 0,05 artinya security sistem berpengaruh positif signifikan terhadap kenyamanan pegawai.

4. Pengujian Hipotesis a. Uji persial (uji t)

Pengujian hipotesis persial bertujuan untuk mengukur pengaruh Security sistem terhdap kenyamanan pegawai hasil pengujian hipotesis secara persial dengan ketentuan t hitung >t tabel dan taraf signifikannya adalah 0,05.

Bersasarkan pada hasil tabel 4.9, diketahui nilai signifikan sebesar 0,002 > 0,05 dan nilai t hitung 3,193 > t tabel 1992 sehingga

dapat disimpulkan bahwa variabel security sistem berpengaruh positif terhadap kenyamanan pegawai, (Ha)Variabel security sistem (X) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kenyamanan pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi selatan. Hal ini terlihat dari signifikan security sistem (X) 0,02< 0,05

Dokumen terkait