BAB III METODE PENELITIAN
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini akan dilakukan Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa, Penelitian ini akan dilaksanakan selama 2 (Dua) bulan yaitu dimulai pada bulan September sampai dengan November 2020.
C.Defenisi Operasional Variabel dan Pengukuran
1. Defenisi operasional
Defnisi operasional adalah batasan-batasan terhadap lingkup variabel dan menghindari interpretasi yang lain terhadap variabel yang diteliti.
Variabel yang didefinisikan secara operasional dalam penelitian adalah sebagai berikut:
a. Harga adalah segala sesuatu yang diberikan konsumen untuk mendapatkan keunggulan yang ditawarkan oleh bauran pemasaran perusahaan
34
(cannon,dkk,2008:176). Pada penelitian ini data mengenai variabel harga didapatkan dari wawancara dengan indikator:
a.Daya saing haga b.Keterjangkauan harga
c.Kesesuaian harga dengan kualitas produk d.kesesuaian harga dengan manfaat
b. Promosi adalah komunikasi perusahaan kepada konsumen terhadap produk atau jasa yang dihasilkan dalam usaha untuk membangun hubungan yang menguntungkan (Kotler dan Amstrong,2008:116). Pada penelitian ini data mengenai variabel harga didapatkan dari wawancara dengan indikator:
a.Jangkauan promosi b.Kuantitas
c.Kualitas
d.Penetapan harga e.situasi
f.Target pasar
g.Pemasarang langsung
c. Volume penjualan adalah kegiatan menyampaikan kebutuhan yang telah dihasilkan pada mereka yang diperlukan dengan imbalan menurut harga yang ditentukan atas persetujuan bersama. Pada penelitian ini data mengenai variabel harga didapatkan dari wawancara dengan indikator:
a.Kemampuan penjualan b.Kondisi pasar
c.Modal
d.Harga produk
2. Pengukuran Variabel
Pengukuran variabel berfungsi untuk memudahkan menganalisis data dalam bentuk formula. Beberapa variabel tidak langsung dinyatakan dalam bentuk angka sehingga diperlukan instrumen untuk mengukurnya.Dalam sebuah instrumen digunakan suatu skala pengukuran untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehingga hasilnya dapat menghasilkan data kuantitatif (angka).
Dalam penelitian ini digunakan skala Likert. Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Penggunakan angket diharapkan akan memudahkan bagi responden dalam memberikan jawaban karena alternative jawaban telah tersedia, sehingga untuk menjawabnya hanya perlu waktu singkat. Pada setiap item soal disediakan 5 pilihan jawaban dengan skor nilai masing-masing sebagai berikut:
Tabel 2.3 Skor Nilai
1.
2.
3.
4.
5.
Sangat Setuju Setuju
SS S
5 4 3 2 1 Kurang Setuju
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
KS TS STS
D.Jenis dan Sumber Data
1. Jenis Data Penelitian a. Data Kuantitatif
Data yang dapat di hitung berupa angka-angka yang di peroleh dari Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.di hitung dan data-data lainnya yang menunjang penelitian.
b. Data Kualitatif
Data yang di peroleh dari Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa yang tidak berbentuk angka, seperti gambaran umum, hasil kuesioner, dan informasi-informasi yang di peroleh dari pihak lain yang menunjang penelitian.
2. Sumber Data a. Data Primer
Data primer adalah data asli yang dikumpulkan sendiri oleh periset untuk menjawab masalah risetnya (istijanto:2006). Pengumpulan data primer yaitu teknik wawancara, kusioner, penelitian maupun tulisan ilmiah
yang membahas tema penelitian secara langsung. Wawancara dilaksanakan berdasarkan panduan sebuah kusioner yang didapat dari hasil pengisian kusioner.
b. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh dari literatur yang terkait topik penelitian. Data sekunder dalam penelitian ini berasal dari studi literature berupa tulisan laporan, pedoman, peraturan dan sumber – sumber lain yang menunjang laporan penelitian.
E.Populasi dan Sampel a .Populasi
Menurut Sugiyono (2009:117), mengatakan bahwa “populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek yang mempunyai kualitas karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.” Dalam penelitian ini,populasi yang digunakan adalah seluruh konsumen produk dodol,yang sebelumnya telah memesan online maupun secara langsung datang ke tempat produksi
b.Sampel
Menurut Sugiyono (2009:118) “ sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi.” Karena teknik sampling yang akan digunakan adalah sampling jenuh maka semua anggota populasi dijadikan sampel. Hal ini dilakukan bila jumlah populasi relative kecil, kurang dari 30
orang (Sugiyono, 2009:125). Adapun konsumen yang ada keseluruhan sebanyak 50 orang.
F.Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan, yaitu:
a. Observasi
Observasi merupakan metode penelitian dimana peneliti melakukan pengamatan langsung pada obyek penelitian.
b. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan cara mengumpulkan data melalui peninggalan tertulis, terutama berupa arsip-arsip, dan termasuk juga buku- buku, dokumen resmi maupun statistik yang berhubungan dengan masalah penelitian. Teknik ini dilakukan dengan cara mengadakan penelaahan terhadap bahan-bahan yang tertulis.
c. Wawancara
Wawancara dalam penelitian ini adalah percakapan dengan maksud tertentu yang dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara (interview) yang mengajukan pertanyaan dan yang diwawancarai (interview) untuk memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan. Metode wawancara dilakukan untuk memperoleh data tentang Strategi Customer Service dalam Meningkatkan Pelayanan.
G.Teknik Analisis Data
Analisis Regresi Linear berganda adalah hubungan secara linear antara dua atau lebih variabel independen (X , X 1 2 ,….X ) dengan variabel n dependen (Y). Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah masing-masing variabel independen berhubungan positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio.
Persamaan regresi linear berganda sebagai berikut:
Y = a + b X + b X
2 1 1 2
Keterangan:
Y = Volume Penjualan X1
X2 a
= Harga
= Promosi
= Konstanta (nilai Y apabila X , X …..X = 0) 1 2 n
b = Koefisien regresi (nilai peningkatan ataupun penurunan)
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian
Produk dodol berdiri sudah lama,yang sudah menjadi makanan khas masyarakat Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa yang biasa di temui di suatu acara seperti pernikahan dan acara lain. Ketatnya persaingan di masa sekarang membuat penjual produk dodol harus memikirkan penetapan harga dan promosi yang bagus guna menarik dan mempertahankan konsumennya.Penetapan harga memiliki peranan dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk.
Penjualan produk dodol mengalami penurunan penjualan saat ini karna di sebabkan menurunnya pendapatan ekonomi masyarakat.Tetapi,produk ini tetap berjuang di tengah terpuruknya ekonomi masyarakat saat ini untuk mencapai tujuan yang diiginkan,dalam mencapai tujuan yang di inginkan maka produk dodol harus membuat strategi yang tepat guna mempertahankan konsumennya bahkan kelangsungan hidup usahanya,dengan menetapkan harga produk yang mudah di jangkau oleh konsumen serta memberikan pelayanan yang baik dan menerapkan promosi yang tepat itu adalah suatu cara dalam mencapai tujuan yang diinginkan
B. Deskriptif Data Variabel Penelitian
Jenis pendekatan penelitian yang digunakan peneliti adalah kuantitatif yang untuk mengkaji populasi yang besar maupun yang kecil dengan
41
menyeleksi dan menggambarkan variable penelitian,antara lain dengan melihat standar devisi dan variannya,artinya adalah dengan membuat taksiran yang akurat mengenai karakteristik keseluruhan populasi sehingga dimungkinkan tercapainya deskripsi dari masing-masing variable.
Penelitian ini menghubungkan antara 2 (dua) variabel bebas yaitu harga dan promosi dengan 1 (satu) variable terikat yaitu volume penjualan.masing-masing variable di tuangkan dalam bentuk indicator dibuat butir pernyataan dan untuk variable harga 4 item pertanyaan dan variable promosi masing-masing sebanyak 7 item pertanyaan dan untuk variable volume penjualan sebanyak 4 item dengan responden sebanyak 50 orang konsumen pada produk dodol yang ada Di Desa Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa
Dalam mendeskripsikan setiap variable penelitian adalah dengan membuat skala penilaian.Perhitungan mengenai skala penilaian adalah dengan mengalikan seluruh frekuensi data dengan nilai bobot.
C.Karakteristik Responden
Karakteristik responden digunakan untuk mengetahui keragaman dari responden berdasarkan jenis kelamin dan usia. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kondisi dari responden dan kaitannya dengan masalah dan tujuan penelitian tersebut.
a.Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Keragaman responden berdasarkan jenis kelamin dapat ditunjukkan pada tabel 4.1 berikut ini:
Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin
Laki-laki
Jumlah Persentase
14%
7 Perempuan
JUMLAH
43 50
86%
100%
Sumber: Hasil olah data tahun 2020
Keterangan:Berdasarkan karakteristik jenis kelamin responden pada tabel 4.1 tersebut, terlihat bahwa responden laki-laki sebanyak 7 orang dengan presentase sebesar 14% dan responden perempuan yaitu sebanyak 43 orang dengan presentasi sebesar 86%. Sebagian besar responden yang ada adalah responden berjenis kelamin perempuan yaitu sebesar 86% karna perempuan yang lebih banyak membeli dodol.
b.Karakteristik Responden Berdasarkan Umur
Keragaman responden berdasarkan umur dapat ditunjukkan pada tabel 4.2 berikut ini:
Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Umur
Jumlah Responden
Umur Persentase
21-25 Tahun 26-30 Tahun 35-40 Tahun
> 40 Tahun TOTAL
6 9
12,0 18,0 64,0 32
3 6,0
50 100
Sumber:Hasil olah data tahun 2020
Berdasarkan karakteristik umur responden pada tabel 4.2 tersebut, terlihat bahwa responden dengan umur 21-25 Tahun sebanyak 6 orang dengan persentase sebesar 12%, umur 26-30 Tahun sebanyak 9 orang dengan persentase sebesar 18%, umur 35-40 Tahun sebanyak 32 orang dengan persentase sebesar 64%, umur di atas 40 Tahun sebanyak 3 orang dengan persentase sebesar 6%. Pengguna berdasarkan interval umur yang terbanyak adalah umur 35-40 Tahun sebanyak 64%
disebabkan karena orang yang berumurang seperti itu yang lebih banyak membeli dodol untuk dijadikan makanan khas daerah setempat ketika ada acara ataupun dijadikan ole-oleh.
D.Statistif Deskriptif
1. Harga
Harga akan menggambarkan penilaian konsumen tentang harga dodol.
Tanggapan dari responden mengenai harga kosmetik tersebut ditunjukkan pada tabel 4.3 sebagai berikut:
Tabel 4.3
Tanggapan Responden Tentang Harga Dodol
Skor Jawaban Responden
Indikator 1 2 3 4 5 Mean
F 0 0 0
% 0
F 0 0 2
% 0
F 7
% 14 12 22
F %
36 30 32
F %
50 58 42 X1.1
X1.2 X1.3
18 15 16
25 29 21
4.36 4.46
4.12
0 0 6
0 4 11
X1.4 0 0 0 0 4 8 20 40 26 52 4.44
X1
Mean variabel kategori harga 4,34
Sumber: Lampiran 3
Keterangan :Berdasarkan tabel 4.3 Tanggapan responden tentang harga dodol mempunyai rata-rata 4.34 dan indikator yang memiliki rata-rata tertinggi ialah pernyataan kedua atau X1.2 dengan nilai rata-rata 4.46
Adapun statistif deskriptif berdasarkan tabel diatas:
Indikator X1.1 tentang harga yang ditawarkan sangat terjangkau untuk semua kalangan memiliki nilai rata-rata 4.36.
Indikator X1.2 tentang harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas produk dengan nilai rata-rata 4.46.
Indikator X1.3 daya saing harga lebih terjangkau dibanding yang lain dengan nilai rata-rata 4.12.
Indikator X1.4 Manfaat yang dirasakan sangat sesuai dengan harga yang dirasakan dengan nilai rata-rata 4.44
2. Promosi
promosi akan menggambarkan penilaian konsumen terhadap
produk dodol. Tanggapan dari responden mengenai promosi ditunjukkan pada tabel 4.4 sebagai berikut:
Tabel 4.4
Tanggapan Responden Tentang Promosi
Skor Jawaban Responden
Indikator 1 2 3 4 5 Mean
F 0 0 0 0 0 0
0
% 0 0 0 0 0 0
0
F 1 1 0 0 0 0
0
% 2 2 0 0 0 0
0
F 4 6 3 3 0 4
4
% 8
F %
46 54 52 28 28 40
32
F %
44 32 42 66 72 52
60 X2.1
X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 X2.6
23 27 26 14 14 20
16
22 16 21 33 36 26
30
4.32 4.16
4.36 4.6 4.72 4.44 4.52
12 6 6 0 8
X2.7 8
X2
4,44
Mean variabel kategori promosi
Sumber: Lampiran 3
Keterangan:Berdasarkan tabel 4.4 Tanggapan responden tentang harga pada dodol mempunyai rata-rata 4.44 dan indikator yang memiliki rata-rata tertinggi ialah pernyataan kelima atau X2.5 dengan nilai rata-rata 4.72
Adapun statistif deskriptif berdasarkan tabel diatas:
Indikator X2.1 informasi dan penjelasan yang diberikan menarik dan sesuai dengan kenyataan sehingga banyak yang berminat.memiliki nilai rata-rata 4.32
Indikator X2.2 produk dodol melakukan promosi penjualn melalui media social dan secara langsung. Memiliki nilai rata-rata 4.16
Indikator X2.3 rasanya yang enak produk dodol ini bisa bertahan beberapa hari.memiliki nilai rata-rata 4,36
Indikator X2.4 penetapan harga yang terjangkau.memiliki nilai rata-rata sebesar 4.6
Indikator X2.5 memiliki peranan tersendiri dan situasi yang bagus.memiliki nilai rata- rata sebesar 4.72
Indikator X2.6 promosi ini dilakukan dari mulut ke mulut.dengan nilai rata-rata sebesar 4.44
Indikator X2.7 pemasaran dilakukan di rumah maupun social media memiliki nilai rata-rata sebesar 4.52
3. Volume Penjualan
Vuleme penjualan akan menggambarkan secara umum penilaian konsumen terhadap produk kosmetik pada produk dodol. Tanggapan dari responden mengenai penjualan dalam membeli dodol tersebut ditunjukkan pada tabel 4.6 sebagai berikut:
Tabel 4.5
Tanggapan Responden Tentang Volume Penjualan Dodol
Skor Jawaban Responden Indikator
Y1.1
Mean
1 2 3 4 5
F % F % F % F % F %
0 0 0 0 5 10 15 30 30 60 4.5
Y1.2 Y1.3
0 0
0
0 0
0
0 0
0
0 0
0
2 2
1
4 4
2
19 15
20
38 30
40
29 33
29
58 66
58
4.54
4.62 4.56 Y1.4
Y
4,55
Mean variabel kategori volume penjualan
Sumber: Lampiran 3
Keterangan:Berdasarkan tabel 4.6 Tanggapan responden tentang volume penjualan dalam produk dodol mempunyai rata-rata 4.55 dan
indikator yang memiliki rata-rata tertinggi ialah pernyataan ketiga atau Y1.3 dengan nilai rata-rata 4.62
Adapun statistif deskriptif berdasarkan tabel di atas:
Indikator Y1.1 menarik konsumen dengan ciri khas dodol dan rasanya yang berbeda dengan yang lain.memiliki nilai rata-rata sebesar 4.5
Indikator Y1.2 saya merasa pelayanan penjualan sangat baik.memiliki nilai nilai rata- rata sebesar 4.54
Indikator Y1.3 membutuhkan modal untuk bahan stok produk dodol.memiliki nilai rata-rata sebesar 4.62
Indikator Y1.4 memiliki harga yang murah dan bisa dijangkau.memiliki nilai rata-rata sebesar 4.56
E. Uji Hipotesis
Sebagaimana diketahui bahwa dalam penelitian ini yang menjadi sasaran penelitian adalah melihat variabel Harga dan Promosi berpengaruh terhadap Volume Penjualan produk dodol Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.Berdasarkan hipotesis yang diajukan maka dilakukan pengujian dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil
pengujian hipotesis secara parsial mengatakan bahwa variabel Harga dan Promosi. berpengaruh terhadap Volume Penjualan produk dodol Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.
1. Uji t (Uji Parsial)
Untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas (harga dan promosi) terhadap variabel terikat (volume penjualan) dengan menggunakan uji parsial (uji t). Hasil uji t ditunjukkan pada tabel 4.7 berikut:
Tabel 4.7 Hasil Uji t (Uji Parsial) Coefficients (a)
Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients
Model
1
B Std. Error Beta T Sig.
(Constant)
Harga
8.992
.244
.603
4.201 2.813 .907
.081
.103
.305 3.008 .004
.595 8.847 .000 Promosi
Sumber : Hasil Uji SPSS Versi 20 Keterangan :
Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dijelaskan pengaruh secara parsial diperoleh t hitung untuk variabel harga (X1) adalah sebesar 3,008 dan tingkat signifikan sebesar 0.004 dan t hitung untuk variabel promosi (X2) sebesar 8,847 dan tingkat signifikan
sebesar 0.000. Sedangkan nilai t tabel pada α = 0.05 adalah sebesar 1,666 Adapun hipotesis penelitian yang digunakan yaitu:
H0 : = 0 artinya variabel harga (X1) dan variabel promosi (X2) secara parsial tidak mempengaruhi signifikan variabel volume penjualan (Y)
Ha : > 0 artinya variabel harga (X1) dan variabel promosi (X2) secara parsial mempengaruhi signifikan variabel volume penjualan (Y)
Karena nilai t hitung variabel harga (3,008)> t tabel (1,666) dan tingkat signifikansi 0.004< 0.05 dan nilai t hitung variabel promosi (8,847) > t tabel (1,666) dan tingkat signifikansi 0.000 < 0.05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel harga (X1) dan variabel promosi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y).
2. Uji F (Uji Simultan)
Untuk mengetahui seberapa besar signifikan masing-masing variabel bebas (harga dan promosi) mampu menjelaskan variabel terikat (volume penjualan) dengan menggunakan uji simultan (uji F). Hasil uji F dapat ditunjukkan pada tabel 4.8 berikut:
Tabel 4.8
Hasil Uji F (Uji Simultan)
ANOVAb
Model
1
Sum of Squares
600.711
Df Mean Square
300.365
F Sig.
Regression
Residual
2 48.788 .000a
424.789 47 6.156
Total 1025.500 49
Keterangan: Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dijelaskan pengaruh secara Simultan diperoleh F hitung untuk variabel bebas (harga dan promosi) sebesar 70.050 dengan tingkat signifikan sebesar 0.000. Sedangkan nilai F tabel pada α = 0.05 adalah sebesar 3.12, sehingga secara simultan variabel bebas (harga dan promosi) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y).
3. Uji Koefisien Determinasi (R2)
Dari hasil pengolahan data diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0.608 (60,8%) sehingga dapat ditunjukkan bahwa 60,8% keragaman variabel terikat (volume penjualan) dapat dijelaskan variabel-variabel bebas (harga dan promosi) sedangkan sisanya 39,2% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil lengkap dari pengolahan data dapat dilihat pada tabel 4.9.
Tabel.4.9
Hasil Uji Determinasi (R2)
Model Summary
Std. Error of the Model
1
R R Square Adjusted R Square Estimate
.779a .608 .591 1.338
Keterangan :hasil determinasi sebesar (60,8%) keragaman variabel terikat sedangkan sisanya 39,2% di pengaruhi variabel lain
F. Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa t hitung untuk variabel harga (X1) adalah sebesar 3,008 dan tingkat signifikan sebesar 0.004 dan t hitung untuk variabel promosi (X2) sebesar 8,847 dan tingkat signifikan sebesar 0.000. Sedangkan nilai t tabel pada α = 0.05 adalah sebesar 1,666,Karena nilai t hitung variabel harga (3,008)> t tabel (1,666) dan tingkat signifikansi 0.004< 0.05 dan nilai t hitung variabel promosi (8,847) > t tabel (1,666) dan tingkat signifikansi 0.000 < 0.05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel harga (X1) dan variabel promosi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y).
dokumentasi,sedangkan metode observasi dan interview sebagai metode bantu. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi ganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis regresi linier berganda memperoleh persamaan:Y=
129559007,732 + 27829,958.X1 + 7,248.X2.Pengujian koefisien determinasi memperoleh nilai R2 sebesar 0,967, hal ini menunjukkan bahwa sekitar 96,7%
variasi dari volume penjualan dapat dijelaskanoleh variabel harga dan promosi.
Sedangkan sisanya sekitar 3,3% dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar model.
Hasil uji F memperoleh nilai F hitung > F tabel (307,176>3,47) pada taraf signifikansi 5%,artinya harga dan promosi secara bersama sama berpengaruh terhadap variabel volume penjualan.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
1. Dengan nilai t hitung untuk variabel X1 harga (3,008)>t tabel (1,666) dan tingkat signifikansi 0.004 < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel harga (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y) produk dodol Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.
2. Dengan nilai t hitung untuk variabel X2 promosi (8,847)> t tabel (1,666) dan tingkat signifikansi 0.000 < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel promosi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y) produk dodol Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.
3. Hasil dari F hitung untuk variabel bebas (harga dan promosi) sebesar 70.050 dengan tingkat signifikan sebesar 0.000. Sedangkan nilai F tabel pada α = 0.05 adalah sebesar 3.12, sehingga secara simultan variabel bebas (harga dan promosi) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y) produk dodol Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.selanjutnya hasil koefisien determinasi menunjukan bahwa sebesar 0.608 (60,8%) sehingga dapat ditunjukkan bahwa 60,8% keragaman variabel terikat (volume penjualan) dapat dijelaskan variabel-variabel bebas (harga dan promosi) sedangkan sisanya 39,2% dipengaruhi oleh variabel lain.
54
B. Saran
Saran-saran yang dapat diberikan oleh peneliti berdasarkan temuan penelitian adalah ada baiknya masyarakat yang menjual dodol Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa harus menerapkan harga yang terjangkau dan promosi yang sesuai dengan keinginan setiap konsumen, dimana hal tersebut dapat meningkatkan volume penjualan dan dapat memperbaiki manajemen usahanya.
DAFTAR PUSTAKA
Canno,Joseph P.,William D.Perreault Jr. dan Jerome McCarthy.2008.Alih Bahasa : Diana Angelica dan Ria Cahyani. Pemasaran Dasar-Dasar : Pendekatan Manejerial Global.Buku 2.Edisi 16.Salemba Empat.Jakarta.
Dewi, (2017).Pengaruh harga jual dan biaya promosi terhadap volume penjualan kartu IM3 pada PT.Meliana Perkasa Sejahtera di Kab.Kareng Asem.
George & Michael Belch. (2010) Promotional Mix. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Gunawan Adisaputro. ( 2010). Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Kotler, Philip dan Gary Armstrong. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran. Edisi Keduabelas. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Fajar.2008. Manajemen Pemasaran : Pendekatan Praktis. Edisi Pertama.Cetakan Pertama.Graha Ilmu.Yogyakarta.
Kotler, Philip dan Gery Amstrong. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jilid 1 dan 2.edisi Keduabelas.Erlangga. Jakarta.
Michael Rey. (1982). Perancangan Strategi Pemasaran. PT. Rajagrafindo Persada:
Jakarta.
Pitaloka, (2015). Pengaruh kualitas pelayanan,harga dan promosi terhadap volume penjualan Online Shop Busana Muslim.
Ratnanugrum Hast, (2016). Pengaruh promosi,Harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen dalam pembelian bahan bakar minyak jenis pertalite.
Soelistio Yuwan, (2016). Pengaruh harga,promosi dan kualitas layanan terhadap minat pembelian ulang jasa paket pos indonesia di Universitas Negri Yogyakarta
Sumitro, (2015). Analisis kualitas produk,harga kepuasan konsumen pada minat beli ulang studi kasus pada industry kecil di Labuhan Ratu Sumatra Utara.
Sugiyono. (2004). Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Swasta, Basu. (2002). Manajemen Penjualan.Yogyakarta:Liberty
Sudiarto,J. 2005,Problema Pasar Era Globalisasi, Penerbit Liberty,Yogyakarta.
LAMPIRAN
SURAT BALASAN
Hal ; Balasan
; Kepada Yth
Ketua Prodi Manajemen Muh.Nur Rasyid,SE.,MM Di Tempat
Dengan Hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama ; Suriati
Jabatan ; Pemilik Usaha Menerangkan bahwa,
Nama Nim
; Suhaemi
; 105721123716
Telah kami setujui untuk melaksanakan penelitian pada usaha kami sebagai syarat penyusunan skripsi dengan judul;
Pengaruh Harga dan Promosi dalam Meningkatkan Volume Penjualan Produk Dodol Di Desa Garing Kecamatan Tompobulu
Kabupaten Gowa
Demikian surat ini kami sampaikan,dan atas kerjasamanya kami mengucapkan terimah kasih.
Garing 20 Oktober 2020 Hormat kami,
Pemilik Usaha Dodol
Suriati
Pertanyaan penelitian tentang harga produk dodol
No Dimensi
1 Daya saing harga lebih terjangkau dibanding yang lain 2
3
Harga yang ditawarkan sangat terjangkau untuk semua kalangan Manfaat yang dirasakan sangat sesuai dengan harga yang dirasakan
Harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas produk 4
Pertanyaan penelitian tentang promosi produk dodol
No Dimensi
1 Jangkauan promosi produk dodol melalui media social atau secara langsung
2 3 4
Kuantitas produk dodol yang rasanya manis ,enak dan tahan lama sehingga jumlah penjualan pada hari tertentu meningkat Produk ini kualitasnya yang bagus dan bisa bertahan beberapa minggu sehingga bisa di kirim ke luar kota maaupun keluar negri Penetapan harga yang ditetapkan tidak sama dengan penjual produk dodol yang lain
5 6
Tergantung pada berbagai situasi lingkungan,seperti persaingan,ekonomi,dan sebagainya
Yang menjadi target pada penjualan produk dodol adalah konsumen atau pelanggan yang menjadi sasaran bisnis untuk pendekatan
7 Hubungan langsung baik dengan berbagai kalangan untuk mendapatkan publisitatas yang di iginkan dalam menghadapi rumor atau berita di dalam penjualan produk dodol
Pertanyaan penelitian tentang volume penjualan produk dodol
No Dimensi
1 Guna mendapatkan laba agar kegiatan operasional produk dodol tetap berjalan
2 3 4
Dimana penjual menawarkan produk dodol dengan berbagai ciri khas penjual guna menarik konsumen
Produk dodol menggunakan modal dan tenaga kerja untuk menghasilkan keuntungan
Harga produk dodol di bawah dari harga penjual lain
JENIS_KELAMIN
Cumulative Percent Frequency Percent
14,0
Valid Percent 14,0 Valid LAKI-LAKI
PEREMPUAN Total
7 14,0
100,0 43
50
86,0 86,0
100,0 100,0
INTERVAL_UMUR
Cumulative Percent
12,0 Frequency Percent
12,0
Valid Percent 12,0 Valid 16-20 Tahun
21-25 Tahun 26-30 Tahun
> 30 Tahun Total
6 32 9
64,0 18,0 6,0
64,0 76,0
94,0 18,0
3 6,0 100,0
50 100,0 100,0
X1_1
Cumulative Percent Frequency Percent
8,0
Valid Percent 8,0 Valid 3,00
4,00 5,00 Total
7 18 25 50
21 44,0
48,0
44,0 48,0
72 125
100,0 100,0
X1_2
Cumulative Percent Frequency Percent Valid Percent
Valid 3,00 4,00 5,00 Total
6 15 29 50
12,0 42,0
12,0 42,0
18 60
46,0 46,0 145
100,0 100,0