• Tidak ada hasil yang ditemukan

Media Pembelajaran a. Pengertian Media

Dalam dokumen pengaruh penggunaan media pembelajaran (Halaman 37-45)

KAJIAN KEPUSTAKAAN

B. Kajian Teori

1. Media Pembelajaran a. Pengertian Media

No Nama dan Judul Persamaan Perbedaan

penelitian ini oada oembelajaran biologi materi sistem koordinasi 3. Penelitian terdahulu menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif sedangkan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial

Berdasarkan penelitian – penelitian terdahulu yang telah dijabarkan diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian sekarang. Novelty ( kebaruan) dari penelitian sekarang adalah terletak pada Independent Variabel ( variabel terikat ) yaitu minat dan keaktifan belajar. Adapun peneliti ingin menerapkan media dalam pembelajaran karena memiliki keunggulan yaitu dapat meningkatkan minat belajar siswa, membentuk keaktifan siswa ketika proses pembelajaran dikelas dan melibatkan seluuruh siswa dalam pembelajaran.

itu meliputi guru, buku teks, dan lingkungan sekolah. Secara spesifiknya, media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat – alat grafis, photografis, atau elektronis yang fungsinya untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.29

Menurut Fatria media adalah adalah segala sesuatu yang dapat digunakan yang berfungsi sebagai penyalur pesan dan memberikan stimulus terhadap pikiran, dapat membangkitkan semanagat, perhatian , dan kemamuan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada siswa.30

b. Pengertian Pembelajaran

Pembelajaran dapat diartikan sebagai proses atau kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk membantu siswa agar dapat belajar dengan baik. Menurut Arsyad pembelajaran secara umum adalah proses interaksi antara siswa dengan guru dalam suatu lingkungan belajar dan saling bertukar informasi guna untuk memproleh pengetahuan.31 Dengan demikian, pembelajaran merupakan suatu usaha sadar yang bersifat sistematis, komunikatif, terarah antara guru, lingkungan belajar, dan siswa dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan dari pendidikan. Kegiatan pembelajaran sendiri dapat dilakukan

29 Putri Raisah, “Pemanfatan barang – barang bekas sebagai media pembelajaran biologi pada materi sistem pernapasan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di man 5 Pidie" (Skripsi, Universitas Islam Negeri Ar-raniry Aceh, 2017).

30 Fatria Fita Lestari, “Penerapan Model Pembelajaran Google Drive Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia”, Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra 2, no 1 (2017) : 138 – 144.

31 Azhar Arsyad, Media Pembelajaran (Jakarta : Rajawali Press, 2018).

melalui dua cara yaitu tatap muka dan non tatap muka dan untuk menunjang pembelajaran biasanya digunakan alat bantu atau yang disebut media pembelajaran.

c. Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan alat bantu atau perantara yang digunakan untuk menyalurkan informasi atau pesan agar siswa dapat terdorong dalam melakukan kegiatan belajar. Selain sebagai alat untuk membantu dalam belajar, media pembelajaran juga dapat merangsang minat belajar siswa dalam kegiatan belajar. Menurut Djawarah dan Zain media pembelajaran adalah alat bantu apa saja yang dapat digunakan sebagai penyalur pesan agar tercapai tujuan pembelajaran.32

Arsyad menuliskan beberapa pendapat dari para ahli mengenai definisi media pembelajaran yaitu : 33

1) Gerlach dan Ely

Media apabila dipahami secara garis beras manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa memperoleh, pengetahuan, keterampilan, atau sikap.

2) Assosiation of Education and Communication Technologi Media sebagai sebgala bentuk dan saluran yang diguakan untuk

menyampaikan pesan atau informasi.

32 Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar (Jakarta : Rineka Cipta, 2016).

33 Azhar Arsyad, Media Pembelajaran ( Jakarta : Rajawali Press, 2013).

3) Gagne dan Briggs

Media pembelajaran meliputi fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pelajaran.

Dengan demikian, kedudukan media pembelajaran termasuk komponen penting dalam sistem pembelajaran. Tanpa adanya media pembelajaran, interaksi antara guru dan siswa tidak akan berlangsung secara optimal.

d. Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran

Secara umum, media pembelajaran memiliki fungsi yaitu pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima ( siswa).

Menurut Kemp dan Dayton dalam Arsyad fungsi dari media pembelajaran media pembelajaran memiliki 3 fungsi utama yaitu : 1) Memotivasi minat dan tindakan

2) Menyajikan informasi 3) Memberi intruksi.34

Untuk memenuhi fungsi motivasi, media pembelajaran dapat direalisasikan dengan teknik drama atau hiburan. Hasil yang diharapkan adalah melahirkan minat dan merangsang para siswa atau pendengar untuk bertindak. Sedangkan untuk tujuan informasi media pembelajaran dapat digunakan dalam rangka penyajian informasi dihadapan sekelompok siswa. Isi dan bentuk penyajian bersifat umum, berfungsi sebagai pengantar, ringkasan laporan, atau pengetahuan latar

34 Azhar Arsyad, “Media Pembelajaran” ( Jakarta : Rajawali Press,2013), 23.

belakang. Penyajian dapat pula berbentuk hiburan, drama, atau teknik motivasi.35

Media pembelajaran juga berfungsi untuk tujuan instruksi dimana informasi yang terdapat dalam media itu harus melibatkan siswa baik alam pikiran atau mental maupun dalam bentuk aktivitas nyata sehingga pembelajaran dapat terjadi. Materi harus dirancang secara lebih sistematis dan psikologis dilihat dari segi prinsip-prinsip belajar agar dapat menyiapkan intruksi yang efektif. Disamping menyenangkan, media pembelajaran harus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan memenuhi kebutuhan perorangan siswa.36

Media pembelajaran juga berfungsi untuk tujuan instruksi dimana informasi yang terdapat dalam media itu harus melibatkan siswa baik alam pikiran atau mental maupun dalam bentuk aktivitas nyata sehingga pembelajaran dapat terjadi. Materi harus dirancang secara lebih sistematis dan psikologis dilihat dari segi prinsip-prinsip belajar agar dapat menyiapkan intruksi yang efektif. Disamping menyenangkan, media pembelajaran harus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan memenuhi kebutuhan perorangan siswa.

35 Milla Anggamala Supriatma, “Penggunaan Tanah Liat Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Bentuk Dasar Tiga Dimensi Bagi Pendidikan Anak Usia Dini”, Jurnal CakrawalaDini 5, no.1 ( Mei 2014), 47.

36 Supriatma, 47.

Selain itu, penggunaan media pembelajaran dapat bermanfaat dalam proses belajar siswa. Karena dengan adanya media pembelajaran dapat membantu mengatasi kejenuhan siswa dan lebih menarik perhatian perhatian selama proses pembelajaran. Manfaat media pembelajaran yang dijelaskan oleh Sudjana dan Rifai dalam Arsyad sebagai berikut 37:

1) Dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa karena pengajaran akan lebih menarik perhatian mereka.

2) Makna bahan pengajaran akan lebih jelas sehingga dapat dipahami siswa dan memungkinkan terjadinya penguasaan serta pencapaian tujuan pengajaran

3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata didasarkan pada komunikasi verbal melalui kata-kata. Dengan menggunakan media maka metode mengajar akan berbeda disesuaikan dengan materi ajar yang akan diberikan

4) Siswa lebih banyak melakukan aktivitas selama kegiatan belajar, tidak hanya mendengarkan tetapi juga mengamati, mendemonstrasiskan, melakukan langsung dan memerankan.

e. Ciri – Ciri Media Pembelajaran

Ciri – ciri media pembelajaran menurut Muhammad Hasan terdapat tiga ciri yaitu :

37 Azhar Arsyad, “Media Pembelajaran”, ( Jakarta : Rajawali Press, 2013).

1) Ciri fiksatif ( Fixative Property )

Ciri fiksatif menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merenkonstruksi suatu pengertian, fungsi dan penggunaan media pembelajaran. Dengan ciri fiksatif ini media memungkinkan suatu rekaman kejadian atau objek yang terjadi pada satu waktu tertentu ditransportasikan tanpa mengenal waktu. Contohya adalah peristiwa fenomena alam misalnya tsunami, gempa bumi, banjir, dan sebagainya diabadikan dengan rekaman video. Ciri fiksatif ini sangat penting bagi guru karena kejadian – kejadian atau objek yang telah direkam atau disimpan dengan format media yang dapat digunakan setiap waktu.

2) Ciri Manipulatif ( Manipulative Property )

Kejadian atau objek dapat ditransformasikan ke dalam media manipulatif. Fenomena yang terjadi berhari – hari atau bahkan berbulan – bulan dapat disajikan kepada peserta didik tiga sampai lima menit. Misalnya bagaimana proses fermentasi tempe dapat direkam dan diperpendek prosesnya menjadi lima sampai sepuluh menit. Selain dipercepat dapat juga diperlambat pada saat penayangan hasil video. Misalnya proses perkecambahan dapat diperlambat sehingga dapat mudah dipahami oleh peserta didik bagaimana proses perkecambahan.

3) Ciri Distributif ( Distributive Property )

Pengertian ciri distributif memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransformasikan melalui ruang dan berlangsung bersama kejadian. Materi disebarkan tidak hanya di satu ruang kelas. Ciri distributif memang tidak terbatas pada ruang, namun penggunaanya harus tetap diperhatikan agar penerapan dalam pembelajaran berjalan dengan baik dan tepat. Contoh dari ciri distributive adalah pembelajaran e- learning.38

Dengan demikian, media visual sangat mempermudah dan memperlancar pemahaman serta memperkuat ingatan. Media visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata. Agar menjadi efektif, visual sebaiknya dikhususkan pada konteks yang bermakna dan siswa harus berinteraksi dengan visual untuk meyakinkan proses terjadinya proses informasi.

Adapun bentuk visual dapat berupa sebagai berikut :

a) Gambar representasi contohnya lukisan, gambar atau foto yang dapat menunjukkan tampak dari suatu benda

b) Diagram yang melukiskan korelasi antara konsep

c) Peta yang menunjukkan hubungan – hubungan ruang antara unsur – unsur dalam isi materi

38 Muhammad Hasan., et al, Media Pembelajaran ( Klaten : Tahta Media Group, 2021).

d) Grafik berupa bagan, tabel , dan skema yang menyajikan gambaran atau kecendurangan data atau antarhubungan seperangkat gambar atau angka – angka.

Media visual bertujuan untuk memudahkan pemahaman yang memperkuat daya ingat siswa. Mampu membangkitkan minat dan dengan keterkaitan antara materi dan dunia nyata, efektivitas visual harus disesuaikan dengan makna yang dimiliki siswa dan interkasi antara visual dapat menjamin perolehan informasi.

Artinya sebagai media yang hanya dapat dilihat untuk mempermudah pemahaman dan ingatan siswa tentang materi yang akan dipelajari.39

Dalam dokumen pengaruh penggunaan media pembelajaran (Halaman 37-45)

Dokumen terkait